M3393 – Matius 24:3-13 Gempa dan Tanda-tanda Zaman

I. GEMPA

Tidak ada seorangpun bisa menuduh ada orang lain membuat gempa. Sebab itu tentang gempa, selain ikut prihatin dan membantu, kita terpaksa bertanya-tanya dan memandang kepada Tuhan saja. Apa artinya gempa (dan bencana alam) yang terjadi di seluruh dunia?
Di dalam Alkitab kita membaca bahwa:

  1. Waktu Tuhan datang secara lahiriah ke bumi, terjadi gempa, misalnya dalam Keluaran 19:18, 1 Raja-raja 19:11. Juga waktu Putra manusia Yesus mati Mat 27:51 dan bangkit Mat 28:9.
  2. Tuhan bisa membuat gempa terarah untuk menolong melepaskan Paulus dan Silas dari penjara Kis 16:26, Yes 24:28, 29:6, Yer 4:24.
  3. Tuhan menghukum raja Uzia dan Yehuda sebab jahat dengan gempa Amos 1:1, 2Taw 26:16, 29:6. Juga Korah cs. yang ditelan bumi hidup-hidupan Bil 16:32. Lebih-lebih nanti dalam hukuman Allah dalam 3,5 tahun I Wah 6:12, 8:5 dan dalam 3,5 tahun II Wah 11:13,19, 16:18,19.
  4. Tanda-tanda kedatangan Tuhan Mat 24:7, Mrk 13:8, Luk 21:11, Zak 14:4,5.

Dari dahulu ada gempa di seluruh dunia sampai sekarang. Juga kelaparan, peperangan, dll.
Apa bedanya gempa sebagai tanda kedatangan Tuhan dan gempa sehari-hari yang sudah terjadi sejak ribuan tahun yang lalu.

II. TANDA-TANDA KHAS KEDATANGAN TUHAN

Tanda-tanda kedatangan Tuhan itu tampaknya sama seperti di hari-hari yang lalu, tetapi yang betul itu mempunyai tambahan ciri-ciri khas, yaitu:

  1. Global (bukan Lokal)
    Tuhan Yesus datang I X pada suatu titik di bumi ini (lokal), tetapi Tuhan Yesus datang II X untuk seluruh dunia, global, mencobai seluruh isi dunia Wah 3:10. Timbul kesukaran sedunia, sebab titik itu sudah meluas meliputi seluruh dunia. Teknologi komunikasi berkembang luar biasa, meratakan jalan untuk globalisasi. Tanda-tanda kedatangan Tuhan itu akan terjadi di seluruh dunia è dalam Sabat ke 70 Daniel.
    Misalnya perang, ajaran sesat, pembunuhan dsb bukan lagi lokal tetapi global. Hampir semua peperangan zaman sekarang menyangkut seisi dunia, global! Mrk 13/ Mat 24/ Luk 21. Begitu juga dengan tanda-tanda lain.
  2. Bersamaan, bukan bergantian, istimewa dalam Minggu ke-70 Daniel. Negara-negara tidak bisa saling menolong, sebab sama-sama kena Luk 21:11, 34-35.
  3. Tiba-tiba menghebat; tiba-tiba seperti orang mengalami kesakitan beranak 1Tes 5:3, Wah 22:11.
    1. Lukas 17:27 à tiba-tiba seperti banjir Nuh: tiba-tiba segala binatang masuk, tiba-tiba pintu bahtera tertutup, tiba-tiba ada hujan lebat yang tidak bisa berhenti (pembuatan bahtera itu lama, sambil Nuh bersaksi, Tuhan memberi kesempatan).
    2. Lukas 17:29 à tiba-tiba api datang seperti zaman Lot.
    3. Juga di dalam Gereja akhir zaman: tiba-tiba Hujan akhir, tiba-tiba Gereja jadi ajaib Wah 12:1, tiba-tiba hukum-hukum dalam Gereja menjadi sangat keras 2Kor 10:6. Dalam Matius 25:6 dijelaskan bahwa pada waktu kedatangan Tuhan è tiba-tiba ada kejutan di tengah malam, tiba-tiba sehingga lima gadis bodoh tidak sempat bersedia dan tertinggal. Sekaranglah waktunya untuk bersedia Mat 24:42. Bersedialah sekarang. Kalau tertinggal, itu sudah terlambat, mau berusaha apa saja sia-sia, sebab sudah jatuh dalam tangan Antikris.
  4. Belum pernah terjadi. Tidak terpikir, seolah-olah tidak mungkin tetapi toh terjadi Dan 12:1, Yoel 1:2, tidak tersangka Mat 24:21. Banyak hal sudah terjadi, tetapi belum lengkap terjadi di seluruh dunia. Kalau sudah lengkap, sangat dahsyat dan terjadilah pengangkatan.
  5. 30 Hari sebelum pengangkatan Dan 12:11.
    1. Ini puncak aniaya bagi Gereja Wah 12:6, 13-16.
    2. Puncak masa pemurnian Gereja Dan 12:10, Luk 21:36 sehingga rohani tumbuh sampai maksimum bahkan banyak yang menjadi sempurna.
    3. Ini bisa terjadi sebab binatang Antikris ke-4 sudah mulai keluar Dan 7. Dalam satu bulan ini rasanya dunia sudah menjadi zaman antikris, antikris sudah berkuasa luar biasa tetapi Tuhan Yesus belum datang. Tetapi tepat pada waktunya Tuhan Yesus pasti datang.

