M3677 – Lukas 4:1,18 Meningkat Berjalan Dalam Roh

I. BERJALAN SENDIRI, TIDAK CUKUP.
Orang kristen yang berjalan sendiri, tidak akan tahan dalam hidup sehari-hari sekarang lebih2 di akhir zaman akan mudah gugur, sebab kita menghadapi dunia yang makin jahat Wah 22:11; 2Tim 3:1-5 dan musuh kita iblis juga ganas, sebab itu jangan jalan sendiri, tetapi belajar jalan dengan Tuhan Yesus terus menerus. Bedanya banyak kalau jalan sendiri dibangdingkan jalan dengan Tuhan Yesus.
Jalan dengan Tuhan Yesus itu dipimpin Roh sesuai dengan Firman Tuhan dan inilah cara hidup yang paling tepat di akhir zaman sebab inilah kunci hidup putra Manusia Yesus yang membuatNya bisa hidup berkemenangandan sempurna Mat 4:1; Luk 4:1,18.
Belajar terus meningkat sampai mahir dipimpin Roh. Jangan sebentar dalam Roh, sebentar dalam daging, itu lima gadis bodoh, akhirnya tertinggal. Mengapa begitu? Sebab ada sesuatu dosa atau keinginan dosa yang dibiarkan, sehingga menyebabkan hal ini, maju mundur dalam Roh. Harus sepenuhnya dibersihkan, sepenuhnya untuk Tuhan, jangan reserve untuk daging, iblis, dunia supaya bisa terus menerus berjalan dalam Roh.
Jangan mulai dalam Roh dan berakhir dalam daging Gal 3:3-4 seperti Saul yang mula2 indah tetapi akhirnya jadi jahat sekali dan roh setanmasuk dalam hatinya sehigga binasa Mat 12:43-45.
Jangan kurang minyak seperti lima gadis bodoh, tetapi tekun berdoa dalam Roh terus menerus sehingga ada kelimpahan minyak, sehingga menjadi kuat, berkemenangan seperti lima gadis bijak dan tidak tertinggal!
II. ORANG YANG BERJALA DALAM ROH ITU PERLU:
1. Mau hidup dalam kesucian.
Orang yang menuruti dosa itu melawan kehendak Roh, dia keluar dari pimpinan Roh, daging dan roh itu bertentangan. Harus maumematikan daging, supaya bisa hidup dalam kesucian dan dipimpin Roh Rom 8:13, 14. Gal 5:17.
Berjalan dalam Roh itu berjalan dalam jalan sempit, hidup diatas mezbah, sebab daging terus menerus dimatikan. Kalau tidak mau pikul salib terus menerus, tidak mungkin bisa berjalan dalam Roh.
2. Bisa mendengar suara Roh. Mar 4:23. Semua gereja-gereja akhir zaman diminta mendengar suara Roh Wah 2:7,11,17 dst. Kita harus bisa membedakanya dari suara sendiri, suara daging atau iblis dan dan suara Roh Kudus. Suara Roh itu dalam kesucian
dan sesuai dengan Firman Tuhan. Sebab itu kalau lebih banyak mengerti Firman Tuhan, kita bisa lebih jelas mengerti suara Roh. Kalau suara Roh bertentangan dengan Firman Tuhan, itu pasti bukan dari Roh tetapi dari daging atau iblis.
Kadang2 kita harus menunggu suara Roh, sebab Roh Kudus adalah Tuan, kita adalah hamba yang harus taat pada Tuan. Asal ada sejahtera kita tunggu terus sampai Roh Kudus memberi pimpinan yang berikut atau yang lain. Seperti Elisa pernah menunggu sebab Roh Kudus tidak bicara juga Putra Manusia Yesus dalam Yoh 8:6 (Kalau ada dosa, jangan tunggu suara Roh, tetapi bertobat! Saul tunggu sia-sia, sebab tidak bertobat!! 1Sam 28:6.
3. Kita harus taat dipimpin Roh, jangan melawan. Kis 11:12 Petrus tetap taat sekalipun hatinya tidak cocok. Ia menurut suara Roh lebih dari perasaan hatinya sendiri. Juga Abraham menurut suara Tuhan lebih dari pada perasaan hatinya sendiri dalam Kej 21:12 Yusuf juga taat, meskipun tidak enak Mat 1:20. Kita belajar taat dipimpin Roh terus menerus, sampai keakhir.
