YS188 dan YS189 Yesaya 42:13-15. Menjadi Makin Kering Atau Makin Terang

YES 42:13. TUHAN KELUAR SEBAGAI PENGUASA DAN PEMENANG.
TUHAN AKAN KELUAR SEBAGAI SEORANG YANG PERKASA.
Dia memang maha kuasa, maha besar, kita yang sudah mengenalNya tidak ragu2 lagi, sebab Dia Allah yang maha kuasa dan maha besar, pasti maha menang. Istimewa dalam kesukaran dan peperangan jangan takut sebab Dia Allah kita yang maha besar, pasti menang. Asal ada Tuhan dan Dia di pihak kita Rom 8:31, jangan kuatir, pasti menang dengan Tuhan.(dalam zaman Antikris Tuhan sudah “tidak ada” bagi umat Tuhan yang tertinggal, sebab semua yang tertinggal diserahkan dalam tangan Antikris Wah 13:7).
IA AKAN MEMBANGKITKAN SEMANGAT SEPERTI ORANG PERANG.
Semangat. Jangan loyo, sebab kita pasti menang kalau disertai Tuhan, sebab Tuhan adalah pemenang, asal kita di pihakNya yaitu mau taat kehendakNya, bukan menurut daging atau dunia ini.Sebab itu orang yang percaya dan mengenal Tuhannya, ia akan bangkit semangatnya sebab yakin dengan Tuhan pasti jadi pemenang! Semangat orang perang. Ini adalah semangat habis-habisan, seperti semangat waktu perang. Lihat saja tentara-tentara yang dididik dengan baik. Mereka disiplin, langsung tanggap, tegas, taat dst. Sebab kalau waktu berperang, seorang berperang dengan malas, lengah, kurang sungguh-sungguh itu sangat berbahaya, ia akan kalah perang dan itu berartidibunuh dan juga anak istri dan hartanya akan dijarah,dirampas sampai habis. Ngeri sekali.
Ada seorang perwira tentara sedang minum kopi. Anak buahnya mengatakan, musuh datang menyerang. Ia berkata, baik, tetapi saya habiskan dahulu kopi saya, lalu ia meniup kopinya untuk menghabiskannya. Kopinya belum habis, musuh sudah datang masuk dan ia tidak sempat melawan dan dibunuh mati.
Sebab itu prajurit-prajurit harus perang dengan berani dan habis-habisan, tidak boleh setengah hati atau main-main atau sembarangan, sebab kalah atau menang, itu menentukan hidup atau matinya, termasuk juga semua isi negerinya terpelihara atau mati dan semua dirampasi.
Begitu Tuhan memberi semangat perang, yaitu habis-habisan, hidup atau mati, untuk melawan daging, iblis dan dunia ini dengan penuh gairah seperti Putra manusia (lihat Yoh 2:17). Percayalah akan Tuhan dan bersemangatlah, bergairahlah,kita harus mengalahkan iblis dan tentaranya dan semua tipu dayanya. Maju terus dengan semangat perang dari Roh Kudus, hidup atau mati, habis-habisan dan dengan Tuhan pasti menang!
IA AKAN BERTERIAK DAN BERGEMURUH.
Ini sebaliknya dengan Mat 12:19 yang mengatakan bahwa Ia tidak berbantah-bantah atau berteriak, suaraNya tidak terdengar sepanjang jalan.
Tetapi disini sebaliknya, Iaberteriak dan bergemuruh. Mengapa?
Dalam Mat 12:18-20 adalah sikapnya pada umatNya, tidak ribut sebab buluh terkulai tidak dipatahkan dst. Tetapi disini Ia tidak menghadapi manusia dan umatNya, tetapi berperang dengan penguasa2 di udara yaitu Iblis cs Ef 6:12.
Jangan berperang atau berkelahi dengan manusia, itu cara yang salah. Kita ampuni mereka dan mendoakan supaya mereka diselamatkan. Tetapi terhadap iblis dan setan-setan yang bekerja di dalam manusia, dunia, dalam Gereja dll, kita menengkingnya supaya mereka lari. Kita harus terus bersandar pada Tuhan supaya selalupenuh dengan hikmat dan kuasa Roh Kudus untuk berperang melawan iblis dan tentara atau kaki tangannya.Sebab itu kita harus terus bertekun berdoa dalam Roh dan hidup benar senantiasa.
IA AKAN MENANG MELAWAN MUSUHNYA.
Kita perang dengan iblis, bukan dengan manusia, dan Tuhan sendiri yang akan berperang  ganti kita, kita berdiam diri saja Kel 14:14 atau bertindak sesuai dengan pimpinan Roh Kudus.
Dengan Tuhan kita pasti menang, sebab kemenangan itu dari Tuhan,Dia yang menentukan siapa yang menang dalam peperangan. Ams 21:31, 2Taw 25:8 dan Dia yang akan memerangi musuh kita. Di dalam Kristus kita adalah pemenang. Dia menang untuk kita, sebab itu yang tetap tinggal di dalam Kristus itu pasti untung sebab pasti menang dan dapat pahala kekal.
Iblis tidak percaya kalau Dia yang akan keluar sebagai pemenang, sebab itu ia menghasut banyak orang dengan tipu dayanya yang tidak pernah habis. Akhirnya iblis dengan tentaranya dan semua yang besertanya yang sudah tumbuh menjadi sempurna dalam dosa (semua ini percaya kepada iblis), semua hendak ber-sama-sama melawan Allah, tetapi mereka dikalahkan dalam setiap peperangan, lebih-lebih       dalam peperangan yang dahsyat di Golgota,dalam perang Harmagedon dan dalam perang Gog dan Magog.
YES 42:14. TUHAN LAMA BERDIAM DIRI.
