YS254 – Yes 50:3-4. Tuhan Ditinggalkan.

Yes 50:3-4. Tuhan Ditinggalkan.

Sambungan dari Yes 50:4.

4.c. Kepada orang yang lelah.

Jiwanya lelah oleh karena berat tindisan dosa. Tetapi Firman Tuhan memerdekakannya asal mau terima dan taat Yoh 8:32. Belajar pada Firman Tuhan Mat 11:28-30 mau pikul salib supaya bisa taat, Roh Kudus akan membuat semuanya berhasil dan hatinya akan sejahtera, ada perhentian dalam hidupnya.

4.d. Ia membangunkan dari pagi ke pagi.

Ini adalah cara2nya untuk bisa memiliki lidah terdidik yaitu:

  1. Doa. Pada setiap pagi, ini adalah saatnya orang berdoa Mrk 1:35. Bukan hanya 1 kali, tetapi setiap pagi ke pagi, terus menerus. Tanpa pekerjaan Roh Kudus yang limpah, Firman Tuhan menjadi tertutup dan membosankan, sebab tidak bisa taat, justru jatuh disini dan disana dalam hal ini dan dalam hal itu. Yes 28:13.

Orang yang penuh dan dipimpin Roh  terus menerus, caranya dengan berdoa senantiasa dalam Roh dan kebenaran 1Tes 5:17, Yoh 14:23, Ef 6:18, Jd 20. Orang seperti ini ada “di dalam” dan akan menerima banyak pengertian dari Firman Tuhan yang dibaca atau diselidiki Mrk 4:11. Tanpa pertolongan Roh Kudus, akal kita tidak cukup. Bahkan orang yang hanya mengandalkan akal, apalagi tidak melakukannya, akan dengan mudah memutarbalikkan Firman Tuhan sehingga mendatangkan kebinasaan bagi dirinya sendiri 2Pet 3:16. Sebab itu perlu limpah dengan berdoa dalam Roh dan hidup benar, sehingga mata dicelikkan dan kita bisa mengerti kebenaran Firman Tuhan.

  1. Membangunkan telinga.

4.e. Ia membangunkan* telinga saya untuk mendengar seperti orang yang terdidik.

TL: dijagakannya telingaku.

TB: Mempertajam pendengaranku.

Telinga dibangunkan.

Bagaimana cara Tuhan membangunkan atau membuat telinga kita peka, tajam akan suaraNya? Ini memerlukan keputusan pribadi untuk mau Luk 12:57 dan ini berarti:

  1. Mau salib sebab kehendak Roh dan daging itu bertentangan Gal 5:16-17. Sebab itu kalau kita mau taat, kita harus suka menyangkal diri, pikul salib setiap hari mengikuti FirmanNya Luk 9:23. Tanpa mau pikul salib dan tanpa pertolongan Roh Kudus, taat itu terlalu berat sehingga tidak sanggup dan gagal Mat 26:41. Kalau sungguh2 mau, berarti mau pikul salib, maka Roh Kudus akan menguatkan dan berhasil.
  2. Mau taat akan Firman Tuhan. Kalau kita terus menerusmau taat melakukan Firman Tuhan, justru kita menjadi makin peka, makin dibangunkan atau makindipertajam pendengaran kita. Ini akan membuat hidup kita bisa terus berjalan dalam Roh, taat menurut pimpinanNya, sehingga hidup ini akan makin indah. Orang yang taat itu berjalan dalam Roh yaitu berjalan dalamrilnya Tuhan, ia akan mengerti dan bisa melakukan rencana Allah yang indah, dari kemuliaan kepada kemuliaan. 2Kor 3:18. Ini berarti hidup ini makin lama akan makin indah kalau kita terus mau taat dipimpin Roh, terus berjalan di ril kehendak Tuhan selalu. Belajar taat menurut kehendak Allah meskipun ada hal2 yang tidak enak dan tidak menyenangkan, tetapi taat di jalan Tuhan. Seperti Yusuf dalam jalan Tuhan bukannya makin baik, tetapi makin celaka, orang berkata: makin sial. Ini dialaminya cukup lama yaitu 23 tahun. (Juga Daud 13 tahun, rata2 persiapan itu butuh waktu 30 tahun, seperti Putra manusia Yesus, Yohanes Pembaptis dll). Sebab itu taatlah selalu baik berkata, bertindak, berjalan, berbuat apa sajadalam pimpinan Roh Kudus. Hidup seperti ini akan menjadi hidup yang makin indah, terus meningkat kepada kemuliaan yang makin tinggi.

