YS250 – Yesaya 50:1-2a. Surat Talak Dan Dijual Pada Kreditor.

YES 50:1. KENA TALAK DAN DIBUANG.

1.a. Demikianlah Firman Tuhan, dimanakah surat talak ibumu yang sudah Kubuang?

 

Talak.

Rencana dan maksud Allah dalam pernikahan itu adalah nikah untuk selamanya, menjadi satu seperti kepala dan tubuh, kalau dipisah mati Mat 19:5,9. Orang yang menceraikan itu berzina dan orang berzina tidak boleh masuk sorga Wah 20:15. Kalau toh bertobat (seharusnya kembali) masih bisa diampuni (apalagi yg tidak kembali) tetapi itu sudah cacat, ada akibatnya. Bisa dipulihkan tetapi seringkali tidak sampai penuh. Memang ada janji pemulihan dalam Yoel 2:25. Dalam Hujan Akhir, semua dikembalikan.Tetapi tampaknya ini tidak bisa 100 persen, meskipun ada pemulihan yang besar, tidak semua pulih penuh. Musa yang penuh dengan Roh Allah sampai bisa ber-cakap2 muka dengan muka (Bil 12:8), tetap tidak bisa pulih 100 persen, tidak boleh masuk Kanaan. Ul 52:51,52. Jangan mudah atau seenaknya berdosa, pertobatan danpemberesannya itu juah lebih berat daripada berbuat dosanya, apalagi pemulihannya, lebih berat, sehingga biasanya meninggalkan cacat.   Jangan seenaknya. Kalau toh belum pulih, jangan ber-sungut2, masih untung sudah diampuni, hanya akibatnya seringkali masih ada. Maz 99:8.

Nikah tidak boleh cerai. Sebab itu dalam mencari dan menentukan jodoh, jangan ter-buru2 atau ngawur, ber-tanya2 Tuhan dengan sungguh2 sehingga jangan salah pilih (sebab kalau betul salah pilih (biasanya tidak tahu) tidak boleh cerai lagi). Sungguh2lah hidup dalam kesucian, berkenan pada Tuhan, maka nasib ini makin meningkat terus makin tinggi dan indah, penuh kemurahan dan anugrah Tuhan. Nikah itu tidak lebih dari 100 tahun, kalau toh pahit dan celaka, itu tidak kebetulan. Bereskan kalau ada salah dan teruskan baik2 dengan kasih dan dipimpin Roh, sekalipun pahit itubisa jadi pengolahan yang sangat efektif, sebab terus menerus. Semua ini tidak kebetulan dan tidak melebihi batas 1Kor 10:13. Suami/ istri yang berbuat melewati batas bisa dihajar atau dihukum Tuhan. Tuhan bertindak tergantung dari pertobatan dan kesungguhan orangnya masing2, seperti Simson yang tidak mau kawin,  Daud yang bertobat, Salomo yang sangat keterlaluan dll, Tuhan yang menghajar masing-masing. Dalam Wasiat Baru tidak ada talak dll, harus sungguh2 suci sampai dalam batin,, jangan sembarangan, lebih2 mendekati penamatan rencana Allah.

Hidup nikah akhir zaman itu sangat diuji, lebih2 oleh dosa zina dalam pornografi Mat 5:28, bersandarlah pada Tuhan, Dia sanggup menolong dan melepaskan  dengan sempurna (Ayat 2 dll).

Ibu mu. Israel itu se-olah2 seperti istri dari Tuhan. Yer 3:20. Juga tubuh Kristus dengan Tuhan, itu seperti kepalanya, seperti suami dan istri Ef 5:25, 32. Kasih yang terbesar di antara manusia adalah kasih suami istri yang membuat mereka berdua jadi satu, bukan lagi dua orang. Mat 19:5-6. Kita ini se-olah2 tunangan Kristus 2Kor 11:2 yang akhirnya akan jadi mempelai Kristus, yaitu golongan orang yang sempurna Wah 21:2, 9.

Seluruh hidup kita, kesungguhan kita, pengorbanan, ketaatan, setia, ketulusan dllitu di simpulkan dengan satu kata yaitu kasih akan Tuhan Mat 22:36-40. 1Kor 13:13. Allah mengasihi kita seolah-olah seperti suami kepada istri, juga Tuhan mengharapkan kita mengasihi Tuhan habis2-an dan dengan sepenuh hati seperti istri terhadap suami. Ini ukuran netto dari segala-galanya dan Tuhan bisa mengukur kasih kita kepada-Nya dengan tepat dan teliti. Jangan mengkhianati Tuhan seperti istri mengkhianati suami yang begitu baik kepadanya.

