YS279 – Yesaya 53:11-12. Orang-Orang Kuat Membagi Jarahan

11.a. Ia akan melihat kesusahan jiwaNya dan akan dipuaskan.

Kesusahan apa yang dilihat Putra ma-nusia Yesus? Sebelum atau sesudah di-salibkan? Disini dikatakan bahwa Ia akan dipuaskan. Ini berarti sesudahnya. Sebab sebelumnya, Ia bergumul, ba-nyak penderitaan bahkan takut (Luk 22:44) sampai keringatNya menetes se-perti darah dan Ia minta kalau boleh, cawan sengsara itu dilalukan, tetapi hanya kalau Bapa berkenan Mat 26:39. Jadi sebelum salib itu hanya pergu-mulan, peperangan yang dahsyat.

Jadi disini Ia melihatnya sesudah sa-lib, sesudah tugasNya selesai dan ia di-puaskan. Kesusahan jiwaNya yang dili-hatnya adalah penderitaan yang sangat dahsyat waktu menjadi domba paskah, korban penebusan manusia. Ia harus menanggung dosa segenap umat ma-nusia lengkap dan sebab itu Ia di-tinggalkan Bapa, disiksa iblis, luar biasa, ini betul2 siksaan yang dahsyat. Tetapi sekarang sesudah selesai, Ia melihat semua penderitaan jiwaNya, Ia puas. Lalu apa yang membuatNya puas? Ha-silnya, buah2nya adalah manusia dite-bus, diselamatkan sehingga Ia merasa puas dan sukacita. Memang hasilnya luar biasa, sebab waktu manusia disela-matkan, ia berubah dari turunan Adam menjadi turunan Kristus (Adam ter-akhir, manusia kedua) sehingga bisa tumbuh menjadi seperti Kristus, men-jadi mempelai Kristus, masuk dalam ke-muliaan ilahi yang abadi. HatiNya ber-sukacita melihat orang2 diselamatkan, sebab cinta akan manusia Yoh 3:16, tidak ingin seorangpun binasa.

Begitu juga kita, sebelum selesai, salib itu penderitaan yang berat, ka-dang2 takut dan bergumul keras. Teta-pi jangan takut, Kristus sudah menang bagi kita, kita tinggal mengambil keme-nanganNya kalau kita hidup di dalam Dia, kalau kita dipimpin oleh RohNya. Dia Allah yang maha kuasa, Bapa keke-kalan Yes 9:5, Dia tidak perlu keme-nangan, sebab Dia sudah menang, ma-ha besar. Dia menang itu bukan untuk diriNya sendiri tetapi untuk kita. Sebab itu selama kita tinggal di dalam Dia, kita akan menang dan ber-buah2 Yoh 15:5. Tidak sulit, jangan kuatir dengan segala sengsara salib, itu menjadi cara kita mengumpulkan kemuliaan yang kekal. Teruslah dengan rajin dan setia men-derita sengsara, tekun pikul salib kare-na Tuhan, sebab kalau kita melaku-kannya dengan betul, semua akan menjadi kesukaan dan kemuliaan kita untuk kekal Rom 8:17-18. Sengsara sa-lib itu adalah mahkota, sebab itu orang yang mengerti bersukacita waktu men-derita karena Dia dan terus bertekun Kis 5:41.

 

11.b. Dengan pengetahuanNya* HambaKu yang benar akan membenarkan banyak orang.

(* TL: pengajaranNya).

Apa pengetahuanNya? (TL: pengajaran-Nya).

Inilah Firman Tuhan sebab Firman itulah Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah. Kalau kita mendapatkan FirmanNya, maka kita akan mengerti tentang Kris-tus yang benar, dan Ia menjadi contoh kita dan kita akan bisa hidup benar seperti Dia, luar biasa. Sebab itu perlu bertekun dalam Firman Tuhan sehingga pengertian kita akan Firman Tuhan terus bertambah 2Pet 3:18.

Sampai dimana kita mengerti, kita harusmelakukanNya Pil 3:16, maka Firman Tuhan menjadi daging dalam hi-dup kita Yoh 1:14, maka kita akan menjadi seperti Firman, seperti Kristus.

