M3605 – Matius 8:10, 26 Siapa yang Ingin Iman Besar? (7Apr’13)

Download MP3 Khotbah: M3605

 
I. IMAN KECIL DAN BESAR.
Iman ada yang kecil, ada yang besar, tetapi tidak banyak orang Kristen rindu apalagi sampai menggebu-gebu ingin iman yang besar. Kebanyakan puas, berpada, trimo dengan iman seadanya sebab rata-rata kurang yakin dan kurang mengerti bahwa kita bisa mempunyai iman yang besar dan adalah kehendak Tuhan supaya iman kita tumbuh menjadi besar. Begitu besar kerinduan Tuhan supaya iman kita bertumbuh menjadi besar, itu sama seperti orangtua ingin anaknya tumbuh menjadi besar, tidak tinggal bayi kecil yang tidak bisa apa-apa. Kalau anaknya tetap bayi, pasti orangtuanya sangat sangat sedih dan menderita. Semua orangtua ingin supaya anaknya cepat tumbuh menjadi besar, dewasa lahir batin. Begitu juga Tuhan sangat ingin iman kita menjadi besar.
Dalam dunia ada orang yang mem-punyai uang kecil dan uang besar. Iman itu bisa diibaratkan sama seperti uang. Orang punya uang banyak bisa membeli banyak hal, bisa berbuat banyak. Juga orang yang punya iman besar, ia mendapat sesuai dengan imannya, dapat banyak perkara yang besar-besar.Kalau uangnya kecil, dapatnya juga sangat sedikit, sesuai dengan uangnya. Kalau imannya kecil juga dapatnya sangat sedikit, bahkan tidak dapat apa-apa. Sebab itu banyak orang Kristen (sebab rata-rata imannya kecil dan nrima), puas dengan iman yang kecil, sebab tidak banyak yang sungguh2 merin-dukan iman besar. Akibatnya kalau imannya kecil, juga mendapat sedikit dari Tuhan atau hampir-hampir tidak dapat apa-apa sesuai dengan imannya yang kecil. Tuhan ingin kita mempunyai iman yang besar supaya kita bisa hidup berkemenangan dan tumbuh terus dan itu berarti mulia sampai kekal sesuai dengan ukuran pertumbuhan kita di dunia.
II. IMAN ILAHI DAN MANUSIAWI.
Iman kita (ilahi) itu lain dengan iman dari dunia atau iman manusiawi. Iman manusiawi ini baru bisa tumbuh kalau ada bukti, baru bisa percaya. Ini iman manusiawi. Juga kalau masuk akal baru bisa percaya. Iman manusiawi ini harus lihat dahulu baru percaya, tetapi iman dari Allah, tanpa melihat tetap percaya dan yakin sungguh-sungguh. Sebab itu orang yang ingin punya iman Allah (ilahi) yang makin besar, harus lekat pada Allah, sebab iman ilahi ini berasal dari Allah. Iman manusiawi itu tidak ada gunanya untuk pertumbuhan iman, kalau punya iman ilahi baru bahagia, bisa tumbuh dan berbuah Yoh 20:29.
III. BAGAIMANA CARANYA BISA MEMPUNYAI IMAN YANG BESAR?
Ditumbuhkan, dipompa dengan cara ilahi yaitu:
1. Tumbuh dalam Firman Tuhan. Iman itu datang dari mendengar Firman Tuhan Rom 10:17 sebab itu kalau ingin punya iman yang lebih besar, maka kita juga harus tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan 2Pet 3:18. Bertekunlah dalam Firman Tuhan dan taat melakukan, maka kita akan mendapat kebenaran Firman Tuhan makin banyak dan iman kita juga makin tumbuh. Taat terus maka iman kita akan tumbuh terus.
2. Tekun berdoa dalam Roh dan kebe-naran. Firman Tuhan itu diolah oleh Roh Kudus sehingga jadi huruf-huruf yang hidup dan ini menimbulkan iman dalam hati kita 2Kor 3:6. Seolah-olah ayat-ayat yang kita masukkan dalam hati itu diolah/ dimasukkan oleh Roh Kudus sampai timbul iman dalam hati kita. Sebab itu limpahlah dengan doa dalam Roh dan kebenaran serta limpah menyelidiki Firman Tuhan dan taat, maka iman kita akan timbul dan makin lama makin besar dalam setiap segi hidup.
3. Latihan iman dalam pimpinan Roh.
Pelihara hubungan baik dengan Allah dalam kesucian, ketaatan, dan selalu penuh dan dipimpin Roh, maka setiap problem menjadi latihan iman bagi kita.Kalau kita lekat baik2 dengan Tuhan (lewat doa, Firman Tuhan, persekutuan tubuh Kristus, pelayanan, ibadah, kesu-cian di jalan sempit, terus dipimpin Roh), maka iman akan tumbuh. Lebih-lebih kalau kita terus penuh dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus, pertumbuhan iman akan subur dan lebih cepat. Setiap problem yang kita hadapi dengan iman, kalau lulus, iman makin bertambah besar. Jangan takut menghadapi banyak problem, asal kita berjalan dengan Tuhan (dipimpin Roh), maka iman kita dilatih terus dan makin besar.Begitu indah orang-orang yang mempunyai iman yang besar.
