YS256 – Yesaya 50:10-11. Memakai Terangnya Sendiri.

YES 50:10. ORANG YANG TAKUT, TAAT, PERCAYA DAN BERSANDAR TUHAN.

10.a. Siapakah diantara kamu yang takut akan Tuhan.

Orang yang takut akan Tuhan itu hidupnya indah dan senang. Takut disini itu bukan seperti pencuri takut polisi, tetapi takut akan Tuhan, jangan sampai kitamendukacitakan hatiNya dan tidak berkenan pada Tuhan. Takut akan Tuhan adalah kesimpulan dari seluruh ibadah kita kepada Tuhan. Pkh 12:13, dan kunci hidup yang disertai dan diberkati Tuhan Ul 10:12, Yus 24:14, Yes 8:13.

Orang yang sungguh2 takut akan Tuhan akan menjauhkan dirinya dari kejahatan dan dosa sehingga hidupnya dalam kesucian Ams 16:7; 22:3, maka Roh Kudus bisa bekerja denganbebas dalam dirinya sehingga tahu, mengerti hikmat dan kehendak Tuhan Ams 1:7; 2:5-6, tahu jalan mana yang betul Maz 25:12 sehingga limpah segala kebaikan Tuhan Maz 31:20. Masih banyak ayat2 tentang takut akan Tuhan dan semua itu jadi kunci hidup yang berhasil di dalam Tuhan yaitu terus tumbuh makin seperti Kristus dan ber-buah2 lebat sampai kekal. Belajarlah selalu takut akan Tuhan seumur hidup.

10.b. Yang mentaati suara hambaNya.

Siapa hambaNya disini?

  1. Tuhan Yesus, yang menjadi Putra manusia, hamba yang taat dan tunduk pada BapaNya 1Kor 11:3. Kita harus taat akan Firman Tuhan dan kehendakNya.
  2. Hamba2 Tuhan yang sekarang memimpin kita. Semua mula2 (sejak bertobat) dipimpin oleh hamba2Nya, digembalakan dan dimuridkan. Selalu ada hamba Tuhan yang langsung di atasnya dan yang di atasnya lagi. Belajar taat pada pemimpin2 yang sudah ditentukan Tuhan di dalam Gereja. Jangan melawan dan berontak, apalagi sebab sombong dan iri Ibr 13:17. Jangan lihat siapa dia. Orang yang melawan hamba Tuhan yang benar, itu melawan Allah. Mula2 Musa dianggap orang biasa, orang kecil, tidak ada yang mau tunduk, taat ataumenjadi murid Musa. Sesudah ternyata Musa itu orang yang besar di hadapan Tuhan, baru sesudah Musa tidak ada, semua mau menjadi murid Musa Yoh 9:28.

Jangan punya sifat berontak, apalagi kalau sombong, merasa lebih pintar, lebih tahu dari pemimpin2nya dan melawan, ternyata itu melawan Allah. Jangan lihat “orang Nazaret” nanti menghinakanNya Mat 13:54-55 sehingga berontak dan tidak mau taat. Mereka heran melihat pelajaran dan perbuatannya tetapi menghina karena melihat ia orang Nazaret, anak Yusuf dan Maria dan mereka merasa sama atau lebih tinggi dari Yusuf Maria. Sekalipun orang hina, kecil, tetapi kalau Roh Allah ada di atasnya, terimalah dia. Luk 4:18, Yoh 1:33. Ini harus jadi patokan kita, sekalipun tua Luk 2:25, muda: Daud 1Sam 16:13, bodoh seperti Petrus, miskin seperti Lazarus dll, hati2 jangan melawannya. Sebab orang yang melawan orang yang benar dan diurapi Roh Kudus, itu melawan Allah dan hebat akibatnya 1Kor 10:22. Kita bisa check lebih lanjut dari pengajarannya itu sesuai dengan Firman Tuhan atau tidak dan buah2 hidupnya Mat 7:15-16, 1Tim 4:16. Sekalipun buahnya tidak atau kurang betul (atau ada cacatnya) tetapi kalau pengajarannya betul, taatlah, jangan berontak dan melawansebab kita tidak taat pada orangnya tetapi taatpada Firman Tuhan Mat 23:3. Dia yang kita taati dan sembah dan Dialah pengharapan kita sampai kekal.

