M3690 – Efesus 6:12. Bergumul Melawan Iblis, Bukan Melawan Manusia

I. PENDAHULUAN.
– Manusia yang berdosa itu isa dari dirinya sendiri (sebab ia mahluk bebas, bukan mesin, bisa juga karena terpengaruh iblis, bisa karena keduanya.
– Iblis dalam mempengaruhi dan mendorong manusia untuk berdosa itu sangat ganas, sebab ia berusaha dengan menipu, menggoda, merayu bahkan memaksa, ia menghalalkan segala cara untuk bisa menjatuhkan manusia (tetapi tetap dibatasi Tuhan 1Kor 10:13, Ay 1:12). Tetapi Allah lain Ia memberi kesempatan dan kemudian menunggunya, sebab Allah menciptakan manusia sebagai mahluk berkemauan bebas dan Allah ingin ia taat akan Allah dari dirinya sendiri Luk 12:57, supaya pada akhirnya bisa menjadi seperti Allah, bukan menjadi mesin atau robot yang baik.
– Di mana-mana kita selalu menghadapi dan bergumul dengan setan, ia selalu ber-edar2 untuk mencari kesempatan Mat 12:43-45.
– Semua orang berdosa adalah anak-anak iblis (hanya ada dua 1Yoh 3:10). Bapaknya adalah iblis yang menguasainya sebab itu kalau kita menobatkannya, kita harus merebutnya dari tangan iblis Luk 11:21-22.
– Semua penyembahan berhala dan occultisme itu lagnsung berhubungan dengan setan-setan 1Kor 10:20.
– Hanya ada dua pihak dalam dunia dan alam berzakh yaitu pihak Tuhan dan pekerjaan setan, masing-masing ada pengikutnya. Luk 9:50; 11:23. Persekutuan iblis itu banyak macamnya, bentuknya, model dan cara kerjanya. Tetapi aklau kita tetap di pihak Tuhan, kita pasti menang di dalam nama Tuhan Yesus, menghadapi setan dan semua kaki tangannya. Kita memang harus limpah Firman Tuhan dan Roh Kudus, terus dipimpin Roh.
Di mana-mana kita selalu menghadapi dan bergumul dengan iblis 1Pet 5:8.
Semua orang berdosa itu anak iblis 1Yoh 3:10, sebab itu untuk bisa bertobat, orang berdosa itu harus direbut dari pemiliknya yaitu setan Luk 11:21-22. Semua penyembahan berhala dan occultisme itu kepada setan 1Kor 10:20.
Hanya ada dua pihak dalam alam roh yaitu Tuhan atau setan dengan semua anak buahnya Luk 9:50; 11:23.
Iblis itulah yang membuat kita berdosa baik langsung, baik sebagai dalangnya atau sebagai suporternya.
II. BERGUMUL BUKAN DENGAN MANUSIA.
Dalam Wasiat Lama orang Israel berperang dengan musuhnya. Tetapi dalam Wasiat Baru kita berperang secara rohani, bukan dengan orangnya tetapi dengan iblis dan setan-setan yang ada di dalam atau di belakangnya.
CARANYA:
1. Tidak berperang tetapi mengampuni dan memberkati musuh Mat 5:38-44.  Dalam Wasiat Lama berlaku: gigi ganti gigi, nyawa ganti nyawa, tetapi dalam Wasiat Baru kita sudah ditebus oleh darah Yesus dandiberi kuasa dan penyertaan pribadi oleh RohAllah sehingga kita tidak membalas musuh kita, tetapi mengampuni dan memberkatinya. Justru kita makin keberkatan Kis 20:35. Tentu kita harus cerdik seperti ular tetapi tulus seperti merpati Mat 10:16 supaya jangan kita dirugikan karena kebodohan kita sendiri.
