YS153 – Yesaya 34:16-17 Buku Tuhan dan Berkatnya yang Kekal (20Mar'13)

Download MP3 Khotbah: YS153

YESAYA 34:16   SELIDIKILAH BUKU TUHAN.

SELIDIKILAH OLEHMU AKAN BUKU TUHAN DAN BACALAH; TIDAK ADA SATUPUN DARIPADANYA AKAN GAGAL

Buku Tuhan ini yang mana? Biasanya Tuhan berarti Tuhan Yesus 1Korintus 8:6, tetapi Tuhan juga bisa berarti Allah Bapa, sebab Allah Bapa adalah Tuhan atau Tuan dari Tuhan Yesus Matius 24:44,  sebab Bapa adalah Kepala Putra 1Korintus 11:3. Jadi buku Tuhan bagi kita adalah Alkitab, lengkap untuk semua urusan manusia. Tidak ada satupun daripada janji-janji Allah yang gagal, semua pasti jadi sebab Allah tidak pernah gagal atau kalah, pasti berhasil, sebab Dia maha kuasa. Tetapi janji-janjiNya itu semua ada syarat-syaratNya. Janji-janji Tuhan tidak untuk semua orang, tetapi hanya untuk yang memenuhi syarat-syaratnya. Allah itu adil, Surga disediakan buat semua orang yang mau percaya sebab itu tidak semua orang boleh masuk Surga, hanya yang mau percaya dan setia sampai akhir akan selamat Matius 24:13.
Kalau kita memegang janji Allah dengan betul, pasti jadi. Misalnya bilurNya menyembuhkan penyakit kita, pasti sembuh. 1Petrus 2:24. Kalau tidak sembuh pasti ada sebabnya, ada banyak faktor-faktor yang menyebabkannya. Seringkali kita tidak tahu semua fakta-fakta itu, sebab itu kita menjadi bingung atau heran mengapa tidak sembuh, tetapi Allah tidak pernah salah dan setiap janjiNya pasti jadi. Kalau kita cocok dengan Firman Tuhan (Roh Kudus sanggup menolong kita untuk menggenapi FirmanNya) pasti sembuh. Jangan putus asa, berdoa sungguh-sungguh.
Contoh lain: Tabut itu perjanjian Allah pasti penuh kuasa. Israel sangat yakin, tidak ragu-ragu  ada kuasa yang besar dalam Tabut. Mereka bersorak-sorak sebab percaya, sampai bumi bergempa, tetapi kenyataannya mereka kalah total, 34.000 orang mati mengerikan 1Samuel 4:2,10. Mengapa? Pasti ada sebabnya! Waktu Tabut sampai di Filistin, Filistin berteriak-teriak karena dihajar tabut sampai semua penghulunya bertekuk lutut pada Tabut.  Jadi Tabut Perjanjian Tuhan tetap penuh kuasa, hanya Hofni Pinehas dan Israel tidak memenuhi syaratnya, mereka hidup dalam dosa melawan Allah. Ibadah itu bukan hanya kumpulan ritual-ritual yang harus digenapi tetapi terutama hidup yang cocok dengan Firman Tuhan! Setan seringkali minta ketaatan akan kehendak dan ritual-ritualnya, sekalipun hidup dalam dosa, tetap diberkati setan, sebab memang dia pemberontak dan pelanggar hukum-hukum Allah. Tetapi Allah itu suci, kita juga harus suci 1Petrus 1:15-16.
Hukum-hukum dan janji-janji Allah pasti akan digenapi apalagi pengangkatan dan Surga kekal yang indah, bahkan sudah mulai di dunia Yohanes 4:14. Sebab itu jangan ragu-ragu, pegang janji-janji Firman Tuhan dan pelajari semua Firman Tuhan Kisah 20:27  supaya hidup kita cocok dengan Firman Tuhan sehingga janji Tuhan digenapi. Ada orang suka keliling ke segala Gereja cari penggenapan janji-janji Firman Tuhan misalnya kesembuhan, duit dll. Percuma, cari Tuhan bukan keliling-keliling, tetapi setia dan terbeban dalam Gereja masing-masing, belajar semua Firman Tuhan supaya mengerti segala kehendak Allah lalu taat, pasti Tuhan akan tolong! Percuma keliling ke Samaria dan Yerusalem. Tuhan tidak ada di Samaria atau Yerusalem, tetapi berdoalah dalam Roh dan kebenaran, maka kita akan mendapatkan Tuhan dan semua perjanjianNya Yohanes 4:20,23-24. Jangan cari macam-macam cara atau ritual atau akal-akalan, lewat Perjamuan Suci, cuci kaki, persembahan uang dll cara-cara, percuma. Cocokkanlah hidup ini dengan Firman Tuhan dan lakukanlah kehendakNya maka janji Tuhan akan nyata, satupun tidak ada yang gagal.

