HATI DAGING (Yeh 11:17-19)

HATI BATU DIGANTI HATI DAGING.

Yehezkiel 11:19-20. Aku akan memberi mereka suatu hati dan Aku akan menaruh satu roh yang baru di dalammu dan Aku akan mengeluarkan hati batu dari dalam dagingmu dan akan memberikan hati daging supaya mereka dapat menjalani ketetapanKu dan memegang peraturanKu serta melakukannya. Dan mereka akan menjadi umatKu dan Aku akan menjadi Allahnya (KJ).

Dalam ayat ini Tuhan mau mengganti hati batu dengan hati daging, suatu hati yang baru dan diberinya juga Roh yang baru, sehingga mereka dapat memegang dan menurut Firman Tuhan dengan baik sekali. Ini suatu janji yang heran sekali.
Yehezkiel 36:26 Suatu hati yang baru akan kuberikan kepadamu juga roh yang baru akan Kutaruh di dalammu dan Aku akan membuang dari dagingmu hati batu itu (TB: hati yang keras TL: hati batu) dan kuberikan kepadamu suatu hati daging (KJ).
Rasa-rasanya kalau hanya melihat ayat ini (seperti juga Yehez 36:26), seolah-olah manusia itu seperti robot saja, sesudah  diberi hati daging dan roh yang baru, barulah mereka dengan sendirinya dapat hidup menurut Firman Tuhan. Kalau tidak diberi hati daging oleh Tuhan, mereka tidak dapat menurut/ taat akan Firman Tuhan. Jadi seolah-olah kita tidak perlu mempunyai kehendak sendiri, semua dari Allah, seolah-olah tidak tergantung dari manusia.
Nampaknya manusia itu seperti robot saja.
Ini kesan yang salah samasekali!
Mengapa?
Sebab kemauan atau keputusan manusia itu sangat penting.
Lukas 12:57 Apakah sebabnya tiada dapat kamu mengambil keputusan yang sungguh daripada dirimu sendiri? (TL).
Manusia samasekali tidak diciptakan sebagai robot tetapi berkemauan bebas. (Jangan dicampur adukkan dengan penyerahan. Kita diciptakan bukan sebagai robot, tetapi kita percaya dan menyerah sepenuh kepada Tuhan seolah-olah kita menjadikan diri kita sendiri ini robot dari Tuhan dan Tuhan yang memegang tombol-tombolnya).
Jadi kehendak, kemauan, keputusan dan ketaatan dari pihak kita itu sangat penting. Perhatikan bukti-bukti sebagai berikut:
I. Hati daging tidak otomatis diberikan kepada semua orang beriman. Hanya diberikan kepada orang yang mau bertobat dengan sungguh-sungguh. Sesudah memenuhi Yeh 11:18, barulah kepada orang-orang ini diberikan roh dan hati yang baru yaitu hati daging yang disebut dalam Yeh 11:19 ini.
Yehezkiel 11:18 menceritrakan tentang orang-orang yang mau membuang segala perkara yang dibenci dan tidak disukai Allah. Orang-orang yang tidak mau bertobat, tidak mau membuang segala kenajisannya akan dihukum, bukan diberi hati yang baru.
Yehezkiel 11:21 Tetapi barangsiapa yang hatinya dengan ingin dan suka mengikut barang-barangnya yang keji dan yang kebencian itu, ia itu akan kubalas kejahatannya kepada kepalanya, demikianlah Firman Tuhan Hua (TL).
Sebelum kita melanjutkan tentang hati batu dan hati daging, terlebih dahulu kita akan memeriksa syarat-syarat dan keadaannya dalam Yehezkiel 11:17-18.

YEHEZKIEL 11:17  DIHIMPUNKAN DARI SEGALA

BANGSA

Yehezkiel 11:17. Oleh sebab itu katakanlah: Beginilah Firman Tuhan Allah: Aku akan menghimpunkan kamu dari bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari negeri-negeri dimana kamu berserak, dan AKu akan memberikan kamu tanah Isarel.

