M3643 Mat 5:13,14. Orang Kristen dan pelayanan.

M3643 MATIUS 5:13,14. ORANG KRISTEN DAN PELAYANAN.

I. SIAPA YANG BOLEH ATAU WAJIB MELAYANI?

Apakah setiap orang Kristen harus ikut pelayanan, ataukah orang2 yang diten-tukan khusus oleh Allah seperti orang Lewi?

Dalam Wasiat Lama yang boleh mela-yani hanyalah orang2 laki2 bangsa Lewi dan putra2 Harun sebagai imam2 dan salah satu menjadi imam besar. Orang Israel lainnya yang laki2 usia 20 tahun ke atas harus menjadi tentara untuk berperang, tetapi tidak boleh melayani dalam Kemah Suci atau bait Allah.

Dalam peristiwa tongkat setiap suku bangsa yang ditaruh di hadirat Tuhan, hanya tongkat Harun yang berbunga dan bertunas, berbunga dan berbuah badam Bil 17:6-10. Ini menjadi tanda yang bisa dilihat untuk seterusnya bagi umat Israel, bahwa hanya Harun dan turunannya yang ditetapkan sebagai imam2 dan boleh melayani. Semua bangsa lain tidak boleh menjamah pe-kerjaan Tuhan. Orang Lewi hanya membantu imam2, tetapi imamat hanya dilakukan oleh imam dari turun-an Harun. Inilah peraturan yang dite-tapkan Tuhan. Yerobeam melanggar peraturan itu dengan mengangkat orang bukan dari turunan Harun men-jadi imam. Hasilnya banyak celaka dan malapetaka, tetapi Israel tidak sadar, sampai akhirnya raja Hosea (raja ter-akhir Israel) baru Israel ditumpas habis. Pelanggaran ini memang tidak dihukum kontan, tetapi jelas sekali bahwa hanya turunan Harun yang boleh menjabat imam2 untuk pelayanan. Semua orang Israel mengerti baik2. Raja Uzia men-coba melakukan pelayanan dengan membakar dupa di Mezbah Dupa, di dalam rumah Allah. Meskipun hanya satu kalipun dilarang dan kena hu-kuman Allah yang jatuh atas Uzia se-hingga ia menjadi kusta pada dahinya dan dibuang rakyatnya 2Taw 26:16-21. Hanya satu kali ia bersalah  tetapi akibatnya ia jadi kusta seumur hidup-nya dan dipecat dari tahtanya.

Banyak peristiwa semacam ini mem-buat Israel betul2 takut untuk pela-yanan, sebab hanya turunan Harun yang diperbolehkan melayani.

Dalam Wasiat Baru. Kita melihat dalam Gereja2 ada anggota, ada pelayan Tu-han (pengerja) dan pendeta2 yang biasanya memimpin semua pelayanan. Kita masih melihat pengaruh dari per-aturan Wasiat Lama dalam Gereja2, bahwa anggota biasa dilarang mela-kukan upacara2 penting dalam Gereja seperti pemberkatan, pernikahan, ber-khotbah dan banyak pelayanan2 lain-nya, hanyalah pendeta yang boleh me-lakukannya. Betulkah demikian? Pera-turan dari Wasiat Lama tidak boleh di-terapkan langsung 2Kor 3:14, harus di-bukakan singkapnya! Lalu apa artinya?

II. PELAYANAN WASIAT LAMA DAN WASIAT BARU DALAM TERANG KEMAH SUCI.

A. Dalam Wasiat Lama:

1. Luar Halaman. Semua boleh ada disini, juga orang kafir. Tidak ada pe-layanan disini, kecuali secara insidentil Tuhan memakai orang berdosa untuk melakukan kehendakNya. Misalnya Tu-han memakai keledai untuk menase-hati nabi Balhum. Tuhan memakai kai-sar Agustus untuk menaruh Yusuf Ma-ria di Betlehem menggenapi tempat kelahiran Putra manusia Yesus, Tuhan memakai Koresy menggenapi nubuatan 70 tahun dalam tawanan di Babil dll.