SATUPUN TIDAK AKAN KEHILANGAN PASANGANNYA.

Pasangan apa? Ada banyak pasangan dalam Alkitab, dan semuanya harus dilengkapi, misalnya Pengkhotbah 7:14 ada hari-hari baik dan jahat dari Tuhan (ini pasangan dari Tuhan), sebab itu kalau ada hari jahat (ujian atau hajaran, jangan bersungut-sungut, hadapi dengan betul. Kalau hajaran, bertobatlah sungguh-sungguh, kalau ujian seperti Ayub harus lulus, jangan gugur sebab bereaksi dosa seperti bersungut-sungut, melawan Tuhan dll. Kalau kita bisa menghadapi semuanya, kita akan keberkatan, tumbuh dan mulia.
Dalam Pilipi 1:29 selain menerima anugrah iman, terimalah sengsara karena Allah juga, itu salib yang wajib kita terima, ini pasangannya iman, maka hidup kita akan berkemenangan dan tumbuh.
Kalau tidak mau salib, akan jatuh dalam dosa dan rohaninya hancur!
Setiap perjanjian Allah ada pasangannya yaitu syarat-syaratnya dan itu harus digenapi seperti yang sudah dijelaskan di atas! Jadi bukan saja yang baik tetapi juga bagian yang jahat harus diterima. Bukan untuk menyiksa kita tetapi untuk mengolah, mematikan daging, supaya Terus Meningkat Sampai Puncak.

SEBAB MULUTKU SUDAH MEMERINTAHKAN DAN ROHNYA SUDAH MENGUMPULKAN MEREKA.

