M3609 – Kejadian24:1,35; 26:12; 32:10; 50:22 Berkat "IIYY" (21Apr’13)

Download MP3 Khotbah: M3609

 

KEJADIAN 24:1,35; 26:12; 32:10; 50:22. BERKAT “IIYY”

Kej 24:1Maka Ibrahimpun telah tualah dan banyak sudah umurnya, maka telah diberkati Tuhan akan Ibrahim dalam segala perkara. (TL)
Kej 24:35 Maka telah diberi Tuhan banyak berkat akan tuan hamba, sampai tuan hamba telah menjadi seorang besar, diberikan Allah kepadanya beberapa lembu kambing dan emas perak dan beberapa orang hamba sahaya dan beberapa ekor unta dan keledai. (TL)
Kej 26:12 Hata, maka Ishakpun menabur biji dalam tanah itu, maka pada setahun itu juga diperolehnya seratus kali ganda; demikianlah diberkati Tuhan akan dia.
Kej 32:10 Bahwa hamba ini tiada patut beroleh sedikitpun dari pada segala kebajikan dan setia, yang telah Tuhan lakukan akan hamba Tuhan ini; karena dengan tongkat hamba ini jua hamba telah menyeberang sungai Yarden, maka sekarang hamba telah menjadi dua pasukan! (TL)
Kej 50:22 Hata, maka Yusufpun duduklah di Mesir, ia serta dengan segala orang isi rumah bapanya, maka hiduplah Yusuf seratus sepuluh tahun lamanya. (TL)
(IIYY = Ibrahim Ishak Yacob Yusuf).

I. DEFINISI.

Berkat ilahi adalah kelimpahan yang diberikan Tuhan se-mata2 sebagai karunia atau ditambahkan pada hasil atau upah yang didapatnya (upah didapat karena usaha atau pekerjaan masing2, inipun termasuk berkat umum) seperti yang diterima IIYY dari Tuhan.

II. BERKAT UMUM DAN KHUSUS.

1. Berkat umum adalah berkat yang diberikan Tuhan kepada semua orang. Sedikit banyak semua orang mendapat berkat umum ini dari Tuhan misalnya Mat 5:45.
 
Mat 5:45 Supaya kamu boleh menjadi putra-putra Bapamu yang di Surga, karena Ia menerbitkan matahari-Nya ke atas orang jahat dan orang baik, serta menurunkan hujan ke atas orang benar dan yang tidak benar. (KJI)
 
