M3672 – 1KORINTUS 11:19, WAHYU 22:11. POLARISASI.

I. POLARISASI.
Arti kata: Pembagian dalam dua kelompok orang-orang yang saling bertentangan.
 
Sekarang semua Gereja2 adalah campuran dari orang yang tidak sungguh-sungguh percaya (tradisional) dan yang sungguh-sungguh percaya.
Dalam Kemah Suci tampak jelas golongan orang-orang di Luar Halaman, Halaman dan Ruangan Suci (Ruangan Maha Suci = sempurna, belum ada). Setiap ruangan masih terdiri dari banyak tingkatan2. Semua masih bisa berjalan ber-sama-samasampai satu kali 1Kor 10:19 (= polarisasi rohani)digenapkan. Kita harus mengenalinya lebih dahulu, supaya jangan karena kebodohan, kita hanyut dalam kelompok yang kelirudan binasa Mrk 12:24, Ams 10:21b. Kalau kita mengenali polarisasi rohani ini, kita juga akan lebih cepat tahu, saatnya Minggu ke-70 Daniel dimulai, sebab polarisasi rohani merupakan salah satu tandanya. Minggu ke-70 Daniel iniberjalan dengan sangat cepat dan dahsyat, lalu tiba-tiba dalam 3,5 tahun terjadi pengangkatan. Dalam polarisasi ini Gereja akanmencapai puncak-puncak kesuciannya lalu pengangkatan (juga yang najis mencapai puncak-puncaknya).
Kalau ayat-ayat ini (polarisasi rohani) sudah terjadi, maka Minggu ke-70 Daniel sudah mulai, dosa akan meningkat dengan cepat, sangat keji, tetapi kesucian juga meningkat tinggi, makin seperti Kristus. Perbedaan yang dosa dan yang suci makin besar sehingga dua golongan ini makin sulit untuk cocok satu sama lainseperti Lot dan Abraham.
Lot hatinya makin penuh dengan Sodom Gomora, makapada kesempatan pertama ia pindah ke Sodom dan makin penuh dengan dosa-dosa Sodom, akhirnya ia berzina seperti orang-orang Sodom. Sebab itu ia tidak bisa cocok dengan Abraham yang makin suci, makin percaya dan cinta Tuhan. Sampai akhirnya Abraham lulus ujian “akhir”, waktu ia menyerahkan Ishak dengan segenap hati tanpa sungut-sungut. Mereka tidak bisa cocok lagi bukan karena problem pribadi, sebab Abraham tetap cinta Lot bahkan mau menyabung nyawa untuk melepaskan Lot dari tawanan raja Kedorlaomer Kej 14:14-17. Dua kali Abraham menyelamatkan Lot dari kematian akibat dosa-dosanya, tetapi Lot tetap tidak mau kembali sebab rohnya sudah berbeda dan tidak bisa cocok dengan roh Abraham.
Begitulah perpisahan pada akhir zaman ini, yang penuh Roh Kudus dan makin suci tidak lagi bisa cocok dengan orang-orang Kristen yang penuh roh-roh duniawi yang makin keji.
Inilah yang ditulis dalam 1Kor 11:19 yaitu polarisasi rohani, yang suci tambah suci, yang najis tambah najis Wah 22:11, sehingga pemisahan itu makin nyata dan tegas. Gereja2 akhir zaman akan menjadi seperti nubuatan dalam Wah 2-3, yaitu Gereja jalan sempit dan Gereja jalan lebar.
Demikianlah pada Minggu ke-70 Daniel, akan terjadi pemisahan besar-besaran dalam Gereja seperti 1Kor 11:19 sebab:
1. Wah 22:11. Orang yang cinta dunia dandosa sehingga mabuk dalam kesukaan dosa, tidak mau bertobat lagi seperti Lot, memisahkan diri dan tidak mau kembali lagi ke Gereja jalan sempit, yaitu jalan salib; rohnya tidak bisa cocok lagi seperti Abraham dan Lot.