AKU SUDAH LAMA BERDIAM DIRIKU. AKU BERDIAM DIRI DAN MENAHAN DIRIKU.
Kapan Tuhan berdiam diri dan sampai kapan lalu Ia bergerak keluar? Dalam rencana Allah, Tuhan Yesus sudah datang pertama kali lalu datang kedua kalinyasesudah 2000 tahun.
Kapankah Tuhan berdiam diri? Kalau manusia berjalan sendiri, tidak mau berjalan dengan iman, tidak mau berjalan dengan Allah, mereka jalan sendiri, maka Allah juga berdiam diri. Sejak kejatuhan manusia, Israel dan Yehuda sampai Tuhan Yesus lahir, tidak ada banyak perkara-perkara besar yang terjadi.
Begitu pula kita melihat grafik Gereja sesudah zaman rasul-rasul, jumlahnya menurun terus sampai tahun 1900,diselingi kegerakan2 kecil dan baru pada permulaan abad ke-20 (tahun 1900) mulailah kegerakan Roh Kudus muncul kembali per-lahan-lahan meningkat sampai sekarang dan kita menunggu puncaknya yaitu kegerakan Hujan akhir yang lebih besar dari Hujan awal.  Pada akhir zaman, dosa dan kejahatan meningkat luar biasa, timbul banyak celaka (seperti waktu musuh Israel bangkit), kalau umat Tuhan tidak harap pertolongan Tuhan, Tuhan tidak bekerja, mereka akan celaka. Sebagian umat Tuhan akan berharap pada Tuhan maka Tuhan bekerja lagi sesuai dengan penyerahan dan ketaatan umat Tuhan.
Meskipun demikian ber-juta2 orang sudah diselamatkan sepanjang abad sejak Tuhan Yesus I sampai sekarang meskipun dengan pelan2, seperti dengan voorsneling 1. Pada waktu kegerakan Roh Kudus muncul kembali sejak 1900. Tuhan bekerja lebih cepat, seperti vorsneleng 2.
Mengapa Tuhan berdiam diri?
Sebab umatNya berjalan sendiri, tidak berharap Tuhan, pakai kekuatannya sendiri, Tuhan tidak otomatis langsung dan selalu bekerja diantara umatNya.
Misalnya kalau perempuan yang meleleh darah tinggal diam, ia tidak bergerak dengan iman untuk menjamah jubah Tuhan Yesus, maka Tuhan tidak bergerak, berdiam diri saja.
Pada waktu Tuhan Yesus ke Tsur dan Sidon, kalau perempuan Kanani tidak ngotot bergerak terus menerus menggerakkan hati Tuhan Yesus, Tuhan Yesus berdiam diri juga (perempuan Kanani ini ditolak mentah-mentah, bukan domba, bukan anak-anak Israel, hanya anjing dsb, tetapi perempuan ini terus menggerakkan hati Tuhan dan Tuhan bergerak dan menghargai iman yang mendorong dia terus).
Kita harus bergerak dengan iman, datang pada Tuhan, baru Tuhan bergerak. Kalau kita mau jalan sendiri, tidak butuh Tuhan, pakai kekuatan sendiri, Tuhan tidak berbuat apa-apa, tetap berdiam diri saja.
Sebab itu seringkali Tuhan izinkan musuh datang mengganggu, supaya mereka sadar akan kekuatannya yang terbatas dan ber-seru-seru, berharap Tuhan, baru Tuhan bekerja Hak 3:1-2.
Juga seperti burung Nazar membongkar sarangnya, baru anak-anaknya mau belajar terbang Ul 32:11. Kalau kaya, sehat, cukup, semua baik, seringkali kebanyakan orang beriman “tidak butuh Tuhan” dan Tuhan diam saja. Tetapi kalau orang beriman celik matanya, mengenal Tuhan baik2, misalnya dari tekun belajar Firman Tuhan, bersekutu dengan Tuhan seperti Daud Maz 1:1-3, 2Pet 3:18 maka orang-orang ini akan sangat bergantung pada Tuhan, terus berharap dan percaya pada Tuhan dalam segala perkara, senang atau susah, maka Tuhan akan bekerja dalam hidupnya dan rencana Allah yang indah yang sudah dibuatkan dalam dirinya, itu akan jadi.
Apakah Tuhan tidak bisa bergerak sendiri? Membangkitkan orang-orang sehingga timbul kegerakan yang besar?
Tuhan tidak memaksa manusia sebab manusia diciptakan dan direncanakan bukan seperti mesin tetapi sebagai mahluk bebas, Tuhan menyelikkan mata hati kita, tetapi kita harus punya kehendak dan keputusan untuk percaya dan berharap Tuhan baru Tuhan bekerja. Seringkali Tuhan terpaksa mengikuti perkembangannya yang lambat, tetapi kalau sudah sampai waktunya, Ia akan mengizinkan iblis, dosa, kejahatan meningkat, mengganggu, baru umat Tuhan mau mencari Tuhan dan baru Tuhan bisa bergerak ber-sama-sama orang yang mau berjalan dengan Tuhan. Sebab itu perlu gembala dan guru-guru untuk memelihara dan menumbuhkan dan mempersiapkan orang-orang supaya kuat, tahan dalam segala pencobaan, tidak sampai jatuh, lebih2 pada masa sulit di akhir zaman.Kita harus tumbuh menjadi matang dan terus bergantung pada Tuhan sebagai Allahnya, sehingga Tuhan bisa bergerak di dalam dan diantara kita.
