YS222 – Yesaya 45:21-25. Israel Akan Dibenarkan Dan Bermegah-Megah.

YES 45:21. HANYA TUHAN YANG MAHA TAHU.

21.a. Ceritakanlah dan bawa dekat; ya, biarlah mereka berunding bersama.

Cerita tentang apa? Cerita tentang rahasia kekekalan (lihat ayat 21b). Manusia hanya bisa mengerti tentang yang tampak dan yang fana dan itupun tidak penuh. Tentang sejarah saja tidak lengkap,  banyak hal yang kurang tepat atau kurang teliti, bahkan salah. Hal2 yang tampak saja kita belum tahu semua. Kita tetap perlu dan tergantung dari Tuhan, apalagi tentang hal2 yang tidak tampak dan kekal. Kita betul2 tergantung sepenuhnya dari Tuhan untuk perkara2 yang fana yang kelihatan sekarang, lebih2 tentang hal2 yang tidak tampak dan kekal. Sekalipun manusia berhimpun dan bekerjasama dengan baik, pengertiannya terbatas, tidak cukup untuk hidup di dunia ini, apalagi untuk hidup yang kekal yang belum pernah dilihatnya.

 

21.B. Siapakah yang menyatakan hal ini dari zaman purbakala? Siapakah yang menceritakannya dari saat itu?

Pengertian ahli purbakala (Arkheolog) saja sangat terbatas. Kadang2 tentang umur tulang2 manusia yang didapat dihitung dari cara2 yang sulit dan itupun masih bisa keliru. umur manusia menurut Alkitab maksimal 6000 tahun tetapi ada yang mengatakannya ber-puluh2 ribu tahun. Kita percaya akan Alkitab. (Untuk fosil dari binatang2 lain, masih mungkin umurnya sangat tua, sebab memang sebelum penciptaan 7 hari itu, sudah ada langit bumi yang pertama yang tidak disebutkan berapa umurnya, yang dirusakkan oleh iblis Kej 1:1,2. Belum lagi tentang hal2 lain, tidak ada orang yang tahu rahasia2 yang tersembunyi ini.

 

21.c. Siapakah yang menceritakannya dari saat itu? Bukankah Aku Tuhan? Tidak ada Allah lain selain Aku, Allah yang benar dan Juru selamat. Tidak ada yang lain di sampingKu.

Yang bisa menceritakan tentang hari2 yang lalu, tentang semua yang diciptakan Allah, hanyalah Tuhan Allah sendiri. Kalau kita melihat laut (apalagi samudra) kita merasa diri kita terlalu kecil, apalagi untuk seluruhnya dari zaman purbakala, hanya Tuhan yang tahu. Hanya Tuhan itulah Allah dan dari Dia saja kita mendapatkan kebenaran dan Dia juga Juru selamat kita.Tanpa Tuhan kita tidak tahu apa2, sekalipun dari segi2 ilmiah rasa2nya kita tahu banyak, tetapi sesungguhnya semuanya itu masih terlalu sedikit dan belum tentu betul. Alkitab itulah yang menjelaskan semua dengan benar, jelas dan lengkap dalam pengurapan Roh Kudus (1Kor 2:10, Yoh 16:13) untuk keselamatan dan masa depan kita. Kalau seorang percaya akan Tuhan dan FirmanNya, ia mengalami lahir baru dari Tuhan, lalu hidup dipimpin Roh, ia akan mengerti rahasia Allah yang dalam2. Apa yang diketahui manusia itu terlalu sedikit dan hanya berguna dalam dunia yang kelihatan ini saja. Sebab itu lekatlah dengan Tuhan, terus dipimpin Roh dan bertekun dalam Alkitab, baru kita bisa mengerti rahasia keselamatan dan hidup kekal yang akan datang, makin lama makin banyak sampai akhirnya penuh Mat 10:26-27.

 

YES 45:22. ORANG YANG MEMANDANG TUHAN AKAN SELAMAT.

 

22.a. Pandanglah Aku, maka selamatlah engkau.