Mengapa Tuhan memberi surat talak? Biasanya kalau salah dihajar seperti anak yang salah. Ibr 12:6.Allah itu kasih tetapi juga adil. Kalau tidak bertobat dan sudah melebihi batas, akhirnya masuk neraka, maka orang itu putus hubungan mutlak dari Allah untuk kekal 2Tes 1:9. Tidak akan bertemu lagi sampai kekal.  Kalau Tuhan hajar dengan keras, itu perlu dan jadi pelajaransupaya bertobat, sebab kalau masih hidup, masih bisa diperbaiki, tetapi kalau sudah mati, tidak bisa diperbaiki untuk kekal, tempatnya terpisah mutlak untuk kekal yaitu di Surga Bumi Baru dan Tasik api.

Kalau umat Tuhan yang salah dibiarkan, apalagi diberkati, mereka terus tumbuh dalam dosanya, tahu2 waktu mati masuk Neraka kekal, mereka akan terkejut.

Sebab itu lewat Nabi2 dan hamba2Nya, Tuhan terus mengingatkan Israel ber-ulang2supaya bertobat, tetapi kalau tidak mau bertobat, mereka tahu bahwa satukali kelak mereka akan “kena talak” untuk kekal dalam Tasik api! 2Taw 26:14-17. Jangan kita jadi orang yang keras hati dalam dosa, bisa dibuang oleh Tuhan, dihajar dan dihukum supaya bertobat, kalau tidak, hukuman kekal jatuh ke atasnya.

Raja Kasdim atau Nebukadnesar itulah surat talak yang diberikan Tuhan kepada bangsa Yehuda. Kadang surat talak itu berupa fitnah, bangkrut, problem, penyakit, apalagi kanker (mungkin itu surat talak terakhir!). Beberapa sudah dibuang, sudah di talak, masih keras hati seperti Saul, Ahazia, Yoram dll, maka mereka akan “di talak ” untuk kekal dalam Neraka.

1b. Atau siapakah diantara kreditorKu yang kepadanya Aku sudah menjualmu?

Siapa kreditor dari Tuhan?

Mengapa ia punya hak atas Allah? aneh? inilah iblis dan kaki tangannya. Wah 12:10. Sebab Allah adil, mereka bisa punya hak dan menuntut Allah. Kalau seorang hidup dalam dosa, menolak Allah, mengusir Roh Kudus, memilih dan bersekutu dengan iblis, maka orang itu jadi milik iblis 1Yoh 3:10. Kalau orang itu berhasil disetel oleh iblis sampai berbuat banyak dosa dan kejahatan, maka sesudah sampai waktunya iblis menuntut dari Allah hukuman yang adil keatas mereka! Allah adil sebab itu Ia menyerahkan orang2 yang keras hati dan tidak mau bertobat ini kepada iblis jadi miliknya, untuk dihukumkan, bahkan kadang2 sampai mati!. 1Kor 5:5,1. Istimewa orang beriman di Korintus yang sudah penuh Roh Kudus dan mengerti, lalu kembali hidup dalam dosa, lebih jahat dari orang kafir. Sebab adil, Tuhan menyerahkan merekapada Iblis, kreditor ini. Kalau toh tidak ada iblis, orang itu tetap dihukum oleh Allah, bukan karena Tuhan takut pada iblis, tetapi karena Dia adil.

Kalau Allah tidak adil, maka surgapun akan jadi neraka, sebab orang jahat merajalela, sebab tidak dihukum (bayangkan kalau tidak ada polisi dan hakim, pasti kacau dan jahat, muncul hukum rimba, yang kuat menang).

