KERAJAAN 1000 TAHUN

I. APA?

Kerajaan 1000 tahun (atau milenium) adalah suatu kerajaan di atas bumi (bukan di Sorga) yang diperintahkan langsung oleh Tuhan Yesus dan orang-orang suci (dalam tubuh kebangkitan) sehingga keadaannya mutlak damai dan sangat indah.
Pada waktu ini tidak ada lagi negara- negara seperti yang ada sekarang: Amerika Serikat, Soviet, Jepang, Korea, Singapura, Jerman, Belanda, Iran, Irak dan sebagainya. Tidak ada lagi satu negarapun. Semua negara-negara di dunia akan dihapus.
Hanya ada satu pemerintahan di seluruh dunia, yaitu Kerajaan dengan Tuhan Yesus sebagai rajanya!
Keadaan sekarang akan berubah total, sangat drastis dan dengan cepat sekali. Dan ini akan terjadi tidak lama lagi.
Wahyu 11:15 Lalu malaikat yang ke tujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam Sorga, katanya: “Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapiNya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.”

II. WAKTU

a.  LAMANYA. Kerajaan ini berlangsung 1000 tahun (Wah 20:4).

b. DIMULAI sesudah zaman Antikris berakhir, yaitu pada waktu kedatangan Tuhan Yesus II untuk semua orang (Wah 1:7; 20:4 Mat 25:31-32). Pada waktu ini terjadi perang Harmagedon.
Andaikata (ini bukan ramalan) Tuhan Yesus datang 4 tahun lagi, maka Kerajaan 1000 tahun ini akan dimulai 7,5 tahun lagi.

Bayangkan, 7,5 tahun lagi tidak lagi ada negara-negara seperti USA, Soviet, Jepang dan lain-lain. Juga PBB sudah tidak ada lagi, suatu perubahan drastis yang luar biasa yang tidak masuk akal, tetapi ini nubuatan Firman Allah, pasti jadi.
Andaikata Tuhan datang 7 tahun lagi, maka perubahan-perubahan yang hebat ini akan terjadi 10,5 tahun lagi.
Banyak orang tidak sadar akan hal ini. Tetapi ini bukan cerita lamunan, ini nubuatan Firman Allah yang pasti akan digenapi dalam jangka pendek ini.
Patokannya ialah hari kedatangan Tuhan (pengangkatan), lalu 3,5 tahun kemudian mulailah Kerajaan 1000 tahun ini. Sungguh tidak lama lagi, bersedialah untuk menghadapi banyak perubahan- perubahan besar yang drastis dan tiba-tiba!
c. DIAKHIRI dengan perang Gog dan Magog serta Pengadilan Tahta Putih Yang Besar.
Wahyu 20:4-6 Maka aku tampaklah beberapa tahta, dan ada orang duduk di atasnya, maka kepada mereka itu diserahkan kuasa menghukumkan; dan lagi aku tampak segala nyawa orang yang dipancung kepalanya sebab menyaksikan Yesus dan Firman Allah, dan yang tiada menyembah binatang itu atau patungnya dan yang tiada bertanda di dahinya atau di tangannya. Maka mereka itu sekalian hidup balik dan memerintah beserta dengan Kristus 1000 tahun lama- nya. Tetapi segala orang mati yang lain itu tiada hidup balik sehingga genap 1000 tahun itu; maka inilah kebangkitan yang pertama itu, maka mati yang kedua tiada berkuasa atas mereka itu melainkan mereka itu menjadi imam kepada Allah dan kepada Kristus dan akan memerintah beserta dengan Dia 1000 tahun lamanya.

III. TEMPAT

Wahyu 5:10 Dan telah menjadikan kita raja-raja dan imam-imam bagi Allah, dan kita akan memerintah di bumi (KJ).
Kerajaan 1000 tahun itu akan berlangsung di planet bumi kita sekarang ini. Kerajaan ini begitu heran dan indah, tetapi ini bukan Sorga, Sorga jauh lebih indah.

