YS278 – YESAYA 53:10-12. ORANG KUAT MEMBAGI-BAGI JARAHAN DARI IBLIS.

YES 53:10. IA AKAN MELIHAT BENIHNYA DAN MEMPERPANJANG UMURNYA.

10a. Tetapi ini memperkenankan Tuhan untuk meremukkanNya.

Disini yang disebut Tuhan adalah Allah Bapa, sebab memang Bapa adalah Tuhan bagi Kristus dan Kristus juga Tuhan, sehingga keduanya boleh disebut Tuhan. Mat 22:44. Istimewa dalam hal perintah dan ketaatannya seperti tuan dengan hambanya. Putra manusia Yesus adalah Tuhan kita, tetapi hamba yang taat kepada BapaNya bahkan sampai mati Pil 2:8. Kalau kita menyebut Tuhan, maka kita harus taat akan perintahNya, yang tidak mau taat, tidak masuk Surga Mat 7:21. Sangat sederhana tetapi pasti! Jangan hanya ber-seru2 Tuhan tetapi tidak taat, itu tahu tetapi celaka, sebab tidak taat! Kalau disuruh melakukan yang mudah dan enak tentu menyenangkan, tetapi kalau disuruh melakukan yang berat dan sakit bagi daging, jangan susah, sebab pahala dan kenaikan tingkat (pangkat, cara duniawi) itu sebanding, sebab Allah itu baik dan adil, tidak pernah salah/ keliru.

Jangan berkecil hati. Putra manusia Yesus mendapat ujian yang tertinggi dan terberat. Kalau Tuhan berkenan akan meremukkanNya itu bukan kejam atau jahat, tetapi karena kasih Allah bagi manusia dan bagi PutraNya (ada ikatan kasih yang sempurna dalam Bapa, Putra dan Roh Kudus). Allah tidak pernah salah dan Putra manusia mendapat peremukan yang dahsyat, tetapi sesudah itu diangkat tertinggi dari semuanya Pil 2:9-11. Juga Yusuf, Daud dll diremukkan sangat dahsyat, tetapi sesudah lulus, naiknya juga sangat tinggi sesuai dengan ujiannya. Sebab itu jangan kecewa, curang, ber-sungut2 atau bereaksi dosa lainnya, apapun yang kita alami atau derita, asal selalu periksa diri dan penuh, dipimpin Roh, maka itu adalah kemuliaan kita. Lebih dahsyat penderitaan yang Tuhan izinkan datang atas kita, lebih mulia rencana Allah bagi kita dan kalau kita lulus, kemuliaan itu akan nyata.

Jangan kuatir, penderitaan itu tidak akan lebih dari kekuatan kita 1Kor 10:13 asal tetap dalam kepenuhan dan pimpinan Roh Kudus, kita akan kuat, bahkan semuanya menjadi lebih ringan dan dalam pimpinan Roh Kudus, kalau mau taat, kita pasti lulus, lalu dapat kemuliaan abadi dari Tuhan (bahkan sudah diicipi di dunia!). Sebab itu kalau dapat penderitaan kaliber besar dan tetap dalam kesucianNya, jangan kecil hati, sebabitu indah, sekalipun diremukkan asal kita lulus. Jangan ingin ditinggikan oleh manusia seperti Achab, Yerobeam, Yosia (yang keliru langkah terakhirnya, sayang) dll. Paulus waktu menerima penderitaan yang meremukkannya di penjara Pilipi (Kis 16:25) apalagi di Lystera sampai mati Kis 14:19-20. Terimalah macam2 peremukan, sebab bagi kita tidak ada yang kebetulan, Allah kita menguasai seluruh dunia Mat 28:18 dan semua yang terjadi pada kita dalam pengawasanNya, justru tidak sia2. (Tetapi jangan diremukkan karena dosa atau kesalahan). Yang penting tetap tinggal dalam kepenuhan dan taat dipimpin Roh.

10b. Ia menyerahkanNya dalam kesakitan karena Engkau menjadikanNya suatu korban karena dosa.

