M3526 – Matius 5:9, Yakobus 3:17-18 Mendamaikan Orang (20Mei’12)

Download MP3 Khotbah: M3526

I. DEFINISI

Ini adalah sifat dari putra2 Allah, suka mendamaikan orang. Tentu sesudah kita sendiri ada damai dengan Allah (dipelihara dan dipimpin oleh sejahtera Allah) dan ada damai dengan semua orang, maka kita bisa bisa mendamaikan orang dengan Alalh dan dengan orang2 di sekitarnya. Ini sifat orang baru, suka mendamaikan orang. Sebaliknya

  1. Diam, membiarkan, sekalipun ada perpecahan dan perpisahan di dalam tubuh Kristus. Kadang2 ini disebabkan karena takut (sebab mendamaikan orang itu ada resikonya, bisa2 jadi korban pendamaian) atau karena ingin tetap netral. Orang yang tahu tetapi diam saja, tidak melakukannya, itu bukan berarti sabar, tetapi ia berdosa Yak 4:17.
  2. Ikut campur, urus2 tanpa tujuan yang pasti menuruti daging/ kehendak sendiri, seringkali ini tidak menolong bahkan kadang2 membuat lebih parah. 1Pet 4:15. Memang mendamaikan itu tidak mudah, sebab di dalam perkelahian atau perpecahan itu, kita menghadapi iblis yang menghendaki perpecahan dan permusuhan apalagi dalam tubuh Kristus. Kita harus punya hikmat dan kuasa Allah untuk menghadapi iblis yang selalu ada di belakang keributan ini.

Jadi tabiat putra2 Allah itu tidak ingin melihat perpecahan tetapi rindu melihat persekutuan yang manis dalam kasih dan kesucian ilahi dan berjalan dengan Tuhan untuk melaksanakan. Inilah putra2 Allah yang berbahagia, yang melakukan kehendak Allah, sebab adalah kehendak Allah supaya kita bersatu di dalam Kristus, bukan ter-pecah2 dan bercerai.

II. TABIAT MENDAMAIKAN ORANG

Allah itu kasih dan Ia menghendaki umatNya juga mengasihi orang di sebelahnya Gal 5:14,15 bukan saling bergigitan dan terpecah belah, sebab yang terakhir ini adalah pekerjaan setan. Iblis senang bahkan berusaha memecah belah umat Tuhan dan semua manusia Ams 6:19; 16:28.
Dosa dan kejahatan, apalagi egoism tidak akan bisa bersatu. Mungkin kalau sama2 untung, merekamasih bisa mempertahankan persatuan, tetapi kalau sudah tidak untung, bisa berceerai atau bermusuhan. Yudas itu pahlawannya iblis, bisa mengkhianati orang yang mula2 dikasihi dan dikaguminya. (Tetapi kalau kasih ilahi, tidak bisa menjadi benci). Orang2 yang dipimpin Roh, yangmelakukan kehendak Bapa akan berusaha memperdamaikan orang dengan pimpinan Allah sendiri, istimewa untuk orang2 yang seiman.
Tetapi orang2 yang dipimpin roh setan melakukan kehendak iblis dan kehendak daging yang suka memecahbelah dan tidak terbeban untuk mendamaikan orang. Mungkin juga mereka mau bersatu karena ada prinsip sama2 untung, atau karena takut, karena kalah, atau karena kalau bersatu, itu yang terbaik baginya. Sebab itu kalau kita melihat perpecahan dalam Gereja (tubuh Kristus), jangan melihat orangnya, jangan mem-beda2kan orang, tetapi kita harus mencamkan, bahwa dibalik semuanya ada iblis yang hendak memecah belah, istimewa diantara orang beriman dalam persekutuan tubuh Kristus. Mendamaikan orang adalah pekerjaan dan kerinduan Allah dan termasuk tabiat orang baru untuk menggenapkan rencana Allah! Lakukan dan bertumbuhlah dalam tabiat ini.

