M3577 – Surga dan Neraka (23 Des ’12)

Download MP3 Khotbah: M3577

AYUB 11:8. SURGA DAN NERAKA.

I. PENDAHULUAN.
Alkitab banyak menceritakan tentang Surga, istimewa tentang kesukaan kekal di dalamnya, tetapi ini sulit bahkan kadang-kadang tidak mungkin dimengerti. Bagaimana kita bisa mengerti tentang Surga yang tidak pernah dilihat orang? Sebetulnya kalau tidak bisa dimengerti, itu karena hal itu tersembunyi atau dimeteraikan Dan 8:26; 12:4, Luk 18:34 tetapi itu akan dibuka bagi orang-orang yang mendapat karunia untuk mengerti Mat 13:11 pada waktunya Wah 5:5, Mat 10:26-27. Kalau sudah sampai waktunya, maka dengan pertolongan Roh Kudus“orang-orang dalam” (Mrk 4:11) akan mengerti dengan mudah.
Zaman sekarang tampaknya rahasia Firman Tuhan tentang Surga sudah banyak terbuka, itu salah satu tanda bahwa waktunya sudah lebih dekat. Banyak orang menulis tentang Surga Neraka, tetapi semua harus dicheck dengan Alkitab, sebab Alkitab adalah kebenaran, pernyataan Allah sendiri dan itu pasti betul. Banyak orang mengklaim bahwa ceritanya tentang Surga didasarkan atas mimpi, visoen, nubuat dll, tetapi semua itu tetap harus dicocokkan dengan Firman Tuhan. Mimpi manusia itu bisa dari orang itu sendiri, dari Allah atau setan. Misalnya orang lapar (atau suka makan) kalau mimpi, seringkali melihat Surga penuh makanan. Orang yang suka berlian kalau mimpi Surga, maka Surganya akan penuh berlian dan emas; yang suka rumah, kalau mimpi Surga, itu seperti rumah-rumah indah sesuai dengan angan-angannya sendiri. Betul di Surga ada emas, permata, rumah dll, tetapi bagi kita biasanya itu punya arti rohani yang lebih dalam; Misalnya dalam Wahyu 4 kerajaan Surga yang dilihat Yohanes kalau dari arti harfiahnya, itu terlalu sederhana dan membosankan, sebab dengan penafsiran yang betul, ayat-ayat itu harus diambil arti rohaninya, sebab cara Tuhan menceritakan itu dengan bahasa manusia (misalnya emas berlian) tetapi arti dan keadaan yang sebenarnya jauh lebih dari itu, tidak bisa dimengerti dengan otak kita yang sangat kerdil ini. Misalnya di Surga bumi baru memang ada emas, tetapi itu seperti batu saja, kita bisa menciptakannya lagi tanpa batas dan berlian seperti kaca. Yang sesungguhnya dibalik semua itu masih ada banyak hal yang lebih indah dari ini.Kita akan belajar dengan pertolongan Roh Kudus tentang Surga dari Alkitab untuk menjadi pegangan yang kuat dari Tuhan.
II. DARI MANA KITA TAHU SURGA DAN NERAKA?
1. Manusia pada umumnya. Manusia sudah jatuh dalam dosa, sebab itu perasaan hatinya juga rusak, tinggal sisa-sisa yang bisa merasa dan menyaksikan hal-hal yang tidak tampak itu dengan samar2 Rom 2:5. Jadi jauh di dalam hati manusia mereka sadar akan adanya hidup sesudah kematian dan di sana ada tempat yang indah yang disebut Surga dan tempat yang tidak menyenangkan yang disebut Neraka. Tetapi sebab tidak ada patokan tertentu, maka masing-masing bisa membayangkan macam-macam bentuk Surga Neraka dengan macam-macam alasan dan pemikiran yang ber-beda-beda, sehingga timbul ber-macam-macam cerita tentang Surga dan neraka.
2. Dengan akal. Sebagian orang yang hanya mengandalkan logika atau akalnya, menganggap yang tidak kelihatan itu tidak ada, termasuk Allah, Surga dan Neraka sehingga mereka bebas berbuat apa saja tanpa ada akibatnya sesudah mati. Ini semua disebabkan karena semua itu tidak bisa dilihat, dipegang, diselidiki sehingga banyak orang mengabaikan atau meniadakan.
3. Alkitab dan Roh Kudus dengan jelas menceritakan banyak hal tentang semua yang tidak nampak, istimewa tentang Allah, Surga dan Neraka dalam kaitannya yang erat dengan hidup manusia sekarang dalam dunia yang nyata. Sebab itu oleh pekerjaan Roh Kudus dan Firman Tuhan kita menjadi sangat yakin akan hal-hal itu dan makin lama kita mengerti makin banyak dan makin jelas.
III. MENGAPA TIDAK BISA MENGERTI TENTANG SURGA NERAKA?
1. Dimensi berbeda. Kita hidup dalam dunia nyata, tetapi Surga Neraka ada dalam alam yang tidak tampak, dunia roh yang berbeda dimensinya, tidak bisa dicapai oleh logika kita yang hanya bisa menangkap hal-hal yang ada dalam alam nyata (yang nampakpun tidak semua bisa dimengerti, hanya sebagian kecil). Ruang antariksa saja sulit dimengerti orang biasa, sebab lain dengan keadaan di bumi padahal nampak, apalagi alam roh yang tidak nampak. Misalnya satu orang gila Gadara bisa menjadi rumah dari setan-setan yang jumlahnya lebih dari 2000, inipun sulit dimengerti sebab itu bisa diartikan di kupingnya saja bisa tinggal 5 atau 10 setan, lalu yang lain bertempat dimana? Memang dengan akal orang sulit mengerti tentang Surga Neraka.
2. Pikiran manusia terlalu rendah (bodoh) dibandingkan dengan mahluk2 dalam alam roh, apalagi dibandingkan dengan Allah Yes 55:8-9.Mahluk-mahluk ini mengerti tentang kehidupan dalam alam roh, kita tidak bisamengerti (misalnya malaikat, setan tidak bisa lelah, sakit, mati, tidak perlu makan, tidur, tidak berjenis kelamin, cara komunikasinya tanpa suara atau handphone dll). Kita tidak bisa menangkap pikiran Allah (juga malaikat atau setan-setan itu lebih cerdik dan pikirannya bisa mengertilebih banyak dari manusia) baik tentang kehendak, cara kerja dan rencana-rencanaNya.