2Kor 6:16
Dan persetujuan apakah yang ada di antara bait Allah dengan berhala? Karena kamulah bait Allah yagn hidup, seperti yang dikatakan Allah: Aku akan tinggal di dalam mereka dan berjalan (TL: bergerak) di antara mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. (KJI)
Jangan yang lain jadi illah dan pengharapan kita (misalnya kekuatan, kepintaran, kedudukan, uang dll), tetapi Tuhan sendiri yang menjadi Allah kita. Ini yang bisa menarik Allah bekerja di tengah2nya dan dengan demikian menyegerakan kedatangan Tuhan, menyelesaikan rencana Allah.
Juga secara pribadi Tuhan menunggu pertumbuhan rohani kita. Kalau ada yang mau taat, berjalan dengan Tuhan, belajar melakukan Firman Tuhan, maka Dia akan senang bekerja untuk mengangkat dan menumbuhkan kita dengan cepat secara pribadi.Biasanya selalu ada orang-orang seperti ini meskipun sedikit seperti Daud, Daniel, Hizkia, rasul-rasul dll.
Masuklah dalam golongan orang-orang yang berbahagia ini, yang matanya celik tidak buta dan terus percaya dan berharap kepadaNya, sehingga Tuhan bisa bekerja dan rencana Tuhan yang indah akan berlaku dalam hidupnya.
Israel juga lamban.
Kalau Israel mau berjalan dengan Tuhan dan bertumbuh lebih cepat, tentu lebih baik. Tuhan sabar menunggu kekerasan hati umatNya. Misalnya Israel di padang gurun saja butuh waktu 40 tahun baru bisa masuk Kanaan. Sebetulnya 1 tahun saja sesudah Kemah Suci selesai Kel 40:17 mereka sudah bisa masuk Kanaan. Tetapi sebab tidak percaya dan ber-sungut2, berontak sampai 10 kali mereka tidak bisa segera  masuk Kanaandan tertunda 40 tahun. Bahkan baru generasi berikutnya yang masuk. Jangan meniru contoh yang jelek, lebih2 yang keras hati dalam kedagingannya. Juga Gereja seperti Israel, dengan lamban tumbuh sampai 40 tahun Jobel (= 2000 tahun). Gerakkan Tuhan, tarik Tuhan bekerja dalam hidup kita. Sebab itu kita harus tumbuh supaya celik dan mengerti Firman Tuhan dan taat dipimpin Roh, maka rencana Allah yang indah bagi masing2 kita akan jadi dan rencana Allah bagi Gereja dan dunia akan digenapkan! Tuhan Yesus akan segera datang.Ini mempersiapkan kita (bersedia Mat 24:42) untuk akhir zaman yang pasti akan datang tidak lama lagi. Kita mau bersedia atau tidak, mau menggerakkan Tuhan atau tidak, tetapi hari kedatangan Tuhan akan tetap datang, rencana Tuhan tetap akan digenapkan. Kalau kita tidak mau dipakai Tuhan, Tuhan akan memakai orang lain dan pasti ada!
SEKARANG AKU HENDAK BERTERIAK SEPERTI PEREMPUAN YANG MELAHIRKAN.
Karena sakit, perempuan yang hendak melahirkan berteriak, lalu lahirlah anaknya. Ini Tuhan yang berteriak. Kapan umat Tuhan berteriak seperti ini? Kapan ini terjadi?
SEKARANG.
Kalau sudah wkatunya maka Tuhan berteriak lebih dahulu lewat hamba-hambaNya. Orang-orang yang celik dan mengerti akan ikut serta dalam kegerakan ini dan masuk dalam rencana Allah yang mulia.
Mengerang untuk melahirkan rencana Allah.
Secara pribadi, mengerang pertama adalah waktu lahir baru Gal 4:19 (Pintu Gerbang – Pintu Kemah) dan mengerang kedua, waktu Tirai dipecah dan menjadi sempurna 1Yoh 3:9.
Secara global mengerang pertama adalah waktu Hujan awal dan mengerang kedua adalah waktu Hujan akhir, yaitu kelahiran anak laki2 Wah 12:1-2.
Seluruh dunia mengerang menunggu tebus tubuh Rom 8:22-23. Lalu kemudian terjadi pengangkatan. Ini selalu menjadi perhatian utama dalam setiap nubuatan dalam Alkitab, supaya kita memperhatikan dan ikut mempercepat hal-hal ini terjadi 2Pet 3:12. Jangan sampai kita tidur, acuh tak acuh, mabuk dengan dunia 1Tes 5:6-7 sehingga kita tidak ikut dalam rencana Tuhan yang terakhir dan termulia ini.
AKU HENDAK MEMBINASAKAN DAN MENELAN SEKALIGUS.
Siapa yang dibinasakan? Allah itu adil, tidak pernah emosi lalu bertindak ngawur. Selalu tepat dan adil bahkan sesuai dengan rencanaNya yang mulia dan besar.
Siapa yang dibinasakan?
Orang yang terus tidur atau mabuk dengan dunia ini akan dibinasakan dan ditelan habis. 1Tes 5:3-7. Tuhan sudah berteriak-teriak lewat hamba-hambaNya, tetapi orang-orang yang tidak mau sadar, tetap mabuk dalam dosa-dosanya akan ditelan dan dibinasakannya dalam kegelapan dosa, oleh kekejian dan kejahatan dosa.
Apa bedanya orang tidur, mabuk dan ber-jaga2 ? 1Tes 5:5-7. Orang yang tidur dan mabuk itu pada malam dalam kegelapan. Hidupnya dalam gelap sehingga mereka tidak sadar. Mereka akan ditelan habis oleh segala perkara-perkara yang jahat dalam dunia ini dan hanyut dalam tsunami dosa. Tetapi yang hidup dalam terang itu hidup dalam kesucian bisa tahan dan tumbuh dalam kesucian sampai sempurna seperti Kristus.Perhatikan supaya kita tetap dalam kesucian MAK (di Mana saja, dalam hal Apa saja, dan Kapan saja) supaya kita ikut dalam proyek akhir zaman jangan sampai tertinggal!