IV. PRINSIP KERAJAAN 1000 TAHUN.

Kerajaan 1000 tahun ini adalah:

A. Hari sabat Allah.
B. Bumi yang dipulihkan.

A. HARI SABAT ALLAH
Di dalam rencana dan pekerjaanNya, Allah biasanya memakai satuan waktu: sabat, yaitu: 6 hari kerja + 1 hari perhentian=7 hari.
Penciptaan alam semesta dalam Kej 1 dilakukan dalam 1 (satu) sabat.
Kejadian 2:2-3 Ketika Allah pada hari ke tujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuatnya itu berhentilah Ia pada hari ke tujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuatnya itu.
Lalu Allah memberkati hari ke tujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuatnya itu.
Tanda-tanda khas dari hari yang ke tujuh (sabat) ini ialah:
A.1. Berhenti bekerja, ada perhentian.
A.2. Menyucikannya.
A.3. Memberkatinya.

Sesudah Adam Hawa jatuh dalam dosa, Allah mulai lagi bekerja untuk menebus umat manusia, dan ini juga direncanakanNya dalam 7 hari Allah yaitu satu sabat Allah.
1 hari Allah = 1000 tahun manusia (2Pet 3:8).
7 hari Allah = 7000 tahun.

Jadi rencana Allah untuk manusia akan diselesaikan dalam 6000 tahun (sejak kejatuhan Adam Hawa), lalu akan ada perhentian selama 1000 tahun.
Jadi Kerajaan 1000 tahun ini adalah hari sabat Allah.
Sebab itu kita juga menemukan tanda-tanda sabat dalam Kerajaan 1000 tahun ini yaitu:
1. Ada perhentian. Iblis (dan semua tentaranya) dipenjarakan dalam lubang tanpa alas, sehingga tidak ada lagi peperangan pada massa ini.
2. Kerajaan 1000 tahun ini disucikan. Ini dilaksanakan dengan pemerintahan tongkat besi yang keras sekali, sehingga betul-betul Kerajaan 1000 tahun ini menjadi suci.
3. Kerajaan 1000 tahun ini diberkati.
Dahulu pada waktu Adam Hawa berdosa, bumi ini dikutuki sehingga rusak. Tetapi sekarang dalam Kerajaan 1000 tahun ini bumi dipulihkan dan diberkati, sehingga keadaannya menjadi indah seperti di Eden, bahkan lebih dari Eden.
Ini diterangkan dalam pemulihan.
Jadi Kerajaan 1000 tahun adalah hari sabat Allah di atas bumi.
B. PEMULIHAN.
Kita akan melihat keadaan pada waktu
1. Selesai penciptaan alam.
2. Sesudah dosa masuk.
3. Sesudah pemulihan.
1. Keadaan sesudah penciptaan semesta selesai
Kejadian 1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikannya itu, sungguh amat baik.  Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.
Pada waktu Allah selesai menciptakan bumi ini, semua keadaannya amat baik.
Tidak ada dosa maupun segala akibatnya, tidak ada hal-hal yang jahat dan rusak.
2. Keadaan sesudah dosa masuk
Akibat dosa masuk karena kejatuhan Adam Hawa, maka bumi kena kutuk dan semua menjadi rusak, segala yang jahat timbul di mana- mana.
Kejadian 3:17 .. maka terkutuklah bumi ini oleh sebab engkau ….
Sebelum bumi ini dikutuki, keadaan bumi dan isinya tidak sama dengan keadaan yang sekarang. Tidak ada dosa dan tidak ada akibat-akibat dosa. Misalnya tidak ada mahluk yang makan daging/ darah, semua makan tumbuh- tumbuhan. Manusia makan buah-buahan dan binatang (misalnya singa, beruang dan lain-lain) makan rumput. Nyamuk tidak menghisap darah binatang atau orang, kalajengking tidak menyengat, ular tidak berbisa dan seterusnya.
Tetapi sesudah bumi dikutuki Tuhan, keadaannya berubah menjadi rusak ditambah dengan semua akibat- akibat dosa. Perkataan: “…. terkutuklah bumi.………” ini sangat hebat akibatnya. Semua berubah. Binatang-binatang berubah menjadi garang dan kejam. Singa mulai makan domba dan binatang-binatang lainnya. Serigala juga menjadi buas dan makan binatang kecil lainnya. Nyamuk mulai menggigit dan menghisap darah. Lebah, kalajengking mulai menyengat, ular menggigit dan meracuni dengan bisanya dan seterusnya.
Seluruh bumi dan isinya termasuk juga manusia alamiah terkena akibatnya.
Ini berarti ada perubahan anatomis, fisiologis, kejiwaan (tabiat) dan lain-lain yang sangat drastis. Sebab saluran pencernaan binatang yang makan daging itu sama sekali tidak sama dengan saluran pencernaan dari binatang- binatang yang makan rumput, juga tidak sama dengan yang menghisap darah dan sebagainya. Jadi pada waktu Tuhan mengutuki bumi, perubahan dan kerusakan yang terjadi itu amat dahsyat dan sampai pada dasar-dasar sifatnya. Baik di dalam alam benda, dalam dunia binatang dan tumbuh-tumbuhan, juga di dalam umat manusia.
Jadi sebetulnya kita ini hidup di dalam bumi yang relatip sudah rusak oleh dosa.
3. Keadaan sesudah pemulihan.
Tuhan sudah merencanakan pada saatnya akan mengadakan pemulihan bagi bumi dan isinya. Ini terjadi pada waktu Tuhan Yesus turun dari Sorga dalam kedatanganNya kembali untuk memerintah seluruh bumi.
Kisah Rasul 3:21 Kristus itu harus tinggal di Sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabinya yang kudus di zaman dahulu.
Semua faktor yang menyebabkan kutuk Allah jatuh ke atas bumi sekarang sudah tiada, bahkan dengan hadirat Tuhan (serta orang- orang suciNya) serta berkatnya maka bumi ini dipulihkan kembali seperti semula. Kalau dahulu kutuk itu merusakkan bumi dan isinya, sekarang semua sudah tiada, bahkan hadirat dan berkat dari Tuhan itu memulihkan bumi dan isinya.

