YS161 – Yesaya 37:21-29 Tuhan Menjawab Doa Hizkia – 2Raj18:20-28 (15Mei'13)

Download MP3 Khotbah: YS161

YES 37:21. YESAYA MENGIRIMKAN JAWABAN TUHAN BAGI HIZKIA.

 LALU YESAYA PUTRA AMOS MENGUTUS ORANG KE HIZKIA, KATANYA, DEMIKIANLAH KATA TUHAN ALLAH ORANG ISRAEL, KARENA ENGKAU BERDOA KEPADAKU UNTUK MELAWAN SANHERIB RAJA ASYUR.

 Tuhan Jawab.
Dalam Wasiat Lama, Roh Kudus sangat terbatas, sebab belum ada penebusan oleh darah Yesus. Tetapi sekarang Roh Kudus bisa bekerja dengan bebas, le-bih2 kalau kita hidup suci dan mau taat dipimpin Roh. Setiap orang beriman harus bisa mendengar suara Roh se-bab pada 7 Gereja akhir zaman, seka-lipun jahat Tuhan suruh mendengar suara Roh. Seperti orang zaman seka-rang hampir semua bisa dengar HP, semua orang Kristen harus bisa dengar suara Roh, meskipun belum tentu o-rang yang bisa mendengar itu orang yang berkenan pada Tuhan seperti Bi-leam.
Mendengar suara Tuhan itu mutlak perlu sekalipun:
1. Orang tidak mendengar dengan te-pat atau salah, tentu akibatnya kacau. Atau pura2 tidak mendengar, rugi sen-diri!
2. Mencatut nama Tuhan atau Roh Ku-dus padahal itu dari dirinya sendiri, tentu ada hukumannya.
3. Me-nambah2i atau salah mengerti sebab tidak mengerti kebenaran Fir-man Tuhan. Suara Roh selalu sesuai de-ngan Firman Tuhan. Jangan salah dengar.
Melawan Sanherib raja Asyur. Sering-kali kita cepat2 mau melawan orang2 jahat di sekitar kita, apalagi kalau pu-nya kuasa, wewenang, lebih kuat dsb. Awas, seringkali orang tidak lihat iblis di belakangnya, sehingga kalau tidak bersandar Tuhan bisa dikalahkan iblis yang ada dalam orang2 jahat sekitar kita.
Jangan lupa melawan iblis dan mela-wan segala pencobaan itu harus dalam kesucian, sebab kalau ada dosa, iblis tahu, ia bisa langsung masuk dan mem-perhambakan orang yang (bereaksi) salah, yang hidup dalam dosa. Hidup benar itu sangat penting bahkan mu-tlak, sebab Tuhan selalu ada di pihak orang benar dan melawan orang ber-dosa 1Pet 3:12. Kalau anak2 Allah hi-dup dalam dosa, ia ada dalam ke-kuasaan setan. Sebab itu jangan salah dan jangan bereaksi dosa, nanti jatuh ke tangan iblis pasti celaka. Lawan mu-suh di hadapan Tuhan, laporkan semua kepada Tuhan dan minta pimpinanNya, ini jalan kemenangan yang ilahi. Tentu kita tidak boleh semau kita sendiri, te-tapi tetap taat dipimpin Roh, baru kita bisa hidup berkemenangan dalam se-gala perkara. Tuhan tahu jalan yang paling tepat untuk membereskan pro-blem atau menghadapi orang2 ter-tentu. Cara Tuhan paling efisien. Tentu jangan minta pertolongan Tuhan dengan kebencian atau dosa lainnya te-tapi selalu dalam kesucian! Kalau kita harus bertindak sesuatu terhadap o-rang itu, Roh Kudus akan menya-takannya dan memimpin kita. Kalau ki-ta bisa jadi robot Tuhan (dalam ke-sucian dan ketaatan), hasilnya akan jauh lebih besar, juga untungnya. Se-perti Musa di atas gunung, keme-nangannya besar Kel 17:11.

YES 37:22. PUTRI SION DAN YERUSALEM MENG-GELENG2 KEPALA.

 MAKA INILAH PERKATAAN YANG DIKATAKAN TUHAN TENTANG DIA. ANAK DARA, PUTRI SION MENGHINA DAN MENGEJEK ENGKAU; PUTRI YERUSALEM MENG-GELENG2KAN KEPALANYA KEPADAMU.