Dengan demikianlah, oleh Firman pe-ngajaranNya, Tuhan Yesus membenar-kan orang banyak dan menumbuh-kannya seperti diriNya sendiri. Jadi se-sudah lahir baru, kita harus terus ber-tekun dalam FirmanNya. Ini yang paling perlu, bukan bertekun dalam hal2 du-niawi. Jangan kita menghabiskan waktu dan kesempatan kita untuk perkara2 yang fana. Waktu kita terbatas, tetap dan tidak bisa ditambah. Kalau waktu kita pakai habis untuk politik, ke-uangan, pendidikan, kesehatan dll, waktu untuk yang rohani dan yang kekal pasti berkurang, bahkan bisa ha-bis. Kalau anggota2 Gereja melaku-kannya sebagai pekerjaan sekuler, itu baik, kerjakan baik2 dengan hati yang seperti Kristus, itu menjadi berkat besar, seperti dalam pendidikan, dalam kesehatan, dalam pekerjaan dll. Umat Tuhan haruslah menjadi berkat dalam bidang dan lingkungan yang jadi pe-kerjaannya, itu baik sekali.

Tetapi orang2 yang sudah menye-rahkan diri atau dipanggil full time untuk Tuhan, seperti Petrus, ia mema-kai segenap waktu dan kesempatannya untuk doa dan Firman Tuhan saja Kis 6:4. Dengan demikian ia terus tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan, penuh dan dipimpin Roh dan bisa membawa banyak jiwa2 pada kebenaran. Dan 12:3. Tuhan memakai kita untuk mem-benarkan banyak orang. Ini tugas u-tama Gereja, sebagai badan ilahi, sebab tubuh Kristus, bukan hal2 sekuler atau kemanusiaan.

Anggota2 Gereja yang tidak pela-yanan full time, yang bekerja secara sekuler, hendaklah menjadi garam dan terang dalam pekerjaan2 sehingga bisa menjadi berkat keselamatan bagi orang2 banyak (pendidikan, kemanu-sian dll). Tetapi yang dipanggil full time hanya sedikit, biarlah mereka te-tap pada panggilannya! Mat 9:37-38.

Mereka bisa membuat banyak tempat2 pendidikan, penampungan anak2 ter-lantar, panti, poliklinik, rumah sakit dll sebagai pekerjaan dan pelayanannya (bisa juga disebut badan2 para church). Bisa dipikirkan ber-sama2 diantara orang2 beriman.

Sebetulnya segala macam lingku-ngannya dan pekerjaan kita adalah panci kita (ini bukan kebetulan) untuk digarami dan diterangi Mat 5:13-16. Di mana2 saja kita harus selalu bersinar sebab kitalah terang dan garam dunia. Jadilah terang dan garam dunia dalam segala tempat kita dan mereka yang mau percaya perlu terus digembalakan seperti kehendak Tuhan Yoh 21:15-17, maka akan ada banyak orang yang di-benarkan, oleh anggota2 tubuh Kristus yang bisa hidup berkenan pada Allah, dengan kuasa dan hikmat Allah. (Untuk perbedaan pelayanan dengan roti dan dengan salib, lihat M3865).

Kapan dan apa bedanya orang yang dipanggil khusus untuk pelayanan rohani dan untuk pelayana sekuler. Itu tergantung dari :

  1. Penyerahannya.
  2. Panggilannya dan
  3. Keyakinan masing2.

Biasanya dalam pelayanan full time lebih ketat dalam kesucian dan taat melakukan kehendak Allah sehingga ada kesempatan lebih banyak untuk tumbuh dan ber-buah2.

11.c. Karena Ia akan menanggung segala kesalahannya.

kesalahan apa? Kesalahan orang2 berdosa, sebab Putra manusia Yesus sendiri tidak bersalah, tidak berdosa, tetap dalam kesucian! Memang harus ada pengorbanan, ada salib, mau men-derita karena menjadi berkat bagi orang2 lain. Dalam pelayanan jangan menginginkan keuntungan uang, pu-jian, sex dan perkara2 daging lainnya, sebab itu membuat Injil yang kita beritakan menjadi bengkok. Injil yang betul itu sampai pada orang miskin yang tidak bisa membayar Mat 10:8. Kalau seorang sudah mengharapkan uang sebagai hasil pelayanannya, ia akan menjadi Yudas dan najislah pela-yanannya. Berapa banyak orang meru-sakkan dan menajiskan pelayanannya dengan cinta uang, mammon. Sayang, cinta uang menghasilkan segala macam dosa 1Tim 6:9-10 dan iblis masuk, me-rusakkan dan menguasainya. Kalau kita mau menanggung beban karena Kris-tus, dengan tujuan untuk memenang-kan jiwa2 maka kita akan berbuah banyak jiwa2. Sangat indah.