2. Dipimpin Roh. Untuk bisa melakukan hal ini, kita harus minta kuasa dan pimpinan Roh Kudus sebab dengan kekuatan sendiri, semua menjadi ruwet dan mustahil. Berdoa senantiasa dalam Roh dan kebenaran dan terus minta pimpinanNya, kita akan cerdik, tidak sampai celaka, bisa menghadapinya dengan betul dan dengan Tuhan melindungi kita dengan cermat dan teliti, sehingga tidak ada yang kebetulan terjadi pada kita Mat 10:30, Yer 15:2. Jangan kuatir tetapi jangan bodoh, supaya jangan binasa/ dirugikan karena kebodohan Ams 10:21b.
3. Jangan benci, sebab itu pembunuh 1Yoh 3:15. Jangan membalas, itu urusan Tuhan Rom 12:19. Bagian kita mengampuni, memberkati tetapi juga dengan cerdik, tulus. Jadi kalau seorang menyakiti hati kita atau merugikan, kita tidak berperang dengan orangnya tetapi dengan setan, supaya jangan kita menjadi benci, tetapi bisa mengampuni, dan terus dipimpin Roh.
Misalnya Daud 10 kali lebih mau dibunuh Saul tetapi gagal (sebab dilindungi Tuhan); sekarang Saul dibunuh (bunuh diri, Neraka) dan seorang Amalek membuat cerita bohong; ia mengatakan sudah membunuh Saul (yang benci sekali pada Daud) supaya jadi teman dari Daud dan diberi hadiah. 2Sam 1:9-10. Tetapi justru Daud mengenakan hukuman atasnya, sebab berani membunuh orang yang diurapi Tuhan. Daud sangat berdukacita karena kematian Saul, bukan menyukurkan dan bersukacita, tetapi penuh belas kasihan. Dengan demikian Daud sudah menang melawan setan, sehingga tidak jadi benci. Kita bergumul dengan setan bukan dengan orangnya.
4. Kita memberkati mereka supaya bertobat dan diselamatkan Mat 5:44, Luk 10:27. Doakan terus dan minta pimpinan Roh.
Kalau orang itu bertobat, apalagi mau percaya pada Tuhan, ia diperdamaikan dengan kita, sama2 menjadi anak-anak Allah Ams 16:7. Kalau mereka tetap tidak mau bertobat  dan berani terus menjahati kita, ia bermusuhan dengan Allah 1Kor 10:21, pasti akan ada akibatnya Zak 2:8. Tuhan akan menghukumnya pada waktunya.5. Dalam melayani jiwa-jiwa, kita juga bergumul dengan setan. Seringkali mereka tidak sadar, tidak mau bertobat, tetap keras hati dan setan selalu mendukung hal-hal yang melawan Firman Tuhan dan Allah. Kita tidak bergumul dengan orang-orang yang kita layani, tetapi dengan setan-setan yang memperbudak mereka, yang menipu, mengikat dan menyesatkannya. Sebab itu dalam pelayanan kita harus diperlengkapi dengan kuasa dari Atas Luk 24:49 (dengan banyak berdoa dalam Roh dan hidup benar) dan dengan hikmat Allah 1Kor 2:4 dengan banyak belajar Firman Tuhan dalam pengurapan Roh Kudus. Jangan pakai kekuatan sendiri, malah bisa ketularan dosanya (cinta uang, zina, benci, sombong, iri dsb). Tetapi kita pakai kuasa Allah untuk melepaskan mereka dari dosa. Luk 11:21-22.
III. BERGUMUL DENGAN IBLIS DAN SETAN-SETAN.
Kita harus bisa melihat yang tidak kelihatan, yaitu pekerjaan setan yang merajalela, lebih-lebih pada akhir zaman ini. Belas kasihan pada orang-orang yang ditipu dan diperbudak oleh setan; jangan bergumul dengan manusia, tetapi bergumuldan berperang dengan setan-setan yang menguasai orang itu.