Disini kita melihat Trinitas yaitu Putra Allah yaitu Tuhan Ysus yang berkata, Bapa yang menjadi sumber dari semuanya dan Roh Kudus yang mengumpulkan semua Firman yang sudah dikatakan lewat banyak orang-orang yang dipakai Tuhan, sehingga sekarang menjadi Alkitab dengan 66 buku dalam tangan kita. (Pada waktu ayat ini dikatakan, Alkitab belum selesai dikumpulkan). Jumlahnya 66 buku itu sama dengan Meja Roti Pertunjukan (66 tumpuk roti) dan 66 bagian-bagian Pelita (Firman Tuhan sebagai pelita, jumlahnya 66 buku) dan juga kita Yesaya merupakan Alkitab mini yang terdiri dari 2 bagian yaitu bagian I: 39 pasal (sebelum pembuangan) dan bagian II terdiri dari 27 pasal (sesudah pembuangan). Ini seperti Wasiat Lama (39 buku) dan Wasiat Baru (27 buku). Dari beberapa data-data ini meneguhkan bahwa Alkitab kita sekarang sudah lengkap.
Gereja Katolik menambahkan 14 buku yang disebut apokripa atau deuterokanomika, tetapi Gereja-gereja lain tidak mengakui bahwa buku-buku itu diilhamkan oleh Tuhan dan dikumpulkan oleh Roh Kudus. Sebab itu ada perbedaan antara Gereja Katolik dan Gereja-gereja lainnya (semuanya setuju bahwa 66 buku ini sudah lengkap). Dari Unger’s Bible Dictionary. Kita tidak perlu kuatir akan ketelitian Allah dalam menyediakan bukuNya bagi kita, sebab Dia maha tahu, maha kuasa sehingga pasti semua akan tersedia, lengkap dengan titik dan komanya Matius 5:19. Dia sanggup. Juga ada terjemahan-terjemahan Alkitab yang begitu banyak, Tuhan sanggup memberi terang pada kita sehingga tahu mana yang betul dan salah. Roh Kudus akan memimpin kita sehingga sampai kepada segala kebenaran Yohanes 16:13  sehingga kita tahu terjemahan dan arti yang tepat sampai Gereja dapat masuk dalam kesempurnaan. Kalau kita hidup benar dan suci,  pasti Roh Kudus sanggup menyediakan semuanya. Kalau Tuhan bisa menciptakan manusia yang begitu rumit tetapi utuh, indah, sempurna (sekalipun sekarang sudah jatuh dalam dosa, mula-mula kalau tidak umur 1000 tahun belum mati). Ini tidak bisa dimengerti otak pikiran manusia, bagaimana mungkin manusia mula-mula bisa berumur kurang lebih 1000 tahun, padahal umur sekarang sisa 70-80 tahun dan Allah sanggup dan bisa mengubah langsung di genetikanya dengan sempurna.
Apalagi Alkitab, Allah sudah mengaturnya dengan sempurna, sehingga kita mendapatkan Firman Tuhan dengan lengkap dan benar.
Sekarang Alkitab tidak boleh ditambahi atau dikurangi, sesudah semuanya selesai Wahyu 22:18-19. Kita tidak boleh menambahi apa-apa, sekalipun ia pemimpin Gereja nasional atau internasional, tidak berhak. Sebab itu aliran Kristen yang menambahi Alkitab dengan lain-lain itu sesat. Semua Wahyu dan ilham, suara dll dari Roh Kudus atau siapa saja tidak boleh menambah, mengurangi atau bertentangan dengan Firman Tuhan. Firman Tuhan yang sudah ada sekarang menjadi patokan kita (juga nubuat, mimpi, penglihatan, nasehat dll semua harus dicocokkan dengan Firman Tuhan). Mazmur 119:105. Jangan tunggu ada pernyataan khusus atau ajaib baru mau percaya. Pegang Firman Tuhan, baik tentang ketertiban, keluarga, uang, tabiat, pelayanan dll. Apa yang sudah tertulis dalam Alkitab, harus dipegang baik-baik, semua pasti jadi. Roh Kudus yang biasanya mengingatkan ayat yang tepat supaya jadi iman dalam hati kita, dan kita pegang baik-baik Yohanes 14:26, 2Korintus 3:6.
 

YESAYA 34:17. HASIL DARI BUKU TUHAN.

DAN IA MELEMPAR UNDI ATAS MEREKA DAN TANGANNYA SUDAH MEMBAGI-BAGINYA BAGI MEREKA.