Keselamatan hanya ada di dalam Tuhan Yesus Kristus, tidak ada keselamatan di luar Tuhan Yesus, Maz 3:9. Tanpa Tuhan Yesus tidak ada seorangpun sampai ke Bapa dalam Surga Yoh 14:6.

Semua orang sudah berdosa dan kurang kemuliaannya dan upah dosa itu maut Rom 3:23; 6:23. Orang yang tidak mau percaya dan memandang Tuhan, tidak akan selamat. Tetapi yang mau percaya akan beroleh selamat.

Ini bukan ditentukan Tuhan Allah, tetapi adalah keputusan hati setiap orang. Rom 10:10. Allah tahu lebih dahulu Rom 8:29. Dia tidak membuat kita menjadi mesin atau robot yang sepenuhnya ditentukan oleh Allah, tetapi mahluk bebas yang harus mengambil keputusan dari dirinya sendiri.

 

Luk 12:57

Apakah sebabnya kamu tidak dapat memutuskan apa yang benar dari hal dirimu sendiri? (KJI)

 

Manusia harus mengambil keputusan untuk percaya.

Mengapa ada orang yang tidak mau percaya?

  1. Karena tidak tahu,
  2. Karena latar belakang kebudayaannya, kepercayaan nenek moyangnya dsb, sehingga mereka sudah terbiasa dengan kepercayaannya.

Tetapi waktu mereka mendengar Injil, matanya dicelikkan oleh Injil.

 

2Kor 4:4

yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh allah dunia ini, supaya cahaya Injil Kristus yang mulia itu, yang merupakan gambaran Allah, jangan bersinar kepada mereka. (KJI)

 

Kuasa Injil itu luar biasa, sebab ada Allah yang maha kuasa, Sang Pencipta di dalam Injil itu. Dia tidak ingin seorangpun binasa (2Pet 3:9). Roh Allah mencelikkan matanya sehingga bisa memilih. Kalau mau percaya, akan selamat.

 

Yoh 3:16

“Karena begitu Allah mengasihi dunia ini, sehingga diberikan-Nya Putra-Nya yang tunggal, supaya barangsiapa yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (KJI)

 

Ada orang yang mau percaya, ada yang tidak mau percaya dan itu menentukan nasibnya untuk kekal. Di mana2 ini terjadi. Sekalipun orang2 terikat oleh tradisi atau kepercayaan manusiawi, tetapi waktu diterangi oleh Injil Kristus, mereka akan mengerti dan bisa mengambil keputusan untuk keselamatannya. Roh Kudus menolongnya, sehingga imannya jadi kokoh sekali, sebab ini bukan hanya pekerjaan manusia, tetapi Allah ikut menolong orang yang mau.

Ada orang2 yang tidak mendapat kesempatan mendengar Injil, tetapi Allah sudah tahu lebih dahulu, dan mengenal orang2 ini. Tuhan tahu lebih dahulu mereka2 yang tidak mau percaya, sebab itu sekalipun mereka mendapat kesempatan, Allah tahu lebih dahulu bahwa mereka memang tetap tidak mau percaya dan terhilang; sebab itu kalau Allah tidak memberi kesempatan, Ia tetap bisa mengadili dengan adil, sebab Ia sudah tahu lebih dahulu, yaitu tidak selamat.Sebab itu Allah juga bisa mengadili bayi yang lahir mati, ini seperti orang yang tidak mendapat kesempatan mendengar Injil. Mereka yang akan percaya, dilahirkan Tuhan lewat orang percaya sehingga bayi itu selamat dalam orangtuanya. 1Kor 7:14.

Sebab itu kita yang sudah percaya, itu suatu keuntungan yang sangat besar, jangan sia2kan hal ini.

 

Ibr 2:3

bagaimana kita dapat terlepas, jika kita melalaikan keselamatan yang sedemikian besarnya? Yang pada mulanya diucapkan oleh Tuhan lalu diteguhkan kepada kita oleh mereka yang sudah mendengarnya. (KJI)

 

22.b. Selamatlah engkau, semua ujung2 bumi, sebab Akulah Allah dan tiada yang lain.