III. TANDA-TANDA KEDATANGAN TUHAN DALAM 3,5 TAHUN I

Dalam 3,5 tahun I terjadi hukuman atas dunia yang dosa-dosanya mulai melebihi batas, yaitu 4 Meterai dan 4 Sangkakala (lihat skema hukuman dari Bapa, Putra dan Roh Kudus pada puncak-puncak dosa dalam Minggu ke-70 Daniel). Kita akan melihat Matius 24:3-13 dalam hubungannya dengan 4 Meterai yang pertama. Empat kuda (dari Meterai 1-4) adalah satu seri dan semua ini tentang hal yang jahat, semua memakai kuda (berani perang, kuat, tenaga besar tetapi dalam hal-hal yang jahat).

  1. Kuda putih Wah 6:1-2, Mat 24:4-5. Kuda putih cerita tentang Kristus palsu (hanya punya busur tanpa panah). Ini cerita tentang Kristus palsu. (Dalam Wahyu 19 itulah Kristus yang benar). Banyak Gereja disesatkan oleh kristus palsu, meskipun mereka masih di dalam Gereja. Mereka berubah menjadi Gereja jalan lebar (seperti Laodikea, Tiatira, Pergamus dan Sardis). Mereka tetap dalam Gereja dan bahkan masih dilawat Tuhan, terjadi hal-hal yang ilahi (bandingkan Simson berbuat dosa dalam perzinaan tetapi Roh Kudus masih turun ke atasnya dan menghasilkan hal-hal besar. Tetapi pada kali yang ke-4, ia celaka dan akhirnya mati di situ). Kita harus bersedia baik-baik dipimpin Roh seperti lima gadis bijaksana dan tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan 2Pet 3:18 sehingga punya pengertian dan pendirian yang kuat, tidak sampai disesatkan oleh hal-hal yang keji dan najis dari dunia dan iblis seperti 4 Gereja jalan lebar itu. Begitu banyak orang disesatkan dan orang-orang ini akan gugur pada akhir zaman meskipun sebagian tetap dalam Gereja, tetapi mereka termasuk orang yang tertinggal bahkan menjadi Antikris dan pengikutnya.
  2. Kuda merah Wah 6:3-4, Mat 24:7a. Perang dan banyak korban pembunuhan. Ini menubuatkan pekerjaan iblis yang makin bertambah hebat dan itu ditandai oleh kebencian (tanda pekerjaan Allah adalah kasih ilahi) sebab kebencian maka timbul banyak perkelahian dan peperangan dan korban pembunuhan. Pedang ini menceritakan tentang pembunuhan, dan kebencianlah yang menyebabkan pembunuhan. Ini tanda-tanda pekerjaan setan. Juga dalam Gereja setan menyelinap masuk pada orang-orang yang memberi tempat pada iblis Ef 4:27. Segala dosa bisa buka pintu untuk iblis dan kalau iblis sudah masuk, tandanya ialah timbul kebencian. Kebencian begitu meluas sampai global, saling benci dengan orang-orang di seluruh dunia sekalipun belum pernah melihat atau kenal. Ini tanda-tanda pekerjaan iblis dan dosa yang meningkat pada akhir zaman, lebih-lebih dalam Minggu ke-70 Daniel.