V.  BAGAIMANA  PEMULIHAN ITU  TERJADI?


1. Dasarnya: Golgota.
Kutuk dosa yang dijatuhkan atas dosa Adam Hawa dan yang mengenai seluruh dunia,
itu sudah ditanggung oleh Anak Domba Allah di atas Golgota.
Galatia 3:13 Kristus telah menebus dosa kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”
Sebabitu di dalam Kristus, kita bebas dari kutuk dosa, sebab sudah dibayar lunas oleh Tuhan Yesus di kayu salib (Kol 2:14).
2. Diberkati Allah.
Sebab Kerajaan 1000 tahun ini ada- lah hari sabat Allah, hari itu disucikan dan diberkati Allah (Kej 2:2-3).
Ini justru lawannya dari pengutukan. Dibebaskan dari kutuk dosa.
Ini dilaksanakan di dalam Kristus yaitu disucikan dengan pemerintahan tongkat besi dan diberkati oleh hadirat Tuhan Yesus dan orang-orang suciNya yang datang di atas bumi (akan dijelaskan lebih lanjut).
3. Hadirat Tuhan Yesus dan orang-orang suciNya.
Waktu Tuhan Yesus didalam kemuliaanNya (saat itu sebentar sekali dan mungkin juga dalam kemuliaan yang terbatas, sebab kalau Tuhan Yesus berada dalam kemuliaan yang penuh, murid-muridNya tidak akan tahan, bahkan seluruh bumi akan merasakan nya, karena besarlah kemuliaan Allah itu), pada saat ini murid-murid merasakan begitu indah dan keberkatan, sehingga mereka tidak mau turun lagi (Mat 17:1-6).
Lebih-lebih di sini, Tuhan Yesus dengan kemuliaan yang sepenuh- penuhnya dan terus menerus selama 1000 tahun, berada di tengah-tengah dunia dan manusia alamiah, maka bumi akan penuh dengan berkat dan kemuliaanNya.
Juga orang-orang yang sempurna mendapat kemuliaan yang hampir sebesar Kristus, begitu pula orang-orang suci lainnya, semuanya allah- allah (Yah 10:35) sebab itu bumi betul-betul penuh dengan kemuliaan Allah dan limpah dengan segala berkatNya yang heran itu. Betapa indah keadaan Kerajaan 1000 tahun ini yang terus menerus berada di dalam hadirat Tuhan.
Mazmur 16:11 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapanMu ada sukacita berlimpah-limpah (TL: kekenyangan dengan sukacita), di tangan kananMu ada nikmat senantiasa.
4. Disucikan dalam pemerintahan tongkat besi.
Pemerintahan ini sangat keras, setiap dosa bahkan rencana dosapun dihukum keras (sebab pemerintahnya adalah Allah, semua dosa dan rencananya selalu ditangkap basah lebih dahulu).
Wahyu 2:27 Dan Ia akan memerintah mereka dengan tongkat besi; mereka akan diremukkan seperti tembikar tukang periuk – (TL, NIV: yaitu dengan kuasa) sama seperti yang kuterima dari BapaKu.