Sebab itu kita harus taat akan pemimpin2 yang mengajar kita dan menghormatinya. 1Tim 5:17. Jangan suka melawan, apalagi karena hidup tidak tertib, sombong, dan berbuat salah itu melawan Allah dan dahsyat akibatnya. Kalau mungkin kita belum sepaham dengan ajarannya, tanyakanlah lebih lanjut tetapi tetap tunduk, jangan berontak seperti Ibr 13:17. Seringkali yang dilawan adalah pemimpin2 kecil, sebab merasa tidak kalah. Belajar rendah hati apalagi kalau perintahnya betul, jangan melawan yang benar. Belajar taat pada Tuhan dan hamba2Nya yang diangkat di atas kita, kalau perlu antri sekalipun kita dipakai Tuhan dengan heran oleh anugerahNya! Jangan cara2 dan kebiasaan dunia dibawa masuk dalam Gereja, yaitu takut dan hormat pada orang besar dan menghina orang kecil, itu bisa celaka sebab sekalipun kecil kalau benar, ia ada di pihak Allah, berarti berani dan melawan Allah Bil 12:8-9, dahsyat akibatnya!

11.c. Yang berjalan dalam kegelapan dan tidak mempunyai terang?

Tuhan menawarkan untuk orang2 yang berjalan dalam gelap, tidak tahu mau pergi ke mana Yoh 12:35. Jangan pakai terang sendiri, semua terang sendiri itu kegelapan. Yang menjadi terang hanyalah Tuhan Yesus Yoh 8:12; 9:5; 12:46. Sebab itu jangan mengandalkan terang dari uang, senjata, politik, ilmu jiwa, ilmiah dll.

Semua pengertian, kepintaran dan terang dari manusia boleh kita pakai untuk hal2 yang fana asal tidak bertentangan dengan Firman Tuhan, dan tetap dalam kontrol Roh Kudus dan Firman Allah, itu yang menjadi patokan kita di dunia sampai kekal.

Terang manusia tidak cukup. Saul orang yang pintar, bisa mengambil hatiseluruh rakyat, tetapi tindakannya begitu keji, begitu bodoh. Kepintaran manusia itu kebodohan di hadapan Allah 1Kor 1:20-25. Orang yang bisa sadar akan bergantung penuh pada Allah dan pasti indah. Yusuf bukan tandingan Firaun, tetapi ternyata Firaun tahu bahwa hanya Yusuf yang bisa menolong Mesir, karena ada hikmat Allah.

10.d. Biarlah ia percaya dalam nama Tuhan dan bersandar pada Allah.

Ini adalah keputusan dan keyakinan orang yang celik matanya, sebab bagaimanapun juga tidak ada yang bisa mengalahkan terang Allah yang heran. Orang yang sadar mau bersandar pada Tuhan sehingga menyucikan hidupnya 3Yoh 2 supaya Roh Kudus bisa bekerja di dalam dirinya dan ia beroleh terang yang dari Tuhan 1Kor 2:10. Roh Kudus bisa mencelikkan mata hatinya sehingga bisa mengerti rahasia Allah yang dalam2. Ini yang dipegang dan dipercayai, sebab Firman Tuhan pasti jadi, tidak akan mustahil Luk 1:37. Orang yang terus tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan dan terus taat (Pil 3:16) akan Firman Tuhan, itu mempunyai fondasi yang teguh Mat 7:24-29 sehingga dalam badai, air bah atau hujan deras, bisa tetap berdiri teguh dan kuat selalu, bahkan bisa tumbuh dan ber-buah2 dalam kesukaran. Terang Allah cukup dalam segala keadaan, terang manusia sangat terbatas dan bukan pondasi yang betul untuk hidup rohani kita. Sebab itu banyak berdoa minta tolong Roh Kudus mencelikkan mata kita dan terus belajar dan tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan 2Pet 3:18, supaya kita betul2 bisa berharap pada Tuhan.