Penggenapan lahiriah. Bangsa Israel yang berdosa ditinggalkan Tuhan sehingga kalah dan ditawan musuh-musuhnya dari mana-mana, lalu dibawa ke negeri-negeri bangsa kafir di seluruh dunia. Tetapi kemudian waktu mereka bertobat, mereka dibawa kembali ke Kanaan, negeri perjanjian. Secara jasmani penggenapan nubuatan ini sedang berlangsung dalam zaman kita sekarang ini. Sungguh menggetarkan hati boleh menyaksikan penggenapan nubuatan ini secara jasmani.
Ini terjadi dalam persiapan untuk penggenapan Firman Tuhan yang lebih besar lagi yaitu penggenapan Minggu ke-70 Daniel bagi orang-orang Israel jasmani.
Inilah penggenapan dari satu pihak, yaitu bagi bangsa Israel jasmani.
Penggenapan rohani. Tetapi selain itu kita melihat dalam Perjanjian Baru ada lagi suatu penggenapan secara rohani untuk bangsa Israel rohani.
Orang beriman adalah Israel rohani (Gal 3:7).Ayat-ayat yang digenapkan sama, tetapi peristiwanya lain, Gereja atau Pengantin perempuan Anak domba Allah, yang akan masuk dalam kesempurnaannya. Ayat-ayat ini akan mengalami penggenapannya dan sudah mulai tampak pada hari-hari ini, sebab memang hari kedatangan Tuhan sudah tidak lama lagi.

AKU AKAN MENGHIMPUNKAN KAMU DARI SEGALA BANGSA.

Orang-orang beriman atau Israel rohani sekarang sudah mulai merasakan penggenapan ayat ini Dikumpulkan dari segala bangsa ini berarti timbulnya orang-orang Israel rohani (petobat-petobat baru) dari segala bangsa (Kis 1:8 Mrk 16:15).

Mereka semua menjadi tubuh Kristus yang hidup dalam tingkatan-  tingkatan rohani yang suci dan mulia. Inilah Israel rohani yang hidup  di negeri Kanaan rohani. Ini sudah mulai nyata di mana-mana di  seluruh dunia. Negara-negara komunis yang anti Kristen sekarang  dibanjiri Alkitab dan petobat-petobat baru. Banyak negara-negara  yang dahulunya sangat keras dan kejam melawan kekristenan, atheis,  sekarang sudah melepaskan “Israel-israel rohani” kembali ke Kanaan  rohani yaitu timbulnya Gereja-gereja Kristus atau tubuh Kristus. Ini  sudah mulai mengalami penggenapannya dalam hari-hari ini,  luarbiasa!

AKU AKAN MEMBERIMU TANAH KANAAN.

Kanaan rohani, tempat Israel rohani itulah tubuh Kristus sedunia. Memang sekarang tubuh Kristus sedunia ini belum nampak dengan jelas, tetapi ini juga akan digenapkan, yaitu orang-orang beriman yang penuh dan dipimpin oleh Rohkudus akan dipersatukan di seluruh dunia.

Tidak semua orang Kristen mau dan dapat bersatu. Orang Kristen  (Gereja) tingkat Halaman masih akan terus berkelahi satu sama lain  dan tidak akan dapat bersatu dalam Roh dengan sesungguhnya. Masih  ada sejumlah Gereja-gereja/ orang-orang Kristen yang belum dapat  bersatu. Tetapi semua yang dipimpin Roh itumerindukan dan akan  mengalami persatuan yang amat indah. Sebab sama-sama dipimpin  oleh Roh yang satu, dilengkapi dengan jabatan-jabatan, oleh Tuhan  yang satu dan dikerjakan menurut rencana Bapa yang satu, maka akhirnya akan bersatu dalam persekutuan tubuh Kristus yang sesungguhnya. Pada waktu inilah tubuh Kristus sedunia akan nyata, ada dan beroperasi, inilah Kanaan rohani yang diberikan Tuhan untuk orang-orang suci dari seluruh dunia.

YEHEZKIEL 11:18. KEBANGUNAN ROHANI SEDUNIA.