3. Allah tidak tergantung dari manusia. Yang sudah ada dan yang direncanakan Allah tetap berjalan tidak tergantung apakah manusia mengerti atau tidak. Sebab itu jangan heran kalau kita tidak bisa mengerti semua yang dibuat dan direncanakan Allah, kecuali Allah menyatakan pada kita oleh Roh Kudus yang menerangi hati atau pikiran kita.
4. Tidak mendapat karunia untuk mengerti. Mat 13:11. Orang yang di dalam Mrk 4:11 (dalam pimpinan Roh 1Kor 2:10), bisa mengerti oleh pemberian Roh Kudus, tetapi yang diberi tidak bisa mengerti Mrk 4:11 seperti misalnya Nicodemus, padahal ia guru Yoh 3:10. Beberapa orang hafal ayat, tetapi diputarbalik dengan akalnya (atau karena hidupnya tidak di dalam Kristus, tetapi dalam dosa/ dunia) sehingga timbul pengertian yang aneh-aneh (seperti saksi Yehovah menganggap Neraka tidak ada). Pada waktu terjadi kegerakan di Wales, Roh Kudus bekerja dengan kuatsehingga dalam orang yang mau bertobat, Roh Kudus mencelikkan matanya, sehingga ia bisa mengerti hal-hal yang dahulu kabur atau samar-samar, misalnya tentang neraka, sehingga orangnya sadar, yakin dan bisa mengerti tentang Neraka, sebab itu merekamenjadi ketakutan dan menjerit minta ampun sebab mereka hidup dalam dosa dan kemudian bertobat! Mengapa? Sebab oleh pekerjaan Roh Kudus mereka tiba-tiba mengerti tentang Neraka, sebab itu mereka percaya dan mau bertobat. Ini sama seperti pada hari pentakosta, Roh Kudus turun dan bekerja dengan kuat dalam murid-murid, sehingga waktu Petrus berkhotbah pertama kalinya, mereka dicelikkan matanya, sadar bahwa yang itu Tuhan dan Kristus (Kis 2:36) dan mereka sudah membunuhnya, lalu mereka percaya, bertobat dan dibaptiskan, 3000 orang. Kis 2:41. Tanpa pertolongan Roh Kudus, sulit untuk bisa mengerti tentang hal-hal yang tidak kelihatan, sebab mata orang berdosa itu dibutakan oleh dosanya dan oleh iblis 2Kor 4:4.
Orang Kristen tetapi tidak bertobat, kalau memakai akalnya saja, ia akan memutarbalikkan kebenaran-kebenaran Firman Tuhan sehingga makin kacau dan ruwet, bahkan timbul ajaran-ajaran yang sesat seperti saksi Yehowa, 2Pet 3:16.
IV. ALAM ROH = ALAM BERZAKH.
Inilah alam yang tidak tampak.
Kehidupan itu ada dalam alam yang tampak dan yang tidak nampak, sebagaimana yang diciptakan Allah.
IV.A. MENGAPA ALAM YAGN TIDAK NAMPAK TIDAK BISA KITA LIHAT?
Sebab:
1. Dimensinya berbeda. Bagi kita kalau tidak nampak (tidak punya berat, volume dalam waktu tertentu) itu berarti tidak ada, padahal roh kita seperti juga malaikat, itu ada. Juga setan, kerub dll itu ada, tetapi tidak tampak.
2. Ada hubungan alam roh dan alam nyata dan seringkali tampak akibat atau hasilnya. Misalnya Roh Kudus yang masuk di dalam roh kita itu bisa menyebabkan sesuatu terjadi atau dihasilkan. Elia menurunkan api dari langit sebab ada kuasa Allah yang tidak tampak yang dilepaskan, bahkan api itu membunuh panglima dan anak buahnya. Ada banyak hubungan Surga, juga Neraka dengan bumi dengan hasil-hasil yang tampak bahkan khas.
3. Waktu seorang mati, rohnya keluar dari tubuh yang sudah mati, maka rohnya bisa melihat dan masuk dalam alam roh. Jadi yang bisa melihat dan masuk alam roh dari manusia adalah rohnya atau tubuh kebangkitannya.
Jadi meskipun sekarang kita belum melihat alam roh, tetapi itu sudah ada. Ada hidup yang tidak tampak, juga ada Surga Neraka, Allah, malaikat, iblis dll.
4. Tubuh kebangkitan dari orang dosa atau orang benar bisa melihat dan masuk dalam alam roh. Pribadi kita yaitu roh kita (dijelaskan dalam buku Tubuh jiwa roh dan tebus tubuh oleh Pdt. Jusuf BS), sekarang dalam dunia nyata ini dibungkus dalam manusia lahiriah (yang terdiri dari tubuh dan nyawa atau jiwa, ini tubuh yang hidup), tetapi sesudah kebangkitan tubuh manusia berubah menjadi tubuh kebangkitan yang membungkus pribadi (=roh) kita, ini yang bisa masuk alam roh. Baru saat ini kita bisa melihat alam roh yaitu Surga Neraka.
IV.B. PETA ALAM ROH.
Alam roh dibagi dua yaitu atas itu Surga dan yang bawah itulah Neraka atau Hades. Istilah atas dan bawah adalah istilah alam roh, berbeda dengan istilah alam nyata. Diantaranya ada jurang besar Luk 16:26. Di dalam Surga ada 3 tingkatan. Di dalam Hadis atau neraka terdapat banyak tempat, semuanya adalah tempat menahan (penjara) roh2 setan yang tidak taat akan hukum-hukum Tuhan dunia roh-roh muda yang mati. Ternyata itu misalnya: Tartaro atau gua yang gelap, penjara setan di “sungai Ferat”, neraka tempat roh orang-orang dosa,lutal = Abusos Luk 8:31, Wah 9:1-12, Wah 20:1-3.
Pada hari kiamat, Neraka dan isinya dilempar ke dalam Tasik api dan dijauhkan dari hadirat Allah. Kemudian seluruh Surga dan bumi sekarang dibakar habis 2Pet 3:10, lalu Tuhan menciptakan kembali Surga Bumi Baru yang dipisahkan dari Tasik api dengan jarak yang tidak bisa dicapai (2Tes 1:9 dijauhkan dari hadirat Allah).
