M3783 – Ibrani 11:39-40 Ibdah Wasiat Lama dan Wasiat Baru

IBRANI 11:39-40. IBADAH WASIAT LAMA DAN WASIAT BARU.
I. PENDAHULUAN.
Beberapa banyak orang2 Kristen zaman sekarang beribadah dengan cara Wasiat Lama, merayakan hari2 raya Israel secara jasmani, Paskah, Pentakosta, Pondok Daun dlldengan memakai baju2 orang Yahudi, sebagian dengan pakaian Imam2 dan Imam besar seperti orang Israel dalam Wasiat Lama, kemudian alat2 Kemah Suci seperti Pelita, Tabut, Mezbah dll. Kita harus mengerti tentang hal ini baik2, sebab orang2 yang tidak mengerti mudah terpengaruh dengan yang salah (sebab ini ada dalam Wasiat Lama)bahkan ada yang tersesat untuk ikut serta di dalamnya dan ini bisa merugikan rohani bahkan keluar dari anugerah Kristus, tidak mendapat faedah dari Kristus dan itu berarti fatal, hilang keselamatannya Gal 5:2,4. Kalau keselamatan hilang, itu berarti pelajaran sesat! Padahal mereka melakukannya hanya iseng atau ikut2an saja tanpa pengertian, tetapi akibatnya celaka kekal!
Sebab itu kita perlu mengerti baik2 supaya punya pendirian yang teguh sehinggatidak mudah dipengaruhi atau dirugikan oleh cara2 yang keliru ini. Kita tidak bisa membahas semuanya, sebab itu sangat panjang tetapi dengan terus belajar Firman Tuhan dari Wasiat Lama dan Wasiat Baru, seharusnya kita makin jelas mengerti manayang benar bagi kita orang Kristen di akhir zaman.
II. ISTILAH.
Alkitab terdiri dari Wasiat Lama dan Wasiat Baru. LAI + tahun 1960 masih memakai istilah Wasiat.
Testimony = Wasiat.
Hampir semua bahasa memakai kata Testimony (= Wasiat), bukan covenant (= Perjanjian).
1. Wasiat Lama, istilah yang Alkitabiah. 2Kor 3:14, Ibr 9:18, juga
Wasiat Baru. Ibr 9:15, 1Kor 11:25, 2Kor 3:6, Ibr 7:22.
2. Wasiat = Satu pihak (Allah) membuat perjanjian bagi manusia.
Perjanjian = oleh dua pihak.
3. Wasiat Lama adalah perjanjian yang dahulu dan Wasiat Baru adalah perjanjian Allah yang sekarang Ibr 1:1-2.
4. Wasiat Lama = Taurat. Kejadian – Maleakhi.
Wasiat Baru = Matius – Wahyu.
5. Wasiat Baru sah berlaku sesudah kematian Putra Allah Ibr 9:16-17 dengan darah Wasiat Ibr 9:20, Mat 26:28, Mrk 14:24, Luk 22:20.
III. KUNCI PENAFSIRAN WASIAT LAMA DAN WASIAT BARU.
Alkitab ini satu buku, dua Wasiat dan saling melengkapi sehingga timbul satu sistem pengamanan yang unik dan sempurna dalam pimpinan Roh Kudus yang membawa kita kepada segala kebenaran Yoh 16:13, yang kekal Yoh 17:17, Luk 21:33.
Pembukaan artinya dalam pimpinan Roh Kudus itu bertingkat dan bertahap. Bertingkat sebab bayi sampai dewasa dan sempurna semua memakai buku yang sama dengan pembukaan yang sesuai dengan tingkatan rohani masing2;juga bertahap dibuka artinya sesuai dengan zamannya, sesuai dengan rencana Allah sampai kedatangan Tuhan Yesus.
Cara menafsirkannya adalah:
1. Ibr 10:1 Wasiat Lama itu bayangan dari Wasiat Baru yang merupakan zat yang sesungguhnya. Misalnya Poligami itu seperti bayangan seseorang, tetapi ukuran yang benar yaitu orangnya sendiri, adalah Wasiat Baru yaitu monogami Mat 19:8,5.
2. Gal 4:24. Wasiat Lama itu lambang dan Wasiat Baru itu yang sesungguhnya.
Misalnya Anak domba itu lambang dan Kristus itu yang sesungguhnya Yoh 1:29.