Sebab itu praktis tidak ada dosa dan akibat-akibat dosapun ditekan kuat- kuat.
5. Iblis dipenjarakan.
Ia dipenjarakan dalam lubang tanpa alas selama 1000 tahun (Wah 20:1-3), selama Kerajaan 1000 tahun itu berlangsung. Begitu juga seluruh tentara nya, segala setan-setan. Si pengharu dan penyesat dunia ini sudah tidak ada pada waktu kerajaan 1000 tahun itu, sehingga dunia menjadi damai sepenuhnya.

Inilah faktor-faktor yang menyebabkan bumi dipulihkan kembali sesuai dengan rencana Allah sejak dari awal dunia ini. Dalam Kerajaan 1000 tahun inilah bumi dipulihkan dengan segenap isinya.

VI.  KEADAAN ALAM  YANG DIPULIHKAN.

A. DUNIA BINATANG.

Binatang-binatang itu berubah seperti di taman Eden yaitu sebagaimana diciptakan oleh Allah pada mulanya. Semua keadaan dan sifat yang timbul sebagai akibat dari dosa dan kutuknya, sekarang lenyap. Perubahan- perubahan ini mendasar (sampai dalam genetikanya).
Perubahan-perubahan itu antara lain:
1. Sifat-sifatnya menjadi seperti semula
Tidak lagi ada yang buas, garang, ganas atau kejam. Tidak lagi menyerang dan menerkam binatang yang lain, tidak menggigit, menyengat, berbisa dan lain- lain. Semua hal-hal yang jahat itu sudah lenyap.
Yesaya 11:6-8 Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama- sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya. Lembu dan beruang akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu. Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular biludak.
2. Makan daun-daunan.
Semua binatang kembali makan rumput dan tumbuh-tumbuhan hijau.
Kejadian 1:30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadi lah demikian.

Tidak ada lagi kutu busuk yang menggigit manusia atau binatang, melainkan ia kembali makan daun-daun yang gugur.
Juga singa makan merang dan ular biludak tidak lagi berbisa atau menggigit.
Sebab itu anak-anak dan bayi- bayipun dapat bermain-main dengan singa dan ular biludak tanpa bahaya apa-apa (Yes 11:8). Akan ada sukacita yang besar dan suasana yang aman dan indah sekali, sebab tidak ada lagi bahaya dari binatang-binatang buas maupun dari yang lain.
3. Binatang-binatang mikroskopis tidak menimbulkan penyakit. Mereka berubah, tidak lagi menimbulkan hal-hal yang jahat, termasuk penyakit (Yes 11:9). Amuba tidak lagi menyebab kan disentri, salmonela tidak menyebabkan typhus, strepto coccus dan lain-lain tidak lagi menyebabkan borok, bisul dan infeksi dimanapun. Semua berubah menjadi binatang-binatang yang makan dari tumbuh-tumbuhan (semacam sapro phytic). Luar biasa!
Dalam semua perubahan-perubahan ini termasuk perubahan-perubahan anatomis, fisiologis, hormonal, mental dan sebagainya. Hanya Allah yang dapat membuat perubahan-perubahan yang luar biasa ini. Betul-betul bumi dipulihkan seperti semula, seperti di taman Eden.
4. Dapat bicara.
Kejadian 3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh Tuhan Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”
Mungkin sekali semua binatang dapat berbicara.
Ada 2 kemungkinan.
a. Binatang-binatang berbicara dalam bahasa manusia seperti keledai Balhum yang berbicara pada Balhum (Bil 22:28).
b. Binatang-binatang berkata-kata dalam bahasa binatang, tetapi manusia mengerti bahasanya.
Dunia binatang menjadi pemandangan yang begitu indah misalnya burung-burung, rusa, ular, ikan dan sebagainya. Semuanya bersahabat dan tidak berbahaya.
Bumi menjadi kebun binatang yang besar tanpa pagar.
Tidak habis-habisnya mata melihat keindahan yang tiada taranya.
Semua hidup dengan sukacita dan penuh kepuasan dalam ciptaan Allah yang orisinil indah dan mulia ini.
Ini sudah pernah terjadi pada waktu binatang-binatang masuk dalam kapal (bahtera) Nuh! (Kejadian 7:8-9).

