YS255 – Yes 50:6-9. Penderitaan Kristus.

6.a. PENDERITAAN SEBAGAI KORBAN TEBUSAN.

Aku memberikan punggungKu pada orang yang memukulKu dan pipi-pipiKu kepada mereka yang mencabuti rambut* ku.

(*L,B,N: Janggut).

Ini adalah nubuatan tentang penderitaan Kristus sebagai korban tebusan bagi kita, Ia dianiaya dan di salib, ditampar pipiNya, diludahi, dicabuti rambut (atau janggutNya) Mat 27:30, Mrk 15:19, Luk 18:32, dicambuk dan dianiaya sampai mati pelan2.

Mengapa harus dianiaya, mengapa tidak langsung dibunuh saja supaya tidak menderita? Sebab Ia menderita karena menanggung segala dosa manusia. Penjahat yang sangat jahat dan keji itu patut dianiaya dengan sengsara salib sampai mati dan begitulah Putra manusia Yesus menderita yang terberat untuk semua orang, tetapi juga bilurNya menyembuhkan penyakit kita dan darahNya mengampuni dan melepaskan kita dari segala dosa dan ikatannya Yes 53:3-5, 1Pet 2:24. Dengan sadar Ia menyediakan diriNya dianiaya sebagai ganti dosa kita, sebab Ia tahu ini untuk menebus dosa kita. Sebab itu Ia bisa mengatakan hukum2 baru yang diberikan dalam Mat 5:39-40 dll. Tetapi kita, kita tidak bisa menggantikan hukuman atas dosa orang lain, bukan sebagai korban tebusan (harus anak domba yang tidak bercacat cela), tetapi sebagai korban yang hidup, kudus dan berkenan kepada Allah (WL: korban yangberbau harum) Rom 12:1-2, yaitu meskipun kita menderita, kita tidak bereaksi dosa, kita mengampuni dan memberkati musuh Mat 5:45. Sebab itu kita disuruh cerdik seperti ular tetapi tulus seperti merpati Mat 10:16. Jangan menderita karena kebodohan, tetapi kalau toh kena itu berarti tidak kebetulan, Tuhan mengizinkan untuk pengolahan kita, sebab kalau kita lulus, kita meningkat lagi satu tingkat. Justru untuk itu kita di “tanam” dalam dunia yang penuh kejahatan untuk mengolah dan menumbuhkan kita dalam kemuliaan Allah Rom 7:17-18. Trimalah segala penderitaan yang tidak bisa ditolak sebagai pengolahan untuk menjadi berkat dan tumbuhlah dengan sukacita Yak 1:2, tetapi jangan menderita karena dosa atau kebodohan 1Pet 4:14-16.

Kadang2 Tuhan izinkan penderitaan itu sampai mati seperti Ay 13:15; sepertirasul2, tetapi juga bonusnya lebih besar. Ini bonus Hujan awalHampir semua rasul2 mati syahid dengan bonus yang besar (Rom 8:17, 1Pet 4:14, Mat 5:10-12) mungkin dengan ini tingkatannya melompat naik sampai sempurna, kita tidak tahu, tetapi pasti banyak. Begitu juga bagi kita, baik di dalam atau di luar Gereja, Tuhan izinkan beberapa penderitaan bagi kita. Sebab itu dalam persekutuan beri batas2 pengampunan yang besar (Hujan awal sampai mati), supaya tidak ada JMPE (Jengkel Mangkel Pegel Emosi) dan sakit hati, tetapi tetap ada persekutuan dalam Roh yang indah, tetapi tetap tertib dalam kesucian,  tidak setuju dengan dosa dan tipu dayanya. Satu kali kita juga harus sudah mahir dengan cara ini 2Kor 10:6.

6.b. Aku tidak menyembunyikan muka Ku dari malu dan diludahi.

Putra manusia Yesus bisa lari, bisa sembunyi, bisa lepas kalau mau, tetapi Ia menyerahkan diriNya untuk ditangkap Yoh 18:8. Jangan takut menghadapi perkara2 yang jahat dalam Gereja atau di luar Gereja. Seringkali karena tidak senang, tidak lagi mau bertemu, mau lari dan sembunyi. Minta pimpinan Roh Kudus. Jangan takut! Tidak semua orang melawan kita, seringkali dengan kesaksian dan sikap kita dalam pimpinan Roh Kudus, orang2 yang cinta Tuhan akan bergabung bersama kita dan yang melawan akan makin terpisah Yoh 10:19. Selalu ada yang pro dan kontra. Ini akan makin nyata dalam akhir zaman ini Wah 22:11 terjadi polarisasi. Kita harus cerdik, tetapi jangan bersembunyi, kalau Roh memimpin kita, hadapi, majulah dan Roh Kudus akan mengerjakan yang indah2 sesuai dengan rencanaNya.

