Bahaya Occultisme

I. OCCULTISME

Ada 2 sumber kuasa gaib yaitu Allah dan setan. Tidak ada sumber lain. Manusia yang mempunyai kuasa gaib hanya bersumber pada salah satu.
Orang Kristen mempunyai kuasa gaib dari Allah, yaitu kuasa Roh Kudus.

Kisah 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun keatas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Jangan tertipu oleh adanya sumber lain, apalagi sumber yang netral, itu juga dari setan yang pura-pura menjadi malaekat terang.
2 Korintus 11:14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.
Bentuk kuasa gaib dari setan itu dalam prakteknya dapat berupa macam-macam perkara dan biasanya ada dimana-mana, di setiap daerah, setiap kebudayaan, setiap segi kehidupan, biasanya semua sudah dimasuki dengan macam-macam bentuk occultisme.
Orang yang penuh Roh Kudus harus belajar minta karunia membedakan roh (1Kor 12:10) supaya dapat mengenali perkara-perkara yang dari setan dalam hidup sehari-hari, ibadat dan pelayanannya.

II. BENTUK-BENTUK OCCULTISME:

Antara lain:
Perdukunan dengan segala macam mantera, syarat-syarat (air putih, ikat pinggang, telur, garam dan lain-lain) susuk, tato, alat-alat kecantikan dari dukun, opo-opo, akar bahar, hu, keris, pedang, tombak, payung, dan sebagainya.
Peramal (horoskop), guamia dengan telapak tangan, kartu, burung gelatik, bola kristal, ciamsi, bandul, daun teh, kopi, jaelangkung, ouija board, tabel lifting, spirit writing, pawang, kuncen, telepati, hipnotis dan sebagainya.
Tempat keramat, kuburan, kuil, kelenteng, dan sebagainya.
Tradisi-tradisi waktu lahir, sakit, nikah, mati, pindah, dan sebagainya.
Olah raga, senam Taichi, waitangkung, Yoga, T.M. dan sebagainya.
Hal-hal yang netral juga banyak diisi dengan kuasa gelap seperti sulap, pijat, sinshe, “dokter”, dan sebagainya.
Ajaran-ajaran sesat yang penuh kuasa gelap, Saibaba, macam-macam agama berhala, dan lain-lain.
Macam-macam tanda ajaib, berjalan atas api, potong lidah, kuda kepang, tari-tarian lain dengan kuasa gaib dan sebagainya. Juga dalam makan minum, bekerja, mencari jodoh, perang, dan sebagainya ada banyak cara-cara gaib.
Masih banyak cara-cara occultisme lainnya. Kita harus berhati-hati jangan sampai ikut di dalamnya. Semua harus diperiksa dengan Firman Tuhan dalam terang Rohkudus dan dalam persekutuan tubuh Kristus (dalam persekutuan dengan orang-orang suci lainnya pasti ada nasehat-nasehat dan pelayanan karunia-karunia Roh).
(Sebagian dipetik dari buku catatan pertumbuhan rohani bertumbuh dan berbuah tetap. Gereja Yesus Kristus Tuhan dan Yayasan Pelayanan Bersama Indonesia).

III. BAHAYA OCCULTISME

Kalau seseorang, dengan mengerti atau tidak, setuju atau tidak, tetap berbuat perkara-perkara occultisme ini, itu pintu masuk bagi setan, setan mendapat kesempatan masuk di dalam dia dan tinggal di dalam dia! Ini sangat berbahaya. Jadi meskipun tanpa persetujuan orang itu, kalau ada kesempatan, ada pintu masuk (Misalnya orang itu berbuat sesuatu syarat-syarat perdukunan/ occultisme tertentu, memberi sajen-sajen, mengatakan kata-kata tertentu/ mantera, dan sebagainya) setan masuk dan menguasainya.
Akibatnya:
1. Mata rohaninya dibutakan oleh setan


2 Korintus 4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang  pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak  melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran  Allah.