Kalau jatuh bangun dalam dosa atau menurut kehendak dan rencana sendiri menuruti daging, itu hanya menghasilkan kesukaan yang sesaat, lalu kegelisahan dan kekacauan, sehingga pertumbuhan  rohaninya macet bahkan mundur.

Kalau kita mau dipimpin Roh, bertekun berdoa dan belajar Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus, termasuk 7 KPR dan terus taat akan suara Roh, maka kita akan tumbuh terus, makin indah makin mulia dalam rencana Allah.

Inilah lidah orang yang terdidik, bukan mengatakan kata2 dunia kedagingan atau tipu daya setan sehingga hidup atau pelayanannya jadi gelap. Berapa orang memakai lidahnya dengan salah menurut daging dan kehendakNya sendiri sehingga langit menjadi gelap, pelayanan dan Gerejanya jadi gelap, orang2 yang mendengarnya tidak lagi mendengar terang Firman Tuhan tetapi dusta iblis, kata2 manusia sehingga semua menjadi gelap dan menyesatkan. Seperti orang Parisi menyesatkan murid2nya menjadi isi Neraka dua kali ganda Mat 23:45. Tetapi orang yang mempunyai lidah dari orang yang terdidik, dididik oleh Firman Tuhan dan Roh Kudus, maka ia akan menjadi terang dan membawa orang dalam kemuliaan Allah yang kekal. Kita menjadi berkat, bukan menjadi laknat.

Lidah ini bisa memberi hidup atau kematian Ams 18:21. Miliki lidah dari orang yang terdidik dalam Firman Tuhan oleh Roh Kudus, itu indah dan membawa pada hidup dan hidup yang mulia dan kekal.

YES 50:5. TELINGA YANG DIBUKA TUHAN.

Yes 50:5a. Tuhan Allah membukakan telinga saya.

Memang Tuhan yang membuat telinga kita bisa mendengar dan mata bisa melihat Ams 20:12 (lihat catatannya).

Sebab itu Tuhan menyuruh semua yang bertelinga untuk mendengar Mrk 4:23.

Mrk 4:23

Barangsiapa bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar.” (KJI)

Jangan sampai telinga kita kurang peka atau tuli.

Bisa mendengar suara Tuhan itu tergantung dari dua pihak (pihak setan mengacau, menyamar mau masuk), yaitu pihak:

  1. Allah. Kalau Ia mau bicara, ia membuat kita bisa mendengar.
  2. Kita. Mau mendengar suara Tuhan dan mau taat.

Kalau ada keduanya,baru kita bisa mendengar suara Tuhan.

Bisa mendengar suara Tuhan itu luar biasa.Bisa mendengar itu membuat hidup kita berubah jadi sangat indah. Mengapa? Sebab Tuhan tidak mau bicara pada orang yang tidak mau taat, dan yang tidak mau dibentuk dan diubah oleh Tuhan. Sebab itu kalau kita bisa mendengar suara Tuhan (Tuhan mau bicara kepada kita) itu berarti Tuhan melihat bahwa kita mau taat dan mau dibentuk, maka Tuhan akan membentuk dan mengubah hidup kita dan itu pasti akan jadi sangat indah. Kalau kita bisa mendengar suara Tuhan dengan jelas (makin peka, kita bisa mendengar suaraNya makin lengkap) maka kita lebih mudah mentaatiNya. (Ada orang mencatut nama Tuhan, ia mengaku mendengar suara Tuhan, padahal tidak, sebab ia tidak mau taat dan tidak mau berubah. Tentu kata2 Tuhan yang dipalsuitu bisa menyesatkan dirinya sendiri dan orang lain yang mempercayainya).

Samuel waktu mulai mendengar suara Tuhan, maka hidupnya mulai berubah, menjadi hamba Tuhan yang makin indah dan makin heran. 1Sam 3:4.