Bukan kesalahanNya, tetapi Ia menjadi korban dosa untuk umat manusia, dan Tuhan Yesus sudah menyelesaikannya dengan sempurna, beres. Pernahkah kita jadi korban dosa orang lain? Disalahkan karena dosa orang lain. Sungguh ini tidak adil dan tidak enak; kita boleh membela diri seperti Paulus dalam:

Kis 25:8

Paulus membela dirinya: “Saya tidak melakukan pelanggaran apa pun atas hukum orang Yahudi atau melawan Bait Allah, atau melawan Kaisar pun.” (KJI)

Boleh membela diri, tetapi jangan berdosa, jangan dengan kebencian dan dendam, tetapi ampuni, jangan bereaksi dosa tetapi dengan cerdik, minta hikmat dan pimpinan Roh Kudus. Ini tidak mudah tetapi kalau ini terjadi, itu dalam izin Allah untuk pengolahan dan pertumbuhan kita. Kalau kita tetap dalam pimpinan Roh Kudus dalam kesucian, semua akan menjadi kebaikan bagi kita Rom 8:28, tetapi jangan bereaksi dengan dosa dipimpin hawa nafsu atau setan, tetapi tetap dipimpin Roh dalam kesucian.

Ini termasuk salah satu kesempatan yang diberikan Tuhan untuk meningkatkan rohani umatNya, lebih2 yang makin berkenan kepadaNya. Sebab itu jangan protes, berontak, demo, meskipun bukan salah kita, tetapi jadi korban dosa. Pakai kesempatan ini untuk menjadi berkat, menolong orang lain dengan hikmat dan kuasa Allah. Jangan lupa salib itu juga berarti menjadi korban  karena orang lain. Tentu kita boleh menghindardari hal2 yang tidak enak ini, tetapi kalau toh terjadi, Allah tidak pernah keliru. Tetapi jangan keliru, ini bukan untuk membenarkan yang salah. Kita boleh menderita, tetapi tujuannya supaya orang yang berbuat  salah harus bertobat sungguh2 supaya jangan kena celaka sebab upah dosa adalah maut dan pasti orang yang tidak mau bertobat akan mendapat hukuman yang setimpal dari Allah, Hakim yang adil. Rom 6:23.

10c. Ia akan melihat benihNya.

Siapa benihNya? Kita. Oleh kelahiran biasa kita menjadi benih Adam tetapi oleh kelahiran baru kita menjadi benih/ keturunan Adam terakhir yaitu Kristus. Sebab itu kita bisa menjadi seperti Kristus. PengorbananNya tidak sia2, hasilnya luar biasa. Rencana Allah digenapkan (tentu Bapa, Roh Kudus juga ikut membantu Gereja). Jumlah orang yang selamat, tumbuh dan menjadi sempurna semua akan digenapkan. Ia akan melihatnya, rencana Allah digenapkan. Ibr 12:2. Ini dikerjakan dengan banyak sengsara dan penderitaan; sesudah naik ke Surga, Tuhan Yesus terus berdoa syafaat untuk umatNya 1Yoh 2:1, supaya jumlahnya genap dan rampung seluruh benih yang keluar dari Kristus. Begitu indah, Ia sangat bersukacita kalau jumlahnya genap, lalu Tuhan Yesus akan kembali ke dunia menjemput GerejaNya.

Begitu juga kita, berapa banyak jiwa2 yang kita menangkan bagi Tuhan, yaitu benih2 ilahi Mal 2:15 itu menjadi kemuliaan kita untuk kekal. Ini adalah ukuran khusus yang sangat berkenan pada Allah, yaitu kalau kita memenangkan jiwa2 baik angka 1,2 dan ke-3. Sebab itu jangan kita tidak punya apa2, selagi masih hidup di dunia, kerjakan, menangkan dan bimbing jiwa2 yang kita menangkan, sebab itu benih2 yang Tuhan berikan pada kita. Inilah berkat berkembang biak dalam Kej 1:28 yang akan jadi kemuliaan kita sampai kekal 1Tes 2:19. Jangan kepala kita gundul (tiada bermahkota) sebab tidak ada jiwa2 yang kita menangkan dan tumbuhkan. Termasuk anak2 kita dan seisi rumah rumah kita itu sudah jadi jatah kemuliaan kita untuk kekal Kis 16:31. Jangan malas, bodoh dan lalai. Hanya hidup di dunia ini adalah kesempatan satu2nya untuk melakukan kehendak Allah yang utama yaitu jiwa2 2Pet 3:9. Jangan lalai. Berdoalah minta rezeki dari Tuhan, Tuhan pasti beri rezeki pada setiap orang. Jangan hanya memikirkan rezeki jasmani, tetapi rezeki rohani, yaitu jiwa2, ini untuk kekal. Minta jiwa2 dari Tuhan seperti doa Rachel Kej 30:1. Ini kemuliaan yang paling mulia dan kekal. Tentu harus dengan hidup yang suci, tulus, taat, disertai Tuhan supaya bisa berhasil dan masuk Surga Mat 7:23. Sebab kalau undur dan jatuh dalam dosa, mati dalam dosa, semua tidak dihitung, tidak ada pahala Yez 33:13. Sebab itu mintalah jiwa2, rezeki dari Tuhan dan gembalakan. Jangan lupa seisi rumah dan panci kita, kita harus menggarami dan menerangi mereka Mat 5:13-16. Kita akan dapat benih2 dari Tuhan. Jangan sampai anak2 jasmani dan rohani kita mati dalam dosa. Domba2 yang dibebankan atas kita itu benih2 rohani di hadapan Tuhan, jangan sampai jatuh dalam dosa atau rusak, rebut dari dosa dan kesesatan, jangan sampai kena ajaran2 yang jahat dan sesat atau dimakan serigala. Beri makan baik2 dan gembalakan Yoh 21:15. Ber-biak2lah, miliki turunan yang limpah dari Tuhan.

