YS172 Yes 40:12-31 Tuhan kita Maha Besar.

YS172 Yes 40:12-31 Tuhan kita Maha Besar.
 
YESAYA 40:12-31. TUHAN KITA MAHA BESAR.
Ayat2 selanjutnya menceritakan tentang Tuhan, dengan siapa kita akan tinggal untuk kekal. Dahulu di dunia kita hidup dengan Tuhan hanya untuk sesaat untuk menolong kita dalam pengolahan,untuk mendapat hidup yang mulia untuk kekal.
Di dunia belajar dari TK sampai S1-S3, itu makan waktu kurang lebih 20 tahun, dari umur 5-25 tahun). Tetapi orang yang sekolah dengan penuh pengorbanan selama 20 tahun, hanya menikmati kehidupannya rata2 sampai 75-80 tahun, berarti hanya untuk dua sampai tiga kali lipat (60 tahun) dari waktu pengolahan. Ini belum termasuk uang dll yang dibutuhkan. Sekolah 20 tahun untuk bisa hidup dengan baik dan menikmatinya untuk dua kali dari waktu pengolahan. Ada yang bisa menikmati hasilnya sampai 3 kali.
Tetapi kalau Tuhan mengolah kita di dunia ini untuk 70-80 tahun, kita akan menuai ber-milyar2 kali lebih lama, bahkan sampai kekal. Sengsara sebentar, kesukaan dan kemuliaannya kekal. 2Kor 4:17. Pengolahan sebentar, hasilnya tidak habis, sampai kekal, betul2 suatu efisiensi yang sangat sempurna.Dan Guru atau Penjunannya luar biasa hebatnya dan maha kuasa, maha besar, pasti 100% berhasil, hanya tergantung dari kita, mau atau tidak diolah. Dia bisa mengolah kita sampai tingkat kemuliaan yang berapapun tingginya, sampai sama seperti Dia sendiri, Dia bisa, asal kita percaya, menyerah dan mau taat dipimpinNya. Ia juga yang memberi pengertian, memberi kekuatan, kesukaan dn segala fasilitas jasmani dan rohani yang kita perlukan, berapa saja.  Terlalu bodoh kalau kita tidak mau memakai kesempatan ini baik2.
Dalam ayat2 berikut mata kita dicelikkan, betapa besar rencana Allah, yang mengolah kita sebentar saja (kalau mau) maka sesudah itu kita akan menjadi mulia dan senang, senang sampai kekal. Jangan sia2kan kesempatan yang besar ini. Kalau di dunia bisa sekolah 1 tahun lalu menjadi menteri atau menjadi direktur utama, misalnya Pertamina, semua mau sekolah disini, tetapi di dunia ini tidak mungkin. Dalam Tuhan ini bisa dan disediakan bagi yang mau percaya dan taat. Jangan sia2kan kesempatan yang sangat besar ini.
 
YES 40:12. SEMUA DALAM TANGAN ALLAH YANG MAHA KUASA.
 
