M3811 – Mazmur 148:6. Tindakan-Tindakan Medis

Mazmur 148:6. Tindakan-Tindakan Medis.

Cara medis itu berdasar pengetahuan yaitu hukum2 yang berlaku di bumi ini. Tetapi tindakan2 medis dengan kuasa lain atau dicampur dengan kuasa2 lain (beberapa tidak menyebut occultisme tetapi kekuatan atau kuasa lain itu adalah kuasa gelap sebab hanya ada 2 kuasa dan 2 pihak yaitu Allah dan iblis) itu tidak boleh. Cara2 ini melawan Firman Tuhan dan membuka pintu untuk iblis dan setan2 masuk di dalam pribadi atau roh orang itu.

Macam2 tindakan medis.

Dengan berkembangnya tehnologi kedokteran, tindakan medis itu jadi begitu maju, luas dan luar biasa, tetapi tetap terbatas.

TINDAKAN OPERASI, kecil atau besar, cara lama atau modern. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tindakan operatif adalah:

1.1. Karena ini tindakan ilmiah medis, itu masih boleh dilakukan, dengan bertanya dahulu pada Tuhan 1Taw 16:11 dan tetap berharap pada Tuhan Rom 10:11.

1.2. Prinsip dan prosedurnya tidak melawan Firman Tuhan. Misalnya operasi waktu melahirkan, untuk menyelamatkan ibunya, maka anak dalam kandungan dikorbankan,dipakai untuk menghentikan perdarahan dalam rahim, itu berarti pembunuhan, tidak boleh, apalagi belum tentu berhasil tetapi sudah membunuh anaknya. Zaman sekarang operasi ini tidak lagi dilakukan sebab dengan operasi Caesar, keduanya bisa ditolong dengan mudah.. Tindakan operatif dalam Keluarga Berencana dll akan diterangkan dalam bagiannya masing2.

1.3. Perlu ditanyakan resikonya. Kalau 50-50 itu berarti berbahaya, apalagi kalau kemungkinan mati lebih banyak, lebih baik berdoa kepada Tuhan dengan makin sungguh2. Biasanya semua yang terjadi pasti ada sebabnya, kalau itu dibereskan, pertolongan Tuhan akan datang. Kalau penyakit stadium terakhir, hampir mati, biasanya dokternya sendiri tidak mau atau dokter anaestesinya yang tidak mau, jangan diteruskan, lebih baik lari kepada Tuhan. Mati hidup bukan ditentukan oleh Tuhan, meskipun kita boleh memakai segala usaha manusiawi. Kita akan membahas tindakan2 khusus lainnya dalam terang Firman Tuhan yaitu:

 

OPERASI PLASTIK.

  1. Memperbaiki yang rusak. Misalnya kebakaran sehingga kulit dan wajah sangat berubah (jelek). Juga tindakan2 operatif yang terpaksa memotong dll, bisa diperbaiki dengan operasi plastik. Ini boleh.
  2. Untuk kecantikan. Apa boleh? Bukankah kecantikanyang alamiah itu dari Tuhan?

Prinsip membuat lebih baik, tidak salah, asal tidak melawan Firman Tuhan. Jangan lupa, yang terpenting kecantikan batin yang bisa membuat orang dan keluarganya bahagia 1Pet 3:3,4, Ams 31:29-30. Ini yang lebih penting. Kalau luarnya cantik dalamnya jahat itu sia2, biasanyasuka pamer di luar nikah (dosa zina) seperti Herodiah istri Herodes, Ams 11:22, kalau tidak bertobat masuk Neraka. Tetapi operasi semacam ini masih boleh, kalau:

b.1. Dengan persetujuan suami/ istri atau orangtua, sebab tubuh istri adalah milik suami dsb 1Kor 7:3-4.

b.2. Tidak mengubah yang prinsip, misalnya tidak mengubah kelamin. Sebetulnya ini tidak bisa diubah, sebab setiap sel manusia itu sudah ditentukan jenisnya dalam chromosomnya laki2 atau perempuan, bukan hanya penampilan dari luar. Kalau penampilannya kurang sesuai, boleh disesuaikan; kalau diubah bertentangan dengan jenis chromosomnya itu bertentangan dengan konstruksi dasar dari Tuhan, tidak boleh.

b.3. Kalau maksudnya untuk percabulan atau perzinaan, itu melawan Firman Tuhan. Kita harus tulus dan jujur di hadapan Tuhan, jangan merencanakan dosa!

b.4. Kalau operasi ini tidak mempengaruhi rohaninya, tetap bisa hidup suci (tidak untuk maksud dosa), juga tidak membahayakan nyawanya (itu seperti bunuh diri), prosedurnya tidak melawan Firman Tuhan, dan ada peneguhan, sejahtera dari Roh Kudus dalam hatinya, masih boleh.