Keterangan lebih lanjut tentang neraka dan Tasik api akan diterangkan dalam bagian Neraka.
V. KEKAL.
Ini salah satu ciri Surga Bumi Baru dan Tasik api. Kalau kita tidak mengerti tentang kekal, maka itu menyulitkan kita untuk bisa mengerti tentang alam roh dan Surga Neraka, sebab itu semuanya akan masuk dalam kekekalan. Semua rencana untuk beberapa saat (menurut program Allah) akan mengalir dalam waktu yang sudah ditentukan Allah, yaitu dalam 7 hari penciptaan dan 7 hari pengolahan. Kekal itu berarti tidak ada batas, tidak ada permulaan atau akhir. Ini sangat sulit dimengerti, sebab kita sekarang berada dalam waktu Allah dan ini ada di dalam suatu “saat, di tengah2 kekekalan Allah yang tidak ada batasnya. Allah itu ada dari kekal sampai kekal, Dialah yang permulaan dan yang akhir, dengan kata lain tidak ada permulaan dan akhir bagi Allah, tetapi kekal, sebab permulaan dan akhir itu ada di dalam Allah, tanpa ada batasnya.
Sesudah kiamat, maka tanda waktu (yaitu matahari, bulan, bintang) dicabut oleh Allah Yes 30:26, maka kembalilah Allah dan semua hasil ciptaannya, termasuk Surga dan Neraka beradadalam kekekalan, tetapi untuk kita, kita baru mulai masuk kekekalan. Masih banyak ciri-ciri lain (yang akan kita pelajari lebih lanjut dalam Surga dan Neraka) dan semua ini menunjukkan bahwa ada dunia yang tidak nampak dan isinya, yang juga akan kita masuki, dimana di dalamnya ada Surga dan Neraka.
SURGA.
I. DEFINISI SURGA.
(Ini adalah seluruh keterangan tentang Surga dalam ringkasan).
Inilah tempat kediaman Bapa, Putra dan Roh Kudus Yes 66:1, Mat 6:9, Kis 7:49, 55-56. Ini adalah yang terpenting sebab semua yang lain itu adalah akibat dari ini, yaitu:
1. Dimana ada Allah di situ Surga!
2. Juga tempat terakhir dari semua manusia yang percaya dan menyembah Tuhan Yesus Yoh 14:1-3, mereka tidak akan keluar lagi Wah 3:12. Kuburan bukan tempat istirahat terakhir dari tubuh, hanya tempat transit, satu kali perjalanannya akan dilanjutkan.
3. Tempat perhentian kekal, tidak lagi ada pergumulan Wah 14:13, Ay 3:17.
4. Tempat kesukaan ilahi. Mat 25:21.
5. Tempat suci dan mulia. Ul 26:15.
6. Tempat menerima pahala dan kemuliaan bagi orang percaya, sesuai dengan perbuatannya Wah 22:12.
7. Kekal se-lama2nya. Mat 19:29; 25:46; Yoh 3:16; 36; 6:47.
8. Terasa sejak di dunia. Yoh 4:14, Luk 17:21, Efs 2:6.
9. Terpisah dari Neraka. Luk 16:25, 2Tes 1:9.
10. Ada tetapi tidak kelihatan dengan mata manusia lahiriah.
Dengan jelas sekali Alkitab ber-ulang2 kali menceritakan tentang Surga; Alkitab adalah kebenaran Yoh 17:17, sebab itu meskipun tidak tampak, Surga itu ada, kita percaya.
11. Letaknya dalam alam roh (juga Neraka) sehingga tidak ada hubungan langsung dengan manusia kecuali lewat Tuhan Yesus yang menjadi jalan dan penghubung.
II. ENAM TINGKAT PENGALAMAN KESUKAAN SURGAWI.
Ini adalah kesukaan ilahi, lain dengan kesukaan duniawi yaitu kesukaan keramaian dunia, makan minum, sex, anak, uang, sukses, pelesir dll, lebih2 kesukaan dosa yang sesaat yaitu kesukaan Sodom yang di-rindu2kan Lot, sampai ia meninggalkan Abraham dan minum anggur Sodom Gomora sehingga keracunan nafsu kesukaan Sodom yaitu bisa ular biludak Ul 32:32-33. Kesukaan ilahi itu murni, terus sampai kekal, puas, sukacita dan menguatkan Neh 8:11.
Enam tingkat ini adalah yang pokok, masih ada banyak sukacita yang lain lagi. Sukacita itu digambarkan dalam Yer 47 sebagai sungai air hidup mulai dari basah merembes sampai menjadi laut yang dalamnya tidak terduga.
1. DI DUNIA.
Kesukaan ilahi di dunia. Orang yang percaya pada Tuhan Yesus, dosanya diampuni, dilepaskan dari ikatan dosa sehingga ada kesukaan yang besar seperti orang-orang yang baru bertobat Kis 3:20, misalnya di Samaria Kis 8:8. Ini menjadi sungai air hidup yang mulai mengalir dalam hidupnya Yoh 4:14; 7:38. Orang-orang yang lahir baru ini mulaimenikmati kerajaan Surga dalam tubuh jasmani (Ef 2:6) dikurangi dengan susah dan derita di tengah2 dunia yang penuh dosa, tetapi tetap ada saldo sukacita Yoh 16:22.
Kesukaan ini bisa surut atau habis kalau tidak dipelihara dalam kesucian (misalnya Saul 1Sam 16:13-14:23), tetapi kalau selalutinggal di hadapan Tuhan akan tetap ada sukacita seperti Daud Pil 4:4,7. Ini kesukaan dari Roh Rom 14:17 dan terus bersambung sampai Surga Yoh 4:14.
2. WAKTU MATI.
Kesukaan waktu mati di dalam Tuhan 1Tes 4:14, tubuh masuk di kubur, tetapi rohnya masuk ke Surga, iabersukacita di dalam hadirat Tuhan dan ia terus berada disini sampai pengangkatan.
