YS145 – Yesaya 33:15-17 Puncak Rencana Allah yang Maha Kuasa (23Jan’13)

Download MP3 Khotbah: YS145

 

YESAYA 33:15. ORANG YANG BERKENAN KEPADA TUHAN.

Dalam Yesaya 32:15 ditulis tentang kegerakan Roh Kudus yang luar biasa dan hasilnya adalah orang yang hidupnya berkenan kepada Tuhan seperti yang diceritakan dalam ayat ini, sebab tanpa pertolongan Roh Kudus, tidak mungkin kitabisa mencapai hidup seperti ini; Tanpa pertolongan Roh Kudus, mungkin hanya 1 atau 2 orang yang bisa mencapainya seperti dalam Wasiat Lama, itupun biasanya tetap harus dengan pertolongan Roh Kudus meskipun sedikit, atau dengan versi atau cara Perjanjian Lama. Hanya beberapa orang yang beruntung, yang bisa dipenuhi; juga hanya ada 7 karunia yang diberikan oleh Roh Kudus dalam Wasiat Lama. Dalam Wasiat Baru ada 9 karunia yang diberikan Roh Kudus dalam orang-orang yang dipenuhi dan dipimpin oleh Roh,yaitu ditambah bahasa lidah dan terjemahannya. Bahasa lidah itu kunci kemenangan yang luar biasa, yang baru diberikan Allah Bapa dalam Wasiat Baru sesudah Tuhan Yesus selesai menebus manusia. Bagaimana kedahsyatan dan hebatnya bahasa lidah itu? Lihatlah dalam buku 31 faedah bahasa lidah oleh Pdt. Jusuf BS. Gunakan bahasa lidah dalam segala perkara, itu berarti minta tolong pada Roh Kudus, Allah yang maha kuasa, pasti kalau taat, akan tertolong. Misalnya kalau dalam satu problem kita berdoa dalam bahasa lidah, biasanya rahasia problem itu sudah ada dalam doa bahasa lidah itu (meskipun kita tidak mengerti 1Korintus 14:2) dan kalau itu diterjemahkan oleh Roh Kudus, maka kita akan mengerti artinya, yaitu kunci dari problem yang kita doakan dan hadapi! Kalau kita taat akan rahasia itu, kita melakukannya baik-baik, pasti kita akan berkemenangan dalam menghadapi problem itu. Kalau toh rahasia itu belum diterjemahkan, maka Roh Kudus sendiri yang akan bekerja bagi kita menyelesaikan problem itu. Percayalah, sebab dengan Tuhan kita pasti akan dapat menangani problem itu, meskipun kita tidak tahu bagaimana dan hasilnya bagaimana, yang penting kita percaya dan terus menunggu pimpinan Roh Kudus dan taat; Roh Kudus tahu tepat mengatasi semuanya dengan berhasil. Sebab itu orang yang dipimpin Roh hidupnya akan bisa menjadi luar biasa, selalu dengan kuasa dan kemenangan ilahi,bisa hidup suci, berkenan kepada Tuhan dan berkemenangan seperti yang dikatakan disini, yaitu hidup di tempat yang tinggi (ayat 16).

IA YANG BERJALAN BENAR.