 Anak dara.
Kesucian sangat diperhatikan Tuhan, sebab itu dasar dari se-gala2nya. Kalau kita hidup suci (pasti bisa), maka Tuhan beserta kita dan itu kekuatan dan kemenangan kita. Tanpa kesucian, iblis yang merajalela! Juga doa kita tidak di-dengar Tuhan kalau hidup dalam dosa. Belajar benar dan suci di hadapan Allah terus menerus, di mana saja, kapan saja dan dalam hal apa saja”mak”.
Putri Sion menghina dan mengejek engkau, bahkan meng-geleng2kan ke-pala. Jangan kita kagum akan musuh dan semua kaki tangan iblis. Kita harus punya pengertian dan kekuatan cukup sehingga tidak di-injak2 oleh musuh seperti Hizkia pada permulaannya ge-metar dan menyerah, minta ampun pada Sanherib. Sekarang sikap Hizkia sudah betul, sekalipun tentaranya dan Rabsaki sudah dimuka mata, tetapi Hizkia tidak lagi bersikap penakut, mes-kipun sesungguhnya ia takut, tetapi lari kepada Tuhan. Betul dengan logika bisa takut tetapi percayalah akan Firman Tuhan dan berdoalah minta kekuatan dan mata yang celik dari Tuhan. Putra sulung Gideon yaitu Yeter disuruh membunuh musuh yang sudah dika-lahkan, tidak berani . Hak 8:19-21. Te-tapi pahlawan2 perang Israel, waktu Yusak menyuruh meng-injak2 musuh-nya, mereka berani Yus 10:24-25. Ini dahsyat, tetapi mereka berani sebab harap pada Tuhan. Ini jangan sekali2 diartikan dan dilakukan secara harfiah, itu menjadi dosa, tetapi secara rohani, kita jangan takut menghadapi segala serangan, ancaman dan tipu daya iblis. Kita harus punya pengertian yang betul, jangan bodoh seperti Hawa dan tertipu. Dosa itu kadang2 ada kesu-kaannya, tetapi sesaat, jangan tertipu oleh tawaran dan godaan iblis. Dosa itu seperti Neraka. Mungkin umpannya manis, tetapi akhirnya pahit sekali. Ha-wa merasakan manisnya sangat seben-tar, tetapi pahitnya seumur hidup. Ge-hazi, Achan, Amnon, Yudas dll semua senang sesaat, tetapi pahit seluruh sisa hidupnya bahkan sampai kekal! Iblis itu pencuri dan pembunuh. Jangan per-caya sedikitpun dari tipu daya iblis. Dengan pengertian Firman Tuhan, yang kita miliki dan dengan kuasa Allah, kita bisa menghadapi dosa, iblis, dan semua dari iblis. Kalau belum kuat atau ragu2, tetap jangan menyerah, lari kepada Yesus, bereskan dan lawan iblis Yak 4:7-8, pasti Tuhan akan memberi ke-kuatan pada kita. Sekalipun lemah ka-lau lari ke Tuhan Yesus, pasti menang, jangan ragu2!
Secara rohani kita harus punya sikap yang berani lawan dosa, iblis, daging dan dunia. Ef 6:10. Kita harus gagah perkasa. Lebih2 kalau Roh Kudus turun ke atas kita dan tinggal tetap di dalam kita,seperti murid2 sesudah penuh Roh Kudus jadi sangat berani, apalagi kalau dibandingkan dengan sebelumnya, kea-daannya seperti bumi dan langit. Kalau kita menjadi kuat dan berhasil, itu se-mua karena anugerah Tuhan yang memberi Rohnya pada kita 1Kor 15:10.

YES 37:23. ORANG BUTA MELAWAN ALLAH.

 SIAPAKAH YANG ENGKAU CELA DAN ENGKAU HOJAT? DAN KEPADA SIAPAKAH ENGKAU MENGANGKAT SUARA MU DAN MENGANGKAT MATAMU KE ATAS, BAHKAN MELAWAN KEPADA SATU YANG SUCI ORANG ISRAEL?