YES 50:11. ORANG YANG MEMAKAI TERANGNYA SENDIRI.

11.a. Lihatlah, semua kamu yang menyalakan api.

Inilah manusia yang menyalakan apinya sendiri, tetapi itu berarti kegelapan dan kebodohan di hadapan Tuhan. Mengapa? Sebab:

  1. Kepintaran manusia terbatas, kadang2 hasilnya bukan tertolong tetapi terpuruk. Dipikir sudah bagus cara dan siasatnya, tetapi akibatnya celaka total.
  2. Tindakan dengan akal itu sering melawan Allah dan hukum2Nya, maka justru ia menjadi musuh Allah dan celakanya makin besar, misalnya Yerobeam yang diangkat Tuhan, itu luar biasa. Tanpa Allah ia tidak akan dapat berdiri melawan Salomo dan putranya. Tetapi sesudah diangkat Tuhania menyalakan apinya sendiri, ia berusaha mengokohkan kedudukannya, ternyata yang dibuatnya itu melawan Tuhan, dengan membuat dua berhala lembu emas di Dan dan Bethel, itu betul2 siasat yang sangat bodoh dan membinasakannya, seperti “tahi” di hadapan Tuhan. 1Raj 12:29,33; 14:10. Ia menyalakan api untuk membakar dirinya sendiri sampai dalam Neraka. Juga Achab dll. Mereka menyalakan apinya sendiri. Orang yang bodoh melihat Achab itu pintar dan cukup berhasil sebab negerinya cukup kokoh bahkan sampai Yosafat kagum2 pada Achab. Mereka melihat dengan mata manusiawi, tidak dalam terang Firman Tuhan dan Roh Kudus. Banyak orang tidak bisa mengerti sebab pakai akalnya sendiri seperti Yosafat, sebab itu ia hampir mati, tetapi seluruh keluarga dan kerajaannya rusak karena ia memakai pikirannya sendiri, padahal ia sudah belajar banyak Firman Tuhan. Begitupula banyak orang kagum pada Saul, Absalom dan membelanya mati2an, padahal pikiran dan perbuatannya terlalu sangat keji.
  3. Iblis bekerja dengan bebas, menipu, menyesatkan dan menjerumuskan orang2 ini makin jauh dalam kebinasaan kekal. Orang yang hidup dalam kesucian, Roh Kudus akan bebas bekerja di dalamnya, tetapi orang yang hidup dalam dosa, iblis bebas bekerja dalam dia, menyesatkan dan membinasakannya, lebih2 sebab iblis itu jauh lebih pintar dari manusia yang paling pintar (tanpa Allah).. Bagaimanapun pintar dan kuatnya manusia, ia sangat tidak sebanding dengan kekuatan dan kepintaran iblis apalagi Lucifer. Biarpun pintar dalam keuangan, dagang, kesehatan, pelayanan, keluarga dll, jangan menyalakan api sendiri. Jangan pakai hikmat dan kekuatan sendiri, tetapi tetap harap Tuhan supaya kepintarannya itu dikontrol oleh hikmat Allah, yaitu ber-tanya2 Tuhan dan dapat persetujuan, sejahtera dari Roh Kudus.

Paulus ahli Taurat yang pintar, tetapi ia tetap harap Tuhan dan pimpinanNya dan berkembang dengan indah dalam jalan Tuhan, dan Tuhan memberinya banyak hikmat 2Kor 12:7 sehingga menjadiindah dan berkenan pada Tuhan. Musa orang pintar, terdidik dalam istana Firaun tetapi tidak berani berjalan sendiri Kel 33:15 sebab ia selalu bersandar pada Tuhan sehingga pelayanannya jadi indah bahkan sempurna. Tetapi Achitofel yang betul2 pintar dan lihai, sehingga orang yang bertanya padanya itu seperti bertanya pada Tuhan, luar biasa, pintarnya 2Sam 16:23. Ia hidup dalam dosa membenci Daud hendak membinasakannya (balas dendam). Tetapi ia tidak bisa mengalahkan Tuhan, yang membela DAud yang sudah bertobat. Tuhan menyekat jalannya dan matilah Achitofel.