YES 50:7. TIDAK MALU.

Karena Tuhan Allah akan menolongKu, sebab itu Aku tidak akan dipermalukan. Sebab itu Aku memasang mukaKu seperti batu gunung* dan Aku tahu bahwa Aku tidak akan dipermalukan.

(*L: besi, B: gunung batu).

Orang benar diperlakukan sebagai penjahat besar, 100% terbalik sangat hina tetapi Putra Manusia Yesus bersedia untuk memikul dosa kita!

Ini sebaliknya dari Lucifer yang begitu sombong, mencari kedudukan, tetapi Putra manusia Yesus direndahkan amat sangat sepanjang pelayananNya dan hidupNya di bumi, apalagi pada puncak2nya waktu di salib. Justru orang yang tumbuh kepada kesempurnaan itu mati dari segala kesombongan, tidak malu lagi, se-olah2 mukanya itu seperti batu besi atau seperti batu gunung. Orang yang makin sombong akan makin malu kalau direndahkan, tidak tahan; makin sombong makin mudah tersinggung, tidak tahan dipermalukan. Tetapi Putra manusia Yesus bukan malukarena berbuat dosa (Ia tidak pernah berbuat dosa), tetapi karena taat melakukan kehendakBapa. Biasanya manusia mengharapkan penghargaan dan penghormatan atas segala perbuatannya dan bangga. Tetapi kita harus belajar bisa direndahkan. Seringkali orang yang sudah dipakai Tuhan dengan heran, terlalu ditinggikan dan dipermuliakan (memang seharusnya kita menghormati orang2 yang dipakai Tuhan dengan sungguh2, tetapi tidak ber-lebih2, tidak dikultuskan, sebab semua berasal dari Allah dan patut Dia yang ditinggikan dan di”dewa2″kan). Sikap kita harus seperti Yohanes pembaptis Yoh 3:30 kita sama sekali tidak patut menerima sedikitpun kemuliaan, itu hanya patut bagi Tuhan.

Kalau toh kita dihargai dan dihormati, jangan bangga tetapi kembalikan segala puji hormat kepada Tuhan, yaitu dengan sadar kita bersyukur, sebab bukan kita tetapi Roh Kudus yang mengerjakannya itu di dalam kita dan minta hikmat Tuhan untuk memuliakan Tuhan.

Kalau kita dihina, jangan tersinggung, tetap bersukacita dan tidak bereaksi dosa. Terimalah segala kasus2 penghinaan, asal bukan karena dosa, dan terus taat menurut pimpinan Roh Kudus supaya sekalipun kita direndahkan, nama Tuhan dipermuliakan. Jangan ingin dipuji dan dibesarkan, itu bukan jalannya kepada kesempurnaan Kristus, tetapi permuliakan Tuhan dengan minta pimpinan Roh. Kalau tindakan orang2 yang merendahkan kita keliru, usahakan untuk menjelaskan. Supaya jangan ia melawan kebenaran, sebab itu celaka baginya. Kalau ia tidak mau, jangan sakit hati, kembalikan pada Tuhan. Rom 12:19. Dia Hakim yang adil.Ini tampaknya sederhana tetapi ini salah satu bagian yang harus kita hadapi, bahkan sering. Bukan mencari kepujian manusiawi tetapi kepujian dari Tuhan Rom 2:29, Yoh 12:43. Kalau toh direndahkan, tetapi tidak kalah, tetap di pihak Tuhan, pemenang di atas se-gala2nya. Apalagi dalam Minggu ke-70 Daniel menghadapi serangan dari 3 Antikris pendahulu, justru waktu mau direndahkan, kemuliaan Allah datang seperti Kis 16:25; 5:42. Juga waktu Yosua, Kaleb direndahkan dan mau dirajam, kemuliaan Allah datang Bil 14:10. Kemuliaan dari Tuhan itu luar biasa, sekalipun direndahkan, di dalamnya ada kemenangan dan kemuliaan Allah yang besar, dan nama Tuhan dipermuliakan! 1Pet 4:14.

YES 50:8. HAKIM ITU DI DEKATKU.

