YS266 – Yesaya 51:12-16. Tuhan Menghiburkan Dan Melepaskan.

YES 51:12. JANGAN TAKUT, AKU YANG MENGHIBURKAN.

12.a. Aku, Akulah Dia yang menghiburkan.

Tuhan adalah penghibur, juga Roh Kudus disuruh Bapa dalam nama Tuhan Yesus Yoh 14:26. Janji2 Tuhan dan pekerjaan Roh Kudus itu akan menghiburkan umatNya. Dia tidak hanya bicara untuk menghibur dan memberi perasaan nyaman, tetapi juga tindakan dan perbuatan2 sesuai dengan janjiNya untuk menolong dan menghiburkan umat Tuhan. Kita bisa bersyukur dengan yakinuntuk segala janji2 Allah dan pasti mengalaminya, asal kita memenuhi semua syarat2Nya. Semua janji Tuhan ada syaratnya, taati lalu dengan syukur percayalah! Semua akan jadi, sebab janji Tuhan pasti jadi. Dia bisa menghibur bukan saja dengan perkataan tetapi dengan kenyataan. Sebab itu kita juga menghibur saudara2 yang lain, katakan dengan iman dan mereka yang mendengar, kalau percaya akan mengalami pertolongan Allah yang ajaib dan nyata. Allah kita itu maha kuasa.

 

12.b. Siapakah engkau, yang jadi takut akan manusia yang akan mati.

Allah dan manusia itu nyata benar bedanya. Allah Sang Pencipta menciptakan manusia. Allah itu kekal, manusia itu fana, manusia pasti satu kali akan mati. Ibr 9:27, kemampuan dan kuasanya sangat terbatas. Manusia tidak menilai, tidak memberi pahala, tidak bisa mengadili atau menghakimi, sebab itu jangan takut pada manusia tetapi takutlah akan Allah yang bisa menilai, menghakimi, bahkan memasukkan dalam penghukuman kekal sesuai dengan dosa2 yang diperbuat masing2 Mat 10:28, sebab itu berbicaralah dengan terus terang dan benar, biarpun ia orang besar dan berkuasa, jangan takut! Hampir semua orang lebih takut pada manusia daripada Allah, padahal yang menentukan nasib dan hidup manusia sampai kekal adalah Allah Pkh 12:13. Terhadap manusia kita harus cinta Luk 10:27 tetapi jangan takut, berlaku jujur dan benar; terhadap Allah kita harus takut  yaitu dengan taat akan FirmanNya, dengan kata lain jangan berdosa Maz 119:11 dan melakukan kehendak Alah dalam seluruh segi hidup kita. Orang yang berbuat dosa, apalagi dengan sengaja itu tidak takut akan Allah. Pada manusia seringkali ia berbuat dosa sembunyi2 sebab takut akan orang itu tetapi itu bodoh, sebab ia tidak takut akan Allah. Orang yang takut akan Tuhan, hidup akan indah dan bahagia di dunia sampai kekal. Maz 31:20. Ada banyak ayat2 tentang takut akan Tuhan, dan kita harus mentaati dan melakukanNya. Percuma takut akan manusia yang akan mati.

 

12.c. dan akan putra manusia yang akan menjadi seperti rumput.

Segala kebesaran dan kemuliaan manusia itu seperti rumput dan bunganya 1Pet 1:24-25. Semua kelebihan manusia itu seperti bunga rumput. Jangan harap kepadanya atau takut. Firman Allah itu kekal dan siapa yang mengerti dan taat itu untung dan menjadi mulia, bukan seperti kembang rumput tetapi seperti Allah yang kekal dan maha mulia. Seringkali orang mencari faedah (aman, untung, senang, penghargaan dll) dari manusia sebab itu takut akan manusia dan berusaha memperkenankan manusia, tetapi lupa bahwa yang betul adalah kepujian dan perkenan dari Allah 1Kor 1:312, Rom 2:29. Sebab itu belajar sungguh2 memperkenankan Allah Kol 1:10, pasti itu hidup yang paling indah puas dan untung sampai kekal. Cara2 dari Tuhan itu tidak sulit asal mau menyangkal diri untuk taat melakukannya. Sangat sederhana, tidak rumit, belajar terus Firman Tuhan dan taat dengan segenap hati di hadapan Tuhan (Roh Kudus selalu standby untuk menolong), pasti puas, indah, bahagia untuk kekal. Tetapi mereka yang mencari perkenanan dankemuliaan dari manusia akan kecewa dan sia2. Takutlah akan Allah dan perkenankanlah Dia.

 

YES 51:13. JANGAN TAKUT KEGANASAN MANUSIA.

 

13.a. Sehingga kamu melupakan Tuhan yang membuatmu.