III. CARA MEMPERDAMAIKAN ORANG

  1. Dipimpin Roh. Dalam pekerjaan ini, kita menghadapi iblis dengan segala kekuatan dan tipu dayanya. Sebab itu kita harus tinggal dalam kesucian dan tidak bereaksi dosa atau jengkel (apalagi melihat orang2 yang keras hati dan munafik atau penuh kebencian). Sebab tanpa Allah, kita tidak akan berhasil malah bisaikut benci pada salah satu pihak Rom 8:31, 1Yoh 4:4. Sebab itu kita harus terus dipimpin Roh, dalam sejahtera Allah. Kita harus bersandar pada Tuhan, sebab itu perlu terus berdoa dalam Roh dan kebenaran, supaya limpah dengan hikmat dan kuasa Allah.
    Lakukan pelayanan dalam Roh sebab dengan demikian kita akan disertai dengan buah dan karunia2 Roh dan itu sangat diperlukan dan kitamengharapkannya, sebab kita menghadapi iblis di belakangnya. (Sama seperti mengobati orang sakit, kita menghadapi kuman2 penyakit, yang kadang2 sangat ganas, bisa2 membunuh dokter dan perawatnya). Perlu buah dan karunia2 Roh, sebab itu layani dengan terus bersandar pada Roh Kudus.
  2. Mau korban. Karena Tuhan Yesus mengorbankan diriNya, barulah Ia berhasil memperdamaikan kita dengan Allah dan dengan orang2 lain.
    Juga dalam memperdamaikan orang, jangan mencari untung, nanti akan mudah memihak orang yang bisa menghasilkan untung dan orang seperti ini akan dipakai iblis. Tetapi kerjakankarena Kristus, untuk melakukan kehendak Allah yaitu kita berusaha memperdamaikan saudara2 kita yang terpecah. Kadang2 ada pengorbanan perasaan, kadang2 uang, waktu dll. Tetapi yang penting tetap tulus, tidak bereaksi dosa, supaya kita tetap dalam pimpinan dan kehendak Allah!
  3. Prinsipnya: Mereka yang berkelahi diperdamaikan dengan Tuhan.
    a. Kita mengusahakan persatuan di dalam Tuhan, bukan di luar Tuhan, sebab itu bukan kehendak Tuhan Yoh 17:21. Tuhan tidak sekedar menghendaki bersatu, tetapi supaya selamat, masuk dalam kemuliaan Allah. Kalau bersatu di luar Kristus akan mudah dikuasai iblis dan tidak masuk Surga, maka semuanya tidak berguna. Persatuan di luar Tuhan seringkali dengan cara2 duniawi, bahkan dosapun dibiarkan (sedikit2) masuk (misalnya tidak jujur, memakai perkara2 dosa dll). Kita harus bersatu di dalam Kristus.
    b. Diperdamaikan dengan Allah,
    sehingga kalau mereka makin dekat pada Tuhan, maka satu sama lain, juga akan makin dekat dengan kasih dan kesucian Allah, sebab makin dekat dengan Tuhan. Dengan demikian mereka bisa didamaikan dengan tulus dan betul. Makin jauh dari Tuhan, apalagi di dalam dosa, mereka dikuasai iblis. Mungkin mula2 iblis mempersatukan, tetapi sesudah mereka semua pasti ada di dalamtangan iblis, iblis akan memakainya untuk kehendaknya sendiri. (Babil bersatu karena ideology yang sama, tetapi pada saatnya, menurut kehendak dan rencana iblis akan terjadi banyak pengkhianatan, kebencian dan pembunuhan, misalnya Wah 17:16).
    Orang yang cinta dan takut Tuhan, yang percaya pada Tuhan akan mau mentaati kehendak Allah, membuang semua dosa dan mau diperdamaikan. Tetapi kalau ada roh setan, akan ada kebencian sehingga sulit diperdamaikan, paling2 hanya pura2 dari luar.
  4. Dengan adil, tidak berpihak. Kalau kita melakukan kehendak Allah, ini lebih mudah. Orang yang punya maksud tertentu atau mencari keuntungan tertentu akan sedikit banyak berpihak pada orang yang menguntungkannya atau memenuhi rencana dan kehendaknya. Kalau dengan tulus, Roh Kudus bisa memakai kita dengan bebas dan itu berkenan pada Tuhan.

IV.HASILNYA

  1. Orang yang diperdamaikan berarti kembali damai dengan Allah. Sebab tanpa damai dengan manusia tidak mungkin diperdamaikan dengan Allah atau mencintai Allah 1Yoh 4:20, Luk 10:27. Kalau benci dengan manusia itu juga benci atau putus hubungan dengan Tuhan. Sebab itu orang yang diperdamaikan itu untung, ia kembali diperdamaikan dengan Allah dan dipihak Allah dan itu untung besar. Dengan Allah itu untung se-gala2nya dan hubungan baik ini harus dipelihara dan dipertahankan terus.
  2. Orang yang memperdamaikan disebut bahagia. Kalau Allah menyebut bahagia itu seperti gunung es, yang kelihatan di dunia betul2 bahagia, dijamin oleh Allah, tetapi juga bagian yang tidak kelihatan yaitu dalam kekekalanjuga bahagia bahkan sangat mulia untuk kekal.