Orang yang tidak bisa melihat yang tidak tampak, akan marah, benci dan bergumul dengan orang, maka ia menjadi benci, marah, iri, dendam dll dan itu sudah berarti masuk jerat iblis.
Orang yang bereaksi dosa itu sudah gugur, jatuh dalam dosa, kalah oleh setan. Sebab itu kalau toh berdosa, lekas bertobat, berseru nama Tuhan dan kembali di pihak Tuhan dan lawan iblis Yak 4:7-8.
Karena itu dalam pelayanan pekerjaan Tuhan, kita perlu dipimpin Roh supaya mata rohani jangan buta, tetapi bisa melihat musuh yang sebenarnya yaitu iblis dkk. Kalau perlu selain berdoa dalam Roh kebenaran kita juga berpuasa Mat 17:21, supaya kemenangan terhadap pekerjaan setan lebih besar.Jangan takut dan jangan sampai kena tipu dayanya.
Ingat dosa itu iblis, suci itu Allah. Sebab itu kalau kita tetap di pihak Allah, kita tetap suci dan menang sebab Allah tidak pernah bisa kalah. Jangan takut, jangan ditipu atau di-takut2i setan.
IV. BERAPA BANYAK PEKERJAAN IBLIS?
Seringkali orang-orang beriman tidak sadar bahwa mereka diperangi oleh setan, lalu terus bergumul dengan manusia. Padahal makin lama pekerjaan setan makin banyak.
Rata2 orang dosa yang tidak percaya Tuhan Yesus, suka berhubungan dengan dukun dan occultisme, apalagi kalau terjepit. Memang semua orang berdosa itu miliknya, anak-anaknya, dan orang beriman kalau berdosa, itu menjadi pintu masuk bagi setan-setan. Ef 4:27. Hanya saja setan masuk dalam manusia itu ada batasnya,ber-tingkat-tingkat, yaitu tingkat I, II, III, ini sesuai dengan tingkatan dosa, sebab dosa adalah pintu masuk bagi setan.
Dalam semua dosa, setan bekerja di dalam manusia, dari tingkat permulaan sampai tingkat yang dalam dari setan.
Dalam occultisme ada begitu banyak cara-cara, sistem kerja, syarat, macam-macam siasat dan kuasa yang ditunjukkan dalam kerajaan setan. Ada penguasa-penguasa yang berbeda-beda tignkatnya (Dan 10:13 Michael penghulu malaikat itu bergumul dengan setan-setan penghulu Persia dan tertahan 21 hari).  Memang iblis yaitu Lucifer bekas penghulu malaikat, ia mempunyai kuasa, tetapi Allah di dalam kita itu jauh, jauh lebih besar, lebih kuat, lebih tinggi dari iblis dan tentaranya!
Jangan sedikitpun gentar, tetaplah percaya pada Firman Tuhan.
Makin lama akan terdengar lebih banyak rahasia-rahasia dunia iblis Wah 2:24,13. Iblis biasanya gencar promosi, lebih-lebih diantara orang-orang berdosa sehingga mereka berusaha cari dan berharap pada kuasanya. Setan-setan terus membina umatnya lewat penyembahan berhala, occultisme, bahkan lewat media2 elektronik dan pergaulan dengan orang-orang berdosa, kaki tangannya.Tetapi kita juga harus memberitakan kuasa Allah yang lebih besar dari iblis dengan bukti2nya. Mrk 16:17, Mat 7:23, Ibr 2:4. Promosi iblis dkk begitu besar, sampai persiapan perang lawan Allah untuk perang Harmagedon begitu dahsyat, besar, mengglobal, luar biasa, tetapi peperangannya tidak berarti sebab dengan mudah Allah mengalahkan iblis, Antikris dan semua tentaranya Wah 16:12-16; 19:19-21, 2Tes 2:8. Allah itu adalah Sang Pencipta, dan iblis adalah ciptaanNya, itu sangat jauh berbeda!