Meskipun dengan cara sederhana, tetapi dalam Wasiat Lama,berita “Injil” tentang Allah itu sudah sampai ke ujung2 bumi, sampai semua orang2 Kanaan dalam zaman itu bisa mendengar dan percaya akan Allahnya Israel. Misalnya Orang2 Yerikho sudah mendengar tentang Allahnya orang Israel yang membelah laut, tetapi mereka tidak mau percaya, hanyalah keluarga Rahab saja yang mau percaya. Tetapi orang2 Gibeon percaya akan Allahnya Israel, sebab itu mereka mencari jalan untuk bisa diselamatkan dengan sumpah atas nama Allah Israel dan mereka berhasil sehingga mereka selamat Yus 9:3-4, 14-15. Selalu ada jalan sehingga berita “Injil” itu sampai pada semua orang di Kanaan dan di mana2, apalagi pada orang yang akan mau percaya, Allah sudah tahu lebih dahulu dan tidak pernah lupa atau gagal mengatur semuanya, sampai berita tentang Allah yang hidup dan ajaib itu sampai pada mereka.

Allah kita itu luar biasa dan maha kuasa, Ia sanggup bertindak dengan adil dan menyelamatkan semua orang yang mau percaya kepadaNya, sekalipun di tempat2 yang jauh dan tidak bisadicapai oleh pikiran manusia , seperti Ruth dan Orpa, mereka akhirnya mendengar Injil dari Naomi. Memang caranya lebih sederhana dan primitif seperti Ayub, Abraham, tetapi mereka bisa mendengar berita tentang Tuhan dan orang2 yang mau percaya seperti Ayub, Abraham bisa percaya dan imannya menjadi begitu mendalam bahkan mungkin sudah mendekati sempurna. Hidup Ayub begitu indah dan berkenan pada Tuhan, sampai Tuhan memberi rekomendasi yang luar biasa Ay 1:1,8, apalagi tentang hukum2 nikah, Ayub sangat mengerti dengan ketepatan seperti dalam Perjanjian Baru, bahkan jauh lebih dalam pengertiannya daripada banyak orang Kristen zaman sekarang (lihat khotbah M3723). Juga Yusuf jadi begitu indah tanpa Alkitab (Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf sampai Musa, belum ada Taurat) tetapi mereka bisa menjadi begitu indah seperti orang2 Wasiat Baru, bahkan Henokh menjadi sempurna di tengah2 bangsa yang begitu jahat di hadapan Tuhan dan seperti Nuh di tengah2 bangsa yang sudah sempurna dalam dosa2nya.

 

YES 45:23. FIRMAN TUHAN ITULAH KEBENARAN DAN TIDAK AKAN BERUBAH.

 

23.a. Aku bersumpah demi diriKu sendiri.

Tuhan bersumpah hanya demi diriNya sendiri, sebab tidak ada lagi yang lebih besar daripadaNya dan Dia bukan hanya maha besar, tetapi juga mutlak benar, sebab Tuhan tidak bisa berdusta Ibr 6:18. Memang Allah itu terlalu besar bagi kita dan siapapun sehingga Ia merupakan suatu rahasia. Tetapi itulah kenyataannyayang benar, bahwa Allah tidak bisa berdusta. Sebab itu Ia bersumpah demi diriNya sendiri. Orang yang percaya akan kata2 Allah dan taat pasti untung, sebab kata2nya pasti benar, janji Tuhan pasti jadi.

 

23.b. Firman itu keluar dari mulutKu  dalam kebenaran dan tidak akan berbalik.

Firman dari mulut Tuhan itulah kebenaran Yoh 17:17. Pasti jadi dan tidak akan berbalik, artinya tidak akan bisa dibatalkan lagi. Hukum manusia itu biasanya masih diperdebatkan, sebab setiap orang bisa mengartikannya sendiri2, apalagi kalau zamannya sudah berubah, hukum2 manusia ikut berubah, tetapi Firman Tuhan itu pasti benar dan tidak akan ada perubahan untuk selamanya.