2. Halaman. Orang Israel dan lewi bo-leh masuk sampai disini. Israel ber-ibadah, Lewi bantu pelayanan.

3. Ruangan Suci. Imam2 saja yang me-layani disini.

4. Ruangan Maha Suci. Hanya imam besar 1x 1 tahun melayani disini lam-bang pelayanan orang sempurna.

B. Pelayanan Wasiat Baru dalam skema Kemah Suci.

Dengan memakai skema Kemah Suci kita bisa melihat dengan mudah ten-tang pelayanan.

1. Luar Halaman adalah bayangan orang dosa dan orang2 Kristen tra-disionil, mengaku Kristen tetapi tidak lahir baru, hanya ikut2an percaya. Orang2 semacam ini,  sekalipun sudah ke Gereja bahkan sudahmendapat ja-batan tinggi dalam Gereja, apalagi ka-lau jabatan2 pelayanan dianggap seba-gai nafkah atau pekerjaannya, pelaya-nannya di Luar Halaman! Orang seperti ini tidak boleh ikut dalam pelayanan. Sekalipun secara tradisionil diizinkan ikut pelayanan. Juga simpatisan tidak boleh. Tandanya, biasanya kalau ada ancaman, apalagi ancaman mati kalau percaya Tuhan Yesus, mereka akan terang2an mengakui bukan orang per-caya, bukan orang Kristen. Dalam hi-dupnya tampak bahwa merekadijajah dosa, terikat salah satu atau beberapa dosa.

2. Halaman. Orang Kristen tradisionil, ikut2an atau sudah percaya tetapi jatuh bangun terus di dalam dosa. Ini orang yang belum lahir baru atau yang undur kembali.

Sesudah lahir baru kita sudah disucikan dan harus memelihara kesucian kita terus menerus sampai mati. Pelayanan pekerjaan Tuhan itu adalahpelayanan yang suci, kita tidak boleh melayani dengan dosa apapun Yes 52:11 (2Kor 6:17, Wah 18:4). Orang2 yang meng-gandar (mengangkat) benda2 Tuhan (= pelayanan pekerjaan Tuhan) harus me-nyalibkan dirinya, mematikan daging, supaya tabiat baru bisa muncul dan tumbuh dalam kesucian. Pelayanan seperti ini akan diberkati Tuhan, tetapi yang melayani dengan dosa akan kena hukuman Tuhan sebab berani mere-mehkan, menghinakan dan melawan hukum2 Tuhan tentang pelayanan se-perti Nadab Abihu Im 10:1-2, Hofni Pinehas, Korab, Datan, Abiram, 10 pe-ngintai dan banyak orang lagi yang berani melawan Allah 1Kor 10:22. Te-tapi orang2 yang melayani Tuhan de-ngan kesucian dan taat melakukan kehendak Allah, diberkati Tuhan de-ngan heran, bahkan Tuhan menjadi ba-gian dan pusakanya Bil 18:20. Kalau seorang yang kaya raya atau raja menjadi bagian pusaka kita, itu sudah luar biasa, apalagi Allah yang maha besar, itu yang paling luar biasa.

Melayani Tuhan itu dengan pengor-banan dan penyangkalan diri (bukan dengan benci, marah, tamak, sombong, dendam, zina, iri dll), tetapi dalam ke-sucian dan itu serngkali sakit bagi da-ging. Tidak boleh membalas bahkan ki-ta harus memberkati orang2 yang dilayani tetapi melawan; itu sakit, tetapi itulah rezeki dan pahala kita Rom 8:17-18, bahkan Roh kemuliaan turun ke atas kita 1Pet 4:14. Jadi orang Ha-laman masih mungkin bisa melayani, asal dengan tulus, suci dan sesuai peraturan Allah. Tetapi kebanyakan orang Halaman jatuh bangun dalam dosa, sebab itu berbahaya kalau mela-yani dengan dosa bukannya keberkatan tetapi mati dalam pelayanan seperti Nadab Abihu dll.

3. Ruangan Suci. Inilah orang2 yang hidup dalam kesucian dipimpin Roh. Ia tidak menurutikehendak hatinya sen-diri tetapi menurut Roh Kis 11:12. Orang2 ini memang mau menyangkal diri supaya bisa hidup dalam kesucian dan melakukan kehendak Tuhan untuk memperkenankanNya. Orang2 seperti ini boleh melayani Tuhan dan Tuhan berkenan sebab mereka hidup dalam kesucian, dipimpin Roh untuk mem-perkenankan Tuhan.

