M3754 – Kejadian 4:7, Yakobus 5:9, Wahyu 3:20, Matius 24:33. Di Muka Pintu

ISTILAH.
Ini istilah Alkitab dan dimaksudkan secara rohani, jadi bukan di pintu bangunan harfiah tetapi di muka pintu hati. Kalau pintu hati dibuka, maka yang di muka pintu akan masuk ke dalam hati.
A. DOSA, DI MUKA PINTU.
Kej 4:7 Jikalau engkau berbuat baik, bukankah engkau akan diterima? Tetapi kalau engkau tidak berbuat baik, dosa sudah ada di muka pintu.  Dan kepadamulah ada keinginannya dan engkau akan memerintahkannya. (KJI)
Ayat ini dikatakan Tuhan pada Kain yang ditolak persembahannya dan ia menjadi marah. Kalau ia mau memperhatikan ayat ini, maka ia tidak akan sampai jadi pembunuh yang celaka itu. Tuhan tidak ingin seorangpun jatuh dan binasa 2Pet 3:9, kalau mereka mau taat akan nasehat Tuhan, pasti hidupnya jadi indah sampai kekal.
 
I. MEMERINTAHKAN KEINGINAN KITA SENDIRI.
Dengan pertolongan Tuhan kita pasti bisa memerintahkan keinginan kita. Ada keinginan daging, ada keinginan Roh, keduanya bertentangan Gal 5:17. Jadi:
1. Kita harus tahu membedakan keinginan daging dan roh, jangan bodoh. Ef 5:17. Orang yang tidak tahu kebenaran Firman Tuhan akan mudah ngawur dan sesat, Mrk 12:24. Dari Firman Tuhan yang dimengerti (dalam pimpinan Roh Kudus) kita tahu kehendak (kebenaran) Allah dan dimerdekakan dari dosa Yoh 8:32.
2. Kita harus bisa mengalahkan, mengatur, memerintah dan menguasai keinginan daging, maka keinginan roh akan bisa dilaksanakan, bukan seperti Mat 26:41. Banyak berdoa supaya kita penuh dengan kuasa dari Atas Luk 24:49, Kis 1:8 sehingga bisa melakukan kehendak Roh Pil 4:13.
3. Supaya tidak beraja di hati 2Pet 2:8. Inilah orang yang dikuasai daging, sehingga terus hidup dalam kedagingan. Kelihatannya ia yang jadi raja, ia yang semaunya sendiri, tetapi sebetulnya, ia diperbudak oleh daging atau hawa nafsunya sendiri. Seperti orang yang merokok, benci, berzina, tamak, iri dsb, sebetulnya mereka dikuasai hawa nafsunya, diperintahkan oleh kedagingannya sendiri, beraja di hati; orang seperti ini pasti jadi hamba dosa, limpah dengan segala macam dosa!
II. MEMELIHARA HATI. Ams 4:23.
Kalau kita bisa menguasai segala keinginan hati kita dan menolak keinginan daging, maka kita bisa memelihara hati kita, tidak sampai ada dosa boleh masuk. Segera ada dorongan keinginan dosa, langsung ditolak, dibuang dan tetap tinggal suci. Kalau hati suci, tidak mudah jadi dosa, sebab keinginan dosapun sudah dibuang, seperti Mat 5, tidak ingin dusta, zina, benci, iri dll.
Kalau Kain mau membuang semua kepahitan, dan keinginan dosa, iri, sombong, benci, marah dsb, maka ia akan ada sejahtera dan tidak akan sampai timbul masalah dengan Habel dan pasti tidak akan membunuhnya, lepas dari celaka hukuman Allah.
Keinginan jahat itu mula2 di luar pintu hati, tetapi sudah di muka pintu. Kalau ini ditolak, tidak akan sampai masuk dalam hati kita dan perbuatan dosa, apalagi perbuatan dosa yang lebih besar seperti pembunuhan tidak akan dilakukan, sebab waktu mau muncul dalam keinginanpun sudah dibuang, tidak ada lagi di muka pintu dan ia akan tetap dalam hadirat Tuhan yang indah dan mulia.
Kuasai semua keinginan2 daging dan tolak. Jangan sampai ada di muka pintu, usir dan buang, maka ia akan lari dan tidak timbul dosa dan hati yang akan menjadi perbuatan yang dahsyat seperti membunuh adiknya sendiri. Kalau keinginan daging/ dosa tidak diusir, ia akan terus menggoda di muka pintu hati kita, pada satu kali ia bisa masuk dan timbullah perbuatan dosa yang dahsyat itu.
