YS237 – Yesaya 49:1-4. Mesias Datang.

YES 49:1. MESIAS TAMPIL.

1.a. Dengarkanlah Daku, o pulau2 dan perhatikanlah kamu bangsa2 dari jauh.

Mesias tampil pada penduduk di pulau2 yang dekat dan bangsa2 dari jauh, Dia datang untuk seluruh dunia. Dia adil, semua diberi kesempatan dan semua yang mau pasti dengan salah satu jalan akan mendengar panggilannya. Kitalah yang dipakai Tuhan untuk meneruskan berita keselamatan itu dan wai kalau kita yang sudah diselamatkan, tetapitidak mau meneruskan, kita jadi salah pada Tuhan. Kita harus jadi garam dan terang dunia Mat 5:13-16. Pelita tidak boleh ditaruh di bawah gantang, tempat tidur atau tempat2 tersembunyi, harus di atas kaki dian dan bersinar. Kita diselamatkan itu berarti mendapat hak dan kewajiban, bukan hanya hak tetapi juga kewajiban. Yang menolak untuk meneruskan keselamatan itu berarti menolak Allah. Carang yang tidak berbuah, dipotong, harus berbuah, sebab carang yang lekat pada pokok, pasti bisa ber-buah2 lebat, kecuali tidak mau akan dipotong lalu dimasukkan api. Semua kita mempunyai hak dan kewajiban. Kalau kita meneruskan keselamatan itu, kita tumbuh dalam ketaatan (Tuhan memperlengkapi kita) dan kita mendapat pahala.

 

1.b. Tuhan sudah memanggilKu dari dalam rahim, dari dalam perasaan hati ibuKu.

Tuhan Yesus mulai meninggalkan keilahianNya Pil 2:7, lalu masuk dalam rahim Maria pada waktu Gabriel datang pada Maria. Luk 1:26 – 31,35.

Jadi Tuhan Allah sudah memasukkan Tuhan Yesus sebagai Putra manusia untuk menebus manusia, ke dalam rahim Maria dengan panggilan untuk menjadi Kristus atau Mesias.

From the bowels of my mother (bowels itu berarti organ2 dalam tubuh, kadang2 diterjemahkan perasaan, hati dsb). Jadi ibu Putra manusia Yesus juga ikut serta dalam panggilan Mesias ini. Luar biasa. Maria ikut serta dalam segala pergumulanNya, dan juga mendapat pahala dan kemuliaan. Allah memilih Maria sebab dia sangat berkenan pada Tuhan Luk 1:28 bisa ikut serta dalam banyak penderitaan dalam panggilan Mesias ini Luk 2:34-35.

Jadi Yang dipanggil adalah Putra manusia Yesus, tetapi Maria dan Yusuf ikut serta melahirkan, mengasuh Luk 2:51 dan mendampingi selama 30 tahun permulaan yang sangat penting dalam persiapanNya, dan kemudian juga selanjutnya.

Begitu juga kalau Tuhan memanggil kita, mempersiapkan kita, kita disiapkan secara rohani dan jasmani, sebab kita semua juga hidup secara jasmani dalam tubuh daging yang penuh dengan pergumulan dengan nafsu daging ini.

 

YES 49:2. IMMANUEL. Mat 1:23.

2.a. Dan Ia sudah membuat mulutKu seperti pedang yang tajam.

Seorang itu dinilai dari mulutnya, sebab kalau mulutnya sempurna berarti orang itu sempurna Yak 3:2. Sebab itu jangan meremehkan mulut ini karena itu berarti salah besar Yak 1:26. Kita semua pernah bersalah dengan mulut kita, sebab itu kita harus mengerti baik2 bahwa kita mutlak harus menjaga mulut ini supaya jangan berdosa lagi, yaitu dengan:

  1. Hati harus dijaga, sebab dari dalam hati keluar melalui mulut Mat 12:34. Kalau hatinya kotor, jahat, penuh dosa, maka untuk bisa bicara dengan betul, itu sulit sekali, bahkan tidak mungkin menjaga mulut dengan baik.
  2. Kalau hati sudah disucikan (MAK) ini belum cukup, tetapi mulut ini perlu dijaga Maz 141:3. Orang yang taat hidup dipimpin Roh, Roh Kudus akan menolong orang yang mau taat ini, bahkan sebelum bicara kita sudah diingatkan antara lain:
  3. Jangan cepat bicara Yak 1:19, ditimbang dahulu Ams 12:18, tanya Roh Kudus, 1Taw 16:11.
  4. Jangan bicara dusta, atau fitnah, atau bicara di belakang dsb.
  5. Jangan suka ber-bantah2, setan pasti masuk sebab itu bukan sifat baru tetapi sifat lama 1Kor 11:16. Biar kita sharing, artinya saksikan, kalau orang itu mau percaya, boleh, tidak mau percaya, kita doakan saja, tetapi tidak ber-bantah2 supaya setan jangan masuk.
  6. Jangan memberitakan ajaran yang salah, itu mulut setan seperti Balhum, akan dibinasakan Tuhan. Orang yang mengubah satu titik saja sudah jadi yang terkecil dalam Surga Mat 5:19, apalagi bicara kebenaran yang salah, akan dibinasakan Tuhan, sebab ia menyesatkan dan membinasakan yang mendengarnya Ams 16:29.
  7. Apa yang kita katakan harus setuju dengan Firman Tuhan. 1Pet 4:10.

 

MulutKu seperti pedang yang tajam itulah Firman Tuhan Ibr 4:12. Putra manusia Yesus kalau bicara selalu bertanya dahulu pada BapaNya Yoh 8:26. Memang seharusnya begitu 1Pet 4:10. Ini bisa kita lakukan, kalau kita terus dipimpin Roh Kol 4:6. Hasilnya akan sangat indah, jadi berkat dan kita akan bisa menyelesaikan banyak problem dengan hikmat dan kuasa Allah. Sebab kalau kata2 dari Roh Kudus pasti ada kuasa dan hikmat ilahi.

 

2b. Dalam bayangan tanganNya, Ia menyembunyikan Daku.

Kalau disembunyikan Tuhan Allah dalam bayangan tangan Allah yang maha kuasa! itu berarti aman. Memang Putra manusia Yesus itu tidak sendirian tetapi Allah di dalam Dia, disebut Emanuel. Kalau kita selalu di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam kita, kita juga aman tersembunyi dalam Tuhan Allah kita. Yoh 15:1, Rom 8:31, Yoh 6:56. Ini bisa jadi kalau kita terus taat dipimpin Roh dan tidak perlu kuatir sama sekali. Putra manusia Yesus tidak kuatir, kecuali sudah saatnya, baru Ia menyerahkan diriNya. Untuk kita, apalagi dalam Minggu ke-70 Daniel, kita akan ikut dalam pengangkatan tanpa kematian. Tuhan memelihara kita sangat teliti Mat 10:30-31 dan Dia sanggup menjaga menolong dan menyertai kita.

 

2.c. Dan membuatKu menjadi tangkai* yang dipoles, dalam tarkasNya Ia menyembunyikan Daku.

(*TL, TB: anak panah).

Lagi2 disembunyikan, yaitu dalam TarkasNya (tabung tempat panah). Mengapa? Memang bahaya itu banyak 1Pet 5:8, selalu mengancam di mana2, tetapi di dalam Tuhan kita selalu aman Maz 91:7. Bukan saja bahaya celaka dan maut, tetapi bahaya kejatuhan, ini sama jahatnya, bahkan lebih, sebab akibat dosa itu sampai dalam Neraka, tetapi celaka hanya sampai kubur Mat 10:28. Asal kita tetap hidup dalam ril Tuhan, kita 100% aman. Memang rasul2, Yusuf, Daniel dll juga kita, masih bisa kena ber-macam2 celaka dari manusia, tetapi itu semua adalah ujian (kalau ada salah, bertobat!) dan 100% dijamin Allah, asal kita lulus, tidak bereaksi dosa dan selalu melakukan yang sesuai dengan kehendak Allah!

