Nyanyian Baru

Mazmur 144:9 Ya  Allah, aku hendak  menyanyikan nyanyian baru bagiMu,  dengan gambus sepuluh tali aku hendak  bermazmur bagiMu.
Mazmur 96:1 Nyanyikanlah nyanyian  baru bagi Tuhan, menyanyilah bagi Tuhan,    hai segenap bumi!
Mazmur 33:3 Nyanyikanlah bagiNya nyanyian baru; petiklah kecapi baik-baik dengan sorak-sorai.
Berulang-ulang Tuhan menyuruh kita menyanyikan nyanyian baru. Apa artinya nyanyian baru? Untuk apakahkita harus menyanyikan nyanyian baru? Apakah Tuhan mempunyai maksud-maksud tertentu?

APA?


DEFINISI nyanyian baru yang BIASA adalah nyanyian yang belum pernah kita kenal atau dengar. Tetapi yang dimaksudkan  Tuhan bukan difinisi yang ini. Nyanyian lamapun, yang kita sudah hafal luar kepala, dapat menjadi nyanyian baru dihadapan Allah.
Mazmur 40:3-4 Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada Tuhan.

Nyanyian:
Dia kluarkan saya dari lumpur dan taruh atas batu gunung. Dia brikan nyanyian yang baru nyanyian pujian bagi Allah.

I. ARTI ALKITABIAH DARI NYANYIAN BARU IALAH:


Nyanyian yang keluar dari dalam hati kita karena kita mengalami suatu PENGALAMAN YANG BARU dengan Tuhan.
Dengan jelas sekali Pat Boone, penyanyi  yang terkenal itu menulis suatu buku yang berjudul nyanyian baru (diterbitkan oleh Gandum Mas, Malang). Ini betul-betul nyanyian baru. Sebelum ia lahir baru, ia sudah menyanyikan banyak nyanyian rohani sebab ia seorang penyanyi. Ia tahu menyanyikan lagu itu baik-baik bahkan ia hafal. Ia menyanyi dengan indah dan banyak orang suka mendengarkannya. Tetapi sesudah ia mengalami sendiri kelahiran baru, ia berubah. Sekarang mata rohaninya menjadi celik, hidupnya berubah, Allah menjadi nyata baginya sehingga ia dapat memegangNya sehari-hari untuk berjalan bersama. Ia mempunyai pengalaman baru dengan Allah sebab itu sekarang, kalau ia menyanyikan lagu-lagu rohani  (baik nyanyian yang baru dikenalnya atau nyanyian-nyanyian lama yang sudah berulang-ulang dinyanyikannya) ia menyanyi
– dengan cara yang baru,
– dengan pengertian yang baru,
– dengan sikap yang baru,
– dengan perasaan hati yang  baru,
– dengan emosi yang baru,
– dengan sukacita yang baru,
– dengan terharu dan
– dengan segenap hatinya.
Mengapa?  Sebab sekarang ia sudah berubah, ia sudah menjadi baru, dan baru sekarang ia mengalami apa yang sudah bertahun-tahun dinyanyikannya, Lagu-lagu itu menjadi hidup, menjadi baru, menjadi nyanyian baru baginya, sebab ia sudah mengalaminya sendiri dengan Allah! Inilah nyanyian baru yang dimaksudkan Allah. yaitu suatu nyanyian dari pengalaman baru dengan Allah. Nyanyian-nyanyian baru itu selalu indah, selalu menggetarkan hati, selalu penuh urapan, selalu menarik hadirat Tuhan  turun dengan kuat, sebab ada pengalaman baru dengan Allah di dalam orang itu!

II.APA MAKSUD ALLAH?