Jangan takut, jangan kena tipu dan bualan iblis yang hendak mengalahkan Allah. Tuhan dan kita yang ada dalam Tuhan, 100% pasti menang. Jangan takut akan segala pameran kekuatan setan.
Satu anak Sekolah Minggu yang kecil dengan Tuhan yang percaya, itu jauh lebih kuat dari iblis dengan semua tentaranya. 1Yoh 4:4, Rom 8:31. Percaya dan usir setan Mrk 16:17.
V. PERGUMULAN KITA DENGAN IBLIS DAN MANUSIA.
Kita harus sadar supaya kita selalubergumul dengan iblis, jangan bergumul dengan manusia. Seharusnya kita bisa melihat bahwa hampir 100% problem kita itu pergumulan dengan iblis bukan dengan manusia atau dengan barang2 dll.
Orang Atheis Maz 14:1 yang berkata tidak ada Allah, tidak ada setan, sehingga 100% hidupnya hanya bergumul dengan manusia dan yang tampak. Orang yang bodoh, tidak mengerti dan bersikap seperti orang atheis, sampai mereka melihat hal-hal supranatural, baru mulai berpikir tentang Allah dan setan.
Seharusnya kita selalu ingat dalam hampir segala perkara kita ini bergumul dengan iblis dan setan-setan, bukan dengan manusia. Ini kebenaran Firman Tuhan Ef 6:12, ini yang betul.
VI. MENGALAHKAN IBLIS.
Bagaimana caranya supaya kita bisa ingat terus bahwa kita harus terus bergumul dengan setan bukan dengan manusia dan sekaligus mengalahkannya?
1. Hidup benar, maka Allah di pihak kita 1Pet 3:12, Rom 8:31. Kalau Allah beserta kita, bukan netral tetapi terang-terangan membantu kita dan berperang ganti kita Kel 14:14, kita tidak perlu kuatir atau takut 1Yoh 4:4. Kalau kita sadar ada dosa, langsung dibuang, bereskan, ini bisa dikerjakan langsung, asal dengan segenap hati dan bertobatuntuk seterusnya Yak 4:7,8, bukan hanya untuk sementara, itu Allah tidak mau 1Sam 28:6. Jangan lupa terus lekat dengan Kristus seperti Yoh 15:5. (7 Kebutuhan Pokok Rohani).
2. Dengan iman. Jangan ragu-ragu, setiap orang percaya, siapa saja diberi hak mengusir dan mengalahkan setan Mrk 16:17, Mat 10:1, Luk 10:18-19 dll. Kita menang dengan iman 1Yoh 5:4. Jangan ragu2, lawan iblis (yang seperti singa berkeliaran) dengan iman yang teguh 1Pet 5:9.
3. Dengan kuasa doa. Terus berdoa dalam Roh dan kebenaran Luk 24:49, Kis 1:8, 1Tes 5:17, Ef 6:18. Jangan berhenti doa, kalau perlu dengan puasa Mat 17:21. Dengan kuasa yang kecil, dengan nama Yesus, setiap orang percaya masih bisa membuang, mengusir setan. Kalau ragu-ragu bisa kalah Yak 1:6, sebab itu pecayalah dan jangan takut, pakai nama Tuhan Yesus Kristus.
4. Dengan hikmat Allah. Kita bisa mendapat hikmat Allah dengan limpah dengan tekun mencintai Firman Tuhan dalam pengurapan Roh Kudus. Dengan hikmat Allah, kita bisa mengenali semua tipu daya iblis. Roh Kudus dan Firman Tuhan membuat mata kita celik, sehingga kita bisa melihat setiap gerakan iblis yang kita hadapi. Yang selalu awas, teliti dan pintar, bukan kita tetapi Roh Kudus. Sebab itu kalau kita tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan dan dipimpin Roh, setiap gerakan iblis dan setan-setan di seluruh dunia dan di setiap saat, diketahui Roh Kudus, apalagi yang ada hubungannya dengan kita dan di sekitar kita.Ia yang mengingatkan kita sehingga kita bisa santai, sebab Roh Kudus yang selalu tahu dengan tepat, bahkan sebelumnya dan itu diberitakan pada kita. Yang penting kita selalu dipimpin Roh (untuk itu berdoalah terus menerus dalam Roh dan kebenaran).