Tentu yang dimaksud disini, adalah benar di hadapan Tuhan dan itu berarti dimana saja, dalam hal apa saja, kapan saja (itu termasuk sudah beres, dahulu, sekarang dan yang akan datang, semuanya beres di hadapan Allah) dan semua benar itu berarti cocok dengan Firman Tuhan. Inilah benar di hadapan Allah Kejadian 17:1. Ini perkara besar sebab orang yang hidup benar dan dalam segala sikon dan problem-problemnya tetap hidup dan bereaksi benar sesuai Firman Tuhan, itu luar biasa, sebab hidup benar berarti Allah di pihak kita Matius 1:23, 1Petrus 3:12, Roma 8:31.
Meskipun kita kecil, bodoh, miskin, tetapi kalau kita hidup dengan Allah, dipimpin Roh dalam hidup yang suci, itu perkara besar, sebab bukan kita tetapi Kristus yang hidup di dalam kita Galatia 2:20. Misalnya rasul-rasul yang kecil, lemah, miskin, bukan orang besar, tetapi sebab mereka hidup di hadapan Allah sesudah Pentakosta (sebab baru bisa hidup benar kalau Roh Kudus ada dalam kita dan kita mau ditolong, dipimpin Roh Kudus), mereka bisa dipakai Tuhan untuk memulai Gereja, suatu badan ilahi yang baru di tengah-tengah dunia. Jangan takut sekalipun kita tidak punya apa-apa, tidak punya kuasa duniawi, tetapi punya Allah di dalam kita, itu berarti sangat besar. Percaya dan bersukacitalah, jangan takut dan kita akan mengalami hidup yang berkemenangan bahkan lebih dari pemenang. Kalau kita bersungut-sungut dan merana (sebab tidak percaya) seperti putra sulung yang iri pada adiknya (putra terhilang) hidupnya menjadi tidak berarti, sebab tidak percaya pada Bapanya. Jangan sedih atau merasa rugi, lemah, tidak punya apa-apa, dsb, sebab kalau kita mempunyai Allah di pihak kita itu luar biasa, itu perkara besar, kita bisa melakukan perkara-perkara besar menurut kehendak Allah Mazmur 60:14. Kadang-kadang dalam problem yang kita hadapi, kita tidak langsung melihat kenyataan Tuhan yang besar menangani problem itu, sebab belum selesai menurut kehendak Allah, seperti Yusuf tidak langsung terlepas dari perhambaan sebab memang adalah rencana dan kehendak Allah mengolah Yusus dalam keadaan seperti kembali dan ia masih belum selesai diolah, tetapi ia tetap dipelihara Allah 100%,  satu rambutpun tidak gugur daripadanya Matius 10:21, Lukas 21:18 dan rencana Allah akan jadi dalam hidupnya sekalipun sikonnya mustahil. Yusuf terus taat sampai lulus dalam pengolahan itu, lalu rencana Allah yang indah itu jadi sepenuhnya dalam hidupnya.
Betapa senang dan indah hidup benar di hadapan Tuhan, pasti menang dan disertai Tuhan. Orang yang hidup benar dan percaya akan hal ini bisa bersukacita dan akan mengalami sesuai dengan imannya Matius 8:13.

DAN BERKATA-KATA DENGAN TULUS.

Mulut ini sangat penting dan menjadi tanda dari rohani kita. Kalau seorang benar apalagi sempurna, itu tampak dari kata-kata mulutnya yang tidak ada yang salah Yakobus 3:2. Sebab itu mulut ini harus dijaga dan dipelihara baik-baik Mazmur 141:3 sehingga mulut dan hati cocok, juga di hadapan Allah sesuai dengan Firman Tuhan Matius 5:37. Jangan mulut menjadi dua sumber Yakobus 3:9-12 itu tidak patut. Orang-orang yang tidak menjaga mulutnya akan dipakai iblis merusakkan pekerjaan Tuhan dengan macam-macam kata-kata dari ilham atau dorongan iblis, apalagi dalam Minggu ke-70 Daniel, gara-gara mulut tidak benar, Ananias dan Safira mati di tempat oleh hukuman Roh Kudus. Kisah 5:1-12. Sebab itu biarlah kita berkata-kata sesuai dengan pimpinan Roh Yohanes 8:26. Jangan dari dorongan daging, emosi dan kehendak dosa yang tersembunyi. Mulut yang dipelihara, bisa memberitakan kebenaran Firman Tuhan dan tidak menjadi batu sontohan dan kalau ia tumbuh dengan benar apalagi sampai sempurna, mulut menjadi tandanya, tulus dan benar.

IA YANG MENGHINAKAN KEUNTUNGAN DARI PENINDASAN.

Jangan makan uang haram, hasil pemerasan dan penindasan (baik dari orang kaya atau dari orang miskin).
Jangan seperti Zakheus yang dibenci orang banyak, juga jangan makan uang orang, meskipun orangnya tidak tahu, apalagi ditutupi dengan pemberian2, sebab Allah selalu tahu dengan tepat dan lengkap. Allah merekam segala perbuatan kita bukan hanya dengan tulisan tetapi juga dengan video (Allah lebih pintar dari manusia!) dan juga video hati Allah bisa merekamnya! Jangan beri alasan seenaknya, takutlah akan Allah. Jangan curang, sekalipun ada kesempatan, itu tetap dosa. Orang yang bisa berpada, tidak cinta uang, akan lebih mudah menahan diri dari keuntungan yang haram dan keji.Jangan merugikan atau mengambil milik atau hak orang lain, sekalipun ada kesempatan. Sekalipun mereka tidak berdaya, dosa para penindas ditulis di hadapan Allah lengkap dengan video dan isi hatinya.