Mengapa berulang-ulang Allah menyuruh kita menyanyikan nyanyian baru?
Allah merindukan supaya kita tumbuh dalam hidup rohani kita, tumbuh di dalam pengalaman dengan Allah, jangan tinggal pada tingkat yang sama terus seumur hidup kita. Allah sangat  sedih kalau hidup rohani kita macet pada tingkat yang sama terus.  Allah menginginkan supaya kita terus menerus mengalami pengalaman-pengalaman baru dengan Allah sehingga dengan demikian kita tumbuh terus! Tumbuh itu sangat menarik hati dan pengalaman yang amat menyenangkan. (Justru macet dalam pertumbuhan itu sangat menjemukan).
Misalnya bayi yang tumbuh, pada usia 3 bulan ia mulai dapat mengangkat kepalanya. Dengan girang ia terus mencoba mengangkat kepalanya sambil tengkurap, dan sekarang horizon pemandangannya jadi lain dan lebar (tidak lagi melihat langit-langit rumah terus menerus!, bosan ah!) Betapa gembira hatinya karena dapat mencoba kemampuan baru ini. Ini tumbuh! Pada usia 5 bulan ia mulai dapat duduk. Ini juga pengalaman yang baru dan indah, tumbuh! Juga gigi serinya mulai tumbuh, bukan main! Ia mulai dapat  menggigit dan apa saja yang dapat digigit, digigitnya! Ini tumbuh! Pengalaman baru yang indah. Pada umur 7 bulan ia mulai belajar berdiri, lalu pada bulan-bulan selanjutnya mulai berjalan! Lagi pengalaman baru yang amat indah! Lihatlah si bayi yang riang gembira dan penuh semangat mulai melangkahkan kakinya. Meskipun masih sangat goyah dan kaku, tetapi ini pengalaman baru yang indah baginya! Ini tumbuh! Ia dapat bergerak sendiri! , dan seterusnya, dan seterusnya. Pertumbuhan ini penuh dengan pangalaman-pengalaman baru yang mengasyikkan.

Begitu pula pengalaman baru dengan Allah itu luar biasa  indahnya. Pengalaman hidup dalam kesucian dengan sejahtera  yang luar biasa. Pengalaman berjalan dengan Allah.  Pengalaman memakai iman dengan hasilnya yang ajaib.  Pengalaman berdoa dalam Roh dan kebenaran. Pengalaman  pelayanan penuh dengan pengurapan. Pengalaman berkata-  kata dengan kata-kata dari ilham Allah (nubuat). Pengalaman  melewati ujian-ujian yang genting dengan berpegang teguh  pada Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus. Pengalaman  pikul salib yang sakit tetapi senang dan penuh damai dan berkemenanganan. Pengalaman mata yang celik sehingga dapat melihat tangan Allah dalam kesukaran-kesukaran yang dihadapi dan seterusnya, dan seterusnya.
Kalau Tuhan menyuruh kita terus menerus menyanyikan nyanyian baru itu berarti Allah menginginkan supaya kita terus menerus mengalami pengalaman-pengalaman baru dengan Allah. Ini berarti terus meningkat dari tingkat yang lama ke tingkat yang lebih tinggi lagi, naik lagi ke tingkat yang lebih tinggi, begitu seterusnya setiap hari terus menerus. Jadi kalau Allah menyuruh kita menyanyikan nyanyian baru, itu amat indah! Pengalaman baru yang mendebarkan hati (kadang-kadang dengan banyak ketakutan dan geletar sebab melihat peristiwa-peristiwa yang dahsyat di depan kita), tetapi penuh kesukaan dan sejahtera karena di sertai Allah selalu. Pengalaman baru dengan Allah itu selalu indah sebab Allah itu maha kuasa dan heran. Tumbuhlah , alamilah pengalaman-pengalaman baru dengan Allah sehingga kita boleh selalu memuji-muji Tuhan limpah dengan nyanyian nyanyian baru.

III. DASAR DARI PENGALAMAN BARU DENGAN ALLAH

Pengalaman baru degan Allah itu harus di dasarkan atas Firman Tuhan, baru ada pegangan yang kuat.

Kalau tidak ada pegangan Firman Tuhan, maka kita  mudah tersesat dalam pengalaman-pengalaman  baru manusiawi atau yang lebih parah lagi  pengalaman-pengalaman baru yang dipimpin setan!  Ini tentu tidak membawa pada pertumbuhan iman, tetapi  justru membawa pada kehancuran total! Sebab akal dan  iblis akan membawa kita pada jalan yang sesat, pada jalan  pemberontakan melawan Allah!

Bagaimana caranya mendasarkan pegalaman baru tersebut di atas Firman Tuhan?