YES 42:15. SEMUA MENJADI KERING.
AKU AKAN MEMBUAT GUNUNG2 DAN BUKIT2 MENJADI TANDUS.
Gunung dan bukit ini adalah orang-orang beriman yang utama. Yerusalem terletak di atas bukit Sion. Gunung2 ini merupakan puncak2 hidup rohani orang beriman, tingkat hidup rohani yang tinggi Yes 33:5 (lihat Yes 42:11). Ini adalah pusat2 kehidupan Gereja Tuhan. Dari sini mengalir keluar air hidup dan ke mana mereka pergi, semua tempat yang didatangi, jadi hidup dan limpah ikan (jiwa2 dimenangkan) dan pohon2nya ber-buah2, hidup orang beriman ber-buah2 Yez 47:9. Dari Yerusalem akan mengalir air hidup ke laut yang di Timur dan yang di Barat Zak 14:8. Ini pusat kehidupan yang heran dan terkenal.Pusat2 yang dahulu terkenal sekarang menjadi kering, mati rohani.
Pusat2 kekristenan yaitu Gereja, ada yang sudah kering, bahkan makin lama makin banyak yang kering, sebab dicampur dengan dunia dan dosa dibiarkanmasuk ke dalamnya. Masih menjadi gunung dan bukit, masih ada macam-macam aktivitas Gereja, tetapi sudah tidak ada kehidupan rohani, yang ada hanya hidup kedagingan dan duniawi. Bukan lagi melepaskan orang dari dosa dan tumbuh seperti Kristus, tetapi aktif dalam perkara-perkara dunia, pendidikan, penyakit, rekreasi, ilmiah, sosial, budaya, lagu, musik duniawi dan daging, tontonan2 dan magic dll. Kehidupan ilahi di dalamnya sudah mati, tidak lagi ada kehidupan. Wah 3:1.
Pekerjaan Gereja adalah melepaskan orang dari dosa dan dipersiapkan untuk masuk Surga menjadi mempelai Kristus.
Tetapi gunung2 dan bukit2 ini sudah tandus, hanya penuh dengan aktivitas manusiawi, tetapi rohaninya mati di hadapan Tuhan seperti Gereja Sardis Wah 3:1. Tidak ada gairah untuk hidup dalam kesucian, tidak ada Firman Tuhan yang murni, tetapi limpah dengan pikiran dan falsafah manusiawi yang rendah dan hina (Yes 55:8-9). Tidak ada lagi kehidupan ilahi, tidak ada perkara-perkara yang kekal, semua kering, tandus, mati.
Seharusnya dari Sini mengalir air kehidupan danke mana saja air hidup itu mengalir seperti sungai, dan menimbulkan kehidupan di mana2 Yez 47:9, Zak 14:8. Ini mulai dari hati orang-orang yang sungguh-sungguh percaya Yoh 7:38; 4:14 yang duduk di atas gunung yang tinggi2 Yes 33:15,16. Tetapi sekarang tidak ada lagi air kehidupan tetapi kekeringan dan kematian. Mengapa? Prinsipnya adalah (OHP Yes 42:15). Yang hidup itu dari Atas, dari Tuhan Kol 3:1-8. Kalau Gereja Tuhan terus diisi perkara-perkara dari Atas, maka ia akan terus hidup. Tetapi kalau diisi dengan perkara-perkara dari bawah, ia akan mati, sebab itu kita harus selalu diisi dengan perkara-perkara dari Atas, jangan dari bawah atau campuran. Seringkali diisi hal-hal campuran, justru itu racun yang mematikan iman dan Gereja campuran itu tampaknya baik2 saja, sebba masih ada (banyak) yagn dari Atas, tetapi campuran itu seperti racun ia mematikan orang itu, sampai akhirnya tidak lagi suka perkara-perkara dari Atas, tetapi lebih banyak perkara-perkara dari bawah, akhir, semua dari bawah atau versi dari bawah (dari luar seperti dari Atas, tetapi isinya dari bawah. Masih ada Alkitab dan nyanyian-nyanyian rohani tetapi tidak ada lagi kuasa Firman dan kuasa doa, tidak ada lagi kesucian dan Firman Tuhan, tetapi limpah dengan perkara-perkara dosa dan daging, meskipun dari luar masih tampaknya masih tetap seperti Gereja yang hidup, sesungguhnya sudah mati (Wah 3:1).
Dalam prakteknya kita melihat:
1. Firman Tuhan tidak Alkitabiah. Tidak lagi diajarkan kebenaran Firman Tuhan, tetapi pikiran dan pendapat mausia, sehingga dengan mudah segala kepalsuan dan tipu daya iblis masuk ke dalam Gereja dan Gereja tidak bisa membedakannya 2Kor 2:11.
2. Uang menjadi tujuan, sehingga orang-orang dan yang bekerja dalam Gereja dan umat Tuhan hanya mencari hidupberkelimpahan harta. Segala cara dihalalkan asal ada kelimpahan, dan justru iblis bisa memberi dengan limpah Mat 4:9.
3. Yang menjadi target adalah sukses manusiawi, Gereja jadi cepat besar dan berkembang, segala cara dihalalkan. Baik dengan memberi “roti” Yoh 6:26 atau memberi kepuasan dan kesukaan perasaan hati manusia yang penuh dengan hedonism. Macam-macam kebutuhan manusia secara jasmani dipakai untuk umpan perkembangan yang pesat, baik hiburan, tontonan, pekerjaan sosial, pendidikan, kesehatan, politik, magic, cara-cara yang mudah dan tampak, dan ber-macam-macam fasilitas lainnya. Seperti pada zaman kaisar Konstantinopel, semua rakyat harus menjadi Kristen, sehingga Gereja menjadi kering, duniawi dan mati, masuk dalam masa kegelapan.