  3. Kuda hitam Wah 6:5-6, Mat 24:7b. Kelaparan, gempa bumi dan malapetaka lainnya di mana-mana, global. Hitam cerita tentang kegelapan. Orang yang naik kuda hitam membawa neraca, komersialisme, mammon. Roh mammon menguasai seluruh dunia. Orang Kristen tetap pegang uang (bahkan pada akhir zaman: banyak) tetapi mammon menjadi hamba bukan tuan, bukan berhala. Tandanya adalah mereka bisa berpada dalam segala hal, cinta Tuhan lebih daripada mammon. Cinta uang adalah akar segala kejahatan 1Tim 6:8-10.
    Ini juga masuk dalam Gereja, semua dihitung dengan uang dan tujuannya adalah uang sebab cinta uang. Seringkali orang-orang menjadi tertib, bergairah karena ingin uang. Bahkan seringkali di Gereja-gereja yang diatur oleh uang menjadi lebih tertib, lebih bergairah dan lebih menyala-nyala karena uang sehingga uang juga menjadi tuan dalam Gereja dan semua diatur oleh uang.
    Lebih-lebih Gereja atau orang Kristen yang suam, setengah hati, apalagi kalau tidak punya pengertian dan tidak bisa melihat tujuan hidupnya Ibr 11:27, keadaannya jauh lebih buruk daripada Gereja-gereja atau orang-orang yang digerakkan oleh uang, sehingga Gereja-gereja makin dikuasai oleh mammon dan tampak lebih rapi, lebih tertib, lebih berapi-api meskipun mati seperti Sardis atau suam, najis dan keji seperti Gereja-gereja jalan lebar lainnya.
    Roh mammon inilah yang kemudian menjadi meterai atau tanda dari Antikris yang menguasai semua orang di dunia, kecuali yang penuh dan dipimpin Roh.
  4. Kuda kelabu Wah 6:7-8, Mat 24:8-12. Ini campuran antara putih dan hitam, membaur menjadi kelabu. Gereja menjadi rusak sebab tidak memberi batas yang tegas antara suci dan dosa sehingga sedikit demi sedikit dosa boleh masuk dalam Gereja. Lama-lama orang tidak lagi bisa membedakan antara Gereja dan dunia, kesukaan di dunia dan di Gereja, majalah dan buku-buku dunia dan Gereja, cara hidup di Gereja dan dunia, membaur jadi kelabu dengan kata lain menyesuaikan diri, membumi.
    Hasil atau upah dosa adalah maut Rom 6:23 yaitu kematian rohani dan kemudian jasmani. Nama penunggang kuda ini adalah maut. Ia membunuh dengan pedang, kelaparan, maut dan binatang (tabiat binatang, bisa juga penyakit-penyakit baru) dan ini makan korban 1/4 penduduk bumi.