IV. IMAN KECIL.
Kadang-kadang kita tidak berhasil mengatasi problem, misalnya sakit, kekurangan, pelayanan, pencobaan dll. Biasanya kita harus memeriksa diri dan mencari faktor2 yang menyebabkan kita belum mendapat jawaban dari Tuhan.  Kalau semua sudah beres, kita harus ingat mungkin hanya karena iman yang kecil. Seperti murid-murid dalam kesukaran, mereka ketakutan, kapalnya hampir tenggelam, itu disebabkan karena imannya kecil. Mat 8:26. Pegang Firman Tuhan, berdoa pada Tuhan (lebih2 dalam bahasa lidah, dalam Roh dan kebenaran) lalu gerakkan iman kita menghadapi problem. Sambil tekun berdoa maka iman akan tumbuh dan kita akan mendapat kemenangan. Jangan tinggal dalam iman kecil, tetapi tumbuhlah dalam iman yang lebih besar maka kita akan mendapat lebih banyak sesuai dengan iman kita. Mat 8:13. Rindukan dan tumbuhkan sampai iman menjadi besar.
V. CONTOH IMAN BESAR.
1. Mat 8:9,10,13. Seorang perwira, hambanya sakit lumpuh, datang pada Tuhan minta kesembuhan. Ia mempunyai iman, yakin Tuhan bisa menyembuhkan. Ia minta, ia berkata-kata dengan iman, langsung hambanya sembuh. Milikilah iman yang besar! Luk 7:9.
2. Mat 15:26-28. Perempuan ini dihina dan ditolak, tetapi sebab ia yakin bahwa Tuhan Yesus bisa menyembuhkan, maka ia tetap mohon belas kasihan sambil merendahkan dirinya mau dianggap seperti anjing. Semua karena punya iman yang besar, ia yakin, asal Tuhan Yesus mau, pasti anaknya sembuh dan ia betul-betul mendapatkannya sesuai dengan imannya.
3. Mat 9:21-22, Mrk 5:28-29. Perem-puan yang meleleh darah dan sudah 12 tahun tidak sembuh; Sekalipun sudah habis banyak uang untuk berobat. Waktu Tuhan Yesus datang, ia percaya dan dengan yakin menjamah kelim jubahNya dan seketika itu juga ia sembuh sesuai dengan imannya.
4. Mrk 2:4-5. Orang lumpuh yang diba-wa 4 orang dan mereka membongkar atap di atas tempat Tuhan Yesus bicara (sebab orang banyak, mereka tidak bisa masuk), dan mengulurkan orang lum-puh itu dengan kain di hadapan Tuhan Yesus; langsung ketika itu juga ia sembuh (dan tentunya atapnya harus dibetulkan kembali).
5. Dan lain-lain.
VI. CONTOH IMAN KECIL.
1. Mat 6:30. Nafkah. Sebab tidak me-ngerti dan tidak percaya, maka orang Kristen banyak mengalami kesukaran dalam nafkahnya, padahal Allah sudah menyediakan nafkahnya, 2Kor 12:14. Kalau punya iman pasti bisa mengambil yang sudah disediakan Tuhan. Burung di udara dan bunga bakung di lembah dipeliihara oleh Tuhan, apalagi kita anak-anak Allah.
2. Mat 8:26. Murid2 dalam bahaya sebab tidak punya iman. Kalau punya iman seperti Paulus tidak akan mati dalam bahaya Kis 27:24.
3. Mat 14:31. Bimbang, panik. Orang yang imannya kecil itu bimbang,lari ke sana sini, bingung cari pertolongan. Pertolongan dan keselamatan kita datang dari Tuhan Maz 3:9, Yun 2:9. Pertolongan yang wajar boleh dipakai, tetapi harap dan percayalah kepada Tuhan. Sebab itu, ada atau tidak ada pertolongan manusia, kita tidak kuatir atau panik sebab pertolongan kita datangnya dari Tuhan.
4. Mat 16:8. Persediaan. Murid-murid lupa tidak membawa roti, sehingga mereka kuatir kelaparan. Tuhan menegur. Mereka melihat sendiri mujizat 5 roti dan 2 ikan tetapi masih belum percaya, sebab iman manusiawi tidak cukup. Meskipun sudah melihat dan membaginya, tahu betul, tetapi iman rohaninya belum tumbuh. Iman bukan datang dari melihat bukti tetapi dari Firman Tuhan dan Roh Kudus. Percayalah akan Tuhan, kalau toh lupa atau tidak sengaja, jangan berkecil hati, minta pimpinan Roh dan percayalah, Tuhan bisa tolong. Tentu kita juga harus bekerja baik-baik 2Tes 3:10, bekerjalah dengan iman, tandanya tidak lagi kuatir, Tuhan bisa menolong, pasti.