Saul mula2 mau taat dan Tuhan berbicara kepadanya, bahkan Tuhan memilihnya. Tetapi sesudah menjadi raja, Saul berubah, lalu ia tidak lagi mau taat, sebab itu Tuhan tidak mau lagi berbicara kepadanya dan ia tidak pernah bisa mendengar lagi suara Tuhan dan hidupnya menjadi makin gelap dan rusak. 1Sam 28:6.

Musa terus menerus mendengar suara Tuhan, bahkan setiap kali, sampai rutin setiap hari ia mendengar suara Tuhan terus menerus Bil 7:89.

Ayat2 yang tertulis: Maka Tuhan berfirman kepada Musa, ada ratusan, terlalu banyak untuk dihitung, dan Musa terus taat, sebab itu hidupnya menjadi indah dan makin lama makin indah dan makin mulia di hadapan Tuhan. Inilah yang membuat Musa jadi sangat indah bahkan jadi sempurna, sebab ia terus mendengar dan terus taat.

Bagaimana caranya Tuhan bisa berbicara kepada kita?

  1. Hanya kepada orang yang mau percaya dan hidup taat dan benar.
  2. Tekun menikmati dan menuruti Firman Tuhan dan tekun berdoa, lebih2 dalam Roh dan kebenaran (ingat 7 KPR).
  3. Terus taat dipimpin Roh. Orang yang terus taat akan makin peka.

Maka kepada orang seperti ini, Roh Kudus akan terus ber-kata2 kepadanya dalam segala perkara kecil atau besar, sehingga semua tindakan dan keputusannya jadi bijaksana.

Orang yang tidak cinta akan Firman Tuhan dan tidak mau taat akan Firman Tuhan, orang itu juga akan sulit membedakan suara Tuhan, bisa keliru mendengar suara daging dan iblis, sehingga hidupnya makin kacau dan bercampur dengan dosa.

Kalau seorang tidak bisa mendengar suara Tuhan, itu berarti putus hubungan dengan Tuhan.  Lebih2 dosa membuat hubungan manusia dengan Tuhan putus Yes 59:2. Juga semua yang berhubungan dengan dosa, cinta dunia, menuruti daging, ingin kepujian manusia, tidak mau taat dsb, akan jadi dosa. Sebab itu kita harus memelihara hubungan kita dengan Tuhan baik2.

Kalau hubungan sudah putus, lalu dibiarkan, maka hidupnya akan makin gelap dan Neraka terus menyala dalam hidupnya.

Jadi Tuhan membukakan telinga kita itu tergantung penuh dari kita sendiri. Tuhan adil dan mau membuka telinga dari semua orang percaya yang mau taat Ams 20:12. Dia tidak membedakan orang Rom 2:4.

Tetapi kalau tidak mau taat, apalagi keras hati dalam dosa (mendengar dan dengar2an akan suara daging, dunia dan iblis), Tuhan tidak bisa bicara kepadanya. Jadi kalau mau dengar suara Tuhan, itu tergantung penuh dari kita sendiri! Kalau mau taat terus, sampai dalam pikiran yang akan datang, pasti bisa. Sebab itu Tuhan memerintahkan semua umatNya untuk mendengar suaraNya Mrk 4:13, semua Gereja, yang betul bahkan juga yang salah Wah 2:7,11,17 dst, Tuhan suruh mendengar suaraNya (supaya yang salah bertobat sungguh2).

Dengarlah suara Tuhan, mau taat, akan jadi makin peka dan makin indah (sebab mau terus taat!) dan bahagia.

Yes 50:5b. Dan saya tidak memberontak.

Orang yang suka berontak tidak akan mendengar suara Tuhan. Kalau 1 atau 2 kali berontak dan mau bertobat sungguh2, biasanya Tuhan masih mau mengampuni dan kembali membuat hubungan baik. Tetapi kalau sering memberontak, sering melawan apalagi kalau sudah mengerti, sudah penuh Roh Kudus, tidak taat tetapi berontak, itu seperti Kristen babi dan anjing (2Pet 2:22). Hidupnya itu akan jadi kacau, ia mendengar suara campuran dan jadi gelap. Suara yang sering bicara dalam hatinya adalah suara setan, daging, dunia dan akhirnya jadi pos setan, gua penyamun. Tidak boleh 2 pihak, 2 suara, 2 tuan, Tuhan meludahkan orang seperti ini Wah 3:16) lalu setan mengambil alih sebagai penguasa hidupnya dan hati orang itu menjadi markas setan seperti Saul.

