M3768 – Amos 4:12 ; Yakobus 4:14 Ibrani 11:6 Rencana Hari ini, Jangka Pendek dan Panjang

AMOS 4:12, YAKOBUS 4:14. IBRANI 11:16 RENCANA HARI INI, JANGKA PENDEK DAN PANJANG.
PENDAHULUAN.
Setiap orang beriman harus punya rencana dan penilaian untuk hidup hari ini, jangka pendek dan jangka panjang, seperti skema lengkap ini.
A. Rencana hari ini.
1. Selamat? Dosa? MAK DSS.
2. Jasmani?
3. Rohani?
a. Penilaian.
b. Kebutuhan.
c. Kehendak Allah.
d. Ibadah.
B. Jangka pendek.
I. Hubungan dengan orang-orang.
1. Suami-istri.
2. Keluarga.
3. Gereja.
4. Sekolah/ pekerjaan.
5. Tetangga.
6. Famili.
7. Teman2.
8. Dll.
II. Seluruh segi hidup.
1. 1Yoh 2:16-17.
2. Tabiat.
3. Pekerjaan dan uang.
a. Penilaian.
b. Yang akan datang.
4. Pelayanan.
a. Penilaian.
b. Sekarang.
c. Yang akan datang.
5. Dll.
C. Jangka panjang.
1. Jasmani.
a. Penilaian
b. Target.
2. Rohani.
a. Penilaian.
b. Rencana jangka panjang.
1. Setia dan tumbuh.
2. Pengangkatan atau sempurna.
Dengan Ringkasan:
Rencana hari ini: Selamat, Ams 4:12.
Rencana jangan pendek: Melakukan kehendak Allah. gal 2:20, Rom 8:14.
Rencana jangka panjang: Seperti Kristus 1Kor 11:1.
Kalau semua baik, selalu ada sejahtera, berjalan dengan Tuhan, Pil 4:7.
A. HARI INI.
Untuk rencana hari ini, harus kita pikirkan dan melakukan setiap hari apakah hari ini tetap selamat? Kalau sudah biasa memeriksa setiap hari, akan hafal dan cepat, dan ini sangat berfaedah bagi keselamatan dan untuk pertumbuhan kita.
A.I. SELAMAT? Ibr 9:27.
Kalau sudah percaya pada Tuhan Yesus Kristus 1Yoh 5:13, Kis 4:12 selamat Yoh 3:16, tetap selamat.
Ada dosa? Orang beriman pasti bisa hidup suci Yoh 8:36, Rom 6:1-2, Gal 5:1. Dosa tidak boleh masuk Surga Wah 21:27. Kita harus hidup benar. Ingat rumus MAK DSS (tetap suci di mana saja, dalam hal apa saja dan kapan saja, dahulu, sekarang dan se-lama2nya). Kalau ada dosa harus dibereskan, jangan keras hati,bahaya, kalau hari ini dipanggil Tuhan, bisa celaka. Harus berdiri benar di hadapan Allah. 2Tim 2:15.
A.II. JASMANI?
Apa rencana kita untuk hari ini dan apa yang kita lakukan? Bagaimana penilaian kita tentang hari ini? Ini tergantung dari pekerjaan, ibu rumah tangga, pengangguran. Sebaiknya jangan nganggur jasmani rohani. Kalau ada pekerjaan, jangan ditunda, apa yang bisa kita lakukan hari ini, baik jasmani dan rohani.
A.III. ROHANI?
1. Bagaimana penilaian rohani kita?
Hari ini (dosa harus beres). Apa penilaian. Suam? Ada sejahtera? Seharusnya kita selalu ada sejahtera Allah. Pil 4:7.
2. Kebutuhan pokok2 rohani harus dicukupi hari ini yaitu hidup suci, dipimpin Roh, doa, Firman, dll.
3. Kehendak Tuhan. Apa kehendak Tuhan bagi kita hari ini? Tahukah kita? Sudahkah kita melakukannya, termasuk bersaksi sebagai garam dan terang dunia. Kalau yakin itu kehendak Tuhan, kita wajib melakukannya Mat 7:21. Jangan ditunda apa yang bisa kita lakukan hari ini.