Iblis tidak berani ber-kata2 sembara-ngan, apalagi menghojat Tuhan, manu-sia yang dibujuk untukdisuruh; seperti orang2 dewasa, kadang2 memakai ka-nak2 untuk berani bicara seenaknya. Orang2 ini buta karena dibutakan Iblis 2Kor 4:4. Sebab itu kita juga harus sabar, sekalipun mereka menghojat dan berbuat hal2 yang jahat keji, ja-ngan takut, sebab tidak ada pencobaan yang lebih dari kekuatan kita dan tidak akan kena kita tanpa izin Tuhan. Jangan marah, terpancing bereaksi ber-lebih2 nanti masuk jerat iblis. Biar Tuhan sendiri yang membalas dan meng-hukum Rom 12:19.
Kalau kita marah, emosi, jengkel, pasti mudah berdosa dan justru jatuh dalam tangan iblis dan dikalahkan iblis!
Allah bukannya tidak bisa melawan orang2 jahat itu, tetapi Dia sabar dan masih mengharapkan orang berdosa itu untuk bertobat 2Pet 3:9. Orang jahat kalau tidak kena hukumannya, barangkali ada yang mau bertobat se-hingga Tuhan sabar menunggu Pkh 8:11. Tetapi orang Kristen, hamba2 Tu-han yang hidup dalam dosa (sekalipun sembunyi2) ada kemungkinanbisa jadi korban karena setan bisa menja-mahnya dan orang2 beriman yang ke-ras hati seringkali dibiarkan dijamah iblis! Sebab itu hiduplah benar di ha-dapan Allah bukan di hadapan manusia atau pemimpin2, itu semua tidak ber-arti.

YES 37:24. PENGALAMAN DAN KEMENANGAN SION.

DENGAN LIDAH HAMBA2 MU, ENGKAU SUDAH MENCELA TUHAN DAN SUDAH BERKATA, DENGAN BANYAKNYA RATAKU, AKU SUDAH NAIK SAMPAI KE TEMPAT2 YANG TINGGI DI PEGUNUNGAN, PADA SISI LEBANON, DAN AKU AKAN MENEBANG POHON2 ARASY YANG TINGGI DAN POHON2 SANOBAR PILIHANNYA; DAN AKU AKAN MASUK KE TEMPAT2 PERBATASANNYA YANG TINGGI, DAN HUTAN2 CARMELNYA*. (*N,B,G,D: notes KJV: yang ber-buah2).
Lidahnya mencela Tuhan. Jangan sakit hati, mendengar kata2 jahat, minta hikmat dan pimpinan Tuhan mengha-dapi orang2 kafir atau orang beriman yang mulutnya jahat. Tuhan melihat dan mendengar, jangan takut. Yang penting, jangan kita diracuni oleh kata2 mereka tetapi menggaraminya menu-rut pimpinan Roh.
 Sukses orang berdosa, luar biasa, te-tapi semua itu diizinkan Tuhan dengan maksud tertentu. Sukses Saul untuk menghajar Samaria – Israel dan ujian bagi Hizkia. Nebukadnezar diberi kuasa untuk menghajar Yehuda yang jatuh. Tetapi kalau orang rohani sudah selesai dan berbuat ber-lebih2 kepada Tuhan, Tuhan juga menghajar mereka.
Sukses mereka luar biasa, bahkam sampai masuk dalam hutan2 Carmel (ber-buah2), ini bagiannya Israel. Jangan tergiur oleh semua sukses yang heran2 tetapi fana yang dengan segera lenyap seperti bunga rumput 1Pet 1:24-25.
Kalau umat Tuhan sudah bertobat, te-tapi musuhnya terus ber-tambah2 da-lam dosa dan kesombongannya (se-perti dalam kasus Hizkia disini), maka mereka sendiri akan kena hukuman Al-lah. Akhirnya semua sukses2nya itu sia2. Jangan kagum dan ingin kemu-liaan hal2 yang fana, apalagi dengan menghalalkan segala perkara. Carilah yang kekal. Prinsip Allah seperti gu-nung es, kalau ada berkat fana dari Allah (bukan berkat dari dunia), maka selalu ada berkat kekal yang menyertai, bahkan lebih besar sekalipun tidak tampak seperti bagian bawah gunung es.
Orang yang dipimpin Roh akan selalu celik dan tidak sampaitertipu oleh iblis dkknya, tetapi mereka yang menurut daging bisa buta dan terjebak masuk perangkap iblis dan binasa seperti Sa-lomo. Sebab itu sering2lah merenung-kan apa tujuan hidup kita, untuk apa kita hidup, sambil berdoa dalam Roh dan kebenaran.
Ada tiga macam orang:
1. (Tirai) Paulus sudah mati bagi dunia Gal 6:14, sebab itu tidak ingin sama sekali akan segala sukses2 yang fana, lebih2 kalau mendekati kesempurnaan.
2. (Ruangan Suci). Orang yang mau me-matikan daging, bisa berpada, kalau dapat kemuliaan fana yang netral boleh saja, tetapi ia tidak mau menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya, ia tidak mau mengurangi hal2 rohani se-perti mengelupas emas dan perak bait Allah seperti yang dibuat Hizkia. Kebanyakan orang rohani ada dalam golongan ini.
3. (Halaman) Orang Kristen daging yang suka mengejar sukses jasmani, seka-lipun mereka harus menghalalkan se-gala cara atau merugikan rohaninya, bahkan ada yang berani kehilangan hidup yang kekal mereka tetap menge-jarnya. Ini golongan orang Halaman dan Luar Halaman, waktu Tuhan Yesus datang pasti tertinggal, waktu mati bisa langsung masuk Neraka kalau tidak bertobat!