Juga anak2 Ayub diserahkan Tuhan pada kreditor yang datang menuntut dan anak2 Ayub yang salah itu mati semua dalam keadilan Allah. Ini suami2 yang tulus seperti Ayub, karena cinta dan baik, membiarkan istrinya merajalela dan menghujat Tuhan sehingga anak2nya jadi lebih jahat lagi dan akhirnya diserahkan juga pada kreditor jahat itu. Juga uang yang begitu limpah yang diberikan Tuhan kepada Ayub, disalah gunakan oleh anak2 dan istrinya, yang hanya ber-foya2 dengan berkat bapaknya tetapi tidak bertobat, akhirnya harta itu juga diambil si kreditor. Dahsyat! Sebab itu anak2 kita juga harus di didik untuk memakai uang dengan baik, yaitu dengan takut akan Tuhan dan berpada, tidak cinta uang seperti bapak Ayub yang tulus. Lebih2 pada waktu anak2  lahir, “bapak Ayub” sudah kaya dari Tuhan; tidak tahu pergumulannya, hanya tahu banyak uang seperti anak2 Ayub. Kadang2 bapak2 yang tulus seperti Ayub tidak mendidik anak istrinya, maka iblis yang mendidik mereka sampai mahir memakai uang untuk hal2 duniawi dan hawa nafsu, sehingga kemudian iblis si kreditor dapat alasan untuk menuntut anak2 dan hartanya sampai si kreditor ini berhasil dan mereka binasa dan hartanya habis. Ayub2 sekalipun tidak berdosa tetapi harus mendidik anak istrinya kalau tidak mau didatangi kreditor jahat itu.

 

1.c. Lihatlah, karena kesalahan2mu engkau sudah menjual dirimu sendiri (pada kreditor) dan karena pelanggaranmu maka ibumu dibuang.

Disini ada dosa kesalahan dan pelanggaran. Ada bermacam2 tingkat dosa dihadapan Tuhan, dan  kalau dosa2 itu sudah mencapai tingkat2 tertentu, baru mereka dijual pada kreditor itu. Tingkat2 rohaniyang lebih tinggi dituntut lebih banyak Luk 12:48. Tingkat2 itu antara lain:

  1. Tingkat luar Halaman

Orang2 yang berdosa yang tidak banyak mengerti kalau itu dosa. (Jangan lupa, orang duniapun tahu kalau dosa, misalnya kurang ajar pada orang tua, selingkuh, istri atau suami tidak setia, fitnah, ambil hak atau uangnya orang, dll itu dosa; dengan perasaan hatinya mereka juga bisa merasakan bahwa itu dosa Rom 1:14-15.

  1. Melawan tingkat Halaman

Sudah tahu itu dosa, tetapi tetap melanggar, istimewa sebab kelemahan dan kebodohannya Mar 12:24.

  1. Tingkat Ruang Suci.

Ini orang2 yang berdosa dengan sengaja, sesudah mengerti dan sudah mengalami pertolongan, kebaikan dan jamahan Tuhan, bahkan sudah penuh Roh Kudus, seperti Saul Ibr 6:5. Ini orang2 yang tahu, tetapi tetap tidak mau bertobat dan dengan sengaja berbuat jahat. Ibr 10:26. Mereka tidak dapat ampun sebab sengaja tidak mau bertobat, tetapi terus berbuat dosa melawan Allah. Misalnya Saul tidak mau bertobat, pengampunan dan kemurahan Tuhan juga jauh daripadanya 1Sam 28:6.Wah 16:9. Ini orang2 yang berdosa, kalau terus tidak bertobat, bisa jadi sempurna dalam dosa.

  1. Melawan tingkat Ruang Maha Suci

Ini tingkatannya seperti Iblis. Mereka sudah percaya, sudah mengerti; sudah melihat dengan mata hatinya tetapi terus menerus tidak mau bertobat sampai akhirnya sempurna. Inilah orang2 yang menjadi Antikris (4 pemimpin tertinggi) dengan pengikut2nya, semua akan binasa kekal.

Jangan keras hati dalam dosa, tingkatannya akan terus meningkat dengan cepat. Keras hati itu sangat jahat Ibr 3:15. Sudah tahu tetapi tidak mau bertobat hari ini, ditunda (dengan desakan dan tipu daya iblis) supaya besok saja bertobat, dan kalau sudah besoknya, ditunda lagi, begitu seterusnya, sehingga makin cepat jadi sempurna dalam dosa. Beberapa orang Kristen tabiatnya begitu jahat, bahkan berani melawan pemimpin2nya dan memfitnah, akibatnya akan sangat dahsyat seperti semua orang yang melawan Musa. Sering kali Tuhan beri “surat talak” berupa macam2 hajaran dan hukuman. Jangan keras hati supaya jangan binasa. Lekas bertobat, hari ini dan pulihlah serta tumbuhlah kembali.