4. Macam-macam ajaran sesat bermunculan dalam Gereja. Segala kesukaan dan keramaian dunia masuk, didukung oleh ajaran2 yang setengah sesat atau sesat yang mengizinkan hal-hal dosa atau menjanjikan keselamatan yang mudah, menurut Firman Tuhan yang diubah/ dibengkokkan. Jangan sampai gunung dan bukit2, tempat kegerakan umat Tuhan jadi tandus.
Aktivitas-aktivitas yang mati di hadapan Tuhan Wah 3:1.
a. Gereja tidak lagi menjadi tubuh Kristus tetapi suatu badan sosial. Seharusnya tubuh Kristus itu betul-betul badan rohani yang berdoa, memberitakan Firman Tuhan danmemikirkan keselamatan kekal Kis 6:2-5. Pekerjaan sekuler dan sosial itu baik, berguna bagi orang banyak, (misalnya pendidikan dll) tetapi ini bukan tugas Gereja.
Ada istilah yang baik yaitu “para church”. Badan2 di samping Gereja, dikerjakan oleh orang-orang beriman, yaitu para church, ini yang tepat mengerjakan semua aktivitas-aktivitas sosial itu. Tetapi kita harus mengerti dan bisamembedakan, ini bukan langsung rencana Allah, sebab rencana Allah adalah menyelamatkan dan menumbuhkan mereka dalam rencana Allah. Boleh ada aktivitas-aktivitas sekuler atau sosial oleh umat Tuhan ber-sama-sama (biasanya sendiri2) ini baik, bisa menjadi kesaksian bagi dunia, tetapi yang menjadi tugas Gereja adalah memberitakan Injil, menyelamatkan orang.
b. Jangan tugas pokok diganti dengan aktivitas sekuler dan sosial. Tanpa kesucian, dengan dosa, tanpa Roh Kudus semua aktivitas ini bisa jalan. Lain halnya dengan memberitakan Injil, memenangkan jiwa, sebab itu berperang dengan iblis, harus disertai Tuhan, dengan hikmat dan kuasa Allah yang penuh.
Waktu murid-murid terus memikirkan aktivitas-aktivitas sosial dan mau mengumpulkan lebih banyak uang untuk itu, Tuhan menegurnya.
Mat 26:8-11
8. Tetapi ketika murid-muridNya melihat hal itu mereka gusar, katanya: Apa maksudnya pemborosan ini?
9. Karena minyak ini dapat dijual dengan mahal, dan diberikan kepada orang miskin.
10. Tetapi ketika Yesus mengetahuinya, Ia berkata kepada mreka: Mengapa kamu menyusahkan perempuan ini? Karena ia melakukan suatu perbuatan baik ke atasKu.
11. Sebab orang miskin selalu ada bersamamu, tetapi Aku tidak selalu bersamamu. (Mrk 14:7, Yoh 12:8). (KJI)
Kalau Gereja melakukan pekerjaan sosial, pekerjaan manusiawi hanya 10,20% kadang-kadang masih belum menyesatkan. Tetapi supaya Gereja cepat berkembang (supaya dapat jiwa dan uang lebih banyak), seringkali jumlah ini ditambah terus sampai Gereja menjadimati, kering dan tidak lagi ada kehidupan.
7 KPR sudah tidak lagi jadi kebutuhan pokok, tetapi hal-hal jasmani menjadi lebih penting. Orang miskin selalu ada bersamamu, tetapi Aku tidak selalu bersamamu.Dalam usaha-usaha sekuler dan sosial, kesucian, urapan, Firman Tuhan dll kurang berperan. Tuhan mengingatkan, “Aku tidak selalu bersamamu”, ini resiko pekerjaan sekuler.Yang penting uang (sebab itu murid-murid mengejar uang itu terus, ini untuk usaha-usaha sekuler + sosial), tetapi Tuhan Yesus belum tentu ada di tengah2nya.
Seringkali dengan ini dosa mulai ber-tambah2 dalam Gereja, tidak ada lagi gairah yang suci dan perkara-perkara dari Atas, tetapi limpah dengan perbuatan baik manusiawi dan ini diperkenan oleh dunia dan dengan sekuler + sosial iniGereja diterima dengan baik dalam dunia, tetapi Tuhan Yesus belum tentu ada di tengah2nya!
DAN MENGERINGKAN SEMUA TUMBUH2ANNYA.
Dulu banyak tumbuh2an yang bisa jadi makanan binatang dan manusia tetapi sekarang kering dan mati. Kalau Tuhan Yesus dan pimpinan Roh Kudus sudah tidak ada, meskipun masih ada Alkitab dan acara-cara kebaktian, tetapi sudah tidak ada makanan rohani, yang ada hanya perkara-perkara sekuler dan sosial, kebutuhan jasmani, kesukaan dan kepuasan jasmani (ini yang diperbanyak dan limpah, dengan tontonan, makan minum, macam-macam perbuatan baik dll). Kematian ini mulai merayap dalam orang-orang beriman dan Gereja. Berapa yang menjadi suam dan mati rohani, mati dalam macam-macam dosa dan kemuliaan duniawi.
Belum lagi pelajaran-pelajaran sesat yang tertutup dan tidak dikenali membuat kematian rohani, dikira hidup tetapi sebetulnya mati Wah 3:1. Aktivitasnya seperti aktivitas rohani yang hidup, tetapi sebetulnya hanya aktivitas sekuler dan sosial tanpa Tuhan Yesus, sebab itu mati di dalamnya. Ini jelas tampak karena ada dosa dan hal-hal yang melawan Firman Tuhan tetapi mereka tidak merasa itu dosa atau salah (sebab indoktrinasi ajaran2 sesat yang bisa me-nutup2i semua aktivitas sosial dan sekuler ini sebagai aktivitas rohani Wah 3:1), ini betul-betul kena tipu iblis sehingga meskipun mati, dikira hidup.