Kalau hidup didasarkan kebenaran yang berubah, nasibnya juga berubah, sekarang jaya, besok2 hancur. Tetapi kalau hidup kita didasarkan atas kebenaran mutlak, kita akan kokoh untuk se-lama2nya sampai kekal.

 

23.c. Sebab kepadaKu setiap lutut akan bertelut.

 

Fil 2:10

Supaya dalam nama Yesus setiap lutut akan bertelut, segala yang di surga, yang di bumi, dan yang ada di bawah bumi. (KJI)

 

Ini sama seperti Pil 2:10 bahkan disini dijelaskan bahwa nama Tuhan itu adalah Tuhan Yesus Kristus Kis 2:36. Tidak ada keselamatan di kolong langit ini selain dengan Nama ini Kis 4:12. Dan Dia menjadi pemenang atas semuanya, semua dikalahkannya. Sebab itu semua lutut bertelut, karena Tuhan Yesus adalah nama di atas segala nama. Semua lutut, termasuk musuh yang di bawah bumi (iblis dengan segala tentara dan pengikutnya), mereka akan bertekuk lutut sebab kalah dan binasa. Wah 5:13. Tetapi orang yang bertelut sebab percaya sehingga tumbuh dan taat, ia akan dipermuliakan Tuhan. Jangan termasuk orang2 bertelut yang celaka, tetapi berlutut karena mengakui, tunduk dan taat akan Firman Tuhan. Kita mematikan daging dan mau taat sepenuh sehingga jadi selamat dan mulia dalam Surga. Putra manusia Yesus menjadi contoh ketaatan sampai mati. Pil 2:8.

 

sebab kalah    —> binasa

tidak mau taat      Wah 5:13

 

 

Bertelut:

 

 

percaya, tunduk dan taat  –> selamat

matikan daging                mulia, Surga.

 

 

Tetapi yang tidak mau mematikan daging untuk bisa taat akan Firman Tuhan, tidak mau bertekuk lutut kepadaNya seperti Lucifer dkk, satu kali semuanya akan dikalahkan dan juga pasti bertelut tetapi bukan untuk selamat tetapi untukdibinasakan kekal dalam Tasik api.

 

23.d. Dan setiap lidah akan bersumpah.

 

Fil 2:11

Dan setiap lidah akan mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan, bagi kemuliaan Allah, Bapa (KJI)

 

Dalam Fil 2:11 bunyinya berbeda tetapi tidak bertentangan satu sama lain, saling melengkapi, sebab keduanya sama2 benar. Tuhan Yesus adalah Tuhan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja Wah 19:16. Dia adalah pemenang.Orang yang mengakui Tuhan Yesus itu Tuhan, Allah yang maha besar, kalau bersumpah (Wasiat Lama) atau ber-kata2 di dalam Kristus, sebagai orang2 beriman Wasiat Baru Mat 10:37, tidak berani berdusta, sebab percaya akan Tuhan Allah, Hakim bumi yang adil Kej 18:25. Tetapi orang yang tidak percaya atau tidak mengakuiNya, berani bersumpah dan melanggarnya dengan mudah seperti Zedekia terhadap raja Babil.  dan mereka kena hukuman oleh Hakim yang adil, sehingga Zedekia diserahkan Tuhan pada Babil. Tetapi Yusak tidak berani ingkar pada orang2 Gibeon, meskipun ternyata ia sudah tertipu dan rugi Yus 9:15.