Semua ini perlu pengorbanan. Jangan  menanggung sengsara tanpa tujuan. Kita menderita banyak sengsara untuk melahirkan, memelihara dan menggembalakan jiwa2 dan itu menjadi ukuran kemuliaan kita. Penderitaan itu harus ada tujuan dan hasilnya yaitu jiwa2, bukan sekedar menderita tanpa gol. Misalnya istri yang menderita karena suami, selain mengampuni, tidak bereaksi dosa dan dipimpin Roh untuk berusaha supaya bisa memenangkan jiwa suami! Begitu juga untuk setiap orang dan musuh kita, kita menderita karena perbuatan mereka sampai lulus, tetapi juga arahkan untuk berbelas kasihan, untuk memenangkan jiwa2nya dan digembalakan. Harus ada tujuan untuk segala pengorbanan dan penderitaan kita karena Kristus.Dengan banyak penderitaan ada banyak benih yang didapat dan diselamatkan. Limpah sengsara karena Kristus, juga limpah jiwa2.

Jangan limpah sengsara karena dosa, itu sia2. Tetapi sengsara karena Kristus dan diarahkan, akan menghasilkan jiwa2 dan itu menjadi kemuliaan kita.

10d. Ia akan memperpanjang hari2 (umur)Nya.

Semua butuh waktu. Makin lama kita hidup dalam dunia makin banyak kesempatan kita. Tentu jangan hanya hidup, tetapi tanpa tujuan. Harus ada tujuan untuk mendapatkan benih2 ilahinya Mal 2:15. Jangan sekedar umur panjang dan hidup tanpa arah atau hidup hanya untuk perkara2 duniawi yang fana, itu sia2. Kadang2 orang seperti ini sudah bosan hidup dan minta mati, sebab tidak punya tujuan hidup.

Tetapi kalau kita mengerti, dan hidup berkenan pada Tuhan, Tuhan bisa beri umur panjang sehingga bisa mempunyai banyak benih ilahi dari Tuhan. Orang2 yang jahat seperti Korah dkk, 10 pengintai, 250 orang Lewi dengan perukupan tembaga, Nadab Abihu dll, semua dipotong umurnya sehingga hidupnya sia2. Orang2 yang mati bersama, (lebih2 kalau mati ber-sama2 pada jam yang sama), biasanya hal itu karena dipotong umurnya oleh Allah, sebab biasanya setiap orang punya jatah hidup dan tanggal mati yang ber-beda2, umurnya tidak sama panjang apalagi ber-sama2 mati dalam jam yang sama. Jangan hidup dengan sia2.