DAN MEMBUAT SUNGAI2NYA MENJADI PULAU2 (daratan yang kering) DAN AKU AKAN MENGERINGKAN KOLAM2 ITU.
Biasanya limpah air sekarang kering. Tidak ada lagi air kehidupan tetapi kematian. Pekerjaan Roh Kudus diganti dengan pekerjaan manusia (sosial + sekuler) dan semua ini usaha manusia yang mati, Tuhan Yesus tidak lagiada di dalamnya. Apalagi kalau ada kristus palsu dan lebih hebat lagi, tampaknya “hidup” (ada mujizat, tanda2 heran, orangnya banyak dll) tetapi palsu. Semua diganti yang palsu. Ada mujizat palsu, ada berkat dan kelimpahan palsu (dari iblis/ usaha sendiri), ada pengurapan palsu oleh Antikris, yaitu kristus yang palsu dll.
Mat 24:4-5
4. Maka Yesus menjawab serta berkata kepada mereka itu: Waspadalah, supaya jangan seorangpun menyesatkan kamu.
5. Karena banyak orang akan datang di dalam namaKu, katanya: Akulah Kristus! maka mereka akan menyesatkan banyak orang. (KJI)
Mat 24:23-26
23. Kemudian jika ada seorang berkata kepadamu: Lihatlah Kristus ada di sini atau di sana, jangan percaya.
24. Karena beberapa Kristus palsu dan nabi palsu akan terbit, serta mengadakan tanda-tanda yang besar dan ajaib supaya kalau mungkin mereka dapat menyesatkan orang, bahkan yang terpilih itu juga.
25. Lihatlah, Aku sudah mengatakannya kepadamu sebelumnya.
26. Sebab itu, jikalau mereka berkata kepadamu: Lihatlah, Ia ada di padang belantara; jangan pergi ke sana; atau lihat, Ia ada di dalam bilik-bilik rahasia; jangan percaya! (KJI)
Patokan kita bukan hanya ada banyak aktivitas, banyak orang yang datang, ikut,banyak mujizat dan tanda2 heran, tetapi harus sesuai dengan Firman Tuhan, dan hidup dalam kesucian, itu berarti ada Tuhan Yesus di dalamnya. Sekalipun ada mujizat, ada kuasa, ada berkat limpah, ada kesukaan, adapengurapan dll kalau itu bertentangan dengan Firman Tuhan, jangan percaya. Itu Kristus palsu! Kalau ada banyak orang tetapi pengajarannya melawan Firman Tuhan, itu Gereja jalan lebar, sesat, tidak betul!
Kalau Roh Kudus bekerja atau memimpin, Ia akan membuat orang-orang untuk menggenapi Firman Tuhan, bukan untuk melawan Firman Tuhan. Sudah timbul banyak mujizat, pengurapan palsu dll yang melawan Firman Tuhan. Banyak orang yakin dan mengikutinya dan akhirnya disesatkan dan binasa.
Hidup menjadi kering dan lemah. Tidak lagi perlu doa, tetapi cukup dengan uang, maka ber-macam-macam pelayanan tetap jalan tetapi mati di hadapan Tuhan.
Mengapa demikian? Sebab orang-orang mau mencampur pekerjaan Allah dan manusia, kesucian dan dosa, Firman dan pikiran manusia. Makin banyak campuran itu makin mati semuanya. Kita harus bergantung pada pekerjaan Roh Kudus dan Firman Tuhan, pada kuasa Allah dan hikmatNya; Tetapi disini semua perkara-perkara rohani bisa diganti dengan tiruannya, mungkin sama meriahnya, bahkan lebih meriah dan tampaknya berhasil tetapi palsu, dengan kuat dan cara manusiawi.
Juga target atau tujuan ilahi diganti dengan tujuan yang fana, yang megah, populer, kaya, berhasil, lebih meriah dan ramai tetapi bukan perkara-perkara yang kekal sesuai dengan Firman Tuhan. Ini semua target jalan lebar dan ada dalam Gereja-gereja jalan lebar Wah 2-3.
Masih ada Gereja, masih ada Alkitab dan upacara ibadat,tetapi bukan lagi pekerjaan Roh Kudus tetapi pekerjaan manusiawi yang mati yang bertentangan dengan Firman Tuhan (ini patokan kita Yoh 17:17, Maz 119:105) seperti yang dilakukan Yerobeam di Israel. Apalagi kalau ada Elia, Elisa, orang jadi makin bingung, tetapi Israel itu sesat dan melawan Allah dan FirmanNya, meskipun lebih besar, lebih meriah dan hebat! Tetapi ada Elia dan Elisa disini! (Tuhan mengizinkan, supaya orang-orang makin teruji memegang kebenaran Firman Tuhan. Meskipun ada juga hamba2 Tuhan yang betul yang diutus Tuhan, tetapi semua memegang Firman Tuhan. Ada Elia, Elisa, tetapi mereka menyalahkan raja2 Israel, Achab dan Izebel). Jangan sampai tersesat! Orang-orang begitu mudah berubah dari cinta Tuhan menjadi cinta dunia dan hawa nafsu.
YES 42:16. TUHAN MEMIMPIN ORANG BUTA.
DAN AKU AKAN MEMBAWA ORANG BUTA DALAM JALAN YANG TIDAK DIKETAHUINYA.