Sebab itu kalau bertobat, maka semua sisa2 yang ada di muka pintu, segala keinginan, juga kartu2 judi, gambar porno, barang2 yang ada hubungannya dengan dosa, buang semua! Ini salah satu tanda bahwa keinginan dosa sudah dikuasai dan diperintahkan untuk pergi.
Inilah keadaan yang aman, Tuhan tetap dalam hati dan suasana Surga ada dalam hati; kita bisa terus di jalan sempit dalam rencana Allah yang paling indah.
B. HAKIM BERDIRI DI MUKA PINTU. Yak 5:9.
Hakim itu membawa vonis hukuman. Segera seorang berdosa, hukuman itu sudah langsung jadi. Prosesnya seketika (proses ilahi, bukan manusiawi). Tetapi hukuman tidak langsung jatuh Pkh 8:11 sebab Allah itu sabar, Ia tidak hendak membinasakan tetapi menyelamatkan Luk 9:56. Memang Tuhan sabar, tetapi ada batasnya! Kesabaran Tuhan itu sebetulnya tidak ada batasnya seperti langit Maz 103:8-11. Tetapi kalau seorang tetap keras hati dalam dosanya dan melebihi batas (Tuhan tahu batas kekerasan hati manusiawiini), ia akan binasa, kalau tidak dihajar; maka baru sesudah ini hajaran Tuhan turun.
Ilustrasi lain: Hukumannya mendung karena dosa-dosanya, dan kalau terus-menerus , tidak bertobat, maka hujan hukuman akan turun, yang kena kepadanya. Sebab itu kalau ada godaan, kesukaran, tekanan, ancaman dll, biarlah kita bersyukur dalam segala perkara Ef 5:20. Kalau ber-sungut2, sebab menuruti keinginan dosa yang ditekan, yang sudah ada, berarti sudah timbul dosa dan hukuman itu sudah langsung jadi, dibawa hakim di muka pintu.
Jangan ber-sungut2 atau berdosa dalam hati, tetapi percayalah akan Tuhan, jangan bereaksi dosa Rom 12:21, tetapi percaya pada Tuhan sehingga bisa bersyukur.
Hakim belum masuk menjatuhkan vonisnya, sebab:
1. Tuhan beri kesempatan Pkh 8:11.
2. Sebab ada doa syafaat dari Tuhan Yesus, Rom 8:34, 1Yoh 2:1 atau oleh orang lain seperti Abraham berdoa syafaat bagi Lot Kej 19:29. Tidak mau bertobat hari itu juga berarti keras hati Ibr 3:15, kalau terus keras hati, kalau habis waktunya, hukuman langsung turun seperti Simson pada kali yang ke-4 berzina dengan Delila. Keinginan  dosa harus dikuasai dan yang jahat diperintah untuk pergi, baru hidupnya bisa tetap sejahtera, kalau tidak dibuang, menjadi dosa seperti Kain. Jangan ber-sungut2, itu berdosa (seperti Israel sampai 10 kali sehingga mereka akhirnya kena hukuman). Tetapi kalau bersyukur,dan membuang segala dosa dalam hati sebelum vonis itu jadi hukuman. Ia diampuni dan terlepas dari hukuman!
C. TUHAN YESUS BERDIRI DI MUKA PINTU. Wah 3:20.
Posisi Tuhan Yesus ada di muka pintu hati (orang berdosa, juga di muka pintu hati orang beriman yang menuruti kehendaknya sendiri) atau di dalam. Kalau Tuhan Yesus ada di dalam hati, itu berarti orang itu  mau mendengar dan memberi tempat pada Tuhan dan ada harapan bahwa Tuhan terus menjadi Raja dalam hatinya, memerintahkan hati dan hidupnya, maka Kerajaan Allah ada di dalam hidupnya.
Tuhan Yesus = Firman.
Jangan biarkan Tuhan Yesus di muka pintu yaitu:
1. Seorang yang didoa syafaatkan, maka Tuhan Yesus ada di depan pintu hatinya mengetok minta masuk atau membawa berita untuk ditaati, baik tentang kesembuhan (percaya dan bertindak, sembuh), pimpinan untuk ditaati (ia akan terlepas dari bahaya) dll.
2. Seorang yang belum percaya mendengar Firman Tuhan di Gereja, lewat radio, tulisan dll, Tuhan berdiri mengetok pintu hatinya. Kalau ia mau percaya, Tuhan Yesus masuk dan ia selamat.