5. Persekutuan tubuh Kristus. Kita harus memelihara persekutuan tubuh Kristus dalam kesucian dan kasih 1Yoh 1:7 (belas kasihan dan pengampunan) maka kalau kita bisa bersatu dengan betul, kekuatan kita menjadi besar dan kuat Im 26:8, maka menghadapi iblis bersama, kita jadi kuat dan bisa saling menasehati. Kita bisa diingatkan dan diteguhkan oleh saudara2 lain yang berjalan dalam Roh dalam menghadapi musuh bersama. Jangan saling bermusuhan atau iri, benci. Kalau orang lain penuh dengan kekurangan dan dosa, dan tidak mau dinasehati, itu ada akibatnya sendiri, kita jangan terpancing melihat semua itu lalu jadi berdosa! Sebab itu berarti iblis dapat kesempatan untuk masuk dan selanjutnya makin ruwet kecuali kita langsung bertobat dan kembali pada Tuhan dan melawan iblis. Tuhan selalu mengingatkan supaya kita selalu melawan setan dan menghadapi singa iblis itu 1Pet 5:8, Yak 4:8.
6. Karunia dan buah Roh itu memperlengkapi kita sehingga kita tetap sejahtera dan sukacita dan punya kemampuan2 ilahi yang diisikan Roh Kudus dalam menghadapi iblis, misalnya karunia membedakan roh.
Dengan cara-cara ini mata rohani kita lebih celik dan bisa merasa dan melihat yang tidak kelihatan, yaitu tipu daya iblis dan gerakannya 2Kor 2:11. Apalagi menghadapi dosa2 yang menular (dengan panah berapi iblis ditembakkan ke dalam hati orang-orang beriman yang melihat dan mendengar dosa2 dan perkara2 yang keji itu).
VI. TINGKAT-TINGKAT PEKERJAAN IBLIS.
Ini sesuai dengan tingkatan2 dosa, sebab dosa, iblis dan Neraka itu bisa dikatakan sinonim. Jangan percaya tipu daya setan bahwa dosa itu Surga dan iblis membuat Nerakalebih nikmat, itu tipu daya iblis sejak Hawa.
Tingkat I. Iblis hinggap, juga pada orang beriman yang lalai. Orangnya bisa marah seperti kerasukan seperti Yohanes dan Yakobus Luk 9:54, atau sebaliknya merayu seperti Petrus Mat 16:23 sebab iblis bisa tampil seperti malaikat terang yang manis tetapi menipu 2Kor 11:14. Setan-setan bisaberbicara sampai dalam hati, memberi pikiran yang sombong dan penuh hawa nafsu, cinta uang, berani, nekad dll, sebab ia merangsang dan menghidupkan daging. Orang yang dipimpin Roh sulit dipengaruhi seperti ini, sebab langsung alarm dari Roh Kudus berbunyi (gelisah, tidak enak, tidak sejahtera dsb). Kalau kita mengerti Firman Tuhan lebih banyak dan mau terus ingin mempekenankan Tuhan, kita akan makin peka dan Roh Kudus bisa mudah mengingatkan dan bicara pada kita. Tetapi orang yang penuh keinginan dosa apalagi mabuk dengan dosa, ia akan mudah didekte oleh setan dan timbul nafsu2 dagingnya.
Tingkat II. Dirasuk setan.