Matahari dan hujan itu berarti hidup bagi manusia (sebab tanpa ini manusia tidak bisa hidup), ini semua dari Tuhan untuk orang yang baik dan jahat, untuk orang benar dan yang tidak benar.
Mengapa Tuhan memberi berkat hidup ini pada semua orang? Sebab manusia bukan mesin atau robot. Dengan hidup ini, manusia diberi kesempatan memilih untuk hidup dengan baik, benar atau jahat dan tidak benar. Dengan kekuatannya sendiri hal ini tidak mungkin itu bisa hidup dengan baik, jadi orang baik dan benar. Tetapi manusia kalau sungguh2 mau, Tuhan akan membuka jalan dan Ia sanggup menolongnya dengan lengkap sampai bisa hidup suci dan tumbuh sampai sempurna seperti Kristus. Tuhan memberi kesempatan bisa hidup (sesuai dengan ukuran/ jatah masing2) itu dari Tuhan untuk memilih hidup baik atau jahat.
Jadi kalau ada satu orang yang sungguh2 mau bertobat dan hidup benar, Tuhan tahu, Tuhan akan  menolongnya, dan Tuhan akan memimpinnya sampai orang itu betul2 selamat sampai kekal.
Banyak orang yang seharusnya mati tetapi dengan ajaib Tuhan menyelamatkannya meskipun orang itu belum mengenal Tuhan, Tuhan memberi hujan dan matahari = kesempatan hidup, sebab Tuhan tahu lebih dahulu bahwa mereka akan percaya kepada Tuhan Yesus dan mau taat, sebab itu Tuhan memberi kesempatan dan memimpin mereka sampai selamat.
Ada seorang jatuh ke sumur yang dalam. Semua yang jatuh dalam sumur ini mati, tetapi dia hidup. Sesudah belasan tahun kemudian ia mau percaya pada Tuhan Yesus dan setia sampai mati. Sebab itu Tuhan yang tahu lebih dahulu, memberi berkat matahari dan hujan yang hidup bagi orang ini.
Seorang tentara dalam medan perang melihat orang2 dikiri kanannya mati, tetapi ia tetap hidup, ia heran. Ini disebabkan karena Tuhan melihat bahwa dia mau taat sampai mati, maka ia diberi kesempatan istimewa untuk bisa hidup dan tumbuh se-tinggi2nya dan baru kemudian mati.
Kornelius dari dirinya sendiri mau hidup benar, ia terus mencari Tuhan, maka Tuhan memimpinnya sampai bertemu Petrus, lalu percaya, penuh Roh Kudus dan selamat.
Paulus mau hidup suci, meskipun ia tidak sanggup. Akhirnya sesudah sampai waktunya Tuhan memanggilnya dengan cara yang unik waktu ke Damsyik dan bertobat Kis 9.
Sadhu Sundarsing mau hidup benar, suci tetapi tidak tahu jalan, sampai satu kali ia berdoa minta Tuhan menyatakan diriNya, lalu ia melihat Tuhan datang dalam terang dan Sadhu percaya. Sekalipun di-halang2i dan diracun oleh ibunya sendiri, ia tetap percaya dan selamat.
Banyak contoh2 seperti ini.
Sebaliknya, ada orang diberi kesempatan, hidup dengan limpah tetapi tetap tidak mau bertobat Maz 75:1-9,17-18. Sekalipun sudah dapat berkat hujan dan matahari dengan limpah, ia tetap tidak mau percaya sebab itu akhirnya binasa. Memang Tuhan tidak memaksa, sebab masing2 kita harus memilih dari dirinya sendiri Luk 12:57.
Ada orang sakit keras, sembuh. Diajak percaya Tuhan Yesus, tidak mau, katanya: Saya sembuh bukan karena Tuhan tetapi karena therapy. Ini orang yang akan binasa (kalau sampai mati tidak mau bertobat).
Yang mau percaya, ambil keputusan yang betul dan taat, maka berkat matahari hujan ini akan menyelamatkan. Tetapi yang tidak mau percaya akan binasa. Juga yang sudah percaya Tuhan Yesus tetapi kemudian berbalik, bisa celaka seperti Yudas, Saul, yang menuruti daging sehingga binasa. Kita harus memilih yang suci dan betul dan mau taat terus maka berkat umum dari Tuhan ini akan menyelamatkan sampai kekal.
2. Berkat khusus. Ini untuk orang2 yang percaya Tuhan Yesus, Tuhan menyediakan berkat khusus yang limpah, bahkan tidak terbatas, tergantung masing2, sebab Allah adil, baik berkat jasmani dan rohani supaya orang ini bisa tumbuh sampai ukuran rencana Allah yang penuh.

