M3592 – 2Petrus3:9, Filipi3:14 Apa yang Diharapkan Allah dari Kita (17Feb’13)

Download MP3 Khotbah: M3592

 

I. APA?

Kalau kita tanya: Apa yang diharapkan bapa dari anak-anaknya? Biasanya orangtua itu cinta anaknya dan biasanya mereka berharap supaya anaknya itu sehat-sehat, baik, pintar dan beruntung.
Tetapi apa yang diharap Allah yang cintanya pada kita lebih besar daripada kita kepada anak-anak kita? Bapa Surgawi mengharap:

  1. Kita selamat masuk Surga kekal 2Petrus 3:9.
  2. Terus Meningkat Sampai Puncak setinggi-tingginya, sebab ini untuk kekal. Pilipi 3:14.

Untuk maksud ini Bapa sudah berusaha dengan sempurnadan sekarang tergantung kita, mau atau tidak diharapkan sedemikian.
Yang dibuat Allah Bapa adalah:

  1. Mengorbankan Putra Allah menjadi korban tebusan bagi kita Yohanes 3:16.
  2. Mengolah kita untuk bisa tumbuh setinggi-tingginya dan hasilnya tergantung dari masing-masing kita mau atau tidak, percaya atau tidak. Kita bukan mesin tetapi makhluk dengan kemauan bebas, sebab itu hasilnya di Surga tidak sama, tergantung dari reaksi kita masing-masing.

II. BAGAIMANA CARA ALLAH MENGOLAH KITA?

Sesudah lahir baru, kalau mau tekun dalam 7 Pokok Kebutuhan Rohani dan taat, maka rohani akan tumbuh dan kalau setia sampai ke akhir, pasti untung. Juga Tuhan menghendaki kita ikut memberitakan kabar baik dan memenangkan jiwa sebab ini membuat pertumbuhan rohani kita meningkat lebih cepat berlipat kali ganda. Pelayanan yang tulus membuat kita jadi beruntung sebab bisa cepat tumbuh dalam pelayanan seperti yang tertulis dalam 2Timotius 2:20-21. Istimewa pelayanan memberitakan kabar baik dan memenangkan jiwa; Orang-orang seperti ini kaki-kakinya amat indah di hadapan Allah Roma 10:15, seperti bintang-bintang yang mulia Daniel 12:3 dan adalah orang yang bijak Amsal 11:30 KJI. Kalau kita bisa jadi orang-orang seperti ini, indah sekali.
 