Mati bagi orang beriman dan hidup bagi Tuhan itu sukacita yang amat besar dan ini lebih besar dari sukacita yang manapun dalam dunia Pil 1:21, sebab waktu mati, tiba2 rohnya masuk Surga, tiba2 ia bisa langsung melihat Tuhan Yesus dan Surga dan semua orang percaya yang mati dalam Kristus; Surga betul-betul ada dan sekarang ia mengalaminya, sangat indah.
Masih bisa susah sedikit karena masih bisa melihat perbuatan orang-orang di dunia seperti Tuhan Yesus Kis 9:4, tetapi dukacita ini tidak berarti, tidak bisa mengganggu rohani, tidak bisa menyebabkan dosa dll; juga bisa melihat Neraka Luk 16:26, tetapi keadaan disini sudah permanen meskipun dalam roh, tidak bisa berdosa lagi dan tidak bisa jatuh atau keluar dari Surga, itu membuat hati tenang dan sukacita, tidak ada kekuatiran sama sekali, meskipun masih bisa melihat dunia dan neraka.
3. DALAM BAPTISAN API, MASA HUKUMAN RUMAH ALLAH.
Sukacita waktu Gereja masuk baptisan api Mat 3:11, Luk 12:49 atau masa hukuman rumah Allah 1Pet 4:17. Yang sungguh2 mau taat bisa hidup suci dan tumbuh sangat cepat dalam Gereja Hujan akhir yang ajaib, yang dikerjakan tiga Pribadi Allah Wah 12:1. Hukum yang keras berlaku dalam Gereja sehingga praktis tidak ada dosa, tetapi orang-orang yang tidak sungguh2 mau bertobat, takut sebab yang berdosa seperti Ananias dan Safira bisa mati di tempat. Yang tidak bertobat takut mendekat atau masuk dalam Gereja Kis 5:13, tetapi yang mau dipimpin Roh bersukacita amat sangat sebab hadirat Tuhan kuat sekali, pelayanan orang-orang sempurna nyata, segala mujizat terjadi dan sekalipun aniaya besar dari tiga Antikris pendahulu Dan 7:1-6, tetapi tidak ada yang mati 1Kor 15:51,52, mereka tumbuh dengan sukacita besar, siap untuk pengangkatan, suasananya seperti Surga tetapi masih di dunia. Ini berlangsung selama 3,5 tahun sebelum pengangkatan.
4. PESTA KAWIN ANAK DOMBA.
Kesukaan waktu pesta kawin Anak domba Wah 14:9 sesudah pengangkatan, selama 1260 hari di Surga. Di sini  penebusan kita menjadi sempurna sebab tubuh ditebus (waktu bangkit atau waktu pengangkatan). Kita menikmati sukacita yang lebih indah dalam Pesta Kawin Anak domba Allah, luar biasa. pesta ini berlangsung selama 1260 hari di Surga, dalam tubuh kemuliaan seperti tubuh Tuhan Yesus sesudah bangkit, begitu indah dan mulia dan tidak bisa berubah/ jatuh dalam dosa lagi. Disini juga kita mendapat pahala kekaldalam Kursi Pengadilan Kristus Rom 2:16; 14:12. Yang hidup untuk Tuhan, punya pahala dan tingkat hidup rohani yang tinggi apalagi yang sempurna, senangnya bukan main, sangat sangat gembira. Bagi Gereja dan orang beriman, semua sudah selesai, tinggal menikmati sukacita dan pahala untuk selanjutnya sampai kekal yaitu tanpa akhir.
5. KERAJAAN 1000 TAHUN.
Kesukaan dalam kerajaan 1000 tahun. Sesudah Pesta Kawin Anak domba, kita turun ke bumi (Wah 19), terjadi perang Harmagedon dalam sesaat saja 2Tes 2:8 lalu Tuhan Yesus, Putra Daud duduk di atas tahta Daud Luk 1:32  memerintah kerajaan 1000 tahun ber-sama2 semua orang beriman. Ini terjadi di dunia yang sekarang ini tetapi bumi sudahdipulihkan dan diberkati Kis 3:21 menjadi lebih indah dari Eden sangat ideal. Kita bisa menikmati kesukaan di dunia ini dalam tubuh kemuliaan yang tidak bisa sakit, mati, menderita dll, hanya bisa merasa senang dan enak, lebih dari segala kesukaan di dunia dalam tubuh jasmani. Kerajaan 1000 tahun ini adalah hari ke-7, hari perhentian Allah, bagi kita se-olah2 hari rekreasi dalam sikon dunia yang ideal dalam tubuh kemuliaan, luar biasa, kesukaan yang tiada taranya di dalam dunia zaman kapanpun, juga jauh lebih indah dari Taman Eden, dan kita berada dalam tubuh kemuliaan tidak bisa jatuh atau berbuat dosa lagi, bebas mutlak dari dosa sudah masuk dalam hidup kekal untuk menikmati kesukaan yang kekal.Jangan lupa, di bumi masih ada manusia nafsani (yang lolos dari zaman Antikris) keadaannya seperti kita sekarang, tetapi praktis semua akibat dosa tidak ada sehingga suasananya seperti di Eden, lebih ideal, sangat senang dan indah meskipun pemerintahnya dengan tongkat besi Putra Daud Wah 2:27. (Pengalaman kita adalah tubuh kemuliaan, jauh berbeda dengan penduduk yang masih dalam tubuh nafsani).
6. SURGA BUMI BARU.
Kesukaan dalam Surga Bumi Baru. Sesudah perang Gog dan Magog dan kiamat, Surga Bumi lama dibakar habis, Allah menciptakan Surga Bumi Baru yang jauh lebih senang dan indah daripada yang lama. Sangat indah, tidak bisa kita bayangkan. Kalau pengemis yang menderita dan hampir mati tidak bisa membayangkan hidup mewah di istana, apalagi ini, satu Triliun kalilebih dari itu. Sukacita yang terlalu besar! Disini sudah tidak ada hubungan dengan Tasa= Tasik api 2Tes 1:9, tidak lagi ada ingatan dari masa lalu tentang hidup dosa sehingga tidak lagi terganggu oleh ingatan dosa masa lalu (ini pahit) Yes 65:17, bisa 100% sukacita, juga tidak lagi ingat semua orang berdosa, pengalaman dosa dengan mereka, dengan iblis dll. Di Surga Bumi Baru hanya bisa menikmati sukacita yang asli untuk kekal dan macam-macam acara dan program yang sempurna dan indah (tanpa bisa jatuh dalam dosa lagi) untuk kekal! Sebab semua kemungkinan berdosa, jatuh dll sudah tidak ada lagi.