Semua tabiat ilahi iut pasti menguntungkan, sekalipun seringkali bertentangan dengan daging, tetapi Tuhan berkenan dan kalau Tuhan berkenan itu untung dan bahagia. Tabiat ilahi ini akan dibawa sampai kekal, sebab itu adalah tabiat yang seperti Kristus, menentukan tingkatan kita dalam kemuliaan kekal, itulah nama yang kekal dan mulia, Yes 66:22. Juga jiwa2 yang kita perdamaikan itu menjadi benih yang kekal yaitu jiwa2 yang kita menangkan dan layani, menjadi kemuliaan kita untuk kekal 1Tes 2:19. Memang ada pengorbanan, tetapi hasilnya itu untuk abadi, Tuhan berkenan. Miliki dan tumbuhkan tabiat ilahi dari putra2 Allah ini.

V. MENGAPA TABIAT SUKA MENDAMAIKAN ORANG INI PENTING?

Rencana Allah genap berarti Gereja masuk dalam kesempurnaan menjadi mempelai Kristus Wah 21:2,9. Dan ini baru terjadi kalau ada persekutuan tubuh Kristus global seperti yang ditulis dalam Yoh 17:23. Sebab Gereja hanya bisa sempurna di dalam satu persekutuan. Sesudah bisa bersatu dengan betul, baru bisa tumbuh sampai sempurna. Kalau masih ada pertentangan satu sama lain, bagaimana rumah itu bisa didirikan? Mrk 3:25. Tanpa persekutuan yang betul, Gereja akan pecah dan tidak mungkin menjadi sempurna. Sebab itu umat Tuhan harus sehati, sejiwa, sepikir, setujuan, baru bisa terjadi persekutuan yang betul dan baru kemudian Gereja akan menjadi sempurna. 1Kor 1:10, Pil 2:2; 3:16, Amos 3:3, Rom 15:5,6. Sebab itu persekutuan tubuh Kristus itu mutlak perlu untuk Gereja Tuhan, supaya bisa tumbuh dan menjadi sempurna, penggenapan rencana Allah. Iblis berusaha memecah dan menghancurkannya. Tetapi putra2 Allah dengan pimpinan Roh Kudus mempersatukan tubuh Kristus dalam kasih dan kesucian (ada ampun, belas kasihan dll). Jadi tabiat ini mutlak perlu ada dalam Gereja dan orang beriman. Sebab itu kita harus berusaha mencegah perpecahan dan kalau toh ada perpecahan, harus memperdamaikannya.

VI. DIMANA DAN SIAPA YANG HARUS DIDAMAIKAN ?

Semua dimulai dari yang paling kecil, yaitu:

  1. Pribadi
  2. Di antara suami istri
  3. Dalam keluarga
  4. Dalam Gereja
  5. Antar Gereja dan Gereja global

VII. KERINDUAN UNTUK BERSATU

Orang yang cinta Tuhan, makin dekat Tuhan makin merindu untuk bersatu. Sudah ada banyak orang yang merindukan dan banyak usaha sudah digalang, tetapi tanpa cara ilahi di dalam Kristus, ini tidak akan terwujud sebab musuh kita adalah iblis. Kita tidak perlu pesimis atau kuatir, sebab rencana Allah pasti jadi dan termasuk di dalamnya persatuan tubuh Kristus. Tetapi kita perlu tahu caranya supaya kita tidak memakai cara manusiawi tetapi memakai cara yang direncanakan Allah di dalam Kristus dengan hikmat dan kuasa Allah. Tahap2annya adalah:

  1. Dosa dan kesucian makin meningkat Wah 22:11, lebih2 pada akhir zaman, sebab justru dalam masa ini (banyak kesukaran, aniaya, problem2 Ibr 2:10) persekutuan tubuh Kristus global akan terjadi. Tetapi akibat dosa2 yang meningkat, itu juga mengenai Gereja, sehingga terjadi perubahan2 besar seperti:
    a. Gereja Tuhan akan terbelah menjadi “Yehuda” dan “Israel”
    . Yehuda tetap berdiri di atas Firman Tuhan. Israel membuat ibadah dan panafsiran yang palsu sehingga menyembah mammon (dua lembu emas), Baal dan makin lama makin banyak lainnya.
    b. Gereja akan mengalami perubahan
    (Wah 2,3) menjadi gereja2 jalan lebar (Laodikea, Sardis, Tiatira, Pergamus) dan Gereja2 jalan sempit (Efesus, Smirna, Filadelfia) makin lama perbedaan ini akan makin jelas meskipun semua sama2 menyebutkan dirinya Kristen dan memakai Alkitab, tetapi penafsirannya sangat berbeda.
    c. Orang yang setia pada Firamn Tuhan dan tidak akan terpisah
    1Kor 11:19. Yang setia tetap pikul salib di jalan sempit, tetapi yang setia pada dunia, bebas dalam tafsiran dan dosa2nya. Akhirnya mereka tidak bisa tahan dalam persekutuan bersama, sebab rohnya berbeda. Kalau beda dosa dan kesucian makin tinggi, maka perbedaan orang yang dipimpin Roh dan hidup dalam daging akan makan lebar dan mereka tidak akan bisa tahan ber-sama2, tidak bisa bersekutu sebab rohnya lain, tidak bisa bersatu.
    d. Antikris itu keluar dari antara kita 1Yoh 2:18-19.
    Untuk menjadi Antikris haruslah dariorang yang murtad dari imannya, tidak bisa dari orang dunia, sebab Antikris itu sempurna dalam dosa dan itu sama seperti bapanya yang percaya akan Allah, sudah melihat Allah tetapi dengan sengaja tetap melawan Allah Yak 2:19. Jangan terkejut, pengkhianat itu adalah rasul, murid Kristus sendiri, bahkan murid2 yang lainpun kaget.
    e. Sesudah Abraham bercerai dari Lot
    Kej 12:14 baru Allah bisa membawa Abraham meningkat lebih tinggi dalam rencanaNya yang kekal. Abraham tetap cinta Lot dan membebaskannya dua kali (dari tawanan raja Kedorlaomer Kej 14:16 dan dari hukuman Sodom Gomora Kej 19:29) tetapi sebab rohnya lain, Lot tetap tidak mau dan tidak bisa kembali kepada Abraham.
    f. Perpisahan karena hukum yang keras 2Kor 10:6
    . Dalam Hujan-awal ini sudah terjadi, apalagi dalam Hujan-akhir. Dalam Kis 5:1-11,13. Orang2 yang tidak dipimpin Roh, yang menuruti daging, dihukum keras oleh Allah sampai mati di tempat. Kerbat lama akan pecah dan binasa Luk 5:37-38. Sebab itu orang2 yang tidak mau sungguh2 bertobat, akan bercerai dengan sendirinya, sehingga terjadi pemisahan, karena adanya hukum yang keras dalam Gereja. Dalam Hujan-akhir, hal ini juga akan terjadi lagi, bahkan lebih jelas dan terang2an.

Mengapa kita perlu mengerti hal ini? Sebab akan datang waktunya pada akhir zaman bahwa tidak semua usaha memperdamaikan bisa berhasil, sebab kalau rohnya lain, hidupnya lain, maka tidak mungkin usaha memperdamaikan bisa berhasil. Jangan berkecil hati, jangan dipaksakan dengan cara2 manusiawi, tetapi bersandar pada Roh Kudus dan Firman Tuhan, sebab bagaimanapun juga akan terjadi perceraian, sehingga “Abraham” bisa dibawa Tuhan dalam rencana yang lebih tinggi.

VIII. BAGAIMANA PERSATUAN TUBUH KRISTUS TERBENTUK

Ada dua persatuan yaitu:

  1. Dengan semua orang kita berdamai, tidak ada kebencian, permusuhan dll meskipn kita dimusuhi Mat 10:16.
  2. Persekutuan dalam tubuh Kristus.

Meskipun bersaudara secara jasmani, akhirnya Israel dan Yehuda pecah, juga Abraham dan Lot, sebab di dalamnya rohnya tidak sama, roh setan, daging, dunia dan Roh Kudus. Meskipun Samuel bercintakan Saul sampai matinya, tetapi keduanya terpaksa bercerai 1Sam 15:32. Betapa menyakitkan perpisahan ini. Sebab itu kita harus mengerti supaya dalam menghadapi pemisahan/ perpecahan ini jangan bertindak salah menuruti daging atau perasaan hati. Jangan pelayanan kita dipimpin perasaan hati tetapi dipimpin Roh sesuai dengan Firman Tuhan, sehingga kita bisa menerima pemisahan ini dengan betul pada saat2 terakhir, lebih2 dalam Minggu ke-70 Daniel.
Persatuan tubuh Kristus pada akhir zaman itu terbentuk oleh:

  1. Hujan-akhir. Semua orang percaya yang sungguh2 dan tulus akan penuh dengan Roh Kudus tetapi yang hidup menurut daging, kalau berani tetap ada dalam Gereja jalan sempit akan mati. 2Kor 10:6.Sebab itu terjadi pemisahan, mereka mundur Kis 5:13 dan masuk Gereja jalan lebar, sumbernya Antikris dan pengikutnya. Yang penuh dan dipimpin Roh akan bertumbuh dengan cepat, makin mahir dipimpin Roh dan oleh pimpinan Roh Kudus orang2 ini akan bersekutu di dalam persatuan Roh 1Kor 12:13. Ini tidak bisa dipalsu dan akan terjadi dengan sendirinya, karena semua sama2 mau hidup dipimpin Roh Gal 2:19-20. Orang2 yang memperdamaikan orang yang mau hidup dipimpin Roh akan berhasil, tetapi gagal mempersatukan orang yang berbeda rohnya. Tetapiorang2 yang hidup menurut daging juga akan bersekutu, bahkan bisa lebih besar seperti Israel, tetapi menurut daging, dipimpin roh iblis.
  2. Persatuan iman dan pengetahuan tentang Firman (Kristus). Iman itu didasarkan atas Firman Tuhan. Persatuan iman dan pengetahuan Firman Tuhan ini berarti mencapai pengertian yang sama dalam Firman Tuhan. Beberapa tokoh Kristus tidak percaya ini bisa terjadi. Rasa2nya ini mustahil bagi mereka, tetapi ini dijanjikan Firman Tuhan. Roh Kudus yang memimpin orang2 akhir zaman ini, dan Roh akan membawa kita pada segala kebenaran Yoh 16:13 dan mengerti rahasia2 Allah yang dalam 1Kor 2:10, sampai semuanya bisa menjadi sehati, sejiwa, sepikir dan setujuan karena limpahnya pekerjaan Roh Kudus. Sekarang ada 5 tingkat perbedaan tafsiran dari orang2 yang mengakui Kristus. Begitu besar perbedaan ini, sehingga dengan akal, semua golongan memang tidak mungkin bisa bersatu. Tetapi pada akhir zaman, untuk mencapai kesempurnaan (seperti yang diceritakan Ef 4:11-12, dan semua ayat diambil dari Ef 4) tetap dibutuhkan persatuan dalam pengertian/ pengetahuan akan Firman Tuhan. Karena pekerjaan Roh Kudus hal ini bisa terjadi.

Kalau sudah ada persekutuan yang betul, kekuatan akan naik sampai 100 kali bahkan 1000 kali ganda (Im 26:8, Yus 23:10) dan orang2 seperti ini bisa cepat bertumbuh sampai tingkat yang sempurna. Persekutuan mutlak dibutuhkan, sebab itu kita harus rajin mengusahakan dan memperdamaikan orang dan hidup dalam perdamaian mulai dari pribadi, suami isteri, keluarga, kelompok kecil, Gereja sampai tubuh Kristus global.

KESIMPULAN

Persekutuan tubuh Kristus harus dipelihara dalam kasih (ampun, belas kasihan) dan kesucian yang tulus 1Yoh 1:7. Kalau kita dipimpin Roh pasti Roh Kudus membawa kita untuk melakukan usaha2 memperdamaikan orang2 yang terpisah atau tercerai. Tetapi sesudah itu, persekutuan dalam Kristus ini harus dipelihara. Lebih baik tetap sehat/ utuh daripada pecah lalu disambung kembali, tetapi ini sudah menimbulkan kerugian dan cacat karena dosa2 yang sudah memecahkannya. Jangan waktu memulai pelayanan memperdamaikan, kita sudah lebih dahulu mengatakan tidak mungkin bisa berhasil, sebab rohnya lain, bahkan Lot pun harus ditobatkan supaya berubah (2Pet 3:9) dan menjadi satu tubuh Kristus.
Kalau ada damai dari Allah (dalam kesucian) dalam suami isteri, keluarga dst itu berarti Tuhan ada dan bertahta di tengah2nya. Ini berarti ada sukacita, kemenangan, kuasa, pertumbuhan dll dan rencana Allah yang indah2 akan terjadi. Ini harus dipelihara, sebab sangat menyenangkan dan menguntungkan. Tetapi kalau tidak ada damai, melainkan ribut, perkelahian, iri, benci, dendam dll, itu berarti iblis ada di situ dan timbullah suasana Neraka yang makin lama makin panas dan makin banyak kejahatan terjadi. Berbahagialah putra2 Allah yang dipimpin Roh dalam mendamaikan semua perpecahan yang ada.

NYANYIAN:

Ada damai dalam hatiku
(keluarga, kelompok, Gereja) dari Yesus