VII. PERCAYA, HARAP DAN CINTA.
1Kor 13:13, 1Tes 1:3. Tiga hal ini dari Tuhan dan bekerja bersama-sama. Dengan iman kita mendapat. Kalau toh belum dapat kita tetap berharap pada Tuhan dan tidak undur, tidak bersungut-sungut atau putus asa, kita tetap harap pada Tuhan. Kalau ada iman kita sudah mendapat. Kalau belum mendapatkan ada pengharapan pada Tuhan. Iman membuat kita tetap teguh dan pengharapan membuat kita tetap kuat, tidak bersungut-sungut atau undur. Sekalipun belum tertolong, dalam semuanya ada cinta. Apapun yang terjadi, mengerti atau tidak, sampai mati kita tetap cinta Tuhan, tidak bersungut-sungut atau undur melainkan tetap maju terus, tetap taat sampai mati Pil 2:8. Bagi umat Tuhan, tidak ada yang kebetulan, Tuhan baik, dapat atau belum, Tuhan tidak berubah, janjiNya pasti jadi, meskipun mungkin kita belum mengerti mengapa kita belum menerima pertolongan Tuhan.
Percaya dapat. Belum, tetap harap, apapun yang terjadi tetap percaya dan harap sebab cinta Tuhan sampai mati. Kalau iman dan harap belum ada hasil, kasih membuat kita tetap taat sampai mati, sebaliknya kalau ada kasih sekalipun belum berhasil tetap ada iman dan pengharapan. Ketiganya erat mengisi satu sama lain dan yang terbesar ialah kasih yang tetap setia dan taat sampai mati Rom 8:35-36. Kalau ada kasih bisa tekun dan iman pengharapan tetap akan hidup terus.
VIII. MENGAPA “BELUM”.
Kalau iman kita belum menghasilkan janji Allah, jangan menyalahkan Tuhan.Tuhan tidak pernah salah, yang salah adalah kita! Ada banyak faktor yang menyebabkan kita belum menerima apa yang kita minta, antara lain:
1. Dosa. Kalau mau ditolong Tuhan harus mau mengakui dosa dan bertobat. Saul punya banyak alasan tetapi sebetulnya tidak mau bertobat, sebab itu Tuhan tidak menjawabnya 1Sam 28:6.
2. Tidak sesuai kehendak Tuhan. Kita tidak bisa memaksa Tuhan untuk mengabulkan permintaan kita yang salah Yak 4:3, 1Yoh 3:22; 5:14. Jangan paksakan Allah menuruti kita tetapi paksakan daging untuk menuruti Firman Tuhan, itu baru ada berkatnya.
3. Belum waktunya. Roh Kudus menegahkan Putra manusia Yesus ke Lazarus yang sakit keras, sebab ada rencana yang besar bagi Lazarus, keluarga dan orang2 sekitarnya Yoh 11:4.
Juga Israel tetap ter-katung2 dalam negeri tawanan, meskipun mereka sudah bertobat dan berdoa, sebab waktunya belum sampai, yaitu 70 tahun untuk seluruh bangsa Israel Dan 9:2-4. Kalau untuk suatu kasus, pemulihannya selesai, sudah sampai waktunya, Tuhan pasti menjawab sesuai dengan janjiNya.
4. Iman kecil. Mat 8:26. Kalau hati kita tidak menyalahkan kita, tidak tertuduh, semua beres itu seringkali karena tidak ada iman, atau imannya terlalu kecil, sebab itu pompalah iman dengan cara ilahi, berdoa terus dalam Roh dan kebenaran, kalau perlu dengan puasa Mat 17:21, maka iman akan tumbuh dan kita akan mendapatkan dari Tuhan sesuai dengan iman kita.  Dari iman kecil sampai menjadi besar itu perlu waktu, sebab itu kita harus terus bertumbuh, lebih-lebih dalam kesukaran dan pencobaan ini latihan yang baik untuk menumbuhkan iman. Tetapi kalau tiba-tiba ada kesukaran dan kita perlu iman, berserulah kepada Tuhan, bertekunlah dalam doa dengan Roh dan kebenaran sampai timbul iman. Kalau sudah timbul iman sebesar biji sesawi (artinya sudah bisa dilihat, sudah terasa, hati kita sudah yakin) meskipun ini baru iman yang kecil bertindaklah, maka gunung-gunung pencobaan, penyakit, bahaya, ancaman, celaka dll akan pindah! Mat 17:22. Percayalah. Kalau masih belum yakin, belum berani bertindak, periksa diri lagi dan teruslah berdoa, lebih2 dalam Roh dan kebenaran (tidak simpan dosa) dan kalau sudah terasa timbul iman sebiji sesawi, bertindaklah, dengan iman biji sesawi, kita akan menang!