Sebab buta maka setan lebih bebas mendorongnya kepadahal-hal yang lebih berbahaya.
2. Rohani menjadi dingin

Mengapa? Sebab setan mendapat kesempatan bekerja di dalam orang ini dan  setan membekukan hatinya. (Atau kalau itu orang Kristen, Rohkudus terpaksa  ke luar daripadanya diganti setan 1Sam 16:14). Semua nasehat, Firman  Tuhan, suasana hadirat Tuhan, dan sebagainya seolah-olah tidak bisa  menjamah hatinya. Pintu hatinya ditutup rapat-rapat oleh setan sehingga  tidak (lagi) bisa percaya dan ini berarti binasa. Neraka!
3. Kalah terus dalam setiap pencobaan.

Contoh yang jelas sekali ialah Saul 1Sam 16:14. Sesudah setan masuk dalam hatinya, ia menjadi begitu lemah dalam pencobaan. Dosa iri (kepada Daud) membuat Saul jatuh begitu dalam, pada hal Daud berjasa bagi kerajaannya, juga ia adalah anak mantunya sendiri. Saul begitu lemah, ia tidak bisa melepaskan dirinya “hanya” dari dosa iri, dan ini membunuhnya. Ini oleh karena roh-roh setan yang ada di dalamnya mempengaruhinya, menipu, mengacaukan dan melemahkan batin Saul. Sehingga ia makin lama makin erat terikat dengan dosa iri, sehingga akhirnya tercekik sampai matinya.
4. Cacat.
Seringkali orang itu menjadi cacat. Kalau setan berkuasa atas orang itu, pasti ia akan memakai kesempatan itu secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya. Ia akan merasuk baik pikirannya, maupun tubuhnya. Sebab itu kita melihat banyak orang yang tubuhnya rusak oleh pekerjaan setan, misalnya: bungkuk, kejang-kejang masuk api dan air, tubuhnya hancur dipukuli dengan batu, dan sebagainya.
Lukas 13:11 Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh (TL: setan) sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.
Markus 9:22 Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun di dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.”
Markus 5:4 karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.

Markus 5:5 Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu.
5. Dibunuh.

Ini maksud setan yang sebenarnya, tetapi seringkali disembunyikan.
Yohanes 8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan  keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak  semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada  kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.
Setan itu pembunuh. Ia berusaha membunuh dan untuk itu ia mendorong orang itu untuk membunuh diri.
Mengapa? Sebab untuk langsung membunuh, setan tidak berani  karena ia menghadapi Allah.

Tetapi kalau ia berhasil membujuk, mengancam, atau mendorong  sehingga orang itu sendirimembunuh dirinya, itu masih mungkin  sebab orang itu sendiri yang berbuat, bukan setan. Karena  itu, salah satu tanda khas dari orang-orang yang dirasuk setan  ialah ingin bunuh diri. Kalau tidak dicegah, banyak yang mati  dan . . . . masuk Neraka! Ini tujuan setan! Binasa untuk kekal.
6. Undur, murtad, rohaninya rusak.
Ia tidak lagi mau percaya kepada Tuhan. Bahkan menjadi 8 kali lebih jahat Mat 12:43-44.
Jadi kalau seorang bermain-main atau dengan sungguh-sungguh ikut terlibat dalam  occultisme, itu sangat berbahaya. Dari permulaan sudah nampak dengan jelas bahaya itu yaitu hilang keselamatannya! Kita harus menyadari hal ini, supaya jangan berani sembarangan dengan occultisme, jangan main-main dengan setan yang munafik dan jahat itu.

