YS227 – Yesaya 47:1-4. Putri Babil Dihukumkan.

YES 47:1. DARI TAHTA TURUN KE DEBU.

1.a. Turunlah dan duduklah dalam debu O anak dara, putri Babil.

Israel disebut putri Sion, lebih2 dalam kemuliaannya. Juga Babil disebut putri Babil dalam kemewahan, kemenangan dan kemuliaannya. Tetapi sekarang ia diturunkan dari duduk di tahta, turun dan duduk dalam debu. Dari kemuliaan sekarang jadi kehinaan. Yang melakukannya adalah Yang berkuasa di atas semuanya yaitu Allah yang maha kuasa, bukan manusia atau iblis, jangan takut!

Iblis dan putra2nya hanya bisa berkuasa terhadap Israel kalau:

  1. Umat Tuhan berdosa kepada Tuhan, undur atau menyembah berhala maka mereka dengan kekuatannya (atau dari iblis) akan datang dan meng-injak2 orang Israel, seperti yang banyak terjadi ber-ulang2 waktu Israel undur dan berdosa pada Tuhan Hak 2:13-15.
  2. Sebagai ujian (dengan izin Tuhan). Misalnya waktu Hizkia yang sungguh2 beribadah, datanglah musuh, raja Asyur dan Rabsaki 2Raj 18.

Kalau mereka tetap percaya Tuhan, mereka akan menang dan musuh dibinasakan, dan itu yang terjadi.

Jangan takut. Asal tetap di dalam Tuhan, masih bisa datang ber-macam2 kesukaran. Tetapi dengan Tuhan kita tetap akan menang, justru ini menjadi kebaikan, pertolongan dan berkat yang besar dari Tuhan. Rom 8:29.

Sebab itu orang beriman tidak perlu kuatir dalam keadaan apapun asal tetap di dalam Tuhan, maka Tuhan menjadi jaminan se-gala2nya di dunia sampai di Surga.

Musuh yang dahsyat dan besar sekalipun akan dikalahkan dan diturunkan. Mereka boleh mengganggu, tetapi Tuhan yang menghadapinya. Jangan kagum atau tergiur oleh ber-macam2 kemuliaan duniawi dan daging. Lawan yang salah, jangan bersekutu Ef 5:11, tetapi jangan membalas Rom 12:19, sebab Tuhan bisa membalas lebih dahsyat dari kita tanpa berdosa. Misalnya musuh2 Musa yang sangat jahat, Musa tidak membalas, Tuhan yang membalas sangat dahsyat, dibakar dengan api dari langit, dikubur hidup2, digigit ular dll. Kalau Musa sendiri yang membalas, ia jadi dosa, tewas oleh kejahatan, Rom 12:1 dan tidak bisa sedahsyat Tuhan sendiri. Tuhan akan menghukumkan semua orang yang berdosa melawan Allah. Baik secara pribadi, golongan atau umum, pada saatnya segala kemuliaan dosa dan dunia ini akan dibinasakan tetapi kita masuk dalam kemuliaan yang kekal. Kita merindukan hari2 yang indah itu, Maranatha.

 

1.b. Duduklah di tanah (sebab) tidak ada tahta.

Kemuliaan dosa dan dunia itu fana akan segera habis, sebab itu hanya ada di dunia yang fana. Di dalam kekekalan, dalam dunia roh sudah tidak ada kemuliaan atau kesukaan lagi. Iblis dkknya dalam penjara2 alam roh itu mengalami siksaan yang dahsyat, Mat 8:29. Sebab itu iblis itu sangat tergiur dan merindukan hidup dalam kesukaan dan kemuliaan ber-sama2 manusia di dunia, yang menikmati kesukaan yang sesaat itu saja Ibr 11:25. Misalnya pada orang gila Gadara Mrk 5:5, ia bisa memerintah, menyiksakan manusia; Siksaan yang sadis dan macam2 perbuatan dosa yang brutal itulah kenikmatan iblis, yang tidak ada di Neraka (sebab mereka bertempur satu sama lain dan keadaan mereka lebih kurang sama2 kuat). Begitu mengerikan keadaan di neraka hanya penderitaan, tidak ada kesukaan yang murni, hanya yang palsu dan sia2, betul2 Neraka. Begitulah keadaan orang2 yang memilih iblis, dosa dan Neraka, kalau dosanya sudah melebihi batas dan waktunya habis, hanya sengsara dan penderitaan yang didapatnya untuk se-lama2nya Wah 14:11. Tetapi di Surga hanya kesukaan dan kenikmatan yang kekal.

 

1.c. O Putri Kasdim, karena engkau tidak lagi disebut lembut dan lezat.