4. Ruangan Maha Suci. Pelayanan o-rang sempurna itu amat indah dan sempurna di hadapan Allah. Ini baru muncul sesudah timbul orang2 sem-purna dengan limpah yaitu terutama dalam 3,5 tahun sebelum pengang-katan.

Dalam Alkitab pelayanan orang sem-purna hanya sedikit yaitu pada waktu Putra manusia dilayani oleh Musa dan Elia, dipersiapkan supaya berhasil melaksanakan tugas terpenting yaitu menebus manusia dan Putra manusia betul2 berhasil.

Putra manusia Yesus sendiri sesudah bangkit, melayani murid2Nya selama 40 hari, dipersiapkan untuk memulai Gereja Tuhan dan dengan Roh Kudus mereka berhasil. Biasanya pelayanan orang sempurna berhasil sebab yang dilayani banyak orang2 Ruangan Suci yang sungguh2 dan mutu pelayanannya sangat bagus bahkan sempurna, se-hingga orang yang dilayani itu jadi betul2 siap untuk menghadapi pro-blemnya dengan kemenangan.

III. FAKTOR2 YANG MEMPENGARUHI PELAYANAN.

Dalam Wasiat Baru:

Orang yang dikhususkan untuk pela-yanan (full timer) itu indah. Juga yang disiapkan di sekolah Alkitab yang baik itu baik sekali. Orang2 yang se-mata2 hidup full time untuk pelayanan dan dipersiapkan di sekolah Alkitab itu seharusnya bisa melayani dengan lebih baik, berbuah lebih banyak dan tum-buh lebih cepat.

Biasanya kalau seorang dipanggil untuk full time oleh Tuhan, Tuhan tidak per-nah ngawur (seperti John Sung, David Livingstone, dll) biasanya hasilnya juga baik, meskipun tidak semua. Sebab itu orang yang tidak sungguh2 terpanggil, apalagi ada motive yang tidak betul, tidak tulus (uang, popularitas, cari senang, nafkah, dll), itu seringkali menjadi sangat jahat di hadapan Tuhan dan hukuman Allah mendung atasnya.

Memang Allah tidak mengukur dari hal2 ini tetapi hidup orang itu dan buahnya. Sekalipun persiapannya baik tetapi kalau hidup dan buahnya jahat itu menyedihkan Tuhan.

Jadi full time, punya pendidikan Alkitab khusus, turunan orang2 rohani dll itu no 2, kelebihan itusuatu kesempatan yang lebih baik untuk bisa lebih mem-perkenankan Tuhan. Tetapi yang paling penting adalah hidup dan buah2nya.

1. Luar Halaman, orang dosa atau Kris-ten murtad. Orang seperti ini tidak bo-leh pelayanan, meskipun ada juga yang melayani. Orang yang hidup dalam dosa tetapi melayani, pelayanannya sangat jahat di hadapan Tuhan.

2. Halaman. Ini Kristen kanak2 atau yang jatuh bangun dalam dosa, tidak sungguh2 bertobat. Pelayanan orang seperti ini jelek, tergantung dari dosa, ikatan, maksud, pertobatan dll. Tetapi rata2 jelek.

3. Ruangan Suci. Orang2 yang hidup dalam kesucian dan taat dipimpin Roh, selalu ingin memperkenankan Tuhan. Pelayanan orang seperti ini indah di hadapan Tuhan. Kalau ia lebih banyak mengerti Firman Tuhan dan taat,dan bergairah, hasilnya akan lebih indah, buahnya lebih lebat, tumbuhnya lebih cepat.

4. Ruangan Maha Suci. Pelayanan orang sempurna. Pelayanan orang part time dan belum cukupmengerti Firman Tuhan, masih bisa menjadi indah sam-pai tingkat Ruangan Suci, tetapi  bia-sanya kesempatannya lebih sedikit sebab keterbatasan waktu, pengertian, perlengkapan dll, tetapi asal sungguh2 mau dan terus diperlengkapi oleh Firman Tuhan dan Roh Kudus, ia bisa menjadi indah. Banyak part timers (pegawai, perusahaan, pelajar dll), bisa melayani denganindah, sehingga Tuhan memberkatinya dengan kesempatan danwaktu yang lebih banyak (Mat 13:12) dan sambil pelayanan, orang2 -yang sungguh2 rindu dan dipimpin Roh akan makin diperlengkapi lebih limpah.

