YS212 – Yes 44:28. Koresy, Yerusalem Dan Bait Suci.

YANG BERKATA TENTANG KORESY, DIALAH GEMBALAKU,

Ini suatu nubuatan tentang Koresy, Yerusalem dan bait suci. Dalam nubuat Yesaya disini, jelas disebut nama Koresy, tetapi dalam nubuatan Yeremia tidak disebutkan, tetapi itu tentang Koresy.

Siapakah Koresy? Beberapa orang mengatakan dia adalah anak Ester. Ini kemungkinan besar, benar. Hanya saja belum ditemukan ayat2nya

Secara harfiah ini sudah digenapi oleh raja Koresy, raja Farsi itu dalam Ezr 1:1-2.

Ezr 1:1-2

1 Sebermula, maka pada tahun yang pertama dari pada kerajaan Koresy, raja Farsi itu, supaya sampailah firman Tuhan yang telah dikatakan oleh Yermia, digerakkan Tuhan akan hati Koresy, raja Farsi itu, sehingga disuruhnya berseru-seru dalam segala kerajaannya dan dilayangkannya pula beberapa pucuk surat, bunyinya:

2 Demikianlah titah Koresy, raja Farsi: Bahwa Tuhan, Allah yang di sorga, sudah mengaruniakan kepadaku segala kerajaan yang di atas bumi, dan disuruhnya aku membuat baginya sebuah rumah di Yeruzalem, yang di tanah Yehuda. (TL)

 

Dia menyuruh orang Israel pulang kembali ke Israel dan memberinya fasilitas yang lengkap untuk pulang, juga semua alat2 bait suci yang dahulu dirampas oleh Nebukadnezar, dikembalikan  kepada orang2 Israel supaya mereka bisa membangun dan memulihkan kembaliYerusalem dan bait sucinya. Ini suatu pemulihan yang ajaib, yang tidak bisa dipikirkan oleh pikiran manusiawi.Ini suatu hal yang luar biasa meskipun baru penggenapansecara jasmani. Tuhan sudah berfirman lewat nabi Yeremia bahwa Yehuda akan dibuang ke Babil selama 70 tahun lalu sesudah itu mereka akan kembali dan mendirikan bait Allah yang di Yerusalem. Yer 25:11-12.

Yer 25:11-12

11 Maka segenap negeri ini akan menjadi suatu kerobohan batu dan kerusakan, dan segala bangsa ini akan diperhamba oleh raja Babil tujuh puluh tahun lamanya.

12 Tetapi akan jadi apabila genaplah sudah tujuh puluh tahun itu, bahwa Aku kelak membalas segala kejahatannya kepada raja Babil dan kepada bangsa itu, demikianlah firman Tuhan, dan lagi kepada tanah orang Kasdim dan Kujadikan dia kelak suatu kerobohan yang kekal. (TL)

 

Waktu Yeremia bernubuat tentang 70 tahun, tidak disebut nama raja Koresy. Nama ini belum dibuka, baru sesudah 70 tahun, nama itu nyata 2Taw 36:22,23. Tetapi Yesaya hidup sebelum Yeremia dalam pemerintahan Uzia, Yotam, Ahaz dan Hizkia. Dan nama ini sudah ada dalam nubuatan Yesaya yang sudah hidup sebelum Yeremia.

Siapakah Koresy ini?

 

Secara rohani, Koresy adalah gembalaKu Yes 44:28, Dialah yang Kuurapi Yes 45:1. Jadi ini seperti Kristus yang diurapi (Kristus = diurapi = Mesias, bhs. Ibrani). Ini adalah gambaran dari Kristus yang diurapi dan menjadi (gembala yang Agung, TB). Penghulu gembala (KJI, TL). 1Pet 5:4.