Yang paling penting dan paling besar dilupakan, karena takut akan manusia, itu sungguh2 orang yang bodoh, tidak mengerti dan hidupnya menjadi sia2. Kita ini di dalam tangan Tuhan, yang membuat (menjadikan) kita. Jangan dilupakan, ingat terus, berdoa terus kepadaNya. Berdoa non stop, istimewa dengan bahasa lidah, hubungan terus baik waktu jaga atau tidur 1Tes 5:10,17. Kalau kita ingat dan menjaga hubungan baik dengan Tuhan, itu paling menguntungkan dalam segala perkara, sebab Ia akan memelihara dengan sempurna.

Dia yang membuat kita, Dia yang bisa menggaransi (menjamin)kita dengan mutlak, bukan manusia yang manapun. Jangan lupa Tuhan, ingat terus menerus dan harap, percaya kepadaNya.

 

13.b. Yang sudah membentangkan langit dan meletakkan pondasi bumi ini,

Ini ciri2 Allah yang membuat kita dan membuatlangit dan bumi. Mana ada orang yang punya ciri2 seperti ini, bahkan 1/1 milyardpun tidak ada. Perbandingannya terlalu besar dibandingkan dengan siapa saja. Mengapa kita melupakan Allah yang besarnya 1 milyard atau lebih dari 1 Triliyun kali manusia. Mengapa terus menerus takut akan manusia sehingga melupakan Allah dan melawan Allah?

 

13.c. tetapi (engkau) terus ketakutan setiap hari sebab keganasan si penindas, se-olah2 ia sudah siap membinasakan?

Memang si penindas itu bisa menimbulkan ketakutan pada orang yang bisa ditindas, apalagi kalau ia dalam kekuasaannya sepenuh (seperti tawanan yang tidak bisa lari). Sebab itu banyak orang bodoh ketakutan sepanjang hari setiap hari. Sebetulnya kita tidak perlu takut kalau kita hidup benar, tidak merugikan orang itu dan dipimpin oleh Tuhan, berjalan dengan Tuhan. Allah tidak akan menghukum kita sama sekali kalau kita tidak salah, juga si penindas tidak punya hak untuk berbuat apapun pada orang yang tidak salah, kalau toh ia beruat apa2 yang jahat itu melawan Allah, dan Dia sanggup melepaskan kita dari penindas yang mau berbuat seenaknya pada kita. Kita tidak perlu takut kalau :

  1. Tidak ada salah pada orang itu, Allah jadi Saksi dan Hakimnya. Kalau kita benar, kita di pihak Allah.
  2. Kita percaya dan harap Tuhan, maka kita tidak perlu takut akan Tuhan.
  3. Pencobaan atau ujian.

Memang masih mungkin Tuhan izinkan aniaya datang sebagai salib, karena kebenaran, misalnya Ayub dirampas semua hartanya padahal tidak salah, ini sebagai ujian. Tetapi itu kita tetap tidak perlu takut, sebab kalau sebagai ujian, Tuhan tetap menjaga kita dalam batas2 yang diizinkan Tuhan saja. Tetap hidup benar (jangan bereaksi dosa) dan minta pimpinan Tuhan, apa yang harus kita perbuat. Daniel, Sadrakh, Mesakh, Abednego lepas dari bahaya dan celaka yang menimpanya yang menjadi ujian baginya.

Kalau seorang bereaksi dosa, itu memberi peluang pada iblis mengganggu dan menindasnya. Kalau tidak diuji, maka kita akan lepas sepenuhnya oleh Tuhan, selama kita tetap di pihak Tuhan (kalau bereaksi dosa, pakai kekuatan sendiri, hasilnya campuran, bisa2 celaka juga). Sebab itu penting sekali untuk tetap hidup benar dalam keadaan apapun tetapi tetap tidak bereaksi dosa, kita dipimpin Roh sehingga kita murni dalam perlindungan Tuhan, juga dalam ujian.

 

13.d. Dimanakah keganasan penindasan itu?

Contoh sangat banyak. Waktu Firaun penindas yang ganas itu se-olah2 siap membinasakan, bagaimana hasilnya? Musa memimpin Israel bereaksi dengan betul sehingga satu rambutpun tidak gugur dari seorang Israel. Waktu Goliat menantang Israel, kalau tidak ada Daud, hampir pasti Israel binasa. Mengapa sebab Tuhan sudah meninggalkan Saul, ia menghadapi dengan kekuatan sendiri. Tetapi karena ada Daud yang percaya Tuhan (juga ada Musa yang memimpin Israel, peran pemimpin itu sangat besar!), maka sedikitpun Goliattidak berhasil, bahkan ia kalah dan membuat Israel mendapat banyak jarahan.