YES 37:25. KEJEMAWAAN SANHERIB.

 AKU MENGGALI DAN MINUM AIR; DAN DENGAN ALAS KAKIKU, AKU SUDAH MENGERINGKAN SEMUA SUNGAI DARI TEMPAT2 YANG DIKEPUNG*. (*B,M,G: Mesir).
Seringkali kita ke-heran2an melihat sukses yang sangat besar dari beberapa orang di dekat kita atau di dunia ini. Ia bisa berbuat semaunya sendiri. Se-olah2 ia menjadi allahnya dunia ini. Ia bisa menggali dan minum sepuasnya, ia bisa mengeringkan sungai2 dari negeri2 yang di kepungnya (salinan lain: Mesir).
Dalam zaman ini, orang yang bisa mengalahkan Mesir itu termasuk pe-menang besar. Mengapa Tuhan meng-izinkan segala macam sukses  kecil dan besar muncul di sekitar kita? Selain orang2 yang sukses inimenghajar umat Tuhan yang berdosa (seperti Samaria, Yehuda yang jatuh dll), juga untuk menyucikan dan memurnikan kita. Semua ini membuat kita tertantang sehingga daging terangsang danmau tumbuh, apalagi kalau memang bisa menjadi besar dan sukses. Paulus sudah belajar dari permulaan pang-gilannya untuk tetap pada pang-gilannya Pil 3:7. Apa yang dahulu un-tung baginya sekarang dianggap rugi sehingga ia bisa memakai dunia ini seperti orang yang tidak memakai. Ja-ngan tergiur. Baik uang, gelar, popu-laritas, penghargaan2 dll, pakailah se-perti orang yang tidak memakai.
Biasanya orang dunia, kalau dipuji, pasti jadi sombong sekalipun baru da-lam hati (kena hukum dosa dan maut, tubuh dosa dan maut). Sebab itu ja-ngan mata kita salah lihat dalam segala segi; banyak berdoa dan disucikan oleh Firman Tuhan. Jangan lupa Mat 16:26.

YES 37:26. TUHAN MEMERINTAH SELURUH DUNIA.

 BELUMKAH KAMU MENDENGAR, BAGAIMANA AKU SUDAH MELAKUKANNYA? DARI PADA WAKTU DAHULU KALA, AKU SUDAH MEMBENTUKNYA. SEKARANG AKU MEMBUATNYA TERJADI, BAHWA ENGKAU YANG MEMBUAT KOTA2 BENTENGNYA SUNYI; SEHINGGA MENJADI TIMBUNAN RERUNTUHAN.

Kalau Sanherib berhasil itu semua ka-rena diizinkan dan ditentukan oleh Tu-han, menjadi tangan Allah untuk me-ngatur dan menghukum bangsa2. Tu-han bisa memakai umatNya yang suci, tetapi juga Tuhan bisa memakai segala orang, segala bangsa untuk melaksa-nakan semua yang sudah diputuskan Tuhan berlaku di seluruh dunia. Allah memerintah dan menentukan, bukan orang itu sendiri Ams 16:1; 19:21. Ka-lau tidak disetujui Allah, sekalipun ren-cananya sudah matang, akan gagal sebab tidak dapat izin dari Tuhan. Se-bab itu kita harus sadar untuk selalu berkata: Insya Allah (jika Tuhan meng-hendaki) Yak 4:15 sambil menyerah minta persetujuan atau mengerti ke-hendak Tuhan dan melakukannya, se-bab yang terbaik kalau kita melakukan kehendak Tuhan saja.

 YES 37:27. KEHENDAK ALLAH ADADI ATAS SE-GALA2NYA.