III. MENGAPA ORANG YANG MEMENANGKAN JIWA INI INDAH?

  1. Karena ini kehendak dan kerinduan Allah 2Petrus 3:18. Orang yang taat melakukannya itu indah di hadapan Allah.
  2. Lalang dan gandum. Matius 13:24-26. Yang bisa diharapkan berbuah adalah gandum. Orang yang mempunyai lalang tidak mengharapkan dapat buahnya, tetapi orang yang mempunyai tanaman gandum, mengharapkan buahnya. Diolah dan ditunggu. Orang-orang beriman yang mau menderita, mau menyangkal diri, mau berkorban akan bisa berbuah, tidak tinggal satu biji saja, tetapi akan berbuah-buah banyak Yohanes 12:24. Kalau biji itu mau sakit, mau mati, bisa jadi banyak. No pain no gain. Memang kita harus korban waktu (untuk menceritakan tentang keselamatan di dalam Kristus), mau korban uang (misalnya untuk transport, menolong dll), korban tenaga, perasaan hati (mungkin orangnya menyinggung perasaan dll). Tetapi kalau kita mau berkorban karena Kristus, kita akan tetap bersukacita di dalam Roh dengan hikmat dan kuasaNya Kisah 5:41, sehingga Roh Kudus bisa bekerja dan jiwa-jiwa dimenangkan.  Jangan menjadi lalang, tetapi terima benih Firman Tuhan yaitu gandum, percaya dan taat (ditanam) maka akan keluar buah-buah. Kalau tidak keluar buahnya, biasanya itu lalang. Sebab itu orang yang memenangkan jiwa itu indah seperti gandum bukan lalang.
  3. Perbuatan yang berbudi. Kalau kita memenangkan jiwa-jiwa, istimewa isi rumah dan “panci” kita, mereka akan sangat berterima kasih pada kita di Surga. Sebab gara-gara kita, mereka batal masuk Neraka, tetapi dapat Surga yang mulia dan indah. Ibu yang mati-matian berdoa dan menasehati anaknya yang jahat akhirnya bertobat, anak itu untung besar, batal masuk Neraka. Kalau si anak tidak mati-matian mengajak bapak, ibu untuk bertobat, lalu mereka masuk neraka, apalagi kalau mereka tidak pernah diberitahu tentang Tuhan Yesus, apa katanya tentang anaknya ini? Bukankah mereka akan maki-maki anaknya, sebab si anak ke Surga sendirian, mereka tidak diajak! Tuhan sendiri sangat senang kalau kita memenangkan jiwa sebab itu isi hati Allah 2Petrus 3:9 dan bagi manusia tidak ada untung yang lebih besar daripada masuk Surga Matius 16:26, sebab itu kalau ada satu jiwa bertobat, seluruh Surga bersukacita Lukas 15:7,10. Memenangkan jiwa menghasilkan upah di dunia dan itulah buah-buah yang kita bawa dalam hidup kekal Yohanes 4:36.  Kalau kita menjadi orang yang berkenan pada Tuhan, indah dan mulia, pasti Tuhan juga akan memberkati kita dengan limpah hal-hal jasmani (sesuai dengan kemampuan kita menerimanya, misalnya kalau belum bisa tahan menerima banyak uang, ya baru diberi sebagian dahulu), tetapi pasti Tuhan mendengar permintaan orang yang berkenan kepadaNya, lebih-lebih di Surga, jiwa-jiwa yang kita menangkan itu menjadi mahkota kemegahan kita 1Tesalonika 2:19.
  4. Orang-orang yang taat melakukan kehendak Allah. Matius 28:19, Markus 16:15, misalnya Kisah 8:4. Orang yang taat itu menjadi indah sebab pahalanya mengikut menyertainya selama-lamanya Wahyu 14:13. Memang orang yang tidak taat akan celaka Matius 7:21. Sebab itu taatlah, dan pasti semua akan menjadi indah dan mulia.