Anak panah untuk apa? Tentu untuk perang melawan musuh, baik untuk menyerang atau menjaga. Tuhan sanggup menolong kita sehingga panah yang kita lepaskan, akan kena musuh! (Misalnya batu Daud kena dahi Goliat!). Haman tidak bisa dijamah, tetapi dia kena dan tiang gantungan yang dibuat untuk Mordekhai menjadi bagiannya sendiri! Semua musuh bisa kena, sebab Allah ada di belakang panah itu.

Jangan kita yang membalas Rom 12:19, bahkan ampuni, berkati danusahakan untuk mengubahnya, memperbaikinya seperti Musa pada orang2 Israel yang berontak kepadanya; tetapi kalau mereka tetap berkeras hati melawan Musa dan Tuhan, Tuhan yang menghukumkan mereka sendiri. Jangan pura2 ingin menjadi berkat, tetapi dengan sungguh2, kalau musuh bertobat dan menjadi kawan Ams 16:17 itu berkatnya jauh lebih besar sebab itu kehendak Tuhan 2Pet 3:9. Dengan taat akan Allah, kita menjadi tangkai (shaft, tangkai panah)yang dipoles, menjadi heran dalam tangan Tuhan.

Yusuf betul2 mengharapkan saudara2nya berubah dan memberkati mereka, sebab itu Yusuf jadi seperti tangkai (panah) yang dipoles. Baik saudara2nya, baik Potifar dan istrinya tidak dibalas oleh Yusuf. Setiap orang yang bersalah akan menerima balasannya dari Tuhan, apalagi kalau tidak bertobat!

 

YES 49:3. HAMBA YANG BERKENAN.

3.a. Dan berkata kepadaKu, engkaulah hambaKu.

Putra manusia Yesus, sekalipun Ia Allah setara dengan Bapa dan Roh Kudus (sebagai Allah) tetapi Ia merendahkan dirinya sebagai hamba yang taat. Maz 101:6, bahkan sampai mati Pil 2:8. Hamba itu harus taat. Disini Putra manusia Yesus adalah  seperti  hamba yang taat dengan rajin dan bergairah. Kata kunci hamba adalah taat, melakukan kehendak Tuannya, ini hamba yang baik dan memperkenankan Tuhan. Yoh 12:26, Rom 6:16-17, 1Tim 4:6. Tuhan Yesus adalah contoh hamba yang taat sampai mati. Kita juga harus begitu seperti Kristus.

3.b. Orang Israel, di dalam mu Aku akan dipermuliakan.

Israel itu diperlakukan dengan sangat menyenangkan, pasti Israel akan sangat taat dan memuliakan Tuhan. Dari Abraham, sampai di Mesir, keluar dengan heran sampai di Kanaan, seharusnya Israel sangat memuliakan Tuhan, tetapi ternyata mereka sangat mengecewakan dan sangat berkeras hati menyedihkan Tuhan, tidak setia dan tidak mengasihiNya. Heran, binatang lebih baik dari Israel Yes 1:2-4. Orang yang tidak tahu berterimakasih itu, lebih jelek dari binatang, kata Firman Tuhan, seperti Israel. Pada akhir zaman banyak orang tidak tahu berterimakasih 2Tim 3:2, bahkan khianat, durhaka. Sudah dipelihara sampai jadi indah dan mulia, tetapi justru berkhianat seperti Yoas. 2Taw 24:20-24. Orang duniapun masih ada yang mengerti berterimakasih.