Jadi full time, lulusan sekolah Alkitab, pengalaman, banyak belajar Alkitab dll, itu semua itu adalah kesempatan yang lebih baik dan lebih besar sehingga seharusnya bisa lebih indah pelaya-nannya. Kalau hatinya tulus dan mau sungguh2 memperkenankan Tuhan. Tuhan bisa memberi kesempatan pela-yanan lebih banyak, juga diperlengkapi lebih baik dengan kursus, pelajaran Alkitab, sekolah Alkitab, dan waktu yang limpah untuk berdoa dan pela-yanan. Orang yang rindu diperlengkapi untuk memperkenankan Tuhan akan mencari, menemukan (Tuhan atur) dan memakai kesempatan2 ini.

Tetapi hasilnya tetap tergantung dari orangnya apakah ia hidup suci dan mau taat dipimpin Roh dengan setia.

IV. SEMUA ORANG LAHIR BARU ADALAH HAMBA2 ALLAH, YANG SEHARUSNYA MELAYANI TUHAN.

Mengapa begitu? Sebab:

1. Semua orang lahir baru adalah ham-ba bahkan budak (budak harus taat dan menyerah penuh) pada Tuhan Yesus sebagai Tuannya 1Kor 6:18-19 untuk memuliakan Tuhan.

2. Semua yang lahir baru, dimeteraikan dengan baptisan Roh Kudus adalah imam2 dan raja2 di hadapan Tuhan 1Pet 2:9, Wah 1:6. Untuk apa? Apa maksudnya?

Setiap orang lahir baru dijadikan imam di hadapan Tuhan itu maksudnya su-paya semua orang percaya mendapat kesempatan untuk melayani Tuhan sebagai imam2 Allah. Dahulu hanya orang Lewi dan turunan Harun, tetapi di dalam Tuhan Yesus. kita semua yang lahir baru mendapat kesempatan ini.

Menjadi Raja berarti punya kuasa besar, bukan untuk berbuat semaunya sendiri dan menghukum orang, tetapi untuk mengalahkan iblis, dunia dan dagingnya sendiri sehingga bisa taat dipimpin Roh sehingga bisa melayani dalam kesucian dan taat dipimpin Roh, berkenan pada Tuhan.

3. Tujuan hidup. Kita diciptakan untuk menyenangkan Tuhan Wah 4:11 bukan sebab Allah egois tetapi justru dengan cara ini, Allah menguntungkan kita. Sebab Allah itu adil, justru orang yang menyenangkan Tuhan (hidup dalam kesucian, melakukan kehendak Allah, melayani dengan baik) itu mulia, untung dan bahagia kekal.

Orang yang menjadi kebencian Allah itu pasti sebab perbuatan2nya yang sangat keji (Allah adil!). Orang semacam ini akan celaka kekal di neraka. Tujuan kita bukan di dunia, tetapi kekal. Orang dunia mencari hal2 yang fana (kaya, pangkat, senang dll) tetapi semua ini hanya fasilitas bagi kita, dan Allah sanggup memberi dengan limpah asal tujuannya melayani Tuhan dengan se-baik2nya. Apa gunanya dapat dunia kalau binasa di Neraka Mat 16:26. Jus-tru orang2 yang berkenan pada Tuhan akan limpah dengan berkat2 jasmani yang dikejar orang dunia, tetapi dise-diakan Allah dengan limpah bagi orang yang berkenan kepadanya, sesuai de-ngan kemampuan masing2 Mat 6:31-32. Justru orang kaya apalagi cinta uang itu susah masuk Surga Mat 19:23. Biasanya orang cinta uang itu makin kaya makin banyak dosanya, makin berkuasa makin banyak pelanggaran-nya.