Biasanya pengalaman baru dengan Allah itu di mulai dengan pembukaan-pembukaan baru dari Firman Tuhan. Orang yang tumbuh rohaninya itu akan limpah dengan pembukaan-pembukaan baru dari Firman Tuhan. Sebab tanpa ini tidak akan ada pertumbuhan rohani
( Tentu yang tumbuh itu orang-orang yang bertobat sungguh-sungguh, lahir baru dan tetap tinggal dalam kesucian, tidak mau  simpan dosa sebab benci dosa, dan cinta kebenaran). Mau pikul Salib dan bertekun di dalam ibadat, doa dan Firman Tuhan. Orang-orang seperti ini akan mendapat pembukaan-pembukaan Firman Tuhan yang indah-indah, bahkan teratur dan tetap. (Yes 33:15-16), itu menjadi “makanannya” yang rutin yaitu roti dan airnya. Pembukaan Firman Tuhan = roti, pekerjaan Roh Kudus = air, ini penuh sejahtera, sukacita dan kuasa Allah.
Kalau ada pembukaan baru, itu amat indah, hati ini rasanya  berlompatan karena sukacita, sebab oleh pembukaan-pembukaan baru dari Firman Tuhan, hati kita (roh kita) di puaskan dan hidup-hidup. Tentu tidak cukup sampai disini, sebab sesudah mengerti hal-hal yang indah dari Firman Tuhan itu, kita harus belajar mentaatinya. Kalau dengan tulus kita sunguh-sungguh mau mentaatinya, maka Roh Kudus pasti akan menolong kita. Pada waktu kita mentaati kebenaran-kebenaran baru yang kita alami itu, maka  kita masuk dalam pengalaman baru dengan Allah. Memang untuk masuk dalam pengalaman baru ini perlu iman (harus percaya, yakin, kadang-kadang ini nyata-nyata bertentangan dengan akal, misalnya berharap pada Tuhan untuk uang, kesempatan, kesembuhan, dan sebagainya. Jalan dengan iman  2 Kor 5:7 akan memungkinkan kita masuk dalam pengalaman-pengalaman baru dengan Allah. Banyak orang kristen lain tidak percaya, tetapi kita yakin dan mentaatinya, ini sungguh-sungguh perlu iman)
Selain iman, perlu ada kesediaan untuk menderita; pikul salib!Taat pada Firman Tuhan itu banyak  kali merobek-robek daging, sebab kedua hal ini bertentangan  (Gal 5:17). Tetapi siapa yang mau masuk dalam ” pintu sempit” ini akan punya pengalaman  yang indah-indah dengan Allah.
Hasilnya luar biasa! Ada kemenangan, kesukaan dan kepuasan dalam jiwa kita. Biasanya orang yang normal itu mempunyai ekspresi atau emosi (baik kalau sedih, atau kalau gembira, itu nyata dari sikap, ekspresi dan emosinya. Ini yang normal)
Ekspresi dari kesukaan dan kepuasan itu dapat dicetuskan denganbermacam-macam cara misalnya dengan sikap yang baru penuh sukacita, bersaksi  dengan gairah, bersorak-sorak atau dengan menyanyikan “nyanyian baru” kepada Allah.
Jadi nyanyian baru ini adalah salah satu ekspresi dari orang-orang yang mempunyai pengalaman baru dengan Allah. Sebab itu Allah sangat senang kalau kita limpah dengan nyanyian-nyanyian baru ini dalam hidup kita.
Jadi kalau seorang belum mengalami pembukaan  baru dari Firman Tuhan, ia sukar untuk mengalami pengalaman-pengalaman baru dengan Allah. Kalau tiada pengalaman baru dengan Allah, maka juga tiada ekspresi  yang spontan yang di dalamnya juga termasuk nyanyian-nyanyian baru kepada Allah.
Wahyu 14:3 Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi ini.
Orang-orang yang lain ini belum mengalami tingkat hidup yang amat tinggi seperti “teruna-teruna”itu, yaitu taraf kesempurnaan, sebab itu mereka juga tidak dapat menyanyikan nyanyian baru  ini  bersama-sama 144.000 orang teruna yang heran ini. Kalau belum mempunyai pengalaman baru dengan Allah, juga belum dapat menyanyikan nyanyian-nyanyian  yang baru. Tetapi kalau mereka sudah mempunyai pengalaman baru dengan Allah, mereka sudahmengalami perbuatan-perbuatanNya yang ajaib, maka mereka akan  dapat menyanyikan nyanyian nyanyian baru dengan spontan.

Mazmur 98:1Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepadaNya oleh tangan kananNya oleh lenganNya yang kudus.