(Babil kemudian dikalahkan Kasdim, Babil = dunia sekarang. Kasdim (dunia yang akan datang – Minggu ke-70 Daniel), lebih jahat lagi.  Sekalipun Kasdim mengalahkan Babil, tetapi tetap tidak ada perkara2 yang indah dan menyenangkan di luar Tuhan. Iblis menyerang dan menguasai semuaorang2 di dunia. Lebih2 nanti dalam zaman Antikris, iblis dan Antikris jadi raja dunia, mereka yang menguasai dan mereka yang berpesta habis2an, tetapi hanya untuk 3,5 tahun saja!

Sementara itu di Surga ada kesukaan yang sejati dalam Pesta Kawin Anak Domba, luar biasa. Di Surga pesta yang betul dan sejati, di dunia perkara2 yang sangat keji, dahsyat dan mengerikan, itu kesukaan palsu untuk iblis dan kaki tangannya. Ini sudah diterangkan dalam Alkitab, sebab kesukaan dosa itu sesaat dan palsu Yoh 4:13. Firman Tuhan itu kebenaran tetapi perkataan iblis itu tipu daya. Kesukaan dan janji2 Tuhan itu betul asli, sungai air hidup Yoh 7:38, Yez 47:1-5 dan tidak akan haus lagi, bukan seperti air dunia ini Yoh 4:13-14. Jangan tertipu oleh segala kemanisan dan kelezatan dosa yang palsu dan hanya sesaat Ibr 11:25.

Palsu, dalam tertawapun hati berasa sakit Ams 14:12-14, sesaat sebab kalau ia mati apalagi tiba2, semuanya hilang dalam sesaat, seperti dalam Luk 12:20-21. Jangan mau ditipu iblis, sebab dari permulaan (dengan Hawa) dia adalah pembohong dan bapa pembohong Yoh 8:44.

 

YES 47:2. DI DUNIAPUN SUDAH MENDERITA.

 

2.a. Ambillah batu kisaran dan geruslah tepung.

Iblis selalu menyembunyikan kepalsuannya. Kalau orang itu sudah pasti kena dalam tangan iblis, langsung disiksa terang2an, sebab itu kesukaan dan kepuasan setan, dia tidak sabar menunggu milik pusakanya (orang2 berdosa) masuk neraka. Mulai disiksa dalam dunia ini. Tetapi untuk merayu ia memakai segala macam kesukaan dan kemuliaan dunia ini. Ada orang masih merasa sukacita, ada yang sudah pahit sekali, tergantung dari berapa banyak dosanya dan kepastian cengkraman iblis padanya. Ada yang menderita seperti orang gila Gadara, ada yang puas dengan kebencian dan pemberontakannya seperti Korah dkk, tetapi waktu ia masuk dalam lubang kubur buatan Allah, betul2 kecut mukanya dan penuh dengan teriak ketakutan yang kekal.

Di dunia diperhamba oleh pekerjaan atau kesukaan dunia, menggerus tepung. Ini bayangan nafkah yang jadi penderitaan bagi banyak orang, sehingga dengan mudah mereka yang bodoh bunuh diri, menghalalkan segala cara tidak takut mati sebab sangat menderita. Masih ada yang cukup senang sebab dosa2nya masih sedikit, tetapi hidup dalam dosa tanpa Kristus itu tetap tidak ada sejahtera dan penderitaan belaka Rom 3:17. Tetapi orang yang hidup dalam kesucian itu selalu bersukacita, puas dan penuh kegirangan sekalipun dalam penderitaan menurut ukuran duniawi Kis 16:25.

Kalau sudah dapat sukacita yang asli dan penuh kepuasan, tidak akan menghalalkan segala cara untuk cari kesukaan apa saja, sebab sudah punya sumber sukacita, juga tidak mudah mau mati sia2 atau bunuh diri.

 

2.b. Uraikanlah ikalan rambutmu.

Ikal2 rambut menceritakan keelokan perempuan Kid 4:1,3; 6:7.

Keindahan, kecantikan manusiawi itu palsu. Istri Pilipus yang direbut Herodes itu tentu cantik (paling sedikit menurut Herodes), kalau jelek, Herodes tidak mau. Tetapi itu jadi sumber penderitaan. Keindahan di luar itu tidak tahan lama, bahkan sia2, kalau di dalam hati tidak ada sejahtera, tiba2 bisa berubah jadi sebaliknya. Luk 12:19-20.

 

2.c. Dan telanjangkanlah kakimu.

Ini kaki yang tidak bersepatu, itu tidak wajar Yez 16:10. Minimum harus pakai sepatu, apalagi jalan jauh Mrk 6:9.