Kebangunan rohani itu bukan kebaktian-kebaktian yang direncanakan seperti definisi yang sekarang lazim dipakai. Tetapi ini adalah pekerjaan Rohkudus yang luarbiasa.  Orang-orang yang mengalami pekerjaan Rohkudus, dan mau bertobat sungguh-sungguh, hidupnya berubah dengan ajaib.
Mereka mau dipimpin Roh meninggalkan segala macam kenajisan. Macam-macam berhala yang menjijikkan dan perkara-perkara yang najis yang dahulu dicintai dan disembah, sekarang dilepaskan semua.

Tanpa bantuan Rohkudus yang limpah ini sulit. Manusia itu  biasanya terikat macam-macam dosa, bahkan orang-orang kristen  juga terikat bahkan ada yang menyembah berhala seperti orang  kafir. Berhala-berhala mammon, sex, keduniawian, gila hormat,  candu, berhala pikiran, kebencian dan macam-macam perkara-  perkara yang keji-keji lainnya mengikat dan memperbudak manusia  di mana-mana. Tetapi sesudah  Rohkudus bekerja, keadaannya berubah. Ikatan-ikatan dan berhala-berhala dosa yang begitu dicintai seperti rock, perzinahan dan percabulan, kebencian, occultisme, mammon dan segala macam dosa sampai tingkatan-tingkatan kebinatangan yang dahsyat, semua terlepas habis. Orang-orang bertobat dan di mana-mana orang-orang Kristen disucikan dari segala kenajisannya. Kesucian betul-betul diperhatikan dan dinyatakan dalam hidupnya. Kita sedang melihat hal ini di mana-mana. Di tengah-tengah dunia yang najis dan keji ini, umat Tuhan hidup dalam kesucian yang murni sehingga nampak jelas bedanya antara orang berdosa dan orang suci itu amat besar.
Gereja yang mengalami pekerjaan Rohkudus akan disucikan dan dijauhkan dari segala ke- duniawian, kemunafikan dan segala macam dosa lainnya. Gereja-gereja yang lain mencampur kesucian dengan dosa, Firman Tuhan dengan falsafah manusia sehingga diam-diam masuk dalam puncak-puncak kenajisan setan seperti Gereja Tiatira (Wah 2:20-24). Akan nyata sekali Gereja yang suci dan yang najis, yang penuh dan dipimpin Roh dan yang dipimpin daging.
Kalau dipimpin daging, maka pasti akan berkelimpahan dengan kebencian, percabulan, perzinahan, mammon dan kuasa-kuasa gelap. Semua ini timbul oleh karena kurangnya pekerjaan Rohkudus (Rohkudus tidak mendapat tempat sebab hati penuh dengan dosa dan kedagingan). Juga karena banyak ajaran-ajaran Firman Tuhan yang dipalsukan dan diencerkan. Banyak Gereja-gereja yang dahulunya murni serta penuh dengan Rohkudus, menjadi Gereja (orang Kristen) yang kalah dan sudah dinajiskan, dibengkokkan oleh ajaran-ajaran manusiawi dan akal seperti yang dinubuatkan dengan Kuda putih dalam (Wah 6:2). Tetapi orang-orang yang penuh dan dipimpin Roh dapat membedakannya serta menolak semua ajaran-ajaran yang dipalsukan dan diencerkan. (Hati-hati, ajaran yang 100% palsu mudah dikenali. Tetapi yang diencerkan sedikit demi sedikit itu akan banyak makan korban, lebih-lebih kanak-kanak rohani yang tidak dipimpin oleh Roh melainkan hidup cara duniawi sehingga tidak mengerti Firman Tuhan, tidak dapat membedakannya. Tetapi ajaran yang betul itu akan nyata dari buah-buahnya yaitu kesucian dan kasih ilahi yang sesuai dengan Firman Tuhan, bukan yang disesuaikan dengan akal. Orang-orang yang mengalami pekerjaan Rohkudus, lebih-lebih dengan limpah, akan betul-betul berubah. Semua yang najis dan keji lepas dari kehidupannya. Orang-orang inilah yang diberi hati daging oleh Tuhan dan “hati batu”nya dibuang.
Selanjutnya kita melihat tingkatan-tingkatan pekerjaan Rohkudus dalam orang-orang beriman, yaitu:

Tingkat I (Halaman).