Mengapa sebagian orang buta dibiarkan tandus dan kering, tetapi ada orang-orang buta yang dituntunnya dalam jalan yang betul? Tuhan itu adil. Ia tidak bertindak ngawur, tetapi dengan adil pada setiap orang. Dia tidak ingin seorangpun binasa dan siapa yang mau bertobat dan dengan tulus mencari Tuhan, Tuhan akan menyelamatkannya 2Pet 3:9. Orang yang masih mau bertobat dan taat, sekalipun sudah dibutakan oleh begitu banyak pengaruh, ajaran2 yang keliru dan orang beriman di sekitarnya yang pikirannya sudah dijarahi oleh dunia ini Kol 2:8, tetapi Tuhan masih memberi kesempatan pada yang mau percaya,sungguh-sungguh bertobat dan diolah. Tuhan tahu mereka yang dibutakan oleh sekitarnya tetapi tetap mau percaya dan taat pada Tuhan. Sebab itu Tuhan melawat semua Gereja-gereja akhir zaman, juga yang mati, supaya yang dibutakan dalam pengajaran dalam Gereja jalan lebar (Wah 2-3), oleh pergaulan dan persekutuannya, bisa ditarik keluar dari antara yang mati dan sesat dan dipulihkan.
Tuhan tidak ingin seorangpun binasa, lebih2 mereka yang masih bisa ditolong dan diselamatkan. Untuk satu Rut saja Tuhan bisa memakaiElimelekh yang undur dan turun ke Moab untuk menyelamatkan Rut lewat Naomi. Mereka dibiarkan hidup cukup lama sampai iman Rut tumbuh dan kuat, baru Tuhan melepaskanElimelekh dan putra2nya yang tidak mau bertobat, dilepaskan dan direbut iblis dan mati. Tuhan mau mencari dan menyelamatkan sekalipun hanya satu jiwa yang mau bertobat seperti Rut.
Orang-orang buta yang mau bertobat ini akan dituntun dalam jalan yang benar yang belum dikenalnya. Sebab itu jangan kecil hati dengan semua orang sesat dan orang yang melawan. Masih ada dari antara mereka yang akan bertobat, sebab itu sambutlah akan beberapa orang buta yang datang mencari terang dan tolonglah! Tetapi jangan keracunan, kena pengaruhnya yang salah!Yang tetap dalam kegelapan dan dosa2nya dan tidak mau bertobat, mereka akan terhilang! Seperti Lot, Abraham menunggu dengan sedih dan sia2. Juga Samuel terhadap Saul.Tetapi Tuhan sanggup memimpin orang-orang buta yang bakal mau bertobat dalam jalan-jalan yang tidak lazim bagi mereka untuk ditolong.
Kita yang celik, tahu kebenaran  oleh anugerahNya, jangan sampai menjadi buta. Jangan seperti orang-orang Parisi, yang sebetulnya tahu tetapi keras hati, akhirnya mereka menjadi buta dan kekallah kebutaannya. Yoh 9:39-41.
AKU AKAN MEMIMPIN DALAM LORONG-LORONG YANG BELUM DIKETAHUINYA.
Orang yang sungguh-sungguh mau bertobat, Tuhan akan pimpin dalam jalan-jalan yang betul bahkan sampai di dalam lorong-lorong yang lebih kecil, supaya mereka kembali kepada yang benar dan diselamatkan.
Apalagi orang-orang beriman yang mau tetap taat, Tuhan sanggup memimpinnya di tengah2 kekacauan tafsiran, pengajaran, perbuatan atau mujizat ajaib tetapi sesat (Kristus palsu) dan macam-macam cara ibadah jalan lebar yang salah. Roh Kudus sanggup memimpin dan menolong kita, jangan kuatir. Kalau kita tetap dalam kesucian, mau pikul salib, mau hidup dipimpin Roh dan memegang, menjunjung Firman Tuhan lebih tinggi dari apapun jua (sebab memang Firman Tuhan itu jauh lebih tinggi dari apa yang terbaik di dunia Yes 55:8-9), maka Tuhan pasti akan memimpin kita sampai puncak2 rencana kesempurnaanNya.
Mengapa Tuhan menekankan sampai lorong-lorong atau jalan kecil diperhatikan, dan dipimpin dalam jalan-jalan kecil?
Kita bukan hanya memperhatikan hal-hal besar yang salah dan sesat, yang sudah jelas, tetapi juga sampai “lorong-lorong kecil”, hal-hal kecil yang salah jangan dimasuki, kita harus terus minta pimpinan Roh Kudus.
Dari hal-hal kecil yang salah orang bisa:
1. Terjerumus sampai menjadi perkara besar, seperti penafsiran yang tidak betul, bisa langsung jadi dosa besar sebab dosa dan kejahatan dan kesempatan untuk berdosa sangat meningkat Wah 22:11. Kita harus terus waspada, ber-jaga2 Mat 26:41.
2. Saatnya sudah sampai untuk meningkat terus sampai sempurna, sehingga salah kecil bisa mengakibatkan kerugian besar. Ini masanya untuk terus meningkat 1Kor 11:19 polarisasi, bukan main-main, sekalipun dalam salah yang kecil.
3. Dalam Minggu ke-70 Daniel, hukumannya keras 2Kor 10:6. Seperti dosa Ananias dan Safira relatif kecil tetapi hukumannya mati.
Patokan kita adalah:
1. Firman Tuhan Maz 119:105. Firman Tuhan itulah kebenaran. Kita harus makin mengerti dan makin taat. Tidak cukup 1 Gomer, kita perlu 2 gomer sehingga bisa mengerti kebenaran Firman Tuhan sampai lorong-lorong kecil.
2. Dipimpin Roh senantiasa Yoh 14:26 dan ada peneguhan dari Roh Kudus Rom 9:1; 8:16, ada suara Roh.
3. Diteguhkan oleh tubuh Kristus, dalam persekutuan yang erat dan betul Yoh 17:23.
4. Tetap di atas Mezbah Rom 12:1-2 di jalan sempit, dalam kesucian. Orang yang tinggal di Halaman atau Luar Halaman tidak akan bisa mengerti dan membedakan sehingga terjerat dalam kekeliruan sampai sesat dan binasa.