3. 1Kor 10:11. Nasehat dan teladan orang akhir zaman, misalnya teladan Imam dari orang2 Wasiat Lama Ibr 11 dll.
4. 2Kor 3:14-16. Rumus penafsiran yaitu WL – Selubung = WB. Sebab itu Wasiat Lama tidak boleh diambil arti jasmani, harus dibuka selubungnya, baru tampak arti rohaninya. Misalnya Bil 33:55 sesudah dibuka, tampak Kol 3:5.
Kunci ini adalah kunci penafsiran Wasiat Lama dan Wasiat Baru, sekaligus menunjukkan perbandingancara dan warna ibadah keduanya, sekalipun tujuannya sama yaitu menyembah Allah yang maha kuasa.
IV. PERBANDINGAN IBADAH WASIAT LAMA DAN WASIAT BARU.
1. Ibadah Wasiat Lama hanya untuk orang Israel dan mereka harus beribadah di Kanaan dan harus pergi ke Yerusalem 3 kali setahun. Juga ada sistem Imamat dan ibadah yang ditulis dalam Taurat. Ini dikerjakan orang2 Israel dalam Wasiat Lama. Secara harfiah mereka mentaati Taurat. Ibadah Wasiat Baru dimulai sesudah kebangkitan Tuhan Yesus yaitu sesudah Pentakosta. Dibandingkan dengan ibadah Wasiat Lama, berubah sepenuhnya; disebut Gereja dan orang Kristen, cara2nya ditulis dalam Wasiat Baru dari kitab Matius sampai Wahyu.
Kedua ibadah ini bentuknya sangat berbeda, tetapi tujuannya sama, yaitu menyembah Tuhan Yesus. (Nama Tuhan Yesus baru terbuka dalam Wasiat Baru).
2. Ibadah Wasiat Lama secara harfiah. Misalnya Imam2 mencuci kaki tangannya di kolam, baru boleh melayani. Dalam Wasiat Baru secara rohani, dengan mengakui dosa, bertobat, minta ampun Kis 3:21 baru disucikan. Korban penebus dosa dengan menyembelih domba, dalam Wasiat Baru dengan percaya akan korbanTuhan Yesus, sesudah bertobat, dosanya ditutup darah Yesus.
3. Terkutuk di bawah hukum Taurat. Gal 3:10,13. Selain itu, kita ini bukan orang Israel jasmani, tidak bisa dibenarkan oleh ibadah Wasiat Lama yaitu dengan Taurat Rom 3:28, Gal 2:16; 3:11, malah keluar dari Kristus dan keluar dari keselamatan!
4. Wasiat Lama itu sudah digenapi oleh Kristus Mat 5:17-18, bukan ditiadakan, dan kita ikut dibenarkan di dalam Kristus, bukan dengan Taurat.
5. Tuhan Yesus menceritakan perbedaannya dalam Mat 5.
Pandangan baru dari hukum Taurat untuk Gereja adalah:
5.1. Mat 5:21-26. Dosa membunuh. Hubungan dengan sesama harus beres di hadapan Allah. Dalam Wasiat Lama membunuh dihukum, tetapi dalam Wasiat Baru orang yang marah tanpa sebab atau me-ngata2i, itu karena benci dalam hatinya, itu seorang pembunuh 1Yoh 3:15. Ibadah bukan lagi secara luar, lahiriah, tetapi sampai dalam hati.
5.2. Mat 5:27-30. Dosa perzinaan itu sudah mulai dan “di tangkap” Tuhan sejak dari hatisebab itu mata (pornografi) maupun tangan (menjamah dengan pikiran zina 1Kor 7:1 KJI) itu sudah dosa zina di hadapan Tuhan.
5.3. Mat 5:31-32. Bercerai itu berzina. Dalam Wasiat Lama boleh beri surat cerai dan kawin lagi, karena keras hati orang Israel Mat 19:8, tetapi orang yang sudah lahir baru bisa hidup suci dan tidak boleh cerai sebab itu adalah dosa perzinaan.
5.4. Mat 5:33-37. Tidak boleh bersumpah, tetapi harus jujur sampai dalam hati di hadapan Allah. Orang yang tidak jujur itu seperti sumpah dusta di hadapan Tuhan.
5.5. Mat 5:38-42. Jangan membalas. Dalam Wasiat Lama mata ganti mata, gigi ganti gigi, tetapi orang yang lahir baru mengampuni bahkan berkemurahan meskipun itu berarti rugi.