MENAHAN TANGANNYA DARIPADA MENERIMA SUAP.

(Suap itu lain dari pemberian, suap berarti memberi uang dll untuk mengubah keadaan/ fakta, dari salah menjadi benar, dari melanggar menjadi tidak melanggar, dll. Ini pelicin untuk bisa menipu dan berdusta!
Kalau kita benar tetapi dituntut untuk memberi, meskipun tidak pada tempatnya, masih boleh diberikan seperti dalam Matius 17:27. Jangan tergoda untuk menerima suap sebab itu menjadi dosa. Kalau bisa berpada dan tidak cinta uang, hal ini menjadi mudah dengan terus bersandar pada hikmat dan kuasa Tuhan.
Kalau suap tidak diterima, orang-orang merasa rugi dan menjadi miskin, sebab itu orang-orang dunia punya semboyan: “jujur hancur”, tetapi orang beriman yakin “jujur mujur” karena jujur itu berkenan kepada Tuhan dan pasti akan diberkati Tuhan yang besertanya. Kadang2 mujurnya atau berkatnya tidak langsung datang, tetapi pasti kejujuran kita sudah dicatat dan akan ada penuaiannya dalam catatan Allah yang tidak pernah keliru dan tidak akan dilupakan, percayalah!
Pada waktunya, (sesudah cukup diolah dan lulus) dengan ukuran yang sesuai dengan kemampuan kita dan untuk penggunaan yang baik (bisa memakai segala berkat Tuhan dengan baik), maka Tuhan pasti melimpahkan berkatnya lewat jalur-jalur bersih yang ada pada kita. Jangan takut, Tuhan tidak pernah lupa. Walau Yacob ditipu 10 kali oleh majikannya Laban, ia tetap jujur dan tidak hancur atau habis, tetapi ia menjadi mujur sebab berkatnya tetap limpah, karena apa yang diberikan Tuhan pasti sampai kepadanya. Ulangan 28:2.
Mengapa senang? Sebab benci berarti hendak membunuhnya, baik dengan tangannya sendiri atau tangan orang lain. Daging selalu bersukacita mendengar kabar buruk ini, tetapi orang yang berkenan pada Tuhan mematikan sukacita daging. Waktu mendengar berita jelek dari orang-orang yang menjahatinya, inilah arti dari menghentikan telinganya daripada mendengar darah. Apalagi kalau fitnah; Kalau toh ia mendengarnya, ia tidak bergemar tetapi langsung berdoa syafaat memohonkan ampun. Misalnya Abraham yang menolong dan berdoa syafaat untuk Lot yang sudah berubah menjadi tidak senang dan tidak suka pada Abraham dan meninggalkannya, tetapi Abraham tetap belas kasihan dan mengasihinya.
Doakan orang-orang yang meninggalkan kita yang berubah setia dan tidak suka lagi pada kita dan bergabung dengan “musuh” yang menariknya, mintakan ampun untuk salahnya dan mohonkan berkat Tuhan, dan pertolongan waktu mereka dihajar Tuhan. Beginilah orang-orang yang berkenan kepada Tuhan.
Waktu Daud mendengar berita jelek tentang Saul, bahkan orang Amalek itu bohong, mengatakan bahwa ia yang membunuh Saul, (sebab ingin mendapatkan penghargaan dan hadiah, karena ia mengira Daud sangat benci pada Saul yang berulang-ulang membunuhnya). Daud tidak senang, tetapi langsung menghukumnya, sebab dosa membunuh (2Samuel 1:14-16). Juga jangan suka “kulak werto” sekalipun mula-mula tidak ada kebencian, itu membuka telinga untuk mendengar yang sia-sia, akhirnya bisa menjadi kebencian dan kejahatan, itu membuka telinga untuk mendengar yang sia-sia, akhirnya bisa menjadi kebencian dan kejahatan. Seringkali orang-orang yang suka main-main (apalagi menyimpan) berita-berita sampah ini akan keracunan dan mati rohaninya.
Pengumpul berita sampah dan darah, ini juga akan suka memberitakan banyak berita sampah yang sia-sia dan dipakai iblis untuk mengacaubalaukan hidup dan pelayanannya! Sebaliknya dan seharusnya kita suka memberitakan Firman Tuhan dengan limpah, biar ini menjadi kebiasaan kita Markus 10:1, ajak bicara tentang kebenaran Firman Tuhan dan ajak mendengar kebenaran-kebenaran dari Surga dalam kebaktian-kebaktian di Gereja yang bisa menyelamatkan dan menjadi berkat Yohanes 8:32, Wahyu 1:3.