YES 53:12. MEM-BAGI2 BAGIAN DARI ALLAH.

Sebab Aku akan membagikan kepadaNya bagian dari orang banyak.

Apa yang menjadi bagianNya yang di-berikan kepadaNya, dari orang banyak ini? Jiwa2 yang mau percaya kepada Tuhan Yesus, ini menjadi bagianNya, jadi benihNya, jadi milikNya. Ini yang di-bagi2.

Memang tidak semua umat manusia mau percaya kepada Tuhan Yesus, ha-nya sebagian dan itulah menjadi ba-gianNya. Disini tidak disebutkan berapa jumlahnya. Dalam Zak 13:8-9 disebut hanya 1/3 bagian yang tinggal (yaitu yang selamat), 2/3 ditumpas. Kalau kita melihat angka2 orang beriman di seluruh dunia pada hari ini, jumlahnya itu lebih kurang seperti ini. Tetapi Tuhan tahu dengan tepat jumlah orang yang selamat Rom 11:25 dan kalau jumlahnya genap, Tuhan Yesus datang. Ini menjadi bagian dari Putra Allah yang bersukacita dengan orang2 yang selamat. Ia menunggu sampai jumlah ini genap. Ibr 12:1-2.

Kalau seorang undur dari Tuhan dan sampai batas waktunya habis, tidak kembali, maka ia akan digantikan, se-bab jumlah yang terakhir sudah ter-tentu. Baik keselamatan itu sudah ten-tu angkanya, juga pelayanan Mat 21:43, Kis 1:20 dan mahkotanya Wah 3:11. Kalau ini “dibuang” ada orang lain yang mau mengambilnya (baik jatah jiwa2, juga jatah pelayanannya); Tetapi mereka yang kehilangan keselamatan dan mahkotanya, mereka akan binasa sampai kekal dan tidak bisa menda-patkan lagi untuk se-lama2nya.

* Jumlahnya ini di-bagi2 dengan kita, supaya kita juga mendapat jatah dan pahala (kalau jatahnya jiwa, jiwa2 tsb harus dikerjakan). Misalnya jumlah to-tal 3 milyard, lalu di-bagi2 di seluruh dunia sejak Pentakosta dan setiap kita diberi jatah tertentu, mungkin 100, mungkin 500 untuk seumur hidup kita. Kalau tidak dikerjakan, akan diberikan pada orang lain, supaya jumlahnya genap Mat 21:43. Ingat, kesempatan kita hanya selagi hidup! Mati, semua habis!

 

12.b. dan Ia akan mem-bagi2kan jarahannya dengan orang2 yang kuat.

Siapa orang kuat itu? Tuhan Yesus adalah orang yang lebih kuat dari iblis, sebab itu Ia dapat merampas jiwa2 daripada iblis sebagai jarahanNya. Luk 11:21-22. Tetapi ini juga tergantung dari jiwa2 itu sendiri yang mau “dire-but” (mau percaya), dilepaskan dari ta-ngan iblis.

Kalau kita ingin menangkan jiwa2, kita juga harus jadi orang yang lebih kuat dari iblis, seperti Kristus. Kristus lebih kuat dari iblis, dan kalau Kristus ada di dalam kita, kita juga lebih kuat dari iblis, jangan takut menghadapinya Rom 8:31, 1Yoh 4:4. (Hati2 juga dengan siasat dan kelicikan bapa pembohong itu, sebab Hawa sudah dikalahkannya oleh siasatnya bukan dengan kekuatan iblis). Luar biasa, kita juga bisa menjadi orang yang lebih kuat seperti Kristus yaitu kalau Kristus ada di dalam kita. Ini diperlukan untuk memenangkan jiwa, sebab kita harus merebut mereka dari tangan iblis sehingga merekamenjadi bagian kita.

Dengan orang2 kuat semacam inilah Tuhan hendak mem-bagi2kan ja-rahanNya! Jiwa2 yang kita menangkan itu menjadi bagian kita, menjadi mah-kota kita 1Tes 2:9. Sebab itu kerja-kanlah baik2. (Jangan lupa, tidak perlu berebutan, sebab semua dapat jatah pahala dan mahkota).