IV. KESELAMATAN

Pada saat kita mengaku percaya kepada Tuhan, pada waktu itu kita sudah selamat!  Rom 10:10 Luk 23:43. Kita menerima selamat itu cuma-cuma Ef 2:8. Sebab itu orang yang akan mati kurang satu menit pun kalau mau percaya kepada Tuhan Yesus akan selamat, sebab tidak dituntut perbuatan. (Gunakan pengertian ini untuk menolong orang pada kesempatan yang terakhir atau pendek, misalnya orang yang hampir mati, tetapi mau percaya Tuhan Yesus). Tuhan begitu murah untuk semua orang, dengan cuma-cuma Yoh 3:16. Tetapi “benih” keselamatan ini harus terus dipelihara, kita harus tetap setia sampai mati Mat 24:13.
Ini bukan berarti bahwa pada saat yang terakhir baru selamat, tetapi sejak permulaan orang percaya Tuhan Yesus, ia sudah selamat. Tetapi kalau “benih keselamatan” ini tidak dipelihara dan benih iman itu mati, keselamatan itu bisa hilang. (Sesudah kita percaya dan selamat, kita mampu taat akan Tuhan, baru kita dituntut untuk berbuat yang baik sesuai dengan Firman Tuhan).
Firman Tuhan jelas sekali mengatakan bahwa keselamatan itu bisa hilang. Misalnya Mat 7:21-23 Gal 3:3-4 Yehez 33:13. Saul mula-mula penuh Rohkudus, tetapi kemudian berbalik kepada iblis sampai mati bunuh diri, keselamatannya hilang padahal sudah pernah penuh Roh kudus. Seperti benih yang hidup, yang harus dipelihara demikianlah keselamatan itu. Kerjakanlah dengan sungguh-sungguh Pil 2:12.
Mengapa kita tidak langsung pulang ke Surga (mati) sesudah percaya Tuhan Yesus dan selamat? Bukankah ini lebih aman? Memang aman, tetapi Tuhan punya maksud lain, yaitu:
1. Sesudah selamat Tuhan ingin kita tumbuh dalam kemuliaan yang makin tinggi, kalau bisa seperti Kristus 1Pet 2:2;  2Pet 3:18. Jangan hanya keselamatan yang gundul tanpa kemuliaan dan pahala 1Kor 3:15.
2. Untuk tinggal selamat, bahkan tumbuh itu tidak sulit. Tuhan sanggup memelihara kita jangan sampai terserandung Yud 24, Tuhan sanggup menyelamatkan sampai ke akhir Ibr 7:25 dan pasti Dia melakukannya Pil 1:6. Asal kita mau taat secukupnya, kita tetap selamat dan tumbuh. Hanya orang yang berbalik dan keras hati dalam dosanya yang sulit untuk bertahan hidup dan tumbuh terus. Ini juga menunjukkan ketidaksetiaannya.
Jadi asal kita mau tetap percaya, tidaklah berbahaya untuk hidup terus di dalam dunia yang jahat ini, sebab percaya berarti kemenangan 1Yoh 5:4. Kita sanggup taat di dalam Dia Pil 4:13.

V. SELAMAT  BERARTI

1. Menjadi anak Allah, Tuhan di pihak kita, setan tak dapat menjamah kita lagi, harus dengan izin Tuhan Ayub 1:10,12. Kita aman dan terpelihara, satu rambutpun tak akan gugur tanpa izin Tuhan Mat 10:30-31.
2. Kalau mati, masuk Surga kekal, bersukacita dan menikmati segala pahala dari Tuhan untuk kekal. Posisi dan kedudukannya tidak berubah lagi, tidak akan ke luar dari Surga, tak akan ada kejatuhan lagi. Sangat indah untuk kekal. Meskipun sekarang belum mati, kita sudah selamat, kita sudah mempunyai tempat di surga, kita bukan lagi orang berdosa, bukan lagi penduduk Neraka, tetapi kita adalah Warga Negara kerajaan Surga. Kol 1:13; 1Tes 2:12. Jadi orang yang selamat itu posisinya berubah 100% di hadapan Allah dan setan. Dengan tubuh kita berada di dunia, tetapi dengan roh kita berada di Surga.
Efesus 2:6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat (TL: mendudukkan) bersama-sama dengan Dia di sorga,

Itu langsung mempengaruhi hidup kita di dunia dan di Surga. Orang yang mengerti dan percaya, menerima dengan iman banyak perkara-perkara yang indah dari Tuhan. Misalnya: pengampunan dosa, sejahtera, kesukaan, pimpinan, pengertian Firman Tuhan, dan sebagainya. Juga perkara-perkara jasmani seperti nafkah, pemeliharaan, kesehatan, perlindungan, segala kebutuhannya, dan sebagainya. Ikut Tuhan Yesus itu untung besar. (Ini diterangkan lebih terperinci dalam pelajaran Keselamatan, oleh pengarang yang sama).