5.6. Mat 5:43-48. Mengasihi musuh. Dalam Wasiat Lama orang mencintai sebelahnya dan membenci musuhnya tetapi orang yang sudah ditebus bisa mencintai tetangganya Luk 10:27, juga musuhnya seperti Kristus. Tuhan menginginkan dan menyanggupkan orang2 yang sudah lahir baru ini tumbuh terus seperti Bapa Surgawi (ayat 48).
Jadi dengan penebusan Kristus, kita bisa melakukan lebih banyak dan lebih mulia dari orang Wasiat Lama, dan terus tumbuh sampai menjadi seperti Kristus Yoh 10:30.
Orang Wasiat Baru itu jauh lebih indah dan mendapat jauh lebih banyak dari orang Israel dalam Wasiat Lama Ibr 11:39-40 dan orang Wasiat Lama tidak bisa sempurna tanpa kita dalam Wasiat Baru, istimewa dengan Roh Kudus dan pembukaan Firman Tuhan. (Bandingkan orang Wasiat Lama hanya 3 yang sempurna, orang Wasiat Baru sampai 144.000 !).
Jadi imam2 dan raja (Wasiat Lama hanya orang Lewi secara jasmani bisa menjadi imam, yang berani menjadi imam dihukum mati) tetapi kita bisa jadi imam dan jadisatu dengan Kristus dan masuk terus sampai ke Tabut, menjadi sempurna seperti Allah Yoh 10:30.
6. Hari Raya orang Israel.
Beberapa banyak orang Kristen merayakan secara lahiriah (harfiah), itu tidak berarti, sebab bukan orang Israel, juga tidak bisa ke Yerusalem dan tidak ada bait Allah di sana, bahkan itu berbahaya sebab menolak penggenapan arti rohani yang sudah dibuat Allah justru untuk orang Wasiat Baru.
Orang yang merayakan hari raya secara jasmani itu memegang lambang atau bayangannya saja. Seperti ibu yang menciumi foto anak yang dirindukan, padahal anaknya itu ada di sebelahnya, itu menolak Tuhan Yesus dan tidak dapat faedahnya. Gal 5:2,4.
6.1. Hari raya Paskah. Im 23:4-5. Ini adalah Golgota 1Kor 15:3. Yang pegang Paskah secara lahiriah itu menolak Golgota dan tidak diselamatkan.
6.2. Hari raya Fatir. Im 23:6-8. Merdeka dari dosa Yoh 8:36, bukan makan roti fatir.
6.3. Hari raya buah sulung. Im 23:9-14. Inilah kebangkitan Kristus. 1Kor 15:23. Kita bisa hidup baru, tidak lagi hidup lama dalam dosa.
6.4. Hari raya Pentakosta (ini hari raya panen) Im 23:15-22. Ini sudah digenapkan 2000 tahun yang lalu, masihkah kita mau memegang cara jasmani? Kis 2:4. Kita penuh dengan Roh Kudus dan menjadi anggota tubuh Kristus = Gereja 1Kor 12:13, bukan membuat panen besar harfiah,tetapi jadi luar biasa oleh Roh Kudus limpah hikmat kuasanya sehingga bisa menuai jiwa2, bukan gandum biasa.
6.5. Hari raya Nafiri Im 23:23-25. Inilah kedatangan Tuhan Yesus dengan suara nafiri Roh Kudus, juga suara Putra + Bapa. 1Tes 4:16-17.
6.6. Hari raya Grafirat. Im 23:26-32. Penebusan total terjadi 1Tes 5:23 sampai orang yang terakhir dalam 3,5 tahun zaman Antikris Wah 6:11.
6.7. Hari raya Pondok Daun. Im 23;33-44. Ini akan digenapkan dalam kerajaan 1000 tahun. Di sini baru masuk Kanaan Samawi yaitu Surga Bumi Baru yang kekal.
Tiga hari raya terakhir belum digenapkan, percuma dirayakan cara jasmani, sebab tujuan kita masuk kerajaan Surga, bukan di bumi. Termasuk juga 5 macam korban dalam Im 1-5, itu bukan dalam arti jasmani, tetapi pengorbanan yang sudah digenapkan dalam Kristus di Golgota. Bagi kita ini berarti salib,mau pikul salib karena Kristus, untuk hidup suci dan melakukan kehendak Allah, sekalipun dengan pengorbanan. Tidak perlu membuat banyak pengorbanan binatang atau pikul salib besar2, itu tiada berarti, tetapi bersukacitalah memikul salib (meskipun sakit buat daging) dan tekun terus sampaimakin mahir pikul salib di jalan sempit, di atas mezbah dengan pertolongan Roh Kudus, Firman Tuhan dan saling menguatkan di antara anggota2 tubuh Kristus. Hasil pekerjaan Kristus yang begitu mulia, itu yang kita pegang, bukan bayangan atau lambang2nya.