4. Kehendak Allah. Semua orang ber-iman harusmenjadi garam dan terang Mat 5:13-16 mencintai orang sekitar-nya Luk 10:27 yaitu dengan menolong-nya sampai selamat dan bertumbuh. Tuhan ingin kita menjadi saksiNya Kis 1:8, supaya mereka mendengar kabar baik ini sehinggapercaya dan selamat. Bersaksi itu hanya menabur, Tuhan yang menumbuhkan. Mrk 4:26-28. Kita harus menjadi garam di dalam pan-cinya masing2 (semua orang punya panci = lingkungannya, besar atau kecil pasti ada). Kalau isi panci tidak menjadi asin, berarti garamnya tidak asin, harus dibuang (dalam Neraka) di-injak2 se-suai dengan dosa2nya. Orang yang tidak mau taat akan kehendak Tuhan itu biasanya karena dosa malas, cinta dunia, tidak mau taat, tidak ada gairah sebab gairahnya untuk dosa dan orang2 dunia, itu perbuatan bodoh sehingga binasa. Memang orang bodoh dan tidak taat akan binasa Mrk 12:24, Ams 10:20b. Sebab itu kita wajib mene-rangi sekitar kita (semua punya daerah sekitar) dan menggarami panci kita. Melayani itu sesuai dengan talenta dan kemampuan kita dan kalau kita punya kemampuan lebih besar tentu lebih untung. Mana lebih untung, menjadi tukang batu atauinsinyur? Tentu lebih menguntungkan jadi insinyur. Pakai hidup ini untuk menjadi hamba2 Allah, garam dan terang dunia yang lebih mahir, lebih indah dan ber-buah2 lebih banyak.

V. TAAT DAN TIDAK. Mat 21:28-31.

Yang taat itu yang melakukan bukan nato (no action, talk only). Doa, bicara dengan hikmat dan karunia2 Rohdan bawa ke Tuhan Yesus sampai selamat. Ingat kita hanya menabur (= doa, bi-cara, mengajak) Tuhan yang mengge-rakkan hatinya. Orang seperti ini berke-nan pada Tuhan, Tuhan sertai dan memberi fasilitas cukup dan pahala serta kemuliaan yang kekal. 1Sam 10:7.

Orang beriman yang tidak ada per-hatian dan gairah rohani, malas, tidak tertarik itu biasanya hatinya penuh dengan perkara2 dunia yang netral (pekerjaan, sekolah, olahraga dll) dan yang najis (tanpa kuasa Tuhan, mudah sekali orang2 jadi najis dalam hati dan perbuatan, akhirnya terikat dosa dan binasa (oleh obat2 terlarang, narkoba, perzinaan, kebencian, kesombongan, occultisme dll).

Jadi orang beriman yang tidak mau taat melakukan kehendak Tuhan, biasanya akan diseret dosa dan kedagingannya, sehingga tidak lagi ada gairah, ke-mauan untuk bersinar dan menggarami (garamnya tawar) sehingga pahit hidupnya dan binasa.

KESIMPULAN.

Orang biasa bisa menjadi indah dan terus tumbuh makin mulia di hadapan Tuhan karena dengan tulus mau sungguh2 melayani Tuhan. Perlengka-pilah dengan terus berdoa dalam Roh, belajar Firman Tuhan sendiri atau di Gereja (ada banyak pelajaran Alkitab, kursus2, buku, website yang penuh dengan Firman Tuhan) dan bersekutu dalam kesucian, maka kita bisa menjadi garam dan terang yang efektif dan ber-buah2.

Ikutlah satu pelayanan di Gereja, mes-kipun kecil sebab itu perlu untuk bisa bekerjasama dan dibimbing, seperti Stefanus Kis 6-8.

Pakailah setiap kesempatan yang ada untuk bersaksi, dengan doa dalam Roh dan hidup benar, dengan kata2 dari Tuhan dan pimpinan Roh, bersaksilah untuk keselamatanya, problemnya, penyakitnya, kebutuhannya dll dan berkati supaya orang di panci kita (dan di mana saja kita berada) bisa disela-matkan.

Pakailah setiap kesempatan untuk menjadi saksi Tuhan, melayani Tuhan, dimana saja, dalam hal apa saja, kapan saja, maka hidup ini akan bahagia dan bersukacita, dicukupi dengansegala fasilitas dari Tuhan bahkan limpah, supaya makin limpah ber-buah2 se-hingga menjadi mulia dalam kekekalan. Jangan sampai hidup sia2, hanya cari yang fana sehingga terjerat iblis.

Nyanyian:

Ada banyak kerja buat Tuhan Yesus.