III. PEMILIK DAN PENGUASA SURGA.
Surga adalah tempat Allah, atau lebih tepat, dimana ada Allah disitu jadi Surga, sebab Allah itu kekal dan jauh lebih besar dari Surga. Allah itu sumbernya Surga. Dimana saja ada Allah, disitu ada Surga. Kalau hati kita ada Allah, Roh Kudus, juga ada suasana Surga. Bahkan kalau Allah ada dalam nerakapun, Neraka berubah menjadi Surga dan iblis pergi menjauh.Surga masih bisa diubah, tetapi Allah itu kekal dan tidak berubah.
Kita semua ikut memerintah kerajaan Surga (Wah 22:5) yang tidak terhingga besarnya dan begitu banyak yang disediakan Allah dalam kekekalan yang indah, mulia, bahagia untuk kekal. Tuhan bukan saja pemilik, penguasa kerajaan Surga yang indah, Ia sumbernya, sebab itu Surgapun tidak bisa habis di dalam Dia, sebab sumbernya adalah Allah yang kekal, termasuk kita ada di dalam Allah yang heran, mulia dan kasih itu.
IV. SIAPA YANG MASUK DI SURGA.
Orang yang percaya pada Tuhan Yesus sehingga menjadi baru, menjadi anak Allah (Yoh 1:12) lalu terus setia, hidup dalam kesucian sampai akhir Mat 24:13.
Tidak sulit masuk Surga asal sungguh-sungguh percaya dan mau taat, Tuhan sanggup menyelamatkan kita sampai akhir Ibr 7:25, sebab orang percaya harus setia sampai akhir. Tentu rohani harus dipelihara dengan tetap lekat pada Kristus seperti Yoh 15:5. Manusia bukan mesin yang bisa diatur satu pihak. Tetapi manusia adalah mahluk bebas, keselamatannya tergantung dari 2 pihak yaitu Allah dan manusia. Allah sanggup menyelamatkan sampai ke akhir, sampai sempurna, manusia harus percaya dan memelihara rohaninya, baru tetap selamat. Ini tidak sulit asal sungguh2 mau, sebab Allah mengerjakan bagian yang lebih besar. Kita hanya seperti sopir dan Allah menyediakan truk yang besar dan tidak bisa mogok, kecuali kita rusak sendiri oleh dosa2 yang kita perbuat. Jangan mulai dengan Roh berakhir dengan daging, keselamatannya lenyap seperti Mat 7:21-23. Kalau seorang tertipu iblis, dunia atau hawa nafsunya atau tidak sungguh-sungguh, maka keselamatan bisa jadi ruwet karena dibuat sendiri. Tetapi kalau tulus mau percaya, sangat mudah, apalagi kalau penuh Roh Kudus dan mau dipimpin Roh justru bisa tumbuh indah bahkan bisa sempurna seperti Kristus. Hidup dipimpin Roh itu sangat indah, dalam ril Tuhan akan mengalami rencana-rencana Allah yang indah dan kekal. Ingat masuk Surga dan penentuan tingkat kemuliaan sampai dimana, itu semua hanya ditentukan di dunia, bukan di Surga! Kesempatan hanya satu kali waktu hidup di dunia. Surga ini sudah dimulai di dunia waktu kita percaya, kita langsung dalam roh sudah duduk di Surga dengan Kristus Ef 2:6, masuk lewat Pintu Gerbang yaitu Tuhan Yesus. Di dunia jangan malas tetapi bergairah untuk tumbuh dan ber-buah2, sebab itu menjadi ukuran kemuliaan kita dalam Surga untuk kekal. Kalau seorang dengan tulus percaya Tuhan Yesus apalagi kalau penuh dan dipimpin Roh, pasti ada gairah, ber-api2 untuk terus maju dan tumbuh. Dunia adalah tempat kita beperang melawan iblis, dunia dan daging. Peranglah dengan semangat Roh Kudus, maka waktu mati atau kedatangan Tuhan kita mendapat perhentian yang mulia dan upah dan mahkota! Dunia bukan tujuan kita, tetapi tempat pengolahan, tempat perang dan terus menabur, maka Surga menjadi tempat perhentian dan penuaian abadi yang indah untuk kekal!
V. TIGA TINGKAT DALAM SURGA.
1. Kemah Suci adalah gambaran atau bayangan kerajaan Surga (Ibr 8:5/ Kel 25:40). Disini tampak ada tiga tingkatan yaitu Halaman, Ruangan Suci dan Ruangan Maha Suci.
2. Kerajaan Surga yang dilihat Yohanes juga demikian, terdiri dari tiga tingkatan seperti Kemah Suci (Wah 4). Ini juga hanya bayangan. Surga yang betul tidak begitu sederhana dan tidak ada apa2nya.
3. Kerajaan Surga juga terdiri dari tiga tingkat.
– Rasul Paulus (temannya) pernah masuk dalam Surga tingkat III. (2Kor 12:2).
– Orang-orang beriman yang masuk dalam Surga, tinggal dalam tingkat yang sesuai dengan tingkatnya di dalam dunia pada saat terakhir di dunia/ pengangkatan.
Boleh pergi ke tempat yang lebih tinggi? Karena tidak ada dosa dan penuh kasih, tidak ada kekuatiran untuk hal-hal yang jelek (sebab kemungkinan berdosa sudah tidak ada), tampaknya bisa, tetapi masing-masing mempunyai tempatnya sendiri-sendiri dan tidak bisa iri tetapi penuh syukur senantiasa.
– Setiap tingkat masih dibagi lagi dalam banyak tingkatan-sendiri yang lebih halus.
4. Surga Bumi Baru. Ini juga terdiri dari tiga tingkat yaitu:
Tingkat I: Bumi baru.
Tingkat II: Surga baru.
Tingkat III: Yerusalem baru yang turun dari Allah ke dalam Surga baru. Hal ini sesuai dengan keadaan tubuh manusia (dan Tuhan Yesus) yang tetap terdiri dari tubuh, jiwa dan roh tetapi sudah sempurna 1Tes 5:23 akan dijelaskan lebih lanjut dalam bagian Surga Bumi Baru. Kita akan mempelajari sekarang tiga tingkat dalam Surga yang sekarang, yang berhubungan dengan kita.