Rohkudus bekerja dengan kuat mendorong orang itu untuk melepaskan segala yang najis. Reaksi orang itu ada 2 kemungkinan, yaitu:
1. Orang itu mau melepaskan segala perkara yang najis itu, maka kepadanya diberi hati daging.
2. Orang yang tetap mencintai perkara-perkara daging yang keji dan tidak mau melepaskannya, mereka dihukum sesuai dengan Yeh 11:21.
Misalnya:
Bileam (Balhum) yang sudah didorong oleh Rohkudus dan tetap tidak mau taat. Termasuk juga di sini orang-orang yang sesudah mulai dengan Roh, taat, tetapi kemudian kembali lagi dalam daging (Gal 3:3-4).

Jadi dalam pekerjaan Rohkudus tingkat I ini kita mendapatkan orang-orang yang akan mendapat hati daging dan yang akan dihukumkan oleh karena menolak pekerjaan Roh, sebab tetap cinta dan hidup dalam dosa.

Tingkat II (Ruangan Suci).

Berdasarkan Matius 13:12, mereka yang sudah mempunyai sesuatu akan diberi lagi dengan limpahnya.
Matius 13:12 Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.

Mereka yang sudah mau dipimpin Roh untuk membuang segala kenajisan, itu masuk tingkat II, yaitu mendapat Roh dan hati yang baru, yaitu hati daging. Dengan ini pertumbuhannya akan meningkat luarbiasa.
Jadi pekerjaan Rohkudus dalam tingkat I ialah mendorong orang supaya terlepas dari kenajisan, bertobat! Pekerjaan Rohkudus dalam tingkat II inilah yang menumbuhkan lebih lanjut orang-orang yang sudah mau dilepaskan, sampai kepada tingkatan kesempurnaan.
Jadi tingkatan II ini tidak dengan sendirinya diberikan pada semua orang, melainkan hanya pada orang yang sudah mau taat dipimpin Rohkudus sampai lepas dari semua kenajisan, sampai betul-betul suci, maka baru Roh kudus memberi perkara yang hebat ini, yaitu hati daging untuk dapat meningkat dengan cepat dalam kesucian.
Jadi bukti-bukti bahwa hati daging itu tidak diberikan pada setiap orang adalah:
I. Hanya pada orang yang mau menerima pekerjaan Rohkudus dalam hati dan hidupnya (Yeh 11:17-18).
II. Ayat-ayat ini termasuk kegerakan Rohkudus yang besar di akhir zaman
Ayat ini sama dengan Yehezkiel 36:26, lalu dalam Yehezkiel 37 diceritrakan ada kebangunan tulang-tulang kering. Ini terjadi di dalam kegerakan Roh di mana-mana. Tuhan mencurahkan pekerjaan Rohkudus dan Firman Tuhan dengan begitu limpah, sehingga nampaknya seolah-olah Allah bekerja sendiri, lalu peran manusia hampir-hampir tidak nampak.
Dalam kegerakan-kegerakan Rohkudus hal-hal seperti ini sering nampak terjadi seperti di dalam Kisah Para Rasul fatsal 2 dan zaman sekarang, seolah-olah semua adalah hasil pekerjaan Rohkudus melulu. Sebenarnya tidak, sekalipun peran atau andil orang-orang suci kecil, tetapi sangat penting dan harus ada yaitu kemauan, kehendak, penyerahan, ketaatan, ketekunan, mau menderita Salib dan lain-lain.
Andil manusia walaupun kecil sekali, tetapi itu sangat menentukan berapa banyak Rohkudus dapat bekerja di dalam hidupnya, bekerja melalui dia. Dalam orang yang mau mematikan daging sepenuh,  Rohkudus dapat bekerja dengan bebas dan luarbiasa. Tetapi kalau orang-orang itu tetap mau hidup menurut dagingnya, dosa akan limpah dan Roh Kudus tidak dapat bekerja di dalam hidupnya.
Jadi faktor manusia ini juga memegang peran yang menentukan. Tetapi kuasa dan kekuatan yang dipakai itu sepenuhnya berasal dari Allah (Zakh 4:6).
Dalam kegerakan Rohkudus di mana-mana, seringkali faktor manusia ini tidak nyata kelihatan, tetapi tetap ada.
III. Allah sering memakai istilah-istilah seperti ini.
Ini adalah sebagian atau 1 sisi dari kerja sama Allah dan manusia (1Kor 3:9a).
Misalnya: Yer 32:39; 31:33 Ibr 8:10 Yehez 18:31 Zef 3:9 dan lain-lain.
Ada 2 sisi dari kerja sama manusia dengan Allah yang harus kita mengerti.
1Korintus 3:9a Karena kami adalah kawan sekerja Allah.