Biar mulut kita mengakui nama Tuhan dan memuliakan Tuhan dengan mulut dan perbuatan kita yang sesuai, bagi kemuliaan Allah Bapa. Lidah itu penting, ini salah satu tanda penting, yaitu orang yang sempurna itu tidak lagi berdosa dengan lidahnya Yak 3:2, Wah 14:5. Sebab itu orang yang tidak memelihara lidah itu orang yang tidak beribadah, tidak takut akan Allah dan akan celaka dan binasa Yak 1:26. Kita harus mau menyangkal diri untuk bicara dengan betul dan jujur. Juga dalam hal2 yang sulit, minta pimpinan Roh Kudus, lebih2 dalam keputusan dan kata2 yang penting, bahkan dalam semua kata2 kita; juga orang yang taat dipimpin Roh itu juga akan diberi kekuatan oleh Roh Kudus untuk bisa mentaatinya.

 

YES 45:24. DI DALAM TUHAN ADA KEKUATAN DAN KEBENARAN.

 

24.a. Sesungguhnya seorang akan berkata, di dalam Tuhan, saya mempunyai kebenaran dan kekuatan,

Kalau kita percaya dan tinggal dalam Tuhan, kita mempunyai kekuatan yang cukup besar bahkan tidak terbatas (tergantung dari pengertian dan ketaatan kita masing2) dan dengan kekuatan itu kita bisa hidup benar di hadapan Allah. Kekuatan dan hikmat itu nomer 1 untuk hidup benar dan berkenan kepada Tuhan, bukan untuk mencari berkat atau perkara2 yang fana dan sia2, tetapi untuk mencari yang kekal. Tinggallah di dalam Tuhan dengan segenap hati artinya dengan keputusan yang tegas mau hidup dalam kesucian Tuhan dan taat, maka kita akan jadi kuat, punya kuasa untuk bisa mentaati Firman Tuhan dalam kebenaran, bukan untuk mengumpulkan hal2 yang fana. Tetapi kalau kita hidup benar, Tuhan di pihak kita 1Pet 3:12, maka orang yang disertai Tuhan, akan selalu berhasil Yus 1:8, Maz 1:3 dan segala keperluannya dilengkapi, bahkan dengan limpah Mat 6:33.

 

24.b. Bahkan kepadanya orang akan datang dan semua yang marah kepadanya akan dipermalukan.

Di dunia banyak orang berani marah kepada Tuhan Allah. Tetapi malaikat2 yang sudah melihat Tuhan, gemetar Yoh 2:19 dan tidak berani marah2 Yak 1:9. (Pencobaan malaikat2 kecil, lagipula mereka bisa melihat Tuhan dan merasakan Surga, tetapi yang melawan (= dosa sengaja, sebab sudah melihat dan tahu, tiada ampun. Ibr 10:26)langsung dihukum! 2Pet 2:4). Mengapa marah pada Tuhan? Tidak mau tunduk dan taat kepada Tuhan. Kadang2 mau tunduk dan taat kalau dapat berkat, atau kalau permintaannya dipenuhi; kalau tidak ia marah2 dan melawan Allah (malaikat tidak berani berbuat demikian, yang berani langsung akan dihukum, dipecat dan dibuang keluar dari Surga). Kita seharusnya tetap tunduk dan taat sekalipun menghadapi hal2 yang tidak kita kehendaki atau dalam hal2 yang tidak bisa kita mengerti, seperti Yusuf, Daud dll. Itu taat yang betul, bahkan terus bersyukur dalam keadaan apapun Ef 5:20.

Orang2 yang berani marah2 pada Tuhan itu akan dipermalukan. Memang hukumannya lebih ringan dari malaikat 2Pet 2:4, tetapi kalau waktunya habis, tetap tidak bertobat, akan binasa seperti malaikat2 itu dalam neraka dan Tasik api yang kekal.

Kita perlu keputusan untuk mau taat dan kekuatan (diberikan Roh Kudus pada yang mau taat), maka kita bisa terus dan tetap hidup benar, taat dan berkenan kepada Tuhan untuk selamanya.

 

YES 45:25. DI DALAM TUHAN DIBENARKAN DAN MULIA.

 

Di dalam Tuhan seluruh benih Israel akandibenarkan dan akan ber-megah2.