Orang yang bisa memakai umurnya dengan baik (artinya, berbuah jiwa2), bisa ditambahi lagi, sebab itu peraturan Tuhan Mat 13:12. Tuhan yang pegang umur, kita hanya memelihara hidup ini. (Meskipun dipelihara baik2, kalau dipotong Tuhan, habis, sebab Tuhan yang menentukan 1Sam 2:6). Pakai baik2 umur hidup kita untuk memenangkan jiwa2, lebih2 yang ada di dalam panci kita, itu sudah jadi jatah kita, diberikan Tuhan bagi kita (tetapi 1 jiwa itu bisa dilayani banyak orang, dan masing2 yang melayani mendapat pahala dan kemuliaannya sendiri2. 1Kor 3:6. Sebab itu marilah kita bekerja sama dengan manis sehinggatubuh Kristus, dan semuanya ber-sama2 bekerja dengan sungguh2 sehingga mendapat upah dari Tuhan. Mereka yang sama2 mengangkat batang pohon tetapi dengan pura2, ia tidak dapat upah tetapi hukuman untuk ke-pura2annya  yang hanya ingin dihargai dan dipuji karena ikut bekerjasama, tetapi sebetulnyatidak terbeban, tidak bekerja dan Tuhan tahu dengan tepat. Sebab itu kerjakan semua seperti kepada Tuhan, bahkan juga pekerjaan sekuler Kol 3:22-24, apalagi dalam ladang Tuhan. Jangan terpancing oleh kata2 yang melemahkan dari orang2 yang dipakai setan, tetapi pandang Tuhan dan bekerjalah dengan sungguh2 untuk Tuhan dengan segenap hati dan tulus, sekalipun di sebelah kita pura2. Tuhan yang tahu, Dia yang memberi upah dan kemuliaan sesuai dengan perbuatan kita yang sesungguhnya di hadapan Allah Wah 22:12.

10e. dan perkenan* Tuhan akan berhasil dalam tanganNya. (B, M: kehendak).

Apakah kehendak dan perkenan Tuhan? Memenangkan jiwa2, sebab Dia tidak ingin seorangpun binasa 2Pet 3:9.

Kalau hidup kita berkenan pada Tuhan (Kol 1:10) dan tujuan, kehendak hati kita cocok dengan kehendak Tuhan,maka rencana Tuhan akan jadi dan berhasil dengan tangan kita yaitu kita ber-buah2 jiwa. Sebab itu hiduplah berkenan pada Tuhan. Memang melayani Tuhan tidak boleh dengan dosa, baik dalam pikiran atau perbuatan, itu sama sekali tidak menarik berkat Tuhan tetapi hukuman, misalnya Hofni Pinehas, Nadab Abihu, juga pemilik rumah yang menyediakan fasilitas untuk pekerjaan Tuhan (pelayanan, jangan dengan dosa seperti Uza, ia mati dalam pelayanan, tetapi Obed Edom diberkati Tuhan dengan heran, baru 3 bulan berkatnya sudah limpah, luar biasa. Sebab itu hidup berkenan pada Tuhan yaitu sesuai Firman Tuhan, limpah doa pengurapan dan pimpinan Tuhan, dalam tabiat yang baru seperti Kristus, dengan 7 KPR termasuk bisa bekerjasama, bersekutu dalam tubuh Kristus. Kalau kita hidup benar dan berkenan pada Tuhan, pasti Tuhan akan menyertai kita dan Dialah yang menjadi sukses atau buah2 kita, sebab tanpa Tuhan semuanya sia2 bahkan bisa celaka karena ditipu dan diperbudak iblis.

KESIMPULAN.

Jangan hidup sia2, harus tahu tujuannya, yaitu untuk punya turunan ilahi dari Tuhan. Jangan takut diremukkan sebab Tuhan itu cinta, bukan kejam, semua ada maksud yang baik, lebih berat penderitaan kita, kalau lulus, lebih mulia tingkatan yang kita peroleh dari Tuhan.

YES 53:11. IA AKAN MEMBENARKAN BANYAK ORANG.

11.a. Ia akan melihat kesusahan jiwaNya dan akan dipuaskan.

Kesusahan apa yang dilihatNya? Sebelum atau sesudah disalibkan? Disini dikatakan bahwa Ia akan dipuaskan. Ini berarti sesudahnya. Sebab sebelumnya, Ia bergumul, banyak penderitaan bahkan takut (Luk 22:44) sampai keringatNya menetes seperti darah dan Ia minta kalau boleh, cawanNya dilalukan, tetapi hanya kalau Bapa berkenan Mat 26:39.

Jadi disini Ia melihatnya sesudah salib, baru tugasNya selesai dan ia dipuaskan. Lalu apa yang dilihatNya? Hasilnya, buah2nya sehingga Ia merasa puas dan sukacita. Memang hasilnya luar biasa, sebab manusia diselamatkan, diubah dari turunan Adam menjadi turunan Kristus (Adam terakhir, manusia kedua). HatiNya bersukacita melihat orang2 diselamatkan, sebab cinta akan manusia Yoh 3:16, tidak ingin seorangpun binasa.