DAN MENUTUP MATANYA DARIPADA MELIHAT YANG JAHAT.

Melihat-lihat itu meskipun belum ada reaksi apa-apa, sudah bisa ketularan dan keracunan seperti Lot yang mula-mula hanya melihat-lihat Sodom Gomora. Juga Akhan jadi jatuh cinta akan harta terlarang pada waktu ia melihatnya Yusak 7:1. Apalagi pornografi yang bisa membakar nafsu sampai-sampai timbul kejahatan sex, bisa memperkosa siapa saja di dekatnya. Kalau mata jahat (cocok dengan perkara-perkara gelap, suka akan hal-hal keji tidak mau mematikan keinginan dosa), maka seluruh tubuh akan menjadi gelap, dahsyat, sangat gelap Matius 6:22-23, Lukas 11:34-35. Mata harus ada saringannya dari Firman Tuhan dan apa yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan, harus langsung ditinggalkan atau dibuang supaya jangan memadamkan seluruh hidupnya.
Mata itu pelita tubuh, kalau jahat, dengan sedikit pandangan yang jelek, langsung pelitanya padam, seluruh hidupnya gelap, ditinggalkan Tuhan, lalu iblis bekerja dan buah-buah daging akan limpah sampai binasa seperti Akhan. Juga Daud meskipun seorang yang rohani dan mengerti Firman Tuhan, sebab tidak mau berhenti melihat, matanya menjadi jahat karena Betsyeba, sehingga pelitanya padam dan masuk dalam jerat dan siksaan iblis. Karena melihat hal-hal daging dan kesukaan dosa, maka timbul ingin; kalau ini tidak ditinggalkan, dipadamkan, pelita kita padam, jatuh dalam dosa seperti ligabo (Lima Gadis Bodoh). Mata ini bisa berbuat dosa sehingga bisa timbul macam-macam dosa, seperti dosa zina, ingin akan uang, puji, hormat, kesukaan daging, dunia dll.Bahkan bisa menyumber terus dalam hati; Sebab itu semua keinginan daging itu harus segera dimatikan dan segera tinggalkan. Lari dari hal-hal dosa itu Amsal 22:3, kalau tidak, akan sulit mematikan keinginan daging dan masuk jerat setan dan seluruh hidup menjadi gelap, penuh dosa dan pekerjaan setan sehingga menjadi pahit seperti pengalaman Daud, Simson, Achan dsb.
Iblis berkata kalau tutup mata, tutup telinga, tutup mulut, lipat tangan itu rugi dan menderita, tidak bisa menikmati kesukaan dalam hidup ini,tetapi itu dusta iblis. Justru Hawa yang menurut kata-kata dan pimpinan iblis menjadi celaka dan menangis sangat pahit untuk seterusnya. Tetapi kalau kita dipimpin Roh, menurut Firman, hasilnya akan sukacita bahkan akan ada sumber sukacita dalam hati dan berkat dari Tuhan serta kemenangan senantiasa Lukas 11:28.
 

YESAYA 33:16. DUDUK DI TEMPAT TINGGI.