Jangan suka berontak akan Firman Tuhan, sekalipun dalam hal yang kecil, taatlah!

Berontak itu bukan saja dalam perbuatan, tetapi juga sampai dalam hati. Kita harus taat, tunduk, menyerah dan suci di mana saja, kapan saja dan dalam hal apa saja dan taat sampai dalam hati.(MAK). Tuhan bisa melihat rencana2 pemberontakan, juga rencana2 pemberontakan dalam hari2 yang akan datang yang belum kita jalani, Tuhan sudah tahu lebih dahulu. Sebab itu kalau Tuhan tidak memilih semua, atau memilih orang2 tertentu, ini disebabkan karenaselalu ada sebabnya dan Ia selalu adil,dan sebab Dia tahu lebih dahulu dan sudah melihat lebih dahulu. Dia selalu tepat sebab Dia tahu lebih dahulu tetapi bukan menentukan lebih dahulu Rom 8:29.

Paulus sudah dipilih dari rahim ibunya. Meskipun ia mula2 membinasakan Gereja Tuhan Gal 1:15.

Dengar suara Roh, kenali kehendak Tuhan dan jangan berontak. Orang yang tabiat atau sifatnya suka berontak, orang itu akanbanyak mendengar suara setan (sebab Roh Kudus meninggalkannya) dan setan yang akan bicara dan bekerja dalam orang2 yang suka berontak Ef 2:2. Orang2 pemberontak ini melawan Roh Kudus.

Yes 30:1

Wai anak-anak pemberontak, kata Tuhan, yang mencari nasehat tetapi bukan dari aku dan yang menutup dengan suatu tudung, tetapi bukan dari RohKu, supaya mereka dapat menambah dosa dengan dosa. (KJI)

Yes 63:10

Tetapi mereka memberontak dan mendukakan Roh Kudus-Nya; maka Ia berubah menjadi musuh mereka, dan Ia sendiri berperang melawan mereka.

Maz 78:8

dan jangan seperti nenek moyang mereka, angkatan pendurhaka dan pemberontak, angkatan yang tidak tetap hatinya dan tidak setia jiwanya kepada Allah.

Jangan anggap ringan suara pemberontak, tukang pemberontak, ini seperti Korah cs, nasibnya celaka sekali.  Jangan berontak pada Allah, dan itu juga termasuk tidak bolehberontak pada orangtua, pemimpin2 Gereja, bahkan juga pada raja2 yang memerintah dengan baik.

Masih banyak orang Kristen suka berontak pada orangtua dan pemimpin2 dalam Gereja sebab itu mereka tidak bisa mendengar suara Tuhan, hidupnya kacau, ngawur ke sana-sini gelap dan sesat, sebab suka berontak. Tuhan tidak mau bicara pada para pemberontak sekalipun sudah diangkat jadi penghulu2, pemimpin bangsa (seperti 10 pengintai Israel), juga kepada orang2 penting seperti Korah cs.

Pemberontak2 ini mendengar suara daging dan iblis, lalu mempengaruhi meracuni seluruh bangsa dengan suara daging dan suara setan, sehingga seluruh bangsa ikut berontak dan mereka sendiri dibunuh Tuhan dengan dahsyat! Bil 13:32; 14:1,10,37.