8.a. Ia yang membenarkan Aku itu ada di dekatKu. Tuhan Hakim atas segala perkara kita itu selalu ada dekat. Tidak ada yang terjadi kebetulan. Semua harus dengan izin dari Tuhan seperti yang jelas tampak pada Ayub. Yang penting kita hidup benar di hadapan Allah (MAK = di Mana saja, dalam keadaan Apa saja, dan Kapan saja) dan terus melakukan kehendak Allah, maka kita aman dalam perlindungan Tuhan. Tuhan selalu ada di dekat kita, jangan membalas sendiri, jangan bereaksi dosa tetapi dengar suara Roh dan taat, sebab dalam pimpinan Roh Kudus kita akan dapat menghadapi segala musuh kita.

8.b. Siapa yang akan berbantah-bantah dengan Aku? Marilah kita berdiri ber-sama2, siapakah lawanKu? Biarlah ia datang dekat kepadaKu.

Kalau kita harus berhadapan dengan lawan kita, jangan takut Tuhan akan memberi jawaban yang tepat, dan pimpinan untuk bertindak dengan tepat. Lebih2 dalam Hujan akhir, tiga Antikris akan datang dekat pada kita, seperti dahulu pada Putra manusia Yesus. Jangan takut, akan ada kelepasan dan kemenanganyang heran2, sebab rencana Allah sebagai bonus Hujan akhir bukan mati syahid tetapi lepas dari kematian, tidak mengalami kematian tetapi diangkat hidup2an, luar biasa. Semua ini dibayar lunas oleh Tuhan Yesus bagi kita. Jangan takut, Antikris akan datang ber-hadap2an, makin dahsyat sesuai dengan rencana atau proyek penamatan Allah. Kalau dalam Hujan awal ligabo (Lima Gadis Bodoh) masih bisa ikut dalam rencana menanam Gereja mula2, tetapi untuk panen Gereja akhir zamanharus ligabis (Lima gadis bijaksana). Kalau ligabo akan tertinggal, tidak cukup untuk ber-hadap2an dengan musuh si Antikris.Sebab itu kita harus ekstra meningkat seperti lima gadis bijaksana, sebab juga tantangan amat besar. Banyak orang masih tidak peduli, akibatnya dahsyat. Berilah perhatian, Dia ada di dekat kita, tetapi juga musuh mendekat, jangan takut,tumbuhlah terus ber-sama2 Tuhan.

YES 50:9. PUTRA MANUSIA YESUS TIDAK SENDIRIAN.

9.a. Lihatlah, Tuhan Allah akan menolongKu.

Putra manusia tidak sendirian dalam hidup dan pelayananNya. Mat 1:23. Imanuel adalah nama Putra manusia Yesus, bukan hanya Nama, tetapi benar2 Allah besertaNya.

Seringkali dalam kesukaran kita berharap Tuhan beserta kita untuk menolong kita. Itu betul dan indah. Tetapi pada waktu keberkatan, waktu semua tenang banyak orang tidak lagi mau disertai Tuhan sebab ia mau hidup menurut daging, menurut kehendaknya sendiri dan dia tahu Tuhan tidak suka. Orang seperti ini, dalam kesukaran juga tidak akan disertaiTuhan. Tuhan tidak ingin kita taat hanya dalam sebagian segi hidup kita, lalu dalam bagian2 lain kita jalan sendiri. Tuhan dibawa besertanya hanya kalau dibutuhkan, seperti payung, dibawa kalau perlu meskipun berjalan dengan Tuhan itusulit sebab harus mematikan daging. Tuhan Yesus bukan hanya waktu dibutuhkan, tetapi Dia terus menerus hidup di dalam kita Gal 2:19-20. Bukan kita lagi tetapi Kristus yang hidupdalam segala segi hidup kita. Ini berarti disucikan MAK DSS (diMana saja, Kapan saja, dalam hal Apa saja, Dahulu, Sekarang, dan Se-lama2nya).

Jangan seperti carang yang bergantian Lekat Lepas, akan Layu dan Lenyap, binasa Yoh 15:5 llLL (L4).

Putra manusia Yesus dalam segala segi hidupNya selalu lekat, tidak pernah lepas, sekalipun sampai mati di Salib, Ia tetap taat sampai mati Pil 2:8. Ini menjadi contoh dan pegangan kita seperti Ayub, apapun yang terjadi ia tetap lekat pada Tuhan Ayb 13:15.