Sisi Pertama
Sisi ini yaitu peran Allah, dijelaskan dengan “hati daging”. Kita  harus sadar bahwa tanpa Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-  apa (Zakh 4:6). Boleh dikatakan bahwa buah-buah kita, hampir  seluruhnya adalah hasil karya Allah, andil kita hanya sedikit.  Ini diakui Paulus dalam 1Kor 15:10 2Kor 4:7. Sebab itu jangan kita sombong supaya Allah dapat terus bekerja di dalam hidup kita. Orang yang sombong itu menolak Allah, mencuri kemuliaan Tuhan, ditipu setan dan akan direndahkan Tuhan.
Sisi Kedua
Sisi lain dari kerja sama yang indah ini ialah peran kita. Di sini peran manusia diterangkan dengan jelas sehingga nampaknya seolah-olah peran kita ini sangat penting, tetapi sesungguhnya semua ini hanya mungkin kalau dengan kekuatan dari Tuhan. Peran manusia dinyatakan dengan salib. Orang yang mau pikul salib, yang mau menerima kematian Kristus untuk bekerja di dalam dirinya, akan mengalirkan kuasa hidup pada orang-orang lain, ddengan kata lain pelayanannya akan berhasil menghidupkan orang lain, bebuah-buah (2Kor 4:10-12).
Ayat-ayat lain jelas menunjukkan bahwa kita harus mematikan daging (Rom 8:13 1Kor 9:27), hidup dalam kesucian (1Tes 4:7-8), berusaha dengan sekuat tenaga (Luk 10:27; 13:24) dan lain-lain. Jadi Allah juga menghendaki kita aktip dalam ketaatan kita, bukan seperti robot. Allah memberi RohkudusNya untuk sumber hikmat dan kuasa bagi kita supaya dapat hidup menurut Firman Tuhan, tetapi kita sendiri juga harus mau dan cinta kesucian Tuhan.
Jadi kerja sama ini membutuhkan keduanya, bukan hanya 1 pihak. Allah tidak ingin kita dipakai dengan heran dalam pekerjaan Tuhan yang suci, tetapi kita sendiri tidak hidup suci, melainkan cinta daging, nanti masuk Neraka, sia-sia (Mat 7:21-23). Sebab itu Allah tidak mau bekerja di dalam orang yang tidak mau mati dari kedagingan, harus mau salib. (Allah dapat memakai Balhum yang mata duitan, dapat memakai Imam Besar untuk bernubuat sekalipun penuh iri dan benci (Yoh 11:51), memakai Firaon Necho orang kafir itu bahkan keledai dan batupun dapat dipakainya!)
Dalam kerja sama ini, orang yang ikut berperan itu sendiri harus mati dari perkara-perkara kedagingan dan dosa, supaya ia boleh menikmati hasil kerja sama dengan Allah di dunia sampai di Sorga kekal sampai selama-lamanya.
Betul peran kita sangat penting, tetapi itu hanya bagian yang kecil sekali (misalnya 5%, dan Tuhan lah yang membuat 95% lainnya). Kita ini seperti kemudi kecil, kuasa Allah di dalam kita seperti motor kapal yang besar dengan segala alat-alatnya. tanpa motor, kemudi tidak dapat menjalankan kapal. Kita tergantung penuh dari Roh kudus (Zakh 4:6).
Jadi ayat-ayat ini tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa semua sudah ditentukan Allah lebih dahulu, baik taat, baik selamat dsb, tetapi Allah juga menuntut keputusan, kesetiaan dan peran kita. Itu akan sangat berguna di dalam memelihara keselamatan yang sudah kita terima dengan iman. Jangan mengambil kesimpulan yang salah dalam kegerakan Rohkudus yang luarbiasa ini di hari-hari yang akan datang yang sudah di muka kita.