2. 2Kor 10:6. Hukum dalam Gereja jadi keras dan tegas. Setiap dosa dihukumkan dengan keras seperti yang terjadi pada Ananias dan Safira Kis 5:1-12. Sebab itu orang-orang yang tidak sungguh-sungguh mau bertobat takut kena hukum dan mati di tempat, sebab itu mereka undur, tidak berani bersekutu dalam terang Kis 5:13.
Jadi ada pemisahan sebab dosa, apalagi diancam hukuman keras oleh Allah.
3. Pemisahan karena pengajaran. Ini sudah berjalan dari dahulu sampai sekarang dan pemisahan ini akan makin tajam dan sampai puncaknya dalam Minggu ke-70 Daniel. Pada waktu ini akan betul terjadi pemisahan yang tegas antara ajaran yang betul yang dipimpin Roh Kudus (dalam Hujan akhir Yoel 2:23-25) dan karenakelimpahan Firman Tuhan Mat 10:26-27), terpisah dari ajaran jalan lebar oleh orang-orang yang tidak mau bertobat dengan sungguh-sungguh, yang membiarkan atau menyetujui dosa dan dunia masuk dalam Gereja. Sebab itu akan ada banyak orang yang keluar dari Gereja jalan sempit dan pindah ke Gereja jalan lebar, dan sebaliknya juga ada yang pindah dari jalan lebar ke jalan sempit, meskipun ini lebih sulit, sebab harus sungguh-sungguh bertobat dan mencocokkan diri dengan pengajaran yang betul.
Gereja2 jalan sempit yang hidup benar, tidak perlu kuatir, sebab Gereja yang betul pasti menang, tidak akan kalah, tidak akan bangkrut sebab yang menjadi jaminan kita adalah Tuhan sendiri.
Orang-orang yang hidup di jalan atau Gereja jalan lebar yang mau bertobat, akan ditarik Tuhan dan dibuatkan jalan atau kesempatan untuk bisa pindah ke Gereja yang betul dijalan sempit. (Kalau tidak pindah maka mereka akan terseret dalam arus dosa yang kuat dan binasa). Tuhan sendiri yang akan memindahkan mereka, Gereja akhir zaman tidak takut menerima orang-orang ini, sebab pada waktu itu berlaku hukum yang keras dalam Hujan akhir ini. Yang pura2 dan main-main bisa mati di tempat; yang hidup benar sesuai dengan Firman Tuhan tidak mati, itu yang sungguh-sungguh. Roh Kudus tahu dan Dia yang akan bertindak sendiri.
Perpindahan ini sudah terjadi mulai sekarang, baik yang pindah dari jalan sempit ke jalan lebar sebab tidak tahan, tidak mau sungguh-sungguh bertobat dan orang-orang ini akan makin meningkat dalam dosa.Juga mereka yang dari jalan lebar yang kemudian sungguh-sungguh bertobat dan percaya, mau hidup benar akan pindah ke jalan sempit. Mana lebih banyak, tergantung Gerejanya masing-masing, tetapi Tuhan mengharapkan jangan seorangpun binasa.
Tetapi dalam Minggu ke-70 Daniel, ada banyak perpindahan, besar-besaran dalam waktu yang singkat.
II. SETIAP SINODE MEMPUNYAI AJARANNYA MASING-MASING.
Luk 1:1. Lukas yakin bahwa ajaran dari rasul-rasul itu yang betul, dan mereka yang disuruh mengumumkan ke mana-mana, termasuk Paulus, ajarannya itu betul, sama seperti rasul-rasul yang lain. Ajaran yang betul ini, yang sudah diyakini ber-sama-sama, ini yang dipegang baik-baik.