Sepatu yang bagus, dan macam2 kemewahan sampai kaki itu semua fana dan sia2. Hanya sebentar dan haus lagi. Tetapi sepatu Injil perdamaian (berjalan dengan Allah) sehingga jalan disertai Allah, itu aman dan terpelihara. Jangan jalan sendiri, akan jadi mangsa singa, iblis 1Pet 5:8. Jalan dengan Tuhan, kita akan melakukan perkara2 yang besar, indah dan mulia untuk kekal. Maz 60:14.

 

2.d. Singkapkanlah pakaianmu dan seberangilah sungai.

Orang yang berjalan dengan kekuatan sendiri atau dengan iblis itu terbatas. Sekalipun berani menyeberang sungai seperti Yakub dan rombongannya, akhirnya tertangkap Kej 31:21. Tetapi kalau Israel disertai Tuhan, baik menyeberang lewatKolsom atau Yordan bisa diseberangi dengan kemenangan.

 

YES 47:3. PENDERITAAN SEORANG PEREMPUAN WASIAT LAMA.

 

Ketelanjanganmu akan dibukakan, ya malumu akan kelihatan.

Secara jasmani, ketelanjangan itu adalah dosa perzinaan, sebab itu orang2 beriman menjauhkan diri dari yang jahat Ams 22:3. Daud orang yang rohani tidak lari dan kena, akibatnyapahit sekali. Ketelanjangan hanya boleh di dalam pernikahan Kej 2:25.

 

 

Ketelanjangan rohani itu berarti hidup dalam dosa, sia2. Wah 3:17,18; 16:15. Kita harus punya pakaian kebenaran di hadapan Tuhan. Jangan hidup dalam dosa. Orang dunia tidak peduli dosa atau tidak, tidakpeduli di hadapan Allah telanjang atau tidak. Bahkan kebenaran manusia itu pakaian gombal, sia2. Yes 64:6. Ini semua kemuliaan dan kesukaan dunia yang kosong dan sia2.

 

Aku akan membuat pembalasan dan Aku tidak menemukan seorang laki2.

Apa bedanya laki2 dan perempuan dalam Wasiat Lama? Laki2 itu untuk perang dan perempuan itu hanya ikut “nasib”. Kalau suaminya kalah, mereka ditawan, diperlakukan sesuka hati mereka, jadi budak pekerjaan, budak sex, kalau perlu dibunuh, mereka tidak bisa melawan.

Ini adalah hukuman Allah atas dunia ini. Semua laki2 yang bisa perang sudah habis. Kalau dahulu perempuan hanya ber-lezat2 dengan kemenangan dari orang2 laki2nya, tetapi sekarang putri Babil dan Kasdim direndahkan. Semua yang ada hanya perempuan, tidak ada laki2. Ini berarti kalah total. Memang dunia diserahkan pada dosa, burung yang buas itu datang dari Timur (Yes 46:12). Semua hidup dalam dosa. Biasanya masih ada orang yang mau hidup benar dan berbuat baik. Tetapi dalam Minggu ke-70 Daniel, apalagi dalam zaman Antikris, semua hidup 100% dalam perbudakan iblis, tidak ada yang melawan, hidup penuh dosa dan kelezatan daging dalam segala segi (meskipun sangat menderita) sehingga dosa meningkat sampai sempurna, tidak ada perlawanan sebab semua hanya perempuan yang kalah, tidak bisa berperang, 100% taat pada penjajahnya, tidak ada laki2 lagi. Begitu keadaan akhir zaman, hanya dosa se-mata2. Tampaknya dari luar garang, berani, buas, jahat, semaunya sendiri, tetapi itu seperti perempuan yang 100% dikuasai musuh, tidak ada perlawanan, semua taat menurut daging, dan dosa jadi sempurna.

Sebab itu jangan ikut Tuhan setengah hati, tetapi pikul salib, matikan daging, berani berperang melawan daging, iblis dan dunia sampai menang, bukan seperti perempuan2 (Babil) yang tidak bisa berperang tetapi sekarang juga tidak ada yang ber-lazat2, tetapi penuh dengan penderitaan dosa yang meningkat.Jangan suam akan binasa Wah 3:16, tetapi jadilah laki2 di hadapan Tuhan, menang dan tumbuh sampai sempurna. Jadi di Babil ini hanya ada perempuan saja, tidak ada laki2. Perempuannya sudah dihukum dan laki2nya habis sama sekali. Putri Babil tersiksa, menderita dan laki2nya habis, tidak ada seorangpun. Ini keadaan dunia, orang2 dosa pada Minggu ke-70 Daniel semua dijajah dosa penuh, sempurna, tidak ada perlawanan sama sekali. (Sekarang masih ada “orang baik”, orang yang mau menyangkal diri, masih ada yang jujur, masih ada yang menghormati orangtua dsb meskipun itu hanya kain larah Yes 64:6), tetapi dalam masa ini semua menjadihamba dosa, penuh, tidak ada perlawanan, tetapi tidak dalam kelazatan, tetapi dalam penyiksaan penuh oleh iblis, Antikris. (Kalau sudah pasti menang, iblis menunjukkan muka yang sebenarnya, dialah penyiksa dan pembunuh, tidak ada umpan manis). Begitu dahsyat keadaannya. Hidup penuh dengan dosa, tidak ada perlawanan, tidak ada penyangkalan diri sama sekali, tetapi semua jadi sempurna dalam dosa, dalam jajahan Antikris dan iblis, dan inilah pesta Antikris dan iblis selama 3,5 tahun zaman Antikris.