VI.TIPUDAYA OCCULTISME MERUSAK

KESELAMATAN KEKAL

A. TAWARAN YANG MENGGIURKAN

Dalam occultisme setan menawarkan banyak hal-hal yang luarbiasa, yang di luar kemampuan manusia. Misalnya: uang, kedudukan, kesukaan, balas dendam, jodoh, kesembuhan, tahu rahasia, mujizat, dan sebagainya. Asal manusia mau menyembah dia, memberikan hatinya atau jiwanya bagi setan, setan akan memberikan segala keinginan hatinya; tentu dalam batas-batas kemampuan setan.
Matius 4:9 dan berkata kepadaNya: “Semua itu akan kuberikan kepadaMu, jika Engkau sujud menyembah aku.”
Sesudah manusia menyembah setan, maka setan mempunyai hak untukmencengkeram orang itu. Dan sesudah pasti di dalam tangannya, akhirnya setan membunuhnya, dan menyeretnya ke dalam neraka. Ini prinsip godaan occultisme.
Allah berbeda dengan setan!
Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Allah sudah memberikan perkara yang terbaik bagi manusia dengan murahnya yaitu keselamatan yang kekal, selagi manusia melawan Allah.
Roma 5:8 Akan tetapi Allah menunjukkan kasihnya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.

Allah memberi matahari bagi orang jahat Mat 5:45; membuat sukses yang indah-indah bagi orang berdosa Dan 4:30. (Apalagi untuk orang yang percaya, Allah sudah memberi segala-galanya dan masih menyiapkan banyak pemberian yang menyusul kemudian). Lalu Tuhan mengajak manusia untuk percaya dan beroleh selamat dengan cuma-cuma. Kalau orang itu percaya, orang itu makin terpelihara dan beroleh selamat kekal dan kemuliaan dalam Surga selama-lamanya.
Sangat jauh berbeda dari setan! Sebab itu jangan mau menerima segala tawaran-tawaran setan yang harus ditukar dengan keselamatan yang kekal dalam neraka ! Mat 16:26 (Ingat masuk neraka berarti merasakan siksa siang malam Wah 14:10-11, ditempat hukuman iblis dan kawan-kawan, tak bisa keluar lagi dari situ untuk selama-lamanya. Betul-betul celaka kekal. Mengerti sedikit atau banyak tidak mengubah keadaan neraka itu untuk orang-orang berdosa yang masuk ke dalamnya, dan ini untuk kekal. Yang tidak percaya sebab tertipu dusta setan akan mengalaminya kelak!).
Jangan menukarkan keselamatan kekal yang indah dengan perkara-perkara dunia yang fana dalam occultisme! Mungkin sembuh, kaya, naik pangkat dan sebagainya, tetapi itu hanya untuk sementara (maximum 100 tahun) tetapi pribadinya masuk dalam neraka untuk kekal.
Jadi prinsip dari jerat occultisme ialah tawaran yang menggiurkan lebih dari kebutuhan tetapi jiwa binasa dalam neraka kekal.