Ada orang lain membuat ajaran yang salah, misalnya mereka membuat Injil Barnabas, Injil Thomas,
dll -> Ini ajaran yang salah, tetapi mereka yang memegangnya merasa benar. Masing-masing aliran atau Sinode yakin mereka yang benar.
Kalau ajarannya salah, orang-orang yang memegangnya tidak atau sulitselamat, atau hanya sedikit yang selamat. Tetapi kalau ajarannya sesat, tidak ada yang selamat, sama seperti mereka yang percaya pada agama-agama berhala dll; tanpa Tuhan Yesus, tidak ada orang sampai kepada Bapa. Yoh 14:6.
Dalam perbedaan-perbedaan ini kita tidak bisa berbuat banyak, kita hanya berdoa dan menunggu pimpinan (kesempatan) dari Tuhan untuk menerangkan kebenaran yang kita pegang. Mereka semua tanpa Tuhan Yesus tidak sampai pada Bapa, kasihan, terhilang, tetapi yang akan percaya, Tuhan sanggup menuntun danmembawanya pada jalan yang benar (dengan cara biasa, yaitu dengan penginjilan atau dengan cara-cara ilahi seperti Kornelius yangmengirimkan orang kepada Petrus).
III. KEYAKINAN KITA.
Apakah yang dimaksud dengan keyakinan (pengajaran) kita disini? Luk 1:1.
Rasul-rasul membuat rapat dan menetapkan pengajaran yang betul yang mereka yakini Kis 15:1-24. Lalu mereka menyuruh Barnabas, Paulus, Yudas dan Silas untuk mengumumkan ke mana-mana Kis 15:25-27. Apa yang diajarkan Paulus itu yang ditulis dan dimaksudkan oleh Lukas dengan keyakinan atau ajaran kita.
Ini penting diketahui dengan jelas (baru akhir-akhir ini ditekankan sebab adanya polarisasi).
Setiap Sinode Gereja menentukan pengajarannya dan bertanggungjawab untuk hal itu.
Misalnya: Baptisan – cara selam, percik, di bawah bendera.
Pernikahan, dll.
Ajaran: Keselamatan, Roh Kudus, Sabat dll.
Ini berbeda, tetapi bukan sesat, kecuali saksi Yehuwa dll.
Untuk apa? Suapay kita bisa sehati, Mrk 3:25, Pil 2:1-3, 1Kor 1:10. Paulus minta sehati, harus, supaya jangan terpecah dan rusak = binasa.
Masing-masing mempunyai pengajarannya.
Ini tanggungjawab setiap Sinode Gereja dan masing-masing harus memegang teguh ajarannya. Rom 16:17. Dalam ayat ini dikatakan untuk menandai orang yang mengajarkan pengajaran yang lain, bukan diusir keluar, sebab kita masih mengharapkan keselamatannya, tetapi hati-hati, ini menular dan ia sendiri akan cepat binasa!
Mereka yang menyebabkan perpecahan, pelanggaran, melawan ajaran kita, hindari mereka, tetapi jangan dibenci, selamatkan mereka Luk 9:56, Mat 9:13, Jd 23.
Beda Tingkat Perbedaan Ajaran Alkitab (TiPAA)tingkat I sesat, tetapi tingkat II dst berbeda pengajarannya.
IV. BAGAIMANA NASIB ORANG-ORANG YANG DI DALAM ALIRAN2 YANG BANYAK KELIRU.
Kalau semua aliran mengatakan dirinya benar padahal saling bertentangan, pasti ada yang salah dan ada yang benar atau campuran. Kalau ajarannya tidak tepat, maka efektivitas untuk keselamatannya menurun, misalnya kalau pengertian tentang keselamatan tidak tepat, tidak betul lepas dari semua dosa dan ikatannya, itu mempengaruhi keselamatannya. Juga tentang doa dan pekerjaan Roh Kudus, kalau pengertiannya tidak betul,membuat kuasa Roh Kudus kurang atau tiada. Kita harus terus belajar Firman Tuhan dan dipimpin Roh, supaya Roh Kudus membawa kita kepada segala kebenaran. Dalam perbedaan ini jangan kita berdebat tetapi saling sharing dan saling mengasihi, biarlah Roh Kudus yang membawa masing-masing kepada segala kebenaran Yoh 16:13.