3. Orang beriman yang diberi nasehat  dari Firman Tuhan, Firman menunggu di muka hati hendak masuk yaitu untuk ditaati. Kalau ia taat Firman itu ada di dalam dia dan menolongnya.
4. Mendengar suara Roh (ini adalah Firman Tuhan atau sesuai Firman), tetapi belum diterima, disuruh menunggu di luar pintu.
Kalau seorang sudah mendengar suaraNya, hendaklah ia mentaatiNya hari itu juga. Ambil keputusan untuk taat Luk 12:57. Kalau ia mau taat, itu berarti ia membuka pintu hatinya dan Firman masuk dalam hati, Firman jadi daging sebab ditaati. Kalau seorang sudah membuka pintu hatinya ini berarti Tuhan Yesus atau Firman masuk lalu ia makan bersama-sama dengan Tuhan. Makan dari Firman Tuhan. Orang yang mau, akan mengerti Firman Tuhan dan bisa mentaatinya, sebab Tuhan yang memberi pengertian, itu juga memberi kekuatan untuk bisa mentaatinya. Jangan biarkan (Firman) Tuhan di luar hati, tetapi buka pintu, ambil keputusan untuk menerima, mentaati Firman Tuhan, maka Tuhan akan bekerja dalam hati dan hidup kita, sehingga kita mengalami pertolongan dan berkat Tuhan jasmani dan rohani. Luar biasa!
Lebih baik lagi Tuhan Yesus selalu di dalam hati, Ia terus berFirman dan terus menerus ditaati, Roh Kudus akan menolongnya terus dengan memberi kekuatan, pimpinan dan sejahtera, sukacita, sehingga bisa terus berjalan dalam Roh, mentaati Firman Tuhan. Tuhan Yesus dalam hati berarti seperti carang lekat di Pokok dan terus taat akan pimpinan Roh Kudus sesuai dengan Firman Tuhan. Ini hidup yang kuat, bertumbuh dan berbuah.
D. PERISITIWA-PERISTIWA ITU TERJADI, SUDAH DEKAT MUKA PINTU. Mat 24:33, Mrk 13:29.
Harus tahu tanda-tanda zaman Mat 16:2,3. Dari mana kita tahu tanda-tanda zaman?
Dari Tuhan yaitu lewat Firman Tuhan dan pekerjaan Roh Kudus. Roh Kudus akan mencelikkan mata orang yang mau taat dipimpin Roh, sehingga bisa mengerti apa artinya hal-hal yang dilihatnya dan apa tujuannya. 1Kor 2:10, Yoh 16:13. Apapun yang terjadi di sekitar kita, dalam hari-hari ini, orang banyak tidak mengerti, hanya mengharapkan keuntungan dan faedahnya, atau kalau ada bahaya, bisa selamat daripadanya. Tetapi orang yang mengerti Firman Tuhan itu tahu bahwa semua peristiwa ini menunjukkan tanda-tanda atau urut-urutan (jadwal) dari perisitiwa-peristiwa yang terjadi mencapai 1 tujuan tertentu yaitu kedatangan Tuhan, penamatan dunia ini oleh Tuhan.
Misalnya orang zaman Nuh melihat:
1. Keluarga Nuh hidup dalam kesucian, tidak ikut dalam dosa-dosa mereka, mereka tidak mengerti, mengapa mereka berbeda, tidak menurut dosa-dosanya 1Pet 4:4, Kej 6:9-10. Mereka menganggap keluar Nuh, ekstrem, fanatik, aneh dan mereka tidak mau menirunya.
2. Sesudah bahtera Nuh dimulai sampai jadi, mereka hanya kagum akan bangunan yang besar ini (sebab tidak mudah membuat kapal besar, 300x50x30 hasta) tetapi mereka tidak mengerti apa guna dan artinya semua perkara ini. Mereka hanya memikirkan “ibadah atau ketaatan” dari Nuh sekeluarga ini terlalu fanatik dan sia-sia. Membuang waktu, tenaga, biaya untuk perkara-perkara (ibadah) yang tidak ada gunanya. Mereka tidak mengerti bahkan pasti ada beberapa yang menertawakan orang-orang  ekstremis ini (tetapi hidup suci, berbuat baik, bertabiat baik, bukan ekstrimis dalam dosa).
3. Waktu Nuh mengajak mereka bertobat dan datang pada Tuhan, ikut dalam rencana penyelamatan umat manusia, mereka ke-heran-heranan, untuk apa Nuh sekeluarga berbuat kebodohan ini 2Pet 2:5. Mereka tidak mengerti dan bahkan menghinakan segala khotbah dan nasehat Nuh. Juga saudara-saudara Nuh dan istrinya, keluarga besannya, semua tidak ada yang percaya dan ter-heran2 atau mencemoohkan Nuh 2Pet 3:4.