4. Ibadah. Ada ibadah di Gereja hari ini? Kalau ada sebaiknya kita ikut, baik kebaktian umum, pelajaran Alkitab dan kebaktian doa dll. Ibr 10:25. Untuk kebutuhan zaman sekarang ibadah 1x/minggu itu tidak cukup.
B. RENCANA JANGAN PENDEK. Mat 6:33.
Ini perlu kita pikirkan setiap minggu, supaya jangan kita mengalir ikut arus tanpa ada penilaian dan perbaikan/ pertumbuhan. Tentu juga rencana harian harus terus menerus dipenuhi, sebab ini dasar keselamatan dan hubungan baik dengan Tuhan untuk bisa selalu berjalan dengan Tuhan setiap hari. Secara sistematis kita perlu memeriksa seluruh segi hidup kita tetap suci dan berkenan pada Tuhan. 1Pet 1:15-16.
I. HUBUNGAN DENGAN ORANG-ORANG.
Baik dalam tubuh Kristus, baik dengan semua orang dunia di sekitar kita, hubungan kita harus benar dan diperkenan Tuhan, jangan ada hubungan dosa, itu tidak diperkenan Tuhan bahkan kalau bisa kita ini menjadi berkat bagi semua orang-orang ini, lebih2 dalam tubuh Kristus ada hubungan yang baik sesuai dengan kehendak Tuhan dalam Firman Tuhan. 1Yoh 4:20.
Jangan biarkan ada dosa atau pekerjaan iblis apapun sehingga tiada sejahtera, tertuduh dan tidak ada persekutuan yang baik. Jangan beri tempat pada iblis Ef 4:27, sebab seperti pada umumnya akan bertambah besar dan membinasakan Ams 6:27
1. Hubungan suami istri, ini harus baik, penuh dengan kasih dan terus bertumbuh makin erat sesuai dengan peraturan suami istri dalam Firman Tuhan. (Ef 5 dll).
Jangan lupa suami-istri itu seperti kepala dan tubuh yang hubungannya begitu manis dan harmonis di dalam kesucian Kristus.
2. Keluarga dekat dengan anak-anak, menantu, cucu apalagi yang satu rumah dan banyak bertemu, harus dipelihara baik-baik sesuai dengan Firman Tuhan. Kalau ada yang tidak beres itu harus segera diselesaikan hari ini.
3. Gereja. Masing-masiing kita adalah anggota seorang dari yang lainnya dalam tubuh Kristus. Rom 12:5. Persekutuan tubuh Kristus ini harus sehat, berfungsi dengan baik sehingga ada hasilnya dan nama Tuhan dipermuliakan. Kita harus bisa duduk bersama di dunia dengan sukacita, jangan dengan perasaan yang tidak enak, apalagi dengan jengkel, tidak suka atau benci, hati-hati, itu berarti iblis ada di dalam hati!
4. Sekolah atau pekerjaan, dll. Perhatikan pergaulan kita, jangan ikut dalam dosanya, tetapi salahkan yang salah Ef 5:11 dan jadilah berkat dengan menjadi garam dan terang bagi semua orang sekitar kita! Dalam pekerjaan atau kerjasama kita harus jujur, rajin, jadi berkat sehingga menjadi kesaksian yang baik seperti Firman Tuhan dalam Ef 6:5-9, Kol 3:22-25; 4:1).
5. Tetangga. Kita bertemu setiap hari, kadang-kadang kita perlu memberi waktu untuk menjadi berkat, bahkan sering juga pikul salib supaya tidak bereaksi dosa tetapi jadi berkat karena Kristus. Rom 12:1
6. Famili. Seringkali ada faedah2 jasmani untuk kedua pihak, tetapi jangan lupa buat dan cari kesempatan untuk menjadi saksi bagi Tuhan. Pakai hubungan yang baik ini dengan pimpinan Roh Kudus.