9.b. Siapakah dia yang hendak menghukumkan Aku?

Secara lahiriah adalah orang2 Yahudi, Ahli Taurat, orang Parisi dan Imam2 yang tidak percaya dan iri benci kepadaNya.

Dalam dunia roh, iblislah yang hendak membunuh Putra manusia Yesus yang adalah Putra Allah yang kekal.

Bapa di Surga memang mengorbankan PutraNya untuk jadi korban tebusan bagi manusia supaya manusia diselamatkan. Begitu juga Tuhan seringkali menyerahkan kita dalam sengsara dan penderitaan dan se-olah2 tidak ditolong seperti dalam Ul 8:2. Ini karena Tuhan bermaksud untuk mengolah kita. Kuasa Tuhan untuk menolong kita se-olah2 tidak nyata. Tetapi dalam keadaan ini akan tampakbagaimana reaksi kita, tetap taat, cinta Tuhan dan mau menderita karena Tuhan (sebab “tidak ditolong Tuhan”). Ini untuk sesaat, kalau kita lulus, maka kita akan terlepas dan meningkat, makin tumbuh dalam rencana Allah yang mulia.

Dalam pencobaan kuasa Allah terhadap musuh kadang2 se-olah2 tidak nyata sehingga musuh bisa berlaku se-wenang2 terhadap kita (seperti dalam kasus Ayub, Abraham, Daud dll). Tetapi kuasa Allah dalam kita tetapi nyata bahkan limpah, sehingga kita menjadi kuat, bisa mematikan daging, tidak bereaksi dosa, tetap taat akan Firman Tuhan, bisa mengampuni musuh dan tidak membencinya, ini berkenan pada Tuhan.

Jadi kuasa Allah terhadap musuh se-olah2 macet tetapi di dalam kita tetap bekerja dengan nyata sehingga kita bisa tetap hidup suci dan taat melakukan kehendak Allah sampai lulus; baru sesudah itu musuhnya “disingkirkan”, sudah tidak perlu!

9.c. Bahwasanya mereka semua akan menjadi tua seperti pakaian yang dimakan habis oleh ngengat.

Betul orang jahat dan musuh yang menyiksa kita tampaknya sehat dan segar, sukses dan berkemenangan, tetapi mereka semua itu seperti pakaian tua, sedikit kena sesuatu, robeknya sudah besar dan hancur, tidak bisa dibetulkan lagi, berarti hancur, binasa, tamat.

Musuh itu ada waktunya sendiri untuk digarap  Tuhan Rom 12:19. Jangan pusing atau takut Tuhan akan memberesi mereka. Baik itu orang beriman yang melawan Tuhan dan melawan orang2 benar, (seperti Korah cs melawan Musa, orang2 Parisi yang melawan Putra manusia dll) atau orang2 di luar, Tuhan sanggup menyingkirkan mereka sesudah kita lulus. Kalau Daud terus lulus dan selesai “paket”nya dengan Saul, maka Saul habis, binasa dan celaka sebab tidak mau bertobat dan melawan Allah, sebab melawan kebenaran. Begitu juga orang2 yang melawan Musa, satu per satu pada waktunya akan dibinasakan Allah bahkan dengan dahsyat sekali. Juga musuh Gereja, satu per satu akan dibinasakan. Kalau umat Tuhan terus menang, “paket”nya lebih cepat selesai. Kalau sebentar menang, sebentar gagal, maka waktunya habis makin lama, sebab tidak selesai. Paulus dengan penuh penyerahan me-muji2 Tuhan dalam penjara tanpa benci dan dendam sebab itu langsung kuasa Allah turun dan ia lepas. Dengan cepat “paket” yang ini selesai dan kuasa Allah turun dan Paulus lepas. Semua paket2 Putra manusia Yesus selesai, sehingga hanya dalam 3,5 tahun, Ia menamatkan tugasNya dengan sempurna dan kemudian dipermuliakan.

Belajar jalan dalam Roh dan tetap taat, maka musuh akan seperti kain larah dan binasa pada waktunya.

KESIMPULAN.

Tuhan Yesus adalah contoh kita, terutama dalam sengsara dan penderitaanNya 1Pet 2:21-24. Jangan kuatir apapun sebabnya, semua dalam tangan Allah dan orang yang taat dipimpin Roh dalam akhir zaman, akan mendapat bonus Hujan akhir  dan lepas dari kematian ikut pengangkatan bahkan ada yang menjadi sempurna.