IA AKAN DUDUK DI TEMPAT YANG TINGGI,

Apa tempat tinggi itulah tempat kediaman Tuhan. Orang-orang yang mau hidup berkenan kepada Tuhan akan duduk di tempat tinggi dengan Tuhan.
Lukas 2:14 Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi dan damai di bumi di dalam manusia yang diperkenan-Nya. (KJI)
Yeremia 25:30, Amos 4:13, Matius 21:9, Markus 11:10, Lukas 19:38. (Tempat tinggi juga bisa berarti jelek, tempat sembunyi dll. Habakuk 2:9). Duduk di tempat tinggi berarti suka bersekutu dengan Tuhan dalam doa Lukas 24:49 dan ia akan menerima kuasa dari tempat yang maha tinggi, ia akan menjadi kuat oleh kuasa Allah Kisah 1:8 sehingga selalu hidup dalam kemenangan.
Ini tempat-tempat yang indah, tempatnya ligabis, sehingga bisa tumbuh dengan pesat, siap untuk kedatangan Tuhan. Sebab itu orang yang duduk di tempat tinggi, tidak terpengaruh oleh dosa-dosa dalam dunia. Dunia tenggelam dalam segala macam dosa yang limpah di mana-mana, tetapi orang yang duduk, tinggal di tempat tinggi, bisa tetap menikmati suasana Surga (sukacita dalam kesucian) dan berkat-berkat Tuhan yang limpah. Banjir dosa, kekejian, kejahatan dan malapetaka dan segala macam celaka tidak akan kena pada orang-orang yang duduk di tempat tinggi.
Orang yang turun ke bawah seperti Lot yang makin mendekat dengan Sodom akhirnya terseret masuk dan binasa.

TEMPAT PERTAHANANNYA AKAN MENJADI BENTENG-BENTENG BATU GUNUNG.

Punya benteng-benteng batu gunung berarti kuat dan bisa bertahan dari semua serangan-serangan, terus menang. Ini orang-orang yang hidup terus menerus di tempat tinggi, limpah dengan pimpinan Roh Kudus dan kuasa Allah, ia akan hidup terus menerus dalam kemenangan, sehingga terus berada di dalam rencana Allah dan bisa mencapai hal-hal yang paling indah yang disediakan Tuhan.
Orang yang hidup dalam kekalahan (jatuh dalam dosa) maka rencana Allah dalam dirinya batal seperti Israel yang bersungut-sungut terus di padang gurun sehingga rencana Allah bagi mereka batal, tidak masuk Kanaan.
Tetapi orang yang terus menang, seperti Yusuf, sekalipun menderita, tidak jatuh dalam dosa, sebab itu ia mengalami rencana Allah sepenuh-penuhnya bagi dirinya (ingat setiap orang yang lahir baru mendapat rencana Allah yang sempurna dari Allah Bapa 1Korintus 14:6, Efesus 2:10). Ini bisa terlaksana kalau hidup menang terus. Kalau kadang-kadang jatuh, rencana Allah merosot! Kalau terus menerus kalah, rencana Allah jadi batal dalam hidupnya. Jangan sampai jatuh dalam dosa, terus hidup di tempat-tempat yang tinggi, di dalam hadiratNya, dalam pengurapan dan kesucianNya, maka kita akan menang terus dan bisa mengalami rencana Allah dengan sepenuh-penuhnya, bahkan pada akhir zaman bisa menjadi sempurna dalam zaman keemasan Gereja, dimana pertumbuhan berjalan dengan sangat cepat dan sebab limpah fasilitas akhir zaman yang betul2 luar biasa kuat dan indah.

MENGHENTIKAN TELINGANYA DARIPADA MENDENGAR DARAH.

Darah menunjukkan tentang pembunuhan dan benci, sebab benci itu sama dengan dosa pembunuhan meskipun lebih kecil 1Yohanes 3:15.
Orang yang menyimpan kebencian akan senang dan nikmat mendengar berita jelek dari orang-orang yang dibencinya (tetapi ini sampai di hadapan Tuhan, yang akan meracuni orang yang suka mendengarnya).

ROTI AKAN DIBERIKAN KEPADANYA DAN AIRNYAPUN PASTI.

