YS253 – Yes 50:3-4. Tuhan Ditinggalkan.

 

YES 50:3. LANGIT MENJADI GELAP.

3.a. Aku memakaikan langit dengan kegelapan dan Aku menyelimutinya dengan kain perkabungan.

Ini berarti dukacita yang parah sampai seluruh langit menjadi gelap. Apa artinya?

Inilah langit denganmatahari dan bulan bintang yang menjadi gelap, tidak lagi bersinar Yes 5:30, Yez 32:7-8, Yoel 2:10, Mat 24:49. Kalau dosa umat manusia begitu jahat meningkat sampai berbau busuk maka puncaknya adalah gelap total, tidak ada lagi terang Allah diantara mereka, dosanya begitu jahat seperti waktu zaman Nuh, Lot dan Minggu ke-70 Daniel sehingga tidak lagi ada kebenaran di dunia dalam zaman Antikris. Mereka tidak peduli lagi akan kebenaran. Mula2 dalam 3,5 tahun I ada terang dalam Gereja jalan sempit dan ada kegelapan, dalam dunia kegelapan, juga dalam Gereja jalan lebar seperti Pergamus, Tiatira, Sardis dan Laodikea. Tetapi dalam 3,5 tahun II sama sekali tidak ada terang, gelap penuh. Juga secara pribadi, kalau seorang terus keras hati seperti Saul, Yudas, Korah cs maka tidak lagi ada terang dalam hidupnya, mereka tidak mengenal kebenaran dan kesucian dari Allah. Mat 6:23. Baginya langit menjadi gelap pekat dan kebinasaan datang, juga perkabungan. Baginya secara pribadi, hidupnya betul2 gelap pekat, sangat gelap Mat 6:23.Dalam dosa tidak ada damai sejahtera Rom 3:17 tetapi perkabungan, penderitaan sebab waktu dosa meningkat tinggi juga suasana Neraka makin nyata dalam hidupnya, dan berkabung.

Orang2 yang ingin memakai kegelapan sebagai pesta kesukaannya, berpesta dalam segala macam dosa (misalnya perzinaan, homo, pembunuhan dsb) tetapi semua ini menimbulkan hanya kesukaan yang sesaat, laluperkabungan yang dahsyat. Sama seperti iblis berkata pada Hawa: “engkau akan senang kalau melanggar Firman”, tetapi ternyata dukacita dan perkabungan untuk selamanya.

Jangan percaya dusta iblis yang menjadi keyakinan banyak orang akhir zaman dan Gereja2 jalan lebar 2Tes 2:11. Orang yang tidak mengerti Firman Tuhan akan mudah kena tipu oleh dusta setan yang menjadi kegelapan di seluruh dunia. Baginya langit tidak lagi bersinar tetapi gelap. Orang beriman dan Gereja2 yang percaya dusta setan akan menjadi kegelapan. Lebih2 pelajaran sesat membuat orang2 beriman percaya dusta dan langitnya gelap. (Iman, “tuhannya”, ibadahnya, Gerejanya dst) tidak lagi bersinar tetapi memberi kegelapan. Orang2 beriman seperti ini bebas berzina, homo, membunuh, menipu dan segala dosa yang lain, bebas, sebab semua gelap, tidak ada larangan. Mereka mengira kalau bebas berbuat sesuka hatinya itu pesta sukacita, tetapi ternyata tidak. Tuhan jelas mengatakan ini perkabungan, ratap tangis dukacita!Ini sambungannya orang yang undur dari Tuhan sehingga dijual dan putus hubungan dengan Tuhan (Yes 59:2 se-olah2 ditalak) dan sungainya jadi kering, berbau busuk sebab ikan2nya mati tidak ada kehidupan. Jangan lupa ini pakaian perkabungan dan satu kali dalam Neraka akan jadi perkabungan kekal, bukan pesta kesukaan!

 

YES 50:4. LIDAH ORANG YANG TERDIDIK.

 

TUHAN MEMBERIKU LIDAH ORANG YANG TERDIDIK.

Lidah dan mulut ini untuk mengajarkan kebenaran Firman Tuhan yang menjadi terang bagi hidup kita dari Firman Tuhan Maz 119:105.