Tentu ke-4 kuda ini bekerjasama, sebab di belakangnya ada satu tuan yang menggerakkan semuanya; dan korbannya banyak, paling sedikit 25% atau makin banyak kalau ke-4 kuda ini bekerjasama.
Tuhan mengizinkan ini datang dan dunia menjadi kacau, rusak, jahat dan makin keji. Suatu tantangan yang besar bagi Gereja Tuhan. Bukan saja dosa bertambah-tambah sampai melebihi batas dan tumbuh terus sampai sempurna. Tetapi juga mekanisme dan pengaruhdosa, jerat, pergaulan dan orang-orang jahat itu begitu banyak seperti tsunami menghanyutkan semua orang dalam dosa, sehingga rasa-rasanya tidak ada yang tidak hanyut dalam banjir tsunami dosa ini. Tetapi Tuhan sudah menubuatkan (= menceritakan tentang apa yang akan terjadi sebab Tuhan yang maha tahu bisa melihat dengan jelas dan tepat yang akan datang) bahwa kesucian juga meningkat luar biasa, bahkan sampai pada puncak-puncaknya sehingga lahir banyak orang sempurna dan Gereja Tuhan ditamatkan, rencana Allah diselesaikan lalu Tuhan Yesus datang. Jangan takut. Memang Tuhan mengizinkan semua ini terjadi menjadi ujian atau masa hukuman bagi rumah Tuhan 1Pet 4:17 (ini dalam 3,5 tahun I, sebab masa hukuman dunia puncaknya dalam 3,5 tahun II 1Kor 11:32. Orang yang tumbuh dalam Tuhan seperti lima gadis bijaksana bisa tekun dan tidak hanyut dalam banjir dosa zaman Nuh dan Lot ini, dosa-dosa Sodom Gomora yang dahsyat). Semua yang sudah dinubuatkan Tuhan, pasti jadi, sebab Tuhan tidak pernah salah lihat, Ia tahu tepat apa yang akan terjadi. Sekarang tergantung dari kita mau ikut arus yang mana Wah 22:11.
Kita harus memilih. Orang yang plin-plan, tidak mau memilih akan terseret arus dosa dunia. Jangan memilih dalam Minggu ke-70 Daniel, terlambat, tinggal hanyut saja. Memilih itu harus mulai sekarang, jangan tunggu mendekati Minggu ke-70 Daniel. Kalau sekarang minum anggur lama, tidak suka lagi anggur baru dan dalam Minggu ke-70 Daniel tidak bisa pindah, tetapi pecah dan mati dalam dosa atau tertinggal. Sekarang sudah harus menjadi dewasa, sebab Hujan-akhir itu untuk gandum-gandum yang sudah dewasa bukan untuk mulai menanam yang baru, terlambat. (Masih ada yang bisa bertobat tetapi saringannya terlalu ketat, tantangan-tantangan dan ujiannya terlalu berat. Orang yang sudah lamapun berjatuhan, apalagi yang baru dan tidak sungguh2, kecuali mereka habis2an ikut Tuhan dan berani resiko sampai mati). Sekarang jangan suam atau mendua. Jangan coba2 hidup dalam dunia dan dalam Tuhan, pasti jatuh.

Syarat minimum dalam Minggu ke-70 Daniel itu tinggi, yaitu Pintu Kemah dari Ruangan Suci yang berarti berjalan dalam Roh, dipimpin Roh seperti lima gadis bijaksana (lima gadis bodoh naik turun ke Halaman dan mereka akan terseret arus duniawi. Orang yang naik turun, mendua, suam, campuran berarti di Halaman, tidak akan tahan, tidak punya kekuatan dan dasar yang kuat untuk bertahan. Daya tarik dunia ini sangat kuat untuk daging dan manis, orang yang hidup dalam kedagingan, biarpun hanya sebagian, sedikit, justru tertarik atau terseret dengan kuat sehingga jatuh, mati atau tertinggal!
Hanya orang-orang yang berdoa di Mezbah, tinggal dalam Ruangan Suci yang bisa tahan dan terangkat, tetapi yang di Halaman (mendua, suam, setengah hati) akan diinjak-injak oleh kekafiran dan tumbuh dalam dosa Wah 11:2.