B. PEMBERIAN ALLAH

Ingat, Tuhan sudah menyediakan dengan lengkap segala kebutuhan kita ! Semuanya, misalnya sandang pangan, kesehatan, keluarga, nikah, sekolah, pekerjaan dan sebagainya, rohani dan jasmani.
Tetapi kadang-kadang masih ada kekurangan-kekurangan yang diijinkan Tuhan. Biasanya ini karena dosa atau ujian. Mengapa Tuhan ijinkan?
a. Sebab Tuhan tidak ingin ada dosa. Orang yang berdosa akan diajar Tuhan supaya bertobat Ibr 12:5-6. Dosa yang dibiarkan bisa merusakkan keselamatan kita, bisa berakhir dengan kebinasaan neraka. Sebab itu Tuhan mengajar supaya anak-anak Allah yang berdosa bertobat, sehingga dibersihkan kembali dari racun dosa !
b. Tuhan ijinkan ujian untuk melatih dan mengolah kita supaya kita tumbuh tumbuh dalam kemuliaan yang semakin tinggi, bahkan kalau bisa jadi sempurna Yak 1:2-12, Ibr 2:10. Sering kali kita melihat bagaimana Tuhan menolong anak-anakNya dengan cara-cara yang agak sulit, berkepanjangan, sebab si anak belum bertobat, atau belum mau diolah sampai lulus. Memang pertolongan Allah datang dengan syarat. Mengapa? Sebab ada maksud ini: ajaran atau pengolahan. Misalnya pertobatan Yunus, pengolahan Daud, Yusuf, Daniel dan sebagainya. Memang cukup rumit atau ruwet, sebab Allah ingin menyucikan dan mengolah kita. Tetapi hasilnya sangat memadai, menjadi mulia untuk kekal!
Setan berbeda dari Allah.
Setan tidak mempunyai maksud-maksud pengolahan seperti Allah. Segala kehendak hati dan keinginan dosa-dosa manusia dipenuhi dengan sukacita oleh setan. Lebih banyak mengandung dosa, lebih keji, setan lebih senang!
Menumbuhkan “rumput” selalu lebih mudah daripada “gandum”. Allah mengolah gandum tetapi setan menumbuhkan rumput. Syarat-syarat yang diberikan setan itu hanya suatu bentuk ketaatan dan penyembahan kepada setan, tetapi tidak ada syarat-syarat kesucian, keadilan, kebenaran dan sebagainya. Setiap orang yang minta apa-apa dari setan boleh minta dengan bebas menurut kedagingan dan hawa nafsunya. Misalnya uang, kedudukan, seks, kesembuhan, kemuliaan dunia, balas dendam, pekerjaan dan sebagainya. Setan tidak memberi syarat-syarat yang sukar, tetapi keselamatan orang itu diambil setan !  Allah itu suci. Permintaan manusia kepada Allah harus suci, sesuai dengan kehendak Allah.
Orang yang tidak mengerti akan mudah lari kepada setan, sebab lebih mudah dan segala keinginan hatinya dapat dikabulkan oleh setan dengan kuasa gaibnya (occultisme). Pada waktu seorang sulit mendapat pertolongan dari Tuhan (sebab belum bertobat atau menolak salib/ pengolahan) maka setan datang dengan tawaran-tawaran yang manis tanpa salib, tanpa bertobat, tanpa syarat-syarat yang sukar-sukar, hanya dengan menyembah setan dan syarat-syarat sederhana yang disesuaikan dengan keadaan. Memang cara pertolongan setan lebih mudah dan tanpa syarat tetapi jiwanya binasa! Kita harus sadar akan hal ini, supaya jangan ditipu iblis dengan segala tawaran-tawarannya yang sangat menggiurkan. Ingat jiwa masuk neraka. Allah menyucikan, mengolah, baru memberi supaya jiwanya selamat dan mulia di Surga yang kekal. Jangan lupa, Tuhan sudah menyiapkan kebutuhan kita dengan lengkap dan mudah, asal kita mengerti kehendak Allah dan mau melakukannya.

VII. MENERIMA DARI TUHAN


Bagaimana mendapatkan segala kebutuhan kita dengan mudah dari Tuhan?
1. Carilah Tuhan Yesus, maka kita akan dapat semuanya.
Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Yesus itulah kunci atau jawaban segala perkara. Punya Yesus dalam hati itu berarti tiada dosa dan cacat cela 2Kor 13:5. Punya Yesus dalam hidup kita berarti punya jawaban segala kebutuhan kita, sebab Tuhan Yesus lebih besar dari semuanya.
Roma 8:32 Ia, yang tidak menyayangkan AnakNya sendiri, tetapi yang menyerahkanNya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?
Kalau kita hidup benar itu berarti tidak ada pukulan atau ajaran. Sebab itu kalau hati kita tidak menyalahkan kita (1Yah 3:21), langsung dengan iman terimalah segala kebutuhan kita, kita pasti akan memperolehnya. Di dalam Yesus ada segala-galanya. Percaya dan terimalah.