Orang yang terdidik. Kita harus mau dididik oleh Tuhan yaitu dengan Firman Tuhan, menjadi muridNya. Belajar Firman Tuhan dan taat supaya hidup kita berubah menjadi makin seperti Kristus dan dari mulut kita keluar Firman Tuhan 1Pet 4:11, sebab limpah di dalam hati Mat 12:34, Maz 119:11. Kita harus mau dididik dalam segala segi hidup kita, disini sedikit, juga di sana dst Yes 28:13. Seluruh hidup kita harus dididik, dicocokkan dengan Firman Tuhan Kis 20:20, 27. Orang yang menolak dididik Firman Tuhan akan jatuh di mana2. Kalau seorang mau dididik, makaFirman Tuhan menjadi daging (dilakukan Yoh 1:14) maka inilah yang membuatnya menjadi orang yang terdidik,maka ia mempunyai lidah yang betul, lidah dari orang yang terdidik yang sama dengan hidup dan isi hatinya. Lidah seperti ini akan menjadi berkat besar, mengubah dan menolong orang bertumbuh dalam terang, memuridkannya menjadi seperti gurunya dan gurunya ini meniruseperti Kristus 1Kor 11:1. Ada guru2 yang memuridkan tidak dari hati atau hidupnya tetapi dari pikiran dan pengetahuannya yaitu seperti orang Parisi dengan lidahnya sendiri. Mat 23:2-7. Mereka hafal dan pintar mengajar, punya lidah yang mahir mengajarkan hukum2 Musa dan kalau didengarkan bagus, bahkan tidak dilarang mendengarkannya oleh Tuhan Yesus, tetapi jangan meniru perbuatannya. Tampaknya luar biasa, beberapa bergelar ahli Taurat, fakih (Inggris: Doctor of the Law) tetapi muridnya itu menjadi jahat, dua kali lebih jahat dari gurunya Mat 23:15. Mengajar atau lebih tepat memuridkan Mat 28:19 itu tidak cukup hanya dengan ajaran2 yang betul (apalagi kalau dengan ajaran sesat, itu lebih jelek lagi)

tetapi juga memuridkan dengan perbuatan yang sesuai dengan Firman yang diajarkan, sebab yang ditiru bukan hanya ajarannya tetapi terutama perbuatannya. Murid itu meniru perbuatan gurunya dan kita harus belajar, untukdididik dengan Firman Tuhan dan berbuat seperti Firman yang kita terima, baru bisa memuridkan dengan baik (seringkali butuh waktu untuk memuridkan bahkan kadang2 belum berhasil seperti anak2 Samuel tidak meniru bapaknya yang benar dalam uang 1Sam 8:1-3). Kalau seorang hidupnya benar sesuai dengan Firman Tuhan maka itulah hasil pekerjaan Roh Kudus (tidak bisa dengan kekuatan sendiri Zak 4:6) dan Roh Kudus yang bekerja dalam dirinya itu memberi cukup pengurapan (perlu tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran) untuk bisa mengajak orang lain juga meniru dia sendiri seperti dia meniru Kristus Pil 4:9. Sebab itu kita perlu belajar Firman Tuhan dan melakukannya supaya kita bisa memuridkan orang lain. Inilah lidah orang yang terdidik dari Firman Tuhan yaitu yang belajar dan hidup seperti Firman Tuhan, pelaku Firman bukan hanya pendengar Yak 1:22.

4.b. Supaya saya tahu bagaimana mengatakan sebuah kata pada saatnya.

Tahu bagaimana ber-kata2 dengan betul yaitu sesuai dengan Firman Tuhan keluar dari hati, bukan dari pikiran Mat 12:34. Kalau hati kita penuh dengan Firman Tuhan itu berarti mengerti Firman Tuhan dan Firman Tuhan menjadi isi hati, jadi kesukaan dan kehidupannya (bukan hanya sebagai pengetahuan dalam akal) maka kata2 yang keluar dari hati, dari kehidupannya, dan itu akan bisa jadi berkat yaitu kata2 yang tepat. Kata2 mana yang tepat? Yaitu kata2 dari Roh Kudus Mat 10:19, yang diberikan Roh Kudus pada kita. Putra manusia Yesus selalu memakai kata2 dari BapaNya. Yoh 8:26 sehingga selalu berhasil sebab kata2 itu dari Roh Kudus (disebut nubuat 1Kor 14:1,3. Kata2 dari Roh Kudus itu kebenaran, tepat pada waktunya dan cocok dengan problemnya dan menjadi jawaban yang tepat untuk orang itu. Kita harus selalu limpah dengan kata2 dari Tuhan yaitu sebab selalu dipimpin Roh. Kata yang tepat ini seperti apel emas di tempat perak. Ams 25:11.

4.c. Kepada orang yang lelah.

Jiwanya lelah sebab berat tindisan dosa. Tetapi Firman Tuhan memerdekakannya asal mau terima dan taat Yoh 8:32. Belajar pada Firman Tuhan Mat 11:28-30 mau pikul salib supaya bisa taat, Roh Kudus akan membuat semuanya berhasil dan hatinya akan sejahtera, ada perhentian dalam hidupnya.