V. AKIBAT IBADAH WASIAT LAMA SECARA HARFIAH BAGI GEREJA TUHAN.
1. Melawan Firman Tuhan dan kehendak Allah, jangan kita melebihi Allah, tidak berkenan pada Tuhan. Seperti Israel perang melawan musuhnya meskipun sudah dilarang Musa, sebab tidak dikehendaki Allah, sekalipun tampaknya rohani Ul 1:44-45 akhirnya mereka mati begitu banyak dari Seir sampai Horma. Misalnya pegang ibadah Wasiat Lama dengan sunat, justru keluar dari Kristus dan binasa Gal 5:2.
2. Masuk dalam jerat iblis. Misalnya perzinaan Mat 5:28, pembunuhan Bil 33:55, penjarahan dll, sebab ini diizinkan dalam Wasiat Lama tetapi tidak boleh dalam Wasiat Baru (ingat Mat 5). Ada banyak kebenaran Wasiat Lama secara lahiriah yang bisa jadi jerat bagi Gereja! Misalnya memakai dupa, menyembah Tabut, mengkeramatkan alat2 Kemah Suci dan benda2 lain.
Timbul banyak barang2 keramat seperti Efod, Urim Tumim, alat2 Kemah Suci, tali sembahyang, jubah doa dll dan itu melawan kebenaran Allah. Sedangkan Nehustan yang sudah dipakai Tuhan untuk menyelamatkan orang Israel, dihancurkan dan dibinasakan oleh Hizkia, tidak boleh dikeramatkan, begitu juga barang2 yang lain tidak boleh ditiru dan dijadikan alat2 ibadah oleh Gereja. 2Raj 18:4.
3. Ibadah cara Wasiat Lama membuat orang bersekutu dengan Israel secara lahiriah dan mendukung secara lahiriah bisa masuk dalam bidang politik, bisa bertentangan dengan kekuatan politik lainnya, padahal ini bukan bagian Gereja. Kerajaan Israel yang dibangun Allah (bukan manusiawi) baru muncul sesudah pengangkatan seperti yang dijanjikan Tuhan dalam Rom 10:25. Tahta Daud pasti akan didirikan tetapi dalam kerajaan 1000 tahun, disini kita ikut serta, bukan kerajaan manusiawi yang sekarang. Hal ini terjadi sesudah Harmagedon yaitu Kiamat kecil (seluruh dunia sudah binasa kecuali 144.000 orang Israel dan orang kafir).
4. Menyesatkan. Sebab orang2 sujud di hadapan Tabut, memakai jubah imam, imam besar, Lewi dan atribut2nya yang bagi Gereja (kalau ada dalam Wasiat Lama)hanya berarti secara rohani seperti darah Yesus, bukan darah binatang. Ini semua keluar dari penyembahan yang betul, yaitu dalam Roh dan kebenaran.
Penyesatan ini (5 Tingkat Penafsiran Ajaran Alkitab) bisa sampai tingkat 4 (masih selamat) juga bisa sampai tingkat 5, sesat dan hilang keselamatan sebab keluar dari Kristus!
VI. KEINDAHAN IBADAH WASIAT BARU.
Sesudah kita percaya, ditebus dan jadi orang baru, maka kita menyembah Dia di dalam Roh dan kebenaran (hidup benar di hadapan Allah). Ini yang harus kita utamakan sambil terus belajar Firman Tuhan dengan betul dalam pengurapan Roh Kudus. Kis 6:4. Jangan memikirkan ibadah dengan cara2 harfiah, dengan alat2 Kemah Suci Wasiat Lama dengan segala liturgi Wasiat Lama, itu disalahkan dalam Firman Tuhan oleh rasul2 Kis 15:29), tetapi kita harus tetap hidup baru dalam kesucian dan kasih Kristus untuk menjadi garam dan terang dunia. Ibadah Gereja itu lain dari ibadah Wasiat Lama. Dengan bertekun doa dalam Roh dan kebenaran dan belajar Firman Tuhan, kita akan mengalami janji2 Tuhan, heran, ber-buah2 dan tumbuh dalam iman sehingga bisa hidup berkenan pada Tuhan.