7. Teman dan kenalan lain. Perhatikan pergaulan yang baik dengan semua orang 1Kor 15:33 dan jauhi yang jahat Ams 22:3, tetapi justru bersaksilah sebab ini tujuan Allah dalam hidup kita di dunia di tengah-tengah orang-orang dosa.
III. DISUCIKAN DALAM SELURUH SEGI HIDUP KITA.
1. Tiga segi besar. 1Yoh 2:16-17. Harta, tahta, wanita; Periksa diri, jangan sampai ketularan dosa dan kejahatan yang limpah di dunia dalam segi2 ini.
2. Tabiat. Jangan lagi pakai tabiat yang lama, ganti semua dengan yang baru, itu kehendak Tuhan yang harus kita lakukan 2Kor 5:17. Dalam segala segi tumbuhkan terus tabiat yang baru. Kalau ada yang salah (dari Firman Tuhan dan Roh Kudus dalam hati kita biasanya ada teguran, istimewa yang rindu menjadi seperti Kristus) segera perbaiki. Kalau mau pasti bisa seperti Kristus Ibr 4:15. Jangan menuruti tabiat lama atau kelemahan2nya, kita sudah merdeka, lakukan dengan iman. Sebab itu pemeliharaan rohani setiap hari jangan diabaikan! Saling menasehati itu menumbuhkan kita dengan lebih cepat dan itu lebih baik sehingga ada pengurapan Tuhan dan rencana Allah yang indah-indah akan bisa kita dapatkan 1Kor 2:9. Jangan abaikan tabiat baru, harus diutamakan, dengan demikian dunia melihat Kristus dalam kita.
3. Pelayanan. Setiap anggota sidang Tuhan, yaitu anggota tubuh Kristus harus punya pelayanan, jangan nganggur itu mudah menjadi lemah dan masuk jerat iblis.
Di dalam Gereja harus ada pelayanan sekalipun kecil supaya bisa bersekutu lebih baik dan dimonitor oleh pemimpin2. Juga pelayanan keluar juga harus rajin bersaksi, sehingga rohani kita tumbuh sehat dan cepat dalam ber-buah2 2Tim 2:20-21. Perhatikan supaya ada:
a. Penilaian. Jangan sampai macet, suam, tertipu iblis, ketularan dosa, dll). Penilaian dalam persekutuan, pelayanan, nasehat, Firman Tuhan doa itu perlu rutin.
b. Pelayanan yang sekarang. Usahakan cocok dengan jabatan masing-masiing, itu kehendak Tuhan. Sebab kalau kita melayani dalam jabatan kita, itu paling efektif, tumbuh cepat dan ber-buah2. Jangan lupa dengan tulus dalam pimpinan Roh Kudus sesuai Firman Tuhan.
c. Pelayanan yang akan datang. Seringkali kita belum tahu ke arah mana, tetapi tetap tulus dan dipimpin Roh; orang y ang bisa dipercayai Tuhan dan tetap rendah hati akan tumbuh dalam rencana Allah yang indah. Rindukan terus hal-hal baru yang rohani dalam pelayanan, sehingga pertumbuhan rohani jadi indah, penuh sukacita dan ber-buah2.
4. Sekolah atau pekerjaan jasmani, juga harus diperhatikan. Kalau rohani baik Mat 6:33, maka hal-hal jasmani akan maju dengan mudah karena diberkati Tuhan Maz 1;1-3. Kalau pekerjaan bangkrut itu bukan kesaksian yang baik, harus diselidiki mengapa, seharusnya orang Kristen yang betul tidak sampai bangkrut, sebab Tuhan juga memelihara baik-baik. Hati-hati dengan banyak penipuan dan kejahatan; Minta pimpinan Roh Kudus (dengan karunia2 dan buahNya) sehingga terpelihara. Kalau kita hidup benar, Tuhan akan beserta Rom 8:31, bahkan memberkati dengan limpah seberapa kita “kuat” menerimanya (tidak berdosa dan bisa memakai dengan baik berkat2Nya).