4. Orang yang berjalan dalam Roh itu sesuai dengan Firman Tuhan, sebab Roh Kudus selalu mengambil dari Firman Tuhan Yoh 6:13,15 dan orang seperti ini akan mengalami rencana Allah yang indah-indah karena terus berjalan dalam rel dari Allah. 1Kor 2:9. Ini suatu hidup yang indah, penuh kejutan yang indah-indah dan sukacita dari Tuhan Yoh 7:38-39 dan hidupnya akan penuh dengan buah2 dan kemenangan. Sebab sungai air hidup mengalir dalam hatinya seperti Jeh 47:9. Hidup dengan cara ini adalah hidup tingkat tinggi yang indah, bahagia dan penuh kemenangan sebab dalam setiap hal kalau kita taat akan pimpinan Roh. Kita pasti menang dan berhasil, kalau kita taat dipimpin Roh terus, sebab Allah tidak pernah gagal atau kalah, suatu hidup yang luar biasa.
Ini cara hidup putra2 Allah, terus dipimpin Roh, Rom 8:13-14, bukan jalan sendiri tetapi menurut Kristus yang ada dalam hatinya Gal 2:19-20. Ini cara hidup dari putra Allah yaitu Tuhan Yesus, sehingga terus berkemenangan dan bisa terus melakukan kehendak Bapa dalam setiap hal, sebab Ia selalu bertanya-tanya Roh Kudus dalam setiap hal dan taat. Begitu juga Daud 1Taw 16:11, sehingga hidup Daud terus berkemenangan dan jadi sangat indah. Selama kita terus taat, kita terus berkemenangan dan akhirnya bisa jadi lebih dari pemenang.
TANDA2 ORANG YANG HIDUP DIPIMPIN ROH
1. Berkenan kepada Tuhan
Daud hidup berkenan kepada Tuhan Kis 13:22, sebab setiap kali ia selalu bertanya-tanya pada Tuhan dan taat, maka Tuhan berkenan akan hidupnya ini.
Lebih-lebih Putra Manusia Yesus hidupnya sangat berkenan kepada BapaNya Mat 3:17; 17:5.  Orang seperti ini tentu jadi indah di hadapan Tuhan dan rencana Allah yang indah-indah akan jadi dalam hidupnya.  Seperti Yusuf, Daud dll, mengalami rencana Allah yang indah-indah yang sudah dinyatakan dalam hidupnya. Ini berarti terus tumbuh dalam rencana Allah, bisa sampai tingkat yang tertinggi yaitu sempurna.
2. Tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan
Roh Kudus memberi lapar dan haus akan Firman Tuhan dan kalau kita tekun, maka kita tinggal mengambil permata-permata yang indah dari kebenaran Firman Tuhan Mat 13:44. Lebih banyak kita mengerti rahasia2 Firman Tuhan, lebih besar kemenangan kita 1Sam 14:30, Mat 13:23 dan lebih lebat buahnya. Sebab setiap kali Roh Kudus bicara hal-hal yang tinggi dan dalam, kalau kita mengerti, Dia bisa memimpin kita melakukannya dan hasilnya buah2nya lebih banyak. Yusak mau mendengar suara Tuhan, sebab itu ia mengalami lebih banyak kemenangan sejak dari menyeberang Jordan terus dalam peperangan di Kanaan sampai seluruh Israel masuk di tenpatnya masing-masing. Kita harus terus meningkat dalam pengertian Firman Tuhan sampai seluruh rahasia Firman Tuhan kita dapatkan. itu akan mempermudah pertumbuhan rohani sampai sempurna. Sebab itu Roh Kudus akan terus mendorong dan memberi lapar haus akan Firman Tuhan.
Ini jalan yang normal bagi orang yang dipimpin Roh.
Orang yang tidak bertekun belajar Firman Tuhan atau tidak punya kehausan, itu tidak dipimpin Roh dengan betul.
3. Tekun berdoa senantiasa
Dipimpin Roh berarti hidup dalam kesucian sehingga bisa berdoa dalam Roh. Kalau tidak hidup dalam kesucian, tidak bisa berdoa dalam Roh dengan betul, sebab ada dosa berarti Roh Kudus tidak ada. Meskipun dia berdoa dalam bahasa lidah tetapi tidak ada kuasanya, hanya gejala botol (parfum) kosong. Belajar meningkat terus berdoa dalam Roh dan kebenaran seperti Yoh 4:23-24, sebab ini membawa kita makin tinggi, masuk dalam hadirat Tuhan. Mat 7:21.
4. Melakukan kehendak Roh
Yaitu menjadi garam dan terang dunia, istimewa pada orang-orang dekat kita Luk 10:27. Tidak semua mau percaya Tuhan Yesus tetapi jangan kecil hati, terus minta pimpinan Roh Kudus untuk mendoakan dan melayani dengan karunia-karunia Roh sampai ia bertobat, istimewa orang-orang seisi rumah Kis 16:31 dan seisi panci kita yang kita asinkan.