Ingat kesempatan itu hanya ada selagi kita masih hidup di dunia, sesudah mati tidak ada pekerjaan dan kesempatanlagi, tidak ada peperangan lagi. Ini sudah diingatkan baik2 dalam Pkh 9:10. Sesudah mati tidak bisa men-dapat bagian lagi, tidak bisa meme-nangkan jiwa2 lagi, selesai!  Jangan ma-las atau lalai, waktu kita terbatas, kerja-kanlah baik2 dengan sungguh2, ha-bis2an, sebab ini jadi mahkota kemuliaan kita untuk kekal.

Harus dengan suci dan tulus supaya Tuhan bisa menyertai kita, sebab tanpa Kristus kita tidak bisa menang melawan iblis untuk merebut jiwa2 dari tangan-nya. Tidak bisa memakai uang, hadiah, usaha2 sosial. Bisa mengumpulkan orang dengan roti (sosial gospel) tetapi banyak yang gugur Yoh 6:64-66. Bebe-rapa orang memakai kombinasi kedua-nya seperti Yudas tetapi seringkali Tu-han tidak ada dengan Yudas Yoh 12:8, Mrk 14:7. Sebab itu jangan lupa, me-menangkan jiwa itu bukan hanya de-ngan sikap yang manis, dengan hadiah dan roti, tetapi yang utama dengan kuasa Allah, datang dan melepaskan mereka Luk 11:20. Tuhan Yesus tidak mau pakai cara kombinasi seperti ba-nyak orang memakainya, tetapi dengan kuasa Allah (kecuali kalau perlu, baru Ia mem-bagi2 roti supaya orangnya ja-ngan pingsan di jalan). Mengapa Tuhan Yesus tidak pakai cara kombinasi, Injil atau salib dan roti? Orang yang datang hanya karena roti Yoh 6:26, tidak bisa mengerti Firman Tuhan (Tuhan tidak bisa bekerja kalau hanya cari roti tetapi tidak mau bertobat) sehingga tidak mengerti lalu undur dan akhirnya me-nyalibkan Kristus. Tuhan Yesus tidak memakai cara kombinasi, sebab hasil akhirnya sangat sedikit. Tetapi Ia da-tang dengan hikmat dan kuasa Allah. Juga Paulus 1Kor 2:4. Kalau perlu, atau ada waktunya kitapun mem-bagi2kan roti, tetapi bukan ini senjata kita tetapi dengan hikmat dan kuasa Allah!

 

12.c. Sebab Ia sudah mencurahkan jiwaNya sampai mati.

Harus ada pengorbanan. Tanpa pengor-banan tidak ada kemenangan. Kalau ti-dak mau mati tinggal sebiji juga, tetapi kalau mati bisa ber-buah2 banyak. Yoh 12:24. Kita harus mematikan daging sehingga hidup suci dan Roh Kudus bisa bekerja dengan bebas dalam diri kita untuk mengalahkan iblis.

Dengan mematikan daging, kita bisa hidup suci sehingga Roh Kudus bisa bekerja di dalam kita, untuk menga-lahkan iblis dan merebut jiwa2 dengan kuasa Roh Kudus dan dengan hikmat dan karunia2Nya. Itu sebabnya waktu murid2 dipenuhi Roh Kudus, terjadi panen jiwa2 yaitu Pentakosta. Ini se-babnya ada Pentakosta, penuaian jiwa2 dalam hidup, keluarga dan Gereja kita., karena ada Roh Kudus, karena ada ke-sucian dan Roh Kudus bisa bekerja di dalamnya. (Ingat anak2 juga perlu dire-but dengan kuasa Allah, tidak cukup hanya dengan mengasuh dengan cara membisu dan tanpa kuasa seperti Imam Eli (1Sam 3:13) anak2 kita ada-lah jatah Allah bagi kita, yang menjadi warisan dan bagian pusaka rohani un-tuk kekal. Maz 127:3. Bicaralah dengan kuasa Allah, rebut jiwa anak2 dari iblis yang selalu berusaha untuk merebut mereka. Iblis mempunyai banyak cara2 untuk menjerat anak2 orang beriman.

Maju dengan hikmat dan kuasa Allah, tidak cukup hanya roti! Apalagi anak2 sudah dapat banyak roti, bahkan limpah, tetapi banyak yang tetap undur bahkan jadi suatu iblis kalau tidak direbut! Tidak cukup hanya roti!