SURGA TINGKAT III.
Dalam Kemah Suci: Ruangan Maha Suci.
Disini Allah bertahta di atas tutupan Tabut dan di bawah dua Kerub Kel 25:22. Begitu pula di atas Ruangan Maha Suci ada tiang awan dan tiang ai, sebab Ruangan Maha Suci inilah tempat tahta Allah. Hanya Imam besar yang boleh masuk disini satu kali setahun. Bagi Gereja ini berarti tingkat sempurna dan akan ada 144.000 orang yang akan menjadi sempurna Wah 14:1, istimewa dalam 3,5 tahun sebelum pengangkatan. Sekalipun orang Israel dan Kemah Sucinya ada di padang gurun, ada tahta Allah dalam Kemah Suci itu dan sebab itu Israel hidup dalam penjagaan dan berkat Tuhan. Selalu ada manna dan air. Musuh2 dikalahkan. Penyakit disembuhkan. Hanya sayang, orang Israel suka bersungut-sungut  melawan Allah, tetapi Kemah Suci adalah bayangan dari kerajaan Surga.
Dalam Surga tingkat III adalah Tahta Allah dengan pelangi permata melengkunginya (Wahyu 4). Sampai hari ini, inilah tahta Allah bagi kita, sangat mulia dan heran.
SURGA TINGKAT I.
Dalam Kemah Suci: Tingkat I adalah Halaman, paling luar, semua orang Israel boleh masuk (orang kafir tidak boleh).
Dalam Surga tingkat I adalah Halaman (Firdaus) dengan Mezbah dan laut kaca Wah 4:6; 6:9; 15:2, batas orang tanpa pahala 1Kor 3:15.
Sebelum kejatuhan:
Surga tingkat I adalah Eden, ada di bumi, sebab itu dosa tidak boleh masuk disini (= Wah 21:27/ Kej 3:24) dan ada Pohon hayat. Juga tidak ada penyakit, binatang berbisa, dll yang jahat. Adam Hawa diletakkan di sini sebab sempurna, tidak ada dosa, tetapi belum teruji! Sesudah teruji bisa naik terus sampai tingkat III seperti Kristus.
Sesudah dosa masuk:
Bumi terkutuk karena dosa manusia (Kej 3:17) maka bumi tidak lagi bisa menerima Eden dan hadirat Allah (Eden) diangkat dari bumi. Hadirat Tuhan yang membuat bumi menjadi Surga tingkat I.
– Seperti burung yang hidup, indah, tetapi waktu mati: sisa bangkai, hampir2 tiada keindahannya. Begitu Eden, sesudah dosa masuk, Eden (Surga tingkat I) lenyap dari bumi dan Eden menjadi rusak sebab dosa (dengan sia-sia arkheolog mencari Eden, sebab sudah diangkat dengan cara ilahi).
Jadi sekarang bagi Gereja, tingkat I adalah Firdaus, itulah “halaman” atau taman dari Surga, tempat dari penjahat yang di salib dengan Tuhan, yang langsung masuk di sini sesudah mati di salib (Luk 24:43).
– Paling rendah tetapi sudah indah dan semua puas dan penuh syukur, ia untung besar sebab tidak masuk Neraka.
– Iblis boleh masuk Surga tingkat I (Ay 1:6), tetapi hanya boleh sampai tingkat Halaman ini saja, (tetap dalam keadaan terlindung dari Tuhan supaya jangan binasa) dan hanya sampai akhir zaman saja (Wah 12:8).
Apa yang terjadi di Surga itu juga terjadi di bumi.
– Ular juga boleh masuk di Eden = Surga tingkat I.
Antikris juga masuk dalam Gereja sampai tingkat Halaman saja (Wah 11:2). Ia menguasai dan mengacaukan Gereja seperti Yerobeam dan mengalahkan (menyesatkan) orang-orang Halaman, yang tidak berjalan dalam Roh, termasuk lima gadis bodoh. Ini orang-orang yang jatuh bangun dalam dosa, sebab dikuasai dan dijerat iblis.
Dalam zaman Antikris sesudah pengangkatan, Antikris menginjak-injak bekas orang-orang suci yang tertinggal (Wah 11:2/ 1Kor 5:15/ 1Tim 1:20).
– Dalam kerajaan 1000 tahun iblis juga boleh masuk, sebab kerajaan 1000 tahun itu adalah tingkat I dan iblis mengacaukan orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus, tetapi mau percaya kepadanya.
Tingkat II.
Dalam Kemah Suci, tingkat II adalah Ruangan Suci, hanya Imam-imam yang sudah dilantik dan tetap suci, boleh masuk.
Bagi Gereja tingkat II ini berarti hidup dipimpin Roh dalam kesucian. Secara rohani kita yang sudah percaya, sudah duduk di Surga dengan Kristus (Ef 2:6), duduk di tingkat I dan II dan kemudian sampai masuk tingkat III.
Di dalam Surga tingkat II adalah dimana 24 tua-tua duduk di atas tahtanya di hadapan tahta Allah. Ini tempat yang mulia.
Pada waktu Gereja diangkat, di bawa ke padang gurun, inilah Surga tingkat II (lihat bukti-bukti dalam Wah 12:14).
Sebab itu Iblis tidak bisa masuk di sini, wajahnya sudah tidak kelihatan, bahkan tempatnya yang lamapun (di Surga tingkat I) juga sudah lenyap (Wah 12:8).
Bagi kita sekarang, kalau seorang penuh dan dipimpin Roh, ia ada dalam Surga tingkat II seperti lima gadis bijaksana. Tingkat II (hidup dipimpin Roh) adalah tempat kunci untuk pertumbuhan yang baik dan cepat, menjadi makin seperti Kristus. Roh Kudus akan bekerja dengan penuh, sehingga orang yang mau terus dipimpin Roh ini hidupnya menjadi seperti Kristus Gal 2:19-20. Tabiat baru akan tumbuh makin matang dalam kesucian dan kasih, juga Roh Kudus melengkapinya limpah dengan buah, karunia-karunia Roh, dan pimpinan Roh yang penuh kemenangan, membuatnya limpah dengan buah, sehingga bisa berbuah-buah lebat Yoh 15:5. Kita harus mempertahankan hidup dalam tingkat ini. Tetapi kalau ia berbuat dosa menuruti daging, ia merosot ke Halaman dan itu merusak rencana Allah dalam hidupnya. Ini seperti lima gadis bodoh, yang sembarangan menuruti kehendaknya sendiri melawan Roh sehingga merosot ke Halaman. Kalau kita bisa terus hidup dalam pimpinan Roh, itu seperti berjalan di rel, Tuhan dan akan mengalami rencana-rencana Allah yang heran, tumbuh dan berbuah-buah.