Tidak ada yang kebetulan terjadi pada kita, bertobatlah sungguh2 dan jangan berdosa lagi, supaya kita boleh masuk dalam (sisa2) rencana Allah yang indah2 (yang masih ada).

Kalau karena ujian atau latihan, usaha untuk terus lulus supaya naik kelas, jangan sampai jatuh, pasti bisa asal mau bersandar pada Tuhan, lebih2 dipimpin Roh. Kalau setiap kali lulus itu indah sekali sebab bisa naik terus makin tinggi dihadapan Tuhan.

Jangan terlambat bertobat atau lahir baru, sebab kita membutuhkan waktu cukup panjang untuk tumbuh. Persiapan saja membutuhkan 30 tahun (Yusuf, Daud, Yohanes pembaptis, Putra Manusia Yesus, dll) lalu tumbuh terus dalam pelayanan supaya rencana Allah yang indah jadi, lebih2 pada masa polarisasi dan penamatan akhir zaman ini, lekaslah naik supaya tidak hanyut atau tersapu dosa2 yang makin meningkat makin cepat dan makin dahsyat!

Kita perlu banyak waktu untuk tumbuh,tebus waktu, belajar Firman Tuhan, berdoa dan terus berjalan dalam Roh, supaya cepat tumbuh. Jangan waktu dan hati kita diambil semua untuk perkara2 yang fana. Jangan kuatir tidak dapat “jatah” perkara2 yang fana. Kalau kita hidup benar, dan mencari kerajaan surga lebih dahulu dan hidup benar maka semua fasilitas yang kita butuhkan akan ditambahkan Tuhan Mat 6:33.

Kalau tidak ada dosa, pelanggaran atau kesalahan, tidak akan ada hajaran, tetapi ujian dan pengolahan masih ada. Terimalah dengan sukacita dalam pengurapan dan pimpinan Roh Kudus, itu semua akan menjadi kebaikan bagi orang yang cinta Tuhan Rom 8:28. Lebih2 pada masa2 yang sulit di akhir zaman, orang beriman juga akan mengalami banyak kesulitan, Tuhan ijinkan untuk pengolahan supaya tumbuh lebih cepat, sehingga tidak hanyut dalam polarisasi dosa yang terus menghebat Wah 12:11. Belajar lulus terus, sebab itu tingkatkan 7 Kebutuhan Pokok Rohani, supaya pengurapan lebih banyak, pengertian lebih banyak, persekutuan dalam Roh tidak cacat tetapi terus meningkat, dalam pelayanan, kesaksian, lebih banyak berbuah jiwa2, maka kita akan tumbuh dan masuk dalam rencana penamatan Allah. Itu sangat indah dan mulia untuk kekal.

 

YES 50:2. TUHAN DITINGGALKAN

 

2.a. Mengapa?

Mengapa Tuhan bertanya? apa Dia tidak tahu? pasti tahu! Seperti waktu Adam dan Hawa meninggalkan Tuhan dan sembunyi, Tuhan tahu dimana mereka berada dan mengapa mereka lari Kej 3:9. Juga disini dan dalam setiap keadaan. Tuhan tahu supaya manusia tahu bahwa Dia tidak pernah melupakan kita saat demi saat, setiap orang, Tuhan mengikuti dengan teliti; Kalau kita hidup sungguh2 cinta dan berkenan pada Tuhan itu sangat untung; Kalau undur dan mulai selingkuh dengan dunia ini, Tuhan juga tahu Yak 4:4. Sebab itu hiduplah selalu berkenan pada Tuhan dengan cinta Kol 1:10, pasti tidak rugi, pasti untung besar sampai kekal!.

2B. Ketika Aku datang, tak ada seorangpun!

Rumah Allah kosong! Pelayanan kosong! ibadah kosong!

Semua hanya pergi cari senang2 sendiri atau cari mammon dan urusan sendiri. Pekerjaan Tuhanditelantarkan. Kalau hari libur jangan semata2 pergi, tanya Tuhan, kalau Tuhan ijinkan, pergilah, sebab kita milik Nya, hidup ini milikNya, semua belajar dipimpin Roh. Trend orang dunia untuk hedonism (hidup untuk mencari senang). Orang yang dipimpin Roh sekalipun bukan karena libur kalau Tuhan pimpin, pergilah. Yang penting kita ingin hidup dipimpin Roh, berkenan pada Tuhan, baru sesudah itu melihat ada kesempatan atau tidak, sehingga gereja tidak ikut trend dunia tetapi tetap dipimpin Roh, itu yang terbaik. Kemana kita? Berbuat apa? Mengapa Tuhan cari dan tidak ada orang, kosong?