Sebab itu hati2, jangan jadi tukang berontak, sedikitpun jangan, dalam hatipun jangan. Orang yang vokal kalau betul, menurut dunia itu, baik,tetapi dalam Gereja yang dicari bukan orang yang vokal, tetapi orang yang dipimpin Roh. Kalau sarannya tidak diterima, orang vokal akan makin vokal, itu pemberontak. Kalau orang yang benar dan dipimpin Roh, kalau saranlnya tidak diterima, ia berdoa dan tetap lemah lembut dan menunggu Tuhan bekerja dan tetap mengasihipemimpin2nya. Orang yang dipimpin Roh, lebih banyak bersandar pada kuasa dan pekerjaan Roh daripada bereaksi sendiri seperti orang vokal. Orang vokal itu berani dari dirinya sendiri, tetapi orang yang dipimpin Roh, menunggu Roh Kudus dengan taat, tidak bertindak sendiri.Anak2 juga perlu dididik untuk taat, dengar2an dari kecil, jangan sampai menjadi pemberontak seperti yang banyak didapatkan pada akhir zaman ini. Memang manusia itu lebih condong pada yang gelap Yak 3:19, lalu kalau dari kecildididik untuk berani bicara, ia akan menjadi vokal, tetapi kalaukurang dididik untuk taat dan disiplin dan dipimpin Roh, akibatnya generasi akhir zaman ini akan banyak pemberontak yang vokal; juga orang2 dalam Gereja menjadi pemberontak yang vokal, sehingga Tuhan tidak bicara pada mereka. Kita semua harus tumbuh dalam Firman Tuhan 2Pet 3:18 dan limpah berdoa dalam Roh dan kebenaran 1Tes 5:17 supaya bisa selalu dipimpin Roh Rom 8:14. Kita sendiri dan anak2 kita harus diajar jangan jadi pemberontak, lebih2 dalam pemuridan, supaya Roh Kudus mau berbicara terus sehingga kita bisa terus hidup dipimpin Roh, taat akan suara Roh terus menerus.

Yes 50:5c. Juga tidak berbalik.

Harus setia, jangan ada pikiran hendak berbalik, ini suatu pikiran yang jahat. Sekalipun Ayub tidak mengerti, sangat pahit, krisis luar biasa, sudah hampir mati dan ia tahu kalau ia mati, itu dibunuh oleh Tuhan, tetapi apa yang dikatakannya? Sekalipun Tuhan membunuh saya, saya tetap harap pada Tuhan dan sayamemperhatikan jalan Tuhan di hadapanNya. Ay 13:15. Bagaimanapun juga Ayub setia kepada Tuhan (dan pada istrinya yang jelek). Sebab itu Ayub diberkati. Sedikitpun tidak ada keinginan atau kehendak pada Ayub untuk berbalik. Orang yang ada pikiran hendak berbalik, tidak setia,Tuhan tidak mau berbicara kepadanya.

Judas sesudah berbalik tidak mau bertobat, ia hanya menyesal dan tertuduh membunuh Gurunya yang baik, tetapi tidak mau kembali pada Tuhan, sebab itu Tuhan tidak bicara kepadanya, tetapi iblis yang bicara, mendesak dan menjepitnya sampai bunuh diri dan mati.

Tetapi Petrus mau bertobat, sekalipun ia sedih sekali dan menyesal, ia tidak mau meninggalkan Tuhan, ia tetap setia, sebab ituRoh Kudus berbicara kepada Petrus dan iakembali dipulihkan dan masih bisa jadi indah kembali. Juga Daud dipulihkan, tetapi Saul, Absalom, berbalik dari Tuhan, sehingga merekatidak lagi mendengar suara Tuhan dan merekadipojokkan oleh suara iblis sampai mati. Yang bisa mendengar suara Tuhan akan hidup.

YES 50:6-9. PENDERITAAN KRISTUS.

6.a. PENDERITAAN SEBAGAI KORBAN TEBUSAN.

Saya memberikan punggung saya pada orang yang memukul saya dan pipi-pipi saya kepada mereka yang mencabuti rambut* saya.

(*L,B,N: Janggut).

Ini adalah nubuatan tentang penderitaan Kristus sebagai korban tebusan bagi kita, Ia dianiaya dan di salib sampai mati dan bangkit kembali.