 

1Pet 5:4

Dan apabila Penghulu Gembala itu kelihatan, kamu akan menerima sebuah mahkota kemuliaan yang tidak akan layu. (KJI)

 

Penghulu gembala adalah kepala dari segala gembala2. Mengapa diberi sebutan gembala? Mengapa tidak dinamakan Raja yang maha besar, Imam dll. Ini ada hubungannya dengan isi nubuat ini, yaitu:

  1. Orang yang mengasihi Tuhan itulah seoranggembala. Yoh 21:15-17.

 

Yoh 21:15

Kemudian, sesudah mereka sarapan, Yesus berkata kepada Simon Petrus, “Simon, putra Yunus, apakah engkau mengasihi Aku lebih daripada orang-orang ini?” Jawab Petrus kepada-Nya, “Ya, Tuhan, Engkau tahu bahwa saya mengasihi-Mu.” Ia berkata kepada Petrus, “Berilah makan (gembalakanlah) anak-anak domba-Ku.” (KJI) (16-17)

 

Orang2 ini mencintai Tuhan, juga mencintai jiwa2 dalam lingkungannya, atau yang dibebankan Tuhan kepadanya dan ia memberi makan dan menggembalakan domba2nya.

  1. Ini pelayanan yang sangat mulia di hadapan Allah (tetapi untuk orang Mesir ini pelayanan yang hina Kej 46:34). Mengapa mulia bagi Allah? Sebab Allah itu kasih, dan gembala itu karena kasih memelihara domba2Nya, bahkan bersedia mati untuk domba2 yang digembalakannya Yoh 10:15. Setiap orangtua adalah gembala bagi anak2nya. Setiap pemimpin dalam Gereja (pemimpin yang manapun) adalah gembala bagi orang2 yang dipimpinnya. Gembala ini yang sangat memperhatikan keselamatan dan pertumbuhan rohani domba2nya yaitu orang2 yang dipimpinnya Ibr 13:17.
  2. Domba tanpa gembala itu nasibnya celaka Mrk 6:34.
  3. Digembalakan dan dibawa kembali ke Yerusalem. Ini maksud utama dari nama gembala itu. Pemimpin2 atau gembala2 dari domba2, akan membawa umat Tuhan kembali ke Yerusalem membangun bait Allah. Inilah gambaran dari Gereja Tuhan yang digembalakan, dipimpin oleh Kristus dan hamba2nya (gembala2) untuk membangun bait Allah di Yerusalem.

Inilah gambaran dari proyek penyelesaian rencana Allah. Gereja akan disempurnakan, menjadi mempelai perempuan Anak domba Allah, maka dengan demikian seluruhrencana Allah digenapkan. Luar biasa.

Orang2 beriman yang jadi tawanan, akhirnya dipulihkan Yoel 2:25 dan dibangunkan kembali oleh Kristus menjadi Gereja yang akan ikut dalam pengangkatan, bahkan sebagian dari Gereja Tuhan menjadi Yerusalem baru (orang2 yang sempurna, 144.000 orang Wah 14:1) yaitu menjadi mempelai Anak domba Allah Wah 21:2,9.

 

DAN IA AKAN MELAKUKAN SEGALA KESUKAANKU.

Putra manusia Yesus yang digambarkan disini sebagai Koresy adalah seorang yang selalu melakukan segala kesukaan BapaNya. Beberapa kali ada suara dari Surga yang mengatakan hal ini, misalnya Mat 3:17; 17:5.

 

Mat 3:17

Dan lihatlah suatu suara keluar dari Sorga berkata: “Inilah Putra-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” (KJI) (17:5).

 

Hal ini juga dikatakan dalam Yes 44:28; 42:1; 45:1 Begitu juga orang2 yang menjadi sempurna adalah orang2 yang selalu memperkenankan Tuhan. Kol 1:10. Juga seperti Daud Kis 13:22. Tuhan minta supaya kita hidup seperti ini, yaitu hidup bagi kesukaanNya.

Dari orang berdosa (Luar Halaman) menjadi orang benar (Halaman), lalu menjadi orang yang memperkenankan Tuhan (Ruangan Suci) dan baru sesudah itu menjadi orang sempurna (Ruangan Maha Suci). Kalau seorang beriman tidak hidup memperkenankan Tuhan, tidak mungkin ia tumbuh terus, apalagi menjadi sempurna.

Memang kita diciptakan untuk kesukaan Allah Wah 4:11.