  5. Tumbuh dalam pelayanan 2Timotius 2:20-21. Mengapa bisa tumbuh? Kalau kita melayani dengan tulus dan sungguh-sungguh, itu berarti penuh penyangkalan diri dan berkorban, harus sabar, rendah hati, mengampuni, rela disakiti hati dan tidak dendam, rela menderita dan tidak membalas, tetapi memberkati dll sehingga dengan banyak penyangkalan ini rohani kita tumbuh seperti Kristus Ibrani 2:10. Bersaksilah pada saudara, keluarga, sahabat, orang-orang dekat kita dan menangkan mereka. Ini membutuhkan banyak pengorbanan dan itu menjadi pengolahan bagi tabiat dan hidup kita sehingga rohani kita tumbuh. Termasuk juga suka berdoa dan belajar Firman Tuhan supaya bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka dan problem-problemnya, maka rohani kita tumbuh dengan subur.
  6. Limpah dengan karunia-karunia dan buah Roh dan sukacita. Seringkali orang tidak tahu caranya memberitakan Injil dan tidak berani. Caranya sederhana asal kita mau tulus, penuh Roh Kudus dan berdoa dalam Roh dan kebenaran, Roh Kudus akan memberi keberanian Kisah 4:29-31 dan memimpin kita dengan karunia-karunia dan tanda-tanda. Seringkali kalau melihat ada mujizat terjadi, baru berani pergi menginjil. Tetapi Tuhan menjanjikan kalau kita pergi dengan tulus, dipimpin Roh, maka tanda-tanda akan menyusul Matius 16:20. Jangan ragu-ragu, bertindaklah dengan iman, maka janji Tuhan akan digenapi. Sebab itu jangan takut mendoakan orang sakit, orang susah, berkelahi, dalam problem dll, doakan dengan iman, dengan tulus dan dengan kuasa Roh Kudus, maka kita melihat kuasa Allah bekerja. Kalau kita mengerjakannya dengan sungguh, maka kita akan mengalami sukacita, sebab kita tahu ini pekerjaan yang mulia, Tuhan menyertai dengan tanda-tanda dan seringkali tampak hati orang-orang dijamah dan terbuka dan kita mengalami kepuasan dan sukacita yang besar. Mengapa? Sebab jiwa-jiwa bertobat (atau dijamah dengan berita Injil) maka Surgapun bersukacita dan efeknya itu bergetar dalam hati dan jiwa kita. Belum lagi di dalam ketakutan dan kebodohan kita (1Korintus 2:3-4), tahu-tahu Roh Kudus memberi 9 karunia Roh bekerja di dalam kita dan 9 buah Roh. Makin sering kita melayani Tuhan apalagi mencari jiwa dengan kasus dan sikon yang berbeda-beda, maka kita akan lebih banyak melihat Tuhan menyertai kita dengan karunia-karunia Roh Kudus dan kita sendiri keheran-heranan dan orang-orang diberkati. Mereka bersukacita, bertobat, dipulihkan, diberi gairah hidup, disembuhkan, tertolong dll, kita ikut bersukacita dan makin lancar menyalurkan karunia-karunia Roh. Segala-galanya dalam segi rohani kita akan makin meningkat, lebih mengerti Firman Tuhan, lebih sukacita dalam berdoa dan ibadah, lebih kuat pikul salib, lebih tabah dan gembira dan tumbuh dengan gembira.