IV.DUA MACAM PEMBUKAAN BARU  DALAM FIRMAN

TUHAN


1. Pembukaan baru yang RELATIP
Ini berarti bahwa pembukaan-pembukaan itu baru bagi orang  itu, tetapi banyak bagi orang lain tidak lagi baru. Sudah banyak orang-orang lain mengalami nya lebih dahulu, sudah lama, sudah lewat  bagi orang-orang tersebut, tetapi bagi orang ini, ini suatu hal baru, pembukaan yang baru. Jadi ini adalah pembukaaan yang relatip. Misalnya tentang lahir baru, kesembuhan, pertolongan, karunia-karunia Roh Kudus dan lain-lain.
2. Pembukaan baru  yang MUTLAK
Disini ada pembukaan-pembukaan baru dari Firman Tuhan yang betul-betul baru, belum pernah di alami oleh orang lain, sebab belum pernah dibukakan oleh Tuhan. Pada akhir zaman ini ada banyak pembukaan-pembukaan baru yang betul-betul mutlak, sebab memang baru dibukakan oleh Roh Kudus.
Daniel 12:4 Tetapi engkau , Daniel, sembunyikanlah (TL: tutuplah) segala Firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah.”

Kalau suatu kebenaran (ayat-ayat dalam Alkitab) masih tertutup, maka meskipun secara hurufiah ayat-ayat itu dapat dibaca dan di dengar oleh semua orang, tetapi mereka tidak dapat mengerti isinya! Aneh tetapi betul. Dengan cara ini Allah memeteraikan (ditutup dan dimeteraikan) banyak  kebenaran-kebenaran akhir zaman, sampai pada saatnya, baru meterai-meterai itu di buka oleh Allah (Wahyu 5-6).
Contoh:
Lukas 18:33-34 Dan mereka menyesah dan membunuh Dia, dan pada hari ketiga Ia akan bangkit.” Akan tetapi mereka sama sekali tidak mengerti semuanya itu; arti perkataan itu tersembunyi bagi mereka dan mereka tidak tahu apa yang dimaksudkan.
Murid-murid Tuhan adalah orang yang sudah dewasa dan mempunyai pengalaman serta pengertian yang cukup baik. Mereka mendengar kata-kata Tuhan Yesus tentang sengsara yang akan dialami Tuhan Yesus sampai mati dan bangkit. Secara hurufiah mereka dapat mengerti, tetapi mereka tetap tidak yakin! Mengerti secara hurufiah tetapi tidak yakin, inilah artinya  “tersembunyi dari padanya”, masih tertutup, belum terbuka.
Pada waktu Tuhan Yesus betul-betul sudah mati dan bangkit mereka  tetap tidak percaya kalau Tuhan Yesus sudah bangkit, pada hal nyata-nyata dengan jelas Tuhan Yesus sudah menceritakan hal ini pada murid-muridNya. Tetapi karena ini masih disembunyikan oleh Tuhan (masih dimeteraikan), maka mereka tidak dapat yakin akan kebenaran -kebenaran ini. Beberapa wanita-wantia melihat sendiri Tuhan Yesus yang sudah bangkit itu, dan mereka memberitakannya kepada murid-murid, tetapi murid-murid tidak mau percaya, mereka tidak yakin, tidak dapat percaya, tidak dapat mengerti sebab hal itu masih tertutup, tersembunyi, termetarai bagi mereka.
Lukas 24: 11 Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu.
Logika (akal sehat) mereka berjalan baik, sebab itu Petrus mencheck kata-kata wanita itu ke kuburan.
Lukas 24: 12 Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapam saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi.
Meskipun Ia menemukan banyak bukti-bukti yang menguatkan kata-kata wanita itu, mereka tetap belum yakin, sehingga ditegur Tuhan Yesus.
Lukas 24: 25 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu,  sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu yang telah dikatakan para nabi!
Lukas 24:38 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan (tidak percaya) di dalam hati kamu?
Baru kemudian sesudah dibukakan akalnya oleh Tuhan Yesus, mereka baru dapat mengerti dengan jelas segala kebenaran Firman Tuhan itu.
Lukas 24: 45 Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.