Banyak contoh lain lagi, jangan takut. Tetapi waktu Kain mau membuat Habil, itu terjadi, berhasil, mengapa? Memang Tuhan izinkan sehingga Habil jadi orang pertama yang mati syahid danyang masuk Surga dengan bahagia, sekaligus jadi pelajaran dan hajaran bagi Adam dan Hawa (akibat dosa2nya). Habil tidak salah; dalam kasus2 lain ada yangsalah sehingga hasilnya campuran dan Allah yangadil akan mengizinkan semuanya terjadi, sebab itu tinggallah benar, tetap tidak bereaksi dosa dan minta pimpinan Roh Kudus, kita akan terpelihara.

Lebih2 dalam akhir zaman di mana Antikris merajalela dalam 3,5 tahun I; semua orang pada saat ini akan mengalami ujian, tetapi jangan takut, ada batas yang diizinkan Tuhan dan sesudah lulus itu justrumenjadi kebaikan bagi kita. Kita harus mahir dengan hal2 seperti ini yang akan banyak terjadi di akhir zaman ini. Jangan takut, sekalipun datang sebagai ujian itu ada batasnya dan dalam pimpinan Roh Kudus, kita akan menang. Belajar minta pimpinan Roh Kudus, jangan panik dan takut.

 

YES 51:14. NASIB ORANG BUANGAN YANG TERTAWAN.

 

14.a. Orang buangan yang tertawan.

Ada 2 macam:

  1. Orang yang karena dosa2nya jadi orang buangan dan tertawan, seperti orang2 Israel yang berdosa dan ditawan.
  2. Orang yang hidup benar, masih bisa mengalami penawanan ini sebagai ujian, bukan sebagai hukuman, tetapi harus terus dalam posisi benar dan tidak bereaksi dosa, misalnya Daniel, nabi Yeremia dll.

Orang yang tertawan karena dosa, kalau bertobat Tuhan masih bisa menolong seperti Yunus masih tertolong.

Sebagai ujian, hal ini banyak terjadi, lebih2 pada akhir zaman. Memang untuk tumbuh makin tinggi, apalagi menjadi sempurna, maka ujiannya juga makin berat, rasa2nya ujian itu hampir sama seperti hukuman (contoh Ayub). Kita akan banyak menghadapi kasus2 seperti ini, tetapi jangan takut, tetap benar dan dipimpin Roh, sebab itu jangan cepat ber-sungut2 dan belajar makin mahir hidup dipimpin Roh sehingga terus lulus dan Terus Meningkat Sampai Puncak.

 

14.b. ber-segera2 supaya bisa dilepaskan.

Ber-segera2, bisa juga berarti to flow easily (mengalir dengan gampang) H 4116. Seperti Paulus dan Silas di penjara, mereka tidak takut meskipun menderita karena Kristus, bukan karena salah, sebab mereka yakin semua akan jadi kebaikan Rom 8:28 sebab Allah jadi jaminannya. Bahkan mereka tidak takut mati, sebab Tuhan yang memegang kematian, sebab itu mereka menderita, merekamau menerimanya dan tidak takut dan menganggapnya mudah sebab dijamin Tuhan, karena itu masih bisa menyanyi dengan sukacita dan sejahtera dan malam itu juga mereka terlepas. Kis 16:25,31.

Belajar mahir jalan dalam Roh seperti Paulus dan Silas, sehingga mereka lepas dari begitu banyak bahaya tanpa celaka, apalagi dalam Minggu ke-70 Daniel, tidak ada yang mati tetapi ikut pengangkatan atau bahkan ada yang menjadi sempurna. Jadi ber-segera2 disini untuk orang yang bisa dipimpin Roh, bisa berarti mengalir dengan gampang, sejahtera lalu Tuhan menolongnya dan tetap pada waktu dan batas2 tertentu.

 

14.c. dan supaya ia tidak mati dalam lubang.

Kalau kita benar, di pihak Tuhan, apalagi dipimpin Roh, lebih2 dalam Minggu ke-70 Daniel, maka pasti tidak akan mati 1Kor 15:51 Tuhan akan memelihara kita sehingga justru tumbuh dan mengalami hal2 yang indah, bahkan pada akhir zaman masuk dalam zaman keemasan Gereja yang ajaib (Wah 12:1).

Jangan takut, ini yang menentukan mati hidupnya, tetapi tetap berjalan dalam Roh bukan dalam daging atau setengah, hasilnya akan tidak tentu, bisa celaka. Ujian untuk masuk kesempurnaan, itu dekat atau banyak bersinggungan dengan maut sehingga harus betul2 di dalam Roh, jangan campur dengan menuruti daging dan perlu ada penyerahan yang penuh Pil 1:21. Ini bentuk2 ujian tingkat tinggi pada akhir zaman.

 

14.d. dan rotinya tidak kekurangan.