Jadi tingkat kita di dunia pada saat terakhir itu menjadi ukuran dari tingkat kita di Surga sampai kekal! Sebab itu Terus Meningkat Sampai Puncak, jangan tetap apalagi merosot, rugi untuk kekal.
VI. KEADAAN SURGA.
1. Tiada dosa, setan dan orang berdosa (untuk sementara setan penuduh masih boleh masuk sampaidi tingkat I, sampai Wah 12:8-9). Sesudah itu tempatnya hilang di Surga. Semua dosa, perbuatan dosa dan kemungkinan dosa tidak boleh masuk Surga. Orang yang masuk Surga, baik dalam roh (sesudah mati) atau dalam tubuh kemuliaan (sesudah pengangkatan) memang tidak lagi bisa berdosa, sebab tidak ada kemungkinan dosa lagi. Tidak lagi ada perpecahan, pemberontakan bahkan juga tidak ada rasa tidak senang dan jengkel, sebab segala kemungkinan dosa sudah tidak ada. Orang-orang yang mau masuk dalam Surga juga harus suci dan harus menjaga sampai semua kemungkinan berdosa juga dibuang, baik dalam kemauan (mau hidup suci, sekalipun sakit bagi daging, harus menyangkal diri) dan dalam angan-angan, juga masa lalu dan sekarang, maka ia akan membuat kita bisahidup suci seperti Allah sebab Roh Kudus akan terusmenolong kita, ini memperkenankan Tuhan.
2. Suci. Ini kata kunci kesukaan dan keindahan dalam Surga Wah 4:8. Semua suci, baik Allah yang maha suci dan kita yang masuk Surga, sebab tidak ada lagi kemungkinan berdosa. Kalau kesucian diangkat, maka Surga akan menjadi sama dengan Neraka, tidak tergantung segala keindahan yang ada di Surga semua akan rusak. Neraka itu begitu celaka dan penuh penderitaan sebab dosa, ini kuncinya. Sebab itu orang yang mau hidup suci akan merasa hidup seperti Surga (dalam suasana Surga) harus mau pikul salib dan hidup suci, ini sama sekali tidak celaka tetapi bahagia yang sesungguhnya. Jangan percaya tipu daya dan godaan iblis yang berkata bahwa suci itu menderita (memang daging menderita tetapi tidak berarti dengan kesukaan besar yang dirusakkan tubuh jiwa roh kita) dan dosa itu nikmat, makin berani berdosa makin senang; Ayub percaya akan jadi orang yang limpah dengan dosa, bahkan tidak tahu malu sehingga mreka menjadi koruptor, mafia, pezina, benci dan membunuh dll dosa dengan sengaja! Jangan tertipu iblis seperti Hawa, jadi celaka untuk kekal di Neraka. Firman Tuhan itu kebenaran, kesucian itu kunci hidup bahagia di dunia dan sampai kekal di Surga.
3. Sukacita. Ini tergantung dari kesucian dan hadirat Allah. Salib saja sudah membuat sukacita Mat 11:28 dan hadirat Allah mengisi dengan segala macam kejutan, program atau rencana-rencana Allah yang unik dan indah. Bahkan untuk setiap orang Tuhan sudah membuat rencana hidup yang unik dan indah seperti Yusuf, Daud, dll Yer 29:11. Ini terjadi mulai dari di dunia. Sebab itu perempuan Samaria itu disuruh membawa 6 suami curiannya, baru bisa dapat air hidup sehingga tidak haus lagi Yoh 4:13-14. Apalagi di Surga nanti, akan ada begitu banyak rencana Allah yang indah-indah untuk setiap problem dan untuk semua orang bersama-sama. Di dunia saja keajaiban yang dibuat Tuhan belum habis. Bagaimana hebatnya Tuhan membuat semesta alam dengan satu prinsip yang sama yaitu molekul, mulai dari zat atau cairan dan uap di dunia sampai suasana alam semesta yang besar-besar. Belum lagi tumbuh-tumbuhan, binatang dan tubuh manusia, apalagi nanti dalam Surga dan Surga Bumi Baru, ada banyak hal-hal yang membuat sukacita, bahkan tidak terbatas dan kita sendiripun bisa mencipta. Bayangkan kalau 3 milyard orang mencipta, Surga Bumi Baru akan lagi penuh dengan sukacita yang tidak pernah habis sampai kekal.
4. Kasih. Allah itu kasih dan ini membuat banyak hiasan dan variasi-variasi yang sangat indah. Kalau suami isteri di dunia ada kelimpahan kasih, maka hidup nikahnya akan sangat indah dan senang, harmonis dan banyak perbuatan-perbuatan indah yang muncul dengan limpah, apalagi di Surga. Begitupula dalam rumah tangga kasih ibu bapak membuat banyak cerita dan keindahan-keindahan. Kasih itu yang menyebabkan semua menjadi indah dan penuh perbuatan yang unik dan indah. Di antara manusia sudah indah kalau ada kasih, apalagi di dalam Surga diantara orang-orang dan mahluk yang suci dan kasih Allah yang kekal di antara kita. Jangan lupa, tidak ada kemungkinan dosa, sebab itu kasih ilahi dalam semua penduduk Surga, tidak akan berakhir, tetap sampai kekal.