4. Waktu orang banyak melihat binatang-binatang buas dan jinak bersama-sama masuk dalam kapal Nuh, mau tidak mau mereka harus mengakui bahwa itu suatu mujizat yang luar biasa, tetapi mereka tidak mengerti bahwa perisitiwa-peristiwa yang terjadi itu sudah berdiri di depan pintu kedatangan Tuhan dan mereka masih belum mengerti untuk apa semuanya ini. Mereka tidak tahu bahwa semua ini ada jadwalnya dan waktu sudah makin dekat pada kesudahannya. Nuh dan keluarga sangat ber-debar-debar hatinya melihat semua perkara yang tidak bisa dikerjakan sendirian, tetapi sudah terjadi. Betul mereka bekerjakeras untuk menyelesaikan semua perintah Tuhan ini dengan banyak pengorbanan tetapi semua ini tidak mungkin bisa terjadi kalau Tuhan sendiri tidak ikut campur melaksanakan. Mereka hanya bekerja keras dan Tuhan yang menjadikannya. Makin lama makin nyata tangan Tuhan bekerja, apalagi tanda-tanda yang terakhir, makin jelas bagi Nuh sekeluarga, bahwa ini semua adalah tangan Tuhan yang mengerjakannya!
5. Nuh sekeluarga masuk dalam kapal. Kej 7:7. Mereka membawa semua binatang dan perlengkapan untuk hidup selama 1 tahun (atau lebih). Persediaan ini banyak sekali. Misalnya gandum 1 orang 1 tahun butuh mungkin 200-250 Kg, berarti untuk 8 orang perlu hampir 2 ton. Untuk zaman itu, itu sulit, belum lagi makanan lain, juga rumput, daun2an untuk binatang. Nuh harus mengupah orang-orang untuk membawa masuk jumlah yang begitu banyak, tetapi orang-orang zaman Nuh merasakan ini perbuatan yang sia-sia. Berapa biaya yang kita pakai untuk ibadah pribadi dan bersama-sama. Apakah itu sia-sia? Keluarga Nuh dengan sukacita mau mengorbankannya tetapi orang luar tidak mau. Jangan lupa Nuh sekeluarga meninggalkan rumah dan isinya!!
6. Pintu kapal Nuh ditutup tangan Allah. Kej 7:16. Mungkin banyak orang mulai ber-debar-debar hatinya, tetapi mereka tidak mengerti apa artinya semua perkara ini. Sebab tidak mengerti mereka hanya melihat saja, tidak tahu bahwa perisitiwa-peristiwa yang terjadi itu ada di muka pintu kebinasaan. Orang yang tidak mengerti akan binasa Hos 4:6. Bahkan orang yang membunuh orang-orang benar merasa ia beribadah kepada Tuhan Yoh 16:2. Pikirannya terbalik,tetapi jadwal Allah berjalan terus!
7. Hujan mulai turun. Nuh sekeluarga mulai penuh syukur melihat jadwal Allah berjalan dengan tepat. Dahulu hanya ada uap air yang membasahkanbumi Kej 2:5-6. Sekarang (sejak saat itu) hujan turun, mata air terbuka Kej 7:11; 8:2. (Bandingkan dengan lumpur lapindo, apalagi yang akan datang, mungkin bisa jadi pulau atau telaga). Hari-hari ini luar biasa sehingga terjadi air bah yang menenggelamkan semua umat manusia sampai mati.
Jadwal rencana Allah terus berjalan dari permulaan sampai semua jadi sesuai dengan Firman Tuhan. Sekarang orang banyak sadar arti semua yang dibuat Nuh, tetapi sudah terlambat. Begitu juga perisitiwa-peristiwa yang terjadi di sekitar kita, seperti sudah terjadi di muka pintu dan secara rohani sudah dijelaskan, tetapi banyak orang tetap tidak peduli! Luk 17:26-32, Mat 24:37-39. Banyak perkara dari jadwal Allah sudah terjadi, jangan kita hidup dengan sia-sia. Tidak semua orang mengerti perisitiwa-peristiwa yang terjadi pada zaman kita sekarang dan yang akan datang, tetapi kita yang sudah penuh Roh Kudus dan kebenaran, penuh dengan Firman Tuhan harus mengerti dan bersedia, sebab jadwal waktu Allah terus berjalan maju! KedatanganNya dipercepat bukan ditunda Mat 24:22.