 SEBAB ITU PENDUDUKNYA ITU SEPERTI TIDAK PUNYA KEKUATAN*, MEREKA TERKEJUT DAN MALU. MEREKA IUT SEPERTI RUMPUT DI PADANG DAN SEPERTI SEMAK HIJAU , SEPERTI RUMPUT DI ATAP RUMAH, DAN SEPERTI BIJI2 YANG RUSAK SEBELUM IA BERTUMBUH. (*Notes K: Tangannya pendek).
Orang yang paling kuat, pintar, pe-ngalaman dll bisa gagal, sebab tidak dikehendaki Allah. Kalau Allah meng-hendaki itu selalu ada maksud tertentu. Sanherib diberi kemenangan oleh Tu-han, akibatnya semua negeri kalah, te-tapi Sanherib ber-megah2 se-olah2 oleh kuatnya sendiri (meskipun dalam kenyataannya memang dia yang ber-perang dan melakukan semuanya), ak-hirnya ia ditarik kail dan kang dan bi-nasa. Sebab itu jangan kita bertindak semau kita sendiri, tetapi ber-ta-nya2lah akan Allah untuk segala sukses yang Tuhan berikan, baik sukses jas-mani dan rohani, untuk apa ? Tuhan tidak pernah ngawur atau sembara-ngan, semua ada dalam rencana Allah yang unik dan sempurna. Paling baik kita mencari kehendak Allah supaya jangan melawan kehendakNya, sebab akan sia2 dan binasa.
Ada orang sudah tahu kehendak Allah tetapi tetap melawan, meskipun lihai akhirnya ia celaka (bahkan akan mati) misalnya Yunus.

YES 37:28. SANHERIB MERASA BESAR DAN MEMARAHI TUHAN.

TETAPI AKU TAHU TEMPAT TINGGALMU DAN KELUAR MASUKMU DAN KEMARAHANMU KEPADA KU.

Untuk orang biasa sulit mengakui dan sadar bahwa suksesnya itu dari Tuhan, tetapi justru ini kuncinya untuk tinggal sukses dari Tuhan dan memiliki sukses rohani yang kekal! Nebukadnezar mu-la2 juga belum bisa mengerti apalagi mengakui, ia harus masuk kursus dari Tuhan, 7 masa baru bisa celik dan melihat serta mengakuinya Dan 4:28-34.

Tuhan tahu keluar masuk setiap orang, rohani dan jasmani, bahkan juga iblis dan setan2 dalam Neraka Maz 139:1-13. Juga segala perbuatan kita ada di depan Dia, tidak ada orang bisa sem-bunyi dari mata dan telinga Tuhan. Pa-ling untung orang yang mau selalu hi-dup benar di hadapan Tuhan. Orang yang sembunyi2 itu pasti rugi dan ce-laka, sebab dosanya makin ber-tam-bah2 dan niatnya makin jahat.

YES 37:29. ALLAH ADALAH PENENTU SAMPAI KE AKHIR.

SEBAB ENGKAU MARAH KEPADAKU DAN KERUSUHANMU ITU SAMPAI KE DALAM TELINGAKU. SEBAB ITU AKU MENARUH KAITKU DI HIDUNGMU DAN KANG KU DI DALAM BIBIRMU, DAN AKU AKAN MEMBALIKKAN MU KEMBALI KE JALAN DARI MANA ENGKAU DATANG.

Jangan berani melawan Allah, lebih baik tundukmenyembah Dia. Orang yang bijak akan berbuat demikian, se-bab Allah itu tahu dan adil bahkan cinta umatNya, lebih2 yang mau tunduk, ta-at, percaya dan cinta kepadaNya; juga orang berdosa yang mau bertobat Allah menerimanya. Semua yang melawan Tuhan pasti celaka 1Kor 10:22.

KESIMPULAN
Jangan takut menghadapi apapun. Seka-lipun lemah dan tidak berdaya asal mau hidup benar di hadapan Allah dan berharap Tuhan, hasilnya luar biasa. Jangan takut musuh yang dah-syat seperti Sanherib, orang yang pa-ling kuat dan suksesnya luar biasa, asal kita di pihak Tuhan dan mau taat menurut pimpinan Tuhan (lebih taat, lebih sungguh2 melakukan kehendak Tuhan saja) jangan takut, Sanherib pun akan dibinasakan. Banyak kesaksian2 dari orang2 beriman yang menghadapi orang2 dahsyat seperti Sanherib dan Rabsaki; kalau tinggal dengan Tuhan pasti akhirnya menang. Berapa lama? Tergantung dari efisiensi kerja kita. Kalau putar2 seperti Hizkia, ya lama sebab ia harus mengalami kekalahan, “kursus” dahulu sampai sadar dan lulus, baru akhirnya bisa harap Tuhan dan berdoa lalu menang besar. Sebe-tulnya kemenangan itubisa dicapai dari permulaan kalau ia harap pada Tuhan.
Nyanyian:

  • Kalau Tuhan besertaku, aku rasa tak takut.
  • Bahwa serta dengan Allah.