Begitu juga kita, sebelum selesai, salib itu penderitaan yang berat, kadang2 takut dan bergumul keras. Tetapi jangan takut, Kristus sudah menang bagi kita, kita tinggal mengambil kemenanganNya kalau kita hidup di dalam Dia, kalau kita dipimpin oleh RohNya. Dia Allah yang maha kuasa, Bapa kekekalan Yes 9:5, Dia tidak perlu kemenangan, sebab Dia sudah menang, maha besar. Dia menang itu bukan untuk diriNya sendiri tetapi untuk kita. Sebab itu selama kita tinggal di dalam Dia, kita akan menang dan ber-buah2 Yoh 15:5. Tidak sulit, jangan kuatir dengan segala sengsara salib, itu menjadi cara kita mengumpulkan kemuliaan yang kekal. Teruslah

dengan rajin dan setia menderita sengsara karena Tuhan, kalau kita melakukannya dengan betul, semua akan menjadi kesukaan dan kemuliaan untuk kita Rom 8:17-18. Sengsara salib itu adalah mahkota sebab itu orang yang mengerti bersukacita waktu menderita karena Dia! Kis 5:41.

11.b. Dengan pengetahuanNya* HambaKu yang benar akan membenarkan banyak orang.

(* TL: pengajaranNya).

Apa pengetahuanNya? (TL: pengajaranNya).

Inilah Firman Tuhan sebab Firman itulah Tuhan Yesus, Kristus, Putra Allah. Kalau kita mendapatkan FirmanNya, maka kita akan mengerti tentang Kristus yang benar, dan Ia menjadi contoh kita dan kita akan bisa hidup benar seperti Dia, luar biasa. Sebab itu perlu bertekun dalam Firman Tuhan sehingga pengertian kita akan Firman Tuhan terus bertambah 2Pet 3:19.

Sampai dimana kita mengerti, dan kita melakukanNya Pil 3:16, maka Firman Tuhan menjadi daging dalam hidup kita Yoh 1:14, maka kita akan menjadi seperti Firman, seperti Kristus.

Dengan demikianlah, oleh Firman pengajaranNya, Tuhan Yesus membenarkan orang banyak yaitu sesudah lahir baru, kita harus terus bertekun dalam FirmanNya. Ini yang paling perlu, bukan dengan hal2 duniawi. Jangan kita menghabiskan waktu dan kesempatan kita untuk perkara2 yang fana. Waktu kita terbatas, tetap dan tidak bisa ditambah. Kalau waktu kita pakai untuk politik, keuangan, pendidikan, kesehatan dll, waktu untuk yang rohani dan kekal pasti berkurang, bahkan bisa berkurang banyak. Kalau anggota2 Gereja melakukannya sebagai pekerjaan sekuler, itu baik, kerjakan baik2 dengan hati yang seperti Kristus, itu menjadi berkat besar, seperti dalam pendidikan, dalam kesehatan, dalam pekerjaan dll, jadilah berkat dalam bidang dan lingkungan yang jadi pekerjaannya, itu baik sekali.

Tetapi orang2 yang sudah menyerahkan diri atau dipanggil full time untuk Tuhan, seperti Petrus, ia memakai segenap waktu dan kesempatannya untuk doa dan Firman Tuhan saja Kis 6:4. Dengan demikian ia terus tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan, penuh dan dipimpin Roh dan bisa membawa banyak jiwa2 pada kebenaran. Dan 12:3.Tuhan memakai kita untuk membenarkan banyak orang. Ini tugas utama Gereja, bukan hal2 sekuler atau kemanusiaan. Orang2 yang tidak pelayananfull time, yang bekerja secara sekuler, hendaklah menjadi garam dan terang dalam pekerjaan2 sehingga bisa menjadi berkat keselamatan orang2 banyak (pendidikan, kemanusian dll). Tetapi yang dipanggil full time hanya sedikit, biarlah mereka tetap pada panggilannya!

Mereka bisa membuat banyak tempat2 pendidikan, penampungan anak2 terlantar, panti, poliklinik dan rumah sakit dll sebagai pekerjaan dan pelayanannya (bisa juga disebut badan2 para church). Bisa dipikirkan ber-sama2 diantara orang2 beriman.