Imam2 dan raja2. Kita mendapat kesempatan yang luar biasa jadi imam2 Allah (bahkan anggota2 juga bisa menjadi imam2 sebab penuh Roh Kudus 1Pet 2:9), untuk melayani dan menyelamatkan orang2 berdosa dan hidup berkemenangan sebagai raja atas dosa, daging, iblis dan dunia sehingga kita hidup dalam kesukaan, penuh berkat dan pertolongan Tuhan sehingga boleh tumbuh dengan heran dalam rencana Allah yang indah, benar (tidak keliru!) dan mulia. Taat akan Firman Tuhan dan hadapi semua problem, termasuk tipu daya yang bisa mengganggu dan menghilangkan keselamatan yang kekal!
Nama Allah. Kita bisa menyebut nama Tuhan dengan bebas, bukan seperti orang Israel yang sangat takut menyebut nama JHWH (disebut Adonai). Mereka begitu takut. Kita tidak takut, sebab dengan lahir baru kita menjadi anak2Nya, bahkan saudara2 Tuhan Yesus Rom 8:29,tidak mungkin nama Bapa itu menakutkan, bahkan sebagai Imam2Nya kita bisa masuk dalam Ruangan Suci, makan daripada roti Pertunjukan yaitu Firman Tuhan (yang dalam Wasiat Lama hanya boleh dimakan oleh imam2).Hubungan kita dengan Tuhan begitu erat, bahkan jadi satu 1Kor 6:17 lekat padanya seperti carang pada pokok Yoh 15:5. Ini hubungan dan anugerah Allah yang luar biasa, yang tidak ada dalam Wasiat Lama bahkan kedekatan ini sangat ditakuti. Sebab itu jangan kembali dalam kutuk Taurat yang menakutkan orang2 Israel, tetapi jadilah anak2 dan putra Allah, anggota tubuh Kristus dan terus hidup taat dipimpin roh, suatu hidup dalam kebebasan Roh yang indah dan mulia di hadapan Allah 2Kor 3:17. Tumbuhlah terus dan ber-buah2 (memuridkan orang lain sebagai buah2 kita) dan makin seperti Kristus. Jangan tertipu dalam ibadah Wasiat Lama tidak ada yang jadi benar dengan Wasiat Lama, Rom 3:20,26, Gal 2:16,21; 3:11; 5:4. Hidup terkutuk dalam Taurat Gal 3:10,13. Beribadah dengan betul, dalam Roh dan kebenaran sesuai Firman tuhan, maka kita bisa hidup sukacita dan berkemenangan di dalam pimpinan Roh.
VII. KESIMPULAN.
Adanya orang2 Kristen yang beribadah cara Wasiat Lama dengan memegang ber-macam2 bagian seperti alat2 Kemah Suci (tiruan tetapi dihormati bahkan disembah, jadi keramat) baju2 imam dll, hari2 raya, cara hidup dan hukum2 Wasiat Lama (Taurat) itu jelas tidak betul, sebab bertentangan dengan Firman Tuhan. Rasul2pun tidak setuju orang kafir yang percaya beribadah cara Wasiat Lama seperti orang Yahudi, bahkan orang Yahudi yang tetap memegang Taurat (misalnya sunat, korban2 dll itu keluar dari Kristus dan binasa Gal 5:2-4). Sebab itu jangan tertipu dan hanyut dalam cara2 Wasiat Lama yang sudah diganti cara2 Wasiat Baru oleh pengorbanan Kristus, yang jauh lebih besar dan mulia Ibr 11:40.
Jangan bereaksi dosa dalam perbedaan pendapat tetapi jangan tertipu dan hanyut dalam arus yang salah dan kehilangan keselamatan, tetapi juga jangan berkelahi, menghinakan dll (sebab itu berarti masuk dalam jerat iblis). Belajar tetap mengasihi dan mendoakan mereka, mohon Roh Kudus meneranginya.Percayalah pada Tuhan, terus belajar Firman Tuhan dan berdoa, hidup berkenan kepadaNya yaitu dalam kesucian dan lakukan kehendak Allah dengan terus memenangkan jiwa2 sebagai garam dan terang Allah dengan kasih dan kuasa Roh.
Nyanyian:
Peganglah tanganku Roh Kudus.