Roh Kudus yang membukakan akal dan pengertian kita, baru kita dapat  mengerti kebenaran-kebenaran Firman Tuhan. Sebab itu Firman Tuhan  selalu mengatakan bahwa pengertian rohani  itu diberikandikaruniakan, dianugerahkan kepada kita, bukan  karena kepintaran, kemampuan atau kelihaian akal kita.
Matius 13:11 Maka jawab Yesus sambil berkata kepada mereka itu,  “Bahwa kepada kamu diberi karunia mengetahui segala rahasia kerajaan surga, tetapi kepada mereka itu tidak dikaruniakan.
Amsal 20: 12 Telinga yang mendengar dan mata yang melihat, keduanya itu telah dijadikan oleh TUHAN (TL)
Jadi kalau belum dibukakan meterainya oleh Tuhan, tidak ada seorangpun yang dapat mengerti  arti rohaninya (tafsirannya) dengan benar dan betul. Pembukaan rahasia-rahasia iman dan rahasia-rahasia akhir zaman yang dimeteraikan, (ini terdapat dalam buku yang bermeterai 7 Wahyu 5:1), itu ada saatnya yang tepat! Kalau sudah sampai saatnya, baru meterai-meterai itu dibuka. Sesudah meterai-meterai itu dibuka, baru artinya menjadi jelas dan terbuka; inilah pembukaan mutlak, yang baru di buka sebab sudah tiba saatnya! Sebelumnya belum ada orang yang mengerti, sebab belum dibukakan oleh Tuhan . Setan dan Malaikatpun tidak mengerti barang-barang yang dimeteraikan  ini, bahkan malaikat-malaikat belajar banyak pengertian-pengeritan rohani dari manusia! 1 Pet 1:12.
Pembukaan-pembukaan yang mutlak  ini akan membukakan “jalan baru” untuk pertumbuhan orang-orang beriman kepada kesempurnaan, jalan baru yang belum pernah dilalui oleh Gereja atau anak-anak Allah.

Yosua 3: 4 Hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira dua ribu hasta panjangnya, janganlah mendekatinya maksudnya supaya kamu mengetahui jalan yang harus kamu tempuh, sebab jalan itu belum pernah kamu lalui dahulu.
Yesaya 48: 6 Engkau telah mendengar semuanya itu dan sekarang engkau harus melihatnya; tidakkah kamu sendiri mau mengakuinya? Aku mengabarkan kepadamu hal-hal  yang baru dari sejak sekarang, dan hal-hal yang tersimpan yang belum kau ketahui.
Yesaya 43:19 Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya?
Untuk memimpin Gereja  (orang-orang suci) pada akhir zaman ini kepada rencana kesempurnaan Allah, Allah akan membukakan banyak rahasia-rahasia baru yang dari dahulu belum pernah dibukakan. Akan ada banyak hal-hal baru, pengalaman-pengalaman baru pada akhir zaman ini. Tetapi semua itu harus di dasarkan atas Firman Tuhan , yaitu ayat-ayat Firman Tuhan yang dibukakan oleh Roh Kudus. Harus ada dasar ayat-ayat Firman Tuhan, kalau tidak, kita akan mudah tersesat dalam pengalaman -pengalaman baru yang palsu dari akal manusiawi atau dari setan yang membawa kepada kehancuran. Tetapi pembukaan yang baru dari Tuhan itu akan membawa kepada perkara-perkara yang indah, pengalaman-pengalaman baru dengan Allah. Harapkanlah, bahkan  Tuhan menginginkan kita mengalami dan menyanyikannya!

RELATIP DAN ABSOLUT

Baik pembukaan baru yang relatip, maupun yang absolut, itu sama-sama  membawa pengalaman baru yang indah bagi orang yang mengalaminya, yang menyebabkan orang itu dapat menyanyikan nyanyian nyanyian baru dengan sukacita. Keduanya sama-sama menghasilkan nyanyian-nyanyian baru  bagi Allah. Hanya bedanya, nyanyian baru dari pembukaan-pembukaan baru yang relatip itu sudah pernah di alami  orang-orang lain, tetapi nyanyian baru dari pembukaan-pembukaan Firman Tuhan yang mutlak baru, itu belum pernah dialami oleh siapapun,  sebab baru sekarang tiba waktunya untuk dibukakan .

V. C O N T O H – C O N T O H:

CONTOH-CONTOH NYANYIAN BARU YANG RELATIP
Misalnya nyanyian:
O ku cinta Yesus  3x Karena Dia cinta saya.
Ada orang -orang yang baru diampuni, atau yang matanya baru dicelikkan sehingga baru sekarang ia dapat melihat cinta Tuhan yang amat besar, yang belum pernah  di alami sebelumnya bagi orang-orang ini.
Nyanyian “Oh, kucinta Yesus” dapat menjadi nyanyian baru baginya, penuh sukacita dan sangat menggetarkan hatinya, sekalipun dahulu ia sudah hafal nyanyian ini.