Sebetulnya segala macam lingkungannya dan pekerjaan kita adalah panci untuk digarami dan diterangi Mat 5:13-16. Di mana2 saja kita harus selalu bersinar sebab kitalah terang dan garam dunia. Jadilah terang dan garam dunia dalam segala tempat kita dan mereka yang mau percaya perlu terus digembalakan seperti kehendak Tuhan Yoh 21:15-17, maka akan ada banyak orang yang dibenarkan, karena bisa hidup berkenan pada Allah, dengan kuasa dan hikmat Allah. (Untuk perbedaan pelayanan dengan roti dan dengan salib, lihat M3865).

11.c. Karena Ia akan menanggung segala kesalahannya.

kesalahan apa? Kesalahan orang2 berdosa, sebab Putra manusia Yesus sendiri tidak bersalah, tidak berdosa, tetap dalam kesucian! Memang harus ada pengorbanan, ada salib, mau menderita karena menjadi berkat bagi orang2 lain. Dalam pelayanan jangan menginginkan kuntungan uang, pujian dll, sebab itu membuat Injil yang kita beritakan menjadi bengkok. Injil yang betul itu sampai pada orang miskin yang tidak bisa membayar Mat 10:8. Kalau seorang sudah mengharapkan uang sebagai hasil pelayanannya, ia akan menjadi Yudas dan najislah pelayanannya. Berapa banyak orang merusakkan dan menajiskan pelayanannya dengan cinta uang, mammon. Sayang, iblis masuk, merusakkan dan menguasainya. Kalau kita mau menanggung beban karena Kristus, punya arah untuk memenangkan jiwa2 maka kita akan berbuah banyak jiwa2. Sangat indah.

YES 53:12. MEM-BAGI2 BAGIAN DARI ALLAH.

Sebab Aku akan membagikan kepadaNya bagian dari orang banyak.

Apa yang menjadi bagianNya yang diberikan kepadaNya, dari orang banyak ini? Jiwa2 yang mau percaya kepada Tuhan Yesus. Memang tidak semua umat manusia mau percaya kepada Tuhan Yesus, hanya sebagian dan itulah menjadi bagianNya. Disini tidak disebutkan berapa jumlahnya. Dalam Zak 13:8-9 disebut hanya 1/3 bagian yang tinggal (yaitu yang selamat), 2/3 ditumpas. Kalau kita melihat angka2 orang beriman di seluruh dunia pada hari ini, lebih kurang seperti jumlah ini. Tetapi Tuhan tahu dengan tepat jumlah orang yang selamat Rom 11:25 dan kalau jumlahnya genap, Tuhan Yesus datang. Ini menjadi bagian dari Putra Allah yang bersukacita dengan orang2 yang selamat. Ia menunggu sampai jumlah ini genap. Ibr 12:1-2.

Kalau seorang undur dari Tuhan dan sampai batas waktunya habis, tidak kembali, maka ia akan digantikan, sebab jumlah yang terakhir sudah tertentu. Baik keselamatan itu sudah tentu angkanya, juga pelayanan Mat 21:43, Kis 1:20 dan mahkota Wah 3:11. Kalau ini “dibuang” ada orang lain yang mau mengambilnya, tetapi mereka yang kehilangan keselamatan dan mahkotanya, mereka akan binasa sampai kekal dan tidak bisa mendapatkan lagi untuk se-lama2nya.

12.b. dan Ia akan mem-bagi2kan jarahannya dengan orang2 yang kuat.

Siapa orang kuat itu? Tuhan Yesus adalah orang kuat yang lebih kuat dari iblis, sebab itu Ia dapat merampas jiwa2 daripada iblis sebagai jarahanNya. Luk 11:21-22. Tetapi ini juga tergantung dari jiwa2 itu sendiri yang mau “direbut” (mau percaya), dilepaskan dari tangan iblis.

Kalau kita ingin menangkan jiwa2, kita juga harus jadi orang kuat seperti Kristus. Kristus lebih kuat dari iblis, dan kalau Kristus ada di dalam kita, kita juga lebih kuat dari iblis, jangan takut menghadapinya Rom 8:31, 1Yoh 4:4. (Hati2 juga dengan siasat dan kelicikan bapa pembohong itu, sebab Hawa sudah dikalahkannya oleh siasatnya). Luar biasa, kita juga bisa menjadi orang kuat seperti Kristus sebab Kristus ada di dalam kita. Dengan orang2 kuat semacam inilah Tuhan hendak mem-bagi2kan jarahanNya!