HATI BATU


Banyak kali sesudah bertobat (lahir baru) orang-orang Kristen  kadang-kadang masih jatuh bangun dalam dosa. Seperti Petrus  yang tulus dan sungguh-sungguh ingin menurut Roh tetapi  kadang-kadang gagal dan jatuh dalam dosa (Mat 26:41). Memang  kita masih hidup dalam daging yang lemah.

Roma 8:20 Karena seluruh mahluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi kehendak Dia, yang telah melakukannya.
Ini sebabnya Petrus putus asa sebab ada kelemahan daging, juga Elia sehingga ia minta mati.
1Raja 19:4 Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon arar. Kemudian ia ingin mati katanya: “Cukuplah itu, sekarang, ya Tuhan, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku.”
Tetapi Allah membiarkan kita hidup dalam kelemahan, kadang-kadang lelah dan putus asa. Inilah hati batu. Hati yang berkehendak tetapi tidak berdaya, lemah (hati batu, termasuk hati yang baik dari orang yang sungguh-sungguh rindu tetapi lemah). Tetapi Allah melakukan hal ini dengan memberi satu pengharapan. Pengharapan apa?
Itulah pengharapan di dalam Kristus, yaitu roh yang baru, hati yang baru, hati daging!
Orang-orang Perjanjian Lama menunggu-nunggu pengharapan yang heran ini, hati daging dari Kristus. Tetapi orang Perjanjian Baru dapat langsung menerimanya di dalam Kristus. Orang-orang yang sudah percaya kepada Kristus, dapat segera memperoleh semua ini.

HATI DAGING


Sesudah Tuhan Yesus mati, Rohkudus diberikan pada manusia, maka  semua manusia yang rindu tetapi lemah, sekarang di dalam Rohkudus  sanggup melakukan segala perkara yang dikehendaki Allah. Inilah  kabar pengharapan yang dinanti-nanti umat Allah dalam Perjanjian  Lama (Zakh 4:6 Pil 4:13). Sekarang, dengan kuasa RohKudus kita  mendapat hati baru, keinginan baru, kesukaan baru, kekuatan baru.  Inilah hati daging! Tetapi ingat, ini adalah tingkat II sesudah kita mau dipimpin Roh.
Maumenanggalkan segala perkara yang najis, mau mematikan segala kedagingan. Ini semua menuntut banyak penyangkalan diri, banyak menimbulkan peperangan batin yang cukup berat (Mat 26:39). Tetapi bagi orang-orang yang mau, mau menurut Roh, mau dipimpin Roh, Tuhan memberi hati daging yaitu kuasa dan kekuatan (Kisah 1:18).
Hati daging adalah hati yang kuat dan sukacita dapat menaati Firman Tuhan. Ini adalah hati yang kuat! Dengan hati daging kita akan tumbuh dengan cepat, indah dan sukacita.

Sesudah dapat naik sepeda dengan usaha dan kelelahan, lalu  sepeda ini diberi motor. Pengalaman dengan sepeda itu  merupakan dasar yang baik untuk naik sepeda motor. Ini  seperti hati batu dan hati daging.  Hati batu itu seperti sepeda  dan hati daging itu seperti sepeda motor.

HATI BATU ≠ KERAS HATI

Hati batu dan hati daging ini adalah hati dari orang-orang yang di pihak Tuhan!
Kita harus membedakan antara hati batu dan hati yang keras, itu berbeda sekali artinya, bahkan berlawanan. Juga hati daging dan kedagingan itu artinya berlawanan.
Hati yang keras atau keras hati itu hati yang suka akan dosa sehingga tidak mau bertobat sekalipun sudah mendengar suara Tuhan (Ibr 3:13, 15). Hati batu itulah hati yang ingin, mau bertobat, tetapi lemah. Ini hati yang penuh  peperangan dan pergumulan, tetapi sebab lemah, lalu jatuh dalam dosa dan sangat menyesal seperti Petrus.