Kita doakan semuanya, sebab Tuhan tidak ingin seorangpun binasa 2Pet 3:9. Dia ingin menyelamatkan bukan membinasakan Luk 9:56.
Pada Minggu ke-70 Daniel, waktu seluruh kebenaran Firman Tuhan dibuka dan ada Hujan akhir, maka semua orang yang sungguh-sungguh mencari Tuhan akan sampai pada segala kebenaran yang betul, ada persatuan oleh Roh Kudus dalam satu pengajaran yang betul Yoh 17:23, Ef 4:13. Yang penting sekarang dengan tulus dan suci kita sungguh-sungguh beribadah mencari dan memperkenankan Tuhan di jalan sempit, mentaati sepenuh-penuhnya apa yang kita tahu Pil 3:16.
Kalau orang itu mau mencari Tuhan dan bertobat, Tuhan akan memimpin orang itu sampai pada segala kebenaran.
V. MEMELIHARA PENGAJARAN KITA.
Tetapi dalam Gereja kita, pengajaran kita harus dipelihara, kalau tidak setan masuk, menghasut sehingga timbul kekacauan dan perpecahan.
Harus dibedakan antara pengajaran dan variasi yang masih bisa berbeda.
Hal2 yang salah, sesat itu harus ditekankan. Ini perbedaan (TPAA = Tingkat-tingkat Perbedaan Ajaran Alkitab) tingkat I.
Yang salah: Misalnya tidak mengakui  Tuhan Yesus sebagai Allah, menyembah Tabut, memakai jimat2, garam dll itu jelas2an melawan Firman Tuhan.
Variasi: (Perbedaan pribadi).
Ada lampu2 diskotik dalam Gereja, perbedaan seragam pelayan asal sopan, menata gedung dan ruangan Gereja,
cara-cara penerimaan pelayan Tuhan (syarat minimum),
peraturan2 Gereja setempat, dll.
Kita harus membedakan yang salah dan variasi2 yang berbeda untuk setiap Sinode, biasanya itu tidak dosa, kecuali kalau melawan Firman Tuhan.
VI. PENCEGAHAN.
Kalau ada ajaran yang aneh, yang lain, lebih2 yang menarik, jangan disembunyikan. Tempat sembunyi adalah tempat iblis, (gelap, tidak terus terang, ber-belit2). Ini akan menimbulkan banyak kecurigaan, gelisah, kacau, pemberontakan dan dosa-dosa lain, sehingga malahirkan suasana Neraka dan perpecahan. (Juga diantara suami istri, kalau ada hal2 yang disembunyikan, itu menjadi posnya setan dan segala perkara dosa, pahit, kekacauan, celaka dll dari Neraka akan masuk dalam hidup nikah atau keluarga).
Kalau ada pengajaran yang lain, jangan disembunyikan, tetapi laporkan pada pemimpin masing-masing, yang harus diteruskan ke atas, supaya pengajaran yang lain jangan menular dan membuat perpecahan. Semua yang aneh, lain, tidak sesuai dengan pengajaran kita, harus dibuka dengan terus terang; datanglah pada para pemimpin supaya dibahas dalam terang Firman Tuhan dan dengan pertolongan Roh Kudus. Jelaskan baik-baik dan didiskusikan dalam terang Firman Tuhan dan minta pimpinan. Roh Kudus dalam kesucian (jangan dengan curiga,ber-bantah2, benci, atau dosa lainnya) supaya dengan terang dan dengan kasih Kristus semua diselidiki dan diterangkanbaik-baik dengan jelas dalam terang Firman Tuhan.