TRANSPLANTASI ORGAN.

Transplantasi sederhana adalah TRANSFUSI DARAH, memberi sel2 darah yang hidup (Yoh 15:13). Darah yang diberikan adalah sel2 hidup, tetapi hanya tubuh+nyawa tanpa roh (sebab roh dimensinya lain, tidak bisa dipindahkan).

Kalau memberi bagian2 tubuh yang lain juga boleh, asalkan tidak membunuh donornya masih boleh. Misalnya ibu yang memberi 1 ginjalnya pada anaknya, tentu ada resiko, tetapi kalau sejahtera, yakin Tuhan mengizinkan, masih boleh, sebab tidak sampai mati. Tetapi kalau memberi jantungnya itu berarti membunuh donornya, tidak boleh. Memberi sepotong dari hati masih boleh, sebab donor tidak mati,tetapi resiko sangat besar. Orang yang pasti mati (hukuman mati) boleh diambil, boleh didonorkan organ2nya. Juga yang mati karena kecelakaan, tetapi dengan syarat orangnya sudah benar2, pasti mati. Kalau masih (ada kemungkinan) hidup, tidak boleh. Memberi nyawa dalam Yoh 15:13, bukan berarti membunuh donornya, tetapi mau berkorban seperti Tuhan Yesus yang mati difitnah tetapi Bapa mengizinkan untuk menjadi korban tebusan untuk manusia, tetapi bukan membunuh korbannya untuk transplantasi. Membunuh adalah hak Tuhan bukan hak manusia. Kalau seorang ibu melindungi anaknya dari peluru dengan mendekapnya tetapi ternyata dia yang kena tembak dan mati, itu tidak sengaja tetapi akibat dari ingin menyelamatkan, ini resiko dari menolong, bukan bunuh diri, masih boleh. Tetapi kalau harus bunuh diri untuk menolong itu tidak boleh. Tentu kalau membunuh donor, itu pembunuhan seperti pada mafia transplantasi organ.

 

Definisi mati klinis (nadi berhenti, jantung, paru2 berhenti), mati organis (semua organ tidak berfungsi lagi), mati seluler (semua sel mati, tidak aktif lagi). Untuk donor, kalau sudah mati organ atau matisel, sudah tidak berguna. Di rumah sakit biasanya sesudah mati klinis, ditunggu lagi 2 jam, sebab dikuatirkanmasih mungkin hidup kembali.

Biasanya perlu operasi untuk mengambil dan memasan organ tersebut. Misalnya cornea mata orang yang mau mati, harus secepatnya diambil sesudah menunggu cukup lama sampai orangnya betul2 mati.

  1. TATTO. Im 19:28; 21:5 dll. Jangan menoreh dengan tanda dan tulisan pada kulit tubuh, itu bagian dari penyembahan setan, dan biasanya memang tatoo ada hubungannya dengan occultisme. Juga besar kemungkinan kena infeksi penyakit2 berbahaya seperti hepatitis, AIDS dll. Jadi toreh, tato tidak boleh.
  2. TUSUK JARUM. Ada tusuk jarum yang dihubungkan dengan occultisme (tidak boleh) ada yang ilmiah (ini boleh). Pengertian pengobatan tusuk jarum pada mulanya tercampur erat dengan macam2 kepercayaan manusiawi dan occultisme. Jangan aca campuran dengan cara2 atau syarat2 occultisme, maka dokter dan pasiennya sama2 berdosa! Sebab itu yang berobat harus benar2 mengenal dokternya tidak bercampur dengan occultisme.
  3. STEM CELL ATAU SEL PUNCA.