MATIUS 23:8-9 PERMULAAN SENGSARA

Ini bukan berarti ringan meskipun hanya permulaan, tetapi ini sudah sangat berat, sebab puncaknya sudah di sebelahnya, yaitu 3,5 tahun II, ini adalah zaman Antikris  dimana orang yang tertinggal yang bertobat, dianiaya sampai mati dengan dahsyat. Sengsara pada saat2 ini (3,5 tahun I dan II) belum pernah ada, tiada taranya. Sengsara ini bagi:

  1. Orang yang sepenuh hati ikut Tuhan (semua akan penuh Roh Kudus dalam Hujan akhir ini dan dipimpin Roh) akan masuk dalam Gereja yang ajaib, tumbuh dalam proyek penamatan rencana Allah. Mereka juga kena aniaya dan penderitaan, tetapi selalu tahan dan lolos, sebab kuasa Allah limpah di atasnya. Bahkan semua yang tergabung dalam Gereja atau tubuh Kristus yang benar (Gereja jalan sempit) tidak ada yang mati, tetapi tumbuh dan ikut dalam pengangkatan 1Kor 15:51. Justru orang beriman saat ini akan mengalami masa keemasan Gereja yang luar biasa sebelum pengangkatan dan mengalami suasana yang sangat indah seperti Surga meskipun masih di dunia Wah 12:1. Ada pelayanan orang sempurna yang ajaib dan menjadi berkat, kuasa Allah limpah mujizat kesembuhan luar biasa, fasilitas jasmani limpah sebab tidak ada dosa (hukum yang berlaku dalam Gereja keras sekali 2Kor 10:6, Kis 5:1-12) Firman Tuhan terbuka, ibadah sangat indah dan penuh kuasa, jabatan-jabatan nyata semua. Rata-rata orang beriman tingkatnya sangat tinggi dekat Tirai, bahkan banyak yang menjadi sempurna.
  2. Orang Kristen yang suam, setengah hati akan jatuh terkena segala pencobaan, aniaya, tekanan sehingga sangat menderita sampai mati, sebab lepas dari Gereja yang betul sehingga tiada kuasa dan kekuatan, sangat menderita jasmani dan rohani. Orang yang setengah hati, yang suam itu selalu menderita ikut Tuhan, sebab dari Tuhan diludahkan, tidak dapat apa-apa, sedangkan tarikan dunia sangat kuat. Misalnya dalam sukacita, dari Tuhan tidak ada, dari dunia sangat menarik, ia akan hanyut. Juga dalam uang dan fasilitas lain, tidak dapat dari Tuhan dan dijerat oleh dunia, sehingga hidupnya terikat oleh dunia dan hanyut dalam dosa-dosanya. Orang Kristen yang suam ini akan sangat menderita dalam masa sulit ini dan kena akibat pengkhianatan orang-orang Kristen yang undur dan mereka menjadi sangat jahat yang menganiaya bekas saudara-saudaranya sampai mati.
  3. Penentuan selamat, ikut pengangkatan bukan nanti dalam Minggu ke-70 Daniel, itu sudah terlambat, harus ditentukan sekarang. Kalau sekarang sungguh-sungguh, akan tumbuh menjadi dewasa dengan betul dalam kesucian, sehingga kuat dan bisa tahan dalam segala arus tsunami dosa. Kalau memilih untuk hidup benar, taat, sepenuh hati, baru nanti dalam Minggu ke-70 Daniel, itu berarti sekarang masih keras hati, tidak mau taat, terus minum anggur lama, pasti dalam Minggu ke-70 Daniel akan jatuh!
    Lihat berapa banyak orang Kristen sudah biasa hidup cara duniawi dalam liburnya (sampai Gereja juga ikut libur) dalam rekreasinya (sampai dalam Gereja juga ada semua hiburan dunia dari jalan lebar, tidak lari daripadanya tetapi justru mabuk Ams 22:3) juga dengan mammon, sama-sama sudah biasa diperhamba oleh mammon. Orang yang suam, mendua tidak akan mengerti Firman Tuhan (sebab posisinya di Halaman, tidak dapat karunia mengerti Firman Tuhan Mrk 4:11, Mat 13:11) akibatnya pondasinya rapuh, pengertian rohani kabur, sehingga mudah terjerat oleh iblis, lebih-lebih oleh kaki tangan iblis yang ada dalam Gereja, lebih-lebih penyesat-penyesat dariGereja jalan lebar! Sebab itu hari ini jangan mengeraskan hati Ibr 3:15, tinggalkan hati yang suam dan mendua, habis-habisan ikut Tuhan, sehingga pengurapan bertambah, rohani bertumbuh. Ada di jalan sempit dan kuat melawan arus tsunami dosa, ikut masuk dalam zaman keemasan Gereja dan ikut dalam pengangkatan atau menjadi sempurna.
  4. Jangan buta atau kabur sehingga tidak bisa melihat tanda-tanda zaman yang makin nyata Mat 16:3. Jangan terbuai dan tertidur dalam sukacita dunia atau mammon, tetapi terus bangun, celik dalam pengurapan Roh Kudus 1Tes 5:4-9. Jangan main-main dengan keselamatan yang kekal. Jadilah lima gadis bijaksana, dalam kesucian, terus tumbuh dan berbuah-buah, jangan suam atau mendua, jangan menjadi “laut mati”, tetapi penuh dan dipimpin Roh, makin banyak memenangkan jiwa!