Jangan takut kebutuhan yang fana, tidak akan kekurangan, tetapi pasti ada banyak ujian, supaya kita tidak terikat pada hal2 dunia, bisa berpada 1Tim 6:8. Kita juga diolah oleh Tuhansupaya bisa lepas dari dunia ini 1Kor 7:31, sebab sudah mati daripadanya. Gal 6:14. Jadi Tuhan tidak hanya memelihara dan melindungi, tetapi juga mengolah dan menguji supaya kita bisa terus bertumbuh makin seperti Kristus. Sekarang waktunya bersedia, supaya waktu ujian datang, tidak kalang kabut atau gugur. Jangan takut hal2 jasmani, Tuhan pasti pelihara baik2.

 

YES 51:15. ALLAH YANG BISA MEMBELAH LAUTAN.

 

Karena Akulah Tuhan Allah mu yang membelah lautan yang ombak2nya bergelora, Tuhan bala tentara itulah namaNya.

Allah kita maha kuasa, lautpun dibelah ber-kali2. Asal kita mau dipimpin Tuhan Komandan kita. Belajar ikut dalam rencana dan pimpinanNya, maka Tuhan memelihara kita, semua sudah termasuk sampai rambutpun dihitung apalagi nyawa. Tidak ada yang mustahil bagiNya. Hadapi dengan Tuhan, pasti ada jalan lepas dan Allah tidak pernah gagal. Percaya saja, tetapi taat sebagai anak buahnya. Daud saja bisa memimpin sehingga menang terus, apalagi Tuhan, asal terus taat dipimpin Roh, pasti menang terus.

 

YES 51:16. RENCANA ALLAH PASTI GENAP, SION UMAT TUHAN.

 

16.a. Dan Aku menaruh perkataanKu di mulutmu.

Ini berarti Tuhan memimpin kita, ia memberi kata2Nya dan itu bukan hanya kata2 tetapi sungguh2 jadi Mat 10:19. Dalam segala hal, minta kata2 dari Tuhan, katakan dengan iman, maka itu akan jadi. Sebab itu kita disuruh banyak bernubuat 1Kor 14:1, karena kata2 dari Tuhan dan pasti jadi. Usaha untuk bicara dari Dia, dengan kata2 dari Tuhan bukan kata2 kita sendiri seperti Tuhan Yesus Yoh 8:26, sebab kata2 dari Allah terbaik dan pasti jadi.

 

16.b. dan menudungi engkau dengan bayangan tanganKu.

Ditudungi, berarti tangan Allah ada di atas kita, itu luar biasa Ezr 7:9,28; 8:22, Neh 2:18. Kalau tangan Tuhan atas kita, segala yang kita perbuat akan beruntung juga Maz 1:1-3. Tetapi tangan Tuhan tidak atas semua orang, hanya mereka yang me-mikir2kan hukum Tuhan terus menerus dan taat. Ini berarti sukses yang luar biasa. Justru dalam segala kesukaran kita selalu perlu tangan Tuhan atas kita.

 

16.c. Supaya Aku menanamkan langit dan meletakkan pondasi bumi dan berkata kepada Sion, kamulah umatKu.

Rencana Allah akan digenapkan dengan sempurna. Semua yang mau taat akan dibawa masuk dalam Surga dan menjadi umatNya. Disini Tuhan akan membuat satu kali lagi Surga Bumi Baru dan kita semua yang mau taat akan jadi umatNya untuk kekal Wah 21:3. Allah tidak akan gagal dan siapa yang percaya dan mau taat, Dia sanggup menyempurnakan dalam rencanaNya.

Jangan melihat kegagalan atau kekurangan2 masa lalu seperti Petrus yang gagal dengan mulut dan pengakuannya. Tetapi heran Petrus bisa menggenapkan rencana Allah. Ingat harus taat dengan tulus, bukan pura2 tetapi dengan takut akan Tuhan, sesuai penilaian dan ukuran Tuhan. Kalau sungguh2 mau dan taat melakukan Firman Tuhan pasti satu kali akan masuk dalam Surga Bumi Baru. Tuhan bisa memaksa semua orang jadi sempurna, tetapi itu robot, bukan rencana Allah. Kalau kita mau Luk 12:57, Yus 24:15, pasti Allah sanggup. Kalau gagal, itu disebabkan karena orang itu sendiri tidak mau. Jangan lihat kekurangan atau kejatuhan2 yang lalu (itu memangmenentukan tingkat kemuliaan rencana Allah dalam hidup kita untuk kekal, jangan dirusak Pkh 9:18), tetapi kalau mau, sekarang Tuhan bisa mengubah semua jadi baru dan tumbuh terus setinggi mungkin. Percayalah dan taat sungguh2, jangan main2 lagi, naik se-tinggi2nya.

Nyanyian:

Ku kata ya, ya, ya