A. SIAPAKAH YANG TELAH MENAKAR AIR DALAM LEKUKANTANGANNYA?
Air dalam tangan Allah untuk diberikan pada kita.
Dalam kelaparan, orang2 minum air dengan diukur atau ditakar, sebab persediaan sangat sedikit Yez 4:16. Begitu orang2 dalam dunia mencari kesukaan dankepuasan hatinya dengan sangat sulit, sebab sangat terbatas dan mahal, sangat sedikit, ditakar, bahkan yang ada, itu semua beracun, sedikit atau banyak. Kesukaan Sodom kalau diminum akhirnya mati sebab beracun Ul 32:32. Beginilah kesukaan dunia, sebab selalu bercampur dengan dosa sedikit atau banyak Ibr 11:25, Rom 6:23. Seringkali makin berani banyak racunnya, banyak senangnya seperti narkoba, perzinaan, menghalalkan banyak uang, kedudukan dsb, semua beracun.
Perempuan Samaria itu minum kesukaan dosa zina, ia senang sebentar, susahnya terus danmakin pahit dan makin menderita, kalau tidak bertemu Tuhan Yesus, ia akan merana sampai mati lalu ke Neraka kekal.
Tetapi kalau kita percaya Tuhan Yesus kita akan mendapat kesukaan dan kepuasan yang berlimpah Yoh 4:13-14; 7:38 bahkan kesukaan yang murni itu akan menjadi sumber mata air hidup di dalam kita, menjadi milik pribadi, yang bisa terus menerus memancar danbertambah sampai ukuran tanpa batas. Yez 47:5.
Allah sanggup memberi kita air hidup dan mengolah kita, membuat kita menjadi indah, mulia, sampai tingkat berapa saja bahkan sampai sempurna, asal kita mau percaya, taat dan dipelihara terus menerus. Itulah tangan Allah kita yang luar biasa.
 
B. DAN MENGUKUR LANGIT DENGAN JENGKAL DAN MENAKAR DEBU BUMI INI.
Langit yang begini luas dan tidak terbatas untuk kita, diukur Allah hanya dengan jengkalNya. Manusia mengukur tingginya saja tidak bisa apalagi luasanya. Bagaimana kitabisa mengukur dengan jengkal kita, tetapi Allah sanggup.
Juga debu bumi ini ditakar Allah. Tidak ada yang sulit atau mustahil bagiNya (ayat 15), sebab Dia yang menciptakan Surga dan bumi dari tidak ada apa2, juga Surga Bumi Baru, luar biasa. Surga yang tanpa batas disediakan bagi kita yang setia sampai mati, bukan yang melawan, berontak dan tidak mau taat dan setia. Taatlah sekalipun harus pikul salib Rom 8:17-18, Tuhan menyediakan Surga Bumi Baru yang terlalu besar untuk kekal bagi yang mau setia sampai mati.
 