Pada akhir pertumbuhan kita, iman menjadi sempurna Yak 2:22.
5. Dan lain-lain.
IX. PERCAYA, HARAP DAN CINTA SERTA TARGET PERTUMBUHAN.
Dari lahir baru sampai menjadi seperti Kristus, itulah target kita di dunia. Jangan berhenti tumbuh. Percaya, harap, dan cinta itu seperti ril ganda 3 (ada monoril, dobel ril dan ril ganda 3). Dengan iman, harap dan cinta, kita seolah-olah berjalan atas ril ganda 3 sekaligus. Dengan iman kita sudah mendapat se-suai dengan iman kita. Kalau toh belum dapat, kita tidak bersungut-sungut atau berkecil hati atau putus asa, sebab kita harap pada Tuhan. Dalam semuanya kita punya kasih akan Kristus. Sekalipun sudah dapat atau belum dapat apa-apa, karena kasih Kristus kita tetap maju, tidak undur, tetapi bergairah, tetap setia dan tetap taat sekalipun sampai mati Pil 2:8, Rom 8:35. Ketiganya ini harus selalu ada dalam hidup kita, dan dengan 3 ril ini kita tumbuh terus. Sekalipun belum atau sudah dapat dari Tuhan, kita tetap cinta Tuhan dan taat sampai mati.
Bisakah kita tetap dalam percaya, harap dan kasih. Memang rohani kita harus terus menerus dikuatkan dengan terus menerus lekat pada Pokok yang benar Yoh 15:5 supaya bisa terus menerus menghisap 7 Kebutuhan Pokok Rohani yaitu:
1. Hidup suci dalam jalan sempit (salib).
2. Dipimpin Roh, tekun dalam:
3. Doa.
4. Firman Tuhan.
5. Ibadah.
6. Persekutuan tubuh Kristus.
7. Pelayanan.
Dengan kekuatan dari Tuhan kita pasti bisa berjalan dengan kasih, harap dan cinta sampai akhirnya berubah menjadi seperti Kristus.
X. HASIL DARI IMAN.
Kita hidup dengan iman. Semua pertumbuhan dalam segala segi hidup, kita dapatkan dengan iman. Kita tumbuh dengan iman yaitu percaya dan taat akan setiap ayat. 2Kor 5:7. Pegang janji-janji dalam ayat Firman Tuhan baik2, maka kita akan terus tumbuh sampai menjadi seperti Kristus, yaitu dalam:
1. Kesucian. Kita bisa hidup suci sebab percaya bahwa kita sudah ditebus, mati lepas dari dosa Rom 6:1-2, Yoh 8:36 kalau mau kita pasti bisa hidup suci, dengan Tuhan, pasti bisa bahkan meningkat terus sampai akhirnya menjadi suci seperti Allah, di puncak gunung kesucian.
2. Tabiat. Manusia tahu tidak mungkin tabiat bisa berubah, hanya disembunyikan. Tetapi di dalam Kristus yang lama lenyap yang baru terbit 2Kor 5:17 dan terus bertumbuh sampai akhirnya kita berubah menjadi seperti Kristus. Musa yang pemarah jadi paling lemah lembut. Bil 12:3.Dengan apa? Dengan iman kita bisa berubah.
3. Penyakit. Sembuh dengan iman 1Pet 4:12. Jangan ragu-ragu, kita mendapat sesuai dengan iman kita. Tidak ada yang mustahil bagi Allah.
4. Nafkah. Mat 6:30, Luk 12:28. Ini juga harus dengan iman, sebab Bapa sudah menyediakan bagi anak2Nya 2Kor 12:14.
5. Pelayanan, memenangkan jiwa, tiga angka dst. Jangan ragu-ragu, dengan iman dan jangan lupa kita perlu 7 Kebutuhan Pokok Rohani terus menerus (dengan menghisabnya dari Pokok yang benar Yoh 15:5), maka pelayanan kita akan berhasil oleh pertolongan Roh Kudus. Kita hanya menabur dan Tuhan yang menumbuhkan. 1Kor 3:6.Percaya dan pergilah, kerjakan, Tuhan beserta sampai kesudahan alam Mat 28:20.
6. Keperluan yang lain. Tuhan menjanjikannya dalam Firman Tuhan dan kalau kita memegangnya, kita akan mendapatkan semuanya, jangan ragu2, percayalah. Mat 8:13.
Nyanyian:
Percaya saja 2x
Percaya yang bri kita menang.