4. Tumbuh-tumbuhan tidak ada yang menimbulkan penyakit. Semua berubah, “duri-duri penyakit” juga tidak ada lagi, sebab itu tidak ada lagi tanaman yg
Pada waktu itu binatang-binatang sudah berubah seperti dalam kerajaan 1000 tahun ini, namun hanya sebentar (hanya satu tahun 10 hari Kej 7:11; 8:14), dan hanya pada binatang-binatang yang masuk dalam bahtera Nuh. Nuh sekeluarga menikmati hidup yang luar biasa di dalam bahtera dengan dunia binatang yang berubah. Bayangkan kalau singa, harimau, serigala dan lain-lain masih tetap tidak berubah, bahtera Nuh akan menjadi medan pembunuhan yang hebat dan ngeri. Tetapi binatang-binatang itu berubah, luar biasa!
Tentu ini juga terjadi karena Firman (kata-kata) Tuhan (Kej 7:1-3). Tetapi waktu mereka keluar dari bahtera Nuh, keadaannya kembali lagi seperti sebelumnya.
B. ALAM TUMBUH-TUMBUHAN.
Juga ini berubah seperti semula. Semua akibat dari kutuk dosa tidak lagi nyata.

1. Tanah dipulihkan sehingga tidak lagi ada tanah yang tandus dan gersang.
Yesaya 35:6-7 Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa dan orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun dan sungai di padang belantara. Tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam, dan tanah gersang menjadi sumber-sumber air; di tempat serigala berbaring akan tumbuh tebu dan pandan.
Semua tanah menjadi subur, sehingga apa saja yang ditanam, itu tumbuh dengan subur.

2. Tumbuh-tumbuhan tidak lagi ada yang bantut.
Penyakit-penyakit tumbuh-tumbuhan lenyap. Semua tumbuh dengan subur dan berbunga/ berbuah berlimpah- limpah, tidak ada yang bantut sebab kutuk dosa sudah diganti berkat Allah.
3. Semua tanaman “duri” lenyap diganti tanaman-tanaman yang berguna
Kejadian 3:18 Semak duri dan rumput duri (TL: unak) yang akan dihasil kannya bagimu, dan tumbuh- tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;

Ayub 31:40 Maka biarlah bukan gandumyang tumbuh, tapi onak, (TL: duri) dan bukan jelai, tetapi lalang(TL: unak).

Yesaya 55:13 Sebagai ganti semak duri akan tumbuh pohon sanobar, dan sebagai ganti kecubung (TL, KJ, ASV, NIV: pokok unak) akan tumbuh pohon murad, dan itu akan terjadi sebagai kemasyuran bagi Tuhan, sebagai tanda abadi yang tidak akan lenyap.
Oleh sebab dosa maka bumi menumbuhkan duri dan unak. Sebaliknya pada waktu kutuk dosa diangkat dan bumi disucikan serta diberkati oleh Allah, dosa praktis tidak ada lagi dan berkat, hadirat Tuhan limpah, maka duri dan unak lenyap diganti Gandum dan jagung, Sanobar dan Murd. Bumi betul-betul menjadi indah dan nikmat.
4. Tumbuh-tumbuhan tidak ada yang menimbulkan penyakit. Semua berubah, “duri-duri penyakit” juga tidak ada lagi, sebab itu tidak ada lagi tanaman yang menyebabkan penyakit. Tidak ada lagi penyakit pada manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan. Bumi yang dipulihkan ini luarbiasa.
Di mana-mana di seluruh permukaan bumi, penuh dengan taman-taman yang amat permai, berbunga-bunga dan berbuah-buah amat limpah. Pohon buah-buahan itu limpah di tepi jalan dan di hutan-hutan. Tidak mungkin lagi ada orang kelaparan, sebab buah-buah di seluruh bumi begitu limpah dan mutunya sangat baik. Ini akan terjadi. Tetapi ingat, ini belum Sorga dan bumi yang baru, masih jauh di bawahnya.
5. Semua tanaman menjadi jenis unggul.
Tidak ada lagi tanaman yang jelek-jelek, semua menjadi jenis unggul, sehingga bunga-bunga dan buah-buahan yang amat baik dan segar itu berlimpah diseluruh bumi. Tetapi ini belum Sorga atau bumi baru! Di sini daun dan bunga masih akan gugur dan dapat mati tetapi sangat lambat dan tidak menjadi penyakit atau sesuatu yang busuk (Dalam Sorga dan bumi baru sama sekali tidak ada kematian lagi). Kembang sepatu, anggrek, mawar dan lain-lain akan tetap segar dalam waktu yang lama, mungkin dalam waktu 1 tahun masih belum layu dan belum luruh bunganya luarbiasa! Sehingga pohon- pohon bunga, misalnya mawar itu penuh dengan bunga-bunga yang sudah mekar sejak tahun yang lalu, sebab tidak kunjung gugur.