  7. Mengalami rencana Allah. Efesus 2:10. Orang yang dengan tulus dan taat melakukan kehendak Allah, apalagi dalam hal-hal yang menjadi kesukaan Allah, ia akan masuk dalam jalan dan rencana Allah. (Setiap orang lahir baru mendapat satu set rencana Allah yang lengkap dan sempurna. Tetapi kalau hidup dalam dosa, di luar ril Allah, rencana2 yang indah ini bisa batal semua. Kecuali kalau kita hidup dalam kehendak Allah.Kehendak Allah yang utama bagi kita adalah menjadi garam dan terang Matius 5:13-16, dengan penuh belas kasihan Matius 9:12-13 sebagai tabib yang menyembuhkan orang berdosa sehingga orang itu berubah menjadi baru dan sehat, bertumbuh dan berbuah. Lakukanlah kehendak Allah ini, maka rencana Allah yang indah akan kita alami, istimewa dalam pertumbuhan rohani, kemenangan-kemenangan, berbuah banyak jiwa-jiwa dan juga fasilitas jasmani yang kita butuhkan akan dilengkapi Tuhan dengan cukup bahkan limpah supaya makin lebat berbuah. Rencana Allah bagi kita itu mula-mula sangat indah bahkan sempurna. Kalau hidup dalam dosa, maka rencana Allah dalam hidupnya akan makin merosot. Tetapi kalau taat, rencana-rencana itu akan jadi pada kita sesuai ketaatan kita. Percayalah, asal kita mau taat dipimpin Roh melakukan kehendak Allah yaitu taat akan Firman Tuhan, istimewa memenangkan jiwa-jiwa, maka kita akan mengalami rencana Allah dengan tingkat yang setinggi-tingginya. Memenangkan jiwa itu memuliakan Allah (1Korintus 6:19-20) dan dengan ketaatan ini, maka rencanaNya bagi kita akan nyata. Memberitakan Injil sampai memenangkan jiwa itu membawa kita masuk dalam rencana Allah dan itu indah untuk sekarang dan yang akan datang. Abraham, Yusuf, Daud, Daniel, Paulus, Petrus dll mengalami rencana Allah yang indah, lebih-lebih pada akhir zaman ini Allah akan menamatkan rencanaNya, jumlah orang yang diinjili, percaya dan tumbuh menjadi sempurna akan digenapkan dan yang mau ikut serta akan mengalami rencana-rencana Allah yang heran. Bersedialah untuk menderita karena Tuhan Pilipi 1:29 yaitu untuk melakukan kehendakNya dengan tulus dan suci, pasti untung besar. Yang tidak mau punya nasib sendiri, bukan dari Allah, tetapi dari iblis yaitu celaka yang kekal.
  8. Jangan menerima anugerah Allah dengan sia-sia. 2Korintus 6:1. Kita sudah percaya, menerima keselamatan begitu banyak 1Korintus 15:10. Jangan menerima anugerah Allah dengan sia-sia. Beritakan Injil dan menangkan orang isi rumah Kisah 16:31, orang di dekat dan di sekitar kita (isi “panci kita” Lukas 10:27) dan orang-orang yang Tuhan bebankan atas kita. Lakukan perintah Allah itu sangat menguntungkan dan menyenangkan, hidup kita jadi berarti sebab melakukan perkara-perkara besar dengan Allah Mazmur 60:14.
  9. Berkat “gunung es”. Memenangkan 1 jiwa itu lebih daripada mendapat berlian 100 karat, untung untuk hidup sekarang yang jadi berarti dan lebih-lebih dalam hidup kekal yang akan datang Yohanse 4:36. Ingat, berkat Tuhan itu selalu seperti gunung es, yang tampak (berkat-berkat yang tampak) itu selalu disertai dengan yang tidak tampak (berkat-berkat kekal yang tidak tampak) bahkan bagian ini lebih besar. Kalau kita tidak berhak mendapat berkat yang tidak tampak, Tuhan juga tidak bisa memberi berkat yang tampak, tidak seperti iblis yang bisa memberi “berkat bola”, berkat yang tampak tanpa berkat yang kekal.