Rencana jangka pendek dalam pekerjaan kita, jangan lepas dari Tuhan, sebab Dia jaminan kita di tengah-tengah dunia yang sangat jahat dan makin jahat ini. Kita berjalan dengan Tuhan (dipimpin Roh) bukan hanya dalam hal-hal rohani tetapi juga dalam hal-hal jasmani, sebab kita harus suci dalam segenap kehidupan kita, termasuk segi jasmani dan menjadi garam, terang serta menang dan tumbuh dalam semua pencobaan2 rohani dan jasmani! Tuhan punya rencana indah bagi kita rohani dan jasmani, kecuali yang dipanggil Tuhan full time, itu jauh lebih indah lagi!
C. RENCANA JANGKA PANJANG.
Tujuan kita yang benar adalah masuk Surga se-tinggi2nya sebab ini untuk kekal. 2Kor 5:1. Kesempatan untuk itu hanya ada di dunia, sebab itu jangan kesepatan hidup didunia dihabiskan hanya untuk hal-hal jasmani yang fana, sebab semua yang fana itu hanya fasilitas untuk bisa mendapatkan yang kekal setinggi mungkin. Ingat Mat 16:26, jangan hidup sia-sia karena hanya mencari yang fana lalu masuk Neraka.
Rencana jangka panjang ini perlu kita renungkan setiap 6 bulan atau 1 tahun, supaya jangan kita sampai tersesat jauh, juga jangan yang terdahulu jadi yang terkemudian sebab tujuannya akan meleset jauh dari yang benar.
C.I. JASMANI.
Kita harus bisa menilai baik-baik (dengan pengertian Firman Tuhan yang terus tumbuh 2Pet 3:18 dan pimpinan Roh Kudus, serta nasehat gembala dan tubuh Kristus lainnya!) supaya kita mendahulukan pertumbuhan dan ber-buah2 secara rohani, sebab ini yang kekal dan sesungguhnya fasilitas (disebut berkat2) jasmani itu sudah termasuk di dalamnya.Mat 6:33. Kalau ada target boleh, kalau tidak ada tidak apa-apa sebab jasmani ini sebetulnya hanya fasilitas, tahu2 Tuhan beri limpah pada orang yang berkenan pada Tuhan, sebab Tuhan bisa memberi se-banyak2nya tergantung dari kemampuan kita “memikul” beban jasmani ini, bisa atau tidak. Kalau kemampuannya besar, Tuhan pasti “menitipkan” amat banyak, sebab seisi bumi ini milikNya! Kel 9:29. Jangan menomor satukan sukses perkara-perkara yang fana, tetapi nomor satu adalah sukses perkara-perkara yang kekal. Sebab kalau nomer satu perkara-perkara yang fana, seringkali yang rohani diabaikan atau dikorbankan, padahal itu yang kekal yang mengikut kita terus Wah 14:13 sedangkan yang fana berhenti sampai di kubur, sekalipun kuburannya bagus seperti pyramid.
C.II. ROHANI.
a. Kita harus bisa menilai kemajuan rohani kita, sebab selama kita masih hidup, kita masih bisa memperbaiki yang salah atau rusak dan bisa terus menumbuhkan supaya terus meningkat sampai puncak selagi masih hidup di dunia! Orang yang tidak bisa menilai ia akan tumbuh atau hidup seadanya, sekalipun keliru, tidak tahu dan rusak untuk kekal. Perlu bisa menilai, istimewa dengan Firman Tuhan, Roh Kudus, tubuh Kristus (saling menasehati, ingat Mat 7:2-5) sehingga kita bisa tumbuh sebaik mungkin selama hidup di dunia ini.