Ini seperti pengalaman nabi Elia yang makan minum dari roti dan air Surga, sehingga dari putus asa ia berubah menjadi begitu kuat sampai bisa tahanberjalan selama 40 hari siang malam non stop, sampai bertemu Tuhan dan kemudian menjadi sempurna. 1Raja 19:5-8. Begitu juga orang yang mau memperkenankan Tuhan, hidup di tempat tinggi, Tuhan akan memberi kekuatan istimewa dengan berjalan dalam Roh dan ia akan mendapat Firman Tuhan dengan limpah (Elia 2x, 2 gomer Keluaran 16:22, lebih dari cukup) sehingga bisa menikmati terus, jadi sangat kuat, berbuah-buah dan tumbuh sampai sempurna.
Ia akan terus mendapat pengertian dan pembukaan baru dari Firman Tuhan, sehingga tidak pernah bosan tetapi kuat terus dan selalu dipuaskan dengan air Roh Kudus yang limpah. Orang yang hidup dalam dosa, Firman Tuhan menjadi hukuman, dan makin banyak Firman yang diterima, hukumannya makin banyak, hukum bertambah hukum Yesaya 28:13. (Sebab hidup dalam dosa, Firman Tuhan menjadi hukuman atas dosa, sehingga kena hukuman terus, pahit, celaka, tidak ada sejahtera). Firman Tuhan waktu melawan dan menghukum dosa. Makin cinta dosa, maka orang yang makin mengerti Firman Tuhan, makin sakit dan menderita (orang berdosa yang penuh dengan dosa tidak mengerti Firman Tuhan, menikmati dosanya, tetapi kalau mengerti Firman Tuhan, itu menjadi hukuman baginya, bagi daging). Lebih banyak Firman Tuhan lebih sakit bagi orang yang cinta dosa, sehingga tidak tahan, sehingga tidak mau ditambah lagi, tidak mau dengar lagi, sekalipun sedikitpun tidak tahan.
Tetapi orang yang berkenan pada Tuhan, hidup erat dengan Tuhan di tempat tinggi, lebih-lebih dalam hari-hari yang terakhir, Minggu ke-70 Daniel akan menerima makin banyak Firman Tuhan, makin manis, makin dipuaskan, dikuatkan dan kemenangannya makin bertambah sehingga menjadi lebih dari pemenang Roma 8:37. Tuhan selalu bicara, selalu ada pembukaan baru, dan kesegaran baru bersama-sama Tuhan, sehingga limpah sukacita dan perkara-perkara baru, pengalaman baru dengan Tuhan 1Korintus 2:9. Ini persiapan hidup yang membuat kita terus meningkat sampai puncak, lebih-lebih dalam hujan akhir, bisa menjadi sempurna dalam zaman keemasan Gereja. Sebaliknya orang yang tidak mau sungguh-sungguh bertobat, tidak mau hidup di tempat-tempat tinggi, ia akan jatuh, undur dan rohaninya berantakan sehingga mati dalam dosa atau tertinggal. Betapa indah hidup di tempat tinggi, dipimpin Roh senantiasa, tempat Tuhan, bersama-sama dalam hadiratNya selalu. Ini hidup dalam pawai kemenangan 2Korintus 2:14 dari kemenangan kepada kemenangan, luar biasa, penuh kesukaan dari sungai air hidup ilahi. Firman Tuhan terbuka terus sampai terbuka semua Matius 10:26-27 pengurapan limpah terus menerus sampai pengurapan tanpa batas Yohanes 3:34 dan terus taat dalam melakukan kehendak Allah, sehingga terus ada di dalam ril rencana Allah, limpah dengan segala pekerjaan ketiga Pribadi Allah, sebab itu Gereja menjadi suatu ajaib, penuh dengan hikmat, kuasa dan kemenangan ilahi.
Inilah hidup di tempat-tempat tinggi, jauh dari dosa atau keinginannya atau kemungkinan-kemungkinan berdosapun tidak ada, dan dalam zaman keemasan Gereja, bisa terus tumbuh dengan sangat cepat menjadi sempurna seperti Kristus.
 

YESAYA 33:17. MENJADI PENGANTIN KRISTUS YANG AJAIB.

Ayat 15. Hidup berkenan kepada Tuhan.
Ayat 16. Mereka bisa dan mau hidup di tempat tinggi, sehingga rohaninya tumbuh dengan pesat dengan roti, air dan kemenangan.
Ayat 17. Disini tampak hasil yang indah dari orang yang berkenan pada Tuhan.
 

MATAMU AKAN MELIHAT RAJA DALAM KEINDAHANNYA.