 

 

gb skema KS

 

 

Wah 4:11

“Layaklah Engkau, o Tuhan menerima kemuliaan dan hormat dan kuasa; karena Engkau telah menciptakan segala sesuatu, dan untuk kesukaanmu, mereka ada dan sudah diciptakan.” (KJ)

 

Ini bukan karena Allah itu egois, tetapi sebab ini yang bisa menyelamatkan dan menguntungkan diri kita sendiri. Kalau orang2hidup untuk diri kita sendiri menurut daging itu berarti mereka dalam tangan iblis dan akhirnya dari neraka kekal. Tetapi kalau orang2 berimanhidup memperkenankan Tuhan maka mereka akan tetap selamat dan jadi mulia di dalam Surga. Jadi Tuhan memerintahkan kita untuk hidup bagiNya itu sama sekali bukan karena Tuhan hendak mengambil untung dari kita. Itu tidak mungkin  sebab Allah itu kasih, Ia tidak butuh apa2 dan maha kuasa, bisa berbuat segala tanpa batas dan Ia sudah lebih dari cukup. Semua ini diperintahkan untuk kebutuhan atau kemuliaan umat Tuhan sendiri.

Kalau Tuhan menyuruh kita untuk hidup selalu memperkenankannya, itu sebetulnya adalah bagi keuntungan dan kemuliaan kita sendiri. Sebab orang seperti ini akan tumbuh terus dengan cepatsampai sempurna seperti Kristus, penghulu gembala ini dan itulah tingkatan kemuliaan yang tertinggi dan sempurna bagi manusia.

 

JUGA BER-KATA2 TENTANG YERUSALEM, ENGKAU AKAN DIBANGUNKAN.

 

 

gb kota Yerusalem dengan temboknya

 

 

 

Rencana Allah untuk menyempurnakan GerejaNya pasti jadi, tidak akan gagal. Orang2 yang menolak untuk ikut dalam proyek ini adalah orang yang tidak percaya dan tidak mau, dan mereka akan tersingkir dan digantikan orang lain yang mau. Mat 21:43.

 

Mat 21:43

Oleh karena itu Aku berkata kepadamu, Kerajaan Allah akan diambil daripadamu dan diberikan kepada bangsa yang dapat menghasilkan buah daripadanya. (KJI)

 

Betapa bodoh orang yang tidak mau dibangunkan oleh Allah menjadi sempurna seperti Kristus. Memang perlu iman untuk bisa hidup suci bahkan untuk terus bertumbuh sampai sempurna. Tetapi kehendak Allah tidak pernah gagal atau batal Ay 42:2, Luk 1:37. Semua Firman Allah dan nubuatanNya pasti jadi.

Kalau Allah sudah mengatakannya, itu pasti jadi. Ini perkara yang luar biasa. Biasanya orang2 berkata, bahwa manusia tidak mungkin menjadi sempurna. Apalagi orang dunia, mereka berkata: tidak ada gading yang tak retak.

Biasanya bagi orang dunia, yang sempurna itu hanya Allah, tidak mungkin untuk manusia, apalagi kalau kita melihat begitu banyak kekurangan dari diri kita sendiri, dari saudara2 kita bahkan dari Gereja sedunia. Tetapi kalau Tuhan sudah berkata, itu pasti jadi.

Jangan berpikir manusiawi (yaitu percaya bahwa tidak mungkin manusia bisa menjadi sempurna) tetapi percayalah akan apa saja yang dikatakan Allah, itu pasti jadi. Berapa kali kita terlalu lelah bahkan bisa putus asa melihat kekurangan2 kita sendiri atau orang2 sekitar kita, tetapi jangan putus asa, pasti bisa, rencana Allah pasti jadi dan berbahagialah orang yang percaya akan Firman Tuhan. Luk 11:28.

DAN KEPADA BAIT SUCI, FONDASIMU AKAN DILETAKKAN.

Bait suci ini adalah tubuh Kristus. Kalau kita melihat tubuh Kristus, ada yang baik, ada yang jelek, ada yang rusak, ada yang sungguh2 ingin tumbuh, tetapi rata2 terlalu jauh dari kesempurnaan. Tetapi tetap percayalah, orang yang percaya dan mau pasti bisa jadi sempurna atau ikut pengangkatan yang tidak percaya, tidak mau, akan tertinggal; Wah 11:2.