C.  ALAM BENDA
Semua akibat dosa terhadap benda-benda di bumi praktis lenyap dan pengaruh berkat Tuhan pada alam benda betul-betul terasa.
Perubahan-perubahan itu antara lain:
1. Segala macam kerusakan tertahan.
Misalnya: Karat, akibat-akibat oksidasi reduksi yang merugikan, reaksi- reaksi degenerasi kimiawi dan alami lainnya. Di Sorga tidak ada karat dan gegat (Mat 6:20). Di sini masih dapat timbul karat tetapi sangat lama. Lebih-lebih dalam pengawasan dan kekuasaan Tuhan Yesus dan orang- orang suciNya.
2. Hukum-hukum alam tetap berlaku, kecuali hukum-hukum yang rusak akibat dosa.
Misalnya dalam biologi semua reaksi-reaksi patologis seperti peradangan, alergi, keganasan (tumor) dan lain-lain tiada lagi. Juga dalam hukum-hukum ilmu alam, kimia, elektronika dan lain- lain, semua reaksi degenerasi, hukum- hukum yang merusak dan lain-lain yang merugikan, yang timbul sebagai akibat dosa, semua lenyap.
3. Energi akan cukup.
Oleh sebab semua akibat dosa dan hukum-hukum yang timbul akibat dosa sudah tidak ada, timbul banyak macam bahan bakar dan mudah dikelola. Mungkin tenaga matahari banyak dipakai, tenaga atom atau sebangsanya tanpa banyak bahaya. Bentuk-bentuk industri dan tehnologi akan sangat berbeda, sebab akibat-akibat dosa tiada.
4. Bencana dan malapetakapun tidak dapat terjadi, semua bantut.
Misalnya ada gunung berapi mulai meletus. Langsung saja salah seorang anggota staf dari “pak Lurah” (semua ini allah-allah) keluar dan menghentikan gunung itu, maka gunung itu menjadi tenang kembali. Allah-allah ini punya kuasa yang hampir sama seperti Tuhan Yesus, luar biasa! Kalau misalnya air sungai mau meluap dan banjir, maka orang-orang suci yang tidak pernah tidur (dalam tubuh kemuliaan tidak ada lelah, ngantuk, sakit dan sebagainya) sudah tahu lebih dahulu dan dengan satu kata saja semuanya akan tenang kembali.
Dengan satu Tuhan Yesus, seluruh bumi dapat dikuasai, apalagi dengan berjuta-juta orang suci yang seperti Tuhan Yesus, bumi ini 100 % terkontrol, aman dan sejahtera.
Bumi menjadi suatu panorama yang amat indah di mana-manapun dan tidak ada bagian-bagian manapun yang menakutkan! Laut, api, udara, ketinggian, air yang dalam, dan sebagainya sudah tidak lagi berbahaya. Kecelakaan dan musibah bencana alam tidak pernah terjadi lagi. Tidak ada gempa atau gunung meletus, tidak ada badai atau petir yang membakar rumah dan sebagainya. Betul-betul indah dan aman, suatu zaman yang tiada taranya!
Dan semua ini akan tetap indah. Kalau toh ada yang tidak baik, semua diperbaiki oleh Tuhan Yesus dan orang-orang suciNya dengan kata- kataNya saja.