Ia membangunkan dari pagi ke pagi.

Ini adalah cara2nya untuk bisa punya lidah terdidik yaitu:

  1. Doa. Pada setiap pagi, ini adalah saatnya orang berdoa Mrk 1:35. Tanpa pekerjaan Roh Kudus yang limpah, Firman Tuhan menjadi tertutup dan membosankan, sebab tidak bisa taat, justru jatuh disini dan disana Yes 28:13.

Orang yang penuh dan dipimpin Roh  terus menerus, caranya dengan berdoa senantiasa dalam Roh dan kebenaran 1Tes 5:17, Yoh 14:23, Ef 6:18, Jd 20. Orang seperti ini ada “di dalam” dan akan menerima banyak pengertian dari Firman Tuhan yang dibaca atau diselidiki Mrk 4:11. Tanpa pertolongan Roh Kudus, akal kita tidak cukup. Bahkan orang yang hanya mengandalkan akal, apalagi tidak melakukannya, akan dengan mudah memutarbalikkan Firman Tuhan sehingga mendatangkan kebinasaan bagi dirinya sendiri 2Pet 3:16. Sebab itu perlu limpah dengan berdoa dalam Roh dan hidup benar, sehingga mata dicelikkan dan kita bisa mengerti kebenaran Firman Tuhan.

  1. Membangunkan telinga.

4.d. Ia membangunkan telinga saya untuk mendengar seperti orang yang terdidik.

Telinga dibangunkan.

TL: dijagakannya telingaku.

TB: Mempertajam pendengaranku.

Bagaimana cara Tuhan membangunkan atau membuat telinga kita peka, tajam akan suaraNya? Ini memerlukan keputusan pribadi untuk mau Luk 12:57 dan ini berarti:

  1. Mau salib sebab kehendak Roh dan daging itu bertentangan Gal 5:16-17. Sebab itu kalau kita mau taat, kita harus suka menyangkal diri, pikul salib setiap hari mengikuti FirmanNya Luk 9:23. Tanpa mau pikul salib dan pertolongan Roh Kudus, taat itu terlalu berat sehingga tidak sanggup dan gagal Mat 26:41. Kalau mau, Roh Kudus akan menguatkan dan berhasil.
  2. Mau taat akan Firman Tuhan. Kalau kita terus menerusmau melakukan Firman Tuhan, justru kita menjadi makin peka makin dibangunkan atau dipertajam pendengaran kita. Ini akan membuat hidup kita bisa terus taat dan makin indah, sebab orang yang taat itu berjalan dalam rilnya Tuhan melakukan rencana Allah yang indah, dari kemuliaan kepada kemuliaan. 2Kor 3:18. Ini berarti hidup ini makin lama akan makin indah kalau kita terus mau taat dipimpin Roh, terus berjalan di ril kehendak Tuhan selalu. Jangan pedulikan penghargaan atau penilaianmanusia. Seperti Yusuf dalam jalan Tuhan bukannya makin baik, tetapi makin celaka, orang berkata: makin sial. Ini dialaminya cukup lama yaitu 23 tahun. (Juga Daud 13 tahun, rata2 persiapan itu butuh waktu 30 tahun, seperti Putra manusia Yesus, Yohanes Pembaptis dll). Sebab itu taatlah selalu dalam pimpinan Roh Kudus, itu hidup yang indah, terus meningkat kepada kemuliaan yang makin tinggi. Kalau jatuh bangun dalam dosa atau menurut kehendak dan rencana sendiri, itu hanya menghasilkan pertumbuhan yang macet bahkan mundur. Kalau kita mau dipimpin Roh, bertekun berdoa dan belajar Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus, termasuk 7 KPR dan terus taat akan suara Roh, maka kita akan tumbuh terus makin indah makin mulia dalam rencana Allah.

 

Inilah lidah orang yang terdidik, bukan mengatakan kata2 dunia atau tipu daya setan sehingga hidup atau pelayanannya jadi gelap. Berapa orang memakai lidahnya dengan salah menurut daging dan kehendakNya sendiri sehingga langit menjadi gelap, pelayanan dan Gerejanya jadi gelap, orang2 yang mendengarnya tidak lagi mendengar terang Firman Tuhan tetapi dusta iblis, kata2 manusia sehingga semua menjadi gelap dan menyesatkan. Seperti orang Parisi menyesatkan murid2nya menjadi isi Neraka dua kali ganda Mat 23:45. Tetapi orang yang mempunyai lidah dari orang yang terdidik, dididik oleh Firman Tuhan dan Roh Kudus, maka ia akan menjadi terang dan membawa orang dalam kemuliaan Allah yang kekal. Jadi berkat, kita bukan jadi laknat.