Untuk membangun perlu ada pondasi. Tanpa pondasi tidak bisa membangun.

Apa pondasi kita? Tidak ada pondasi lain karena Kristus yang menjadi pondasi kita. 1Kor 3:11, Mat 7:24-28.

 

1Kor 3:11

Karena tiada seorangpun yang dapat meletakkan alas yang lain, kecuali alas yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. (KJI) (Mat 7:24-28),

 

Untuk menjadi sempurna, perlu diperhatikan pondasinya! Kalau tidak ada pondasi yang betul, maka kita terlalu jauh mengharapkan kesempurnaan!

 

Membangun pondasi untuk kesempurnaan. Banyak orang tidak mau memikirkan rencana Allah.

  1. Kita harus mengerti tentang kesempurnaan dan akhir zaman. Jangan hanya cerita tentang yang sekarang, tetapi harus lengkap seluruh kebenaran Firman Tuhan (Kis 20:20) termasuk tentang kesempurnaan dan akhir zaman. Orang yang tidak mengerti tentang kesempurnaan, bagaimana bisa membangun pondasi untuk menjadi sempurna!
  2. Kita harus tahu bedanya antara selamat dan sempurna. Mereka yang membangun pondasi untuk satu lantai, akan roboh waktu dipaksakanmembangun 5 lantai. Pondasi itu harus dibangun sesuai dengan rencana pembangunan keseluruhannya.Misalnya membangun 1 atau 5 atau 100 lantai itu pondasi sangat berbeda. Kalau sudah dibangun pondasi untuk satu lantai, tidak mungkin membangun untuk 5 atau 100 lantai, di atas pondasi yang hanya untuk satu lantai,tidak mungkin! Sebab itu sekarang sudah waktunya kita mengerti tentang kesempurnaan rencana Allah sehingga pondasi yang kita bangun, bukan untuk sekedar selamat, tetapi untuk bertumbuh terus, ditambahi terus sampai sempurna atau paling tidak sedikit di bawah sempurna. (Misalnya sempurna itu 100 tingkat, kalau kita hanya membuat pondasi untuk 1 atau 2 tingkat, pasti tidak mungkin membangun sampai 100 tingkat). Sebab itu kita harus mengerti tentang kesempurnaan dan akhir zaman, bukan besok2 saja baru mau mengerti!

Mereka yang hanya membangun untuk satu lantai saja akan roboh tidak lama lagi waktu dosa meningkat dengan hebat. Kita menghadapi dua puncak yaitu dosa dan kesucian yang meningkat sampai sempurna, bukan hanya kesucian atau dosa saja Wah 22:11. Kita mengharapkan bisa tahan dalam godaan dan ujian dahsyat yang akan makin ber-tambah2.

Jangan lupa, membangun pondasi itu suatu bagian yang penting dan besar.

Biasanya dalam pembangunan gedung2 zaman sekarang, untuk pondasi yang sesuai dibutuhkan biaya yang besar dan waktu yang lama yaitu kira2 30% dari biaya keseluruhan. Begitu pula untuk perkara rohani, ini bisa menjadi gambaran bahwa membangun pondasi itu tidak bisa sambil lalu, tetapi harus diberi prioritas. Harus ada pengorbanan waktu, harga, perhatian dst! Jangan sambil lalu! Misalnya kita harus belajar dan makan Firman Tuhan dua kali ganda, 2 Gomer (seperti Elia, pondasinya cukup untuk bisa menjadi sempurna). Tebus waktu untuk belajar Firman Tuhan lebih banyak, untuk selalu berdoa dan penuh dipimpin Roh sehingga kita mendapat pengurapan dua kali ganda seperti Elisa 2Raj 2:10.

Kita juga harus bisa bersekutu dalam kesucian dan kasih Kristus dalam tubuh Kristus dengan baik sehingga kekuatan kita naik ber-lipat2 kali ganda dan ini perlu untuk menghadapi tantangan akhir zaman yang begitu dahsyat Im 26:8. Juga tumbuh dalam pelayanan, mahir pikul salib, mahir dipimpin Roh dalam kesucian sehingga suci di hadapan Allah (MAK) dan dalam segala waktu Past tense, Present tense, Future (PPF).