III. BERKAT JASMANI DAN ROHANI.

Biasanya orang2 (juga orang Kristen) kurang peduli berkat rohani, sebab kurang menarik. Banyak orangbersikap seadanya saja, dapat banyak baik, dapat sedikitpun cukup, asal selamat masuk Surga, cukup. Tetapi berkat jasmani ini sangat menarik dan sangat dikejar.
Dalam Wasiat Lama juga dalam Wasiat Baru, jumlah orang yang makin sungguh2 dan makin rohani itu makin sedikit seperti pyramid, tingkat bawah lebih banyak. Misalnya waktu Saul mengejar Daud, hendak membunuhnya, jumlah orang yang ikut SAul begitu banyak, padahal yang betul adalah Daud dan semua orang sudah tahu, bahkan pernah ditolong oleh Daud mengalahkan Goliat. Kalau tidak ada yang menolong, mungkin mereka sudah mati. Yang memihak Saul begitu banyak! Mat 20:16; 22:14 KJI. Banyak yang dipanggil, sedikit yang dipilih! Sebab itu jangan kecewa atau kecil hati kalau tergolong orang2 yang lebih sedikit, sebab Tuhan sudah menubuatkannya. Dan kalau kita sudah mengerti dan ada dalam golongan yang dipilih oleh anugerah Tuhan Rom 12:3, jangan terpengaruh oleh jumlah orang banyak (apalagi orang beriman yang di jalan lebar, Gereja2 jalan lebar yang hidup dalam dosa, dengan cara2 duniawi Wah 2-3) tetapi terimalah anugerah Allah ini baik2 dan berusaha lebih keras seperti Paulus 1Kor 15:10.
Kalau kita memilih yang lebih rohani, taat akan Firman Tuhan, itu indah.Kalau rohani kita tumbuh makin indah, tidak tergantung hal2 jasmani, maka justru kita akan diberkati secara jasmani lebih banyak, lebih limpah seperti IIYY, bahkan sangat limpah seperti tidak terbatas, seperti contoh Yusuf.
Orang yang cinta Tuhan dan mencari kerajaan Surga dan kebenaranNya lebih dahulu Mat 6:23 akan sanggup menunggu tanpa ber-sungut2, terus berusaha dengan tidak berkecil hati, maka Tuhan akan memberkatinya dengan limpah, menjadi orang2 yang indah di hadapan Tuhan seperti IIYY.
Orang (juga orang Kristen) yang cinta uang dan dunia ini, kalau belum diberkati hal2 yang fana, tidak bisa menunggu lama sebab itu mereka ber-sungut2. Tetapi orang yang cinta Tuhan bisa menunggu sampai Tuhan memberi kelimpahan jasmani yang dijanjikan. Mengapa bisa menunggu lama? (menunggu berapa lama, itu ada ukurannya. 1Kor 10:13). Sebab punya pendirian yang kuat, yaitu kalau toh tidak diberi sama sekali,  tidak kecewa dan tetap cinta Tuhan, taat sampai mati Pil 2:8. Misal Lazarus dan Ibrahim tingkatnya sama di Surga tetapi Lazarus miskin dan Ibrahim kaya dan Lazarus dalam umur yang pendek sudah selesai dan pulang ke Surga. (Kalau ukuran sudah mau, lulus, selesai, mereka pulang).Ayub mengalami kaya lalujadi miskin meskipun tidak bersalah tanpa sungut2. Sebab itu jangan kecewa dan kecil hati kalau termasuk yang terpilih, tetapi jasmani belum dapat apa2, belajar berpada sambil mencheck syarat2nya. Kalau memenuhi syaratnya pasti ditambahkan Tuhan dengan cukup bahkan limpah.

IV. BERKAT TUHAN TIDAK TERBATAS.

Langit dan bumi milik Tuhan, ini dikatakan ber-kali2 Kej 14:22, Ul 10:14, 1Sam 2:8, 1Taw 29:11, Maz 115:16, 1Kor 10:26, Wah 11:4. Sebab itu jangan kuatir, Tuhan sanggup memberi isi seluruh bumi bagi umatNya, tanpa batas.
Bagaimana janji Tuhan ini bisa menjadi kenyataan? Tuhan tidak pernah berdusta, janjiNya pasti jadi, tetapi mengapa ada umat Tuhan yang miskin dan melarat? Siapa yang salah? Tuhan tidak pernah salah! Yang salah pastilah umat Tuhan, sebab tidak memenuhi syaratnya.
Semua janji Tuhan ada syaratNya. Kalau kita bisa memenuhi syarat2Nya, pasti janji Tuhan akan menjadi kenyataan.
Janji Tuhan tidak pernah keliru, tidak cacat, tidak berubah. Kalau belum dapat, atau hanya dapat sedikit, cari lagi dan genapi syarat2nya pasti bisa dapat janji Tuhan. Janji Tuhan tidak pernah dibatalkan. Tuhan tidak pernah salah. Periksa diri, minta tolong Tuhan, pasti Tuhan menyatakan apa yang salah. Kalau mau taat, pasti Tuhan mau bicara dan memberi pengertian 1 Taw 16:11 dan kalau kita mau  taat, pasti dapat janji Tuhan. Tetapi yang berubah, kembali dalam hidup lama, dalam dosa akan binasa sekalipun sudah pernah percaya Gal 3:3-4. Kadang2 janji Tuhan harus ditunggu lama seperti Yusuf, Daud, tetapi pada waktunya pasti jadi.