Nyanyian :
Dunia kosong semua kosong
Hanya SalibNya tak kosong
Pangkat, mas, perak semuanya kosong
Hanya SalibNya tak kosong.
Kadang-kadang sesudah mengalami pengalaman-pengalaman yang pahit, atau matanya dicelikkan oleh Roh Kudus, maka tiba-tiba nyanyian ini menjadi nyanyian baru baginya, ia betul-betul sekarang sadar, bahwa duania ini kosong.
Nyanyian

Jiwaku yalah Tuhan punya

Langkah hidupku Dia yang menentukan

Kuserahkan-kuserahkan mulai skarang dan selamanya

Bagi orang-orang  yang baru menyerahkan hidupnya bagi Tuhan, lebih-lebih yang menyerahkan sepenuhnya dan sepenuh waktu (full time), maka nyanyian ini tiba-tiba menjadi nyanyian yang baru baginya. Sehingga tidak heran kalau ia menyanyikan lagu ini dengan linangan air mata dengan hati yang hancur.
Ini semua  contoh-contoh nyanyian baru yang berasal dari nyanyian lama. Tentu  saja nyanyian baru (yang baru di kenal, baru didengar atau baru diciptakan orang) juga dapat menjadi nyanyian baru bagi orang-orang yang mempunyai pengalaman baru dengan Allah. Tetapi sebaliknya, sekalipun nyanyian itu baru diciptakan, bagi orang-orang yang tidak mempunyai pengalaman baru dengan Allah tentang pokok tersebut. maka lagu  itu tidak dapat menjadi nyanyian baru baginya untuk di persembahkan pada Allah.

CONTOH-CONTOH NANYIAN BARU YANG MUTLAK

Misalnya nyanyian
Gerakan Allah mulailah  2X Kudengar suara pohon murbai bunyi,
Kutahu gerakan Allah mulailah
Akhir-akhir ini kita sungguh-sungguh menyaksikan gerakan Roh Kudus yang heran dimana-mana. Seolah-olah kita melihat tulang-tulang kering dari segala penjuru gereja-gereja yang mati, mulai bangkit dan berbaris  menjadi tentara Allah, yang hidup dan besar jumlahnya. Dengan hati yang gemetar tetapi penuh sukacita, orang-orang yang matanya celik, menyanyikan nyanyian baru ini sebagai pujian kepada Tuhan.
Sungguh Roh Kudus sudah bekerja di mana-mana untuk mempersiapkan hari kedatangan Tuhan yang mulia itu!
Nyanyian:
Yang terutama di dalam hidup ini,
meninggikan nama Yesus.
Yang terutama di dalam hidup ini,
memuliakan namaNya.
Haleluyah 2X
Saya mau cinta Yesus     2X
Kalau nyanyian ini dinyanyiakan para pendeta dengan sungguh-sungguh, itu memang pantas sebab hidup mereka semata-mata untuk memuliakan Tuhan. Tetapi zaman ini kita dapat dengan mudah melihat dimana-mana orang-orang yang penuh Roh Kududs, orang-orang biasa, kaum awam, anggota-anggota gereja, menyanyi dnegan penuh pengurapan dan kuasa, dengan penuh penyerahan dan segenap hati, mereka berseru dengan segenap jiwanya, bahwa mereka hidup hanya untuk memuliakan Allah. Mereka menyanyikan suatu nyanyian yang baru bagi Allah.
Banyak nyanyian nyanyian penyerahan semacam ini menjadi nyanyian baru dari kaum awam,  sebab inilah masanya kaum awam bangkit, Gereja bangkit untuk masuk dalam masa-masa terakhir (yang penuh kesukaran dan derita) di dalam rencana Allah!
Juga nyanyian- nyanyian tentang kesempurnaan, tentang penyembahan, tentang masuk hadirat Tuhan, tentang kemuliaan Tuhan dan lain lain timbul begitu limpah di mana-mana, nyanyian nyanyian  seperti ini sangat jarang dalam hari-hari yang lalu. Tiba-tiba dalam beberapa tahun terakhir ini begitu limpah!
Mengapa?
Inilah nyanyian nyanyian baru yang sungguh-sungguh baru di hadapan Allah sebab saatnya  sudah sampai!  Ini sudah dinubuatkan di dalam Alkitab. Di dalam Wahyu 5:1 buku kecil yang berisi rahasia-rahasia akhir zaman itu masih termeterai.  Tetapi sesudah meterainya dibuka, maka terdengarlah nyanyian nyanyian yang heran luar biasa di mana-mana, inilah  nyanyian baru dari pembukaan rahasa-rahasia Allah, nyanyian baru dari pengalaman baru dari Gereja Tuhan pada akhir zaman ini.
Wahyu 5:9 Dan (sesudah buku itu diambil oleh anak domba Allah)mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya:”Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
Bukankah ayat ini mulai digenapkan dalam zaman kita sekarang ini? Sudahkah masing-masing kita merasakannya? Jangan hidup sembarangan lagi, waktunya sudah tidak lama lagi. Adakah diantara kita yang masih belum mau bangun, masih mau tinggal dalam dosa dan ke duniawian? Hati-hati, tiba-tiba masuk dalam kebinasaan seperti yang disebutkan dalam Mat 24:39!!
Banyak pengalaman baru dan banyak nyanyian baru adalah tanda-tanda dari  akhir zaman !