IV. HAL-HAL PRAKTIS.

  1. Kalau bisa, pergilah memberitakan Injil berdua (Lukas 10:1) sehingga bisa seimbang. Berdoalah lebih dahulu, bertanya Tuhan, mau kemana, ke siapa. Sebetulnya ada banyak orang yang bisa kita menangkan bagi Tuhan sebab masih ada lebih banyak orang belum percaya Tuhan Yesus. Berdoalah dengan limpah dalam Roh dan kebenaran Lukas 24:49, maka Tuhan akan menyertai dengan hadirat dan kuat kuasaNya (Markus 16:20). Lebih baik jangan 2 orang dari satu rumah, bisa sama-sama batal, kurang disiplin. Kalau dari 2 rumah yang berbeda, biasanya lebih sulit membatalkan dan biasanya lebih disiplin. Sesudah 4-5 minggu boleh tukar partner supaya bisa belajar kerjasama dengan orang lain lagi.
  2. Pergilah keluar minimum satu kali dalam 1 minggu. Selain itu kalau ada kesempatan yang lain, pakai semua kesempatan yang ada.  Dimana saja kita bisa bersaksi, sebab kita bukan garam pura-pura, tetapi dimana saja kita ada, sekitar kita menjadi asin dan terang!
  3. Doakan terus, sebelum dan sesudah memberitakan Injil, seperti menyirami benih yang sudah ditaburi 1Korintus 3:6, maka Tuhan akan menumbuhkannya, sebab hanya Dia yang bisa Markus 4:26-28.
  4. Beritakan kabar baik pada orang-orang isi rumah, isi panci, baik yang undur tarik kembali dan orang-orang yang belum dilahir barukan, sampai mereka bertobat dan dibaptiskan lalu digembalakan supaya ada follow up sehingga tumbuh dengan baik dan setia sampai akhir sampai masuk dalam kerajaan Surga kekal. Kalau bertemu dengan orang yang sudah kenal Tuhan, berikan sebagian kebenaran Firman Tuhan yang ditaruh Tuhan dalam pikiran dan mulut kita Matius 10:19. Saudara bisa mengajarkan Firman Tuhan dengan lisan atau buku-buku Penerbit Bukit Zaitun dan majalah Tulang Elisa (jadilah salesman rohani bukan untuk mencari untung, tetapi sekedar membagi-bagi makanan Matius 24:45 supaya mereka mendapat tambahan kebenaran Firman Tuhan)! Kita ikut menyegerakan hari Tuhan dengan menggenapkan 3 angka kedatangan Tuhan.
  5. Jangan segan untuk mendoakan segala keperluan, apalagi sakit penyakit yang banyak menyengsarakan orang. Berdoalah dengan iman dalam nama Tuhan Yesus Kristus, maka Tuhan yang akan mengerjakannya dan meneguhkan dengan tanda dan mujizat.
  6. Buatlah laporan dengan teratur setiap minggu, supaya kita bisa menghasilkan buah sebanyak-banyaknya dengan efektif.Lalu serahkan kepada pemimpin kelompok saudara untuk dievaluasi dan diberi nasehat. Setiap saudara mempunyai seorang pemimpin kelompok sel. Lalu di dalam persekutuan sel (yang akan dibuat lebih sering) laporan itu didoakan bersama-sama untuk minta pimpinan Tuhan untuk langkah-langkah selanjutnya  supaya jiwa-jiwa itu bisa diselamatkan. Kalau ada kesukaran, boleh menelepon, SMS kabar baik yaitu 0896 5021 7256. Berdoalah dalam Roh dan kebenaran supaya kita bisa bersama-sama bersekutu dan dipimpin Roh Kudus sebab dipimpin Roh itu pengalaman-pengalaman yang indah dan luar biasa. Nikmati pengalaman indah dalam rencana Allah, asal kita tetap tulus dan terus berdoa dalam Roh dan kebenaran (belajar tetap hidup benar dengan pertolongan Roh Kudus) maka tanda-tanda heran dan mujizat akan mengikuti dalam hidup dan pelayanan setiap orang yang mau pergi dengan taat dan tulus. Markus 16:20.
  7. Langkah I: 10 Minggu.  Ini untuk langkah pertama dan kita terus berdoa ber-sama2 dalam Roh dan kebenaran untuk minta pimpinan Roh Kudus lebih lanjut.
  8. Modal kita cukup:
  • Roh Kudus (terus tekun, berdoa dalam Roh dan kebenaran) yang akan memimpin hidup dan pelayanan kita.
  • Terus diisi dengan Firman Tuhan yang menjadi terang dan suluh bagi jalan kita Mazmur 119:105.
  • Belas kasihan Matius 9:12-13.
  • Korban waktu, tenaga, biaya, perasaan hati dll  Lukas 9:23, Pilipi 1:29, Yohanes 12:24

9. Bukan spesialisasi. Memberitakan Injil, kabar baik sebagai garam dan terang Tuhan itu bukan spesialisasi tetapi tugas setiap orang beriman. Tidak semua menjadi penginjil tetapi semua harus menjadi pelita yang menyala dan garam yang asin, maka kita akan masuk dan tinggal dalam rencana Allah yang indah, sampai berbuah-buah seperti gandum dan limpah dengan kesukaan, kepuasan dan berkat-berkat dariTuhan (yang kelihatan dan yang tidak kelihatan) sehingga kita boleh tumbuh terus makin indah di hadapan Tuhan. Jangan lupa orang yang memenangkan jiwa itu kakinya elok, seperti bintang yang gemerlapan dan bijaksana, terhormat di hadapan Tuhan.
 
Nyanyian: Tabernakel Glori.
Pergi s’karang kerjalah di ladangKu.