V. SYARAT DARI JANJI TUHAN.

Ada syarat jasmani dan rohani dan semuanya menjadi bagian kita. Kalau kita memenuhi bagian kita, maka Allahakan menggenapi bagianNya, yaitu janji2Nya yang heran itu akan jadi dalam hidup kita.
Apalagi untuk berkat jasmani, syarat2 jasmani penting dan harus dipenuhi juga, Misalnya untuk bekerja dalam dunia seorang perlu pendidikan formil (sekolah) dan informil dan ini butuh waktu panjang dan semua orang mengerti dan melaksanakannya. Kita harus belajar syarat2 sekuler ini, tetapi jangan dengan hati yang cinta uang, sombong, duniawi, melainkan dengan hati yang berkenan kepada Tuhan.
Orang dunia belajar syarat2 ini dengan hati yang penuh cinta uang, memberhalakan mammon, jadi budak uang, dan mereka mengejarnya habis2an.
Tetapi orang beriman, tidak mau cinta uang, melainkan berpada, meskipun kita juga mencari dan mengejar tetapi bukan sebagai budak uang, melainkan sebagai hamba Allah.
Orang2 dunia mencari uang tanpa syarat2 rohani, asal memperhatikan baik2 syarat2 jasmani bisa sukses, tetapi ini sukses manusiawi, duniawi bahkan ada yang sukses dari iblis.
Orang2 beriman tidak hanya memegang syarat2 jasmani tetapi juga syarat2 rohani. Mengapa? Sebab tanpa memegangsyarat rohani, ada resiko mengecilkan Tuhan Mat 6:24, bahkan bisa kehilangan Tuhan dan keselamatannya.
Syarat2 rohani harus diperhatikan supaya:
a. Tidak rusak oleh kekayaan duniawi Mat 19:23. Sebab apa gunanya dapat seisi dunia tetapi jiwanya binasa Mat 16:26. Kalau terpaksa, sebaliknya itu jauh lebih baik seperti Lazarus, dapat rohani dan tidak dapat jasmani. Juga dalam hal kesembuhan. Ada yang tidak sembuh, tetapi tetap percaya, tetap selamat bahkan mulia tetapi mati, sebab memang jatah umur tidak sama.
b. Orang yang gagal dengan cara dunia, dengan Tuhan masih bisa sukses, sebab Tuhan jauh lebih kuat dan bisa memberi jauh lebih banyak. Misalnya orang Filistin gagal, tetapi Ishak sukses besar Kej 26:12, bahkan dalam keadaan yang tidak memungkinkan, orang beriman masih bisa mendapat sukses yang besar2, karena Tuhan. Misalnya Daud yang seharusnya mati atau melarat, jadi menang terus dan hidup berkelimpahan. Semua musuhnya dikalahkan bahkan dengan Tuhan Daud tidak pernah kalah, sebab Daud pegang syarat2 rohani!sebab Daud pegang syarat2 rohani!Juga Ayub yang sudah tidak ada harapan, justru menjadi dua kali lebih kaya dari semuladan masih hidup ekstra 140 tahun lagi Ay 42:12-17. Kalau Tuhan beserta kita siapa lawan kita? Percayalah! Rom 8:31. Jangan ragu2, tetapi jangan sampai lepas dari Tuhan, harap Tuhan.
c. Orang Kristen harus memenuhi syarat rohani (ingat berkat gunung es), kalau sukses hanya dengan memenuhi syarat jasmani, ia akan masuk jerat iblis dan bisa hilang keselamatannya bahkan berkat iblis tidak akan tahan lama, fana.