Lidah ini bisa memberi hidup atau kematian Ams 18:21. Miliki lidah dari orang yang terdidik dalam Firman Tuhan oleh Roh Kudus, itu indah dan membawa pada hidup yang mulia dan kekal.

YES 50:5. TELINGA YANG DIBUKA TUHAN.

Yes 50:5a.Tuhan Allah membukakan telinga saya.

Kalau Tuhan membuka telinga kita, kita bisa mendengar semua suara Tuhan dengan jelas dan itu luar biasa, bukan telinga yang kurang peka atau tuli. Bisa mendengar suara Tuhan, lebih2 mendengar lengkap semua Firman yang ditunjukkanNya pada kita itu luar biasa. Bisa mendengar suara Tuhan itu membuat hidup kita berubah jadi sangat indah. Sebab Tuhan tidak mau bicara pada orang yang tidak mau taat, orang yang tidak mau dibentuk dan diubah oleh Tuhan dan kalau Tuhan yang mengubah hidup kita pasti jadi sangat indah.

Samuel waktu mulai mendengar suara Tuhan, maka hidupnya berubah, jadi hamba Tuhan yang makin indah dan makin heran. 1Sam 3:4.

Saul tidak mau taat, Tuhan tidak mau bicara kepadanya dan ia tidak pernah bisa mendengar lagi suara Tuhan dan hidupnya menjadi makin gelap dan rusak. 1Sam 28:6. Musa terus menerus mendengar suara Tuhan, sebab itu hidupnya jadi indah dan makin lama makin indah dan makin mulia di hadapan Tuhan, sebab bisa mendengar suara Tuhan terus menerus Bil 7:89.

Ayat2 yang tertulis: Maka Tuhan berfirman kepada Musa ada ratusan, terlalu banyak untuk dihitung, dan Musa terus taat dan itulah yang membuat Musa jadi sangat indah bahkan jadi sempurna.

Bagaimana Tuhan bisa berbicara kepada kita?

  1. Mulai dengan percaya dan hidup taat dan benar.
  2. Tekun menikmati Firman Tuhan dan berdoa, lebih2 dalam Roh dan kebenaran (ingat 7 KPR).
  3. Terus taat dipimpin Roh.

Maka orang seperti ini, Roh Kudus akan terus ber-kata2 kepadanya dalam segala perkara kecil atau besar, sangat indah. Semua itu dimulai dengan ber-kata2. Kalau seorang tidak bisa mendengar suara Tuhan, itu berarti putus hubungan dengan Tuhan Mrk 4:23. Memang dosa yang membuat hubungan manusia dengan Tuhan putus Yes 59:2. Juga semua yang berhubungan dengan dosa, tidak mau taat akan jadi dosa,cinta dunia, menuruti daging, ingin kepujian manusia dsb. Sebab itu kita harus memelihara hubungan kita dengan Tuhan baik2.

Orang yang tidak peduli dan tidak mau taat akan Firman Tuhan, juga tidak akan mendengar suara Tuhan, ia hanya mendengar suara daging dan iblis, sehingga hidupnya makin penuh dengan dosa, makin gelap dan Neraka terus menyala dalam hidupnya.

Jadi Tuhan membukakan telinga kita itu tergantung penuh dari kita sendiri. Tuhan adil dan mau membuka telinga dari semua orang percaya, Dia tidak membedakan. Tetapi kalau tidak mau taat, apalagi keras hati dalam dosa (mendengar dan dengar2an akan suara daging, dosa, dunia dan iblis), Tuhan tidak bisa bicara kepadanya. Jadi kalau mau dengar suara Tuhan, itu tergantung penuh dari kita sendiri! Kalau mau, pasti bisa. Sebab itu Tuhan memerintahkan semua orang mendengar suaraNya Mrk 4:13, semua Gereja, yang betul dan yang salah, Tuhan suruh mendengar suaraNya. Yang mau mendengar, artinya mau taat akan berbahagia! Wah 2:7,11,17 dst. Dengarlah suara Tuhan, mau taat, akan jadi makin peka dan makin indah (sebab mau terus taat!).

Yes 50:5b. Dan saya tidak memberontak.