AKU AKAN MEMBUAT KEGELAPAN MENJADI TERANG DI MUKA MEREKA
Luar biasa. Gelap menjadi terang sehingga tidak lagi me-raba2 atau menduga tetapi tahu kebenaran dengan pasti Yoh 16:13; Firman Tuhan itulah kebenaran Yoh 17:17. Jangan takut, jangan kuatir. Meskipun dalam dunia dan dalam Gereja-gereja jalan lebar, benar dan salah, sesat dan benar itu terlalu tipis bedanya, bahkan banyak pendapat dan tafsiran yang saling bertentangan, tetapi bagi orang-orang yang sungguh-sungguh mau taat dan hidup dalam kesucian di jalan sempit, akan mendapat terang yang besar, dan dapat dengan jelas membedakan yang betul dan yang salah!
Dari mana terang itu?
Dari pedang Roh yaitu Firman Tuhan Ef 6:17. Kalau seorang penuh dan dipimpin Roh, Firman Tuhan itu baginya menjadi jelas dan makin lama makin tajam, sehingga orang-orang yang dipimpin Roh bisa memakai Firman Tuhan dengan tepat (seperti terang yang besar) untuk memisahkan antara nyawa (daging) dan Roh, yang betul dan yang salah Ibr 4:12.
Dengan demikian kita bisa berpikir dan bertindak dengan tepat sesuai kehendak dan pimpinan Roh Kudus.
Musa melepaskan 2 juta orang Israel, ia dapat mengerjakannya dengan tepat, sebab punya terang yang besar dari Tuhan. Juga Daud yang di-kejar2 Saul sampai kurang lebih 10 kali, Tuhan bisa melepaskannya dengan tepat dan dengan kuasa. Sampai tombak dari dekatpun bisa dielakkannya, sebab Allah maha kuasa.
Miliki terang besar, yaitu pedang Roh, Firman Tuhan dalam pengurapan Roh Kudus, 2 Gomer supaya kita bisa membedakan
dengan tepat yang benar dan salah, dan masuk pada jalan yang benar dan tidak tertipu, dan bisa tumbuh dalam rencana Allah yang tepat dan sempurna.
DAN PERKARA-PERKARA YANG BENGKOK MENJADI LURUS.
Kita hidup dalam bangsa yang bengkok dan terbalik Pil 2:15. Tetapi dengan dipimpin Roh kita tahu jalan yang tepat sampai yang kecil2, sebab terangnya besar, sebab itu kita tahu jalan yang betul yang lurus dan bisa membedakanmana yang bengkok! Orang yang tidak punya terang dari Allah, maka baginya seringkali yang bengkok dianggap lurus karena tipu daya iblis. Tetapi kalau kita dipimpin Roh, dan Firman Tuhan, kita punya terang yang besar yang bisa mengenali yang bengkok dan selalu memilih dan memakai yang lurus asal terus melekat dengan Tuhan Yoh 15:5 kita akan bisa membedakan yang bengkok dan lurus.Dalam pimpinan Roh Kudus dan Firman Tuhan, kita bisa tetap memegang yang lurus, baik dalam pengajaran, dalam cara-cara ibadah dan hidup dalam rencana Allah dan liku2 hidup ini. Roh Kudus sanggup memimpin kita, asal tulus dan taat di hadapan Tuhan sehingga Firman Tuhan bisa menjadi pedang yang sangat tajam, yang bisa memisahkan dengan tepat antara nyawa (daging) dan roh Ibr 4:12 dan mengalahkan si setan. Terus melekat pada Tuhan supaya tidak sampai tertipu sedikitpun. Roh Kudus itu hidup dan berkuasa, Dia sanggup memelihara kita dengan teliti di tengah2 banyak perkara yang bengkok dan terbalik. Pil 2:15 dan lepas dengan siuman dari tipu daya iblis 2Tim 2:26.
HAL-HAL INI AKAN KUBUAT BAGI MEREKA DAN TIDAK AKAN MENINGGALKAN MEREKA.
Allah itu maha kuasa. Dia sanggup memimpin satu orang buta sehingga tidak sampai tersesat, apalagi yang setia, Ia pasti memimpinnya dan tidak akan ditinggalkannya asal kita mau terus taat. Kalau toh keliru jalan atau jatuh dalam dosa, segera bertobat kembali! Tuhan itu tetap penuh dengan kasih, kemurahan bagi mereka yang tetap dalam kemurahanNya, atau yang langsung bertobat, tidak keras hati. Tetapi yang keras hati dalam dosa akan kena kekerasanNya Rom 11:22. Jangan mengecilkan kemurahan dan kuasaNya yang juga diberi pada orang yang berdosa (masih diberi) sebab ini diberikan supaya bertobat, bukan untuk menghina kemurahanNya dengan terus keras hati dan tidak mau bertobat! Rom 2:4Tinggallah setia dan taat dalam segala jalan yang betul!
KESIMPULAN.
Tuhan akan mengeringkan orang-orang yang melawan Dia, tetapi Tuhan akan membimbing orang yang mau betul-betul taat dengan segenap hatinya, sekalipun buta akan melihat kembali. Sekarang waktunya makin habissejak tahun 1900 Dia mulaiberteriak lewat hamba2Nya, sampai puncak2nya supaya orang-orang sadar dan menerima kemurahanNya yang besar.
Nyanyian:
Sekarang saudara pikir apalagi disini.
Dunia susahlah,
nasibnya sudahlah begini.
Dengar suaraNya, memanggil padamu, datanglah
Percaya FirmanNya, maju terus dalam rencanaNya.