C. DAN MENIMBANG GUNUNG-GUNUNG DENGAN DACIN DAN BUKIT-BUKIT DENGAN NERACA.
Luar biasa. Juga segala gunung dan bukit bisa ditimbang oleh Tuhan. Semua yang tinggi2 diukur oleh Tuhan. Allah lebih besar dari semuanya, itu semua tidak ada artinya dan tidak ada harganya bagi Allah.  Luk 16:15, 2Kor 10:5. Biasanya orang yang sukses, jadi besar (di luar Tuhan) itu selalu menjadi sombong. Seperti Lucifer yang tidak mau berjalan dengan Tuhan, karena ia sudah dibesarkan dan ditinggikan, ia merasa besar dan menjadi sombong, sebab itu ia direndahkan Allah.
Juga kalau seorang diangkat dan dikultuskan orang2 (banyak) kalau orang itu menjadi sombong maka ia akan direndahkan Allah. Orang yang sombong, yang suka dipuji akan suka dipuja, lama2 menuntut disembah, seperti iblis Yes 14:13-15 sebab memang dosa sombong itu dosa iblis akan terus meningkat seperti ini (lihat tingkat2 dosa sombong, dalam Majalah Tulang Elisa no..), akhirnya ia akanmenjadi seperti iblis bapaknya, minta disembah, melawan Allah.
Mengapa begitu? Sebab semua orang itu hamba dosa, anak2 iblis (1Yoh 3:10). Hanya orang2 tebusan mau rendah hati, sebab tabiat lama (termasuk sombong) sudah lenyap dan tabiat baru yang jujur (rendah hati itu jujur sebab mengakui kebenaranyaitu semua yang ada pada kita itu dari Allah 1Kor 4:7) dan tabiat rendah hatiitu ada dalam hidup yang baru 2Kor 5:17. Memang masih ada tabiat daging (orang luar) yang ingin dipuji, tetapi orang beriman mau menyalibkan, mematikannya Luk 9:23, Fil 1:29b, sehingga orang2 ini bisa tetap rendah hati.
Jangan kagum dan mem-besar2kan gunung dan bukit, orang2 yang tampak sukses dan besar. Mereka yang kagum akan suka mengkultuskan, itu berarti melawan Firman Tuhan, sebab:
1. Suka me-muji2, memuja, mengkultuskan dan menyembah, itu jahat di hadapan Tuhan, itu membentangkan jaring untuk kejatuhannya Ams 29:5 dan mengutukinya keras2 Ams 27:14. Ini dosa.
2. Orang yang suka menyembahnya dengan sendirinya akan taat padasemua kehendaknya dan kehendak orang sombong itu dosa.Jangan kagum lalu taat akan dosa2nya, tetapi kagum dan taat akan Tuhan dan FirmanNya.
3. Orang yang suka mengagumi orang besar2, yang dipakai Tuhan dengan heran, yang suka mengkultuskan, kalau melihat orang kecil, biasa, kurang heran, miskin dll akan meremehkan dan menghinakannya. Orang2 ini akan suka membedakan orang besar kecil, kaya-miskin, orang besar dan orang biasa. Yak 2:1-4. Yang dilihat hanya yang heran2. Ini sikapyang salah, menghina Allah Ams 14:31; 17:5; 19:17. Hargai semua orang sebagai satu jiwa, itu seperti menghargai Allah Mat 25:40 dan selamatkan 2Pet 3:9, Mat 5:13-16. Menghina orang adalah sikap dan perbuatan dosa dan jahat di muka Tuhan. Kita tidak perlu me-muji2 orang kecil ataumiskin, tetapi menghargai seperti orang lain, yang lain, tidak membedakan orang, ini tabiat yang baru. Tuhan memberi tawaran yang besar kepada Raja Salomo 1Raj 3:5 dan pada pengemis Bartimeus Mrk 10:51. Raja dan pengemis di hadapan Allah itu sama, asal mau percaya dan hidup itu indah di hadapan Allah.
Masih banyak kesalahan2 seperti ini dibuat dalam Gereja, meninggikan dan mengkultuskan orang2 besar dalam Gereja, apalagi kalau dipakai Tuhan dengan heran, itu kebiasaan yang jahat Ams 27:14. Kebiasaan ini harus dibuang. Kita harus memberi hormat dua kali ganda pada ketua2 yang memerintah dengan baik dan yang mengajar Firman Tuhan, tetapi jangan dijerat dan dikutuki Ams 29:5. Apalagi dikultuskan dan disembah.
Kagumlah habis2an akan Allah yang maha suci dan mahabesar, itu yang betul. Dan tunduklah serta takut dan taat akan Allah, maka Ia akan mengangkat kita lebih tinggi dari segala gunung dan bukit dimanapun, sebab kita akan duduk dengan Allah dalam kemuliaanNya yang besar untuk kekal. Kagum dan taatlah mulai sekarang, jangan baru kagum dan takut kalau sudah di neraka seperti orang kaya (yang didekati Lazarus, sebab ingin remah2nya).
 
YES 40:13. ALLAH ITULAH PENCIPTA DAN MANUSIA ADALAH CIPTAANNYA.
 