Kalau kita tidak mengkhususkan (bahkan seperti pembangunan gedung2) perlu pengorbanan waktu, biaya, perhatian, penyangkalan diri begitu banyak (30%) baru kita bisa mempunyai pondasi yang kuat untuk dibangun sampai sempurna, dan kuat menghadapi air bah, angin ribut dan hujan deras di akhir zaman ini. Perhatikan baik2 untuk membangun pondasi yang sesuai, jangan sambil lalu, jangan terlambat!

  1. Kita harus mulai memasang pondasinya sekarang.

Sekarang sudah waktunya membangun fondasi, bukan nanti kalau sudah sempurna baru membangun pondasi. Mat 24:42.

 

 

 

gb OHP Mat 24:42

 

 

 

Kemampuan yang cukup (pas2an) untuk sekarang, tidak cukup untuk kesukaran2,  godaan dan ujian2 yang akan datang!

Kita harus sudah punya pondasi untuk segala kesukaran, godaan dan ujian yang akan datang!

Mungkin fasilitas Tuhan belum lengkap diberikan sekarang seperti misalnyaHujan akhir, pembukaan seluruh Firman Tuhan, hukum atau disiplin yang keras dalam Gereja, jabatan2, kemampuan untuk menghadapi aniaya yang dahsyat, godaan dan ujian tingkat tinggi (kalau itu diukur untuk ukuran kemampuan yang ada sekarang, sudah melebihi batas yang sekarang 1Kor 10:13), persekutuan tubuh Kristus yang baik, Im 26:8, bisa mahir pikul salib dan berjalan dalam Roh dst.

Karena kita belum mendapat semua fasilitas akhir zaman untuk menjadi sempurna, maka

kita belum bisa menjadi sempurna sekarang.

Tetapi ada beberapa orang Wasiat Lama seperti Henokh, Elia, Musa sudah bisa jadi sempurna! Ini pengecualian. Orang2 Wasiat Baru pasti juga ada beberapa yang termasuk pengecualian (ini se-olah2 seperti buah sulung yang matang lebih dahulu). “Buah2 sulung” atau pengecualian dalam Wasiat Baru pasti lebih banyak dari Wasiat Lama sebab fasilitas yang ada sekarang dalam Wasiat Baru, jauh lebih banyak daripada Wasiat Lama, sebab itu sekarang, pasti lebih banyak yang bisa menjadi sempurna daripada orang Wasiat Lama. Tetapi pondasinya sudah harus dipasang sekarang! (Beberapa yang sudah memasang pondasi lebih dahulu bisa ikut dalam “buah sulung itu” (atau pengecualian), kalau toh tidak bisa masuk golongan pengecualian ini (yang hanya sedikit jumlahnya),maka yang lebih penting adalah orang2 yang mempunyai pondasi ini akan masuk dalam panen besar dimana sebagian menjadi sempurna).

Orang yang tidak mau membangun fondasinya sekarang tidak akan tahan dalam hari2 yang akan datang dan tidak bisa mengalami pertumbuhan yang indah dan mulia (masuk dalam zaman keemasan Gereja).

Sebab itu mulailah sekarang (bahkan beberapa orang yang sudah mengerti,hidup dipimpin Roh, sudah membangunnya dan siap).Jangan terlambat, jangan membuang waktu dan kesempatan dengan sia2. Mulailah membuat pondasi sekarang ini. Kalau Minggu ke-70 Daniel mulai, itu sudah terlambat dan pasti gugur dan tertinggal atau jatuh dan hanyut dalam banjir (atau tsunami) dosa, mati dan masuk Neraka.