Undi.
Dalam Wasiat Lama membuang undi dan tali pengukur sering dipakai, dalam Wasiat Baru tidak boleh, kecuali dalam masa peralihan, misalnya Kisah 1:26 (orang dunia masih terus memakainya sampai sekarang Matius 27:35, Markus 15:24, Lukas 23:34, Yohanes 19:24, Mazmur 28:19). Dalam Wasiat Lama undi ini dipakai sebab netral, lalu berharap yang maha kuasa menentukannya Amsal 16:33, baik diantara orang kafir, misalnya Yunus 1:7. Begitu juga dalam ibadah orang Israel ada undi Imamat 16:18 dan dalam membagi-bagi milik pusaka Kanaan Bilangan 26:55; 33:54; 34:13; 36:2, Yusak 18:6,8,10; 23:4. (Contoh-contoh lain: 1Samuel 14:42, 1Tawarikh 24:5,31; 25:8; 26:13,14, Nehemia 10:34; 11:1, Ester 3:7; 9:24, Ayub 6:27, Amsal 1:14, Yoel 3:3, Obaja 1:11, Nahum 3:10).
Dalam Wasiat Baru kita tidak boleh memakai undi (kecuali dalam hal-hal jasmani, lebih-lebih untuk orang duniawi) sebab:
1. Patokan kita adalah Firman Tuhan dan Firman Tuhan sudah lengkap, sehingga kita bisatahu kehendak Tuhan dan itu yang harus kita taati Mazmur 119:105.
2. Roh Kudus bisa bicara dan memimpin, menerangkan dengan jelas Markus 4:23 (rasul-rasul dalam Kisah 1:36 belum penuh Roh Kudus) Kisah 11:12.
3. Tuhan juga bisa bicara dengan segala cara lain, misalnya mimpi, peristiwa-peristiwa, penglihatan, nubuat dll yang tetap harus dicheck dengan Alkitab. Sebab itu jangan lagi memakai undian, apalagi dalam hal-hal rohani misalnya memilih pemimpin atau hamba Tuhan, tetapi dengan mencocokkan hidupnya dengan Firman Tuhan 1Timotius 3:1-13 sambil berdoa minta peneguhan dari Roh Kudus Roma 9:1; 8:16.
Dalam Wasiat Lama Roh Kudus bekerja, tidak sebebas sekarang, sebab itu masih dibantu dengan membuang undi sambil berdoa minta Tuhan yang menentukan lewat undi Amsal 16:33, tetapi dalam Wasiat Baru kita harus belajar untuk langsung berhubungan dengan Allah yaitu Roh Kudus yang tinggal di dalam kita Yohanes 14:16, dan Alkitab yaitu Firman Tuhan.
Jadi kita tidak lagi memakai cara-cara seperti Wasiat Lama, juga seperti juga pengorbanan binatang-binatang korban dalam Wasiat Lama dan semua cara-cara ibadah cara Wasiat Lama. Semua harus disingkapkan dengan pertolongan Roh Kudus dan Firman Tuhan 2Korintus 3:14 dan isinya harus selalu sesuai dengan Wasiat Baru. Rumus penafsiran Wasiat Lama adalah Wasial Lama – selubung = Wasiat Baru.
Dengan ini kita bisa masuk dalam rahasia-rahasia Firman Tuhan yang lebih dalam sampai dalam rencana kesempurnaan. Kita harus bisa mendengar suara Roh Markus 4:23.
Roh Kudus bisa bicara pada semua orang beriman, bahkan juga pada orang-orang beriman yang sangat jahat dalam Gereja-gereja jalan lebar dalam Wahyu 2,3. Asal masih hidup. Semua Gereja disuruh mendengar suara Roh, sehingga kita bisa tahu kehendak Allah Efesus 5:17.
Ada tingkatan-tingkatan suara Roh bagi orang-orang beriman sesuai dengan tingkatan rohaninya, yaitu:
1. Luar Halaman. Seperti Kornelius orang dunia, Tuhan juga bicara, dengan maksud untuk bertobat. Kalau mau bertobat, Tuhan bisa bicara pada mereka. Raja Saul yang tidak mau bertobat, merosot sampai Halaman dan Luar Halaman maka Tuhan sama sekali tidak mau bicara kepadanya sekalipun ia mencari dengan segala macam cara. 1Samuel 28:6. (Kalau Tuhan bicara langsung dengan jelas, tidak mau taat, tidak sampai 40 tahun, Saul sudah mati).
2. Halaman. Untuk orang-orang yang jatuh bangun dalam dosa, kalau mau bertobat, Roh Kudus masih mau berbicara kepadanya, misalnya kepada Gereja Pergamus yang merajakan iblis di atas tahta dalam Gerejanya Wahyu 2:13,17. Juga Gereja-gereja jalan lebar lainnya, sebab kasih, Allah masih ingin merebut jiwa-jiwa yang mau bertobat. Jadi suara Roh di Halaman ini maksudnya untuk mengajak mereka bertobat dari dosa-dosanya.
3. Ruangan Suci. Untuk orang-orang yang hidup dalam kesucian, mau pikul salib dipimpin Roh. Roh Kudus akan bicara tentang rahasia-rahasia Allah yang makin dalam Yohanes 15:15.
Lebih tinggi rohaninya lebih dalam Allah bicara kepadanya. Ini orang-orang dalam. Orang luar (Halaman) hanya mendengar rahasia-rahasia Allah sebagai perumpamaan, sebab Tuhan tidak mau bicara pada mereka tentang rahasia-rahasia Allah, tetapi hanya untuk pertobatannya Markus 4:11. Orang-orang dalam ini akan mengerti rahasia Allah yang dalam-dalam dan bisa berbuah-buah limpah sesuai dengan pengertian Firman Tuhan dari Roh Kudus yang mereka bisa terima Matius 13:23.
4. Ruangan Maha Suci. Disini Roh Kudus bisa bicara tanpa batas pada orang-orang yang sempurna, juga dengan Bapa dan Putra.
Jadi arti melempar undi bagi kita adalah bertanya-tanya pada Tuhan, mencari kehendakNya. Kalau kita mencari Tuhan dengan tulus, pasti Tuhan akan menerima kita Yohanes 6:37. Dengan tulus berarti dengan kesucian (atau yang berdosa bertobat) dan mau melakukan kehendak Allah Yakobus 4:7-8, maka pasti Tuhan akan berbicara kepada kita, pasti Ia mau menjelaskan kehendakNya, sebab Tuhan cinta dan ingin kita makin disucikan dan ditumbuhkan. Bertanyalah akan kehendak Allah dan cari hadiratNya selalu, bersekutu dan melakukan segala kehendak Allah 1Tawarikh 16:11.