SIAPAKAH YANG SUDAH MENGATUR ROH TUHAN, ATAU MENJADI PENASEHATNYA YANG SUDAH MENGAJARI DIA?
Seringkali manusia merasa lebih pintar dari Allah sehingga bisa menunjukkan jalan pada Tuhan, mengajari bagaimana bertindak, berbuat dst. Tidak mau taat pada kehendak atau pimpinan Tuhan dan berkeras hati untuk menurut kehendaknya sendiri dan minta Tuhan sungguh2 menuruti kehendaknya sendiri saja.Tuhan disuruh menuruti pikiran dan pendapatnya sendiri. Ini sungguh2 terlalu hina dan naif.
Bayi yang kita lahirkan mau mengajari kita, mengatur dan memberi petunjuk, itu sama sekali tidak mungkin, sebab untuk mengatasi dirinya saja tidak bisa. Tanpa ditolong, bayi manapun akan mati. Perbandingan kepintaran bayi dan orangtuanya itu mungkin perbandingannya 1:1000. Tetapi kalau bayi itu tumbuh, lama2 perbandingan itubisa 1:1, bahkan anak mungkin bisa lebih pintar dari orangtuanya. Tetapi manusia dengan Sang PenciptaNya, perbandingannya itu 1 triliun kali lebih besar! (bahkan tidak terhitung). Sekalipun manusia berumur 1000 tahun atau lebih, ia tidak akan pernah menjadi sama dengan Allah. Justru orang yang ingin menyamai atau mengalahkan Allah itu terlalu bodoh dan jahat seperti Lucifer, sama sekali tidak sebanding. Sebab itu mengerti atau tidak, setuju atau tidak, taati saja Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus, maka pasti kita akan menjadi bahagia dan beruntung se-besar2nya. Juga Firman Tuhan menyuruh kita taat akan pemimpin2 yang diangkat Tuhan yang hidup menurut Firman Tuhan Ibr 13:7,17.Kalau belum mengerti, minta keterangan dan berdoa untuk bisa taat.
Jangan kita membantah dan mengajari Tuhan, berkeras hati menuruti pikiran, perasaan atau kehendak kita sendiri untuk memimpin Tuhan, itu terlalu hina. Tanpa Dia semua orang mati dalam dosanya, tidak mungkin bisa hidup suci, pasti jatuh dan mati dalam dosanya. Tetapi yang mengerti dan mau taat akan Firman Tuhan akan bisa hidup suci dan tumbuh di hadapan Tuhan, dengan pertolongan Sang Penolong.
Jangan minteri (bersikap lebih pandai) dari Allah, itu sangat ber-lebih2 dan tidak pantas. Mintalah pimpinanNya, pasti Roh Kudus akan memberikannya dan jangan melawan tetapi taat.
Seringkali iblis menipu kita seperti yang dibuatnya kepada Hawa sehingga Hawa tidak mau taat bahkan melawan, merasa lebih pintar dari Allah, bisa mencari celah2 kebodohan Allah; ini salah dan tidak mungkin sama sekali! 1Kor 1:25. Kebodohan Allah (kalau ada) itu jauh lebih besar dari kepintaran manusia!
Maria, gadis desa, tidak banyak mengerti, apalagi  pikiran Allah yang disampaikan malaikat Gabriel, tetapi ia berserah dan taat, sebab ia yakin Allah maha besar, maha tahu, maha mulia dan mencintainya.Oleh karena itu Maria dijadikan besar dan bahagia Luk 1:34,38.
Sebab itu taatlah, jangan membantah, bahkan jangan bimbang dan menunda, kalau sudah yakin itu kehendak Tuhan, lakukan segera seperti Abraham Kej 22:2-3. Sekalipun terlalu amat sangat sakit bagi Abraham, tetapi ia taat dan Abraham berbahagia untuk selamanya. Abraham lulus ujian akhir sebab taat, bukan sebab pintar atau benar dan baik, tetapi sebab percaya dan taat dengan segenap hati tanpa ragu2.
 
YES 40:14. DIA ADALAH FIRMAN.
 