DAGING≠ HATI DAGING

Daging itu menceritakan tentang tabiat atau sifat manusia yang cenderung kepada dosa dan kehendak setan (Yoh 3:19). Hati daging tidak sama dengan hati yang “kedagingan”. Hati daging adalah hati yang lunak serta taat akan Firman Tuhan. Hati daging adalah hati yang dengar-dengaran. Hati daging adalah hati yang penuh kuasa Rohkudus sehingga kuat dan mampu menaati Firman Tuhan dengan sukacita, serta mematikan daging dengan kemenangan-kemenangan.

HATI BATU DAN HATI DAGING

Jadi hati batu dan hati daging itu sama-sama rindu mentaati Firman Tuhan, tetapi mengalami bantuan pekerjaan Roh Kudus yang berbeda. Hati batu hampir-hampir tidak mengalami bantuan pekerjaan Roh Kudus sehingga lemah dan gagal berulang-ulang. Hati daging itu penuh dengan pekerjaan Roh Kudus sehingga selalu kuat dan berkemenangan.
Jadi bedanya terletak dalam adanya pekerjaan Rohkudus yang limpah. Sesudah diberi Rohkudus, hati batu menjadi hati daging. Hati batu itu keras, sulit ditembus, sulit dipecahkan. Hati daging itu lunak, inilah hati yang sudah berubah karena pekerjaan Roh kudus. Tanpa perkerjaan Rohkudus, orang-orang beriman mengalami pergumulan yang keras dalam hatinya, seolah-olah seperti menghadapi batu.
Ingat Petrus dan orang-orang zaman kita yang belum penuh Rohkudus, mereka mempunyai hati batu. Tetapi sesudah penuh Roh kudus terjadi perubahan yang luarbiasa.
Hati batu berubah menjadi hati daging.
Pergumulan dalam bathinnya menjadi lebih ringan dan mudah. Kerinduan yang sia-sia tiba-tiba lenyap dengan mudah. Rahasia-rahasia Firman Tuhan yang sukar tiba-tiba menjadi gamblang. Ketaatan yang dahulunya tak mungkin  sehingga putus asa dan depressi, sekarang tiba-tiba menjadi mudah dan dengan berani mau menderita karena Tuhan. Inilah hati daging!

MENGAPA DIBERI NAMA DAGING ?

Sama seperti singa adalah lambang Tuhan Yesus yaitu singa dari Yehuda (Wah 5:5). Juga Iblis memakai singa sebagai lambangnya seperti yang disebut Firman Tuhan dalam 1Pet 5:8. Jadi Singa itu melambangkan Tuhan Yesus, juga melambangkan iblis. Hal-hal semacam ini terdapat di dalam Alkitab, sebab itu kita harus dapat membedakannya, mana yang dari pihak Allah, mana yang dari pihak iblis.
Begitu juga dengan daging. Kedagingan itu berarti menuruti hawa nafsu iblis, tetapi hati daging itu hati yang mau menyangkal diri, penuh dengan iman akan Firman Tuhan dan kuasa Roh Kudus. Hati daging menghancurkan segala keinginan dagingdan dengan kuasa mengusir setiap pikiran dosa keluar (2Kor 10:5, Ams 4:24 Ef 4:27) sehingga selalu tinggal dalam kesucian. Semua orang dosa mempunyai sifat atau tabiat kedagingan. Tetapi hati daging ialah hati dari orang-orang yang memperkenankan Allah, suatu hati yang mengerti kehendak Allah, hati yang lunak, cinta Tuhan, taat dan selalu rindu mentaatiNya.

BAGAIMANA SEKARANG ?

Dengan sungguh-sungguh, tinggalkanlah segala perkara yang Tuhan tidak berkenan.Minta rohNya supaya dapat dipimpin dan dikuatkanNya. Maka untuk orang-orang seperti ini pasti Tuhan memberikan RohNya sehingga roh kita menjadi baru dan hati juga menjadi baru, yaitu hati daging. Yang sudah mempunyai hati daging, tumbuhlah terus makin lama makin indah menjadi seperti Kristus.