TANGANNYA SUDAH MEMBAGI-BAGINYA BAGI MEREKA DENGAN TALI PENGUKUR.

Allah itu adil, ada ukuran keadilan Allah yang penuh, 100%. Kalau kita sungguh-sungguh taat melakukan kehendak Allah, pasti Tuhan memberi apa saja yang bisa diberikanNya kepada kita, baik yang diminta, diharapkan dan yang tidak diminta sama sekali. Jangan kuatir akan keadilan Allah, apalagi ditambah kemurahan dan kebaikanNya yang limpah, pasti kita dapat lebih dari cukup bahkan limpah dan kelimpahan Allah itu pasti indah dan menguntungkan.

MEREKA AKAN MEMILIKINYA UNTUK SELAMA-LAMANYA, DARI GENERASIKE GENERASI.

Apa yang diberikan Tuhan itu tidak pernah kadaluarsa, tetap berlaku untuk kekal Wahyu 14:13. Jangan kumpulkan yang fana, itu habis sampai kubur, tetapi yang kita dapat dari Tuhan, yang kekal itu menjadi milik sampai kekal, dari generasi sampai generasi tidak berakhir. Orang kaya itu bodoh, Lazarus 1 juta kali lebih pintar, sebab kemudian orang kaya itu jadi pengemis tetapi Lazarus jadi orang kaya dan mulia untuk kekal Lukas 16:25. Juga orang kaya yang sukacita dan gembira karena hartanya bertumpuk dalam gudang baru, tetapi ia keliru, semua hilang waktu ia dipanggil Tuhan Lukas 12:19-21. Justru orang yang mengejar harta dunia itu mengecilkan, meremehkan Tuhan dan menjadi miskin sekali atau melawan Allah dan tidak masuk Surga Matius 6:23. Jangan bodoh seperti orang-orang kaya ini. Rata-rata orang kaya (di luar Tuhan) itu bodoh dan mudah masuk neraka, susah masuk Surga Lukas 18:24, Matius 19:23.
Ada orang berani miskin disini tetapi kaya di Surga, ini orang tahu berpada dan tidak mau berdosa dengan uang, biasanya orang seperti ini kaya, sebab bisa dipercaya dengan uang dan tidak berdosa sekalipun menjadi kaya.

MEREKA AKAN TINGGAL DI DALAMNYA.

Tinggal di Surga yang mulia, mula-mula Surga di dunia, lalu Surga betul, kerajaan 1000 tahun, (ini juga salah satu bentuk Surga tingkat I tetapi di bumi sebab Tuhan Yesus memerintahkannya) lalu Surga Bumi Baru yang kekal dari generasi ke generasi. Ini istilah untuk kekal. Mengapa dari generasi ke generasi? Apa ada turun temurun beranak cucu lagi? Tidak. Di Surga tidak ada laki-laki dan perempuan Markus 12:25. Disini seluruh orang beriman menjadi satu dengan manis dan ada acara-acara yang indah dibawakan bergantian dari generasi ke generasi yang masuk dalam Surga, penuh sukacita, nyanyian penyembahan dan macam-macam kreasi yang indah.

KESIMPULAN

Pegang baik-baik Firman Tuhan, setiap bagian dengan pasangannya, maka kita akan mendapat janji-janji Allah lengkap, jasmani dan rohani dengan adil dan kekal. Sangat untung. Jangan kumpulkan yang fana, itu sia-sia, tetapi kumpulkan yang kekal, itu menjadi milik untuk selama-lamanya di Surga.
Nyanyian:
Ada Surga mulia.