KEPADA SIAPA DIA MINTA NASEHAT? DAN SIAPA YANG MEMBERI PERINTAH DAN MENGAJARI DIA DALAM JALAN-JALAN KEADILAN DAN MENGAJAR DIA PENGETAHUAN DAN MENUNJUKKAN KEPADANYA JALAN PENGERTIAN?
Tuhan itulah Firman, Dia maha tahu semuanya dan mengajari kita Ams 2:6. Jangan dibalik itu membuat jadi celaka. Bukan kita yang menjadi firman yang harus ditaati oleh Tuhan tetapi Firman Tuhan yang harus kita taati. Dia Tuan dan Tuhan kita yang harus ditaati. Kalau kita mau belajar dari Tuhan dengan sungguh2, kita akan mengerti lebih banyak sehingga bisa taat lebih banyak; orang yang taat akan mengerti lebih banyak dan begitu selanjutnya. Inilah jalan pengertian dari Tuhan. Orang yang makin mengerti kebenaran Firman Tuhan akan makin ber-buah2 lebat. Mat 13:12,23.
Jadi bukan Allah yang belajar atau taat pada kita, tetapi kita yang harus taat akan Firman Tuhan dan Firman itu mengajar, mendidik, memimpin dan mengarahkan kita. Juga dalam keadilan. Seringkali dalam menghadapi ketidakadilan kita mudah protes dan tidak bisa menerima. Jangan kuatir, percayalah semua ada dalam tangan Tuhan.Tuhan tahu keadilan yang sempurna, jauh lebih dari kita. Memang dalam ketidakadilan kadang2 Tuhan tidak menolong, se-olah2 Tuhan tidak adil, tetapi di dalam semuanya, ada maksud dari Allah untuk menghajar (kalau kita salah) atau untuk mengolah kita (kalau kita betul) dan ini menjadiujian bagi kita. Jangan bereaksi dosa, harap terus pada Tuhan, maka orang yang lulus dalam pengolahan, pada waktunya akan ditolong Tuhan dengan heran seperti Yusuf, Daud dll yang mengalami ketidakadilan.
Berbahagialah orang yang mau belajar terus akan Firman Tuhan, ia akan makin mengerti Firman Tuhan dan Roh Kudus akan menolongnya sehingga bisa makin taat dan tumbuh, makin lama makin indah di hadapan Tuhan. sehingga akhirnya sama seperti Kristus, tetapi tetap taat sebab kita ada dibawah Kristus, sebagai pengantinNya. Sebab itu istri tunduk pada suami (ini untuk pengolahan kedua pihak) seperti kita tunduk pada Kristus dan Allah sekalipun kita menjadi sempurna, sama seperti Kristus.
 
YES 40:15. SESUNGGUHNYA BUMI DAN ISINYA SEPERTI DEBU.
 
LIHATLAH BANGSA-BANGSA ITU SEPERTI SETETES AIR DALAM EMBER DAN DIHITUNG SEPERTI DEBU YANG KECIL PADA NERACA.
Bangsa2 itu seperti satu tetes air dalam timba (1cc = 20 tetes air), 100 cc = 2000 tetes, 1 Liter = 20.000 tetes, 10 Liter = 200.000 tetes. Ember yang besar bisa lebih banyak lagi isinya dan satu tetes itu tidak ada artinya.
Juga seperti debu di neraca, maka neracanya tidak bergerak, apalagi debu kecil, sama sekali tidak ada artinya. Seringkali kalau bangsa2 sudah bersatu, rasanya mereka jadi begitu besar sehingga bisa menentukan nasib dunia ini. Tidak salah kalau bangsa2 bersatu untuk yang baik dan benar, tetapi dalam perang Gog dan Magog, segala bangsa bersatu untuk melawan Allah Wah 20:8. Dahsyat! Ber-ulang2 bangsa2 bersatu lalu merasa dirinya besar dan berani melawan Allah, misalnya dalam Wah 19:11-21 dalam pimpinan Antikris. Semua yang melawan akan binasa. Bukan jumlah besar yang penting, tetapi benar di hadapan Allah, itu ada bobotnya di hadapan Tuhan. (Tetapi sekalipun seluruh bangsa bersatu, kalau salah dan melawan Allah, itu terlalu ringan dan tidak ada artinya.
 