Orang yang suka berontak tidak akan mendengar suara Tuhan. Kalau 1 atau 2 kali berontak dan mau bertobat sungguh2, biasanya Tuhan masih mau mengampuni dan kembali membuat hubungan baik. Tetapi kalau sering memberontak, apalagi sudah mengerti, sudah penuh Roh Kudus, seperti Kristen babi dan anjing (2Pet 2:22) itu akan jadi gelap, kacau dan penuh suara setan, daging, dunia dan akhirnya jadi pos setan lalu jadi murka, sebab seperti SAul. Jangan suka berontak akan Firman Tuhan, sekalipun dalam hal yang kecil, taatlah!

Berontak itu bukan saja dalam perbuatan, tetapi juga sampai dalam hati. Kita harus taat, tunduk, menyerah dan suci di mana saja, kapan saja dan dalam hal apa saja (MAK). Tuhan bisa melihat rencana2 pemberontakan, juga hari2 yang akan datang yang belum kita jalani, Tuhan sudah tahu lebih dahulu. Sebab itu kalau Tuhan tidak memilih semua, atau memilih orang2 tertentu, Dia selalu tepat sebab Dia tahu lebih dahulu tetapi bukan menentukan lebih dahulu Rom 8:29. Paulus sudah dipilih dari rahim ibunya sekalipun ia mula2 membinasakan Gereja Tuhan Gal 1:15. Apalagi tabiat, sifat pemberontak, itu banyak dengar suara setan bukan suara Tuhan. Jangan anggap ringan suara pemberontak, tukang pemberontak seperti Korah cs, nasibnya celaka sekali. Tidak berontak pada Allah itu juga termasuk tidak berontak pada orangtua, pemimpin2 Gereja, bahkan juga pada pemimpin dunia yang memerintah untuk tujuan yang baik.

Masih banyak orang Kristen suka berontak, sebab itu mereka tidak bisa mendengar suara Tuhan, hidupnya kacau, sesat, ngawur ke sana-sini dan gelap, sebab suka berontak, Tuhan tidak mau bicara pada para pemberontak sekalipun sudah diangkat jadi penghulu2, pemimpin bangsa (seperti 10 pengintai Israel), juga orang2 penting seperti Korah cs. Bahkan mereka yang mendengar suara daging dan iblis, lalu mempengaruhi meracuni seluruh bangsa dengan suara daging dan suara setan, mereka dibunuh Tuhan dengan dahsyat!

Sebab itu hati2, jangan jadi tukang berontak bahkan sedikit dan dalam hatipun jangan. Kadang2 vokal menurut dunia cukup baik, tetapi dalam Gereja kebanyakan yang vokal itu juga pemberontak. Kalau saran tidak diterima, makin vokal itu pemberontak. Kalau orang yang benar, saran tidak diterima, ia berdoa dan tetap

lemah lembut dan taat kepada pemimpin2nya. Anak perlu dididik untuk taat, dengar2an dari kecil bukan pemberontak seperti keadaan akhir zaman ini. Memang manusia itu lebih condong pada yang gelap Yak 3:19, lalu dididik untuk berani bicara, vokal tetapi kurang dididik untuk taat dan disiplin, akibatnya generasi akhir zaman ini banyak yang vokal dan pemberontak, mengisi Gereja sehingga Tuhan tidak bicara pada mereka. Anak2 dan diri kita sendiri harus diajar jangan jadi pemberontak, lebih2 dalam pemuridan!

 

Yes 50:5c. Juga tidak berbalik.

Jangan ada pikiran hendak berbalik, ini suatu pikiran yang jahat. Sekalipun Ayub tidak mengerti, sangat pahit, krisis luar biasa, sudah hampir mati dan ia tahu ia mati itu dibunuh oleh Tuhan tetapi apa yang dikatakannya? Sekalipun Tuhan membunuh saya, saya tetap harap pada Tuhan dan memperhatikan jalanku di hadapanNya, sebab itu Ayub diberkati, sebab sedikitpun tidak ada keinginan atau kehendak untuk berbalik. Orang yang ada pikiran hendak berbalik, Tuhan tidak mau bicara kepadanya. Judas sesudah berbalik tidak mau bertobat, ia hanya menyesal dan tertuduh membunuh Gurunya yang baik, sebab itu Tuhan tidak bicara kepadanya, iblis yang bicara, mendesak dia sampai bunuh diri dan mati. Tetapi Petrus mau bertobat, sekalipun ia sedih sekali dan menyesal, ia tidak mau meninggalkan Tuhan, Roh Kudus berbicara kepada Petrus dan iakembali dipulihkan jadi indah kembali. Juga Daud dipulihkan, tetapi Saul, Absalom tidak lagi mendengar suara Tuhan dan dipojokkan oleh suara iblis sampai mati. Yang bisa mendengar suara Tuhan akan hidup.