VI. NYANYIAN BARU DALAM SEJARAH.

Dalam sejarah kita juga melihat banyak nyanyian nyanyian baru yang timbul sebagai akibat pengalaman baru dari Gereja Tuhan. Misalnya pada masa pengalaman-pengalaman  baru dalam kesucian, dalam baptisan air, dalam baptisan Roh, dalam karunia-karunia Roh, dalam penyembahan, dalam kegerakan iman (sampai-sampai timbul extrem-extrem hidup yang seperti anak raja, yang semata-mata berisi berkat saja, Seolah-olah salibnya sudah menjadi mahkota semua, dan sebagainya. Ini masih akan terus dilanjutkan dalam   pengalaman-pengalaman baru dengan Allah. Gereja (orang-orang suci) harus limpah dengan Roh Kudus, (Ep 5:18) dan tekun dalam Firman Tuhan (Kol 3:16) supaya mempunyai patokan dari Allah (Yosua 3:4 “Tabut menjadi patokan, supaya tidak sesat) untuk masuk dalam pengalaman-pengalaman baru  dengan  Allah  yang ajaib  ini. Jangan asal pengalaman baru, tetapi ngawur  (dari manusia/setan) nanti sesat dan celaka. Harus ada dasar-dasar Firman Tuhan.
Yes 42:10 Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan dan pujilah Dia dari ujung bumi! Baiklah laut bergemuruh serta segala isinya dan pulau-pulau dengan segala penduduknya.



(Jangan menyanyikan  nyanyian dunia, atau nyanyian hawa nafsu dari bapak setan, engkau akan celaka dan binasa, tetapi bertobatlah dan nyanyikan nyanyian baru dari Tuhan. Orang-orang suci, tumbuhlah dan nyanyikanlah nyanyian nyanyian baru terus menerus.

Orang yang tumbuh rohaninya akan terus menerus mengalami pembukaan-pembukaan baru, pengalaman-pengalaman baru dan nyanyian-nyanyian baru. Tumbuhlah terus sampai pada tingkat yang tertinggi, yang juga akan limpah dengan nyanyian nyanyian baru  tingkat tertinggi.
Sangat mulia, indah dan luar biasa! (Wah 14:3).

VII. KESIMPULAN:


Kalau kita sudah mengerti tentang nyanyian baru, maka kita akan  terharu dan penuh syukur karena Tuhan  begitu bersemangat  menyuruh kita menyanyikan nyanyian nyanyian baru.    Sesungguhnya ini bukanlah perintah yang merepotkan kita, tetapi  justru untuk membuat kita bahagia dan penuh sukacita sebab kita  didorong terus untuk masuk dalam pengalaman-pengalaman baru yang menggetarkan hati, yang limpah dengan nyanyian nyanyian baru.
Ingat kunci ini:
Nyanyian-nyanyian baru ini akan makin limpah di akhir zaman ini dan sekarang juga sudah mulai nampak di mana-mana di seluruh dunia! Bangunlah! Maranatha, Tuhan kami datangah segera. (1Kor 16:22 Wah 21:20)