Orang2 yang mau hidup di dalam Tuhan dalam kesucian dan mau taat terus (Tuhan Allah itu benar dan suci, tidak mungkin ada dosa sedikitpun), hasilnya akan indah, pasti bisa terus menerus hidup benar dan berkenan pada Tuhan. Asal mau, Allah yang maha kuasa sanggup memberi kita kekuatan untuk mematikan daging dan taat akan Firman Tuhan sehingga dapat terus hidup benar. Roh Kudus selalu standby, dengan atau tanpa baptisan Roh, orang bisa hidup benar, tetapi untuk tumbuh terus kepada kesempurnaan, kita harus meniru Putra manusia Yesus yang hidup selalu dipimpin Roh Mat 4:1, Rom 8:14.

Sesudah lahir baru kita bisa hidup benar di hadapan Allah, tetapi tanpa baptisan Roh Kudus kita terbatas, seperti murid2 yang ingin tetapi tidak berani, tidak kuat Mat 26:41; tetapi sesudah baptisan Roh Kudus mereka menjadi sangat berani, kuat dan penuh dengan hikmat dan karunia2 Roh. Dengan pimpinan dan kuasa Roh Kudus kita bisa hidup dalam kesucian di hadapan Tuhan, dan Tuhan akan terus menyertai kita sehingga bisa tumbuh terus dalam kemuliaan Allah dari kemuliaan kepada kemuliaan yang lebih tinggi lagi, sampai akhirnya penuh seperti Kristus 2Kor 3:18. Luar biasa, kita bisa terus bertumbuh dalam kemuliaan yang makin tinggi dan mulia, sampai akhirnya bisa menjadi seperti Kristus,  dengan  penuh, tetapi Kristus tetap lebih besar dari kita.

Benih Israel dalam Wasiat Baru adalah orang yang percaya pada Tuhan Yesus, lahir baru. Orang2 ini bisa hidup di dalam Kristus sebab janji Abraham ada di atasnya Gal 3:7. Begitu indah dan mudah; ambil putusan mau percaya, langsung jadi anak2. Abraham (sebab sudah jadi anak2 Allah Yoh 1:12) dan orang2ini bisa menerima janji2 Abraham di dalam Tuhan Yesus, yaitu penebusan dan tumbuh sampai kemuliaan yang penuh.

 

Kesimpulan:

Ayat 21. Hanya Tuhan yang maha tahu. Tuhan menyatakan semua rahasia dari purbakala sampai kekal. Tuhan itu Allah yang benar dan Juru selamat bagi orang yang mau percaya. Dengan percaya akan Firman Tuhan, kita bisa mengerti dan mengalami rahasia Allah. Tinggal dalam Tuhan dan tekun belajar rahasia2 Allah 2Pet 3:18 dan kita akan mengalaminya.

Ayat 22. Orang yang memandang Tuhan akan selamat. Ambil keputusan dan tetap taat sampai mati. Keselamatan itu begitu besar, jangan di-sia2kan, jangan ditipu oleh iblis.

Ayat 23. Firman Tuhan itulah kebenaran dan tidak akan berubah. Firman Tuhan itu kebenaran yang mutlak yang tidak perlu diperdebatkan lagi, tidak akan berubah. Tunduk dan bertelut, betul2 taat sampai dalam hati, mulut dan perbuatan, maka kita akan disertai Tuhan dengan heran dan akan dipermuliakan sampai kekal. Jangan lupa lidah, harus dipelihara dan dicocokkan dengan Firman Tuhan.

Ayat 24. Di dalam Tuhan jadi kuat dan benar. Asal sungguh2 mau percaya dan taat, pasti dapat kekuatan untuk bisa hidup benar, yaitu hidup yang disertai Tuhan, luar biasa dan segala perbuatannya beruntung juga.

Ayat 25. Di dalam Tuhan, Israel rohani lahir baru dan tumbuh dalam kemuliaan Allah sampai seperti Kristus. Suatu kesempatan yang heran, jangan di-sia2kan.

 

Nyanyian:

Kalau Tuhan besertaku.