11.b. Yang mengelilingi dirimu sendiri dengan bunga api.

Orang yang menyalakan api, ia bermain api dan api ada di mana2 mengelilingi dirinya sendiri dengan bunga api. Inilah orang yang memakai akal dan kekuatannya sendiri, ia akan menjadi mangsa iblis dan akhirnya terbakar habis. Ams 26:18. Kekuatan dan kepintarannya seperti jerami dan perbuatannya seperti bunga api, semuanya terbakar sampai hangus bersama, tidak ada yang bisa memadamkan.

Tanpa Tuhan Yesus, tanpa pertolongan Allah Yoh 3:16 akhirnya semua manusia akan habis, binasa dalam Neraka. Juga orang beriman yang berusaha seperti orang dunia dengan kepintaran dan kekuatannya sendiri akan habis seperti jerami dan api, terbakar, hangus dan habis Yes 1:31. Pelita orang fasik dan api dapurnya akan padam semua. Ay 18:5. Manusia habis dengan penderitaan Ay 5:7. Inilah manusia tanpa Allah, sia2, akhirnya binasa dalam neraka. Kalau kita bisa percaya pada Tuhan itu untung, baru ada keselamatan. Hanya Tuhan Yesus jalan keselamatan, tidak ada yang lain. Yoh 14:6. Semua usaha manusia mencari keselamatan kekal itu sia2 sebab harus ada penebusan dosanya.

Kita yakin akan kebenaran Firman Tuhan dan bersyukur, jangan sampai hilang keselamatan yang begini besar Ibr 2:3.

11.c. Berjalanlah dalam terang dari api mu dan dalam bunga api yang sudah kamu nyalakan.

Orang2 yang tidak percaya, mengambil jalannya sendiri itu seperti bermain dengan api dan bunga api, yang hanya bisa membakar dan menghanguskan di dunia dengan api penderitaan rohani dan dalam laut api dengan api kekal untuk tubuh dan rohnya.

Tanpa iman tidak ada yang bisa diselamatkan dan tidak ada harapan, kekuatan dan perbuatannya hanya seperti jerami dan percikan api, terbakar habis. Yes 1:31.

Orang yang hanya melihat dunia yang kelihatan itu akan bergairah mengusahakan dan mengejar perkara2 besar dalam dunia. Tetapi orang yang celik mata hatinya tahu bahwa semua yang dikerjakan di bawah matahari ini sia2 dan tahi angin belaka Pkh 1:15. Kalau kita mengerti maka:

  1. Kita bersyukur akan Tuhan yang sudah menyelamatkan kita dari perkara yang sia2.
  2. Kita begitu gembira hidup bagi Kristus untuk mencari perkara2 yang kekal dengan hidup bagiTuhan Pil 1:21 dan mati jadi untung. Tetapi orang2 yang hidup hanya untuk dunia ini, mati jadi rugi dan celaka, apalagi kalau harus menunggu hukumannya untuk kekal, betul2 hidup yang sia2 seperti tahi angin saja. Semua kebesaran dan kemuliaan manusia itu hanya sebentar lalu lenyap seperti bunga rumput 1Pet 1:24-25. Sekalipun amat besar dan mulia semua akan lenyap tiba2 Luk 12:20-21. Ini orang yang bodoh di hadapan Tuhan, seperti orang kaya dalam Luk 16:25, semua lenyap dan sia2.