Ingat untuk memenangkan jiwa kita merebut mereka dari tangan iblis dan menjadi bagian kita harus menjadi orang kuat ber-sama2 dengan Kristus. Jiwa2 yang kita menangkan itu menjadi mahkota kita 1Tes 2:9. Sebab itu kerjakanlah baik2.

Ingat kesempatan itu hanya ada selagi kita masih hidup di dunia, sesudah mati tidak ada pekerjaan dan kesempatanlagi, tidak ada peperangan lagi. Ini sudah diingat baik2 dalam Pkh 9:10. Sesudah mati tidak bisa mendapat bagian lagi, tidak bisa memenangkan jiwa2 lagi, selesai!  Jangan malas atau lalai, waktu kita terbatas, kerjakanlah baik2 dengan sungguh2, habis2an, sebab ini jadi mahkota kemuliaan kita untuk kekal. Harus dengan suci dan tulus supaya Tuhan bisa menyertai kita, sebab tanpa Kristus kita tidak bisa menang melawan iblis untuk merebut jiwa2 dari tangannya. Tidak bisa memakai uang, hadiah, usaha2 sosial. Bisa mengumpulkan orang dengan roti (sosial gospel). Beberapa orang memakai kombinasi keduanya seperti Yudas tetapi seringkali Tuhan tidak ada dengan Yudas Yoh 12:8, Mrk 14:7. Sebab itu jangan lupa, memenangkan jiwa itu bukan hanya dengan sikap yang manis, dengan hadiah dan roti, tetapi yang utama dengan kuasa Allah, datang dan melepaskan mereka Luk 11:20. Tuhan Yesus tidak mau pakai cara kombinasi seperti banyak orang memakainya, tetapi dengan kuasa Allah (kecuali kalau perlu, baru Ia mem-bagi2 roti supaya orangnya jangan pingsan di jalan). Mengapa Tuhan Yesus tidak pakai cara kombinasi, Injil atau salib dan roti? Orang yang datang hanya karena roti Yoh 6:26, tidak bisa mengerti Firman Tuhan (Tuhan tidak bisa bekerja kalau hanya cari roti tetapi tidak mau bertobat) sehingga tidak mengerti lalu undur dan akhirnya menyalibkan Kristus. Tuhan Yesus tidak memakai cara kombinasi, sebab hasil akhirnya sangat sedikit. Tetapi Ia datang dengan hikmat dan kuasa Allah. Juga Paulus 1Kor 2:4. Kalau perlu, atau ada waktunya kitapun mem-bagi2kan roti, tetapi bukan ini senjata kita tetapi dengan hikmat dan kuasa Allah!

12.c. Sebab Ia sudah mencurahkan jiwaNya sampai mati.

Harus ada pengorbanan. Tanpa pengorbanan tidak ada kemenangan. Kalau tidak mau mati tinggal sebiji juga, tetapi kalau mati bisa ber-buah2 banyak. Yoh 12:24. Kita harus mematikan daging sehingga hidup suci dan Roh Kudus bisa bekerja dengan bebas dalam diri kita untuk mengalahkan iblis.

Dengan mematikan daging, kita bisa hidup suci sehingga Roh Kudus bisa bekerja, mengalahkan iblis dan merebut jiwa2 dengan kuasa Roh Kudus dan dengan hikmat dan karunia2Nya. Itu sebabnya waktu murid2 dipenuhi Roh Kudus, terjadi panen jiwa2 yaitu Pentakosta. Ini sebabnya ada Pentakosta, penuaian jiwa2 dalam hidup, keluarga dan Gereja kita., karena ada Roh Kudus, karena ada kesucian dan Roh Kudus bisa bekerja di dalamnya. (Ingat anak2 juga perlu direbut dengan kuasa Allah, tidak cukup hanya dengan mengasuh dengan cara membisu dan tanpa kuasa seperti Imam Eli (1Sam 3:13). Bicara dengan kuasa Allah, rebut jiwa anak2 dari iblis yang selalu berusaha untuk merebut mereka. Ada banyak cara2 untuk menjerat anak2 orang beriman.