Kita harus lebih mahir dipimpin Roh. Trend orang dunia itu tampaknya menguntungkan. istimewa trend yang netral bukan trend jalan lebar. Misalnya toko, restoran yang laris biasanya murah. Sistem dan mode yang menjadi trend, biasanya menguntungkan. Biasanya kita juga ikut trend yang posotif tetapi tidak semua, sebabyang terutama bagi kita adalah hidup berkenan pada Tuhan dipimpin Roh, sehingga kita terpelihara dalam kesucian, tidak habis waktunya, tidak hanyut dalam arus dosa, dan tumbuh dalam rencana Allah. Lebih2 dalam pelayanan, dalam ketaatan, dalam kesucian. Misalnya trend waktu menghadapi Goliat, semua diam dan berpikir siap2untuk lari. Tetapi Daud dipimpin Roh, dia tidak lihat trend orang banyak, tetapi ia justru melawan trend untukmelawan Goliat dan ia masuk dalam rencana Allah.

 

—-kalau tidak cukup boleh dihapus

2C. Aku memanggil, tidak seorangpun menjawab.

Masing2 pergi dan memperhatikan kepentingannya sendiri, mereka tidak peduli akan panggilan Tuhan. Misalnya Luk 14:18-20 tidak ada yang peduli atau mau dipanggil oleh Tuhan, sebab ada yang lebih menguntungkan menurut pikiran mereka. Ini orang2 yang berkeras hati berbuat dosa dan menuruti kehendak sendiri dan daging. Tetapi orang2 yang hidup bagi Tuhan Pil 1:21, Gal 2:20, sekalipun mereka ada hal2 penting, mereka mau memperhatikan dan mendahulukan untuk melakukan kehendak Tuhan dan itu sangat indah.

Inilah orang2 yang tidak sampai dijual atau ditalak oleh Tuhan, tetapi makin cinta dan makin bersekutu dengan Tuhan dan makin berbuah2. Belajar hidup dipimpin Roh, mendahulukan kehendak Tuhan diatas segala2nya bahkan bersikap sebagai kekasih Tuhan, pasti tidak rugi. Orang2 seperti ini  tidak sampai dijual pada kreditor atau ditalak.

Jangan jadi kristen kanak2 yang menuruti kehendaknya sendiri (Halaman) tetapi belajar hidup dipimpin Roh. Tuhan mengerti segala kebutuhan dan keinginan, kesukaan kita, Dia tidak lupa, Tuhan justru berkehendakkan kita terus bersuka cita Pil 4:4,7 dan kesukaan itu jadi kekuatan kita sehingga terus segar. Neh 8:11.

Tetapi jangan mencari kesukaan daging dan menurutikehendak sendiri, itu akibatnya menikamkan banyak dukacita dan kegelisahan Rom 3:17. Tetap dalam kesucian, jalan sempit dan taat melakukan kehendak Tuhan, maka kita akan tumbuh dalam rencana Allah yang indah2.

—————————-

 

Kesimpulan:

Sejak zaman dahulu sampai sekarang, lebih2 pada akhir zaman, Allah punya rencana yang indah untuk setiap anak2Nya. Dahulukan Tuhan, kasihi dan taati Dia, maka pasti hidup kita jadi berarti dan terindah didunia sampai dalam kekekalan, sehingga sejahtera, puas dan sukacita di dalam Tuhan. Orang yang terus menuruti daging dan kehendaknya sendiri akan melahirkan banyak dosa dan merusakkan hidupnya Pkh 9:18. Sebab itu tingkatkan 7KPR, berdoa senantiasa supaya selalu lekat pada Tuhan Yoh 15:5, sehingga tumbuh karena penuh kemenangan (meskipun penuh problem dan rintangan) dan akan berbuah2 sampai kekal. Hidup dalam kesucian diatas Mezbah bukan dalam dosa dan daging, maka kita akan mengalami rencana Allah yang indah2 dan terus berkemenangan.