A. SYARAT2 JASMANI.

Garis besar yang perlu kita perhatikan adalah:
1. Cakap, mahir di bidangnya. Kalau belum mahir harus terus belajar formal dan informal sampai mahir.
Cerdik manusiawi, ini biasanya karena belajar formal atau karena bakat (atau belajar sendiri). Kalau tidak mengerti bangunan, jangan bekerja di bangunan, kecuali mau menjadi kuli, tentu dengan upah terendah. Pindah kerja di luar bidangkeahliannya itu juga sulit bahkan mustahil, kecuali karena bakat atau ada yang memimpin dll. Jangan mencobai Tuhan meskipun mau berdoa banyak Mat 4:7 sebab orang bodoh binasa karena kebodohannya Ams 10:21b. Kecerdikan rohani ( ini termasuk syarat2 rohani, tetapi bisa dibandingkan disini) juga mutlak perlu disamping kemahiran jasmani; baik dalam hal2 sekuler dan juga untuk segi2 rohaninya. Orang yang mau (apalagi mahir) dipimpin Roh akan mendapat hikmat dalam pimpinan Roh, asal hidup dalam kesucian dan terus taat dalam segala hal, bukan hanya dalam soal bisnisnya.
Kalau rohaninya tumbuh (oleh Firman Tuhan, Roh Kudus dan ketaatan) maka pimpinan Roh Kudus akan makin jelas memimpinnya. Tuhan itu maha tahu, maha kuasa dan pasti berhasil 100% tergantung dari reaksi dan ketaatan masing2.
2. Rajin. Orang malas jangan harap dapat sukses. Ada banyak nasehat dalam Alkitab tentang orang malas.
3. Ada batas2 kemampuan. Jangan jongos beriman untuk mendapat penghasilan seperti direktur, itu serakah, cinta uang atau mencobai Tuhan. Kecuali ia belajar lagi atau bekerja sendiri menurut bakat atau kemampuannya, itu masih mungkin, tetapi tetap jangan cinta uang.
4. Cadangan. Berpadalah supaya bisa menabung (misalnya sampaipenghasilan satu bulan atau lebih) itu lebih baik, seperti mobil punya satu ban cadangan itu bukan dosa, tetapi tetap harap Tuhan, bukan pada simpanannya biarpun besar.
5. Dll syarat2 dan hikmat manusiawi bisa bahkan perlu dipakai tetapi tetap dengan hidup yang memperkenankan Tuhan.