Orang yang datang hanya dengan roti, dengan manis, dengan macam2 cara dan metode, tanpa hikmat dan kuasa Allah, mereka tidak akan meme-nangkan jiwa, tetapi akan mengacau-kan pekerjaan Tuhan, sehingga dom-ba2 jadi tercerai berai Luk 11:23. Me-ngapa? Sebab seringkali iblis ada de-ngan mereka, roh mammon, tetapi Tuhan Yesus tidak ada dengan mereka, seperti dengan Yudas Yoh 12:8. Kita harus di pihak Tuhan, dipimpin Roh dan pimpinanNya itu selalu sesuai dengan Firman Tuhan, yaitu  kita melepaskan jiwa2 dengan hikmat dan kuasa Allah, bukan dengan roti atau dengan sosial gospel atau kombinasinya. (Tetap ada roti sebagai perbuatan kasih, tetapi yang utama kita harus menjadi orang kuat, limpah dengan hikmat dan kuasa Allah, dengan Firman Tuhan, doa dan puasa serta kerjasama yang baik dalam tubuh Kristus, dalam kesucian dan kasihNya.

Juga ingat sesudah kita merebut ja-rahan dari tangannya, setan dikalahkan dan pergi, setan akan kembali lagi de-ngan 7 setan lain! Luk 11:24-26. Sebab itu sesudah direbut dari tangan iblis, harus ada penggembalaan bagi jiwa2 ini supaya orang yang percaya tetap lekat di dalam Kristus. Yoh 15:5, Maz 23:1-5.Kalau ada Kristus dalam hatinya, ia kuat menghadapi 8 setan. Setan akan kembali dengan serangan2 yang lebih kuat, seperti singa yang siap me-nerkam 1Pet 5:8. Macam2 dosa dan jerat yang dipakainya, baik dengan uang, dengan kesukaan dosa, dengan keduniawian, dengan macam2 cara hawa nafsu, zina, sadis, dll.

Sebab itu perlu ada penggemba-laan supaya jangan orang itu tinggal kosong dan diterkam serigala. 1Pet 5:9. Wai bagi domba2 Tuhan yang tidak punya gembala atau tidak mau setia, tidak mau taat, tidak mau terikat, lalu lari, sehingga tidakdigembalakan Mrk 6:34; orang2 seperti ini akan mudah binasa dalam ber-macam2 kejatuhan dan kesesatan.

12.d. Dan ia diperhitungkan dengan pemberontak2.

Putra manusia Yesus justru taat bukan menjadipemberontak. Tetapi justru Ia difitnah sebagai pemberontak. Seperti maling meneriaki maling. Allah yang menjadi Hakim dan akan membuktikan siapa yang taat dan siapa yang mem-berontak. Sebab dengan tangan pem-berontak tidak ada kuasa melawan iblis, hanya dengan tangan orang yang taat, kita bisa mengalahkan iblis dan merebut jarahan. Tuhan akan mensah-kan dengan tanda2 dan kuasa bagi orang2 yang hidup yang sesuai dengan Firman Tuhan. Jangan hanya mencari tanda dan buah2 tetapi hidup yang berkenan pa-da Tuhan, buahnya akan kekal. Mat 7:23.

 

12.e. dan Ia menanggung dosa orang banyak dan membuat syafaat bagi pemberontak2 itu.

Jangan hanya menghadapi dengan kua-sa, tetapi dengan kasih yang bisa mengampuni musuh, menanggung do-sanya dan berdoa syafaat supaya mereka bertobat kepada Tuhan.

Musa menghadapi para pembe-rontak orang Israel dengan hikmat dan kuasa Allah, tetapi itu tidak cukup, Ia rela menanggung dosa orang banyak dan menjadi korban karena ada kasih! (Kel 32:32). Sebab itu ia juga berdoa bagi orang2 yang memberontak kepa-daNya menaikkan syafaat kepada Allah. Tanpa kasih dan kuasa, pekerjaan Tu-han menjadi kacau dan kosong, sebab iblis tidak bisa dikalahkan. Memang kita perlu kuasa dan kasih Allah. Dengan belas kasihan seperti Kristus Mat 9:13 sebab kita dipanggil bukan untuk menghukum tetapi untuk mengampuni dan menyelamatkan jiwa2 yang jahat dan tidak mengerti apa yang diper-buatnya. Luk 23:34, Kis 8:60. Satu kali orang2 yang menyelamatkan dan membenarkan orang banyakakan mendapat mahkota yang kekal sesuai dengan jiwa2 yang kita menangkan dan gembalakan 1Pet 5:4.

 

Nyanyian:

Pergi s’karang, kerjalah di ladangKu.