5. Hidup baru makin seperti Kristus
Kalau hidup dipimpin Roh, maka tabiat lama dimatikan dan tabiat baru yang sudah ada akan hidup, tumbuh makin seperti Kristus. Misalnya rendah hati (kalau seorang suka kepujian manusia, apalagi mengejarnya, ia tidak dipimpin Roh tetapi menuruti daging, hati2 direndahkan Tuhan, lebih2 kalau sudah penuh Roh).
Begitu dalam segi2 hidup yang lain, kita harus  menyangkali semua kehendak daging, sehingga tabiat baru yang sudah ada dalam kita bisa tumbuh makin nyata sehingga makin seperti Kristus.
6. BUAH ROH
Kalau kita taat dipimpin Roh, akan keluar buah Roh. Gal 5:22-23. Apa bedanya buah Roh dan tabiat seperti Kristus? Tabiat itu sudah menetap, biasanya kita mengerti (lebih2 dari Firman Tuhan tahu mengapa harus lemah lembut dan bagaimana akibatnya dsb) dan mau mematikan kekerasan daging, sehingga dengan sendirinya terus hidup lemah lembut, mengampuni. Tetapi buah Roh itu terjadi asal kita taat dipimpin Roh, maka segala macam buah Roh bisa timbul dengan nyata dalam hidup kita. Sebab itu selama kita taat penuh dipimpin Roh, maka buah Roh akan bermunculan dalam hidup kita sesuai kasus-kasus yang kita hadapi. Buah Roh itu kasih, sukacita, damai, sabar menderita, kemurahan, kebaikan, setia, lemah lembut dan tahan nafsu, bisa limpah.
Ini sama seperti anak waktu bertamu dengan orang tuanya tampak manis, sabar, bisa menunggu, sopan sebab taat pada bapaknya. Tetapi waktu sampai di rumah bisa muncul kenakalannya kalau tidak ditahan. Kalau kita mau taat didisiplinkan Roh Kudus, muncul buah Roh, dan kalau kita mau rutin taat lama-lama tabiat baru bisa terus tumbuh dan nyata, bukan dipaksa atau pura-pura, sebab memang tabiat yang lama sudah lenyap digantikan tabiat baru waktu lahir baru.
7. KARUNIA-KARUNIA ROH 1Kor 12:7-11.
Kalau kita dipimpin Roh dan mau menyangkal diri dan taat melakukan pimpinan Roh, akan muncul hal-hal yang menjadi karunia-karunia Roh. Pada waktu kita memerlukan, Roh Kudus mengerti bagaimana menolong kita tetap di jalan Tuhan dan melakukan kehendak Allah. Sebab itu, lebih2 dalam melakukan kehendak Allah, Roh Kudus menolong kita memberi pertolongan yang kita perlukan untuk melaksanakan kehendak Bapa, sebab itu karunia-karunia itu banyak muncul waktu kita dengan tulus mau melakukan pekerjaan Bapa, apalagi sambil terus bergantung, minta pimpinan dan pertolongan Roh Kudus maka akan muncul karunia-karunia yang diperlukan:
A. Misal waktu kita harus berkata-kata di dalam Roh, Roh Kudus memberi kata-kata dalam mulut kita dan waktu kita mengataknya, timbul karunia bahasa lidah, terjemahan dan nubuatan.
B. Waktu kita harus bertindak dalam Roh, dalam pelayanan maka Roh Kudus meberi keberanian dan keyakinan untuk bertindak, sehingga timbul tindakan iman, kesembuhan dan mujijat.
C. Waktu menghadapi orang dalam pimpinan Roh, dalam pelayanan, bahaya atau kesukaran, maka tiba2 Roh Kudus bisa memberi pikiranNya dalam pikiran kita, sehingga timbul hikmat, marifat dan membedakan Roh.
Ini semua karena Roh Kudus bekerja dalam kita, menolong kita menghadapi orang-orang sebab kita bergantung penuh pada Roh Kudus.
Roh Kudus akan menolong secara rutin dengan satu atau beberapa karunia-karunia ini untuk menghadapi kasus dalam problem kita. Sebab itu kita tidak perlu takut jalan buntu atau “kalah”, sebab yang ada pada kita itu jauh lebih besar dari pada yang ada di dalam musuh atau dunia ini 1Yoh 4:4 yaitu Allah yang maha besar, maha kuasa, maha tahu yang tidak pernah kalah atau gagal, asal kita tetap dalam kesucian dipihak Allah melakukan kehendak Allah.