Mengapa orang beriman lebih jelek? Sebab orang yang undur dari Tuhan, maka iblis masuk dan bebas bekerja dalam orang yang jatuh dalamdosa, sehingga jadi mata gelap, sampai berkhianat pada orang yang sudah berjasa padanya, seperti Yosia yang membunuh anak Yoyada yang tidak bersalah. Sebab itu harus tahu berterimakasih dan setia!Jangan meninggalkan kesetiaan Ams 3:5. Jangan menganggap setia itu remeh. Pegang baik2, gantungkan di lehermu, jangan lepas, sebab setia itu sangat penting. Orang yang tidak setia biasanya tidak tahu berterimakasih dan mudah berkhianat dengan mulutnya, dengan perbuatan2nya bahkan dengan tindakan2 yang sadis dan jahat. Masih banyak orang Kristen tidak menghargai kesetiaan dan mereka menjadi pengkhianat yang sangat jahat seperti Yudas bahkan jauh lebih jelek dari binatang dan orang dunia!

 

YES 49:4. SIA2 MENOLONG ORANG YANG TIDAK SETIA.

 

4.a. Lalu Aku berkata, Aku sudah bekerja dengan sia2, Aku sudah memakai kekuatanKu bukan untuk apa2 dan sia2.

Dikatakan disini, menolong Yakob dan Israel, itu sia2. Juga banyak umat Tuhan, tidak setia, tidak tahu berterimakasih dan berkhianat, Tuhan lewat Musa sudah menolong Israel keluar dari Mesir dengan sungguh2 dan dengan tangan yang kuat, tetapi semuanya sia2.

Berapa orang beriman sudah ditolong, dipelihara sehingga jadi besar dan indah, kuat seperti Yesyurun, tetapi karena tidak setia, tidak tahu berterimakasih dengan mudah ia menyepak orang yang berjasa kepadanya. Ul 33:15. Apalagi kalau kaki tangannya kuat, punya banyak tenaga atau orang2 kuat, ia bisa menyepak dengan lebih kuat, me-ngata2i, memfitnah, menyakiti hati lebih lanjut, merugikan, mengacaukan, menghasut dengan kata2, tindakan, siasat dll. Betapa jahatnya orang yang tidak setia. Dalam dunia orang yang tidak setia itu tidak dianggapterlalu jahat. Misalnya tidak setia dan pindah pekerjaan (asal tidak mencuri dll). Tetapi justru dalam Tuhan, tidak setia itu sangat jahat seperti Yosia, Yudas dan Yesyurun, ia justru mengacaukan, merugikan dan membalas dengan jahat. (Sebab setan bisa masuk di dalamnya dan bekerja sehingga menjadi sangat jahat).Sebaliknya orang yang setia seperti Daud, Yusuf itu justru memberkati orang yang berbuat jahat kepadanya apalagi pada orang2 yang berbuat baik kepadanya. Anak2 yang tidak setia itu kurang ajar pada orangtuanya, menyakiti hati bahkan beberapa membunuh dengan pelan2, atau tidak langsung bahkan ada yang langsung. Jangan jadi orang yang tidak setia pada Tuhan, pada keluarga (orangtua, suami, istri dsb) pada tubuh Kristus atau Gereja, pada gembala (pembimbing, penolong, yang sudah menggembalakannya sehingga jadi besar, kuat, pintar, heran seperti Yudas, Yoas, Yesyurun. Perhatikan supaya belajar setia, jangan begitu mudah berlaku tidak setia di dalam Tuhan / Gereja seperti di dunia, sebab akan menjadi sangat jahat dan berkhianat seperti Yudas, Yoas, Yesyurun (YYY) karena iblis akan masuk ke dalamnya.

Takutlah akan Tuhan!

 

4.b. Tetapi penilaianku adalah dengan Tuhan.

Yang menilai atau menghakimi kita adalah Tuhan. Siapa yang setia dan tidak, Tuhan tahu hati dan perbuatannya. Musa bekerja untuk Israel dengan sungguh2, dengan segenap kekuatannya itu se-olah2 tidak ada gunanya, sebab Israel tidak setia, dan lebih jelek dari lembu dan keledai yang diberi makan tuannya.