Apa yang harus kita perbuat?
1. Hidup dalam Kristus, lekat pada Pokok yang benar dengan sungguh2, ini sumbernya dari semua keselamatan dan bisa ikut dalam rencana penamatan Allah Yoh 15:5. Jangan lupa limpah menikmati 7 KPR supaya tetap bisa tahan pada akhir zaman ini, ikut dalam proyek penamatan Allah dantumbuh dalam Tuhan. Ingat, kalau  dengan dosa, pencobaan, godaan dan kenajisan zaman sekarang tidak bisa menang, apalagi yang akan datang. Kita harus menang danmeningkat, sehingga sekalipun zaman bertambah jahat dua kali lipat, kita tetap bisa hidup suci dan dipimpin Roh. Ligabo tidak akan tahan tetapi ligabis bisa lulus dan ikut pengangkatan.
2. Ikut bekerja keras seperti keluarga Nuh dalam proyek penamatan Allah. Jangan seperti orang-orang zaman Nuh tetapi seperti keluarga Nuh. Kita harus ikut menyegerakan kedatangan Tuhan dengan kerja keras habis2an 2Pet 3:12,13. Jangan nganggur dalam hal rohani, hanya mengejar perkara-perkara yang fana, bisa tertinggal Mat 20:6. Selesaikan 3 angka kedatangan Tuhan dan dengan demikian kita sendiri tumbuh dalam rencana Allah. Jangan malas. Kita punya hak dan kewajiban. Jangan hanya menuntut hak tetapi juga menggenapkan kewajiban kita untuk melakukan dan menyelesaikan sekaligus ikut dalam jadwal rencana Allah!
3. Kita menghadapi ujian akhir bersama yang dahsyat. Setiap orang menghadapi ujian setingkat dengan rohani. Abraham, Musa, Ayub Yusuf, Daniel dll mengalami ujian berat, tingkat tinggi supaya kalau lulus, jadi sempurna. Orang lain hanya mendapat ujian sesuai dengan tingkat rohaninya. 1Kor 10:13. Tetapi pada akhir zaman semua orang harus mengikuti ujian akhir bersama, api itu sudah menyala Luk 12:49.
Mereka tidak mau bersedia, tidak meningkat akan gugur dan berjatuhan 1Tim 4:1, 2Tes 2:3. Tuhan juga menyediakan fasilitas limpah pada akhir zaman seperti Hujan akhir, pembukaan Firman Tuhan penuh, Perjamuan Suci, perlindungan yang penuh, jabatan dan pelayanan orang sempurna, mujizat dan tanda-tanda yang limpah, dan semua fasilitas lengkap untuk membuat orang yang mau, bisa meningkat luar biasa sampai sempurna. Gereja akhir zaman itu ajaib, seperti Surga di bumi, luar biasa. Semua perkara ini sudah ada di muka pintu, jangan lengah, bodoh, meng-olok2, justru kita harus makin meningkat dan ikut dalam proyek penamatan ini. Orang yang kabur matanya, tidak mengerti, tenang2 saja atau meng-olok2, tahu2 tertinggal, betapa mengejutkan dan mengerikan. Sebab itu bersedialah:
1. Kuasai segala keinginan kita sendiri, dosa sudah di muka pintu,jangan sampai jadi Kain tetapi buang semua keinginan dosa, tetapi penuh dengan keinginan untuk memperkenankan Tuhan.
2. Kalau Hakim sudah berdiri di muka pintu dengan vonis dosa, bertobatlah sungguh2, jangan sampai Ia masuk dan Ia menjatuhkan vonis yang sudah di tanganNya. Jangan keras hati, karena itu bereskan kalau ada Hakim datang.
3. Jangan biarkan Tuhan Yesus me-ngetok2 di muka pintu hati kita, masukkan Dia, jadikan Raja dalam hidup kita, maka hidup kita jadi kerajaan Surga, siap untuk menghadapi akhir zaman yang dahsyat.
4. Jangan buta atau kabur akan akhir zaman yang sudah di muka pintu. Betul kita tidak tahu tanggal yang tepat, tetapi jadwal kedatanganNya sudah jalan terus di muka kita, lekas2 bersiap dan ikut dan rencana penamatanNya seperti Nuh. Jangan sayang mengorbankan semuanya termasuk rumah kita lengkap ditinggal, jangan terikat dengan dunia ini 1Kor 7:31, siap untuk ikut dalam pengangkatan.
 
Nyanyian:
– Zaman sekarang berjagalah.
– Ada pertemuan di udara, pertemuan yang manis.