 

YES 47:4. TUHAN, PENEBUS YANG HERAN.

Mengapa ayat 1-3 tahu2 diteruskan dengan ayat 4 tentang penebusan? Ini justru sebaliknya. Orang2 yang percaya Tuhan Yesus, ditebus dan nasibnya justru sebaliknya sangat indah, sudah dibayar lunas.

 

Penebus kami.

Ditebus berarti ada yang menggantikan kerugian, celaka atau kematiannya. Penebusan kita itu lahir batin, dalam dunia sampai kekal, luar biasa! Seharusnya kita menderita karena segala dosa kita, penderitaan lahir batin di dunia dan dalam kekekalan karena dosa2 kita, tetapi kalau ditebus menurut peraturan Allah yang maha kuasa (yang memerintahkan seluruh dunia dan alam berzakh), maka orang yang sudah ditebus itu bebas sampai kekal. Ini betul2 harga yang amat besar, bahkan tidak bisa dibayar oleh apapun, hanyaoleh darah yang tidak bercela 1Pet 1:18-19.

 

Namanya adalah Tuhan bala tentara, yang suci dan Esa, O Israel.

Kita ditebus dari:

  1. Dosa. Kita bisa bebas, merdeka dari dosa sehingga tidak lagi berdosa dan tidak lagi kena segala akibatnya Yoh 8:36, Rom 6:1-2. (Dalam 3,5 tahun I Minggu ke-70 Daniel Gereja mengalami hidup yang indah seperti di Surga, bebas dari segala akibat dosa, begitu heran, sukacita yang penuh seperti di Surga dan dengan segala ciri2 zaman keemasan Gereja. Sangat indah, semuanya hasil penebusan.
  2. Akibat2 dosa. Selama kita lepas dari hidup lama, juga semua dosa kita juga diampuni, sehingga kita bisa bebas dari semua dosa yang sudah diperbuat. Memang perhitungan dosa sesudah lahir baru itu lain Luk 12:48. Dituntut lebih banyak seperti Musa (satu kali salah tidak boleh masuk Kanaan) dan rencana Allah merosot dalam orang beriman kalau berbuat dosa dan ini efeknya sampai kekal. Sebab itu meskipun darah Yesus mengampuni dosa kita, jangan lagi berdosa sesudah lahir baru, kita dituntut lebih banyak Luk 12:48.sebab memang kita sanggup hidup dalam kesucian oleh penebusan Kristus. Penggenapan rencana Allah dengan darah Yesus itu adalah rencana Allah yang maha kuasa, pasti bisa, ditambah lagi oleh Roh Kudus, Firman Tuhan, tubuh Kristus dan semua fasilitas akhir zaman yang limpah dalam Minggu ke-70 Daniel. Sebab itu bersedialah, supaya masuk dalam rencana Allah yang indah, jangan keluar dari rencana Allah seperti ligabo, tetapi hiduplah seperti ligabis (Lima Gadis Bijaksana)!
  3. Kita bisa hidup suci dan tumbuh seperti Dia yang Esa yaitu Allah yang maha besar, maha kuasa di atas se-gala2nya. Kita bisa tumbuh dalam kesucian sampai puncaknya seperti Allah yang maha suci dan tertinggi. Ini hasil penebusan yang luar biasa. Akibatnya juga luar biasa. Ada sukacita, kuasa, kesukaan, kepuasan hasil dari pengolahan selama hidup di bumi (rencana Tuhan hanya sesaat untuk pengolahan, pertumbuhan sampai seperti Kristus) lalu masuk dalam hidup kekal dalam kesukaan yang indah dan mulia se-lama2nya.

Penebusan Allah itu luar biasa, tiada taranya dibandingkan dengan apa saja.

Dosa itu buat celaka dalam segala perkara, tetapi penebusan itu membuang segala macam celaka akibat dosa dan memberikan segala kesukaan Surgawi dengan limpah dalam tingkatan2 yang sesuai dengan pertumbuhan masing2.

 

Nyanyian:

Semakin mulia Dia mengubahku, ubahku, ubahku.