KESIMPULAN

  1. Penentuan selamat, ikut pengangkatan bukan nanti dalam Minggu ke-70 Daniel, itu sudah terlambat, harus ditentukan sekarang. Kalau sekarang sungguh-sungguh, akan tumbuh menjadi dewasa dengan betul dalam kesucian, sehingga kuat dan bisa tahan dalam segala arus tsunami dosa. Kalau memilih untuk hidup benar, taat, sepenuh hati, baru nanti dalam Minggu ke-70 Daniel, itu berarti sekarang masih keras hati, tidak mau taat, terus minum anggur lama, pasti dalam Minggu ke-70 Daniel akan jatuh!
    Lihat berapa banyak orang Kristen sudah biasa hidup cara duniawi dalam liburnya (sampai Gereja juga ikut libur) dalam rekreasinya (sampai dalam Gereja juga ada semua hiburan dunia dari jalan lebar, tidak lari daripadanya tetapi justru mabuk Ams 22:3) juga dengan mammon, sama-sama sudah biasa diperhamba oleh mammon. Orang yang suam, mendua tidak akan mengerti Firman Tuhan (sebab posisinya di Halaman, tidak dapat karunia mengerti Firman Tuhan Mrk 4:11, Mat 13:11) akibatnya pondasinya rapuh, pengertian rohani kabur, sehingga mudah terjerat oleh iblis, lebih-lebih oleh kaki tangan iblis yang ada dalam Gereja, lebih-lebih penyesat-penyesat dariGereja jalan lebar! Sebab itu hari ini jangan mengeraskan hati Ibr 3:15, tinggalkan hati yang suam dan mendua, habis-habisan ikut Tuhan, sehingga pengurapan bertambah, rohani bertumbuh. Ada di jalan sempit dan kuat melawan arus tsunami dosa, ikut masuk dalam zaman keemasan Gereja dan ikut dalam pengangkatan atau menjadi sempurna.
  2. Jangan buta atau kabur sehingga tidak bisa melihat tanda-tanda zaman yang makin nyata Mat 16:3. Jangan terbuai dan tertidur dalam sukacita dunia atau mammon, tetapi terus bangun, celik dalam pengurapan Roh Kudus 1Tes 5:4-9. Jangan main-main dengan keselamatan yang kekal. Jadilah lima gadis bijaksana, dalam kesucian, terus tumbuh dan berbuah-buah, jangan suam atau mendua, jangan menjadi “laut mati”, tetapi penuh dan dipimpin Roh, makin banyak memenangkan jiwa!

Nyanyian

Sungguh tidak lama lagi, Tuhan Yesus datanglah
Keterangan:
Catatan khotbah ini bersambung pada M3395.