2. Tunggu waktunya Pengkh 3:1 Orang-orang beriman harus belajar menunggu dengan sabar dan dengan iman Maz 25:3,5; 27:14. Masa menunggu adalah masa pengolahan yang sangat efektip. Iman dilatih, tabiat disucikan, bisa berpada dan belajar berdoa sehingga pengurapan bertambah dan seterusnya.
Jangan lari pada occultisme, tunggulah Tuhan, Dia tidak pernah terlambat. Sekalipun Tuhan tidak menolong, tetap jangan lari pada occultisme, sebab itu berarti ke neraka kekal.
Daniel 3:18 tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu”.

Orang yang percaya itu tetap  setia sekalipun belum ditolong, sebab ia percaya bahwa Allah sanggup mengatur segala sesuatu dengan cara yang terbaik Rom 8:28.

3. Belajar bersyukur dalam segala perkara Ef 5:20. Pujilah Tuhan dengan sukacita (bukan dengan bersungut-sungut 1Kor 10:10 Pil 3:1; 4:4). Allah tidak pernah keliru dan Allah selalu menggenapi janjiNya. Percaya dan bersyukur sekalipun fakta tidak cocok dan puji-pujilah kebaikan dan kebesaran Tuhan. Maka pasti segala kebutuhan dan keperluan kita digenapkan.
Jangan mencari jawaban kebutuhan kita dalam occultisme; nampaknya sederhana dan mudah, tetapi itu membawa orang beriman masuk dalam kebinasaan dan sulit untuk kembali lagi. Jangan percaya kemanisan umpan tawaran setan. Tolonglah saudara-saudara yang di dalam kebutuhan, beri pertolongan dan nasehat-nasehat Firman Tuhan serta doakan supaya mereka jangan tergiur oleh umpan manis occultisme. Sebab itu jangan lari dari saudara-saudara yang di dalam kesukaran, datangi, tolong dengan kasih dan kuasa doa, dorong untuk mencari Tuhan, pasti Tuhan tolong. Jangan lari pada occultisme, pasti celaka!

VIII. ORANG-ORANG YANG SUDAH TERLANJUR TERIKAT KUASA GELAP

Markus 16:17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi namaKu, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,

Kita dapat melepaskan siapapun yang terikat. Orang yang sudah terikat, dapat dilepaskan kembali! Pasti dapat sebab kuasa Tuhan di dalam kita lebih besar dari kuasa setan yang manapun.
1 Yohanes 4:4 Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.

Ingat, orang yang percaya pada Tuhan mempunyai kuasa mengusir setan, lebih-lebih orang yang penuh Roh Kudus, jelas sekali memiliki kuasa Allah.
Kisah 1:8 Tetapi kamu akan beroleh kuasa kelak apabila Rohulkudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi bagiKu, baik di Yeruzalem, baik di seluruh tanah Yudea atau di Samaria, sehingga sampai ke ujung bumi.”

Jangan ragu-ragu mengusir segala macam kuasa iblis dengan yakin. Kuasa itu sudah diberikan kepada kita.
Lukas 10:19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.
Kadang-kadang pada permulaan perlu sedikit ketekunan untuk mengusir setan (dan mengenalinya. Karunia membedakan roh! 1Kor 12:10). Tentu orang yang mengusir, ia sendiri harus sudah lepas dari perhambaan setan (tidak simpan dosa atau terikat setan), supaya jangan celaka itu berbalik kepadanya seperti Kis 19:15-16.
Lebih baik melayani di dalam satu team, paling sedikit berdua dan selalu ada hubungan dengan pemimpin-pemimpin di gereja. Lepaskan orang yang terikat kuasa gelap, lebih-lebih orang beriman yang undur dan terikat dengan satu atau beberapa macam setan!

KESIMPULAN

Jangan main-main, apalagi dengan sengaja ikut serta dengan salah satu perbuatan occultisme, itu sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa.
Kalau ada yang terikat, lepaskan dengan kuasa Allah,dengan iman. Pergilah bebaskan jiwa-jiwa bagi Tuhan dengan kuasa Allah.
Nyanyian:
Dalam Nama Yesus(2x), ada kemenangan.
Dalam Nama Yesus(2x), iblis dikalahkan.
Dalam Nama Tuhan Yesus, siapa dapat melawan?
Dalam Nama Tuhan Yesus, ada kemenangan.