Kalau sudah dijelaskan oleh pimpinan bahwa pengajaran itu salah, bertentangan dengan pengajaran kita, biarlah itu dibuang seperti yang ditulis dalam Firman Tuhan. Rom 16:17, 2Tes 3:6 dll.
VII. PERBEDAAN SAMPAI MINGGU KE-70 DANIEL.
Perbedaan pengajaran ini masih akan terus berlanjut, baik yang sedikit berbeda sampai yang besar perbedaannya atau sesat.
Pada akhirnya semua yang berbeda, tetapi hidup benar dan sungguh-sungguh mau memperkenankan Allah, akan sampai pada persatuan pengajaran yang benarEf 4:13-14, sebab dalam Minggu ke-70 Daniel terjadi:
1. Mat 10:26-27 seluruh kebenaran Firman Tuhan akan terbuka jelas sehingga semua bisa melihat mana yang betul dan salah, tidak lagi ada perbedaan tafsiran.
2. Ada Hujan akhir. Ul 11:14. Semua yang termasuk dalam Gereja akhir zaman di jalan sempit akan mengalami Hujan akhir yaitu pekerjaan Roh Kudus yang limpah, sehingga semua akan dibawa kepada segala kebenaran dengan jelas dan tuntas oleh Roh Kudus Yoh 16:13.
3. Hukum yang keras berlaku dalam masa2 ini 2Kor 10:6. Seperti di Hujan awal dalam Kis 5. Orang yang tidak mau bertobat, berbuat salah, langsung dihukum mati di tempat. Sebab itu tidak ada orang berani berdosa atau bersiasat, tetapi semua yang sungguh-sungguh akan patuh pada Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus. Semua pengacau dan penyesat akan langsung dihukum mati atau undur ke Gereja jalan lebar.
4. Semua jabatan2 muncul dengan penuh (Ef 4:11)sehingga pemimpin2 betul berbobot penuh dan lima jabatan ini membawa Gereja Tuhan kepada kesempurnaan.
5. Pelayanan orang sempurna Yoh 1:51 seperti pelayanan Putra manusia Yesus selama 40 hari sesudah kebangkitan.  Pengajaran yang sempurna dan kuasa yang penuh,menyatukan semua Gereja, sehinggabetul menjadi satu pengajaran yang murni dan sempurna. Orang yang menolak dan tetap memegang pengajaran yang salah langsung ditegur atau mati, atau lari ke Gereja jalan lebar di mana iblis bertahta. Pada akhirnya kita akan mendapat hanya 7 macam Gereja (atau Sinode) seperti dalam Wah 2-3 dalam Minggu ke-70, tiga Gereja jalan sempit dan semua bisa bekerjasama dengan cocok dan harmonis(kalau tidak taat, mati) sehingga dari 7 Gereja akhirnya menjadi 2 Gereja yaitu tubuh Kristus. yang betul di jalan sempit dan Gereja yang sesat di jalan lebar. Semua perbedaan tentang bahasa lidah, keselamatan, akhir zaman dllakan menjadi satu dengan benar dalam masa ini, sehingga tidak lagi ada perbedaan seperti sekarang.
KITA HARUS MEMEGANG ERAT2 APA YANG SUDAH KITA YAKINI.