Ini cara baru yang menakjubkan dengan hasil yang besar tetapi belum 100% berhasil. Prinsipnya. Manusia yang besar dan terdiri dari banyak organ2, itu berasal dari 1 sel induk (yaitu sel telur yang telah dibuahi). Ini menghasilkan sel2 morula dan blastula (kira2 banyaknya sampai 200 sel2 induk yang kemudian mulai berubah (spesialisasi) menjadi sel darah, sel otak, sel mata, sel syaraf, sel jantung dst. Sel2 induk tadi, yang belum berdiferensiasi, itu dibiakkan di luar jadi banyak dan sel2 ini kemudian dimasukkan dalam organ2 yang selnya rusak dan  sel2 induk ini bisa tumbuh dan berubah menjadi sel organ2 itu. Dulu sel2 ini disuntikkan atau ditransplantasikan dalam organ2 yang rusak itu (prosedurnya sulit dan mahal) tetapi sekarang bisa dimasukkan caps dan diatur sedemikian rupa sehingga bisa tahan lamaditelan, lalu masuk dalam usus, masuk darah dan sampai di organ2 yang rusak tsb (yang ditelan lebih murah, tetapi lebih lama, sampai 6 bulan). Ini disebut stem sel embrio (ada di ari2 bayi yang lahir), ada juga stem sel dewasa, diambil dari orang dewasa, juga bisa diambil dari ari2 rusa yang mempunyai kemampuan besar). Ini bisa menolong penyakit2 degeneratif (organ2nya rusak) seperti diabetes, penyakit ginjal, paru2, otak, sumsum tulang belakang dll dan bisa mengerem proses menua dan banyak menolong penyakit2 yang sulit sembuh.

 

Tampaknya stemsel ini menguntungkan. Tetapi kita perlu memperhatikan bahwa ini adalah barang baru yang belum teruji oleh waktu. Seringkali kegagalan2 yang jelek tidak dilaporkan. Masih mungkin ada hasil2 yang negatif, misalnya:

  1. Sel2 itu tumbuh dan berkembang biak dengan liar dalam tubuh manusia menjadi tumor blastoma atau sel2 embryonic lainnya. Orang yang sakit kanker, itu sel2nya sendiri yang berubah menjadi sel2 ganas dan inipun belum diketahui sebab2nya. Sel2 punca yang dimasukkan mungkin sekali bisa berubah jadi macam2, sehingga timbul cacat atau kanker. Sebab itu mintalah pimpinan dan keyakinan dari Tuhan.
  2. Tentang menjadi tua itu:
  3. Normal. Sebab itu peringatan halus bahwa tidak lama lagi kita harus menghadap Tuhan, mempertanggungjawabkan seluruh hidup kita kepada Tuhan. Mengerti dan sadar akan hal ini membuat kita bisa bersedia makin baik untuk memelihara kesehatan kita baik2 dan untuk mendapat pahala dan kemuliaan dalam hidup kekal yang sudah dekat. Menjadi lemah, impotent dalam segala segi seringkali dibiarkan atau diizinkan Tuhan, tetapi batin bertambah kuat dan makin mulia 2Kor 4:16. Sebab itu sekalipun tua bisa segar, bergairah penuh hikmat, kuasa, sukacita dan kepuasan sebab disertai Tuhan dan itu sangat indah (kecuali ada dosa atau hidup tidak menurut kehendak Tuhan).
  4. Juga umur ada dalam tangan Tuhan, sebab itu jangan takut tetapi harus siap untukmempertanggung jawabkan seluruh hidup ini kepada Tuhan. Jangan terlalu banyak mencari dan berharap pada hasil2 tehnologi medis sampai lupa Tuhan seperti Asa 2Taw 16:12, Ahazia 2Raj 1:2,3, apalagi Yoram 2Taw 21:15,18. Hasil2 tehnologi yang baik boleh dipakai, tetapi tetaplah mencari Tuhan dan hidup memperkenankanNya supaya bagian terakhir hidup kita makin berkenan pada Tuhan; jangan hanya jasmani makin sehat tetapi tidak berkenan pada Tuhan, tetapi meskipun tubuh makin tua, yang lebih penting adalah supaya rohani kita makin tumbuh, makin banyak ber-buah2 Maz 92:15, bahkan mungkin ada yang menjadi sempurna seperti Henokh, Musa dan Elia, seperti Kristus.

ALAT2 BANTU PERNAFASAN DAN JANTUNG.

Alat ini canggih dan berguna untuk menolong pernafasan yang terganggu atau gagal, sehingga bisa bernafas kembali, tetapi kadang2 tetap tidak sadar bahkan kadang2 dokter berkata, ini hanya hidup karena alat pernafasan, kalau alat ini dilepas, ia akan mati. Lalu bolehkah alat ini dilepas? Kalau sudah dipasang jangan dilepas sebab itu bisa berarti  ada dua kemungkinan, pasiennya langsung mati, sebab tidak bisa hidup lagi,tetapi mungkin juga sesudah beberapa saat, kalau alat tidak dilepas, ia hidup kembali, kita tidak tahu. Kalau sudah dipasang, jangan dilepas, tetapi doakan, kalau memang sudah sampai waktunya, biar Tuhan sendiri yang mengerjakannya mirip seperti kata2 Daud2 pada Saul 1Sam 26:10 Tuhan sanggup mengangkatnya sekalipun dengan alat bantu pernafasan; Lebih baik sebelum dipakai alat itu,

  1. Tanya dokter, kalau menurut dokter (pikiran ilmiah) pasti mati, lebih baik memakai obat2an dan cara2 lainnya danberdoa saja, biar Tuhan yang menentukan.
  2. Kalau belum sampai waktunya, minta Tuhan menghidupkan kembali.
  3. Usahakan sebelumnya untuk ber-siap2 menghadap Tuhan (Amos 4:12), supaya waktu bertemu Tuhan sudah bebas dari semua dosa; kalau masih ada dosa dan ikatan2nya, bantu bereskan sampai tuntas.