Apalagi kalau di dunia sudah tidak ada harapan apa2, misalnya kanker ganas; di negara2 tertentu mereka minta “mati bahagia” yaitu lepas dari sengsaranya dengan dibunuh = Euthanasia. (Beberapa negara mengizinkan). Bahkan karena ditipu oleh iblis. Beberapa banyak orang mati, bunuh diri sebab dunia ini kosong bagi mereka bahkan bunuh diri ber-sama2 25 orang (sekte sesat dari solar temple, 47 mil Timur Geneva. Betapa sedih orang2 yang matanya buta oleh pekerjaan iblis 2Kor 4:4. Sebab itu mereka perlu ditolong untuk melihat harapan yang begitu indah dan mulia yang dikerjakan Allah dalam Tuhan Yesus Kristus Yoh 3:16. Tetapi orang yang tidak mau percaya akan tetap binasa.

11.d. Inilah yang akan kamu dapatkan dari tanganKu, engkau akan berbaring dalam penderitaan.

Di dunia kemuliaan dan kebesaran manusia hanya sebentar seperti kemuliaan kembang rumput. Sesudah itu Tuhan mengadili semua manusia sebagai Hakim bumi yang adil 2Tim 4:1, maka upah dosa itu maut Rom 6:23. Tanpa Kristus, hidup di dunia, sekalipun juara dan dapat tingkat yang tertinggi, tetap sia2 dan akhirnya akan berbaring (tidak berdaya) dalam penderitaan kekal di Neraka. Begitu sia2 dan segala usaha dan ibadah di luar Kristus. Juga iblis selalu menipu dengan menjanjikan banyak hal2 indah dalam dosa dan hawa nafsunya, tetapi semua itu sia2. Apalagi kalau sakit tanpa harapan, atau jadi korban kecelakaan, perang, pembunuhan dsb, begitu dahsyat dan sia2. Tetapi orang yang beribadah kepada Tuhan, lekat pada Tuhan dengan sungguh2, ada hidup kekal yang sangat indah dan mulia menunggu. Juga di dunia juga ada “sekolah” yang sangat indah, penuh sukacita dan gairah, sebab ada sambungan dan pahala yang mulia. Sekalipun akhirnya juga mati, tetapi itu untung untuk kekal. Sebab itu hiduplah bagi Kristus, sekalipun masih bekerja dan bergumul dalam hal2 sekuler dan jasmani Gal 2:19-20, tetapi dengan Tuhan semua menjadi pengalaman manis, indah dengan sukacita dari Tuhan Neh 8:11 dan kepuasan yang memancar sampai hidup yang kekal Pil 4:4,7, Yoh 7:38, Yez 47.

Di dalam Kristus, hidup ini menjadi sangat berarti, sangat indah dan mulia, bahkan sudah bisa mulai sebagai permulaan Surga di bumi Yoh 4:14, tergantung dari tingkat rohani masing2, makin dekat Tuhan, makin indah seperti di Surga. Lebih2 dalam Minggu ke-70 Daniel, seluruh tubuh Kristus di jalan sempit akan mengalami ber-sama2 Surga di bumi yang indah, karena Gereja akhir zaman itu tingkatannya dalam Roh (dalam Ruangan Suci) sebab terpisah oleh Polarisasi Wah 22:11 sehingga yang sungguh2 jadi sangat indah. Sesudah pengangkatan tingkat Halaman dan Luar Halaman akan di-injak2 Antikris dan itu permulaan dari Neraka di dunia.

KESIMPULAN.

ayat 10. Orang yang takut akan Tuhan dan taat akan hamba2Nya itu hidup jadi indah di dunia dan segala keperluan atau fasilitas yang diperlukan, diberikan Allah dengan limpah sesuai dengan kemampuannya menerima segala hal2 yang fana ini. Sebab itu percayalah pada Tuhan, jangan bersandar kepintaran dan kekuatan sendiri. Percaya dan bersandar pada Tuhan.

ayat 11. Jangan mengandalkan kekuatan dan kepintaran sendiri, sekalipun indah, dunia akan makin nyata kosong dan sia2, dan jadi penderitaan kekal sesuai dengan tingkat2 dosa yang dilakukannya.

 

Nyanyian:

Semua manusia seperti rumput. 1Pet 1:24-25.