LIHATLAH IA MENGAMBIL PULAU-PULAU SEPERTI BARANG YANG SANGAT KECIL.
Juga pulau2 dan bumi ini tidak berarti bagi Tuhan. Sebab itu jangan kecil hati, mintalah seluruh bumi kalau perlu, Tuhan bisa memberikannya. Jangan kuatir akan segala perkara. Tuhan kita terlalu amat besar. Umat Tuhan bisa bebas kuatir. Jangan takut akan apapun jua.
Dalam dunia, orang yang mempunyai tanah 100 hektar itu sudah luar biasa; bisa dihitung jumlah orang seperti ini, apalagi punya satu pulau, satu benua, satu bumi. Semua itu seperti barang yang sangat kecil, anggaplah seperti satu helai rumput. Percayalah akan Allah, Dia sanggup memberkati kita. Orang yang tidak bisa melihat Allah yang maha besar, maha kuasa akan terbentur dengan semua perkara2 besar di sekitarnya yang tidak bisa ditembus, tetapi bagi Allah tidak ada yang mustahil. Ay 42:2. Kita bukan apa2, tetapi kalau Allah ada di dalam kita, kita jadi luar biasa. Maz 60:14. Sebab Allah yang mencintai dan ada dalam kita itu sangat besar, bahkan maha besar! Begitu besar dan baiklah Dia yang mau menderita, dihina, direndahkan oleh manusia yang berdosa tetapi tetap mencintai manusia sehingga manusia diselamatkan dan jadi besar dan mulia dalam Surga kekal. Dia sanggup menolong segala keperluan kita, haraplah kepada Tuhan yang maha besar, pasti tertolong.Tetapi yang tidak mau percaya akan terbuang sebab ia akan mengalami jalan buntu, kalah, gagal dan baginya Firman Tuhan tidak ada artinya, tidak berlaku, sebab tidak percaya dan tidak bisa melihat siapa Allah sesungguhnya.  Jangan melawan Allah, jangan hidup dalam dosa, tetapi hiduplah dalam pimpinan Roh, sehingga Roh Kudus bisa mencelikkan mata kita, sehingga kita bisa melihat Allah yang besar yang baginya satu pulau itu seperti barang yang sangat kecil! Tuhan kita luar biasa, kita baru tahu sedikit, rindulah untuk tahu lebih banyak, tinggal lebih lama dengan Tuhan bahkan berjalan atau hidup dengan Tuhan Kej 6:9, Luk 4:1,18 maka kita akan ikut menjadi luar biasa karena Tuhan ada di sebelah dan di dalam kita Maz 60:14.Percaya dan taat pasti hidup ini jadi indah, berkemenangan sebab bagi orang yang percaya, tidak ada barang yang mustahil Mrk 9:23.
 
KESIMPULAN.
Tuhan datang dan menyelesaikan rencanaNya untuk memberi manusia yang tidak berharga, tetapi yang mau percaya untuk diberi kemuliaan yang besar yaitu dijadikan anak2 dan putra2Nya, dan dibawa ke Surga untuk kekal. Tetapi mereka yang tidak percaya, dan yang melawan Allah, apalagi yang undur kembali, dibawa iblis (dalam dua tahap) ke dalam tempatnya yang kekal. Kalau Allah tetap tinggal di dalam kita, kita akan jadi luar biasa di dunia inidan berbuat luar biasa untuk memperkenankan Tuhan. Maz 60:14.
 
Nyanyian:
Allah ku luar biasa.
Elia luar biasa.
Sayapun luar biasa, amin.
 
� l �� � ereka yang tidak percaya, dan yang melawan Allah, apalagi yang undur kembali, dibawa iblis (dalam dua tahap) ke dalam tempatnya yang kekal. Kalau Allah tetap tinggal di dalam kita, kita juga akan jadi luar biasa dan berbuat luar biasa untuk memperkenankan Tuhan. Maz 60:14.
 
 
Nyanyian:
Allah ku luar biasa.
Elia luar biasa.
Sayapun luar biasa, amin.