B. SYARAT2 ROHANI.

1. Hidup benar. Berkat dari Tuhan itu seperti gunung es, selalu ada bagian yang di dalam dan di luar air. Tuhan tidak akan memberi hanya berkat jasmani tanpa rohani, kedua2nya selalu berhubungan erat. Kalau tidak pantas dapat berkat rohani (hidup benar dan berkenan pada Tuhan) maka juga tidak ada atau tidak munculberkat jasmani dari Tuhan (masih bisa sukses yaitu dari manusia atau iblis). Dalam kitab Hakim-hakim kita bisa melihat banyak contoh yang terus menerus dengan prinsip ini. Kalau keadaan rohani baik, orang Israel baik, ada berkat rohani, maka baru berkat jasmani muncul dari Tuhan, bahkan dengan limpah. Cari dahulu kerajaan Surga (hidup benar, sesuai dengan Firman Tuhan) maka sekaliannya (hal2 jasmani) akan ditambahkan Mat 6:33. Ini dasar dari berkat Tuhan.
2. Syarat2 tentang uang.
2.1. Jangan cinta uang. Ibr 13:5-6. Cinta uang berarti menyembah berhala mammon. Kol 3:5, Mat 6:24. Ini adalah sumbernya dari segala macam dosa 1Tim 6:9-10. Orang yang cinta uang, maka (permulaan) segala macam dosa sudah ada dalam hatinya, sebab se-waktu2 dosa itu akan muncul untuk merebut uang yang dicintai itu.itu.
2.2. Bisa berpada 1Tim 6:8, baik dengan yang sedikit atau banyak Pil 4:11-12. Ini tanda orang tidak cinta uang. Orang cinta uang, tidak bisa berpada. Berpada berarti bisa menerima, puas, bisa bersyukur, tidak ber-sungut2 dengan seberapa banyak uang yang didapatnya. Boleh berharap dan berusaha mendapat lebih, tetapi jangan dengan mengorbankan kesucian atau hal2 rohani lainnya.
2.3. Bisa memakai seperti tidak memakai 1Kor 7:31. Tidak terikat dengan uang atau hal2 yang fana; Ada baik, tidak adapun baik. Hidup rohani tidak terganggu atau terpengaruh oleh kelebihan atau kekurangannya.
2.4. Bisa memikul beban uang Ams 30:8. Banyak orang kaya itu tidak tumbuh rohaninya, sebab hanya bisa menanggung uang pas2an saja. Kalau diberi banyak uang lalu jadi dosa. Misalnya jadi sombong, terus mencari kesukaan duniawi (sebab uang limpah) sehingga juga menghisab kesukaan dosa sesaat (sebab di dunia ini campuran) Ibr 10:15 sehingga limpah dosa, tidak tunduk, suam, tidak ada gairah untuk hal2 rohani dan bisa undur. Kalau tidak kuat, maka kurang atau lebih membuatnya jatuh dalam banyak dosa dan bisa undur dari Tuhan. Sampai dimana kita bisa tahan dengan uang, sampai disitu Tuhan bisa memberkatidengan aman. IIYY punya batas kemampuan yang besar, sebab itu berkat Tuhan bagi mereka besar2.
2.5. Bisa memakai dengan baik dan betul. Kalau Tuhan memberi lebih, selalu ada sebabnya. Yang rutin 10% dari berkat Tuhan itu harus dikembalikan kecualidalam rumah Tuhan dimana kita dipelihara dan selain itu masih ada perpuluhan kedua dan ketiga (setiap tiga tahun sekali) serta korban2 tatangan lainnya. Kita harus bertanya pada Tuhan, untuk apa segala kelebihan uang yang kita terima; Selain itu dalam kelebihan yang Tuhan berikan, hidup kita harus makin meningkat dan ber-buah2 makin banyak, jangan sampai tidak selaras. Ingat semua hal2 fana yang kita terima dari Tuhan itu adalah fasilitas untuk membuat kita lebih tumbuh dan lebih lebat berbuah, bukan supaya makin banyak dosanya, itu berarti sudah masuk jerat iblis.
3. Menunggu waktunya. Maz 25:3. Segala perkara itu ada waktunya Pkh 3:11. Yusuf, Daud dll harus menunggu cukup lama sekalipun merekahidup benar, tidak berdosa. Untuk apa? Tuhan tidak pernah salah! Supaya mereka dilatih dan diolah untuk bisa dibebani dan memakai baik2 semua fasiitas2 jasmani yang direncanakan Tuhan baginya, misalnya Daud akan dijadikan raja, Yusuf dijadikan tuan dalam keluarga untuk memberkati mereka sehingga bisa menjadi satu bangsa yang besar. Jadi Musa menunggu yang penuh dengan segala peristiwa2 yang tidak enak, itu dimaksudkan untuk mengolah dan mempersiapkan mereka, supaya kalau sudah dijadikan raja dsb, semua bisa berjalan mulus, tidak timbul dosa dan perbuatan2 yang aneh dan salah.  Misalnya IIYY, Tuhan mempunyai rencanadan maksud yang indah2 dalam hidupnya, sebab itu perlu diolah dan dilatih baik2.
Juga Tuhan punya maksud dengan waktu menunggu itu, supaya rencana Allah yang sempurna itu bisa berjalan dengan mulus tepat pada waktunya. Sesudah Tuhan memberi limpah (uang, kedudukan, kepintaran dan fasilitas lain) Tuhan menambahkan tugas2 yang khusus yang membutuhkan tingkat kemampuan rohani yang lebih tinggi.
4. Dengan iman. Mat 8:13. Kita tetap perlu iman (juga penuh pengharapan dan kasih). Kalau ada iman, bisa bersyukur dan tidak ber-sungut2 kalau menunggu atau melihat sikon2 yang mustahil tetapi tetap yakin akan janji Tuhan. Dengan iman kita mendapatkan segala janji2 Allah yang heran itu. Iman datang dari Firman dan Roh Kudus yang mengerjakan Firman itu menjadi iman dalam hati orang yang mau hidup suci, yaitu yang mau pikul salib terus menerus untuk taat.
5. Tabur tuai. Jangan takut atau kuatir untuk menabur, sebab kalau kita hidup benar dan menuruti syarat2nya maka taburan kita akan jadi. Tabur yang baik, karena Tuhan, memenuhi ayat2 Firman Tuhan. Jangan menabur untuk maksud2 yang jahat. Orang yang takut atau tidak mau menabur, juga tidak akan menuai. Kalau tidak menabur hendak menuai limpah itu melawan hukum2Nya.

KESIMPULAN.

Kalau kita mau hidup dengan benar seperti IIYY, dan memenuhi syarat2nya, maka kebutuhan hal2 jasmani itu sebetulnya tidak sulit. Seperti tukang disuruh kerja oleh pemborongnya, maka semua fasilitas yang diperlukan pasti diberikan juga. Bagian kita harus dipenuhi, maka bagian Tuhan pasti akan dipenuhi Tuhan, lalu rencana Tuhan dalam hidup kita bisa jadi dengan indah kalau kita terus taat dan setia sampai mati.
Nyanyian:
Apa padaku, kudapat dari Bapa