Setan masuk dan tinggal dalam orang itu, kadang2 tidak ada gejalanya, hanya lebih berani, lebih tidak tahu malu seperti Yudas yang dirasuk iblis Luk 22:3, bahkan tampak cerdik, perkasa, lihai, sebab setan itu lebih dari bunglon, bisa duduk bersama makan bersama Tuhan (dari Perjamuan Suci, Mat 7:23). Orang yang dirasuk ini bisa menunjukkan tanda2 supranatural, misalnya makan beling, tahan dicambuk,berjalan di atas api, ditusuk tidak tembus, dll, hal yang hebat dan ngeri,tetapi juga berdosa dengan nekad tanpa perasaan berdosa, berani dalam segala macam dosa, sebab ia berdosa dalam roh setan, (dengan kuasa setan) itu sangat kuat dan dahsyat. (Ini lawannya berjalan dalam Roh, dengan pimpinan dan kuasa Roh). Orang yang penuh Roh Kudus pasti bisa merasa dan mendengar pimpinan Roh tetapi orang Halaman dan orang dunia kadang2 tahu, kadang2 tidak. Roh Kudus memberi karunia membedakan roh dan kuasa mengalahkan setan.
Tingkat III. Sepenuhnya milik setan.
Ini orang yang dosanya sempurna, ia menjadi sama seperti Lucifer (Lucifer malaikat yang tidak punya tubuh), tetapi manusia yang sempurna dosanya punya tubuh manusiawi, tetapi jahat dan kejinya sama dengan iblis, sebab sudah sempurna dalam dosa (ini lawannya dari sempurna dalam kesucian, seperti Allah).
Kuasa setiap orang sempurna dalam dosa masih bisa berbeda-beda. Ini yang ditargetkan iblis, supaya ada banyak Lucifer baru (orang sempurna dosanya) untuk ber-sama2 berperang melawan Allah dalam perang Harmagedon dan kemudian dalam perang Gog dan Magog (Tuhan tahu lebih dahulu, iblis yang menggenapi dalam dosa2nya).
KESIMPULAN.
Ada banyak pekerjaan dan rahasia atau cara kerja setan yang tampak kadang2 dahsyat dan mengerikan, kadang2 manis dan baik seperti malaikat terang. Seperti Gereja2 yang terus tumbuh lebih-lebih Gereja jalan sempit, makin seperti Kristus, juga ada “gereja setan” atau bentuk2 persekutuan atau ikatan batin yang kuat dalam setan, yang terus dibina untuk membangun kerajaan iblis di dunia yaitu antikris. Jangan takut, tetapi hadapi dan kalahkan dengan Tuhan. Ada banyak bentuk dan macam-macam kemampuan occultisme/ setan, misalnya New Age Movement yang baru dan yang lama2 dalam segala macam bentuk dll; tetapi jangan lupa, ada juga yang masuk dalam orang-orang beriman dan Gereja2 seperti Pergamus, Tiatira, Sardis dll. Bahkan Antikris akan memproklamirkan dirinya dalam rumah Allah sebagai allah 2Tes 2:4.
Kalau kita dipimpin Roh, maka kita bisa lebih mahir bergumul dengan iblis, bukan dengan manusia, sehingga tidak mudah berdosa dan bisa menjadi berkat, melepaskan orang berdosa dan orang yang tertipu setan sehingga bisa dimerdekakan penuh. Iblis selalu memakai umpan kesukaan dosa yang sesaat Ibr 11:25 (uang, sex, benci, sombong, iri, kuasa dll).
Ingat dosa, iblis, Neraka itu lawannya kesucian, Kristus dan Surga. Dengan Roh Kudus, Allah pribadi untuk setiap pribadi anak-anak Allah, Ia menjadi penolong kita, kita pasti menang.
Jangan terpancing sehingga jatuh berdosa, sekalipun dalam pikiran; tetap hidup dalam kesucian dan terus minta  pimpinan Roh dan taat, maka kita akan mengalami kemenangan2 besar dengan Tuhan.
Nyanyian:
Dalam Nama Yesus 2x ada kemenangan.