Mengapa harus dianiaya, mengapa tidak langsung dibunuh saja supaya tidak menderita? Sebab Ia menderita karena menanggung segala dosa manusia. Penjahat yang sangat jahat dan keji itu patut dianiaya dengan sengsara salib sampai mati dan begitulah Putra manusia Yesus menderita yang terberat untuk semua orang, tetapi juga bilurNya menyembuhkan penyakit kita dan darahNya mengampuni dan melepaskan kita dari segala dosa dan ikatannya Yes 53:3-5, 1Pet 2:24. Dengan sadar Ia menyediakan diriNya dianiaya sebagai ganti dosa kita, sebab Ia tahu ini untuk menebus dosa kita. Sebab itu Ia bisa mengatakan hukum2 baru yang diberikan dalam Mat 5:39-40 dll. Tetapi kita, kita tidak menggantikan hukuman atas dosa orang lain, bukan sebagai korban tebusan, tetapi sebagai korban yang berbau harum bagi Tuhan Rom 12:1-2, yaitu meskipun kita menderita, kita tidak bereaksi dosa, kita mengampuni dan memberkati musuh Mat 5:45. Sebab itu kita disuruh cerdik seperti ular tetapi tulus seperti merpati Mat 10:16. Jangan menderita karena kebodohan, tetapi kalau toh kena itu berarti tidak kebetulan, Tuhan izinkan untuk pengolahan kita, sebab kalau kita lulus, kita meningkat lagi satu tingkat. Justru untuk itu kita di “tanam” dalam dunia yang penuh kejahatan untuk mengolah dan menumbuhkan kita dalam kemuliaan Allah Rom 7:17-18. Trimalah segala penderitaan yang tidak bisa ditolak sebagai pengolahan untuk menjadi berkat dan tumbuh dengan sukacita Yak 1:2, tetapi jangan menderita karena dosa atau kebodohan 1Pet 4:14-16. Kadang2 Tuhan izinkan penderitaan itu sampai mati seperti rasul2, tetapi juga bonusnya lebih besar. Ini bonus Hujan awalHampir semua rasul2 mati syahid mungkin juga tingkatannya naik sampai sempurna, kita tidak tahu, tetapi pasti banyak. Begitu juga bagi kita, di dalam dan di luar Gereja, Tuhan izinkan beberapa penderitaan bagi kita. Sebab itu dalam persekutuan beri batas2 pengampunan yang sangat besar (Hujan awal sampai mati), supaya tidak ada JMPE dan sakit hati, tetapi tetap ada persekutuan dalam Roh yang indah, tetapi tetap tertib, tidak setuju dengan dosa dan tipu dayanya. Satu kali kita juga harus sudah mahir dengan cara ini 2Kor 10:6.

6.b. Saya tidak menyembunyikan muka saya dari malu dan diludahi.

Putra manusia Yesus bisa lari, bisa sembunyi, bisa lepas kalau mau, tetapi Ia menyerahkan diriNya untuk ditangkap Yoh 18:8. Jangan takut menghadapi perkara2 yang jahat dalam Gereja atau di luar Gereja. Seringkali karena tidak senang, tidak lagi mau bertemu, mau lari dan sembunyi. Jangan takut! Tidak semua orang melawan kita, seringkali dengan kesaksian dan sikap kita dalam pimpinan Roh Kudus, orang2 yang cinta Tuhan akan bergabung bersama kita dan yang melawan akan makin terpisah Yoh 10:19. Selalu ada yang pro dan kontra. Ini akan makin nyata dalam akhir zaman ini Wah 22:11 terjadi polarisasi. Kita harus cerdik, tetapi jangan bersembunyi, kalau Roh memimpin kita, hadapi, maju dan Roh Kudus akan mengerjakan yang indah2 sesuai dengan rencanaNya.

YES 50:7. TIDAK MALU.

Karena Tuhan Allah akan menolong saya, sebab itu saya tidak akan dipermalukan. Sebab itu saya memasang muka saya seperti batu gunung* dan saya tahu bahwa saya tidak akan dipermalukan.

(*L: besi, B: besi).

Orang benar diperlakukan sebagai penjahat besar, 100% terbalik sangat hina tetapi Tuhan Yesus bersedia untuk memikul dosa kita!