Siapakah Raja ini? Tidak lain adalah Raja di atas segala raja yaitu Tuhan Yesus Kristus yang adalah Mempelai laki-laki Surgawi Wahyu 19:16.
Raja dalam keindahannya, bilakah ini terjadi? Yaitu waktu Ia menjadi Mempelai Surga dan menjemput mempelaiNya yang terhias sangat indah untuk suaminya. Wahyu 21:2,9-11 dan pasti juga mempelai laki-laki pada waktu itu terhias amat indah, lebih dari mempelai perempuan, sebab ini menunjukkan kemuliaanNya dan kemuliaan Sang Suami yaitu Tuhan Yesus Kristus itu lebih dari GerejaNya.
Inilah pertemuan yang amat indah, bisa melihat raja dalam keindahanNya sebagai mempelai laki-laki yang menjadi milik dari mempelai perempuan. Siapa yang bisa melihat, ia akan memilikinya juga yaitu sebagai mempelai perempuan yang duduk di tempat tinggi, yang tumbuh terus sampai tingkat yang sempurna, menjadi seperti Kristus.
Inilah puncak keindahan dari rencana Allah. Allah bukan saja menyelamatkan manusia, tetapi terus mengolah dan menumbuhkannya sampai menjadi seperti Kristus yaitu menjadi mempelaiNya. Ini puncak rencana Allah. Kalau satu jiwa dimenangkan dan selamat, seluruh Surga sudah bersukacita luar biasa Lukas 15:10 apalagi ini, bukan hanya selamat tetapi tumbuh sampai sempurna bersama-sama Raja dalam kemuliaanNya yang indah dan kekal.

MEREKA AKAN MEMANDANG NEGERI ITU YANG SANGAT JAUH.

Siapakah mereka itu? Semua orang beriman yang masuk Surga. Memang tidak semua menjadi sempurna sebagai mempelai Kristus, tetapi semua yang selamat, termasuk penjahat yang di salib dengan Kristus, juga melihat dan memandang negeri yang sangat jauh ini, yaitu kemuliaan puncak rencana Allah.
Negeri mana yang sangat jauh itu? Itulah Negeri yang kudus, Yerusalem baru yang turun dari Surga dari Allah yaitu mempelai perempuan Anak Domba Allah Wahyu 21:2. Apakah sebabnya disebut sangat jauh, seolah-olah tidak bisa tercapai, bahkan melihatpun sudah sangat jauh. Sangat jauh untuk ukuran pikiran dan kekuatan manusia. Memang menjadi sempurna itu terlalu amat jauh bagi manusia, tetapi rencana Allah tidak ada yang mustahil. Orang yang percaya dan taat, akan mengalami pertumbuhan yang luar biasa sehingga sekalipun tidak mungkin, itu akhirnya jadi, sebab bagi Allah tidak ada barang yang mustahil Lukas 1:37. Orang-orang yang berkenan kepada Tuhan dan mau terus duduk di tempat yang tinggi, dalam batang Allah, limpah dengan air dan roti Surgawi akan bisa tumbuh terus sampai mencapai tempat2 yang jauh itu dan akhirnya menjadi seperti Kristus. Sekarang semua orang dalam Surga bisa melihat negeri yang sangat jauh itu menjadi kenyataan.
Apa yang sangat jauh, sekarang digenapkan, manusia menjadi seperti Allah dan tinggal bersama-sama dengan Allah dalam kemuliaanNya yang kekal. Sungguh hari yang terlalu amat sangat indah, yang akan kita alami untuk kekal, masing-masing dalam tingkatan yang sesuai dengan iman dan hidupnya di dunia. Kalau kita mau taat, berkenan pada Tuhan dan selalu duduk di tempat yang tinggi, kita akan tumbuh makin tinggi dalam kemuliaan Allah yang kekal. Tidak masuk pikiran manusia, mustahil, tetapi bagi Allah dan bagi orang yang mau percaya, tidak ada yang mustahil. Markus 9:23.
 
Nyanyian:
O Yerusalem kota mulia,
hatiku rindu ke Sana.
—- 2x—-
Tak lama lagi Tuhanku datanglah,
bawa kita masuk Sana.
—-2x—–