Setia itu dalam susah atau senang. Sekalipun susah dan rugi, kita tetap setia karena Tuhan, itu dihitung Tuhan lebih banyak sebab orang yang setia dan menderita karena kebenaran itu mendapat pahala dua kali ganda untuk kesetiaannya dan penderitaan yang diterimanya dan tumbuh rohaninya! Tetapi orang yang tidak setia, ia menerima hukumannya untuk ketidaksetiaannya dan pengkhianatannya, baik kata2, sikap dan perbuatannya. Sebab itu jangan bekerja untuk Tuhan setengah hati, kerja dengan sungguh2 dan setia kepada Tuhan, sekalipun tidak enak, sekalipun ada ekstra salib tetapi itu juga menjadiekstra kemuliaan Rom 8:17. Lebih banyak ekstra salibnya, juga pahalanya ekstra lebih banyak dan kekal. Sengsara salib hanya satu kali dalam hidup di dunia, tetapi pahala dan kemuliaannya itu terus menerus untuk kekal di Surga.

Jangan kecewa sedikitpun atau sedih, sebab Tuhan yang menilai dan menghakimi kita itu adil dan setia, Dia tidak akan menilai dengan salah, tetapi dengan adil.

Tuhan juga menilai orang yang tidak setia itu seperti burung yang lari dari sarangnya Ams 27:8, tersesat dan ber-edar2 tidak bisa kembali (tidak mau kembali) ke sarangnya sebab tidak setia, begitu jeleknya orang2 beriman yang tidak setia. Seringkali burung itu masih punya beban anak2 yang dipelihara, atau jantan/ betinanya “suami atau istrinya”, tetapi ia tetap tidak mau kembali. Hampir2 tidak ada burung seperti ini, kalau ada itu sangat2 keterlaluan, sangat jelek. Begitu orang yang lari dari tempatnya, sebab tidak setia, semua ditinggalkannya, itu keterlaluan dan sangat jelek; memang demikianlah orang yang tidak setia.

4.c. dan pekerjaan (pahala) ku dengan Allah.

Juga pahala kita bukan dari orang atau Gereja yang kepadanya kita setia (kecuali Gerejanya sesat atau pemimpin2nya sengaja tidak mau bertobat, sebab Gereja2 banyak ditentukan oleh pemimpin2nya, seperti Israel oleh Saul atau Daud) Tuhan yang menentukan pahalanya. Orang yang tidak setia pada suami atau istrinya itu sangat jelek. Orang yang tidak cinta pada saudara seiman dan berkata bahwa dia cinta Tuhan itu pembohong kata Tuhan 1Yoh 4:20. Apalagi tidak cinta dan tidak setia pada istri atau suaminya (sekalipun pasangannya tidak setia, harus tetap setia dan cerdik, sebab Tuhan yang memberi pahala untuk salibnya).

Begitu orang yang tidak setia secara rohani itu sangat jelek, seperti burung yang laridari sarangnya (hampir2 tidak ada burung yang seperti ini) begitu juga orang yang tidak setia itu sangat jelek. Patut kita setia sampai mati.

 

KESIMPULAN.

Tuhan Yesus yang diutus Bapanya itu setia sampai mati. Meskipun orang2 yang dilayaninya, yang diselamatkannya sebagian tidak setia dan bahkan melawan dan berkhianat, Ia tetap setia sampai mati. Dengan penuh kesedihan Ia berkata bahwa Ia berusaha dan bekerja dengan sia2 sebab orang percaya tidak setia kepadaNya. Jangan kita jadi orang yang tidak setia, hidup sia2, itu sangat jelek sebab biasanya iblis dapat tempat dalam hatinya dan ia jadi pengkhianat seperti Yesyurun, Yudas, Yosia dan Antikris. Kalau ada burung lari dari sarangnya, itu keterlaluan dan sangat jahat seperti orang2 yang tidak setia ini. Marilah kita setia, sebab yang menghakimi (menilai) dan yang memberi pahala kita adalah Tuhan yang maha kuasa dan kekal! Kalungkan kasih setiamu baik2. Ams 3:3

 

Nyanyian:

Setia2 lah, setialah sampai mati.

Seperti Tuhan Yesus setialah sampai mati.

Apakah balasanmu untuk kasih setiaNya.

Setia2lah, setialah sampai mati.