Ini sebaliknya dari Lucifer yang begitu sombong, mencari muka, tetapi Putra manusia Yesus direndahkan amat sangat sepanjang pelayananNya dan hidupNya apalagi pada puncak2nya waktu di salib. Justru orang yang tumbuh kepada kesempurnaan itu mati dari segala kesombongan, tidak malu lagi, bukan karena perbuatan dosa2nya tetapi sebab Kristus, dipermalukan. Biasanya kita mengharapkan penghargaan dan penghormatan atas segala perbuatan kita dan bangga. Tetapi kita harus belajar bisa direndahkan. Seringkali orang yang sudah dipakai Tuhan dengan heran, terlalu ditinggikan dan dipermuliakan (memang seharusnya kita menghormati orang2 yang dipakai Tuhan dengan sungguh2, tetapi tidak ber-lebih2, tidak dikultuskan). Sikap kita harus seperti Yohanes pembaptis Yoh 3:30 kita sama sekali tidak patut menerima sedikitpun kemuliaan, itu patut bagi Tuhan. Terimalah segala kasus2 penghinaan, asal bukan karena dosa, dan terus menurut pimpinan Roh Kudus supaya sekalipun kita direndahkan, nama Tuhan dipermuliakan. Jangan ingin dipuji dan dibesarkan, itu bukan jalannya kepada kesempurnaan Kristus, tetapi siap direndahkan, tetap bersukacita dan memuliakan Allah, supaya kita diangkat Tuhan terus. Ini tampaknya sederhana tetapi ini salah satu bagian yang jangan dilupakan, bukan mencari kepujian manusiawi tetapi kepujian dari Tuhan Rom 2:29, Yoh 12:43. Mau direndahkan tetapi tidak kalah, apalagi dalam Minggu ke-70 Daniel menghadapi serangan dari 3 Antikris pendahulu, justru waktu mau direndahkan, kemuliaan Allah datang seperti Kis 16:25. Juga waktu Yosua, Kaleb direndahkan dan mau dirajam, kemuliaan Allah datang Bil 14:10. Kemuliaan dari Tuhan itu luar biasa, sekalipun direndahkan di dalamnya, ada kemenangan dan kemuliaan Allah yang besar, dan nama Tuhan dipermuliakan!

YES 50:8. HAKIM ITU DI DEKAT SAYA.

Ia yang membenarkan saya itu ada di dekat saya. Siapa yang akan berbantah-bantah dengan saya? Marilah kita berdiri ber-sama2. Siapakah lawan saya? Biarlah ia datang dekat kepada saya.

Tuhan Hakim atas segala perkara kita itu selalu ada dekat. Tidak ada yang terjadi kebetulan. Semua harus dengan izin dari Tuhan seperti yang jelas tampak pada Ayub. Yang penting kita hidup benar di hadapan Allah (MAK = di Mana saja, dalam keadaan Apa saja, dan Kapan saja) dan terus melakukan kehendak Allah, maka kita aman dalam perlindungan Tuhan. Tuhan selalu ada di dekat kita, jangan membalas sendiri, jangan bereaksi dosa tetapi dengar suara Roh dan taat, sebab dalam pimpinan Roh Kudus kita akan dapat menghadapi segala musuh kita. Kalau kita harus berhadapan dengan lawan kita, jangan takut Tuhan akan memberi jawaban yang tepat dan pimpinan untuk bertindak dengan tepat. Lebih2 dalam Hujan akhir akan ada kelepasan yang heran2, sebab rencana Allah sebagai bonus Hujan akhir bukan mati syahid tetapi lepas dari kematian, tidak mengalami kematian tetapi diangkat hidup2an, luar biasa. Semua ini dibayar lunas oleh Tuhan Yesus bagi kita. Tentu ada harganya yaitu terus meningkat dengan rencana atau proyek penamatan Allah. Kalau dalam Hujan awal ligabo (Lima Gadis Bodoh) masih bisa ikut dalam rencana menanam Gereja mula2, tetapi untuk panen Gereja akhir zamanharus ligabis (Lima gadis bijaksana). Kalau ligabo akan tertinggal sebab itu kita harus ekstra meningkat seperti lima gadis bijaksana, sebab juga tantangan amat besar. Banyak orang masih tidak peduli, akibatnya dahsyat. Berilah perhatian, Dia ada di dekat kita, tumbuhlah terus.