Luk 1:1. Ada begitu banyak macam ajaran-ajaran yang sedikit salah sampai yang sesat. Jumlahnya ini akan makin banyak, lebih2 mendekatiMinggu ke-70 Daniel akan muncul banyak ajaran sesat yang diteguhkan dengan banyak mujizat palsu dan kristus palsu. Wah 6:1-2, Mat 24:4,5,23-26. Muncul banyak tokoh2 yang heran seperti Kristus, dengan banyak mujizat tetapi mengajar yang salah. Jangan sampai kagum, ke-heran2an dan hanyut, sebab orang pilihan yang tidak dipimpin Roh, juga bisa kena Mat 24:24. Sebab itu kita harus betul memegang teguh ajaran yang sudah kita yakini bersama, dan terus bertekun di dalamnya (2 Gomer) sesuai dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus, supaya jangan kena jerat2 penyesat yang makin banyak. Kalau toh ada hal2 yang merugikan atau yang menimbulkan pertanyaan, jangan disembunyikan, nyatakan supaya dibahas bersama. Kalau ada banyak mujizat tetapi ajarannya melawan kebenaran Firman Tuhan (orang-orang yang penuh dan dipimpin Roh akan mengerti) itu adalah kristus palsu dengan segala mujizat2nya. Kalau jumlah orangnya banyak dan bergairah, tetapi hidupnya dalam dosa dan melawan Firman Tuhan, itulah orang-orang di dalam Gereja jalan lebar!
Beberapa ayat-ayat berhubungan dengan ajaran yang betul dan sesat harus kita mengerti dan dipegang baik-baik yaitu 2Tes 3:6, Kis 19:9, Tit 1:9, 2Yoh 10-11, 1Tim 1:3, 1Kor 11:2.
BERSEDIA.
Hari2 akan bertambah dekat kedatangan Tuhan sehingga keadaan akan makin bertambah parah, sebab itu kita harus ber-jaga2 yaitu:
1. Hidup benar, terus meningkat dalam kesucian dan makin seperti Kristus. Jangan ada dosa, belajar tetap benar seperti Kristus. Terus tekun berdoa dalam Roh dan hidup benar, sehingga kita terus meningkat dalam gunung kesucian Tuhan sampai di puncaknya. Terus Meningkat Sampai Puncak.
2. Tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan, makin lama makin mengerti dengan jelas, seluruh Firman Tuhan, sehingga kita beralas dengan teguh di ataspengertian Firman Tuhan, tidak mudah disesatkan oleh ajaran-ajaran sesat dan yang keliru2, bahkan bisa melepaskan orang lain.
KESIMPULAN.
1. Belajar Firman Tuhan sungguh-sungguh, sebab kita tidak bisa bergantung pada orang lain tetapi masing-masing harus mengambil keputusan sendiri, mau memegang ajaran yang mana. Yang tidak mengerti akan ikut2an dan mudah sesat. Kita harus belajar Firman Tuhan dari hari ke-6 = akhir zaman ini, 2 Gomer bukan 1 atau 1/2. Jangan melanggar perintah Tuhan (Kel 16:22). Juga seperti Elia sebelum masuk dalam kesempurnaan, ia memerlukan 2 kali atau 2 Gomer roti dan air (Hujan akhir) dari Surga 1Raj 19:7,8. Sebab itu hiduplah dalam kesucian dalam pimpinan Roh Kudus, 7 KPR dan bertekun belajar Firman Tuhan, supaya kita tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan yang betul dan tidak mudah diombang-ambingkan dan disesatkan Ef 4:14.
2. Dalam zaman polarisasi ini (1Kor 11:19, Wah 22:11), kalau kita tidak mau sungguh-sungguh hidup dalam kesucian, penuh dan dipimpin Roh melakukan kehendak Allah maka arus yang dahsyat ini (seperti tsunami rohani) akan menghanyutkan semua orang dosa, yang setengah hati, yang pura2 dan bodoh (tidak mengerti) akan hanyut dalam arus kebinasaan ini.
3. Jangan takut, asal hati kita sungguh-sungguh mencari Tuhan, penuh dan dipimpin Roh, Allah sanggup menyelamatkan kita sampai ke akhir Ibr 7:25. Tuhan sanggup asal kita sungguh-sungguh mau, punya pendirian yang betul dan taat.
Nyanyian:
Berjagalah dipimpin Roh Kudus.
Jangan hanyut dalam c’laka dunia.
Ligabis klak luput dari bahaya.
Berjagalah dipimpin Roh Kudus.