Jangan terus dengan hidup sia2. Sebab kalau tidak punya fondasi yang betul, jangan harap bisa dibangun dalam rencana Allah yang besar untuk hari2 yang akan datang, sebab justru orang2 itu akan roboh dalam dosa (apalagi dosa akhir zaman itu sangat hebat, terang2an, kuat seperti air bah atau tsunami sehingga kerobohan yang terjadi pada akhir zaman itu sangat besar (orang2 dosa makin hebat berdosa Wah 22:11; itu berarti tidak bisa dibangun kembali (kerobohannya besar), rusak total dan binasa Mat 7:24-28. Kalau sekarang belumpunya fondasi  (atau yang terlambat), lekas2 bangunkan fondasinya, kalau tidak, orang2 seperti ini akan roboh dan binasa untuk kekal. Jadi kita perlu:

  1. tahu rencana Allah yang akan datang, yaitu mengerti tentang penamatan kesempurnaan rencana Allah. Kalau seorang mengerti Firman Tuhan dengan betul (dalam pengurapan Roh Kudus) baru bisa ber-buah2 sampai 100 (sempurna). Mat 13:23.
  2. Bangun pondasi yang sesuai untuk hari2 yang akan datang yang dahsyat, bukan hanya untuk sekarang, bukan hanya untukselamat, tetapi tumbuh terus sampai bisa ikut pengangkatan atau sempurna. Ingat pondasi itu proyek besar (dalam bangunan kurang lebih 30% biaya, waktu, dll) yaitu dengan 2 Gomer manna, pengurapan dua kali ganda. Kesucian yang tertib (MAK, PPF = Past Tense, Present Tense & Future), penyerahan, mahir berjalan dalam Roh, mahir pikul salib, mahir bersekutu dalam persekutuan tubuh Kristus dst seperti 7 KPR yang dobel!
  3. Sekarang sudah mulai!
  4. Bangun fondasi itu baru start. Sambungannya itulah pengolahan dan pertumbuhan rohani lebih lanjut, itu lebih berat dan harus sungguh2 supaya jangan roboh, hanyut dan binasa! Sebab itu Tuhan menyuruh kita bersedia sekarang Mat 24:42, kalau tidak, tidak bisa tahan menghadapi hari2 yang dahsyat, yaitu saat2 penyempurnaan.

Jadi kita mutlak perlu membangun fondasi mulai sekarang, meskipun kita tidak/ belum masuk dalam Minggu ke-70 Daniel. Sekarang ini kita sudah harus membangun pondasi supaya jangan roboh dan binasa di hari2 yang akan datang, dimana akan terjadi banyak kejatuhan. 1Tim 4:1.

1Tim 4:1

Tetapi Roh itu berkata dengan jelas bahwa pada hari-hari terakhir, beberapa orang gugur dari iman, karena berpaling kepada roh yang menyesatkan dan ajaran setan-setan (KJI) (2Tes 2:3).

 

Mereka yang punya fondasi dan setia terus sampai mati akan terus tumbuh!

Berbahagialah orang yang percaya akan Firman Tuhan ini dan melakukannya. Luk 11:28.

 

Kalau sudah selesai dan Gereja Tuhan sudahdiangkat, maka Yerusalem dan Halaman Bait Allah akan diserahkan pada Antikris dan di-injak2 selama 3,5 masa. Wah 11:2.

 

Wah 11:2

tetapi biarkanlah halaman yang di luar Bait Allah itu, jangan mengukurnya, karena ia sudah diberikan kepada orang kafir dan kota yang kudus itu akan diinjak-injak mereka empat puluh dua bulan lamanya.” (KJI)

 

Tetapi yang diangkat dan yangsudah jadi sempurna, itu sudah menggenapkan nubuat atau rencana Allah, yaitu kembali ke Yerusalem, membangun bait Allah, yaitu tubuh Kristus sampai sempurna, menjadi Gereja yang sempurna, mempelai Kristus! Nubuatan Allah pasti jadi. Sisa2 yang tertinggal yang tidak percaya, yang tidak mau diolah untuk masuk dalam rencana Allah, itu akan gugur,gagal, sebab mereka tidak percaya dan tidak mau diolah. Mereka tidak punya pondasi, bagaimana bisa dibangun terus sampai ke arah kesempurnaan dan sempurna. Yang percaya dan mau diolah akan membangun pondasi yang teguh lalu terus membangun di atasnya, bertumbuh terus sampai mengalami rencana Allah yang sangat mulia, indah untuk kekal

Nyanyian:

O Yerusalem kota mulia.

hatiku rindu ke Sana.