Maju dengan hikmat dan kuasa Allah, tidak cukup hanya roti!

Orang yang datang hanya dengan roti, dengan manis, dengan macam2 cara dan metode, tanpa hikmat dan kuasa Allah, mereka tidak akan memenangkan jiwa, tetapi akan mengacaukan pekerjaan Tuhan, sehingga domba2 jadi tercerai berai Luk 11:23. Mengapa? Sebab seringkali Tuhan Yesus tidak ada dengan mereka, seperti dengan Yudas Yoh 12:8. Kita harus di pihak Tuhan, dipimpin Roh dan pimpinanNya itu selalu sesuai dengan Firman Tuhan, yaitu  kita melepaskan jiwa2 dengan hikmat dan kuasa Allah, bukan dengan roti atau dengan sosial gospel atau kombinasinya. (Tetap ada roti sebagai perbuatan kasih, tetapi yang utama kita harus menjadi orang kuat, limpah dengan hikmat dan kuasa Allah, dengan Firman Tuhan, doa dan puasa serta kerjasama yang baik dalam tubuh Kristus, dalam kesucian dan kasihNya.

Juga ingat sesudah kita merebut jarahan dari tangannya, setan dikalahkan dan pergi, setan akan kembali dengan 7 setan lain! Luk 11:24-26. Sebab itu sesudah direbut dari tangan iblis, harus ada penggembalaan bagi jiwa2 ini supaya orang yang percaya tetap lekat di dalam Kristus. Yoh 15:5, Maz 23:1-5.Kalau ada Kristus dalam hatinya, ia kuat menghadapi 8 setan. Setan akan kembali dengan serangan2 yang lebih kuat, seperti singa yang siap menerkam 1Pet 5:8. Macam2 dosa dan jerat yang dipakainya, baik dengan uang, dengan kesukaan dosa, dengan keduniawian, dengan macam2 cara hawa nafsu, zina, sadis, dll. Sebab itu perlu ada penggembalaan supaya jangan orang itu tinggal kosong dan diterkam serigala. 1Pet 5:9. Wai bagi domba2 Tuhan yang tidak punya gembala atau tidak mau setia sehingga tidakdigembalakan Mrk 6:34; orang2 seperti ini akan mudah binasa dalam ber-macam2 kejatuhan dan kesesatan.

12.d. Dan ia diperhitungkan dengan pemberontak2.

Putra manusia Yesus justru taat bukan menjadipemberontak. Tetapi justru Ia difitnah sebagai pemberontak. Seperti maling meneriaki maling. Allah yang menjadi Hakim dan akan membuktikan siapa yang taat dan siapa yang memberontak. Sebab dengan tangan pemberontak tidak ada kuasa melawan iblis, hanya dalam tangan orang yang taat, kita bisa mengalahkan iblis dan merebut jarahan.

Tuhan akan mensahkan dengan tanda2 dan dengan hidup yang sesuai dengan Firman Tuhan, bukan hanya dengan tanda dan buah2 Mat 7:23.

12.e. dan Ia menanggung dosa orang banyak dan membuat syafaat bagi pemberontak2 itu.

Jangan hanya menghadapi dengan kuasa, tetapi dengan kasih yang bisa mengampuni musuh, menanggung dosanya dan berdoa syafaat supaya mereka bertobat kepada Tuhan.

Musa menghadapi para pemberontak orang Israel dengan hikmat dan kuasa Allah, tetapi itu tidak cukup, Ia rela menanggung dosa orang banyak dan menjadi korban (Kel 32:32). ia juga berdoa syafaat bagi orang2 yang memberontak kepadaNya dan kepada Allah. Tanpa kasih dan kuasa,pekerjaan Tuhan menjadi kacau dan kosong, sebab iblis tidak bisa dikalahkan. Memang kita perlu kuasa dan kasih Allah. Dengan belas kasihan seperti Kristus Mat 9:13 sebab kita dipanggil bukan untuk menghukum tetapi untuk mengampuni dan menyelamatkan jiwa2 yang jahat dan tidak mengerti apa yang diperbuatnya. Luk 23:34, Kis 8:60. Satu kali orang2 yang menyelamatkan dan membenarkan orang banyakakan mendapat mahkota yang kekal sesuai dengan jiwa2 yang kita menangkan dan gembalakan 1Pet 5:4.

Nyanyian:

Pergi s’karang, kerjalah di ladangKu.