5. Kemuliaan hadirat Allah dan orang-orang suci. Kerajaan 1000 tahun menjadi sangat indah dan ideal sebab ada Tuhan Yesus dan orang-orang suci padahal ini masih Surga tingkat I. Lebih-lebih di Surga sampai tingkat III yaitu tanpa batas, ada kemuliaan dan keindahan yang tidak terbatas. Kemuliaan dunia sekalipun terbatas dan sesaat sudah direbut dan dikejar banyak orang, apalagi kemuliaan yang kekal dan tanpa batas. Tetapi di dalam dunia seringkali orang-orang tidak mau mengejarnya sebab:
5.1. Harus menyangkal diri Rom 8:17-18.
5.2. Tidak mengerti, tidak tahu bahwa sengsara karena Kristus membuat hidupnya suci dan berkenan kepada Tuhan sehingga Roh kemuliaan turun ke atasnya 1Pet 4:14.
5.3. Iblis menghalang-halangi dan berusaha mencegah semua orang beriman mendapatkan kemuliaan dari Allah.
5.4. Adanya orang-orang yang iri atau diperalat setan, juga menghalang-halanginya.
5.5. Dan lain-lain.
Di Surga semua yang menghalangi tidak ada, dan semua mengerti, dan semua tinggal dalam kesucian tanpa kemungkinan berdosa dan kasih ilahi sehingga kemuliaan itu limpah di mana-mana, sehingga Surga betul-betul mengalami suasana yang indah, mulia dan sukacita.
6. Persekutuan yang manis, sebab semua kasih dan kemungkinan dosa tidak ada, sehingga adapersekutuannya betul, indah seperti Trinitas ilahi dan seperti hidup nikah suami isteri (1+1=1) begitu juga tubuh Kristus dan Kristus di dalam Trinitas ilahi.
Mula-mula dalam Allah ada tiga Pribadi (yaitu Bapa, Putra dan Roh Kudus) dan Mereka tetap menjadi satu, tetapi sekarang umat manusia yang sudah ditebus ada di dalamnya. Bapa, Putra dan Roh Kudus menjadi satu. Menjadi persekutuan yang menyatu dengan sempurna. Dia ada di Surga dengan semua malaikat, Kerub dll yang diciptakanNya. Sesudah manusia ditebus, maka semua orang suci menjadi satu dalam tubuh Kristus dan Kristus adalah Kepalanya 1Kor 12:12. Sama seperti suami isteri menjadi satu, begitu juga Kristus dan tubuhnya (yang terdiri dari bermiliar orang yang sudah ditebus) itu menjadi satu begitu sempurna, sehati, sejiwa, sepikir, begitu harmonis dan tidak ada tanda-tanda perpecahan atau kerusakan, tidak ada kemungkinan berdosa,tetap menjadi satu untuk kekal. Kalau dahulu Bapa, Putra dan Roh Kudus menjadi satu, maka sekarang kita ikut masuk dalam Trinitas itu di dalam Kristus. 1Kor 11:3 Allah adalah kepala Kristus dan Kristus adalah kepala laki-laki (laki-laki rohani, inilah orang-orang yang sempurna) dan laki-laki menjadi kepala dari perempuan (perempuan rohani, yaitu seluruh orang-orang yang sudah ditebus). Jadi sekalipun begitu banyak orang, semua menjadi satu dengan manis, harmonis, tidak ada kemungkinan  berdosa, tidak ada perpecahan, tidak ada pemberontakan sebab semua diikat dengan kasih ilahi yang kekal dalam kesucian yang mutlak, tidak lagi bisa berdosa. Surga menjadi gegap gempita dengan sorak sorai, sukacita, menyanyi memuji dan menyembah Allah dalam kesukaan yang besar, istimewa karena persekutuan tubuh Kristus yang manis.
VII. KEADAAN TUBUH KEMULIAAN.
Tubuh kemuliaan ini di Nerakapun nyaman apalagi di dunia dan di Surga (tentu tubuh kemuliaan tidak ada yang masuk Neraka). Tetapi tubuh kemuliaan ini sendiri begitu menyenangkan, misalnya:
1. Tidak ada akibat dosa sebab tidak mungkin ada dosa lagi (suci, mutlak, sebab tidak ada kemungkinan berdosa sama sekali). Akibat dosa yang penuh di dunia sudah tidak ada, misalnya seperti lelah, ngantuk, cacat, sakit, tua, lapar, lupa, berak, kencing, luka, mati, semua tidak ada. Begitu indah, tidak bisa sakit.
2. Tidak ada laki-laki dan perempuan, bayi, nikah, dosa sex, keadaannya seperti malaikat Mrk 12:25. (Persahabatan yang tertinggi dan terbaik adalah suami-isteri, itu sudah tidak ada, tetapi persahabatan yang lebih tinggi yaitu seperti Allah, ada disini).
3. Kita bisa berada dalam Roh seperti malaikat-malaikat dan Allah, tetapi juga bisa dalam keadaan tubuh yaitu tubuh kemuliaan dalam bumi yang baru. Sebab itu sangat ideal (sempurna) bisa berada dalam segala sikon dan keadaan, malah sikonpun bisa kita ubah.
4. Bentuk tubuh kurang lebih sama seperti orang pada umumnya, seperti Tuhan Yesus sesudah bangkit, semua ini ideal, mungkin seperti Adam tetapi lebih baik.
5. Wajah dikurangi segala cacat atau kejelekan yang khas ditambahi segala sukacita dan sinar ilahi dalam mukanya, jadi indah dan ideal. Kita saling kenal bukan karena ingat dan melihat, tetapi sebab tubuh kemuliaan yang sudah sempurna itu bisa mengenali siapa saja sekalipun belum pernah bertemu, misalnya Abraham, Adam, Daud dll.
6. Semua tumbuh menjadi tubuh yang mulia, sempurna dan penuh pengertian, tidak ada cacat, tetapi tingkatan kemuliaan tidak meningkat, tetap seperti waktu terakhir sebelum mati/ pengangkatan.
7. Punya kuasa seperti Kristus, bahkan juga mencipta, tetapi tentu tidak melawan prinsip2 dari Surga dan Firman Tuhan.
8. Masih banyak lain lagi keadaan yang indah-indah dari Surga yang akan jadi tempat kita untuk selamanya. Sebab itu berjuanglah habis-habisan untuk bisa tetap selamat dan tumbuh dalam tabiat seperti Kristus dan berbuah-buah lebat dengan memenangkan jiwa-jiwa untuk Tuhan.
Nyanyian: Tabernakel Glori No 235.
Nanti masuk rumah Hu.
Orang suci tebusan.
Tuhan b’riku juga di Sana
Nanti masuk Sanalah.