Kita perlu melatih semuanya ini sehingga kita dilengkapi untuk pelayanan dan menghadapi segala pencobaan. Karena mana yang perlu, bukan kita yang menentukan karunia Roh yang mana yang perlu tetapi Roh Kudus. Kita hanya harus peka (hidup dalam kesucian, perasaan hati, emosi dimatikan untuk bisa dengar suara Roh, pikiran juga ditekan supaya kita melakukan kehendak Tuhan saja) maka kita akan mudah mendengar pimpinan Roh Kudus untuk bertindak dengan karunia-karunia Roh.
1. Bahasa lidah ada tiga macam yaitu:
a. Tanda baptisan yang akan menjadi bahasa doa.
b. Karunia Roh, ini harus diterjemahkan.
c. Jabatan, tertulis dalam daftar jabatan 1Kor 12:28. Yang terus menerus berbahasa lidah dan menterjemahkan bagi umat Tuhan.
2. Menerjemahkan, biasanya oleh orang lain, bisa juga oleh dirinya sendiri caranya bukan kata perkata, melainkan menurut pengertian yang diberikan Roh Kudus untuk disampaikan dan biasanya ini terjadi dengan sebenarnya.
3. Nubuatan. Ini berbeda dengan jabatan nabi yang terus bernubuat. Setiap orang yang penuh Roh Kudus bisa berkarunia nubuat untuk meneguhkan, nesehat dan menghiburkan dengan tepat sehingga orang itu tertolong.
4. Iman.  Ini lain dari iman setiap orang beriman, yang harus ditumbuhkan dari biji sesawi, iman kecil, iman besar dan iman sempurna. Ini iman yang tiba2 ada dalam hati dan dengan yakin kita katakan dan lakukan dan itu biasanya jadi, sebab dari Roh Kudus, apalagi dalam menghadapi  hal-hal yang sulit, tahu2 Tuhan beri iman dan bertindaklah, maka iman itu akan jadi.
5. Menyembuhkan. Ini sedikit berbeda dengan tanda2 orang beriman Mar 16:17-18 dan jabatan penyembuh dalam 1Kor 12:28. Tiba2 disuruh Tuhan bertindak untuk menyembuhkan dan biasanya sembuh, asal kita betul dipimpin Roh. Jabatan penyembuh tugasnya selalu menyembuhkan, tentu semuanya dalam nama Tuhan Yesus saja.
6. Mujijat. Hal-hal yang luar biasa, lebih dari iman dan kesembuhan, untuk menghadapi apa saja, Tuhan bisa memberi tanda mujijat dalam segala perkara.
7. Hikmat. Apa yang kita harus lakukan, istimewa pada saat-saat yang sulit. Ini pimpinan Roh, sebab itu pasti berhasil. Kita sangat memerlukan semua karunia-karunia ini.
8. Pengetahuan (marifat), tahu apa yang tidak diketahui orang biasa, tetapi Roh Kudus memberi sedikit yang diketahuiNya pada kita. Kalau Roh Kudus beri tahu, kita tahu apa yang terjadi atau yang akan terjadi atau yang sedang terjadi, sebab Allah maha tahu. Kita jadi luar biasa sebab tahu yang tersembunyi untuk melakukan kehendak Allah dalam hidup dam pelayanan kita.
9. Membedakan roh. Apakah orang itu tulus dipimpin Roh, atau ada roh jahat lainnya, apakah  ia bertindak munafik, sering kali kita tidak tahu, tetapi Roh Kudus tahu dan memberi tahu pada kita.
Ini semua perlengkapan yang Tuhan berikan pada kita sebab itu bergantunglah pada Dia, jangan berperang sendiri, nanti Roh Kudus yang beri karunia yang paling cocok, belum tentu sama dengan yang kita inginkan, sebab itu kita harus menunggu dan terus siap untuk dipimpin olehNya.
Kadang Roh Kudus beri beberapa karunia, bisa bergantian atau bersama-sama tergantung Dia. Kalau kita penuh dengan karunia-karunia Roh, kita jadi heran sebab jadi seperti Tuhan (sebab itu ingat tetap rendah hati, supaya jangan ditinggalkan Dia sebab sombong). Kalau ditinggalkan Roh Kudus, semua karunia hilang, juga gairah, keberanian, kekuatan seperti Saul waktu ditinggalkan Roh Kudus.
Allah sanggup memimpin dan menolong kita jangan kuatir, jalan dengan tulus dipimpin Roh, itu cara hidup yang paling indah dan berbuah-buah dan bahagia.
Nyanyian
Kalau taat dipimpin Roh.