Begitu juga dengan alat2 bantu lainnya. Berdoalah kepada Tuhan, serahkan dalam kehendak Tuhan, Tuhan sanggup menghidupkan kalau umurnya belum habis, kalau habis, kita menyerah pada kehendak Tuhan. Tentu boleh diminta, kalau Tuhan izinkan seperti Hizkia, ia akan dapat tambahan hidup lagi.

REKAYASA GENETIKA.

Yang menentukan sifat keadaan setiap mahluk hidup adalah gennya (DNA). Dalam setiap inti sel ada 23 pasang chromosome, dalamnya ada pita DNA yang mengandung + 100.000 gen.Ini semua yang menentukan warna rambut, kulit, tinggi badan, bentuk kepala, mata dsb. Kalau itu berubah, maka semuanya itu berubah, atau menjadi cacat.

Mengubah atau memanipulasi gen inilah yang disebut rekayasa genetika. Pad tumbuh2an dan binatang ini sudah banyak dilakukan dan mendatangkan faedah yang besar. Ini sudah dikenal lama, dengan mengawinkan 2 tanaman untuk mendapatkan jenis baru yang lebih baik, misalnya kentang2 raksasa, bunga matahari yangmenghasilkan protein. Juga pada binatang, ikan2, domba dll.

Tetapi manusia manusia itu berbeda. Seringkali para ahli (misalnya dalam teori evolusi) menganggap manusia dan binatang itu sama, tetapi sesungguhnya sangat jauh berbeda, manusia punya roh yang kekal, sekalipun tubuhnya mati, rohnya tetap kekal dan pada hari kebangkitan, rohnya kembali dalam sisa tubuhnya dan bangkit kembali. Binatang dan tumbuhan tidak punya roh, tidak ada kebangkitan, habis mati semua lenyap. Kalau dalam Surga Bumi Baru ada lagi binatang dan tumbuh2an itu sebab diciptakan lagi. Betul chromosom (gen) itu mengandung cetak birujenis tubuh yang khas (tetapi itu lain dan tidak berhubungan dengan rohnya). Meskipun hanya tubuh, tidak boleh merusak tubuhnya 1Kor 3:17.Kita tidak boleh melanggar Firman Tuhan. Hati2 dengan rekayasa genetika ini bisa merusak tubuhnya, apalagi seperti cloning manusia, itu melawan rencana dan kehendak Tuhan.8. CLONING.

Cloning adalah perbiakan a-sexual, artinya tanpa proses pernikahan atau boleh dikata memfotocopy manusia. Dalam dunia tumbuh2an dan binatang itu ada, disediakan Allah dan manusia sudah menggunakannya, boleh. Misalnya dengan stek ubi, cactus dll, binatang bisa ber-biak2 dengan membelah diri seperti sel amuba, cacing, bintang laut dll. Tetapi pada manusia tidak bisa, tidak disediakan Allah dan tidak boleh, sebab manusia punya roh, kekal, bukan seperti tanaman dan binatang yanghanya punya tubuh dan nyawa.

Dalam cloning, manusia merekayasa sel telur manusia yang diambil intinya lalu diisi dengan inti dari sel orang yang hendak digandakan. Kalau toh berhasil ini menjadi monster daging manusia dan roh setan bisa masuk menghidupinya. Ini melawan kehendak Allah. Baca lebih lanjut dalam majalah Tulang Elisa no 47.

KESIMPULAN.

Umur, sehat, sembuh ada dalam tangan Tuhan yang maha kuasa, yang bisa menciptakan dunia dari tiada dan manusia dengan menghembuskan nafas (roh) dari Allah. Kalau kita hidup berkenan pada Tuhan dan makin mengerti Firman Tuhan, kita akan selalu sejahtera, sukacita, puas dan terpelihara sampai jatah umur habis atau ikut pengangkatan. Sebab itu kita harus bijaksana terhadap hal2 baru ini, tetapi bersandarlah pada Tuhan dan lekat terus dengan Tuhan, maka segala kebutuhan rohani dan jasmani akan dicukupi Tuhan.