Jangan hidup atau memakai kesempatan ini dengan sia-sia, rugi besar! Coba orang kaya (teman Lazarus) itu boleh kembali hidup, pasti ia jadi yang terdahulu bahkan nomer satu dan tumbuh sangat amat cepat, dengan korban apa saja. Sebab sekarang ia sadar, ia juga ingin keselamatan saudara2nya yang masih punya kesempatan tetapi dia sendiri sudah habis kesempatannya! Luk 16:25, 27, 28.
b. Rencana jangka panjang rohani itu adalah target kita selama hidup di dunia yaitu masuk dalam Surga dan setinggi2nya, kalau bisa jadi sempurna seperti Henokh, Elia, Musa dll. Jadi target rencana jangka panjang kita adalah tumbuh seperti Kristus, kalau bisa sampai 90% atau hampir sama dengan Kristus dalam kesucian dan ketaatan. Sebab ini ukuran kita sampai kekal.
Khusus orang-orang akhir zaman bisa ikut pengangkatan tanpa kematian kalau belum bisa mencapai kesempurnaan (yang menjadi sempurna, langsung mengalami pengangkatan seperti Henokh dll).
Kita harus setia ikut Tuhan, tetap taat dipimpin Roh, jangan sampai undur. Mat 20:16. Memang masih ada kemungkinan orang undur itu bisa bertobat kembali jadi yang terdahulu, bisa nomer satu, tetapi banyak rugi dan bahayanya, yaitu:
1. Selama mundur, waktu terbuang dengan sia-sia.
Kita hanya punya satu jatah umur untuk hidup di dunia dan tidak akan diulangi lagi. Kalau ini disia-siakan, kita rugi untuk selamanya. Sebab untuk tumbuh setinggi2nya dibutuhkan waktu. Putra Manusia Yesu saja perlu waktu 30 tahun untuk bisa keluar dengan baik Luk 3:23. Juga Yusuf, Daud, Yohanes pembaptis dll. Sebab itu jangan menyia2kan kesempatan dalam hidup ini.
Belum lagi kalau bertobat kembali sudah terlambat. Kalau ia bertobat kembali masih ada 50% dari jatah umurnya, masih lumayan. Tetapi kalau ia bertobat kalau jatah umurnya tinggal 10% atau 1% saja, ia kehilangan segala2nya untuk kekal.
2. Rencana Allah akan merosot karena dosa-dosa yang diperbuat.
Dosa itu merusakkan banyak perkara yang baik, termasuk rencana Allah dalam hidup kita Pkh 9:18. Beberapa orang tidak jadi apa-apa sebab terlalu lama dan terlalu banyak hidup dalam dosa sehingga rencana Allah dalamnya sudah rusak semua.
3. Banyak yang undur, tidak bertobat kembali.
Pada waktu undur banyak orang tidak kembali, terhilang untuk kekal. Lebih2 pada akhir jaman, banyak orang jatuh dan terhilang 1 Tim 4:1, 2 Tes 2:3. Setan itu lihai, lebih pintar dari orang yang meninggalkan Tuhan. Jangan icip2 kesukaan dunia, bisa mabuk dan tidak kembali Luk 5:39.
tetaplah setia sampai akhir Mat 24:14, maka kita tidak akan kehilangan keselamatan dan mahkota kita!
KESIMPULAN
Kita harus tahu artinya hidup ini, Jangan disia-siakan. Sebab itu sebelum hilang, periksalah setiap kali (si iblis seperti singa yang mengaum2 mencari mangsa! 1Pet 5:8). Sebab itu kita harus lekat dengan Tuhan, terus taat dipimpin Roh supaya jangan kena tipu iblis yang mencari celah dalam segi manapun. Sebab itu kita perlu memeriksa diri dihadapan Tuhan Maz 139:23-24. Dalam hadirat Tuhan, dipimpin Roh kita akan mudah melakukannya, apalagi kalau kita punya skema pemeriksaan diri dari Firman Tuhan ini, Roh Kudus akan menunjukkan mana2 yang kurang Juga dalam tubuh Kristus (saling menasehati, lebih2 di dalam Roh) sehingga kita bisa terus ada dalam rel Tuhan mengalami rencana2 Allah yang indah sampai akhirnya masuk dalam kemuliaan yang kekal.
Nyanyian:
Selidikilah akan daku ya Allah